Galodo/Banjir Bandang/Banjir Lahar Hujan Sumatera Barat

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban meninggal dunia akibat galodo/ banjir bandang di sejumlah wilayah Sumatera Barat (Sumbar) menjadi 41 orang. Material banjir bandang berasal dari Gunung Marapi yang aktif 2 tahun ini.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan puluhan korban itu tersebar di sejumlah daerah yakni 19 orang di Kabupaten Agam, 15 orang di Kabupaten Tanah Datar dan 7 orang di Kota Padang Panjang. 19 Agam, 15 Tanah Datar dan 7 Padang Panjang. Mestinya ini menjadi keprihatinan semua orang. Muncul pertanyaan kenapa galodo ini terjadi? Dan kenapa berulang?.

Banjir bandang adalah banjir yang datang secara tiba-tiba dengan debit air besar yang disebabkan oleh terbendungnya aliran sungai pada alur sungai (UU Nomor 24 Tahun 2007). Banjir bandang terjadi beberapa waktu setelah hujan lebat (dalam kisaran waktu beberapa menit sampai beberapa jam) yang terjadi dalam waktu singkat di sebagian DAS atau alur sungai yang sempit di bagian hulu. Banjir bandang atau galodo nama lokal di Sumatera Barat.

Gunung Marapi mengalami erupsi sudah berulang kali dan tercatat 1830, 1979, 2011, 2014, 2023 dan 2024. Sejak awal 2023 G. Marapi menjukkan keaktifannya, bahkan Sepanjang 2024 Gunung Marapi tercatat sudah meletus sebanyak 170 kali.

Hingga hari ini Senin pagi, 29 April 2024, pukul 06.00 WIB, Gunung Marapi masih berstatus Siaga (Level III). Artinya banyak material lepas hasil letusan yang menumpuk di sekitar puncak-lereng bagian atas dan sewaktu waktu bisa turun sebagai banjir lahar hujan. Sehubungan dengan aktivitas Gunung Marapi sudah mengeluarkan peta kawasan rawan bahaya (KRB) termasuk sungai sungai yang berhulu di G. Marapi rawan terkena banjir lahar hujan (KRB I).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan intensitas hujan yang sangat deras dan berdurasi panjang menjadi pemicu utama banjir bandang bercampur lahar gunung yang melanda tiga kabupaten/kota di Sumatera Barat.

Tim Meteorologi BMKG menerbitkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang bisa memicu bencana hidro-meteorologi seperti banjir, longsor dan seterusnya di Sumatera Barat. Tercatat pada hari Sabtu, 11 Mei 2024 hujan turun berlangsung mulai dari sore hingga malam di atas 150/200 mm. Dampaknya banjir bandang diikuti oleh lahar melanda Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Kota Padang Panjang.

Disarankan tidak bermukim di kawasan KRB I yaitu di sungai dan bantaran di sekitarnya. Mengingat gunung api aktif akan selalu mengeluarkan batu batu, pasir, abu dan bersama lava. Artinya kalau ada pemicu hujan, material tersebut akan menjadi galado membawa material (debris).

Banjir bandang pertama akan menyebabkan sungai tertutup endapan vulkanik tersebut dan saat banjir ke 2 dan seterusnya akan meluap menerjang permukiman di bantaran sungai. Sangat tidak direkomendasikan bermukim di kawasan KRB I.

Sangat disarankan bagi pemerintah yang mengembangkan wisata di kawasan KRB I untuk membuat sistem peringatan dini yang dipasang di bagian hulu dan tengah. Harapannya bagi masyarakat yang berkegiatan wusata di hulu bisa terinformasikan lebih awal tahu dan segera mengungsi menyelamatkan diri.

Penulis: Amien Widodo

30 thoughts on “Galodo/Banjir Bandang/Banjir Lahar Hujan Sumatera Barat

  • Mei 14, 2024 pada 06:41
    Permalink

    selamat pagi…salam bumi lestari terima kasih sahabat hijau informasi tentang artikelnya, dengan ini saya bisa tau apa itu banjir bandang dan faktor apa yang mempengaruhi terjadinya banjir bandang, sangat setuju sekali jika dibagian hulu dan tengah dipasang sistem peringatan dini agar masyarakat bisa berhati² jika akan terjadi banjir bandang.

    Nama : ABDIE PUTRA DARMAWAN
    Sekolah : SDN SAMBIKEREP 2
    No urut : 277
    Proyek : pemanfaatan sampah organik menjadi kompos

    Balas
    • Mei 14, 2024 pada 11:57
      Permalink

      Terimakasih atas infonya sahabat hijau

      Nama= rafael dianika angga putra
      Peserta= pangeran SD
      NO.peserta= 085
      Asal sekolah= sdn kandangan 1 surabaya
      Proyek = POC dari serabut kelapa (untuk penggembangan proyek saya juga membudidayakan tanaman lidah buaya)

      Innalilahi wainnailahi rojiun semoga keluarga korban banjir bandang galado sumantra barat di beri kesabaran.
      Dengan adanya musibah seperti ini ,saya sngat setuju jika di bagian hulu tengah dikasih peringatan dini / alarm peringatan ,supaya warga lebih mengetauhui sejak awal dan bsa menyelamatkan diri dari adanya bnjir susulan.

      Tetap berhati-hati untuk banjir susulan,semoga warga sumatra barat diberi perlindungan ALLAH SWT. Salam sehat dan selalu berhati2 .. jaga lingkungan kita INGAT! JANGAN menebang pohon hutan sembarangan, dan jgn buang sampah sembarang .untuk menguranggi resiko bnjir. ????

      Balas
  • Mei 14, 2024 pada 06:42
    Permalink

    terima kasih sahabat hijau informasi artikelnya,dengan ini saya bisa tau apa itu banjir bandang dan faktor apa yang mempengaruhi terjadinya banjir bandang, sangat setuju sekali jika dibagian hulu dan tengah dipasang sistem peringatan dini agar masyarakat bisa berhati² jika akan terjadi banjir bandang.

    Nama : ABDIE PUTRA DARMAWAN
    Sekolah : SDN SAMBIKEREP 2
    No urut : 277
    Proyek : pemanfaatan sampah organik menjadi kompos

    Balas
    • Mei 21, 2024 pada 20:11
      Permalink

      Hai hai sobat hijau
      Saya akan mempromosikan proyek saya yg berjudul kodaring kompos daun kering
      Kompos tersebut memiliki banyak manfaat bagi lingkungan sekitar

      Nama Mella Kurnia Wati
      No urut 1090
      Asal sekolah SMPN 56 SURABAYA

      Balas
      • Mei 21, 2024 pada 20:12
        Permalink

        Permisi
        Saya akan mempromosikan proyek saya yg berjudul kodaring kompos daun kering
        Kompos tersebut memiliki banyak manfaat bagi lingkungan sekitar

        Nama Mella Kurnia Wati
        No urut 1090
        Asal sekolah SMPN 56 SURABAYA

        Balas
  • Mei 14, 2024 pada 06:48
    Permalink

    Astungkara,…
    Semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan terhindar dari bencana alam, semoga daerah yang terdampak banjir bandang dapat terlindungi dan tidak ada korban,
    banjir bandang tidak dapat dihindari, baiknya kita tidak tinggal di bantaran sungai,
    Ayo kita selalu tanggap bencana….

    Nama : Ni Luh Gede Reva Dealove Valentcia Atmaja
    Sekolah: SMPN 35 Surabaya
    Judul Proyek : Budidaya Rosella
    No Peserta : 888

    Balas
    • Mei 17, 2024 pada 22:09
      Permalink

      Terima kasih tunas hijau atas artikelnya sehingga menambah wawasan buat kita dampak dari banjir bandang emang sangat mengerikan sebab banjir bandang bisa dikarenakan cuaca yang eksterim jangan menebangi pohon pohon di hutan dan jangan membuang sampah di sungai
      Nama :Rizqi Fawaz Alfarizi
      No peserta:133
      Sekolah:SDN Lidah Kulon 1 Surabaya
      Judul proyek:Budidaya Aloe Vera Untuk Masker Wajah

      Balas
  • Mei 14, 2024 pada 08:23
    Permalink

    Innalillahi wa inna ilaihi rojiun…
    Semoga semua warga disana senantiasa dalam lindungan Allah subhanahu wa ta’ala dan semoga keadaan segera pulih…
    Aamiin Allahumma Aamiin ????

    Balas
    • Mei 14, 2024 pada 11:12
      Permalink

      Semoga kita selalu dilindungi dari segala musibah dan bencana. Aamiin

      Balas
      • Mei 17, 2024 pada 22:13
        Permalink

        Terima kasih tunas hijau atas artikelnya sehingga menambah wawasan buat kita dampak dari banjir bandang emang sangat mengerikan sebab banjir bandang bisa dikarenakan cuaca yang eksterim jangan menebangi pohon pohon di hutan dan jangan membuang sampah di sungai
        Nama :Rizqi Fawaz Alfarizi
        No peserta:133
        Sekolah:SDN Lidah Kulon 1 Surabaya
        Judul proyek:Budidaya Aloe Vera Untuk Masker Wajah

        Balas
  • Mei 15, 2024 pada 16:27
    Permalink

    Innalillahi wa inna ilahi raji’un, semoga diberi ketabahan untuk korban banjir bandang Sumatera Barat.
    Saya sangat setuju jika pemerintah membuat sistem peringatan dini yang dipasang di bagian hulu dan tengah di kawasan KRB I, agar masyarakat mendapat informasi lebih awal terhadap bencana, sehingga bisa segera mengungsi ke tempat lain yang lebih aman.

    Nama : Naura Novani
    Sekolah : SMP Negeri 5 Surabaya
    No.Peserta : 1032
    Judul Proyek : Budidaya Jamur
    Saya melakukan budidaya jamur karena banyak manfaat dari jamur, diantaranya dapat meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh.

    Balas
    • Mei 20, 2024 pada 08:58
      Permalink

      Saya turut berduka cita atas terjadinya banjir ini, tetap waspasa ya teman teman!
      Nama : Naila Putri Divia
      Sekolah : SMP Negeri 16 Surabaya
      No. Peserta : 706
      Nama proyek : Leafy Elixir
      Leafy elixir adalah sebuah proyek pemanfaatan dan riset pada tanaman Centella Asiatica. Centella Asiatica ini akan di manfaatkan menjadi crystal jelly yang memiliki beragam khasiat, selain itu dalam proyek ini akan di lakukan riset mengenai ke efektivan Centella Asiatica untuk di jadikan masker wajah dan toner.

      Balas
  • Mei 16, 2024 pada 18:57
    Permalink

    Falisha Misha alkhansa
    SDN Rangkah VI Surabaya
    No peserta 1208
    Judul proyek : bridaring (briket daun kering)

    Innalilahi wa innailaihi rojiun… Semoga selalu di beri perlindungan. Dan tidak terjadi bencana susulan. Pemerintah lebih cepat memberikan peringatan adannya gempa, banjir bandang atau gunung meletus. Agar tidak terjadi korban.

    Balas
  • Mei 17, 2024 pada 19:32
    Permalink

    Turut berduka untuk korban banjir bandang Sumatra barat semoga selalu diberikan kesabaran.
    Yuk teman2 tanam pohon sebanyak banyaknya dan jangan buang sampah sembarangan agar tidak menyebabkan banjir
    Aku Cecilia Farah Calysta siswi dari Smpn43 Surabaya dengan proyek Pjka peduli jelantah kita bisa dengan no peserta 980

    Balas
  • Mei 17, 2024 pada 21:51
    Permalink

    Tetap waspada terhadap segala sesuatu dimanapun teman-teman berada.
    Nama : Areta Alfu Qomaroo Ulumuddin
    Sekolah : SDN Jemurwonosari I/417 Surabaya
    Nomer peserta : 100
    Budidaya Bunga Telang dobel manfaatnya, satu lingkungan menjadi hijau asri . Dua manfaat kesehatan karena kandungan flavonoid yang bersifat antioksidan.

    Balas
  • Mei 17, 2024 pada 21:52
    Permalink

    NAMA:Lubna Baiti
    SEKOLAH:SMPN 42 surabaya
    NO URUT:966
    PROYEK:kerajinan silindris dari botol asyik bekas

    Saya turut berduka cita atas terjadi nya banjir bandang ini , semoga semuanya selamat dan dalam lindungan tuhannya. Dari sini saya dapat belajar tentang awalmula banjir bandang serta penyebabnya. Semoga ilmu ini terus bermanfaat untuk kedepannya.

    Balas
  • Mei 17, 2024 pada 22:13
    Permalink

    Terima kasih tunas hijau atas artikelnya sehingga menambah wawasan buat kita dampak dari banjir bandang emang sangat mengerikan sebab banjir bandang bisa dikarenakan cuaca yang eksterim jangan menebangi pohon pohon di hutan dan jangan membuang sampah di sungai
    Nama :Rizqi Fawaz Alfarizi
    No peserta:133
    Sekolah:SDN Lidah Kulon 1 Surabaya
    Judul proyek:Budidaya Aloe Vera Untuk Masker Wajah

    Balas
  • Mei 18, 2024 pada 10:58
    Permalink

    Semoga daerah di Sumatera Barat yang dilanda banjir bandang segera pulih dan bisa beraktivitas seperti semula. Tetap waspada dan hati-hati. Semoga Allah SWT melindungi kita semua.

    Nama: Abdullah Fattah Ghazali
    Asal sekolah: SDN Pacarkeling V
    No peserta: 207
    Judul proyek: Budidaya Cabe (BUCA)

    Balas
  • Mei 19, 2024 pada 06:49
    Permalink

    halo sobat hijau semua perkenalkan nama saya Zahra Zahiyah Pasah dengan nomor peserta 1098 dari smp negeri 57 Surabaya.
    proyek yang akan saya angkat pada pangput lh 2024 ini adalah:
    obat nyamuk elektrik ramah lingkungan dengan memanfaatkan ekstrak lidah buaya

    Balas
  • Mei 19, 2024 pada 09:58
    Permalink

    Innalilahi wainnailahi rojiun semoga keluarga korban banjir bandang galado sumantra barat di beri kesabaran.

    Nama Lengkap: Nysrina Aqella
    Nomor Peserta: 764
    Asal Sekolah: SMPN 23 Surabaya
    Judul Proyek: Handycrafts Kain Perca

    Balas
  • Mei 20, 2024 pada 08:25
    Permalink

    Innalilahi wainnailaihi rojiun semoga keluarga korban banjir bandang galado sumatra barat di beri kesabaran.
    Dengan adanya musibah seperti ini ,saya sangat setuju jika di bagian hulu tengah dikasih peringatan dini / alarm peringatan ,supaya warga lebih mengetahui sejak awal dan bisa menyelamatkan diri dari adanya banjir susulan.

    Tetap berhati-hati untuk banjir susulan,semoga warga sumatra barat diberi perlindungan ALLAH SWT. Salam sehat dan selalu berhati2 .. jaga lingkungan kita INGAT! JANGAN menebang pohon hutan sembarangan, dan jgn buang sampah sembarang untuk mengurangi resiko banjir. ????

    Nama lengkap :Melati Sekar Arum Berliana Damayanti
    Nomor peserta :454
    Asal sekolah :SDN PLOSO 3 SBY
    Judul proyek : Beling Sigar (Bersih lingkungan dengan sirih gading udara jadi segar )

    Balas
  • Mei 20, 2024 pada 10:44
    Permalink

    Turut berduka cita dengan korban banjir galado, semoga korban tenag disana. Semoga kita terhindar dan dilindungi dari bencana alam.

    Nama: Fairuz Zahirah Rizki Putri
    Asal Sekolah: SMP Negeri 12 Surabaya
    No Peserta: 652
    Judul Proyek: Mengolah Limbah Sayur dan Buah untuk POC
    Proyek saya adalah sebuah inovasi untuk mengurangi limbah organik sayur dan buah menjadi pupuk organik cair yang lebih bermanfaat untuk lingkungan sekitar

    Balas
  • Mei 20, 2024 pada 10:46
    Permalink

    Innalillahi wainnalillahi rojiun semoga keluarga dan teman teman kita selalu di lindungi oleh sang maha kuasa
    Hallo sobat hijau
    Perkenal kan nama saya Aurelia Putri Septiani dari Smpn 12 Surabaya nomer urut peserta 650 dan mempunyai judul proyek pemanfaatan limbah ampas teh

    Balas
  • Mei 20, 2024 pada 10:46
    Permalink

    turut berduka cita untuk korban banjir galado, semoga semua korban tenang disana dan semoga kita terlindungi dari segala bencana alam.

    nama: ailsa nabila shalihah
    sekolah: smp negeri 12 surabaya
    nomor urut: 648
    proyek saya adalah pemanfaatan limbah cangkang telur menjadi pupuk organik yang kaya kalsium, mudah diolah dan tentunya sangat bermanfaat untuk tanaman anda. salam bumi pasti lestari!

    Balas
  • Mei 20, 2024 pada 10:49
    Permalink

    Semoga kita selalu diberi perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Esa

    Nama = Kiane Nadezda Waludri
    No.Peserta = 658
    Sekolah = SMP Negeri 12
    Kategori = Putri Lingkungan SMP
    Nama proyek = ReNew Paper : Solusi Kertas Berkelanjutan
    Dalam proyek saya ini, saya bertujuan untuk menghasilkan kertas daur ulang yang kreatif dengan mengeksplorasi penggunaan daun dan bunga sebagai bahan eksperimen saya.

    Salam bumi pasti lestari

    Balas
  • Mei 20, 2024 pada 11:02
    Permalink

    Semoga kita dilindungi dan diberi keselamatan.

    Nama: Naura Assyifa Larasati
    Sekolah: SMPN 12 Surabaya
    No.Peserta: 662
    Nama Proyek: Pengharum Ruangan Alami dari Kulit Jeruk

    Dalam Proyek Saya ini saya bertujuan untuk mengurangi limbah Kulit Jeruk, semoga dengan cara yang saya lakukan bisa bermanfaat dan menginspirasi sekitar.

    Balas
  • Mei 20, 2024 pada 11:20
    Permalink

    Nama peserta: Mutiara Afriliya Malik
    Nomor urut: 660
    Asal sekolah: SMPN 12 Surabaya
    Nama proyek: Mengolah kulit bawang menjadi pestisida alami

    turut berduka cita:(

    Balas
  • Mei 20, 2024 pada 16:30
    Permalink

    Turut berduka cita untuk semua korban, semoga untuk selanjutnya deteksi dini pemberitahuan bencana bisa diterima lebih cepat oleh warga sehingga penyelamatan dini bisa dilakukan, aamiin.

    Intip juga proyekku : maggot BSF si pengurai limbah organik yang bernilai ekonomis.

    Dewangga
    IG @dewangga.prestian
    No.urut 001
    SD Al Hikmah Surabaya
    Proyek #maggotbsfbyDW
    Si Pengurai Sampah Organik

    Balas
  • Mei 21, 2024 pada 07:45
    Permalink

    Haii sobat hijau????????????
    Terimakasih atas informasinya sobat hijau.. turut berdukacita untuk semua korban..

    Perkenalkan nama saya Aura Bening Kamila Passa dari SMPN 8 SURABAYA dengan nomor urut peserta 1188.
    saya memiliki proyek pangput 2024 yaitu “CINTAI BUDIDAYA TANAMAN KELOR” saya memilih proyek ini krn di daerah saya masih jarang sekali kelor terlihat, padahal kelor ini banyak sekali manfaatnya untuk lingkungan maupun dikonsumsi. selain itu saya juga ingin polusi udara yang sedang marak di surabaya terutama di daerah saya ini berkurang, apalagi daerah rumah saya ini termasuk daerah industri. Semoga dengan adanya proyek saya ini saya bisa mencapai harapan² saya dan juga target saya ya sobat..
    jangan lupa follow, share, like dan support keseruan serta perjalanan proyek saya di akun instagram saya yaitu @aurabening.kp terimakasii‼️

    Balas
  • Mei 21, 2024 pada 17:19
    Permalink

    Turut berduka atas musibah banjir bandang. Yuk mulai menanam pohon agar bisa menahan air tanah keluar. Seperti saya yang menanam sirih cina.

    Raisa Azzahra Praminda
    SDN Pacarkeling V/186 Surabaya
    No. Peserta 400
    Budidaya sirih cina

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *