Arkaan Tamir, Hobi Jajan Tapi Zero Waste

SDN Nginden Jangkungan I Surabaya berhasil menempatkan siswanya kedalam 5 besar keluarga iklim terbaik Surabaya Eco School 2020 dengan tema “climate action on pandemic”. Siswa tersebut bernama Ahmad Arkaan Taamir yang berhasil meraih juara 1 keluarga sadar iklim 2020.

Siswa kelas 4 tersebut memulai aksinya pada 28 september 2020. Aksi tersebut bisa dibilang sangat sederhana yaitu pemisahan sampah dapur rumah. Namun dari aksi sederhana tercipta keseriusan Arkaan dalam merealisasikan 13 poin tantangan keluarga sadar iklim. Dalam keseharian Arkaan memang menyukai tanaman sebagai bagian dari kegiatannya ketika dirumah. Sehingga tercipta tanaman rindang dirumahnya.

Arkaan beserta saudara melakukan kreasi dari botol dan kelas plastik bekas

Arkaan berinovasi memanfaatkan botol plastik bekas sebagai media tanam. Botol tersebut ia dapatkan disekitar lingkungan rumahnya. Tidak hanya botol ia juga memanfaatkan gelas plastik minuman sekali pakai. “Semua saya dapatkan dari sekitar rumah saya saja dan saya gunakan sebagai pot tanaman,” ujar Arkaan.

Siswa ulet ini juga berusaha melakukan pemilahan sampah non organik dirumahnya. Sampah organik dipisah menjadi 2 bak yaitu sampah kertas dan sampah plastik. Menurutnya pengolahan secara tuntas dengan cara menjual atau menyumbangkannya kepada pengepul.

Setiap seminggu sekali ia memanggil pengepul kerumahnya untuk memberikan sampah yang berhasil ia kumpulkan. Aksi tersebut ia lakukan bersama keluarga secara konsisten hingga postingan  terkahir aksi mereka mengolah sampah non organik tertanggal 27 Desember 2020.

Siswa yang juga kader lingkungan disekolah ini juga merealisasikan tantangan keluarga sadar iklim untuk pembuatan biopori. Pembuatan biopori dilakukan di gang kecil samping rumahnya. Meskipun tidak mencapai kedalaman 1 meter dikarenakan kondisi tanah yang keras, siswa ini tetap merasa puas. Pasalnya kegiatan biopori sudah sering ia lakukan dirumah, namun baru kali ini ia lakukan dilingkungan rumah bersama ayahnya.

Pembagian tas kain kepada pengunjung pasar

Pengomposan merupakan agenda rutin yang ia lakukan ketika ibunya selesai berbelanja dipasar. Berbahan dasar tong cat bekas Arkaan mampu mengolah sampah organik dirumahnya. Bahkan beberapa kesempatan ia juga ikut pergi kepasar untuk melakukan sosialisasi kepada pedagang dan masyarakat sekitar untuk menggunakan kantong plastik berbahan kain. Aksi tersebut ia lakukan pada 13 oktober 2020 di Pasar Gotong Royong.

Arkaan bersama adiknya membeli es cincau menggunakan mug

Seperti anak seusianya, Arkaan juga senang jajan di abang-abang pinggir jalan. Namun uniknya ia masih tetap menerapkan zero waste. Salah satunya adalah ketika ia membeli es cincau dengan adikknya didepan rumah. Ia lebih memilih menggunakan mug yang diambil kedalam rumah daripada membeli dengan menggunakan plastik sekali pakai.

3 tanggapan untuk “Arkaan Tamir, Hobi Jajan Tapi Zero Waste

  • Maret 27, 2021 pada 14:44
    Permalink

    Semangat

    Balas
  • Maret 28, 2021 pada 15:21
    Permalink

    Semangat aat kamu sangat menginspirasi teman2mu untuk menjaga lingkungan tanpa sampah
    Nama : Aveline azalia clarissa
    Nomer peserta : 288
    Dari :Sdn.nginden jangkungan 1, surabaya
    Judul proyek : budidaya tanaman kunyit

    Balas
  • Maret 29, 2021 pada 21:49
    Permalink

    Semangat terus Aat untuk menjadi pahlawan lingkungan
    Salam bumi pasti lestari
    Salam sadar iklim

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *