Cegah Tikus Betah di Rumahmu

Tikus merupakan hewan kosmopolitan (menempati hampir di semua habitat), yang dapat ditemukan baik di lingkungan rumah, hutan, hingga lingkungan berair. Aktivitas tikus biasanya bertujuan untuk mencari makan, minum, orientasi, dan mencari pasangan. Kebutuhan yang sering didapatkan tikus di lingkungan rumah adalah sumber pakan, tempat bersarang, dan tempat berlindung. 

Pengendalian tikus di dalam rumah dapat dilakukan dengan 2 konsep utama, yaitu meniadakan kebutuhan hidupnya dan melengkapi struktur bangunan rumah dengan bahan anti tikus. 

  1. Meniadakan kebutuhan hidup tikus:
    a. Menyimpan makanan di tempat tertutup
    b. Menutup rapat tandon air, memperbaiki kebocoran,dan memastikan drainase berjalan dengan baik
    c. Memeriksa tumpukan karung berisi bahan makanan minimal 2 bulan sekali
    d. Memotong cabang atau ranting pohon yang berhubungan langsung dengan rumah
    e. Menempatkan bak sampah 45cm dari tanah dan menggunakan penutup yang rapat
  2. Melengkapi struktur bangunan rumah dengan bahan anti tikus:
    a. (rat-proofing) dengan melakukan pengecatan dinding luar rumah dengan cat yang halus di bagian bawah jendela minimal selebar 10 cm
    b. Menutup lubang ventilasi dengan kawat kasa
    c. Menutup saluran air yang menghubungkan bagian dalam dan luar rumah

Pemasangan perangkap tikus di lingkungan rumah dapat dilakukan dengan menggunakan live trap (perangkap hidup) minimal 2 buah. Perangkap dipasang di tempat-tempat yang sering didatangi tikus atau di lokasi dimana bukti keberadaan tikus ditemukan (urin, kotoran, sisa makanan, dan lain – lain).

Umpan yang digunakan bisa menggunakan kelapa bakar atau makanan yang menyesuaikan makanan yang biasa di konsumsi tikus di sekitar kita. Tikus yang masuk perangkap dapat segera dimatikan dengan cara menenggelamkan perangkap beserta tikusnya ke dalam air yang diberi disinfektan klorin. Bangkai tikus dikubur dalam tanah (kedalaman ± 1 m).

Pengendalian tikus membutuhkan kerjasama seluruh anggota keluarga dan masyarakat di lingkungan sekitar untuk mencegah tikus mendapatkan tempat berlindung, bersarang, dan mendapatkan makanan secara berkelanjutan. Pengendalian tikus menjadi salah satu langkah awal melindungi diri dari penyakit. Jaga diri dan keluarga dari penyakit yang disebabkan oleh hewan pengerat dengan terus meingkatkan kebersihan lingkungan. 

Sumber: kemkes.go.id

9 thoughts on “Cegah Tikus Betah di Rumahmu

  • April 18, 2024 pada 13:52
    Permalink

    Terimakasih infonya untuk memberantas tikus supaya rumah tetap bersih dan sehat.

    Intip juga proyekku #maggotbsfbyDW untuk mengurai sampah organik.

    Dewangga
    Nomor urut : 001
    SD Al Hikmah Surabaya
    Proyek #maggotbsfbyDW
    Si Pengurai Sampah Organik

    Balas
  • April 19, 2024 pada 12:01
    Permalink

    Sangat berguna sekali informasinya…tikus menjadi salah satu hewan yg bisa menimbulkan penyakit bagi kita,tetap jaga kesehatan dan lingkungan dari hewan pengerat.

    Azka sangaji jiwo panuntun
    SDN BANJARSUGIHAN V/617
    No peserta 015

    Sedikit cerita ttg proyek saya disini yakni…pembuatan pupuk organik cair poc dari bahan limbah rumah tangga ataupun sampah tanaman. Poc bisa menjadi alternatif pengganti pupuk kimia yg berbahaya. Tidak hanya itu poc kaya akan manfaat bagi kesubutan tanah dan tumbuhan.

    Balas
  • April 19, 2024 pada 15:14
    Permalink

    Assalamu’alaikum wr.wb
    Hai Sobat Hijau
    Perkenalkan Nama Saya MUHAMMAD KHABIBI NUR ROKHMAN
    Saya dari SDN BANJARSUGIHAN V/617 SURABAYA
    No.Peserta 017
    Proyek Lingkungan Hidup Saya adalah Pengurangan Sampah Plastik untuk pembuatan ecobrick.

    Terima kasih banyak atas informasinya dan sangat bermanfaat bagi kita semua, untuk memberantas tikus agar kita terhindar dari penyakit dan kesehatan kita tetap terjaga.
    Yuk tetap terus meningkatkan kebersihan rumah kita dari hewan pengerat sehingga terhindar dari penyakit dan kesehatan tetap terjaga.

    Dan jangan lupa intip proyek lingkungan hidup saya ya teman-teman yaitu pengurangan sampah plastik untuk pembuatan ecobrick. Disini saya menghimbau dan mengajak orang lain untuk sadar akan bahaya sampah plastik, jika tidak dikelola dengan baik, terbuang begitu saja sampai sampah plastik menumpuk sehingga mengakibatkan banjir, bau tidak sedap dan dan dapat menimbulkan penyakit. Maka dari itu mari kita mengurangi sampah plastik dan menjadikan barang yang bermanfaat untuk pembuatan ecobrick.

    Salam Bumi Pasti Lestari
    Salam Sadar Iklim
    Salam Zero Waste
    Salam Basuma Jaya Jaya Jaya
    Iki lho areke
    Pokoe ngeten pun

    Balas
  • April 19, 2024 pada 22:47
    Permalink

    Wah sangat berguna sekali informasinya..
    Karena tikus sangat menjanjikan kotor dan membawa virus..
    Dengan informasi ini kita bisa menghilangkan tikus selalu berkeliaran..

    Nama: Chiara Aqilah Afis
    Sekolah: SDN BANJAR SUGIHAN V/617 Surabaya
    No peserta: 022
    Proyek: MEMBUAT PUPUK TANAMAN DARI CANGKANG TELUR

    Balas
  • April 19, 2024 pada 23:06
    Permalink

    Terimakasih atas informasinya dan sangat bermanfaat bagi kita semua untuk cegah tikus betah di rumah, tetap kesehatan dan lingkungan dari hewan pengerat ya sobat hijau agar kita terhindar dari penyakit .

    Assalamualaikum Hai Sobat hijau…
    Saya AZRA AQILAH SYAZANI
    asal sekolah SDN BANJARSUGIHAN V/617 SURABAYA
    NO. 020
    PROYEK LH : MENGOLAH LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI LILIN AROMA TERAPI

    Saat ini saya sedang mengembangkan proyek lingkungan hidup saya yaitu mengolah limbah minyak jelantah menjadi lilin aroma terapi manfaat dari proyek saya adalah mengurangi limbah minyak jelantah yang terbuang ke dalam saluran pembuangan air.

    Salam Bumi pasti lestari…!!!

    Balas
  • April 20, 2024 pada 09:56
    Permalink

    Informasi yang sangat bermanfaat. Tikus memang menjadi masalah hampir di setiap rumah.

    Raisa Azzahra Praminda
    SDN Pacarkeling V/186 Surabaya
    No. Peserta 400
    Budidaya sirih cina, liar terabaikan tapi bermanfaat

    Balas
  • April 22, 2024 pada 13:37
    Permalink

    Terima kasih atas infonya, sangat bermanfaat. Karena jangan sampai ada tikus di rumah, karena selain kotor juga membawa virus yang berbahaya. Ayo jaga kebersihan diri, rumah dan lingkungan.

    Semangat Zero Waste
    Salam Bumi Pasti Lestari

    Nama: Rafandra Azka Pradipta
    Sekolah: SD Kyai Ibrahim Surabaya
    No Peserta: 003
    Judul Proyek: Pemanfaatan Limbah Plastik untuk Budidaya Bayam Brazil sebagai upaya mendukung Program Ketahanan Pangan

    Tujuan proyek saya, untuk mengurangi limbah plastik di lingkungan, juga membudidayakan Bayam Brazil supaya masyarakat bisa mandiri mempunyai tanaman sayur yang selalu ada di rumahnya sebagai wujud program Ketahanan Pangan.

    Balas
  • April 28, 2024 pada 20:38
    Permalink

    infonya sangat bermanfaat sekali karna Tikus menurut Cecil hewan yang sangat menjijikkan.selain itu tikus juga bisa membawa banyak penyakit karna tikus sangat kotor dan jorok.
    Dengan itu kita harus menjaga lingkungan sekitar kita terutama rumah.sering menjaga kebersihan dan jangan membuang sampah sembarangan
    Aku Cecilia Farah Calysta siswi dari Smpn43 Surabaya dengan judul proyek Pjka peduli jelantah kita bisa no peserta 980
    Mengapa minyak jelantah karna minyak jelantah bisa berdampak positif terhadap pengurangan limbah B3 bahan bahaya beracun

    Balas
  • April 30, 2024 pada 20:14
    Permalink

    Assalamualaikum wr wb

    Halo sobat hijau semua

    Wahh tunas Hijau selalu memberikan informasi yang sangat berharga. Tikus / curut merupakan hewan yang sangat menjijikan dan membawa banyak penyakit. Tidak jarang tikus bisa masuk ke rumah tanpa kita sadari. Maka dari itu kita harus pandai pandai untuk menghalaunya.

    Nama : Raihan Jouzu Syamsudin
    ????Sekolah: SMP Negeri 57 Surabaya
    No peserta: 571
    Judul proyek : PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BAWANG PUTIH SEBAGAI PEWARNA SINTETIS DALAM PEMBUATAN TINTA SPIDOL.
    Dengan adanya proyek pangputlh saya ini saya dapat mengurangi pembuangan limbah, mengurangi emisi gas metana sehingga menghambat laju global warming, mengurangi penggunaan bahan kimia pada tinta spidol yang dapat merusak pernafasan, kerusakan otak permanen, kerusakan hati, ginjal dan sistem saraf pusat. Rencana kedepan proyek saya ( mengumpulkan kulit bawang putih 150 kg, melakukan grebeg pasar, mengajak seluruh warga SMPN 57/Ibu ibu pkk Siwalankerto untuk mengumpulkan kulit bawang putih ). Dan juga harapannya tinta spidol yang saya buat dapat digunakan di SMPN 57 Surabaya serta dapat diproduksi secara masal dan dipasarkan untuk umum. Saat ini saya sudah mengumpulkan kulit bawang putih sebanyak 29.074 gram.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *