Hari Bumi 22 April 2024 “Akhiri Limbah Plastik Demi Keberlanjutan Bumi”

Hasil penelitian menarik dari nature.com terbit 6 Maret 2024 yang menyebutkan perubahan iklim memperburuk polusi plastik. Tantangan global yang harus menjadi pemikiran bersama untuk mengurangi limbah plastik secara komprehensif. 

Perhatian mendesak sangat penting untuk memahami dan mengatasi dampak-dampak yang disebabkan oleh perubahan iklim dan konsekuensinya. Sebab peningkatan suhu dan kelembaban udara mengubah karakteristik plastik, berkontribusi terhadap limbah, pembentukan mikroplastik, dan pelepasan zat berbahaya. 

Berdasarkan hasil kajian suhu rata-rata global bumi telah meningkat sekitar 1°C di atas suhu pra-industri dengan laju peningkatan saat ini sebesar ca. 0,2 °C per dekade, terutama disebabkan oleh emisi gas rumah kaca yang sangat besar. 

Dampaknya muncul gelombang panas regional yang ekstrem dan menunjukkan lonjakan suhu yang cepat dan nyata, terkadang melebihi 10°C di atas tingkat. Tahun 2022, gelombang panas ekstrem menyebabkan rekor suhu tertinggi di banyak wilayah, misalnya di Inggris mencapau 40,3 l°C dan di Maroko 49,1°C. 

Gambar 1: Mikroplastik di atmosfir (sciencedirect.com

Pada tahun 2023, tren ini berlanjut, bulan Juli menjadi bulan terpanas yang pernah tercatat. Frekuensi, intensitas, dan durasi gelombang panas semuanya meningkat.

Temperatur yang tinggi telah menyebabkan dampak yang parah terhadap ekosistem dan masyarakat, termasuk peningkatan jumlah kematian, kebakaran hutan, dan kegagalan panen. Hal ini akan menjadi lebih buruk lagi di masa depan karena gelombang panas diperkirakan akan semakin intens, sering terjadi, dan berkepanjangan akibat meningkatnya pemanasan global, dan berkembangnya kondisi El Niño. 

Selain itu, atmosfer yang lebih hangat meningkatkan penguapan uap air dan dengan setiap kenaikan suhu sebesar 1°C, udara jenuh dapat menampung 7% lebih banyak uap air. Kadar air rata-rata di atmosfer telah meningkat sekitar 4% sejak tahun 1970an. 

Perubahan iklim tersebut memperburuk terhadap peningkatan limbah berbahan polimer, terutama plastik dan karet, sangat sensitif terhadap fluktuasi suhu dan kelembaban. Ketika suhu meningkat, polimer mengalami pemuaian termal, yang menyebabkan sifat-sifatnya menjadi lebih rendah (nature.com).

Kualitas Udara

Pengukuran mikroplastik di atmosfer telah dilakukan banyak ahli dalam beberapa tahun terakhir. Namun, penelitian dilakukan secara terpisah dengan kolaborasi dan eksplorasi minimal terhadap hubungan antara udara, pengendapan, dan debu. 

Tinjauan ini menggabungkan konsentrasi (jumlah partikel dan berdasarkan massa), bentuk, ukuran dan karakteristik polimetrik untuk mikroplastik di udara sekitar (m3), pengendapan (m2/hari), debu (mikroplastik/g) dan salju (mikroplastik/L) dari 124 artikel yang ditinjau sejawat untuk memberikan gambaran holistik dan analisis pengetahuan kita saat ini.

Singkatnya, udara ambien memiliki konsentrasi antara <1 hingga >1000 mikroplastik/m3 (luar ruangan) dan <1 mikroplastik/m3 hingga 1583 ± 1181 (rata-rata) mikroplastik/m3 (dalam ruangan), terdiri dari polietilen tereftalat, polietilen, polipropilen. Tidak ada perbedaan (p > 0,05) yang diamati antara konsentrasi di dalam dan di luar ruangan atau ukuran minimum mikroplastik (p > 0,5). Ukuran mikroplastik maksimum lebih besar di dalam ruangan (p <0,05) (sciencedirect.com)

Hasil kajian menjunjukkan onsentrasi di luar ruangan bervariasi antara <1 dan >1000 mikroplastik/m3 (udara), 0,5 dan 1357 mikroplastik/m2/hari (deposisi). Konsentrasi debu bervariasi antara 2 dan 477 mikroplastik/g (debu jalan raya), 18 dan 225 mikroplastik/g (debu luar ruangan).

Konsentrasi udara dalam ruangan bervariasi antara <1 mikroplastik/m3 dan 1583 ± 1181 (rata-rata) mikroplastik/m3. Debu dalam ruangan mengandung antara 475 dan 19.600 mikroplastik/m2/hari dan debu dalam ruangan antara 10 dan 67.000 mikroplastik/g. Komposisinya adalah; Udara: PET, PE, PP; Deposisi: PET, PE, PP; Debu jalan: PE, PVC PP; Debu luar ruangan: PET, PP, PA; Debu dalam ruangan: PET, PE, PP (https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2023.162193).

Dampaknya

Para peneliti mengembangkan pendekatan mikroskop stimulasi hamburan Raman (SRS) untuk mendeteksi mikro dan nanoplastik pada tingkat partikel tunggal. Setelah memastikan bahwa teknik tersebut dapat dengan cepat mendeteksi partikel plastik yang lebih kecil dari 1 μm, mereka mengembangkan algoritma berdasarkan pembelajaran mesin untuk mendeteksi tujuh jenis plastik yang umum. Untuk menguji  tim menganalisis mikro dan nanoplastik dalam tiga merek air kemasan populer. Hasilnya dilaporkan pada 8 Januari 2024 di Proceedings of the National Academy of Sciences.

Para peneliti menemukan bahwa rata-rata satu liter air kemasan mengandung sekitar 240.000 potongan plastik kecil. Sekitar 90% dari pecahan plastik ini adalah nanoplastik. Jumlah ini adalah 10 hingga 100 kali lebih banyak partikel plastik dibandingkan penelitian sebelumnya, yang sebagian besar berfokus pada mikroplastik yang lebih besar.

Air tersebut mengandung partikel dari ketujuh jenis plastik. Yang paling umum adalah poliamida, sejenis nilon yang sering digunakan untuk membantu menyaring dan menjernihkan air. Kelimpahan polietilen tereftalat (PET) juga terdeteksi. Hal ini mungkin sudah diduga, karena PET digunakan untuk membuat botol air, soda, dan banyak minuman serta makanan lainnya. Plastik lain yang teridentifikasi termasuk polivinil klorida, polimetil metakrilat, dan polistiren, yang juga digunakan dalam pemurnian air. Metode ini mengidentifikasi jutaan partikel tambahan yang tidak sesuai dengan tujuh kategori plastik. Belum jelas apakah partikel kecil ini merupakan nanoplastik atau zat lain (www.nih.gov)

Gambar 2 Nanoplastik dalam air mineral (https://www.facebook.com/reel/1598131567611486)

Harapan Bumi

Pada tanggal 22 April 2024, bertepatan dengan Hari Bumi sedunia, EARTHDAY.ORG memperbarui komitmennya untuk mengakhiri penggunaan plastik secara luas, dengan target pengurangan produksi sebesar 60% pada tahun 2040 untuk menjaga kesehatan manusia dan bumi. 

Harapannya muncul koalisi yang terdiri dari pelajar, orang tua, dunia usaha, pemerintah, dan LSM bersatu dalam mengadvokasi dunia yang bebas dari dampak berbahaya plastik. Upaya kolektif ini tidak hanya berupaya mengurangi produksi plastik namun juga membayangkan masa depan dimana generasi mendatang dapat berkembang tanpa beban polusi plastik.

Referensi

https://www.nature.com/articles/s41467-024-46127-9

https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0048969723008094

https://forestnation.com/blog/when-is-earth-day

Penulis: Amien Widodo

33 thoughts on “Hari Bumi 22 April 2024 “Akhiri Limbah Plastik Demi Keberlanjutan Bumi”

  • April 25, 2024 pada 05:54
    Permalink

    Ngeri juga membaca dampak minuman d dalam botol plastik. Tapi era sekarang untuk menghindari galon dan botol plastik sangat sulit karena orang memilih lebih praktis beli air galonan.
    Apakah lebih baik air isi ulang di masak sendiri daripada beli dari galon atau botol plastik?

    Hai sobat hijau ????

    Salam Bumi Tetap Lestari ????

    Nama : Aulia Rahmania Ali
    Sekolah : SD kyai Ibrahim Surabaya
    No peserta : 1236
    Judul proyek : Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Sabun

    ____________________________________

    #tunashijauid
    #pangeranputrilh2024sd
    #pangeranputrilh2024smp
    #pangputlh2024
    #pangputlh2024_1236 #sdkkyaiibrahimsurabaya_AuliaRahmaniaAli
    #seleksi1pangputlh2024
    _______________________________________

    Balas
  • April 25, 2024 pada 20:18
    Permalink

    “Tumbuhkan kesadaran, lindungi Bumi kita.”
    Hai sobat hijau‼️♻️
    perkenalkan nama saya Bintang Putra Rachmanianto dari SMPN 8 SURABAYA salah’ satu peserta pangeran lingkungan hidup dengan nomor urut peserta 609 saya ingin memperkenalkan proyek pangput saya yaitu pecanglur “penggunaan cangkang telur untuk pelestarian alam” dengan judul proyek ini saya mengelola sampah cangkang telur yang terbuang sia” menjadi produk yang manfaatnya banyak lohh!! Bisa juga di sebut Egg Shell all in 1 yukk!!! Ikuti keseruan aksi aku pantengin terus ya aksi” nyata aku dalam menjalankan proyek ini di ig aku yaitu @bintangputra_lh2024 jangan lupa dukung aku ya sobat hijau yuk kita berpartisipasi dalam menjaga lingkungan kita‼️♻️

    Balas
    • April 26, 2024 pada 08:56
      Permalink

      Secara keseluruhan, artikel ini memberikan informasi yang jelas tentang peringatan Hari Bumi 2024 dengan fokus pada isu pengurangan limbah plastik. Artikel ini mengajak masyarakat untuk terlibat dalam upaya menjaga keberlanjutan bumi melalui aksi-aksi nyata dalam mengelola limbah plastik.

      Balas
      • April 30, 2024 pada 19:52
        Permalink

        Nama : Kezia Jovina Natasha
        Asal Sekolah : SMPN 40 Surabaya
        No. Peserta : 920
        Saat ini Proyek yang saya kembangkan yaitu Budidaya bunga telang. Mengapa saya mengambil proyek tersebut? Karena si bunga telang ini memiliki manfaat yang banyak.

        Artikel ini bermanfaat bagi kita, yuk mulai sekarang kurangin penggunaan plastik yaa

        Balas
  • April 26, 2024 pada 08:13
    Permalink

    bagus dan keren semua, sukses terus yaaa

    Nama = Nihan Laras Tri Mentari
    No.Peserta = 1.214
    Sekolah = SMP Negeri 12
    Kategori = Putri Lingkungan SMP
    Nama proyek = Cocopeat sebagai media tanam

    Dalam proyek saya ini, saya bertujuan untuk mengurangi limbah sampah sabut kelapa dan saya jadikan sebagai media tanam organik, cocopeat juga bisa menjadi pengganti pupuk dan cocok untuk pemula yang mau belajar menanam

    Salam bumi pasti lestari

    Balas
  • April 26, 2024 pada 08:25
    Permalink

    Perubahan iklim menyebabkan peningkatan suhu global dan kelembaban udara yang berdampak pada karakteristik plastik, limbah, pembentukan mikroplastik, dan pelepasan zat berbahaya. Suhu rata-rata global telah meningkat sekitar 1°C di atas suhu pra-industri, disebabkan oleh emisi gas rumah kaca. Gelombang panas ekstrem terjadi di berbagai wilayah, dengan suhu melebihi 10°C di atas tingkat normal.

    Nama = Kiane Nadezda Waludri
    No.Peserta = 658
    Sekolah = SMP Negeri 12
    Kategori = Putri Lingkungan SMP
    Nama proyek = ReNew Paper : Solusi Kertas Berkelanjutan
    Dalam proyek saya ini, saya bertujuan untuk menghasilkan kertas daur ulang yang kreatif dengan mengeksplorasi penggunaan daun dan bunga sebagai bahan eksperimen saya.

    Salam bumi pasti lestari

    Balas
    • April 26, 2024 pada 08:28
      Permalink

      Nama: Mutiara Afriliya Malik
      Sekolah: SMPN 12 SURABAYA
      No peserta: 660
      Judul proyek: Mengolah kulit bawang menjadi pestisida alami

      Wahh ngeri ya baca nya, mulai sekarang yuk kita mengurangi penggunaan plastik ya y’all:((

      Balas
  • April 26, 2024 pada 08:41
    Permalink

    Bagus dan menginspirasi semua orang tentunya!

    Nama: Naura Assyifa Larasati
    No.Peserta: 662
    Sekolah: SMPN 12 Surabaya
    Kategori: Putri Lingkungan SMP
    Nama Proyek: Pengharum Ruangan Alami dari Kulit Jeruk

    Dalam Proyek yang saya ini, Saya bertujuan untuk mengurangi limbah Kulit Jeruk, semoga dengan cara yang saya lakukan bisa menginspirasi dan juga bermanfaat bagi semuanya ♻️

    Balas
  • April 26, 2024 pada 08:43
    Permalink

    Nama:Ahmad Arkaan Taamir
    Sekolah:SMPN 12 SBY
    No Peserta:393
    Proyek:Kreasi Ecobrick

    Artikelnya sangat memotivasi dan menginspirasi

    Balas
  • April 26, 2024 pada 08:45
    Permalink

    Nama:Ahmad Arkaan Taamir
    Sekolah:SMPN 12 SBY
    No Peserta:393
    Proyek:Kreasi Ecobrick

    Dalam proyek ini, saya bertujuan untuk mengurangi limbah plastik untuk dijadikan sebagai ecobrick

    Balas
    • April 27, 2024 pada 22:35
      Permalink

      Haii semuanyaa, bagaimana kabar kalian?? Oh ya, omong-omong artikel diatas cukup memberi kita pemahaman ya tentang limbah plastik itu? Mungkin beberapa orang sudah mendengar bahwa limbah plastik itu butuh waktu yang lama kan buat terurai. Atau juga dari kalian pernah lihat di Medsos kalau ada hewan yang terkena sampah plastik di area habitatnya, duhh kasihan yaa. Nah, bagaimana kalau mulai sejak dini kita mulai mengurangi penggunaan plastik? Itu juga berdampak bagi masa depan ternyata… Yuk ubah kebiasaan menjadi lebih baik dimulai dari diri sendiri lalu mereka, Mohon maaf dan terimakasih semuaa..

      Nama: Pandansari Wangi Rizky Nuzula
      Nomor peserta: 804
      Proyek: Destilasi Minyak Sereh sebagai Obat Pengusir Nyamuk

      Balas
  • April 26, 2024 pada 08:54
    Permalink

    Nama: Farel Athif Purnomo
    Nomor peserta: 397
    Asal sekolah: SMPN 12 SURABAYA
    Proyek: Olah sampah menjadi berkah

    Videonya sangat menginspirasi.

    Balas
  • April 26, 2024 pada 09:49
    Permalink

    Ngeri juga dampak buruk plastik yang di sebebkan oleh manusia
    Hallo sobat hijau
    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu

    Nama : Aurelia Putri Septiani
    Asal sekolah : Smpn 12 Surabaya
    No urut peserta : 650
    Judul proyek : pemanfaatan limbah ampas teh

    Disini saya akan menjelaskan tentang proyek saya,limbah ampas teh yang saya kumpulkan nantinya akan digunakan sebagai poc atau pupuk organik cair
    Mengapa saya memilih menggunakan ampas teh ? Karena ampas teh memiliki oksigen yang banyak bagi tanaman

    Terimakasih
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu

    Balas
  • April 27, 2024 pada 10:43
    Permalink

    Nama : Syamsa Arundina
    Sekolah : SDN Gayungan 1/422
    No. Peserta : 064
    Judul Proyek : Budidaya Bawang Dayak

    Wah, informasinya sangat bermanfaat dan menginspirasi. Karena dapat mendorong kita untuk mengurangi penggunaan plastik.

    Balas
  • April 27, 2024 pada 23:18
    Permalink

    Selamat Memperingati Hari Bumi Nasional 2024 semuanya, tetap menjaga dan melestarikan alam baik flora maupun fauna yaa agar tidak punah dan tetap dibudidayakan✨️

    Haii Sobat Hijau!!
    Saya Ibrahim Ilham Fadil
    Dari SMP NEGERI 56 SURABAYA
    Dengan Judul Proyek : BELUT (Budidaya Beluntas)✨
    Nomor Peserta : 565


    Tanaman Beluntas Merupakan sejenis tanaman Ekosistem Mangrove dan termasuk dalam Tanaman Herba Family atau TOGA, hal ini pastinya Tanaman Beluntas memiliki banyak sekali manfaat yang terdapat pada tanaman ini. Tetapi hampir di setiap wilayah tidak dijumpainya tanaman beluntas ini, padahal tanaman ini memiliki banyak sekali manfaatnya. Maka dari itu saya ingin membudidayakan dan mengenalkan kepada masyarakat agar tahu mengenai Tanaman Beluntas✨

    Balas
  • April 28, 2024 pada 08:59
    Permalink

    Selamat Hari Bumi.
    Sebagai Masyarakat Pribumi, kita harus berkomitmen untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.
    Apabila kita menjaga alam, insyaallah alam akan menjaga kita. Menerapkan gaya hidup zero waste, dan pembudidayaan tanaman akan mampu menjaga kelestarian bumi kita.
    Salam Bumi
    Salam Lestari

    Revalina Fernanda
    Calon Putri Lingkungan Hidup Tahun 2024.
    Proyek Lingkungan Hidup yang saya kembangkan adalah Intensifikasi Bunga Telang. Melalui Pembudidayaan Bunga Telang yang intensif, diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi Kota Surabaya dan sekitarnya.

    Balas
  • April 28, 2024 pada 20:27
    Permalink

    Hari Bumi adalah acara tahunan yang dirayakan di seluruh dunia pada 22 April untuk menunjukkan dukungan bagi perlindungan lingkungan.Hari Bumi dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat agar sadar terhadap lingkungan.dan semakin mencintai tempat tinggalnya.dengan melakukan hal2 yang berdampak positif terhadap bumi seperti mencintai lingkungan.
    Aku Cecilia Farah Calysta siswi dari Smpn43 Surabaya dengan proyek minyak jelantah no peserta 980.
    Minyak jelantah juga sangat berpengaruh untuk lingkungan

    Balas
  • April 28, 2024 pada 21:33
    Permalink

    Ngeri juga ya sampah negatif dari sampah plastik,jujur sampah plastik ini memang untuk susah untuk dikurangi,karena sampah plastik lebih praktis dan enak juga kalo digunakan tidak ribet..tapi kita cinta lingkungan,jadi sebaiknya kita mengurangi sampah plastik ini
    “Mencintai lingkungan,bukan hanya ucapan sajaa..namun juga aksi”

    Perkenalkan nama saya NIKEN WULAN RAMADHANI
    sekolah: SMPN 24 Surabaya
    Nomor peserta 780
    Dengan judul proyek MPnzym waste
    Kini proyek saya sudah mencapai 50 kg lebih dari sampah organik
    Salam bumi pasti lestari

    Terimakasih 🙂

    Balas
  • April 29, 2024 pada 07:49
    Permalink

    Pemakaian plastik memang sudah menjadi kebiasaan masyarakat kita sejak dulu, dan limbah plastik selalu menjadi PR kita semua. Jadi mari kita mulai membiasakan mengurangi pemakaian plastik di kehidupan kita sehari-hari. Ini juga termasuk Proyek saya, saya mengumpulkan Limbah Plastik untuk saya reuse menjadi pot tanaman. Bismillah semoga langkah kecil saya bisa membawa dampak positif bagi lingkungan.
    Semangat Zero Waste
    Salam Bumi Pasti Lestari
    Jangan lupa follow instagram saya ya: @ rafandraazkap

    Nama: Rafandra Azka Pradipta
    Sekolah: SD Kyai Ibrahim Surabaya
    No Peserta: 003
    Judul Proyek: Pemanfaatan Limbah Plastik untuk Budidaya Bayam Brazil sebagai upaya mendukung Program Ketahanan Pangan

    Tujuan proyek saya, untuk mengurangi limbah plastik di lingkungan, juga membudidayakan Bayam Brazil supaya masyarakat bisa mandiri mempunyai tanaman sayur yang selalu ada di rumahnya sebagai wujud program Ketahanan Pangan.

    Balas
  • April 29, 2024 pada 14:39
    Permalink

    Selamat hari bumi! Semoga semakin banyak orang yang peduli dan menjaga bumi kita ini.

    Nama : Naila Putri Divia
    Sekolah : SMP Negeri 16 Surabaya
    No. Peserta : 706
    Nama proyek : Leafy Elixir
    Leafy elixir adalah sebuah proyek pemanfaatan dan riset pada tanaman Centella Asiatica. Centella Asiatica ini akan di manfaatkan menjadi crystal jelly yang memiliki beragam khasiat, selain itu dalam proyek ini akan di lakukan riset mengenai ke efektivan Centella Asiatica untuk di jadikan masker wajah dan toner. Proyek ini juga akan menerbitkan buku mengenai Centella Asiatica yang dimana buku tersebut akan ditaruh di beberapa perpustakaan umum agar semakin banyak orang yang memiliki pengetahuan tentang Centella Asiatica.

    Balas
  • April 30, 2024 pada 12:32
    Permalink

    Mikroplastik dapat berpotensi merusak organ internal manusia dan memiliki dampak jangka panjang yang belum sepenuhnya dipahami. Plastik sekali pakai sering kali mengandung bahan kimia berbahaya seperti bisphenol A (BPA) dan ftalat.
    Semangat untuk peduli dan menjaga bumi kita.

    Nama : Aqilah Izzatunnisa Pratrista
    Sekolah : SDN Sambikerep II
    Judul proyek : pembudidayaan bunga telang
    No peserta : 486

    Yuuk intip proyek ku di ig @aqilahizzatunnisapratrista
    Bunga telang si cantik yang kaya manfaat.

    Balas
  • April 30, 2024 pada 17:49
    Permalink

    Selamat Hari Bumi, yang diperingati pada tanggal 22 April 2024.
    mari sobat hijau dan teman-teman semuanya kita mengurangi penggunaan plastik untuk menjaga kesehatan manusia dan bumi.

    Nama : Hafizzah Aprilia Putri Adjiva
    Sekolah : SMP Negeri 38 Surabaya
    Nomer Peserta : 892
    Judul Proyek : Pemanfaatan Komposter Sebagai Alternatif Mengurangi Sampah Organik.
    ☆ Saya memilih judul proyek ini karena kurangnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar dan kurangnya kepedulian masyarakat dalam mengolah sampah organik yang di hasilkan sendiri.

    Balas
  • April 30, 2024 pada 21:20
    Permalink

    Artikel ini memberikan informasi mengenai peringatan Hari Bumi 2024 dengan fokus kepada isu pengurangan limbah plastik dn mengajak masyarakat untuk menjaga bumi dengan mengikuti aksi-aksi nyata dalam mengelola limbah plastik.

    Nama : Verlita Gladys Samantha
    Sekolah : SMP Negeri 38 Surabaya
    Nomer Peserta : 894
    Judul Proyek : OSAMA METAK (Olah Sampah Organik Rumah Tangga Metode Takakura)
    ∆ Saya memilih judul proyek ini karena saya tahu banyak sampah organik atau sampah basah di dapur yang terbuang sia-sia, padahal bisa kita olah sendiri dirumah. Saya mengolahnya dengan menggunakan metode Keranjang Takakura dan menjadikan sampah organik sebagai pupuk kompos bagi pertumbuhan tanaman yang ada di lingkungan sekitar.

    Balas
  • April 30, 2024 pada 21:26
    Permalink

    Artikel ini memberikan informasi mengenai peringatan Hari Bumi 2024 dengan fokus kepada isu pengurangan limbah plastik dn mengajak masyarakat untuk menjaga bumi dengan mengikuti aksi-aksi nyata dalam mengelola limbah plastik.

    Nama : Verlita Gladys Samantha
    Sekolah : SMP Negeri 38 Surabaya
    Nomer Peserta : 894
    Judul Proyek : OSAMA METAK (Olah Sampah Organik Rumah Tangga Metode Takakura)
    ∆ Saya memilih judul proyek ini karena saya tahu banyak sampah organik atau sampah basah di dapur yang terbuang sia-sia, padahal bisa kita olah sendiri dirumah. Saya mengolahnya dengan menggunakan metode Keranjang Takakura dan menjadikan sampah organik sebagai pupuk kompos bagi pertumbuhan tanaman yang ada di lingkungan sekitar.

    Balas
  • April 30, 2024 pada 21:39
    Permalink

    Artikel ini memberikan informasi yang jelas, mengenai peringatan Hari Bumi 2024 dengan fokus kepada isu pengurangan limbah plastik dn mengajak masyarakat untuk menjaga bumi dengan mengikuti aksi-aksi nyata dalam mengelola limbah plastik.

    Nama : Verlita Gladys Samantha
    Sekolah : SMP Negeri 38 Surabaya
    Nomer Peserta : 894
    Judul Proyek : OSAMA METAK (Olah Sampah Organik Rumah Tangga Metode Takakura)
    ∆ Saya memilih judul proyek ini karena saya tahu banyak sampah organik atau sampah basah di dapur yang terbuang sia-sia, padahal bisa kita olah sendiri dirumah. Saya mengolahnya dengan menggunakan metode Keranjang Takakura dan menjadikan sampah organik sebagai pupuk kompos bagi pertumbuhan tanaman yang ada di lingkungan sekitar.

    Balas
  • Mei 1, 2024 pada 08:52
    Permalink

    Baguss, artikel nya sangat jelass

    Nama: Raisha Almira Naazneen
    Sekolah: SDN Gayungan 1 /422 Surabaya
    No. Peserta: 062
    Judul proyek yang dikembangkan: Cara Cerdas Mengolah Sampah Organik Menjadi Eco Enzyme
    Penjelasan singkat tentang proyek yaitu bahwa proyek eco enzyme merupakan solusi pengolahan sampah yang ramah lingkungan dan hemat biaya dan berdampak baik pada lingkungan

    Balas
    • Mei 1, 2024 pada 20:04
      Permalink

      wahh bagus sekalii kerennn
      Nama: Greicsia Fitriandini
      Sekolah: SMP AL-ISLAH SURABAYA
      No. Peserta:580
      Judul proyek yg dikembangkan: Budidaya tanaman cabai
      semogaa tunas hijau makin sukses dan banyak remaja² dan orng² yg sadar akan alam yg perlu di jaga

      Balas
  • Mei 1, 2024 pada 11:34
    Permalink

    Nama: Muhammad Naufal Al Akbar
    Sekolah: SMP AL ISLAH
    No. Peserta:347
    Judul proyek: budidaya maggot

    Wah Bumi kita kita sudah tercemari mari kita bumi kita Dengan mengurangi sampah plastik…

    Balas
  • Mei 1, 2024 pada 20:10
    Permalink

    Nama : Princess Zelda Ilmiah
    No perserta : 110
    Sekolah : SDN Kaliasin 1 Surabaya
    Judul Proyek : Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah

    Artikel ini sangat bermanfaat banget.

    Balas
  • Mei 12, 2024 pada 13:49
    Permalink

    Plastik saja sudah bahaya menggunung mencemari bumi, apalagi mikroplastik, lebih bahaya lagi, mari bersama jaga lingkungan!

    Intip juga proyek #maggotbyDW si pengurai sampah organik yang selain bisa digunakan untuk pakan ternak, maggot, telur dan juga kasgotnya sangat bermanfaat dan bernilai ekonomis tinggi.

    Dewangga
    IG @dewangga.prestian
    No. urut : 001
    SD Al Hikmah Surabaya
    Proyek #maggotbyDW
    Si Pengurai Sampah Organik

    Balas
  • Mei 20, 2024 pada 10:44
    Permalink

    Kita harus bisa menjaga bumi ini, dengan cara membuang sampah pada tempat nya dan mendaur ulang sampah.

    Nama lengkap :Melati Sekar Arum Berliana Damayanti
    Nomor peserta :454
    Asal sekolah :SDN PLOSO 3 SBY
    Judul proyek : Beling Sigar (Bersih lingkungan dengan sirih gading udara jadi segar )

    Balas
  • Mei 20, 2024 pada 11:09
    Permalink

    mari bersama menjaga lingkungan tempat kita tinggal

    nama: ailsa nabila shalihah
    sekolah: smp negeri 12 surabaya
    nomor urut: 648
    proyek saya adalah pemanfaatan limbah cangkang telur menjadi pupuk organik yang kaya kalsium, mudah diolah dan tentunya sangat bermanfaat untuk tanaman anda. salam bumi pasti lestari!

    Balas
  • Mei 20, 2024 pada 15:24
    Permalink

    Halo semuaa!!
    Di artikel ini sangat bermanfaat dan menambah wawasan untuk kita agar selalu menjaga lingkungan sekitar tempat tinggal kita.
    Nama: Khalisha Putri
    Sekolah: SMPN 12 Surabaya
    Nomor urut: 654
    Proyek saya yaitu pembudidayaan Bunga Telang,yang dapat bermanfaat menghijaukan lingkungan sekitar tempat tinggal saya,dan juga sangat bermanfaat bagi tubuh kita jika mengonsumsi nya dengan rutin dan tidak berlebihan.
    Salam bumi pasti lestari!!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *