“Update Perubahan Iklim” Webinar Nasional Seri#188 (Sabtu 4/5/2024)

Perubahan Iklim menjadi permasalahan nomor 1 abad ini. Setiap tahun, seluruh pemimpin negara di dunia melakukan perundingan yang membahas upaya-upaya yang harus dilakukan untuk mencegah semakin memburuknya perubahan iklim. United Nations Framework Climate Change Conference (UNFCCC) atau Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Montreal, Canada menjadi tuan rumah pelaksanaan UNFCCC – COP 11 pada tahun 2005. Pada tahun 2007, Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan UNFCCC – COP 13. Sedangkan UNFCCC – COP 28 tahun 2023, Dubai, Uni Emirat Arab menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan dunia membahas perubahan iklim ini. 

Lantas bagaimana hasil signifikan dari perundingan yang digelar setiap tahun itu? Bagaimana juga update komitmen Indonesia dalam pengendalian perubahan iklim dan komitmen negara-negara di dunia?

Sementara itu, seperti kita ketahui bahwa perubahan iklim telah membuat di antaranya curah hujan tinggi dan sporadis, musim kemarau yang berkepanjangan, atau musim hujan berkepanjangan, tentunya juga musim yang semakin tidak menentu waktunya. 

Peningkatan volume air akibat mencairnya es di kutub juga terus tak terkendalikan, juga terjadinya bencana alam angin puting beliung, dan berkurangnya sumber air. Lantas bagaimana dampak perubahan iklim terhadap kehidupan lautan?

Bahwa perubahan iklim disebabkan oleh semakin banyaknya gas rumah kaca di atmosfer bumi sebagai akibat dari penggunaan bahan bakar fosil dan beragam aktivitas manusid di muka bumi. Lantas bagaimana update kondisi atmosfer bumi menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)? Apakah pembakaran hutan bisa langsung merubah kondisi atmosfer pada hari yang sama? 

*

Webinar Nasional Seri#188 akan digelar pada Sabtu, 4 Mei 2024 pukul 12.00 – 15.00 WIB melalui Zoom dan Live Youtube “Tunas Hijau ID”. 

Narasumber webinar ini adalah: 

1. Dr. A. Fachri Radjab, S.Si, M.Si (Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG) 

2. Ir. Laksmi Dhewanthi, M.A (Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim KLHK) 

3. Prof. Dr. Dewi Hidayati, S.Si., M.Si (Kepala Departemen Biologi ITS) 

Moderator webinar ini adalah: 

1. Dimas Abhiyasa Wibowo (Pangeran Lingkungan Hidup 2023 dan Siswa SDN Rungkut Menanggal I Surabaya) 

2. Areya Kesyandria Ali Yasha (Pangeran Lingkungan Hidup 2021 dan Siswa SMA Negeri 5 Surabaya) 

3. Verlita Anggraini Putri (Putri III Lingkungan Hidup 2022 dan Siswi SMP Negeri 19 Surabaya).

Webinar ini digelar menggunakan ZOOM Meeting dan LIVE YOUTUBE TUNAS HIJAU ID. . Pendaftaran gratis melalui : https://bit.ly/update-perubahan-iklim

Peserta ZOOM meeting terbatas. Selebihnya akan mengikuti LIVE di Channel YOUTUBE TUNAS HIJAU ID.

Setiap peserta terdaftar akan mendapatkan e-certificate. Khusus bagi guru dapat menukar 8 piagam webinar TUNAS HIJAU ID dengan 1 piagam khusus 64JP.

Narahubung Nizamudin 0858-5436-6508 (WA)

Penulis: Mochamad Zamroni

10 thoughts on ““Update Perubahan Iklim” Webinar Nasional Seri#188 (Sabtu 4/5/2024)

  • Mei 12, 2024 pada 14:06
    Permalink

    Ikuti terus webinar yang diselenggarakan Tunas Hijau setiap hari Sabtu, tidak perlu khawatir jika ketinggalan karena bisa dilihat ulang melalui channel Youtube Tunas Hijau, jangan lupa like, komen, subcribe dan bunyikan loncengnya supaya tidak tertinggal notifikasi terbarunya.

    Dengan mengurangi sampah yang berakhir di TPA, emisi gas rumah kaca dan pemanasan global juga dapat dikurangi.

    Intip juga proyek #maggotbyDW si pengurai sampah organik yang selain bisa digunakan untuk pakan ternak, maggot, telur dan juga kasgotnya sangat bermanfaat dan bernilai ekonomis tinggi.

    Dewangga
    IG @dewangga.prestian
    No. urut : 001
    SD Al Hikmah Surabaya
    Proyek #maggotbyDW
    Si Pengurai Sampah Organik

    Balas
  • Mei 17, 2024 pada 19:22
    Permalink

    Solusi dasar dari perubahan iklim adalah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca seminimal mungkin.Karena hutan dan lautan memainkan peran yang penting dalam mengatur iklim, meningkatkan kemampuan alami hutan dan lautan untuk menyerap karbon dapat membantu mengurangi efek dari pemanasan global.
    Aku Cecilia Farah Calysta siswi dari Smpn43 Surabaya dengan proyek Pjka peduli jelantah kita bisa no peserta 980

    Balas
  • Mei 19, 2024 pada 10:02
    Permalink

    Ikuti terus webinar yang diselenggarakan Tunas Hijau setiap hari Sabtu, tidak perlu khawatir jika ketinggalan karena bisa dilihat ulang melalui channel Youtube Tunas Hijau, jangan lupa like, komen, subcribe dan bunyikan loncengnya supaya tidak tertinggal notifikasi terbarunya.

    Nama Lengkap: Nysrina Aqella
    Nomor Peserta: 764
    Asal Sekolah: SMPN 23 Surabaya
    Judul Proyek: Handycrafts Kain Perca

    Balas
  • Mei 20, 2024 pada 08:54
    Permalink

    Informasi yang disampaikan pada webinar tersebut bermanfaat sekali 😀
    Nama : Naila Putri Divia
    Sekolah : SMP Negeri 16 Surabaya
    No. Peserta : 706
    Nama proyek : Leafy Elixir
    Leafy elixir adalah sebuah proyek pemanfaatan dan riset pada tanaman Centella Asiatica. Centella Asiatica ini akan di manfaatkan menjadi crystal jelly yang memiliki beragam khasiat, selain itu dalam proyek ini akan di lakukan riset mengenai ke efektivan Centella Asiatica untuk di jadikan masker wajah dan toner.

    Balas
  • Mei 20, 2024 pada 10:49
    Permalink

    Informasi yang sangat berguna untuk perubahan iklim.

    Nama: Naura Assyifa Larasati
    Sekolah: SMPN 12 Surabaya
    No. peserta: 662
    Nama Proyek: Pengharum Ruangan Alami dari Kulit Jeruk

    Dalam Proyek Saya ini saya bertujuan untuk mengurangi limbah Kulit Jeruk, semoga dengan cara yang saya lakukan bisa bermanfaat dan menginspirasi sekitar.

    Balas
  • Mei 20, 2024 pada 10:56
    Permalink

    Nama:Ahmad Arkaan Taamir
    Sekolah:SMPN 12 SBY
    No Peserta:393
    Proyek:Kreasi Ecobrick

    Dalam proyek ini, saya bertujuan untuk mengurangi limbah plastik untuk dijadikan sebagai ecobrick

    Salam bumi pasti lestari
    Salam zero waste

    Balas
  • Mei 20, 2024 pada 11:12
    Permalink

    Hallo sobat hijau
    Perkenal kan nama saya Aurelia Putri Septiani dari Smpn 12 Surabaya nomer urut peserta 650 dan mempunyai judul proyek pemanfaatan limbah ampas teh
    Salam bumi pasti lestari

    Balas
  • Mei 20, 2024 pada 11:13
    Permalink

    nama: ailsa nabila shalihah
    sekolah: smp negeri 12 surabaya
    nomor urut: 648
    proyek saya adalah pemanfaatan limbah cangkang telur menjadi pupuk organik yang kaya kalsium, mudah diolah dan tentunya sangat bermanfaat untuk tanaman anda. salam bumi pasti lestari!

    Balas
  • Mei 20, 2024 pada 15:12
    Permalink

    Halo semua!!
    Perkenalkan nama saya Khalisha Putri dari SMPN 12 Surabaya dengan nomor urut 654 proyek saya yaitu pembudidayaan Bunga Telang,proyek saya bermanfaat untuk menghijaukan bumi kita ini,dan juga bermanfaat bagi kita apabila mengkonsumsi nya dengan takaran yang sesuai dan tidak berlebihan.
    Salam bumi paati lestari!!

    Balas
  • Mei 21, 2024 pada 14:35
    Permalink

    Saya selalu mengikuti webinar yang diadakan tunas hijau setiap minggu. Sangat bermanfaat dan penuh wawasan.

    Raisa Azzahra Praminda
    SDN Pacarkeling V/186 Surabaya
    No. Peserta 400
    Budidaya sirih cina

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *