Anggota DPRD Surabaya Soroti Sampah Masker Medis di Pantai Kenjeran

Bersih Pantai Kenjeran seri-41 kembali digelar oleh Tunas Hijau, Minggu (29/8/2021). Aksi bersih pantai yang digelar dengan jumlah sangat terbatas dan protokol kesehatan itu diikuti oleh 65 orang. Lokasinya di sekitar Benteng Kedung Cowek dan Jembatan Suramadu Surabaya. Anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafi’i mengikuti aksi bersih pantai itu. 

Imam mengaku kaget dengan banyaknya sampah di pantai itu. Nampak banyak juga berserakan sampah infeksius berbahaya berupa sampah masker medis . “Mudah-mudahan segera ada penanganan khusus terkait sampah medis masker. Jika tidak terstandar secara kesehatan, sampah masker ini bisa berbahaya,” kata Imam Syafi’i di sela aksi bersih pantai itu.

Politisi yang mantan jurnalis koran Jawa Pos dan direktur JTV ini sangat mengapresiasi aksi bersih pantai berkelanjutan yang digagas oleh Tunas Hijau ini. “Aksi bersih pantai berkelanjutan yang digagas oleh Tunas Hijau dengan melibatkan para siswa SD dan SMP bersama keluarganya ini harus didukung oleh Pemerintah Kota Surabaya dan pihak lainnya,” ujar Imam Syafi’i.

Politisi Partai Nasdem ini mengapresiasi sosialisasi secara masif  penggunaan masker sebagai salah satu upaya mencegah infeksi Covid-19. Menurut Imam, sosialisasi itu bisa dibilang berhasil karena semakin banyak warga mengenakan masker saat ini.

“Sayangnya perubahan perilaku warga itu tidak dibarengi dengan antisipasi pemerintah menyediakan tempat sampah khusus masker,” tutur Imam Syafi’i. Dia yakin jumlah sampah masker bekas ini akan semakin banyak dengan tidak kunjung selesainya Pandemi Covid. Karena tidak ada tempat khusus, sampah bekas masker dibuang bercampur sampai lainnya. 

Dia mengusulkan agar Pemerintah Kota Surabaya membuat depo khusus limbah infeksius Covid 19 di setiap RW atau kelurahan. Petugas bisa mengambil sampah bekas masker yang sudah dipisahkan di kampung-kampung. Selanjutnya dikumpulkan ke depo lalu diangkut ke tempat pengelolaan limbah berbahaya. 

Lebih lanjut, Imam sangat berharap pantai yang menjadi lokasi aksi itu bersih. “Di daerah ini ada Benteng Kedung Cowek yang bersejarah bagi Kota Surabaya. Juga ada Jembatan Suramadu yang penting keberadaan bagi kota ini,” jelas Imam. Pemerintah Kota Surabaya, menurutnya, harus serius mengurusi kawasan ini.

Penulis: Mochamad Zamroni

2 tanggapan untuk “Anggota DPRD Surabaya Soroti Sampah Masker Medis di Pantai Kenjeran

  • September 1, 2021 pada 10:32
    Permalink

    Raillaldo Bima Heksa Putra
    SMPN 19 SURABAYA
    No 021
    Proyek CALEMBOR
    .
    Memang sampah medis banyak ditemukan dibuang sembarangan, maka semestinya masyarakat harus diberi edukasi pemahaman penyadaran mengenai dimana harus dibuangnya sampah medis ini

    Balas
  • September 2, 2021 pada 13:12
    Permalink

    Sampah ini biasanya terhempas ke daratan dan menjadi sampah pantai yang terbawa arus pasang.Limbah jenis ini harus segera diolah dan apabila terpaksa harus disimpan merupakan opsi terakhir jika tidak, dapat ditangani secara langsung.
    Nama : Eka Ellysha Diandra Ramadhani
    Sekolah : SMPN 58 Surabaya
    No. Peserta : 250
    “Budidaya Maggot Bsf”

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *