Adya Rezky Mulya Dewa, Pangeran “Tas Karung Beras” LH 2019

Kecil-kecil cabe rawit. Ungkapan itu pas buat finalis pangeran lingkungan hidup 2019 SD yang satu ini. Adya Rezky Mulya Dewa, namanya. Dewa, panggilan akrabnya, kini duduk di bangku kelas 4 SDN Tanah Kalikedinding I Surabaya.

Dewa ialah kader lingkungan hidup yang juga aktif menggeluti beberapa cabang olah raga. Khususnya anggar dan berenang. Tidak sekedar hobi, Dewa bahkan sering mengikuti kompetisi pada dua cabang olah raga itu.

Putra pasangan Mulyadi dan Herni Indah Wati ini bahkan berhasil menjuarai kompetisi anggar dan berenang. “Saya pernah meraih Juara 3 Anggar Piala KONI 2019, Juara 3 Arkensi Club se-Jawa 2020 dan Juara 3 Berenang Antar Club di Krian,” kata Dewa.

Pada bidang lingkungan hidup, proyek pemanfaatan bekas karung beras menjadi dipilih Dewa. Proyek lingkungan hidup ini yang berhasil membuat Dewa menjadi finalis pangeran lingkungan hidup 2019.

Dewa saat pameran proyek lingkungan hidupnya di Taman Flora Bratang Surabaya

Pada proyek pemanfaatan bekas karung beras ini, Dewa membuat tas dari bekas karung beras. Jumlahnya tidak tanggung lagi. Ribuan. “Saya sudah memproduksi tas dari karung bekas wadah beras sebanyak 2008 tas. 1308 di antaranya laku terjual,” ujar siswa kelahiran Surabaya, 13 Oktober 2009 ini.

Dari penjualan 1308 tas berbahan karung beras itu, uang jutaan rupiah berhasil dia dapatkan. “Total uang 10.340.000 rupiah berhasil terkumpul dengan penjualan 1308 tas karung beras itu pada tahun 2019,” terang Adya Rezky Mulya Dewa.

Tas daur ulang berbahan karung beras produksi Dewa memiliki beberapa ukuran. Ukuran kecil dia jual 3000 rupiah. Ukuran sedang dijual 5000 rupiah. Ukuran besar dijual 10.000 rupiah.

“Sekolah saya, SDN Tanah Kalikedinding I pernah memesan khusus tas daur ulang ini sebanyak 800 buah,” terang siswa yang kini kembali mengikuti Penganugerahan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2020.

Dewa didampingi guru pembina dan orang tuanya saat diterima Walikota Surabaya di kediaman

Untuk proses pembuatan tas daur ulang berbahan karung beras itu, Dewa tidak melakukannya sendirian. “Untuk membuat tas daur ulang dalam jumlah banyak itu saya dibantu oleh mama, papa dan kakak,” jelasnya.

Dewa juga rajin melakukan penjualan ke secara online dan offline. Penjualan secara online dilakukan melalui Whatsapp, Shopee dan Tokopedia. “Saya juga melakukan penjualan di sekitar rumah, pada bazar di sekolah dan di taman-taman Surabaya,” tutur Dewa.

Dewa menjelaskan bahwa proyek pemanfaatan karung bekas wadah beras sebenarnya untuk menghindari sampah berbahan plastik itu dibuang ke tempat sampah. “Bahannya kuat dan bisa awet untuk bahan tas. Intinya jangan dibuang setelah berasnya habis,” pungkas siswa yang bercita-cita menjadi TNI Angkatan Udara ini.

Dewa juga aktif mengambil dan mengumpulkan minyak jelantah dari masyarakat di sekitar rumahnya. “Saya berhasil mengumpulkan 103 liter jelantah dari rumah dan tetangga yang kemudian saya setor ke bank sampah sekolah,” pungkas atlet cilik yang tinggal di Jl Kalilom Lor Timur III A ini.

Penulis: Mochamad Zamroni

7 tanggapan untuk “Adya Rezky Mulya Dewa, Pangeran “Tas Karung Beras” LH 2019

  • Mei 2, 2020 pada 09:42
    Permalink

    Selamat dan sukses Y Dewa. Tetaplah mencintai, melestarikan lingkungan Hidup.
    Terus di produksi ya…

    SALAM BUMI PASTI LESTARI
    DIET PLASTIK

    Balas
    • Mei 3, 2020 pada 12:15
      Permalink

      Nama : Najwa Almira Salsabila
      Sekolah : SDN Rangkah 1
      No. Peserta : 234
      Proyek Lingk : Budidaya Tanaman Ginseng Jawa

      Mantap Dewa. Selamat ya atas prestasinya. Semangat terus untuk memproduksi tas karung berasnya dan mengurangi sampah non organik dengan mengumpulkan minyak jelantah.

      Salam Bumi 🌏 Pasti Lestari 🌲☘🌳🌿

      Balas
    • Mei 5, 2020 pada 12:05
      Permalink

      Nama: FILZAH PUTRI NARAYA
      Sekolah : SDN KALIASIN 7
      No. Peserta : 68
      Proyek Lingk : PEMANFAATAN BARANG BEKAS MENJADI ANEKA BARANG YANG BERGUNA.
      Wah hebat , sukses selalalu ya…

      Balas
  • Mei 2, 2020 pada 09:49
    Permalink

    Terimah kasih kakak kakak tunas hijau yang sudah membimbing saya sejauh ini
    Insaallah saya akan selalu menjadi pengabdi lingkungan

    Balas
    • Mei 2, 2020 pada 10:38
      Permalink

      Nama:Elvina Ailsha Hayyu Veronica
      No. Peserta: 66
      Dari SDN Kaliasin 7

      Judul Proyek Saya
      “Pemanfaatan Sampah Non Organik Menjadi Sesuatu Yang Berguna”

      Selamat ya Dewa atas telah terpilih menjadi finalis puteri lingkungan hidup 2019. Teruslah berkarya dan cintai lingkungan.

      Salam Bumi Pasti Lestari
      Salam Zero Waste
      Ayo Daur Ulang Sampah
      Hijaukan Bumiku

      Balas
  • Mei 2, 2020 pada 10:13
    Permalink

    Nama:Khanza Aurellya Anggareni.
    Sekolah:SDN Kaliasin VII Surabaya.
    No peserta:72.
    Proyek:Pemanfaatan Sampah Kain Perca Menjadi Barang Berguna.

    Selamat buat Dewa atas inovasinya sehingga terpilih menjadi pangeran “Tas Karung Beras” Lingkungan Hidup 2019… Sangat luar biasa Dewa…terus berkarya dan kembangkan sehingga bisa membantu orang sekitar kita dan terus jaga lingkungan kita agar tetap bersih…

    STAY AT HOME

    SALAM BUMI PASTI LESTARI
    ZERO WASTE SELALU
    CINTAI LINGKUNGAN

    Balas
  • Mei 2, 2020 pada 11:51
    Permalink

    Nama : Aurellia Salsabilla WS
    Sekolah : SDN Pakis V
    No. Peserta : 194
    Proyek : Dari Kertas Bekas Disulap Menjadi Buku Catatan

    Selamat kak Dewa untuk peranugerahan ” Pangeran LH tahun 2019 “. Semoga proyek kak Dewa semakin berkembang.

    STAY AT HOME
    #dirumahaja
    Salam Bumi 🌏 Pasti Lestari

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *