Yuli Rachmawati, Penggerak Lingkungan Hidup SMPN 20 Surabaya

SMP Negeri 20 Surabaya adalah salah satu sekolah yang aktif merealisasikan challenge wirausaha lingkungan hidup Ecopreneur 2020. Sekolah yang beralamat di Jalan Kapasan I Sambikerep ini juga salah satu finalis Surabaya Eco School 2019. Faktor penting keaktifan sekolah ini dalam program lingkungan hidup berkelanjutan adalah sosok penggerak lingkungan hidup.

Sosok tersebut ialah Yuli Rachmawati, atau akrab disapa Yuli. Guru ini mulai aktif dalam bidang gerakan lingkungan hidup sejak 2015 sebagai pembina lingkungan. “Sebelum si imut Covid-19 menyerang, saya mendapat mandat ibu kepala sekolah yaitu Ibu Fadjarijah Nurulita untuk membagi anak-anak aktivis lingkungan menjadi 23 kelompok kerja lingkungan,” ujar Yuli.

Berbagai program lingkungan hidup ia ajarkan kepada siswa-siswanya. “Biasanya kegiatan lingkungan di saat jam istirahat dan sepulang sekolah. Saya mengajari bagaimana membuat komposter, mengolah sampah organik dan non organik hingga bermanfaat, pengolahan hasil potensi sekolah, dan lainnya,” tutur guru yang mulai berdinas di SMP Negeri 20 Surabaya sejak 1998 ini.

Dalam program wirausaha lingkungan hidup Ecopreneur, peran Yuli adalah sebagai komisaris keuangan serta pelaksana utama pada student company Surabaya Eco Semprong SMPN 20. Menurutnya, mengikuti program Ecopreneur merupakan hal yang paling menantang diantara kegiatan lingkungan lainnya. 

Yuli Rachmawati aktif menjadi penggerak program lingkungan hidup SMPN 20

Salah satu tantangannya adalah berasal dari kantin yang merasa tersaingi. “Tantangan utamanya adalah dari kantin serta bapak ibu guru yang kurang mengerti konsep berwirausaha dengan memanfaatkan potensi sekolah,” ujar Yuli Rachmawati.

“Mengajak anak-anak awalnya memang susah sebab mereka sudah disibukkan dengan berbagai tugas akademik dari sekolah. Kiat mengajak mereka untuk aktif dalam ecopreneur adalah memberikan informasi dan edukasi secara sabar dan bertahap. Sehingga lambat laun mereka punya tanggung jawab sendiri sesuai dengan pokjanya,” tutur Yuli. 

Untuk membentuk student company yang kompak dan solid dibutuhkan tips jitu. Salah satu tips yang ia lakukan adalah memberikan penghargaan kepada anak-anak yang berperan aktif dalam proses menjawab tantangan Ecopreneur. 

“Misalnya ketika membuat produk saya ijinkan mereka mencicipi. Mereka yang menjaga stand ecopreneur akan mendapat penghasilan sebesar Rp. 5.000,-. Maksudnya bukan eksploitasi tapi kami mengajarkan kepada mereka tanggung jawab kepada tugasnya,” ujar Yuli.

Yuli Rachmawati aktif sebagai pembina lingkungan hidup di SMPN 20 sejak tahun 2015

Beberapa hasil produk olahan hasil potensi SMP Negeri 20 Surabaya adalah hasil dari eksperimen Yuli beserta student company Eco Semprong. Di antaranya adalah blimbing wuluh yang diolah menjadi minuman segar bingluh, selai bingluh, dan manisan bingluh. Tanaman Okra diubah menjadi puding okra dan oseng-oseng okra. Tanaman kelor diolah menjadi siomay dan nugget. Selain itu juga ada minuman markisa dan mangga.

Kegembiraan penjual adalah ketika produknya habis terjual, juga dirasakan oleh Eco Semprong ketika melaksanakan bazar kemudian habis terjual semua. “Pernah dalam suatu bazar di sekolah produk kami habis semua. Dan ini senangnya luar biasa. Produk kami juga menjadi favorit di kalangan siswa,” kata Yuli. 

Pernah juga saat melaksanakan bazar Eco Semprong mendapat respon yang kurang menyenangkan dari warga sekolah. Salah satu yang paling heboh tapi berkesan adalah ketika ada yang bilang bahwa hasil sekolah adalah milik sekolah bukan dijual lagi. 

“Ada yang bilang itu hasil sekolah kok dijual dan untungnya masuk di student company seharusnya dikembalikan ke sekolah. Saya cukup tertawa saja menanggapi hal demikian hehe,” ujar guru yang berlamat di Jalan Manukan Mukti III ini. 

Yuli menjelaskan bahwa pelaksanaan bazar ecopreneur di SMPN 20 selalu heboh. “Ibaratnya siswa itu punya jajan alternatif lain selain yang ada di kantin. Pernah sekali bazar tim kami untung Rp. 1.000.000,- dan itu pencapaian yang luar biasa bagi kami,” ujar guru pengampu mata pelajaran wirausaha ini.

Penulis: Fatih Abdul Aziz

Penyunting: Mochamad Zamroni

7 tanggapan untuk “Yuli Rachmawati, Penggerak Lingkungan Hidup SMPN 20 Surabaya

  • Mei 7, 2020 pada 04:57
    Permalink

    Nama:Acha A’isy Saarah
    Asal sekolah:SDN Margorejo1
    No:136
    Proyek:Kobilak(kopibijisalak)
    Assalamualaikum,Ide ibu bagus semangat ya Bu.
    Salam bumi pasti lestari

    Balas
  • Mei 7, 2020 pada 06:41
    Permalink

    Nama:Elvina Ailsha Hayyu Veronica
    No.Peserta: 66
    Dari SDN Kaliasin 7

    Judul Proyek Saya
    “Pemanfaatan Sampah Non Organik Menjadi Sesuatu Yang Berguna”

    Semangat terus untuk bu.Yuli,menjadi penggerak program lingkungan hidup di SMPN 20. Dan tetap cintai lingkungan.

    Salam Bumi Pasti Lestari
    Salam Zero Waste
    Hijaukan Bumiku

    Balas
  • Mei 7, 2020 pada 11:49
    Permalink

    Makasih atas supportnya say, semangat ya say

    Balas
  • Mei 8, 2020 pada 09:03
    Permalink

    TETAP SEMANGAT BU YULI MAJU TERUS PANTANG SURUT
    DALAM MELESTARIKAN , MENYELAMATKAN LINGKUNGAN HIDUP ..

    SALAM BUMI PASTI LESTARI

    Balas
  • Mei 8, 2020 pada 20:42
    Permalink

    Nama : Aurellia Salsabilla WS
    Sekolah : SDN Pakis V
    No. Peserta : 194
    Proyek : Dari Kertas Bekas Disulap Menjadi Buku Catatan

    Semangat terus Bu Yuli untuk menghijaukan kembali bumi ini, tidak hanya Bu Yuli saja yang menghijaukan kembali bumi ini. Tetapi kita semua juga harus menghijaukan dan melestarikan bumi ini.

    STAY AT HOME
    Salam Bumi 🌏 Pasti Lestari 🌳

    Balas
  • Mei 10, 2020 pada 02:35
    Permalink

    Nama:Filzah Putri Naraya
    No.Peserta: 68
    Dari SDN Kaliasin 7

    Judul Proyek Saya
    “Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Aneka Barang Yang Berguna”

    Semangat ya Bu Yuli dalam menghijaukan lingkungan hidup 💪Sukses ya Bu….👍

    Balas
  • Mei 10, 2020 pada 19:32
    Permalink

    Nama : Najwa Almira Salsabila
    Sekolah : SDN Rangkah 1 Sby
    No. Peserta : 234
    Proyek Lingk : Budidaya Tanaman Ginseng Jawa

    Mantap Bu Yuli 👍.
    Semangat ya Bu untuk terus berkarya dan membimbing muridnya untuk peduli lingkungan iidup. Semoga sukses selalu 😉

    Salam Bumi 🌏 Pasti Lestari 🌿🌳☘🌲

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *