Afrina Karimah Nur Aisyah, Runner-up 4 Puteri Lingkungan Hidup 2021

Siswa kelas 5 SD Islam Al Azhar 11 Surabaya ini sangat aktif dalam aksi peduli lingkungan hidup setiap harinya. Pada pelaksanaan Surabaya Eco School 2020, dia berhasil meraih juara V Keluarga Sadar Iklim “Surabaya Eco School 2020”. Baru saja, dia juga berhasil meraih juara V Puteri Lingkungan Hidup 2021 SD. Afrina Karimah Nur Aisyah, namanya.

Pada Penganugerahan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2021 yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya dan PLN Mobile – PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur, Februari – September 2021, dia berhasil membudidaya 3516 tanaman jahe merah.

“Target awal saya hanya budidaya 1.111 tanaman jahe merah. Alhamdulillah saya bisa merealisasikan budidaya 3.516 tanaman jahe merah,” kata putri sulung pasangan Dwi Sudarwanto dan Laily Isnawati ini.

Rina, panggilan akrab Afrina Karimah Nur Aisyah, mengaku bahwa untuk aksi menanam jahe merahnya telah dia lakukan dengan durasi waktu 41 jam selama 8 bulan itu. “Saya tiap hari selalu beraktivitas menanam dan merawat tanaman jahe merah,” terang bocah penghobi menyanyi dan berenang ini.

Afrina Karimah Nur Aisyah dengan makanan/minuman olahan jahe merah yang dia produksi

Rina juga telah melakukan sosialisasi kepada 2033 orang selama 8 bulan penyelenggaraan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2021 ini. Untuk sosialisasi itu, dia telah melakukannya selama total 53 jam. 

“Saya sudah memanen 81 tanaman jahe merah dari hasil budidaya sendiri. 2 kali panen dengan berat 4,041 kilogram. Waktu yang saya gunakan untuk memanen totalnya adalah 1 jam,” terang anak yang tinggal di Jalan Gebang Kidul Surabaya ini.

Dari budidaya tanaman jahe merah beserta produk olahan jahe merahnya ini, Rina kini menjadi bocah jutawan. Dia telah berhasil menjual 223 pack Redgin seharga Rp. 2.230.000, 194 pack Redgincho dengan total penjualan Rp. 1.982.000.

Rina juga berhasil menjual 17 pack Redgin candy seharga Rp. 90.000, 97 botol Redgin Syrup seharga Rp. 1.455.000, 5 botol Redgin Milo seharga Rp. 50.000, dan 2  botol Redgin Milca seharga Rp. 20.000.

Afrina Karimah saat menerima tropi Runner-up IV Puteri Lingkungan Hidup 2021 dari Wali Kota Surabaya

Dia juga melakukan program adopsi Kampung Jahe Merah di sekitar tempat tinggalnya. “Alhamdulillah pengurus kampungnya sangat mendukung program budidaya jahe merah di setiap rumah,” ujar pemilik motto Stop Dreaming, Start Doing ini.

Program adopsi Kampung Jahe Merah itu dilakukan Afrina dengan memberikan tanaman jahe merah yang dia budidayakan sebelumnya. “Adopsi Kampung Jahe Merah sudah terealisasi di RW 02 Gebang. Tepatnya RT 01, RT 02, RT 03 dan RT 04,” terang Afrina Karimah Nur Aisyah. 

Bagi bocah kelahiran 9 Mei 2011 ini, Penganugerahan Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2021 bukanlah akhir dari kepedulian lingkungannya. “Ajang Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup 2021 ini berakhir, tapi bagi Rina adalah awal untuk lebih banyak belajar entrepreneur dan semakin peduli dengan kelestarian bumi,” tuturnya.

Dia berharap akan mendapatkan kemudahan untuk mendapatkan ijin PIRT dari semua produk olahan jahe merah karyanya. “Di setiap kebaikan pasti ada kemudahan. Red Ginger Amazing,” ucap pemilik cita-cita sebagai dokter spesialis anak ini.

Penulis: Mochamad Zamroni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *