SDN Rangkah VI Bantu Masyarakat Terdampak COVID-19 dengan Menjual Jelantah

Di tengah pandemi corona (COVID-19), masyarakat Kota Surabaya menjadi salah satu yang terdampak. Beberapa masyarakat merasakan dampak akibat pemberlakukan work from home. Penjual makanan yang turun omset atau bahkan tutup. Ojol yang sepi orderan, penarik becak yang kehilangan pelanggan, dan masih banyak lainnya.

Untuk meringkankan masyarakat terdampak pandemi COVID-19, SDN Rangkah VI Surabaya mencoba berpartisipasi pada open donasi yang diinisiasi oleh Tunas Hijau ID. Melalui pengumpulan jelantah yang telah berlangsung satu semester, mereka menjual jelantah yang sudah terkumpul sebanyak 55 liter. 

Penjualan jelantah dilakukan bersama rekan-rekan guru bersama pembina lingkungan hidup SDN Rangkah VI Surabaya Shinta Rachmawati. Meskipun pengumpulan jelantah adalah hasil sumbangsih seluruh murid, namun guru tetap menjadi penanggung jawab utama. Dari penjualan jelantah sejumlah 55 liter, SDN Rangkah VI Surabaya mendapatkan hasil penjualan sebanyak Rp. 225.000,-

“Hasil penjualan jelantah seluruhnya kami donasikan kepada pejuang COVID-19 dan masyarakat terdampak. Langkah sederhana kami merupakan aksi lingkungan yang insyaAllah juga mempunyai nilai kemanusiaan,” kata Shinta Rachmawati. 

Dia berharap, sekolah lainnya juga mengikuti langkah sederhana mereka. “Kami ikut peduli dengan dengan menjual sampah non-organik dan lombah untuk membantu saudara kita yang sedang kesusahan,” ujar Shinta.

Reporter: Fatih Abdul Aziz

Editor: Mochamad Zamroni

8 tanggapan untuk “SDN Rangkah VI Bantu Masyarakat Terdampak COVID-19 dengan Menjual Jelantah

  • April 28, 2020 pada 08:53
    Permalink

    Nama : Elvina Ailsha Hayyu Veronica
    No. Peserta : 66
    Dari Sdn Kaliasin 7
    Judul Proyek” Pemanfaatan Sampah Non Organik Menjadi Sesuatu Yang Berguna”

    Alhamdullilah, luar biasa, hebat untuk Sdn Rangkah VI, mau berbagi dengan sesama di tengah tengah pandemi Covid19. Dengan tetap memperdulikan kelestarian lingkungan hidup, yaitu dengan cara mengumpulkan jelantah. Dari jelantah di jual hasilnya untuk berbagi.
    Semoga bisa di contoh oleh sekolah lain.

    STAY AT HOME

    SALAM BUMI PASTI LESTARI
    SELALU ZERO WASTE
    DIET PLASTIK
    CINTAI LINGKUNGAN

    Balas
  • April 28, 2020 pada 08:59
    Permalink

    Subhanallah….sedikit saja yg kita lakukan semoga bermanfaat bagi orang lain.Semoga menginspirasi yg lain #dampakcovid19
    #sebarkanviruscintslingkungan

    Balas
    • April 28, 2020 pada 09:29
      Permalink

      Nama: Filzah Putri Naraya
      No. Peserta 68
      Sekolah: SDN Kaliasin 7 Surabaya
      Proyek saya Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Aneka Barang Yang Berguna.
      Wah hebat sekali, semangat terus ya SDN Rangkah VI.

      Balas
  • April 28, 2020 pada 09:22
    Permalink

    Nama:Acha a’isy saarah
    Asal sekolah:SDN Margorejo1
    No:136
    Proyek:Kobilak(kopibijisalak)
    Alhamdulillah,Terimakasih bantuannya,Hebat.

    Balas
  • April 28, 2020 pada 10:52
    Permalink

    Nama:Khanza Aurellya Anggraeni.
    Sekolah:SDN Kaliasin VII Surabaya.
    No peserta:72.
    Proyek:Pemanfaatan Sampah Kain Perca Menjadi Barang Berguna.

    Aksi sosial yang dilakukan SDN Rangkah VI sangat luar biasa…kita harus peka terhadap lingkungan sekitar kita khususnya yang terdampak Covid 19 dan kita mengapresiasi terhadap SDN Rangkah VI yang telah melakukan hal itu…terus membantu sesama…

    STAY AT HOME

    SALAM BUMI PASTI LESTARI
    ZERO WASTE SELALU
    CINTAI LINGKUNGAN
    STOP PLASTIK

    Balas
    • April 28, 2020 pada 14:54
      Permalink

      Nama : Najwa Almira Salsabila
      Sekolah : SDN Rangkah 1
      No. Peserta : 234
      Proyek Lingk : Budidaya Tanaman Ginseng Jawa

      Mantap SDN Rangkah 6. Semoga donasinya dapat meringankan beban bagi yang membutuhkan. Semangat terus Bu Shinta untuk mengurangi sampah non organik dengan mengumpulkan dan menjual minyak jelantah demi membantu orang lain.

      Salam Bumi Pasti Lestari

      Balas
  • April 28, 2020 pada 22:45
    Permalink

    Nama: Pertiwi Eka Putri Handayani
    Asal sekolah: SDN Tanah Kalikedinding 1/251 Surabaya
    No peserta: 274
    Judul Proyek: Budidaya Kelor Magic di Lahan Sempit

    Sungguh aksi yang sangat luar biasa 👍 dan sangat menginspirasi. Peduli pada masyarakat yang terdampak virus Covid-19 dengan menjual minyak jelantah.

    Balas
  • April 29, 2020 pada 19:17
    Permalink

    Nama : Aurellia Salsabilla WS
    Sekolah : SDN Pakis V
    No. Peserta : 194
    Proyek : Dari Kertas Bekas Disulap Menjadi Buku Catatan.

    Wah sungguh aksi yang sangat luar biasa dalam memberi bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid 19.
    Sukses terus untuk SDN Rangkah VI.

    STAY AT HOME
    #dirumahaja
    Salam Bumi 🌏 Pasti Lestari

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *