Pangeran & Puteri Lingkungan Hidup 2020 Adalah Proses Mengalahkan Diri Sendiri

Puncak Penganugerahan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2020 digelar melalui Live Youtube saluran TUNAS HIJAU ID, Kamis (3/9/2020). Aktivis Tunas Hijau Richi Razak memandu puncak penganugerahan yang dimulai pukul 19.30 WIB ini. 

Dalam sambutan pembukaannya, Aktivis Senior dan Presiden Tunas Hijau Mochamad Zamroni menyampaikan apresiasinya kepada 60 orang finalis pangeran dan puteri lingkungan hidup 2020 ini.

“Kalian luar biasa. Kalian bersama keluarga telah membuktikan sebagai individu dan kekuarga yang tangguh, yang dalam keadaan darurat global pandemi COVID-19 tidak hanya bingung dengan kepentingan diri sendiri tapi melakukan aktivitas untuk lingkungan dan masyarakat,” kata Zamroni.

Penganugerahan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2020 ini, menurut Zamroni, bukan soal mengalahkan peserta lain, bukan mengalahkan orang lain. “(Penyelenggaraan) Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2020 ini adalah mengalahkan diri sendiri,” ujar Zamroni.

Guru dan kepala sekolah pembina terbaik Penganugerahan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2020

Mengalahkan diri sendiri yang dimaksud Zamroni adalah mengalahkan rasa malas dan keluar dari zona nyaman atau kenyamanan tanpa aktivitas berlebih. “Kalian semua, para finalis adalah pemenang sebenarnya,” tambah Zamroni.   

Zamroni juga menjelaskan bahwa penentuan para pemenang ini dilakukan dengan variabel yang sangat banyak. Variabel penilaiannya mulai seleksi I, seleksi II, seleksi III, seleksi IV, aksi dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia, dan aksi dalam rangka Hari Anak Nasional.

“Intensitas aksi harian pengembangan proyek lingkungan dan dampak yang dihasilkan juga termasuk variabel penilaian yang memiliki prosentase lebih besar bila dibandingkan dengan variabel yang lainnya,” ujar Zamroni. 

“Bagi yang menang, bukan alasan untuk terbang. Bagi yang kalah, bukan alasan untuk patah,” pesan Zamroni. Dia mengingatkan pesan Puteri Lingkungan Hidup 2002 Gracia Pramita untuk tidak berhenti mencoba ketika gagal. “Biarlah gagal yang berhenti mengikuti kita,” pungkas Zamroni 

Aktivis Tunas Hijau Richi Razak (kanan, dengan masker warna hitam) saat memandu Puncak Penganugerahan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2020. Pangeran LH 2019 Laksamana Nanda Dwitama dan Pangeran Lingkungan Hidup 2020 Zaki Raihansyah menjadi tamu khusus pada pengumuman ini

Pada Live Youtube Grand Final Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2020 ini menghadirkan Pangeran Lingkungan Hidup 2018 SD dan 2019 SMP Laksamana Nanda Dwitama di studio Tunas Hijau. Pangeran Lingkungan Hidup 2018 SMP Zaki Raihansyah juga. 

Pada puncak penganugerahan yang jauh dari kesan glamor ini juga diumumkan guru dan kepala sekolah pembina terbaik Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2020. Para peraihnya adalah:

Guru Pembina Terbaik SD: Fifitri Aroziq Al An Fani, SDN Pakis III

Guru Pembina Terbaik SMP: Yuli Rachmawati, SMPN 20

Kepala Sekolah Pembina Terbaik: Sri Kis Untari – SDN Margorejo I. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *