Kampanye Hari Aksi Panas di Taman Bungkul

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya menggelar kampanye Hari Aksi Panas di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Bungkul Surabaya, Minggu (2/6/2024) pagi. Aksi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya paparan panas berlebih sekaligus cara-cara pencegahannya.

Dalam kampanye ini, PMI Surabaya juga menggandeng sejumlah komunitas dan organisasi kemanusiaan. Di antaranya, Komunitas Surabaya Angklung Percussion, Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela (KSR), Duta Lingkungan, Tunas Hijau dan Komunitas Pekerja Luar Ruang.

Selain itu, dalam kampanye ini juga dihadiri perwakilan dari pengurus PMI Pusat, PMI Provinsi Jawa Timur serta Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC).

Ketua PMI Kota Surabaya, Ikhsan mengatakan, bahwa sejak beberapa tahun lalu, Kota Pahlawan sangat peduli dengan kondisi iklim global dengan terus menggiatkan penanaman pohon, dan memperbanyak tamanserta hutan kota. Ini dilakukan sebagai upaya mengurangi suhu sekaligus meningkatkan kualitas udara di Surabaya.

Peserta kampanye sesaat sebelum berkeliling lokasi Car Free Day Taman Bungkul Surabaya

“Kita melakukan penanam pohon, kemudian banyak juga taman-taman di Surabaya. Jadi walaupun suhunya panas, tapi terasa lebih adem di Kota Surabaya,” kata Ikhsan di sela kegiatan Kampanye Hari Aksi Panas.

Ikhsan juga menyebutkan bahwa Kebun Binatang Surabaya juga tidak hanya terdiri dari kumpulan satwa tapi juga termasuk hutan kota dengan sangat banyaknya pepohonan yang tumbuh. 

“Kebun Raya Mangrove Gununganyar Surabaya juga sangat luas dengan beragam jenis mangrove dikonservasi di sana dan menjadi kebun raya mangrove pertama di Indonesia,” tambah Ikhsan, Ketua PMI Kota Surabaya.

Namun dengan kondisi suhu panas yang ekstrem sekarang, tentu hal ini harus menjadi perhatian bersama. Karenanya, dalam kampanye aksi ini pihaknya memberikan edukasi sekaligus mengajak masyarakat untuk melindungi diri sendiri maupun keluarga dari dampak suhu tersebut.

Kampanye ini mengajak mengedukasi masyarakat untuk cerdas tangkal suhu panas

“Kami hari ini juga membagikan banyak bibit tanaman, selain ini sebagai contoh, diharapkan kita bisa bersama-sama memanfaatkan lahan-lahan kosong yang ada di sekitar kita,” kata Ikhsan yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya ini.

Menurut dia, dengan semakin banyak pohon atau tanaman yang ditanam, hal ini tentu menjadikan suasana di sekitar menjadi lebih teduh. Lebih dari itu, jumlah oksigen juga semakin bertambah. “Nah ini kemudian membuat lebih nyaman untuk tinggal di Surabaya,” tuturnya.

Di waktu yang sama, Pengurus Bidang Hubungan Internasional PMI Pusat, Niniek Kun Naryatie menyampaikan bahwa selain bergerak di bidang kemanusiaan, PMI juga menyandang tugas menambah wawasan dan kesadaran masyarakat tentang dampak dari cuaca panas yang dapat menyebabkan heatstroke.

“Kita semua tahu dampaknya, tetapi kita harus melakukan sesuatu sebagai organisasi kemanusiaan, karena ternyata dampak dari (panas) ekstrem itu akan menimbulkan krisis kemanusiaan yang jauh lebih besar,” kata Niniek.

Ia juga menjelaskan bahwa panas ekstrem ini bisa menimbulkan dampak krisis kemanusiaan terhadap semua sektor. Baik itu di bidang kesehatan, pertanian dan bahkan memperlebar kelompok-kelompok rentan.

Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2023 dengan poster kiat atasi suhu udara panas

“Kalau dulu kita hanya mengetahui kelompok rentan lansia, anak-anak, ibu hamil, tetapi ekstrem ini kelompok rentannya termasuk para pekerja luar ruang, seperti ojek, petani, PKL, pekerja konstruksi yang bekerja di luar,” ujarnya.

Karena itu, melalui kampanye aksi ini, pihaknya ingin memberikan kesadaran dan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana cara melindungi diri sendiri maupun keluarga.

“Kita juga berharap PMI di pusat maupun daerah bisa memberikan masukan kepada pemerintah daerah, agar mengeluarkan kebijakan publik yang pro untuk melindungi kelompok rentan ini,” pungkas dia.

Sementara itu Pangeran Lingkungan Hidup 2023 SMP Iqbal yang ikut serta kampanye ini mengaku sangat mendukung kampanye ini. “Selama ini kita seolah hanya menerima saja bahwa suhu udara sedang naik dan terasa nyaman. Padahal seharusnya kita harus segera melakukan aksi penyesuaian,” terang Iqbal Fajar Khrisna Reyhan Halim, yang juga siswa SMPN 28 Surabaya.

Aisyah Avicena, Putri Lingkungan Hidup 2023 SD, yang juga ikut serta kampanye ini mengatakan bahwa kita harus cerdas menyikapi suhu udara yang naik menghangat dan terasa tidak nyaman. 

“Di antaranya dengan mengenakan busana yang ringan dan berwarna terang. Pastikan juga bahwa selalu ada minuman yang kitab awa menggunakan tumbler,” tambah Aisyah Avicena, yang juga siswa SDN Jemur Wonosari I.

Eveline Anuriyadin, Putri Lingkungan Hidup 2023 SMP, mengingatkan masyarakat untuk terus mengonsumsi buah dan vitamin. “Perhatikan kandungan gizi makanan yang akan dikonsumsi. Pastikan buah dan vitamin kita konsumsi setiap hari,” kata Eveline, yang juga siswa MTsN 3 Surabaya.

Sementara itu Dimas Abhiyasa Wibowo, Pangeran Lingkungan Hidup 2023 SD yang juga pembudidaya belasan ribu tanaman aloevera, menambahkan agar penghijauan di sekitar tempat tinggal terus digalakkan. 

“Sekitar tempat tinggal kita harus kita hijaukan dengan tanaman. Pepohonan dan dedaunan tanaman yang tumbuh adalah penyejuk alami udara kita. Jangan biarkan gersang. Manfaatkan air cucian beras dan bekas wudhu untuk menyirami tanaman sekitar,” pungkas Dimas Abhiyasa Wibowo, yang juga siswa SDN Rungkut Menanggal I Surabaya. (*)

Penulis: Mochamad Zamroni  

30 thoughts on “Kampanye Hari Aksi Panas di Taman Bungkul

  • Juni 3, 2024 pada 13:45
    Permalink

    Senang sekali berkesempatan mengikuti kegiatan kampanye Hari Aksi Panas #CerdasTangkalPanas yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia dan Palang Merah Kota Surabaya serta didukung oleh IFRC, CLIMATE CENTER , AMERICAN RED CROSS, USAID serta LSM kebanggaan kita semua TUNAS HIJAU ID♥️

    Kampanye ini berisi tentang edukasi kepada masyarakat tentang menangkal suhu panas sekaligus mengajak untuk melindungi diri sendiri maupun keluarga dari dampak suhu tersebut.

    Dari mengikuti kegiatan ini saya menjadi memiliki lebih banyak pengetahuan tentang pemanasan suhu dan bagaimana cara melindungi diri dari suhu panas, contohnya seperti jangan memakai pakaian berwarna gelap, meskipun secara teori saya tahu warna gelap menyerap panas tapi selama ini terlalu suka memakai baju berwarna gelap dan saya lupa dengan teori itu, Alhamdulillah kemarin saya tersadar lagi kalau warna gelap menyerap panas jauh lebih banyak dari warna terang, jadi saya mulai berpikir untuk sedikit demi sedikit beralih menggunakan baju berwarna terang saat matahari terik.

    Selanjutnya yang lebih keren dalam kegiatan ini, selain berkampanye, ada bagi-bagi bibit tanaman kepada masyarakat yang hadir langsung, juga games edukasi dengan banyak sekali hadiah menarik.

    .

    Dalam kesempatan ini saya juga ingin berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kakak Tunas Hijau ID beserta seluruh Bapak Ibu Pimpinan Dinas terkait penyelenggara kegiatan atas kesempatannya buat kami semua bisa mengikuti kegiatan yang sangat bermanfaat ini dengan banyak kegembiraan ♥️

    Maturnuwun sanget, semoga sehat selalu Kakak dan Bapak Ibu semuanya beserta seluruh keluarga…
    Aamiin Allahumma Aamiin…

    Salam,
    Aisyah avicena rl
    Putri Lingkungan Hidup tahun 2023SD
    Eco Student of The Year tahun 2023SD

    Balas
  • Juni 3, 2024 pada 23:27
    Permalink

    Sangat bagus sekali kegiatan kampanye hari aksi panas yang dilakukan. Sebagai warga masyarakat kita harus sadar bahwa kita mempunyai peran penting untuk lingkungan kita. Kita harus bisa melindungi diri sendiri maupun keluarga dari dampak suhu panas lingkungan. Oleh sebab itu mari kita menanam pohon atau tanaman agar mengurangi suhu panas.

    Nama : Naura Novani
    Sekolah : SMP Negeri 5 Surabaya
    No.Peserta : 1032
    Judul Proyek : Budidaya Jamur
    Saya melakukan budidaya jamur karena banyak manfaat dari jamur, diantaranya dapat meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh.

    Balas
    • Juni 12, 2024 pada 13:13
      Permalink

      Nama : Achmad Al Farizy
      No.peserta : 341
      Proyek : kripik pak eko (kreasi apik pakai ecobrick)

      Kegiatan yang sangat menarik. Mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan. Mulai dri sekarang kita bisa melakukan penghijauan

      Balas
  • Juni 4, 2024 pada 08:43
    Permalink

    Sangat baguss sekali jika diadakan kegiatan seperti ini karna sebagai masyarakat kita harus sadar jika kita mempunyai peran penting bagi lingkungan ????????????????????

    Balas
    • Juni 17, 2024 pada 05:47
      Permalink

      Kegiatan yang sangat menarik dan bermanfaat, karena Surabaya benar-benar mengalami perubahan iklim yang ekstrim. Kita harus bisa menjaga lingkungan kita.

      Nama: Rafandra Azka Pradipta
      Sekolah: SD Kyai Ibrahim Surabaya
      No Peserta: 003
      Judul Proyek: Pemanfaatan Limbah Plastik untuk Budidaya Bayam Brazil sebagai upaya mendukung Program Ketahanan Pangan

      Tujuan proyek saya, untuk mengurangi limbah plastik di lingkungan, juga membudidayakan Bayam Brazil supaya masyarakat bisa mandiri mempunyai tanaman sayur yang selalu ada di rumahnya sebagai wujud program Ketahanan Pangan.

      Balas
  • Juni 4, 2024 pada 08:43
    Permalink

    Sangat baguss sekali jika diadakan kegiatan seperti ini karna sebagai masyarakat kita harus sadar jika kita mempunyai peran penting bagi lingkungan ????????????????????

    Balas
  • Juni 4, 2024 pada 08:58
    Permalink

    Sangat bagus sekali dalam membuat aksi ini, kita jadi mengetahui bahwa kita punya peran yang sangat penting bagi lingkungan.

    Nama: Naura Assyifa Larasati
    Sekolah: SMPN 12 Surabaya
    Nomor Peserta: 662
    Nama Proyek: Pengharum Ruangan Alami dari Kulit Jeruk

    Dalam Proyek ini saya bertujuan untuk mengurangi limbah Kulit Jeruk, semoga dengan cara yang saya lakukan bisa menginspirasi dan juga bermanfaat bagi sekitar.

    Balas
  • Juni 4, 2024 pada 15:12
    Permalink

    Menerapkan point point keluarga sadar iklim tentu juga membantu dalam menghadapi perubahan iklim yang ekstrim ini.
    Menjadi bagian dari kampanye kemarin, rasanya sangat menambah wawasan dan pengalaman bagi saya. Terimakasih Tunas Hijau, atas kesempatan yang diberikan pada saya dalma menjadi peserta kampanye hari aksi panas kemaren.
    Mari lebih konsisten untuk peduli terhadap lingkungan kita..lebih mengerti dan sadar terhadap perubahan iklim disekitar kita..dan mari kita beri perubahan yang lebih baik untuk generasi penerus ke
    depannya.
    Yuk #cerdastangkalpanas

    Balas
    • Juni 4, 2024 pada 15:34
      Permalink

      Wah senang sekali apabila bisa mengikuti kampanye hari aksi panas kemaren tapi sayang sekali Cecil lagi ada keperluan penting.
      Untuk menghindari cuaca yang panas memang kita harus memakai baju yang menyerap keringat tentunya dan sering minum air putih untuk mencegah dehidrasi.dan alangkah baiknya halaman rumah kita diperbanyak menanam tanaman agar terlihat sejuk dan segar.
      Aku Cecilia Farah Calysta siswi dari Smpn43 Surabaya dengan proyek Pjka peduli jelantah kita bisa no peserta 980 mengajak masyarakat untuk mengumpulkan minyak jelantah Krn bahaya minyak jelantah jika dipakai berulangkali

      Balas
  • Juni 5, 2024 pada 08:26
    Permalink

    Halo haloo sobat hijauuu!!

    Gimana nihhh kabarnya?
    Anyway,kalian udah baca artikel di atas?
    Is very very awesome!!!

    Oke oke mari kita berkenalan dulu yahhhh!!!
    Namaku Niken Wulan Ramadhani panggil aja Niken dengan nomor peserta 780 dengan judul proyek MPnzym waste

    Apa itu MPnzym waste?
    -Pengolahan sampah organik menjadi ECO enzym..

    Makasih

    Balas
  • Juni 5, 2024 pada 20:06
    Permalink

    Nama : Syamsa Arundina
    Sekolah : SDN Gayungan 1/422
    No. Peserta : 064
    Judul Proyek : Budidaya Bawang Dayak

    Kita memang harus selalu waspada terhadap suhu yang panas dengan sering meminum air putih agar tidak dehidrasi. Kerena dehidrasi sangat berbahaya untuk tubuh. Dan oleh kita dapat mengurangi suhu panas dengan menanam banyak pohon.

    Balas
    • Juni 7, 2024 pada 20:53
      Permalink

      KEREN BANGET pangeran dan putri lingkungan hidup 2023 mengkampanyekan serta menyuarakan hari aksi panas di taman bungkul serta kiat kiat menghadapinya

      Nama: Nevan Azka Fiardy
      Sekolah: SMPN 1 SBY
      No. Peserta: 361

      Proyek Nevan adalah organic waste bank, mengubah sampah menjadi cuan

      Balas
  • Juni 6, 2024 pada 14:05
    Permalink

    Semangat untuk teman-teman semua,
    Semoga bisa terus menjadi pelopor pecinta lingkungan hidup di sekitar.

    Namaku Christophora Hollyrossary
    Dari SDN Kandangan III Surabaya
    No Peserta 142
    Judul Proyekku Pembuatan dan Penggunaan Eco Enzyme dalam Kehidupan Sehari-hari
    Yuk intip di IG
    @gerarda.venantia

    #tunashijauid
    #pangeranputrilh2024sd
    #pangputlh2024
    #pangputlh2024_142
    #SDNKandanganIII/621_christophora
    #sdnkandangan3_christophora
    #sdnkandangan3surabaya_christophora
    #SDNKandanganIII
    #sdnkandangan3
    #targetproyekPangeranPutriLH2024SD
    #SDNKandanganIII #pangeranputrilh2024SD_142

    Balas
  • Juni 6, 2024 pada 20:17
    Permalink

    Perubahan iklim terjadi dimana-mana, kita sudah merasakan sendiri setahun terakhir ini panasnya bukan main, gerah banget, tapi jangan menyerah, yuk ikut ambil bagian dalam menjaga iklim dengan melaksanakan 21 poin keluarga sadar iklim setiap harinya.

    Intip juga proyekku Maggot BSF by DW Si Pengurai Sampah Organik yang bernilai ekonomis.

    Dewangga Kasyafa Prestian
    No. urut : 001
    SD Al Hikmah Surabaya
    Proyek Maggot BSF by DW
    Si Pengurai Sampah Organik
    IG @dewangga.prestian

    Balas
  • Juni 8, 2024 pada 14:31
    Permalink

    Mari kita tingkatkan penghijauan

    Nama : Areta Alfu Qomaroo Ulumuddin
    Sekolah : SDN Jemurwonosari I/417 Surabaya
    Nomer peserta : 100
    Judul Proyek Budidaya Bunga Telang. Menanam bunga Telang dobel manfaatnya, satu lingkungan menjadi hijau asri . Dua manfaat kesehatan karena kandungan flavonoid yang bersifat antioksidan.

    Balas
  • Juni 8, 2024 pada 15:12
    Permalink

    Membuat gerakan menanam tanaman sebanyak banyak dapat mengurangi suhu panas dan polusi udara. Gerakan ini bisa dimulai dari lingkungan keluarga, dan banyak mengajak warg ma sekitar untuk terus mencintai lingkungan.

    M. Haykal Adha
    SDN Pacarkeling V/186
    231 SD
    Maggot D OWA atau Maggot decomposing organic waste

    Balas
  • Juni 10, 2024 pada 15:04
    Permalink

    Sebagai bagian dari pangputlh 2024 secara tidak langsung membantu menjaga bumi dari suhu panas. Seperti saya menanam sirih cina untuk penghijauan dan menangani ketahanan pangan. Selain itu, dengan menerapkan poin-poin di KSITBN2024 juga dapat mengurangi perubahan iklim.

    Raisa Azzahra Praminda
    SDN Pacarkeling V/186 Surabaya
    No. Peserta 400
    Budidaya sirih cina

    Balas
  • Juni 11, 2024 pada 07:25
    Permalink

    Aksi gerakan yang bagus untuk tetap mengajak semua masyarakat agar semangat penghijauan

    Rasyid Maulana Riffat
    Nomor peserta 241 SD
    SDN Pacarkeling V/186 Surabaya
    Project budiros nyakman selalu di hati (Budidaya Rosella Banyak Manfaatnya)

    Balas
  • Juni 11, 2024 pada 20:29
    Permalink

    kegiatan yang sangat seru.. karna dapat mengajak masyarakat untuk tetap menjaga linkungan sekitar. melalui kampanye aksi ini, pihaknya ingin memberikan kesadaran dan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana cara melindungi diri sendiri maupun keluarga.

    haloo sobat hijau..
    Perkenalkan ????????
    nama : Rahayu wandira
    no peserta : 768
    sekolah : SMP NEGERI 23 SURABAYA
    proyek : membudidayakan tanaman Aloe Vera
    saya sebagai peserta pangeran dan putri lingkungan hidup 2024

    saya ikut berpartisipasi mendukung adanya pangeran putri lingkungan hidup dengan cara membudidayakan tanaman aloe vera yang sulit ditemukan. dengan adanya program ini saya akan membudidayakan dan memanfaatkan tanaman aloe vera sebagai makanan, minuman, hand sanitizer

    mari kita ikut serta dalam penghijauan dan pelestarian lingkungan di kota pahlawan

    salam bumi pasti lestari

    Balas
  • Juni 13, 2024 pada 16:06
    Permalink

    Dewangkara Bagus Abisatya
    SD-271
    SDN Rangkah VI
    BUDALIYA (Budidaya Lidah Buaya)

    Ayooo terus lakukan penghijauan di sekitar kita.

    Salam Bumi Pasti Lestari

    Balas
  • Juni 14, 2024 pada 19:25
    Permalink

    Kita harus bisa melindungi diri sendiri atau keluarga dari dampak suhu panas. Sangat bagus sekali kegiatan kampanye hari aksi panas yang dilakukan ini. Sebagai warga masyarakat kita harus sadar bahwa kita mempunyai peran penting untuk lingkungan kita. Kita dapat berperan penting dengan cara menanam pohon, merawat tanaman, dll.

    By Raihan Jouzu Syamsudin dari SMP Negeri 57 Surabaya no peserta 571. Judul proyek ” Pemanfaatan Limbah Kulit Bawang putih Sebagai Pewarna Sintetis Dalam Pembuatan Tinta Spidol”

    Balas
  • Juni 14, 2024 pada 21:45
    Permalink

    Halo Sobat Hijau..
    Hal sederhana yang sering Kita lupakan adalah gunakan pakaian dengan bahan nyaman bukan dilihat dari merk, model, motif yaa. Utamakan kenyamanan dan tetap rapi plus sopan ..semangaat.

    Muhammad Aldo Suprapto
    Kelas VIII / SMP Negeri 1 Surabaya
    Nomor Peserta 359
    Judul Proyek: SICANGLUR
    ( Kreasi Cangkang Telur )

    Pada Tahun 2023 Saya masuk 10besar Finalis dengan Proyek LURCANGLUR (Lulur Cangkang Telur). Semoga di 2024 pencapaiannya bisa lebih banyak dan lebih baik. Saya berharap bisa mensosialisasikan kepada Masyarakat luas betapa pentingnya memisahkan sampah organik dan sampah anorganik. Terima kasih.

    Balas
  • Juni 15, 2024 pada 22:51
    Permalink

    menurut saya kegiatan ini sangat memotivasi kita semua untuk lebih peduli lagi terhadap lingkungan sekitar. seperti halnya kita harus banyak banyak minum air putih agar tidak dehidrasi dsb..
    Verlita Anggraini Putri
    SMPN 19 Surabaya
    Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur

    Balas
  • Juni 16, 2024 pada 14:14
    Permalink

    Sangat setuju dengan kampanye Hari Aksi Panas yg dilakukan PMI di Taman Bungkul. Tujuan kampanye tersebut agar masyarakat sadar pentingnya menanam pohon utk menghindari paparan sinar matahari langsung.

    Muhammad Haniadrian Wibowo
    069
    SDN Jambangan I/413 Surabaya
    Budidaya Tanaman Sambung Nyawa

    Balas
  • Juni 16, 2024 pada 20:41
    Permalink

    kegiatan yang menarik. karena dapat mengajak masyarakat untuk tetap menjaga linkungan sekitar.
    Kita memang harus selalu waspada terhadap suhu yang panas dengan sering meminum air putih agar tidak dehidrasi.

    Nama : Hafizzah Aprilia Putri Adjiva
    Sekolah : SMP Negeri 38 Surabaya
    Nomer Peserta : 892
    Judul Proyek : Pemanfaatan Komposter Sebagai Alternatif Mengurangi Sampah Organik.

    Balas
  • Juni 16, 2024 pada 22:42
    Permalink

    Keren dan sangat memotivasi kita semua untuk peduli terhadap lingkungan, kita juga harus menghindari suhu yang panas dengan meminum air putih setiap harinya

    Nama : Verlita Gladys Samantha
    Nomor Peserta : 894
    Asal Sekolah : SMP Negeri 38 Surabaya
    Judul Proyek : OSAMA METAK (Olah Sampah Organik Rumah Tangga Metode Takakura)

    Balas
    • Juni 17, 2024 pada 03:34
      Permalink

      Sangat mendukung kegiatan kampanye hari panas yang dilakukan PMI di Taman Bungkul. Sebagai warga masyarakat kita harus sadar dan peduli terhadap lingkungan. Kita harus bisa melindungi diri sendiri maupun keluarga dari dampak suhu panas lingkungan dengan menanam pohon atau tanaman agar mengurangi suhu panas.

      Balas
  • Juni 17, 2024 pada 03:36
    Permalink

    Sangat mendukung kegiatan kampanye hari panas yang dilakukan PMI di Taman Bungkul. Sebagai warga masyarakat kita harus sadar dan peduli terhadap lingkungan. Kita harus bisa melindungi diri sendiri maupun keluarga dari dampak suhu panas lingkungan dengan menanam pohon atau tanaman agar mengurangi suhu panas.

    Nama : Aliya Azzahra Shidqia Rafani
    Nomor Peserta : 108
    Proyek : Pengomposan
    Asal Sekolah : SDN Kaliasin 1 Surabaya

    Balas
  • Juni 20, 2024 pada 06:31
    Permalink

    Sangat mendukung kegiatan kampanye hari panas yang di lakukan pmi di taman bungkul.

    Nama: Najwa Elmira Mutiara Ramadhani
    Asal sekolah: SMPN 23 Surabaya
    Judul proyek: “Bucin” Budidaya cincau
    No peserta: 760

    Balas
  • Juni 20, 2024 pada 20:14
    Permalink

    Nama: Dini Calista Ivana
    Sekolah: SMPN 35 Surabaya
    Nomor Peserta: 880
    Pengolaha Sampah Organik dengan Magot BSF
    Dalam pemilihan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2024 ini saya melakukan aksi nyata kepedulian lingkungan berkelanjutan dengan memanfaatkan Magot BSE sebagai sarana pengolahan sampah organik. Melalui proyek yang saya jalankan, saya berharap dapat ikut berkontribusi dalam mencegah atau mengurangi perubahan iklim. Dengan mengolah sampah organik melalui media magot BSF berarti saya telah mengurangi timbunan sampah yang kita dan masyarakat hasilkan sehari-hari. Saya melakukan pengolahan sampah organik melalui media magot BSF ini dengan intensitas rata-rata setiap hari dan terkadang sehari dua kali tergantung waktu dan sampah organik yang saya peroleh.

    Sangat mendukung kegiatan kampanye hari panas yang dilakukan PMI di Taman Bungkul. Sebagai warga masyarakat kita harus sadar dan peduli terhadap lingkungan. Kita harus bisa melindungi diri sendiri maupun keluarga dari dampak suhu panas lingkungan dengan menanam pohon atau tanaman agar mengurangi suhu panas.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *