Webinar Seri-108, Nanik Berbagi Kiat SMPN 42 Menjuarai Kantin Sekolah Higienis Sanitasi

Webinar seri-108 bertajuk “Peduli Gizi! Waspadai Makanan dan Minuman Sekitar” digelar oleh Tunas Hijau Indonesia pada Sabtu (3/12/2022). Webinar ini mengajak masyarakat melalui warga sekolah untuk lebih peduli dengan makanan dan minuman yang dijual di sekitar. 

Pembahasan webinar kali ini juga mencakup porsi makan yang ideal bagi tubuh hingga presentase zat-zat makanan yang dibutuhkan tubuh. Pemateri pada webinar ini adalah Meliza Miranda Widyasari dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Surabaya, Budi Indrawati dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dr. dr. Sri Adiningsih dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia – Jawa Timur serta anggota Forum Kota Surabaya Sehat, dan Kepala SMPN 42 Surabaya Nanik Irawati.

Webinar yang diikuti oleh lebih dari 2800 orang siswa dan guru dari banyak kota/kabupaten dari beberapa provinsi di Tanah Air ini diawali dengan pembukaan oleh Fildza Ghassani Andias Putri Lingkungan Hidup 2022 selaku moderator sesi pertama. 

Dua moderator anak-anak lain juga bertugas pada webinar ini yaitu Runner-up 2 Putri Lingkungan Hidup 2022 Verlita Anggraini dari SDN Rungkut Menanggal I dan Runner-up 4 Putri Lingkungan Hidup 2022 Revalina Fernanda dari SDN Rungkut Kidul I.

Kepala SMPN 42 Surabaya Nanik Irawati, pembicara pertama webinar ini, berbagi pengalaman mengenai keberhasilan sekolahnya meraih Juara I Kantin Higienis Sanitasi dari Menteri Lingkungan Hidup RI pada November 2022.

Di antara yang disiapkan Nanik di SMPN 42 Surabaya adalah infrastruktur dan fasilitas kantin yang memadai seperti tingkat pencahayaan kantin, adanya fasilitas cuci tangan, dan tempat sampah yang memadai. “Saya juga mendaftarkan setiap gerai kantin di sekolah ke dalam pengawasan dan pembinaan higienitas sanitasi,” kata Nanik Irawati. 

Dokumen standar operasional prosedur (SOP) kantin sehat dan jujur juga dilengkapi oleh Dra. Nanik untuk menjaga kedisiplinan setiap kantin maupun warga sekolah yang mengunjungi kantin. Kantin SMPN 42 juga menerapkan inovasi pembayaran. “Kantin SMPN 42 Surabaya inovasi Katepay yang berkonsep moneyless payment,” terang Nanik Irawati. 

Menurut Nanik, sistem pembayaran menggunakan Katepay dapat menghambat penyebaran kuman dan bakteri akibat uang yang digunakan sebagai alat pembayaran. Selain itu, kantin sekolahnya sudah tidak menggunakan kemasan plastik sekali pakai. “Kami menerapkan konsep eco-friendly,” tambah Nanik, yang mantan guru SMPN 3 Surabaya ini.

Pada konsep eco-friendly itu, siswa diminta membeli makanan minuman menggunakan tumbler dan tempat makan yang dibawa dari rumah. “Petugas kantin juga menyediakan piring dan gelas bagi siswa yang tidak membawa tumbler dan tempat makan,” pungkas Nanik Irawati Kepala SMPN 42 Surabaya. 

Penulis: Aisyah Maharani

Penyunting: Mochamad Zamroni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *