Kenapa Jumlah Korban Sangat Berbeda antara Tsunami Jepang 2011 dan Tsunami Aceh 2004?

Gempa dan tsunami Jepang 11 Maret 2011 menelan kerugian hingga 2 triliun yen atau sekitar US$ 309 miliar (setara dengan Rp 2780 triliun). Sebagaimana dikutip dari World Data, korban dampak tsunami menyebabkan hilangnya nyawa 18.431 orang. Hancurnya sebagian wilayah di Jepang itu akan menggerus pertumbuhan ekonomi Jepang.

Sementara itu, pada Minggu (26/12/2004) waktu menunjukkan pukul 07.58 Waktu Indonesia Barat, tiba-tiba terjadi gempa bumi yang menyebabkan seluruh benda yang berada di atas permukaan tanah bergoyang hebat. Masyarakat lantas berhamburan mencari tempat perlindungan. Guncangan berlangsung selama 10 menit dan berhasil meluluhlantakkan Aceh. Bangunan ambruk. Pohon dan tiang listrik roboh. Kepanikan jelas melanda seisi kota.

Belum hilang rasa panik dan takut mereka, masyarakat pesisir dihebohkan oleh surutnya air laut secara mendadak. Ikan-ikan berserakan karena airnya menghilang. Masyarakat kebingungan karena tidak pernah melihat situasi seperti ini sebelumnya. Karena tidak mengetahui kalau ini adalah tahap awal dari
tsunami, mereka pun acuh.

Sebagian besar masyarakat pantai membawa karung plastik untuk mengambil ikan. Beberapa menit kemudian, datang mbaknya setinggi belasan meter dan kepanikan semakin menjadi dan langsung berlarian menuju ke daerah yang lebih tinggi.

Catatan pemerintah, dari total 280 ribu korban jiwa di seluruh negara, 130 ribu berada di Aceh. Lebih dari 500 ribu penduduk kehilangan tempat tinggal. Perkiraan kerugian dari bencana tersebut mencapai Rp 41 triliun.

Pertanyaannya, kenapa jumlah korban beda sangat jauh antara Tsunami Jepang 2011 dan Tsunami Aceh 2004? Ada permasalahan apa? Karena pendidikan-kah?? Karena budaya-kah? Bisakah selamat dari tsunami?

Ayo kita cari jawabannya pada WEBINAR NASIONAL SERI 181 tentang MITIGASI BENCANA TSUNAMI
Hari, tanggal: Sabtu, 9 Maret 2025
Waktu: pukul 12.00-15.00 WIB
Link pendaftaran: https://bit.ly/waspada-bencana-tsunami-th
Setiap peserta terdaftar akan mendapar e-Piagam. Disediakan sertifikat khusus 32JP bagi guru dengan syarat dan ketentuan.

Narasumber:

  1. Ir. Harkunti Pertiwi Rahayu, Ph.D.: Dosen ITB, Ketua Ikatan Ahli Bencana Indonesia
  2. Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si.: Koordinator Prodi Studi Magister Ilmu Kebencanaan Universitas Syiah Kuala
  3. Ir. Wahyudi Citrosiswoyo, M.Sc., Ph.D.: Dosen ITS, Peneliti Kebencanaan PPMKPI-ITS Surabaya

Moderator:
1. Eveline Anuriyadin (Putri Lingkungan Hidup 2023 ; Siswi MTSN 3 Surabaya)
2. Iqbal Fajar Khrisna (Pangeran Lingkungan Hidup 2023 ; Siswa SMPN 28 Surabaya)
3. Fildza Ghassani A. (Putri Lingkungan Hidup 2022 ; Siswi SMAN 6 Surabaya)
.
Narahubung Nizamudin 0858-5436-6508 (WA).

Penulis: Amiem Widodo

16 thoughts on “Kenapa Jumlah Korban Sangat Berbeda antara Tsunami Jepang 2011 dan Tsunami Aceh 2004?

  • April 1, 2024 pada 21:49
    Permalink

    Nama : Stephani Dwi Puspa Anggun Pratiwi
    Sekolah : SMPN 3 SURABAYA
    No Peserta : 850
    Judul Proyek : ASI ULIB IGP ( Fermentasi Sisa Kulit Buah Isok Gawe Opo Ae )

    Saya memilih proyek Eco Enzyme, karena 70% sampah yang terbuang di TPA adalah sampah organik dan sisanya (30%) adalah sampah non organik.

    Balas
    • April 4, 2024 pada 09:28
      Permalink

      Semoga kita semua dalam lindungan allah. Tetap Selalu waspada

      Nama : Achmad Al Farizy
      Sekolah : SDN Wonokusumo VI/45 Surabaya
      Nomor Peserta : 341
      Proyek lingkungan yang dikembangkan: *Kripik Pak Eko* (Kreasi Apik Pakai Ecobrick)
      Sebuah inovasi untuk mengurangi sampah plastik dengan mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat.

      Balas
  • April 4, 2024 pada 04:19
    Permalink

    Semoga tidak terjadi lagi tsunami seperti halnya di Jepang dan Aceh.

    M. Haykal Adha
    SDN Pacarkeling V/186
    Maggot D OWA
    Maggot decomposing organic waste
    231 SD

    Balas
    • April 17, 2024 pada 18:57
      Permalink

      Semoga kita selalu dilindungi oleh Allah SWT dari bencana bencana seperti tsunami yanga ada di Jepang ataupun aceh

      Nama: Nevan Azka Fiardy
      Sekolah: SMPN 1 SBY
      No. Peserta: 361
      Proyek Nevan adalah organic waste bank, mengubah sampah menjadi cuan

      Balas
  • April 4, 2024 pada 07:33
    Permalink

    Maha besar Allah dengan segala kekuasaanNya, kehendakNya
    Semoga kita selalu mendapat perlindungan dari Allah

    Nama : Wilda Al Aluf
    Sekolah : SDN WONOKUSUMO VI/45
    Nomor Peserta : 566
    Proyek : Ranca Manik (Kerajinan Kain Perca Menarik dan Unik). Proyek ini mengolah limbah kain perca menjadi barang yang menarik dan unik

    Balas
  • April 4, 2024 pada 12:32
    Permalink

    Perbandingan yang sangat signifikan antara bencana stunami di jepang & aceh. Tsunami di aceh mengalami kerugian hingga mencapai 41 triliun,,500 warga mengalami kehilangan tmpat tinggal & 130rb korban jiwa yg meninggal. Semoga kedepannya bisa meminimalisir angka kerugiaan &/ korban jiwa jika trjadi bencana dengan sllu siap siaga & waspada.

    Nama ???? : Asyiffa Wijaya Architasari
    Nama Sekolah ???? : SDN Pacar Keling V/186 Surabaya
    No.Peserta : 370
    Judul Proyek : Budidaya Cabe Rawit (CBR)
    Menanggulangi harga cabe yang melonjak & menekan angka peningkatan permintaan pasar terhadap kuantitas cabe rawit agar selalu stabil di era zaman now.

    Balas
  • April 4, 2024 pada 12:33
    Permalink

    Perbandingan yang sangat signifikan antara bencana stunami di jepang & aceh. Tsunami di aceh mengalami kerugian hingga mencapai 41 triliun,,500 warga mengalami kehilangan tmpat tinggal & 130rb korban jiwa yg meninggal. Semoga kedepannya bisa meminimalisir angka kerugiaan &/ korban jiwa jika trjadi bencana dengan sllu siap siaga & waspada.

    Nama ???? : Asyiffa Wijaya Architasari
    Nama Sekolah ???? : SDN Pacar Keling V/186 Surabaya
    No.Peserta : 370
    Judul Proyek : Budidaya Cabe Rawit (CBR)
    Menanggulangi harga cabe yang melonjak & menekan angka peningkatan permintaan pasar terhadap kuantitas cabe rawit agar selalu stabil di era zaman now.

    Balas
  • April 5, 2024 pada 12:20
    Permalink

    Nama peserta: Angel Fredella Arfiansyah
    Asal sekolah : SMP NEGERI 23 SURABAYA
    Nomer peserta: 750
    Judul Proyek : “Mendaur Ulang Sampah Plastik”

    Halo-Halo sobat hijau perkenalkan nama Saya Angel, disini saya akan menjelaskan pengertian mendaur ulang yang menjadi proyek saya, Mendaur ulang atau yang biasa disebut dengan Recycle yaitu kegiatan mengolah kembali Sampah atau produk Sekali pakai atau Produk habis pakai menjadi produk baru kembali yang bermanfaat.

    Balas
  • April 5, 2024 pada 13:01
    Permalink

    Perbandingan yang sangat signifikan antara bencana tsunami di Jepang dan di Aceh. Semoga kedepannya dapat meminimalisir jumlah korban jiwa. Tetap waspada Sobat

    Rasyid Maulana Riffat
    SDN Pacarkeling V Surabaya
    Nomor Peserta: 241

    Proyek : Budiros Nyakman
    (Budidaya Rosella Banyak Manfaatnya)

    Mengikuti seleksi pangeran dan putri lingkungan hidup 2024 adalah pengalaman yang berharga bagi saya, karena semakin banyak ilmu yang saya dapat dan tentunya bermanfaat serta menginspirasi banyak orang

    Salam Bumi Pasti Lestari

    Balas
  • April 5, 2024 pada 18:03
    Permalink

    Semoga tidak terjadi tsunami lagi …aamiin
    Nama : SANIA NURRAHMA
    Asal sekolah : SD HANG TUAH 12
    No peserta : 002
    Judul Proyek : Memanfaatkan daun kering penganti bahan bakar migas
    saat ini saya sedang mengembangkan sebuah proyek daur ulang dari daun kering menjadi sebuah penganti bahan bakar migas, karena dilingkungan sekolah setiap hari banyak sampah dedaunan yang berjatuhan, oleh karena itu saya memanfaatkan daun kering sebagai penganti bahan bakar migas supaya lebih bermanfaat.

    Balas
  • April 5, 2024 pada 19:01
    Permalink

    semoga tidak terjadi tsunami lagi di indonesia, aamiin

    Nama: Cantika Putri Agita
    Sekolah: SMP Negeri 62 Surabaya
    Proyek: Budi Daya Aloe Vera
    No. Peserta: 1172

    Balas
  • April 5, 2024 pada 19:44
    Permalink

    Sekarang harus lebih baik karena informasi sudah lebih baik

    Balas
  • April 5, 2024 pada 19:46
    Permalink

    Sekarang harus lebih baik karena teknologi dan informasi sudah lebih canggih.
    Nama : Areta Alfu Qomaroo Ulumuddin
    Sekolah : SDN Jemurwonosari I/417 Surabaya
    Nomer peserta : 100
    Judul proyek : Budidaya Bunga Telang. Dengan menanam bunga Telang dobel manfaatnya, satu lingkungan menjadi hijau asri . Dua manfaat kesehatan karena kandungan flavonoid yang bersifat antioksidan.

    Balas
  • April 5, 2024 pada 20:55
    Permalink

    Escravadio Triasa Ariffulloh dari SDN KANDANGAN 2 dengan no peserta 089 dengan proyek budidaya bunga sepatu untuk dijadikan semir sepatu dan produk bermanfaat lainnya

    Balas
  • April 5, 2024 pada 23:59
    Permalink

    Nama: Fabian Joe Nirwanda
    Sekolah: SD Sekolah Alam Insan Mulia Surabaya
    Nomor Peserta: 006

    Proyek: Catat Ulang
    Proyek pembuatan buku daur ulang dari sampah kertas dan daun kering

    Balas
  • April 6, 2024 pada 00:00
    Permalink

    Nama: Prince Khalifa Ratridaffa
    Sekolah: SD Sekolah Alam Insan Mulia Surabaya
    Nomor Peserta: 005

    Proyek: My Sella (Gummy Rosella)
    Proyek pembuatan makanan sehat berupa permen jeli yang berbahan baku utama bunga rosella

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *