Ini Cara Menjaga Kesehatan Telinga 

Telinga merupakan salah satu panca indera manusia yang memiliki peran penting dalam proses pendengaran manusia. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk merawat dan menjaga kesehatan telinga sebaik mungkin. 

Di antara caranya adalah dengan menggunakan pelindung telinga saat berada di lingkungan yang bising, seperti pabrik, bengkel kendaraan, dan lain-lain. Sebab, suara bising yang didengar secara terus-menerus dapat membuat kemampuan pendengaran menjadi berkurang.

Secara alami, kelenjar lemak (sebasea) dan kelenjar keringat memproduksi serumen atau kotoran telinga untuk melindungi telinga dari zat atau partikel asing, seperti debu dan kuman patogen yang dapat memengaruhi kemampuan pendengaran. 

Namun, produksi serumen yang berlebihan dan menumpuk justru bisa berdampak pada kualitas pendengaran seseorang. Sebagai upaya untuk menghindari kondisi tersebut, setiap individu dianjurkan untuk menjaga kesehatan telinga sebaik mungkin.

Selain itu, perlu dipahami pula bahwa menjaga kesehatan telinga menjadi hal yang penting dilakukan untuk menghindari gangguan pendengaran. Pasalnya, kemampuan pendengaran setiap manusia juga dapat menurun seiring dengan pertambahan usia.

Cara Menjaga Kesehatan Telinga yang Tepat dan Mudah Dilakukan

Terdapat sejumlah cara menjaga kesehatan telinga yang tepat dan mudah dilakukan, di antaranya adalah membersihkan telinga secara berkala dengan cara yang benar, tidak menggunakan earphone terlalu lama, menghindari paparan suara yang terlalu bising, memastikan telinga selalu dalam kondisi kering, serta melakukan pemeriksaan telinga secara rutin. Berikut masing-masing penjelasannya.

1. Membersihkan Telinga dengan Benar

Cara menjaga kesehatan telinga yang pertama adalah dengan membersihkan telinga menggunakan metode yang tepat, seperti menggunakan obat tetes telinga atau minyak zaitun terlebih dahulu untuk melunakkan kotoran telinga. Setelah itu, biarkan kotoran telinga yang telah melunak tersebut untuk keluar dengan sendirinya.

Saat membersihkan telinga, hindarilah menggunakan cotton bud atau alat pengorek telinga lainnya karena hal tersebut justru dapat menyebabkan kotoran semakin terdorong ke bagian dalam telinga dan berisiko menyebabkan cedera telinga.

2. Tidak Menggunakan Earphone Terlalu Lama dan Tinggi Volume

Tips menjaga kesehatan telinga berikutnya yaitu tidak menggunakan earphone terlalu lama. Pasalnya, penggunaan earphone terlalu lama diketahui dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran, terlebih jika mendengarkan suara dengan volume yang terlalu keras. Maka dari itu, ada baiknya untuk membatasi penggunaan earphone agar tidak lebih dari satu jam dalam sehari.

Pastikan pula untuk membersihkan earphone secara rutin. Hal ini bertujuan untuk mencegah kuman atau bakteri berkembang biak pada earphone yang bisa memicu infeksi telinga bagian dalam (otitis media) saat earphone tersebut digunakan.

3. Menghindari Suara yang Terlalu Bising

Terlalu sering berada di lingkungan yang bising, seperti pabrik atau bengkel kendaraan, berisiko menurunkan kemampuan dan kualitas pendengaran seseorang. Namun, jika terpaksa harus berada di lingkungan yang bising dan terpapar suara bising dalam jangka waktu lama, ada baiknya untuk menggunakan pelindung telinga (earplug) sebagai upaya menjaga kesehatan telinga.

4. Memastikan Telinga Selalu Kering

Menjaga telinga agar selalu kering juga menjadi salah satu cara menjaga kesehatan telinga yang penting untuk dilakukan. Sebetulnya, mengapa kita harus menjaga telinga tetap kering?

Perlu diketahui bahwa telinga yang lembap dan basah dapat menjadi tempat bagi bakteri, jamur, atau kuman patogen lainnya untuk berkembang biak. Jika dibiarkan, kondisi ini berisiko menyebabkan infeksi dan peradangan pada bagian luar maupun dalam telinga.

5. Melakukan Pemeriksaan Telinga secara Rutin

Melakukan pemeriksaan telinga rutin ke dokter spesialis THT-BKL adalah salah satu cara merawat kesehatan telinga yang tak kalah penting. Pemeriksaan ini dapat dilakukan untuk mendeteksi gangguan pendengaran serta memastikan tidak ada penumpukan serumen berlebih di dalam liang telinga.

Untuk anak-anak, pemeriksaan telinga ini dapat dilakukan setiap enam bulan sekali. Sementara itu, pemeriksaan telinga yang direkomendasikan untuk orang dewasa adalah setiap satu tahun sekali.

Itu dia sejumlah cara menjaga kesehatan telinga yang tepat dan mudah dilakukan. Namun, jika Anda memiliki keluhan terkait dengan gangguan pendengaran, mengunjungi Siloam Hospitals terdekat bisa menjadi langkah awal untuk memperoleh diagnosis dan tindakan medis yang tepat dari dokter terkait.

Penulis: Mochamad Zamroni dari berbagai sumber

27 thoughts on “Ini Cara Menjaga Kesehatan Telinga 

  • Juni 3, 2024 pada 11:20
    Permalink

    Sangat setuju sekali karena telinga salah satu pancaindra yang harus di jaga kebersihanya. Dan ketika kita mendengarkan suara yang keras dan melengking,sebaiknya kita membuka mulut ( jangan mingkem)supaya gendang telinga tidak rusak karena menerima suara yang tinggi.

    Bilqis April Wahyudiyah Azzahra
    Putri LH 2023
    SDN PACARKELING I/ SURABAYA

    Bilqis April Wahyudiyah Azzahra
    Putri LH 2023
    SDN PACARKELING I/182 SURABAYA

    Balas
  • Juni 3, 2024 pada 13:55
    Permalink

    Oh gak boleh mingkem ya saat ada suara keras…
    Wah ilmu baru…

    Alhamdulillah… Ternyata ada manfaatnya aku sering terngewe-ngewe… setidaknya secara tidak langsung membantu melindungi kesehatan gendang telinga…

    .

    Terimakasih juga informasi yang detil dari website Tunas Hijau ID…
    Semoga semakin sukses…

    Salam,
    Aisyah avicena rl

    Balas
  • Juni 4, 2024 pada 08:57
    Permalink

    Dengan artikel ini, kita mengetahui tentang Panca indera kita yaitu telinga.

    Nama: Naura Assyifa Larasati
    Sekolah: SMPN 12 Surabaya
    Nomor Peserta: 662
    Nama Proyek: Pengharum Ruangan Alami dari Kulit Jeruk

    Dalam Proyek ini saya bertujuan untuk mengurangi limbah Kulit Jeruk, semoga dengan cara yang saya lakukan bisa menginspirasi dan juga bermanfaat bagi sekitar.

    Balas
  • Juni 4, 2024 pada 15:38
    Permalink

    Trimakasih sangat bermanfaat sekali artikelnya.mrmang betul dengan sering memakai headset gendang telinga kita bisa sakit karna itu dipakai seperlunya saja dan saat membersihkan telinga hati2 yaa teman2 jangan sampai terlalu dalam biar gak luka
    Aku Cecilia Farah Calysta siswi dari Smpn43 Surabaya dengan proyek Pjka peduli jelantah kita bisa no peserta 980 mengajak masyarakat untuk mengumpulkan minyak jelantah karena minyak jelantah sangat berbahaya untuk kesehatan dan lingkungan

    Balas
  • Juni 5, 2024 pada 08:28
    Permalink

    Halo haloo sobat hijauuu!!

    Gimana nihhh kabarnya?
    Anyway,kalian udah baca artikel di atas?
    Is very very awesome!!!

    Oke oke mari kita berkenalan dulu yahhhh!!!
    Namaku Niken Wulan Ramadhani panggil aja Niken dengan nomor peserta 780 dengan judul proyek MPnzym waste

    Apa itu MPnzym waste?
    -Pengolahan sampah organik menjadi ECO enzym..

    Makasih
    Btw informasi inii sangat membantu ygy untuk saya yang agak TDK krungu

    Balas
  • Juni 5, 2024 pada 20:11
    Permalink

    Nama : Syamsa Arundina
    sekolah : SDN Gayungan 1/422
    No. Peserta : 064
    Judul Proyek : Budidaya Bawang Dayak

    Wah, artikel yang sangat bermanfaat. Karena kita dapat mengetahui lebih banyak tentang salah satu panca indera kita yaitu telinga.

    Balas
  • Juni 6, 2024 pada 14:54
    Permalink

    Terima kasih untuk tips cara menjaga kesehatan telinga kita, sangat bermanfaat sekali

    Rasyid Maulana Riffat
    Nomor Peserta 241 SD
    SDN Pacarkeling V/186 Surabaya
    Project budiros nyakman selalu di hati (Budidaya Rosella Banyak Manfaatnya)

    Terima kasih

    Balas
  • Juni 6, 2024 pada 20:20
    Permalink

    Terimakasih infonya, sangat bermanfaat karena memang telinga adalah salah satu panca indera yang harus kita jaga kebersihannya supaya sehat dan bisa mendengar dengan baik.

    Intip juga proyekku Maggot BSF by DW Si Pengurai Sampah Organik yang bernilai ekonomis.

    Dewangga Kasyafa Prestian
    No. urut : 001
    SD Al Hikmah Surabaya
    Proyek Maggot BSF by DW
    Si Pengurai Sampah Organik
    IG @dewangga.prestian

    Balas
  • Juni 7, 2024 pada 23:05
    Permalink

    Info yang sangat bermanfaat karena telinga sangat penting untuk dijaga untuk pendengaran kita

    Nama: Nevan Azka Fiardy
    Sekolah: SMPN 1 SBY
    No. Peserta: 361

    Proyek Nevan adalah organic waste bank, mengubah sampah menjadi cuan

    Balas
  • Juni 8, 2024 pada 14:37
    Permalink

    Jaga jiwa dan raga

    Nama : Areta Alfu Qomaroo Ulumuddin
    Sekolah : SDN Jemurwonosari I/417 Surabaya
    Nomer peserta : 100
    Judul Proyek Budidaya Bunga Telang. Menanam bunga Telang dobel manfaatnya, satu lingkungan menjadi hijau asri . Dua manfaat kesehatan karena kandungan flavonoid yang bersifat antioksidan.

    Balas
  • Juni 8, 2024 pada 15:15
    Permalink

    Sangat inspiratif dan saya setuju dengan penjelasan diatas bahwa telinga merupakan salah satu alat indera yang harus di jaga dan dilindungi agar sehat dan terjaga kesehatannya.

    M. Haykal Adha
    SDN Pacarkeling V/186
    231SD
    Maggot D OWA atau Maggot decomposing organic waste

    Balas
  • Juni 10, 2024 pada 15:08
    Permalink

    Telinga termasuk salah satu bagian tubuh yang harus dijaga kesehatannya. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan telinga. Tapi jika terlalu sering dibersihkan juga bisa berbahaya lho.

    Raisa Azzahra Praminda
    SDN Pacarkeling V/186 Surabaya
    No. Peserta 400
    Budidaya sirih cina

    Balas
  • Juni 10, 2024 pada 20:22
    Permalink

    Artikelnya sangat bagus, memberi pengetahuan tentang cara menjaga telinga. Sangat setuju bahwa kita harus menjaga kesehatan telinga, baik di rumah maupun diluar rumah, agar telinga terlindungi dari suara2 bising atau apapun yang mengganggu kesehatan telinga.

    Nama : Naura Novani
    Sekolah : SMP Negeri 5 Surabaya
    No.Peserta : 1032
    Judul Proyek : Budidaya Jamur
    Saya melakukan budidaya jamur karena banyak manfaat dari jamur, diantaranya dapat meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh.

    Balas
  • Juni 11, 2024 pada 07:55
    Permalink

    Sangat setuju sekali, tetap menjaga anggota tubuh kita termasuk bagian telinga ya Sobat

    Rasyid Maulana Riffat
    Nomor peserta 241 SD
    SDN Pacarkeling V/186 Surabaya
    Project budiros nyakman selalu di hati (Budidaya Rosella Banyak Manfaatnya)

    Balas
  • Juni 12, 2024 pada 13:25
    Permalink

    Nama : Achmad Al Farizy
    No.peserta : 341
    Sekolah : SDN Wonokusumo VI/45
    Proyek : kripik pak eko (kreasi apik pakai ecobrick)

    Terima kasih atas tipsnya untuk menjaga kesehatan telinga

    Balas
  • Juni 13, 2024 pada 16:02
    Permalink

    Dewangkara Bagus Abisatya
    SD-271
    SDN Rangkah VI
    BUDALIYA (Budidaya Lidah Buaya)

    Biasanya telinga saya dibersihkan oleh ayah pada waktu selesai keramas, karena kalau telinga sedang basah lebih mudah membersihkan nya daripada saat kering (terasa sakit)

    Salam Bumi Pasti Lestari

    Balas
  • Juni 14, 2024 pada 19:29
    Permalink

    Sangat setuju sekali karena telinga salah satu pancaindra yang harus di jaga kebersihanya. Dari artikel ini saya mendapatkan ilmu baru yaitu ketika kita mendengarkan suara yang keras dan melengking,sebaiknya kita membuka mulut ( jangan mingkem)supaya gendang telinga tidak rusak karena menerima suara yang tinggi. Good job , keren tunas Hijau memberikan informasi yang bermanfaat.

    By Raihan Jouzu Syamsudin dari SMP Negeri 57 Surabaya no peserta 571. Judul proyek ” Pemanfaatan Limbah Kulit Bawang putih Sebagai Pewarna Sintetis Dalam Pembuatan Tinta Spidol”

    Balas
  • Juni 14, 2024 pada 21:50
    Permalink

    Setelah Saya membaca informasi diatas ternyata ada beberapa kegiatan yang Saya lakukan. Wah..gak bahaya taa ?!?!
    Ayo semangat lagi mulai melakukan tindakan yang tepat untuk menjaga kesehatan telinga Kita.

    Muhammad Aldo Suprapto
    Kelas VIII / SMP Negeri 1 Surabaya
    Nomor Peserta 359
    Judul Proyek: SICANGLUR
    ( Kreasi Cangkang Telur )

    Pada Tahun 2023 Saya masuk 10besar Finalis dengan Proyek LURCANGLUR (Lulur Cangkang Telur). Semoga di 2024 pencapaiannya bisa lebih banyak dan lebih baik. Saya berharap bisa mensosialisasikan kepada Masyarakat luas betapa pentingnya memisahkan sampah organik dan sampah anorganik. Terima kasih.

    Balas
  • Juni 16, 2024 pada 13:27
    Permalink

    Artikelnya sangat bermanfaat.
    Cara menjaga kesehatan telinga diantaranya adalah
    1. Membersihkan secara rutin
    2. Menghindari sumber suara bising
    3. Membersihkan dengan cara yg benar
    Dll
    Muhammad Haniadrian Wibowo
    069
    SDN Jambangan I/413 Surabaya
    Budidaya Tanaman Sambung Nyawa

    Balas
  • Juni 16, 2024 pada 13:28
    Permalink

    Terimakasih tunas hijau telah memberikan informasi ini, setelah membaca artikel ini betapa pentingnya kita harus menjaga kebersihan indra pendengar kita.

    Verlita Anggraini Putri
    SMPN 19 SURABAYA
    no peserta 720
    Pemanfaatan limbah cangkang telur

    Balas
  • Juni 16, 2024 pada 19:16
    Permalink

    Artikel ini sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan saya tentang cara menjaga kesehatan telinga. Dari artikel itu saya mengetahui bahwa telinga merupakan salah satu panca indera manusia yang memiliki peran penting dalam proses pendengaran manusia.

    Nama : Hafizzah Aprilia Putri Adjiva
    Sekolah : SMP Negeri 38 Surabaya
    Nomer Peserta : 892
    Judul Proyek : Pemanfaatan Komposter Sebagai Alternatif Mengurangi Sampah Organik.

    Balas
  • Juni 16, 2024 pada 22:47
    Permalink

    Ini sangat bermanfaat dan menginspirasi. Artikel ini menambah pengetahuan saya tentang menjaga kesehatan telinga

    Nama : Verlita Gladys Samantha
    Nomor Peserta : 894
    Asal Sekolah : SMP Negeri 38 Surabaya
    Judul Proyek : OSAMA METAK (Olah Sampah Organik Rumah Tangga Metode Takakura)

    Balas
  • Juni 16, 2024 pada 22:55
    Permalink

    Artikel ini sangat bermanfaat dan aliya sangat setuju bahwa menjaga kesehatan telinga menjadi hal yang penting dilakukan oleh setiap individu karena kemampuan pendengaran setiap manusia juga dapat menurun seiring dengan pertambahan usia.

    Seperti disampaikan diataa bahwa terdapat sejumlah cara menjaga kesehatan telinga yang tepat dan mudah dilakukan namun ada yang sering kita lupa bahawa kita harus menghindari cotton bud teman teman karena akan mendorong kotoran masuk kedalam telinga yang lebih dalam..

    Nama : Aliya Azzahra Shidqia Rafani
    Nomor Peserta : 108
    Sekolah : SDN Kaliasin 1 Surabaya
    Proyek : Pengomposan

    Balas
  • Juni 17, 2024 pada 05:58
    Permalink

    Wah pentingnya menjaga kesehatan telinga. Juga dari artikel kita jadi tahu hal- hal yang tidak boleh dilakukan, seperti saat mendengar suara yang keras dan melengking, kita sebaiknya membuka mulut. Jangan mingkem, supaya tidak merusak gendang telinga.

    Nama: Rafandra Azka Pradipta
    Sekolah: SD Kyai Ibrahim Surabaya
    No Peserta: 003
    Judul Proyek: Pemanfaatan Limbah Plastik untuk Budidaya Bayam Brazil sebagai upaya mendukung Program Ketahanan Pangan

    Tujuan proyek saya, untuk mengurangi limbah plastik di lingkungan, juga membudidayakan Bayam Brazil supaya masyarakat bisa mandiri mempunyai tanaman sayur yang selalu ada di rumahnya sebagai wujud program Ketahanan Pangan.

    Balas
  • Juni 20, 2024 pada 06:28
    Permalink

    Pentingnya menjaga kesehatan telinga

    Nama: Najwa Elmira Mutiara Ramadhani
    Asal sekolah: SMPN 23 Surabaya
    No peserta: 760
    Judul proyek: “Bucin” Budidaya cincau

    Balas
  • Juni 20, 2024 pada 20:24
    Permalink

    Nama: Dini Calista Ivana
    Sekolah: SMPN 35 Surabaya
    Nomor Peserta: 880
    Pengolaha Sampah Organik dengan Magot BSF
    Dalam pemilihan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2024 ini saya melakukan aksi nyata kepedulian lingkungan berkelanjutan dengan memanfaatkan Magot BSE sebagai sarana pengolahan sampah organik. Melalui proyek yang saya jalankan, saya berharap dapat ikut berkontribusi dalam mencegah atau mengurangi perubahan iklim. Dengan mengolah sampah organik melalui media magot BSF berarti saya telah mengurangi timbunan sampah yang kita dan masyarakat hasilkan sehari-hari. Saya melakukan pengolahan sampah organik melalui media magot BSF ini dengan intensitas rata-rata setiap hari dan terkadang sehari dua kali tergantung waktu dan sampah organik yang saya peroleh.

    dari artikel kita jadi tahu hal- hal yang tidak boleh dilakukan, seperti saat mendengar suara yang keras dan melengking, kita sebaiknya membuka mulut supaya tidak merusak gendang telinga.

    Balas
  • Juni 20, 2024 pada 21:10
    Permalink

    Faqih Abdillah
    SDN Margorejo III (187)
    Budidaya SiMerLiA (Sirih Merah dan Lidah buaya)

    Sangat penting menjaga indra pendengaran bagi manusia. Pembelajaran baru saya temukan dalam artikel ini sangatlah berharga bagi saya dan semua. Saya mendapat pembelajaran baru bahwa mendengar suara yang keras dan melengking, kita sebaiknya membuka mulut supaya tidak merusak gendang telinga.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *