Polres Tanjung Perak Surabaya Gagalkan Penyelundupan Satwa Liar Dilindungi

Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menangkap pelaku penyelundup satwa liar yang dilindungi secara ilegal dari Banjarmasin ke Surabaya.

AS (33) ditangkap saat membawa satwa-satwa tersebut menggunakan truk ketika sampai di Surabaya. Saat diperiksa, truk tersebut membawa 4 ekor anak kucing hutan, 1 ekor burung Elang, dan 1 ekor bekantan. Sayangya dua diantaranya mati dalam perjalanan.

“Satu ekor bekantan dan satu ekor kucing hutan dalam keadaan mati,” kata Kapolres Tanjung Perak Surabaya, AKBP Anton Elfrino Trisanto, saat ungkap kasus di Mapolres Tanjung Perak Jumat (3/3/2022).

Anton menjelaskan bahwa penangkapan tersebut berawal dari laporan Balai Karantina Hewan Surabaya yang mendapati informasi soal pengiriman hewan dilindungi dari Kalimantan ke Surabaya menggunakan truk. Lalu 22 Februari pihaknya mengamankan pelaku.

“Kita berhasil amankan dan kita geledah truk tersebut dan kita dapati truk tersebut ada hewan-hewan yang dilindungi,” ungkap Kapolres Tanjung Perak Surabaya, AKBP Anton Elfrino Trisanto.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Giadi Nugraha, mengatakan bahwa pelaku mendapat upah Rp 400 ribu untuk satu pengiriman. Hal itu untuk mengelabuhi petugas, lalu hewan itu disisipkan dengan barang lain.

“Jadi dia sifatnya ekspedisi barang campuran dan disisipkan hewan, pelaku tau,” ujar Giadi. Lebih lanjut Giadi menjelaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan terhadap penyelundupan satwa liar dilindungi ini. Baik itu dari pengirim maupun penerima.

“Saya ingatkan, ini sudah kesekian kalinya. Kita sudahi hal seperti ini. Apalagi ini sangat disayangkan, bekantan adalah hewan yang sangat langka, saya tidak akan stop kegiatan ini,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Jaringan Satwa Indonesia (JSI) Jatim, Rifqi Ajir menjelaskan bahwa untuk mengambil bekantan di alam, induk bekantan biasanya harus dibunuh terlebih dahulu. Sehingga hal ini yang menyebabkan bekantan terancam punah di alam.

“Bekantan statusnya terancam punah, jumlahnya di alam hanya sekitar ratusan,” urainya. Selain itu, Ajir menambahkan bahwa setelah ini hewan-hewan yang telah diamankan Polres Pelabuhan Tanjung Perak ini akan segera direhabilitasi. Setelah itu akan dikembalikan ke alam.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) UU Nomor 5 Tahun tentang konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman hukum penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp. 100 miliar.

Pelaku juga bisa dijerat pasal 88 huruf (a) dan huruf C UU Nomor 21 tahun 2019 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak Rp. 2 miliar. (zamroni)

29 tanggapan untuk “Polres Tanjung Perak Surabaya Gagalkan Penyelundupan Satwa Liar Dilindungi

  • Maret 26, 2022 pada 01:22
    Permalink

    assalamualaikum nama saya verlita anggraini putri sekolah sdn rungkut menanggal 1 no peserta 268 dengan proyek limbah cangkang telor
    ” satwa memang harus dilindungi agar tidak punah”

    Balas
  • Maret 26, 2022 pada 13:45
    Permalink

    Terimakasih pak polisi sudah menggagalkan penyelundupan satwa liar yang dilindungi, dan menjadikan kota ini aman.
    Nama: Princess Zelda Ilmiah
    Nomor: 314
    Sekolah: SDN Kaliasin I Surabaya

    Balas
  • April 9, 2022 pada 12:12
    Permalink

    saya Zafran Akmal Abdur Rasyid
    SDN Airlangga 1/198 Surabaya
    no peserta 231
    Saya ucapkan Terima kasih dan Selamat atas keberhasilan Bapak – Bapak Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang berhasil menangkap pelaku dan menggagalkan penyelundupan satwa liar yang di lindungi sehingga satwa tersebut dapat tetap tinggal di habitat aslinya walaupun ada beberapa yang mati dalam perjalanan tetapi yang lain masih bisa diselamatkan.sekali lagi kami ucapkan Terima kasih

    Balas
  • April 9, 2022 pada 13:26
    Permalink

    Nama: Juan Aucky PS
    Asal Sekolah: SDN Percobaan Surabaya
    nomor urut peserta: 179
    Komentar: Semoga kegiatan penyelundupan satwa liar yang dilindungi ini tidak ada lagi. Sehingga semua hewan tidak terancam punah.

    Balas
    • April 10, 2022 pada 04:39
      Permalink

      Saya Mahatma Maghandi Ceyno Saputra dari SDN Ketabang 1 Sby
      Sebagai hal ini tdk terjd lagi, krn penyelundupan satwa liar merupakan hal yg tdk krn akan menyebabkan ekosistem satwa tersebut bisa punah dan melanggar hukum yg sdh ada

      Balas
  • April 10, 2022 pada 04:53
    Permalink

    Mahatma Maghandi Ceyno Saputra
    SDN Ketabang 1 Sby
    No peserta 71
    Judul Proyek Pemanfaatan Limbah Kulit Kerang
    Sebagai hal ini tdk terjd lagi, krn penyelundupan satwa liar merupakan hal yg tdk krn akan menyebabkan ekosistem satwa tersebut bisa punah dan melanggar hukum yg sdh ada

    Balas
  • April 10, 2022 pada 22:07
    Permalink

    Jesslyn aurelia
    SDN.Ketabang 1/288 sby
    no.peserta 104
    judul proyek Budidaya tanaman cincau

    Terus semangat pak Polisi…
    untuk menjaga indonesia tetap aman , dan peduli satwa supaya tidak punah.
    salam bumi salam lestari

    Balas
  • April 12, 2022 pada 08:49
    Permalink

    Terimakasih Pak polisi sudah melindungi satwa liar,Terus semangat Pak Polisi untuk menjalankan tugasnya sebagai abdi Negara

    Saya viorenza Aulia adiyatama dari SMPN 40 Surabaya dengan nomer peserta 306

    Balas
  • April 13, 2022 pada 11:36
    Permalink

    Nama : KEVIN ADITYA RAKHA
    No. Peserta : 173
    Sekolah : SDN PERAK BARAT
    Judul Proyek : Daur Ulang Botol Bekas

    Terimakasih Pak Polisi, saya berharap dengan adanya seperti ini bisa membuat jera pelaku agar satwa liar tidak punah.

    Balas
  • April 13, 2022 pada 12:25
    Permalink

    Luar biasa polres tanjung perak dan semoga satwa liar dilindungi tetap aman dan tidak punah
    Callysta kusuma azalia
    SDN kaliasin 1 surabaya
    No peserta 316
    Judul proyek budikdamber dan aquaponik

    Balas
    • April 14, 2022 pada 07:15
      Permalink

      Bravoooo, hebat Jajaran kepolisian kita.
      Semangat selalu memberantas semua kejahatan… Semangaaaat!!!!

      Nama: Dhananjaya Putra Hidayat.
      No. Peserta: 045
      Sekolah: SDN KALIASIN I SURABAYA.
      Judul Proyek: Budidaya Tanaman Krokot.

      Balas
    • April 25, 2022 pada 23:58
      Permalink

      Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

      Hai sobat hijau🌿

      Nama: Harum Febriana Rahmawati
      Asal sekolah: SMPN 56 Surabaya
      Judul proyek:bunlas (budidaya beluntas)
      No urut :436

      Saya ucapkan Terima kasih dan Selamat atas keberhasilan Bapak – Bapak Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang berhasil menangkap pelaku dan menggagalkan penyelundupan satwa liar yang di lindungi sehingga satwa tersebut dapat tetap tinggal di habitat aslinya walaupun ada beberapa yang mati dalam perjalanan tetapi yang lain masih bisa diselamatkan.sekali lagi kami ucapkan Terima kasih

      Balas
  • April 14, 2022 pada 04:25
    Permalink

    Ayo kita bersama sama melindungi satwa liar .Bravo Polres Tanjung Perak
    Nama Evanz Rodney
    No Urut 003
    SD LABSCHOOL UNESA SURABAYA
    Proyek : OLERA Rahasia di Balik Bunga 3 Dunia

    Balas
  • April 14, 2022 pada 05:43
    Permalink

    Nama : ADINDA FIJER RAHAYU
    Asal Sekolah : SMPN 51 SURABAYA
    No. Peserta : 392
    Judul Proyek : Budidaya Tanaman Ciplukan

    Terimakasih pak polisi yang sangat hebat, dengan adanya gerakan ini bisa melindungi satwa liar

    Balas
    • April 16, 2022 pada 12:55
      Permalink

      Nama : Meytha Adelia Pradita
      Asal Sekolah : SMPN 51 SURABAYA
      No. Peserta : 394
      Judul Proyek : Green Economy Budidaya Cabai
      Terimakasih pak polisi dengan adanya gerakan ini bisa melindungi satwa liar

      Balas
  • April 14, 2022 pada 08:11
    Permalink

    Hebat..semoga saja para penyelundup mendapat hukuman setimpal sehingga satwa-satwa tetap terlindungi
    Naora hurun ein
    Sdn perak utara I sby
    Peserta pangput lh sd 2022
    No 244

    Balas
  • April 15, 2022 pada 05:39
    Permalink

    Assalamualaikum, saya Berliana Putri Kinanti dari SDN Kedung Cowek I/253 Surabaya kelas 4C, no peserta 364 dengan judul proyek Budidaya Tanaman Pandan.
    Salam bumi, pasti lestari👌
    Terus semangat pak Polisi…
    untuk menjaga indonesia tetap peduli satwa supaya tidak punah.

    Balas
  • April 16, 2022 pada 09:29
    Permalink

    Nama : Audriansyah Rahmadhila Putri Purwanto
    No. Peserta : 504
    Asal sekolah : SMP negeri 6 Surabaya
    Nama proyek : Budidaya dan pemanfaatan tanaman lidah buaya

    Terimakasih Pak polisi sudah menjaga Indonesia tetap aman dan melindungi satwa liar. Terus semangat Pak Polisi untuk menjalankan tugasnya sebagai abdi Negara🙏🏻

    Balas
  • April 16, 2022 pada 18:04
    Permalink

    Nama : Berliana Ayu Az zahra
    No. Peserta : 014
    Sekolah : SDN Banyu Urip III/364
    Judul Proyek : BudidayaTanaman Lidah Buaya

    Terimakasih petugas yang berwajib telah menjaga dan melindungi satwa yg ada di Indonesia.

    Balas
  • April 17, 2022 pada 02:22
    Permalink

    Trima kasih pada Kepolisian Resor (polres) pelabuhan Tanjung Perak Sby yg tlh menangkap pelaku penyelundupan satwa liar yg dilindungi secara ilegal dr Banjarmasin le Sby🙏🏻

    Alya Carissa Rizky Salsabila
    SDN Margorejo 1 Surabaya
    No.peserta : 318
    Proyek : “Binahong, si Daun Ajaib”

    Balas
  • April 17, 2022 pada 06:48
    Permalink

    Terima kasih Bpk2 Polisi di Polres Tanjung Perak. Semoga kedepannya masyarakat semakin sadar dan tidak ada lagi penyelundupan satwa langka.
    Nama lengkap: Sanaz Aisya Janeeta
    No peserta: 074
    Asal sekolah: SDN Kaliasin 1
    Judul Proyek: Membuat Eco Enzym untuk Mengurangi Jumlah Sampah Organik.

    Balas
  • April 17, 2022 pada 12:12
    Permalink

    Saya ucapkan terimakasih banyak kepada polisi yang berhasil menggagalkan aksi penyeludupan tersebut, semoga kedepannya para warga sadar akan pentingnya satwa pada alam
    Nama : Achmad Muflikh Taufiqurrahman
    Sekolah : SMP Negeri 2 Surabaya
    No peserta : 053

    Balas
  • April 17, 2022 pada 13:13
    Permalink

    Terimakasih pak polisi sudah menggagalkan penyelundupan satwa liar yang dilindungi..🤗🤗

    Nama : Ervita Putri Nuraini
    Asal sekolah : SMPN 8 SURABAYA
    Judul proyek : Mengolah bonggol jagung menjadi pupuk organik

    SEMANGAT!!!!!!!💪💪😄

    Balas
  • April 17, 2022 pada 19:40
    Permalink

    Terima kasih Pak Polisi.
    Dzulqarnain Syah Syaifullah Permana, nomor peserta 155, SMPN 48 Surabaya dan judul proyek: Budi Daya Eco Enzyme untuk Pelestarian Lingkungan.

    Balas
  • April 18, 2022 pada 00:49
    Permalink

    Terimakasih dan salut untuk kinerja Bapak Polisi karena sudah peduli dengan satwa liar yang ada di lingkungan. Semoga tidak ada lagi penyelundupan satwa liar di Indonesia.
    Nama: Athaya Khansa Aqilah Mahmud
    No peserta: 352
    Asal Sekolah: SDN Kedung Cowek 1/253

    Balas
  • April 23, 2022 pada 04:26
    Permalink

    Kesigapan Bapak bapak polisi resor tanjung perak surabaya sangat hebat , dengan begini satwa liar yg ada tetap terus terlindungi
    NAMA : PIXELLO DIAMOND NUGROSH
    No Peserta : 207
    Asal Sekolah: SDN WONOKUSUMO 5 SURABAYA
    Judul Proyek: Pengurangan Limbah Jelantah Dilingkunganku

    Balas
  • April 28, 2022 pada 08:55
    Permalink

    Nama : Dzulqarnain Syah
    No. Peserta : 155
    Asal sekolah : SMP negeri 48 Surabaya
    Nama proyek : Budidaya Eco Enzyme

    Terima kasih Pak Polisi👍👍

    Balas
  • April 28, 2022 pada 21:56
    Permalink

    Nama : Revalina Fernanda
    Kelas : 4F
    Sekolah : SDN TANDES KIDUL I/110 Surabaya
    Calon Putri Lingkungan Hidup SD Tahun 2022
    Nomor peserta : 298
    Judul proyek : Budidaya bunga telang

    Betul banget pak polisi satwa memang harus dilindungi & dijaga kelestarian nya😊🙏🏻

    Terima kasih kepada Tunas Hijau ID & Kakak Tunas Hijau Yang telah memberikan informasi penting banget menurut saya🙏🏻🙏🏻🙏🏻🥰🥰🥰

    Balas
  • Mei 3, 2022 pada 08:33
    Permalink

    Pemerintah telah menetapkan satwa yang dilindungi agar satwa tersebut tidak punah, karena keberadaan satwa tersebut populasinya tidak banyak dan terancam oleh berbagai hal termasuk perburuan dan perdagangan liar dan ilegal. Bagaimana pun juga satwa adalah kekayaan dan keragaman fauna yang harus dijaga kelestariannya.

    Salam hangat dari saya,
    Nama: Rastiti Puji Pratiwi
    Nomor Peserta: 006
    Sekolah: SD LABSCHOOL UNESA – Lidah Wetan – Surabaya.
    Judul proyek: KOMPOSTING TING (Pengomposan Sampah Organik menjadi Media Tanaman Pangan Keluarga antisipasi Stunting).

    Salam bumi pasti lestari!
    Salam sadar iklim!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.