Bantuan Bor Biopori Gratis untuk Sekolah. Mau??

Tunas Hijau mendapatkan bantuan 150 bor lubang resapan biopori dari Pakuwon Group.  Bantuan 150 bor lubang resapan biopori itu sebagai realisasi program Corporate Philantropy pengadaan alat operasional oleh Pakuwon Group kepada Tunas Hijau.

Tunas Hijau akan membagikan bor lubang resapan biopori itu ke sekolah-sekolah secara gratis untuk mewujudkan gerakan konservasi air, khususnya air hujan, di sekolah-sekolah dan sekitarnya. Gerakan konservasi ini sekaligus mengoptimalkan peresapan air hujan ke dalam tanah dan meminimalkan banjir.

Sekolah-sekolah bisa mengajukan secara gratis bor lubang resapan biopori itu. Satu sekolah bisa mendapatkan maksimal 2 bor lubang resapan biopori. Bor dengan panjang sekitar 120 cm itu selanjutnya harus digunakan untuk membuat lubang resapan biopori sebanyak mungkin di area sekolah dan/atau sekitarnya. 

Lubang resapan biopori adalah lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah sebagai metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah.

Peningkatan daya resap air pada tanah dilakukan dengan membuat lubang pada tanah dan menimbunnya dengan sampah organik untuk menghasilkan kompos. Sampah organik yang ditimbunkan pada lubang ini kemudian dapat menghidupi fauna tanah, yang seterusnya mampu menciptakan pori-pori di dalam tanah. Teknologi sederhana ini kemudian disebut dengan nama biopori.

Lubang resapan biopori itu diprioritaskan dibuat di parit atau saluran air hujan (bukan selokan). Parit adalah saluran yang khusus mengalirkan air hujan. Berbeda dengan selokan yang mengalirkan air buangan dari toilet dan wastafel. Lubang resapan biopori juga diprioritaskan dibuat di spot atau kawasan yang biasanya terjadi genangan pasca hujan. Bisa juga dibuat di pinggiran taman, sekaligus upaya menyuburkan taman.

Bagi sekolah yang berminat untuk mendapatkan bantuan bor lubang resapan biopori ini, silahkan menuliskan ketertarikannya untuk mendapatkan bantuan bor lubang resapan biopori pada kolom komentar artikel ini dengan menyertakan nama, sekolah, alamat dan nomor seluler. 

Sertakan penjelasan mengenai kondisi fisik sekolah sehingga layak untuk mendapatkan prioritas bantuan bor lubang resapan biopori ini secara gratis. Tuliskan juga program lingkungan hidup yang telah dilakukan di sekolah.

Tunas Hijau akan mengundang perwakilan guru/siswa sekolah-sekolah penerima bantuan bor biopori untuk mengikuti Pelatihan Pembuatan Lubang Resapan Biopori sekaligus penyerahan bornya. Waktu dan tempat pelatihan akan dimumkan segera.

Penulis: Mochamad Zamroni

157 thoughts on “Bantuan Bor Biopori Gratis untuk Sekolah. Mau??

    • Januari 7, 2025 pada 11:11
      Permalink

      SMP Negeri 9 Masih banyak lahan yang bisa dibuat biopori utamanya disekitar tanaman, untuk menyuburkan tanaman tetapi alatnya banyak yang sudah tumpul jadi sehingga kami butuh alat guna untuk membuat tambahan lubang biopori

      Balas
      • Januari 7, 2025 pada 12:56
        Permalink

        Kami dari SMPN 60 Surabaya membutuhkan bantuan bor biopori karena lahan yang luas dan masih terjadi genangan di beberapa titik ketika hujan. Bor biopori di sekolah kami jumlahnya tidak memadai dan sudah tumpul.

        Balas
        • Januari 8, 2025 pada 08:57
          Permalink

          Asswhwb, salam kenal dari Pegiat LH, Pengelola Sampah Anorganik – Sampah Organik SOD (sampah organik dapur) di Biokonversi Maggot BSF, Eco Enzyme, Pemanfaatan Air Hujan untuk air minum dll nya.
          Kalau di ijinkan, kami mau sepasang Bor Biopori, terima kasih dari Yusuf Karyawan Ketua Kader Lingkungan Kel. Cemorokandang Kec. Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur
          WA : 0895 6165 51070

          Balas
          • Januari 13, 2025 pada 19:22
            Permalink

            Kami SMP Kristen Petra Surabaya, masih memiliki lahan untuk biopiori. Selain itu program P5 berkelanjutan dengan obyek merawat tanaman dan lingkungan juga sudah dilakukan. Alasan kami mengajukan adalah saat hujan sering tergenang dan air meluap, harapannya dengan semakin banyak biopori bisa menyerap air. Selain itu untuk mendukung program berkelanjutan yakni merawat lingkungan. Terima kasih.

        • Januari 8, 2025 pada 17:40
          Permalink

          Madrasah sudah di visitasi oleh tim sekolah Adiwiyata, sekitar bulan November 2024. Sehingga madrasah kami untuk membuat lubang resapan disekitar madrasah karena halaman madrasah full Wafing.
          Sehingga kami sangat membutuhkan peralatan tersebut

          Balas
          • Januari 17, 2025 pada 07:01
            Permalink

            Madrasah mana ini? Ada kontak WA?

      • Januari 7, 2025 pada 16:55
        Permalink

        Asslmkm wr. Wb. Kami mau dari MI DARUL MUNAWAROH DESA SUKAMULYA KECAMATAN SINGAJAYA KABUPATEN GARUT. NO TELPON. 083800832266

        Balas
        • Januari 8, 2025 pada 10:21
          Permalink

          Assalamualaikum kami dari sekolah SDN Kupang Krajan /604 Surabaya
          Mengajukan bantuan alat bor biopori untuk sekolah kami karena saat hujan banyak air yang tersia-siakan krn kurangnya penampungan/resapan air tanah jd dengan adanya bor biopori di sekolah kami akan mempermudah membuat biopori sebanyak-banyaknya untuk peresapan air hujan sehingga tidak menggenang di halaman sekolah

          Balas
          • Januari 17, 2025 pada 07:02
            Permalink

            Ada kontak WA?

    • Januari 7, 2025 pada 11:11
      Permalink

      SMP Negeri 9 Masih banyak lahan yang bisa dibuat biopori utamanya disekitar tanaman, untuk menyuburkan tanaman tetapi alatnya banyak yang sudah tumpul jadi sehingga kami butuh alat guna untuk membuat tambahan lubang biopori.

      Balas
      • Januari 7, 2025 pada 11:36
        Permalink

        Mau
        SMP Negeri 9 Masih banyak lahan yang bisa dibuat biopori utamanya disekitar tanaman, untuk menyuburkan tanaman tetapi alatnya banyak yang sudah tumpul jadi sehingga kami butuh alat guna untuk membuat tambahan lubang biopori. Selain itu jumlah alat yang dimiliki masih cukup terbatas sehingga kurang maksimal.

        Balas
      • Januari 7, 2025 pada 12:36
        Permalink

        SDN Kapasari I/292 Surabaya membutuhkan bantuan untuk lubang biopori. Karena jumlah biopori saat ini masih kurang.

        Balas
        • Januari 7, 2025 pada 15:08
          Permalink

          Kami dari SDN SUNTRI Kec. Gunem Kab. Rembang, Jateng (telp : 082124644864)., kebetulan tahun ini kami mengikuti program sekolah Adiwiyata. Agar pelaksanaan program sekolah Adiwiyata bisa berjalan dengan baik dibutuhkan dukungan dana dan sarpras. Bila kami memperoleh bantuan bor biopori dari Lembaga Tunas Hijau, sungguh itu sangat membantu sekali. Semoga bisa terealisasi. Aamiin.

          Balas
          • Januari 12, 2025 pada 04:58
            Permalink

            Nama penulis komentar : Naflah Aqilahnaya
            Asal Sekolah : SMP Negeri 23 Surabaya
            Alamat : Jl. Kedung Baruk Bar. No.1, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60298
            No. Telepon : 085606078360 (Naya)

            Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih kepada Tunas Hijau telah mengedukasi pentingnya lubang resapan biopori bagi lingkungan sekolah melalui artikel ini.

            Kami mengamati, selama musim penghujan, genangan air di area hutan sekolah kami kerap kali timbul setiap tahunnya. Adanya genangan air tersebut dikhawatirkan dapat menjadi tempat nyamuk berkembang-biak atau serangga lain yang dapat menyebarkan penyakit. Hal itu juga menandakan bahwa ada kendala di tanah hutan sekolah kami untuk menyerap air hujan dengan baik.

            Di sekolah kami telah membuat lubang resapan biopori di sejumlah area hutan sekolah (kurang lebih ada sekitar 100an lubang resapan biopori). Lubang resapan biopori tersebut juga diurus secara rutin oleh tim Pokja Biopori dengan sistem piket. Di saat musim kemarau, biasanya kami masukkan daun kering dan sisa makanan. Sedangkan di musim penghujan, kami akan mengeluarkan isinya agar lubang resapan biopori dapat meneruskan air hujan ke tanah dengan baik.

            Namun, dikarenakan kondisi alat bor lubang resapan biopori yang kurang maksimal (dari 6 alat, hanya 2 yang masih berfungsi dengan baik. Sisanya patah karena sudah rapuh besinya) menghambat proses perawatan lubang resapan biopori yang ada (yakni proses penggalian lubang yang kurang dalam) dan kendala dalam penambahan lubang resapan biopori di area hutan sekolah yang belum ada. Karena kondisi itu pula, kami tidak bisa meminjamkan bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste di sekolah kami dengan lebih leluasa.

            Oleh karenanya, kami sangat tertarik dengan bantuan bor lubang resapan biopori dan juga kesempatan workshop pembuatan lubang resapan biopori bagi guru/siswa. Harapan kami, lubang resapan biopori kami dapat hidup lebih lestari. Selain itu, agar kami dapat meminjami bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste dan menyebarkan gerakan 1.000 lubang biopori di selingkung SMPN 23 Surabaya.

            Salam Bumi Pasti Lestari 👌🌱🧚

      • Januari 8, 2025 pada 07:00
        Permalink

        Shofy pembina lingkungan SMPN 4 surabaya membutuhkan alat tersebut karena sekolah kami yang terkendala pembangunan sehingga membuat lubang biopori di beberapa titik buntu, alamat jl tanjung Anom 12, 0895335751820.

        Balas
    • Januari 7, 2025 pada 12:47
      Permalink

      SDN KAPASARI I masih banyak lahan yang bisa dibuat biopori, namun kami masih membutuhkan banyak alatnya. terima kasih

      Balas
      • Januari 7, 2025 pada 21:32
        Permalink

        Kami juga dari SD 3 PEDAWANG Kabupaten Kudus Jawa Tengah, mempersiapkan diri untuk Sekolah Adiwiyata. Salah satunya juga pembuatan biopori menjadi program kami sebagai daya dukung program tersebut. Maka dari itu mohon dengan sangat kepada pemangku kebijakan PT Tunas Hijau untuk bisa membantu menyediakan bor biopori.
        Atas bantuan nya kami ucapkan terimakasih.

        Balas
    • Januari 7, 2025 pada 20:25
      Permalink

      Selfi Yuni Aris Kasyari (081235013305) dari UPT SD Negeri 192 Gresik Jalan Raya Wringinanom Nomor 27 Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik. Sekolah kami mengalami banjir pada musim hujan, bahkan pernah hingga masuk ruang kelas dan merendam meja siswa sampai setengah bagian. Tahun ini sudah ada perbaikan got dan area masuk sekolah ditinggikan, tetapi ketika musim hujan masih ada air yang menggenang di lapangan sekolah sehingga membutuhkan mesin diesel untuk mengalirkan air menggenang tersebut ke luar. Sudah memiliki lubang biopori tetapi masih sederhana.

      Balas
    • Januari 8, 2025 pada 08:35
      Permalink

      SDN 3 Kandangan Kec Purwodadi Kab Grobogan juga banyak lahan yg bsa d gunakan utk pembuatan biopori..
      Tlp/WA : 085876294964

      Balas
      • Januari 10, 2025 pada 09:03
        Permalink

        Sekolah kami SDN Kutisari 1 Surabaya merupakan sekolah Adiwiyata, sehingga perlu alat untuk membuat lubang biopori karena biopori memiliki manfaat yang besar untuk pengelolaan lingkungan, terutama dalam mengatasi masalah drainase dan penyerapan air hujan. Karena saat musim hujan apalagi curah hujan tinggi/ deras dan lama, beberapa ruang kelas kebanjiran.
        Sebenarnya d sekolah kami sudah ada bbrp lubang biopori, tetapi belum bisa mengatasi curah hujan yg cukup deras. Karena itu, alat biopori ini sangat kami butuhkan untuk membuat lubang-lubang biopori lagi.
        Untuk Program Lingkungan Hidup/ Adiwiyata yg sudah kami laksanakan dan berjalan antara lain:
        1. Kegiatan 3 R (sudah berjalan dan berkesinambungan )
        2. Penghijauan 1 kelas 1 pot tanaman.
        3. Hidroponik (berjalan berkesinambungan; target u/ kelas 4)
        Program lanjutan:
        1. Permohonan bibit tanaman di DKRTH.
        2. Perawatan biopori (terjadwal, tetapi belum berjalan; sasaran siswa kls 3)
        3. Penanaman toga (belum berjalan sasaran kls 1 dan 2)
        4. Penelitian lingkungan (belum berjalan)

        Demikian yang bisa kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

        Suriyani, S.Pd
        SDN Kutisari 1/ 268 Surabaya
        Jl. Kutisari Selatan no.22 Surabaya
        HP. 081803245763

        Balas
    • Januari 8, 2025 pada 08:55
      Permalink

      SDN 3 Kandangan Kec Purwodadi Kabupaten Grobogan Jawa Tengah.
      Alamat : Jl Jolotundo no. 31 Ds Kandangan Kec. Purwodadi Kab Grobogan Jawa Tengah

      CP : Imam Rofiki – Tlp/WA : 085876294964

      Balas
    • Januari 8, 2025 pada 09:46
      Permalink

      Dengan senang hati kalau sekolah kami SMP N BANGUNREJO,kec.Suka Karya,kab.Musi Rawas.mendapatkan bantuan alat ini.
      Sekolah kami dahulunya rawa ,sehingga ketinggian tanah kurang merata,kalau habis hujan banyak genangan airnya

      Balas
    • Januari 9, 2025 pada 12:37
      Permalink

      MTs Baitur Rohman Surabaya Jln.Tambak mayor baru III/201 kalau hujan deras halaman sekolah sering tergenang air nya butuh berapa hari untuk surut airnya

      Balas
    • Januari 10, 2025 pada 18:41
      Permalink

      Nama penulis komentar : Endah Noer Abidin
      Asal Sekolah : SMP Negeri 23 Surabaya
      Alamat : Jl. Kedung Baruk Bar. No.1, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60298
      No. Telepon : (031) 8701324 atau 085607454084 (Endah)

      Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih kepada Tunas Hijau telah mengedukasi pentingnya lubang resapan biopori bagi lingkungan sekolah melalui artikel ini.

      Kami mengamati, selama musim penghujan, genangan air di area hutan sekolah kami kerap kali timbul setiap tahunnya. Adanya genangan air tersebut dikhawatirkan dapat menjadi tempat nyamuk berkembang-biak atau serangga lain yang dapat menyebarkan penyakit. Hal itu juga menandakan bahwa ada kendala di tanah hutan sekolah kami untuk menyerap air hujan dengan baik.

      Di sekolah kami telah membuat lubang resapan biopori di sejumlah area hutan sekolah (kurang lebih ada sekitar 100an lubang resapan biopori). Lubang resapan biopori tersebut juga diurus secara rutin oleh tim Pokja Biopori dengan sistem piket. Di saat musim kemarau, biasanya kami masukkan daun kering dan sisa makanan. Sedangkan di musim penghujan, kami akan mengeluarkan isinya agar lubang resapan biopori dapat meneruskan air hujan ke tanah dengan baik.

      Namun, dikarenakan kondisi alat bor lubang resapan biopori yang kurang maksimal (dari 6 alat, hanya 2 yang masih berfungsi dengan baik. Sisanya patah karena sudah rapuh besinya) menghambat proses perawatan lubang resapan biopori yang ada (yakni proses penggalian lubang yang kurang dalam) dan kendala dalam penambahan lubang resapan biopori di area hutan sekolah yang belum ada. Karena kondisi itu pula, kami tidak bisa meminjamkan bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste di sekolah kami dengan lebih leluasa.

      Oleh karenanya, kami sangat tertarik dengan bantuan bor lubang resapan biopori dan juga kesempatan workshop pembuatan lubang resapan biopori bagi guru/siswa. Harapan kami, lubang resapan biopori kami dapat hidup lebih lestari. Selain itu, agar kami dapat meminjami bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste dan menyebarkan gerakan 1.000 lubang biopori di selingkung SMPN 23 Surabaya.

      Salam Bumi Pasti Lestari 👌🌱🧚
      SMP Negeri 23 Surabaya..
      SIAP BERPRESTASI!
      JAYA! JAYA! JAYA!

      Balas
      • Januari 10, 2025 pada 20:13
        Permalink

        Nama penulis komentar : Naura Nadya Shafwah
        Asal Sekolah : SMP Negeri 23 Surabaya
        Alamat : Jl. Kedung Baruk Bar. No.1, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60298

        Sebelumnya, kami berterima kasih kepada Tunas Hijau karena sudah mengedukasi pentingnya lubang biopori bagi lingkungan sekolah melalui artikel ini.

        Setelah kami amati sejauh ini, ternyata di sekolah kami saat musim hujan area hutan sekolah sangat banyak genangan air, dengan adanya genangan air bisa menyebabkan sarang nyamuk, apalagi banyak sekali nyamuk DB. 😱🦟

        Sekolah kami sudah membuat lubang biopori di area hutan sekolah kurang lebih sekitar 100 lubang biopori. Tetapi kondisi alat bor lubang resapan biopori yang kurang maksimal dari 6 alat, hanya tersisa 2, dan 4 alat tersebut ada yang sudah patah karena sudah rapuh besinya. Karena alat yang sangat terbatas ini proses pembuatan lubang biopori di area hutan sekolah masih belum ada dan kami tidak bisa meminjamkan alat tersebut kepada Keluarga Zerowaste di sekolah kami lebih leluasa. Oleh karena itu, kami sangat tertarik dengan bantuan bor lubang biopori dari Tunas Hijau dan di sekolah kami yaitu SMPN Negeri 23 Surabaya bisa membuat lubang biopori lebih banyak lagi dari sebelumnya. 🤗🍀

        Salam Bumi Pasti Lestari 👌🏻🌱🧚🏻

        Balas
    • Januari 17, 2025 pada 07:37
      Permalink

      Nami dari SD Khadijah 2 Surabaya akan menambah biopori yang sudah ada, kami membutuhkan alatnya untuk mengerjakannya karena alat nya sudah harus di ganti

      Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:09
    Permalink

    Mau …
    Sekolah kami memiliki halaman yg tertutup paving sehingga dengan adanya bor biopori akan membantu sekolah kami untuk membuat lubang resapan pada halaman sekolah kami

    Balas
    • Januari 7, 2025 pada 10:18
      Permalink

      Sekolah mana? Kontaknya?

      Balas
      • Januari 7, 2025 pada 10:40
        Permalink

        Kami dari SD Baitul Makmur Mau kak untuk alat bioporinya halaman sekolah kami tertutup paving sehingga kalau hujan terjadi genangan. Mohon petunjuk cara mendapatkan nya

        Balas
        • Januari 7, 2025 pada 15:43
          Permalink

          MAU…..Kami dari SDN UJUNG XIII/ 38 jalan Rawa Baru no 57 Sby…..sangat membutuhkan bantuan Bor biopori karena sekolah kami dalam tahap maju Adiwiyata Provinsi. Kami sangat membutuhkan lubang lubang biopori. Dengan adanya bantuan bor Gratis ini sekolah sangat terbantu dalam pembuatan pembuatan lubang-lubang biopori.

          Balas
      • Januari 7, 2025 pada 10:42
        Permalink

        Kami dari SD Baitul Makmur Surabaya Mau kak untuk alat bioporinya. Setiap hujan terdapat genangan akibat halaman tertutup paving. Mohon petunjuk cara mendapatkan nya

        Balas
        • Januari 7, 2025 pada 10:43
          Permalink

          Alamatnya dimana?

          Balas
          • Januari 7, 2025 pada 11:00
            Permalink

            Sekolah kami donk. Smpn 52 surabaya,agar diberikan bantuan bor nya

        • Januari 7, 2025 pada 11:21
          Permalink

          Kami dari SDN PACARKELING IX/190 sangat berharap bisa mendapatkan bor biopori karena sangat kami perlukan untuk menambah jumlah lubang biopori di halaman sekolah kami, untuk mengatasi genangan air hujan.

          Balas
      • Januari 7, 2025 pada 10:46
        Permalink

        SMPN 41 Surabaya
        Jalan Gembong Sekolahan no 5
        Telp: 031-3736006/08815352967
        Terima kasih kami sangat membutuhkan alat ini karena ingin membuat banyak lubang-lubang biopori yang berguna waktu hujan dan pembuatan kompos.
        Program lingkungan yang rutin kami lakukan dengan aksi semut, semangat memungut sampah-sampah kering atau organik untuk dimasukkan ke lubang biopori

        Balas
      • Januari 7, 2025 pada 11:43
        Permalink

        SMP PGRI 5 SURABAYA membutuhkan bantuan Biopori karena sekolah kami kerap banjir ketika hujan deras

        Balas
      • Januari 7, 2025 pada 15:37
        Permalink

        Mau…..Kami dari SDN UJUNG XIII38…..sangat membutuhkan bantuan Bor biopori karena sekolah kami dalam tahap maju Adiwiyata Provinsi. Kami sangat membutuhkan lubang lubang biopori. Dengan adanya bantuan bor Gratis ini sekolah sangat terbantu dalam pembuatan pembuatan lubang-lubang biopori.

        Balas
      • Januari 8, 2025 pada 13:03
        Permalink

        Assalamualaikum…
        Selamat siang min,,
        Saya Bu Ayu Anggraini
        Dari SDN Wonokusumo V/44
        Alamat: Jalan Wonokusumo Lor 44
        CP: +62 813-3509-0462

        Sekolah kami sangat butuh alat bor biopori bantuan dr tunas hijau karena sekolah kami baru mengalami pembangunan, jadi lahan terbuka yg awalnya memiliki lubang biopori jadi tertutup kembali. Untuk memaksimalkan kegiatan adiwiyata dan meminimalisir genangan air di daerah sekitar kami. Kami sangat membutuhkan alat biopori untuk membuat lubang biopori yg layak. Kami hanya memiliki 2 alat biopori namun kondisinya sudah tidak layak karena tumpul. Untuk itu kami harap sekolah kami mendapatkan bantuan alat biopori agar kami bisa membuat lubang biopori sebagaimana mestinya. Terimakasih 🙏

        Balas
        • Januari 10, 2025 pada 18:43
          Permalink

          Nama penulis komentar : Endah Noer Abidin
          Asal Sekolah : SMP Negeri 23 Surabaya
          Alamat : Jl. Kedung Baruk Bar. No.1, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60298
          No. Telepon : (031) 8701324 atau 085607454084 (Endah)

          Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih kepada Tunas Hijau telah mengedukasi pentingnya lubang resapan biopori bagi lingkungan sekolah melalui artikel ini.

          Kami mengamati, selama musim penghujan, genangan air di area hutan sekolah kami kerap kali timbul setiap tahunnya. Adanya genangan air tersebut dikhawatirkan dapat menjadi tempat nyamuk berkembang-biak atau serangga lain yang dapat menyebarkan penyakit. Hal itu juga menandakan bahwa ada kendala di tanah hutan sekolah kami untuk menyerap air hujan dengan baik.

          Di sekolah kami telah membuat lubang resapan biopori di sejumlah area hutan sekolah (kurang lebih ada sekitar 100an lubang resapan biopori). Lubang resapan biopori tersebut juga diurus secara rutin oleh tim Pokja Biopori dengan sistem piket. Di saat musim kemarau, biasanya kami masukkan daun kering dan sisa makanan. Sedangkan di musim penghujan, kami akan mengeluarkan isinya agar lubang resapan biopori dapat meneruskan air hujan ke tanah dengan baik.

          Namun, dikarenakan kondisi alat bor lubang resapan biopori yang kurang maksimal (dari 6 alat, hanya 2 yang masih berfungsi dengan baik. Sisanya patah karena sudah rapuh besinya) menghambat proses perawatan lubang resapan biopori yang ada (yakni proses penggalian lubang yang kurang dalam) dan kendala dalam penambahan lubang resapan biopori di area hutan sekolah yang belum ada. Karena kondisi itu pula, kami tidak bisa meminjamkan bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste di sekolah kami dengan lebih leluasa.

          Oleh karenanya, kami sangat tertarik dengan bantuan bor lubang resapan biopori dan juga kesempatan workshop pembuatan lubang resapan biopori bagi guru/siswa. Harapan kami, lubang resapan biopori kami dapat hidup lebih lestari. Selain itu, agar kami dapat meminjami bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste dan menyebarkan gerakan 1.000 lubang biopori di selingkung SMPN 23 Surabaya.

          Salam Bumi Pasti Lestari 👌🌱🧚
          SMP Negeri 23 Surabaya..
          SIAP BERPRESTASI!
          JAYA! JAYA! JAYA!

          Balas
    • Januari 7, 2025 pada 10:21
      Permalink

      SDN Pacarkeling 1
      Jl.Tambangboyo 2A
      081230829225

      Alhamdulillah pucuk dicita ulam tiba
      Kami sangat berharap bisa mendapatkan bor biopori krn mmg sangat kami perlukan utk menambah jumlah lubang biopori di halaman sekolah kami,utk mengatasi genangan air hujan bbrp minggu ini.bbrp ini.

      Balas
      • Januari 7, 2025 pada 11:19
        Permalink

        Sekolah kami (SDN KAPASARI V) membutuhkan bor untuk membuat lubang biopori. Karena selama ini disaat membuat lubang biopori selalu meminjam. Kami berencana untuk menambah lubang biopori, tetapi untuk saat ini masih terkendala alat bor yang belum kami punya. Program lingkungan terus kami galakkan, salah satunya operasi semut yang mengambil sampah daun kering dimasukkan kedalam lubang biopori, selain itu saat ini musim penghujan kami segera menambah lubang biopori supaya tidak ada genangan air.
        Nama Sekolah : SDN KAPASARI V/296
        Alamat Sekolah : JL. Tambak Dukuh I no 8
        No Hp : 085798088880 / 031-5467591

        Balas
    • Januari 7, 2025 pada 10:26
      Permalink

      Sekolah kami membutuhkan bor biopori karena jika hujan turun airnya menggenang karena kurangnya saluran irigasi.
      Semoga di realisasi

      Balas
    • Januari 7, 2025 pada 10:28
      Permalink

      Sekolah kami membutuhkan bor biopori karena jika hujan turun airnya menggenang karena kurangnya saluran irigasi.
      Semoga di realisasi.
      SDN Banyu Urip X/584
      Kec. Sawahan
      Telp/wa. 082131530786

      Balas
    • Januari 7, 2025 pada 10:31
      Permalink

      SDN PAKIS III/370 mempunyai halaman yang cukup luas namun masih sedikit memiliki lubang biopori sehingga terkadang masih ada genangan air di halaman ketika turun hujan. Namun peralatan yang kurang memadai yaitu alat lubang biopori yang hanya 1. Maka sebagai bentuk kegiatan konservasi air kami ingin menambah lubang biopori. Mohon untuk perhatiannya agar dapat membantu tujuan kami. Terimakasih

      Balas
      • Januari 7, 2025 pada 10:54
        Permalink

        SDN Gading VII juga berminat untuk bantuan Bor ini, karena halamannya sering banjir / tergenang 10 sampai 15 saat hujan , sehingga mengganggu untuk kegiatan pembelajaran di luar kelas

        Balas
    • Januari 7, 2025 pada 10:49
      Permalink

      Kami dari SDN KAPASARI VIII.. Alhamdulillah trimakasih kami mau sekali , kondisi sekolah kami sebagian ada paving dan Juga kami ingin belajar menggunakan bor listrik dan ingin menambah lubang biopori… Sukses untuk Tunas Hijau 👌
      SDN KAPASARI VIII
      Jl. Kusuma Bangsa 124
      Hp. 085730465001

      Balas
    • Januari 7, 2025 pada 11:00
      Permalink

      Kami dari SMP NEGERI 27
      Jl. Wonosari Besar Ujung Surabaya
      No. Hp : 082132259041
      ingin mengajukan bantuan alat BOR BIOPORI karena lubang biopori sebelumnya di sekolah kami tertutup paving sehingga untuk mendukung upaya pengelolahan air hujan dan pengurangan genangan

      Balas
    • Januari 7, 2025 pada 11:01
      Permalink

      SMP NEGERI 8 SURABAYA merupakan sekolah Adiwiyata Mandiri yang mau menerima bantuan bor biopori dari pihak DLH.
      Selain halaman sekolah tertutup paving sehingga dengan adanya bor biopori akan membantu sekolah kami untuk membuat lubang resapan, bor biopori di SMP Negeri 8 Surabaya juga sudah berkarat. Terimakasih atas informasinya DLH

      Balas
    • Januari 7, 2025 pada 10:31
      Permalink

      SDN PAKIS III/370 mempunyai halaman yang cukup luas namun masih sedikit memiliki lubang biopori sehingga terkadang masih ada genangan air di halaman ketika turun hujan. Namun peralatan yang kurang memadai yaitu alat lubang biopori yang hanya 1. Maka sebagai bentuk kegiatan konservasi air kami ingin menambah lubang biopori. Mohon untuk perhatiannya agar dapat membantu tujuan kami. Terimakasih

      Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:11
    Permalink

    SMPN 11 Surabaya mau menerima Bor Biopori,
    Alamat : Jl. sawah Pulo no 18 Surabaya
    No WA :085852824110
    Matur nuwun

    Semoga bermanfaat

    Balas
    • Januari 7, 2025 pada 11:12
      Permalink

      Sekolah kami SDN Sidotopo Wetan V mau dan ingin diberi bor biopori tersebut.
      Sekolah kami sangat luas. Di saluran air dan halaman masih banyak terdapat air menggenang.
      Dengan alat tersebut kami akan bisa membuat lebih banyak lubang biopori untuk mengurangi genangan air

      Amalia
      085730617233

      Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:16
    Permalink

    NAMA : REMAINAR WIYOGA PUTRI,S.Pd
    SEKOLAH : SDN DR SUTOMO I / 323 SURABAYA
    ALAMAT : JL. KUPANG SEGUNTING III / 12 A SURABAYA
    NO HP : 081138000116

    Kondisi fisik sekolah kami sangat luas lahan dan halaman, kami membutuhkan alat bor biopori untuk menambahkan jumlah biopori yang sekolah kami miliki. karena sekeliling sekolah kami merupakan kampung padat penduduk kami juga ingin berpartisipasi dan menambah kolaborasi dengan warga sekitar sekolah untuk mewujudkan lingkungan bebas genangan air saat hujan.

    program yang telah kami lakukan:
    1. pengecekan dan perawatan lobang biopori di sekolah
    2. pembuatan biopori di kampung binaan yang lokasinya dengan dengan sekolah

    Balas
    • Januari 7, 2025 pada 10:42
      Permalink

      Sekolah : SMPN 3 Surabaya
      Alamat : Jalan Praban No 3 Kota Surabaya
      Kontak : 085843117721

      SMPN 3 Surabaya merupakan sekolah yang berada di tengah kota surabaya. Karena posisi di tengah kota menyebabkan SMPN 3 mempunyai lahan yang sangat terbatas dan sebagian besar lahan tertutup oleh paving sehingga membuat air sulit meresap dan menimbulkan genangan. Hal ini membuat kami harus menambahkan jumlah biopori sekolah yang jumlahnya terbatas karena sekolah belum mempunyai alat untuk pembuatan biopori dan harus pinjam terlebih dahulu jika mau membuat biopori. Jika kita mempunyai alat biopori sendiri hal itu akan sangat memudahkan dan membuat kita lebih semangat untuk menambah dan merawat biopori yang ada di sekolah. Terimakasih

      Balas
    • Januari 7, 2025 pada 10:49
      Permalink

      Ika Suci Rahayu
      SDN Nginden Jangkungan I Jalan Nginden Baru VI No. 30~32 dan SDN Rungkut Menanggal I Jalan Rungkut Barata IX/3 No. Handphone 081357612114

      Sebagai pegiat lingkungan saya dan warga sekolah sangat bersemangat dan antusias untuk mendapatkan bantuan bor lubang resapan biopori mengingat sekolah kami yang luas masih perlu adanya penambahan lubang biopori yang selama ini sudah kami buat. Kami sadar bahwa manfaat lubang biopori sangat berkontribusi dalam mewujudkan konservasi air sebagai wujud program kegiatan lingkungan di sekolah kami tersebut. Kondisi sekolah kami di SDN Nginden Jangkungan I yang posisi tanahnya lebih rendah dari jalan, perlu kiranya lubang resapan biopori bisa kita tambahkan. Demikian juga dengan SDN Rungkut Menanggal saluran drainasenya yang tidak seberapa dalam dan lebar, perlu juga penambahan lubang biopori di sekitar drainase tersebut.
      Semoga 2 sekolah yang saya pimpin tersebut mendapat bantuan bor lubang resapan biopori agar kami lebih semangat lagi berkreasi dalam mewujudkan program lingkungan salah satunya yaitu konservasi air. Terima kasih Tunas Hijau dan Pakuwon Grup. Semoga kami bisa mendapatkannya. Salam Bumi Salam Lestari, Salam sadar iklim …

      Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:17
    Permalink

    SDN AIRLANGGA I/198 siap menerima

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:18
    Permalink

    Alat atau bor pembuatan lobang biopori ini sangat bermanfaat bagi lingkungan sekolah kami, SD Negeri Lidah Kulon I/464 Surabaya. Lingkungan sekolah yang begitu luas sangat diperlukan banyaknya lobang biopori agar dimusim penghujan air hujan tidak langsung terbuang sia – sia namun bisa terserap oleh lapisan tanah di sekitar dan bermanfaat juga untuk pencadangan air tanah serta pula untuk kesuburan tanah serta tanaman

    Balas
    • Januari 7, 2025 pada 10:32
      Permalink

      Nama : INSAN ARIS,S.Pd
      Sekolah : SD Negeri Lidah Kulon I/464
      Alamat: Jl.Raya Lidah Kulon nomor 10 Kec.Lakarsantri Surabaya
      No hp: 083846124516

      Balas
      • Januari 7, 2025 pada 22:15
        Permalink

        Kami dari SD 3 Pedawang Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Saat ini sekolah kami sedang mempersiapkan diri mengikuti lomba Sekolah Adiwiyata. Sebagai persiapannya sekolah kami menata lingkungan sekitar dengan memperbanyak tanaman, selain itu kami memanfaatkan konservasi air untuk menyirami tanaman tersebut. Sebagai program sekolah kami, kami juga ingin memanfaatkan air hujan untuk penguraian sampah organik menjadi kompos. Salah satunya dengan pembuatan biopori.
        Di sekolah kami belum ada resapan air hujan. Maka dari itu sekolah kami ingin membuat biopori, karena program biopori menjadi salah satu program unggulan kami dalam lomba Sekolah Adiwiyata.
        Dari kondisi dan keadaan tersebut, mohon dengan sangat dari pemangku kebijakan kelembagaan PT Tunas Hijau untuk bisa membantu kami dalam menyediakan bor biopori.
        Atas partisipasi dan bantuan nya, kami ucapkan banyak terima kasih.

        SD 3 Pedawang
        Alamat Jln Mayor Kusmanto RT 4 RW 1
        Gg Cempaka Desa Pedawang Kecamatan Bae Kabupaten Kudus
        Nmr HP 082115414146

        Balas
      • Januari 10, 2025 pada 18:44
        Permalink

        Nama penulis komentar : Endah Noer Abidin
        Asal Sekolah : SMP Negeri 23 Surabaya
        Alamat : Jl. Kedung Baruk Bar. No.1, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60298
        No. Telepon : (031) 8701324 atau 085607454084 (Endah)

        Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih kepada Tunas Hijau telah mengedukasi pentingnya lubang resapan biopori bagi lingkungan sekolah melalui artikel ini.

        Kami mengamati, selama musim penghujan, genangan air di area hutan sekolah kami kerap kali timbul setiap tahunnya. Adanya genangan air tersebut dikhawatirkan dapat menjadi tempat nyamuk berkembang-biak atau serangga lain yang dapat menyebarkan penyakit. Hal itu juga menandakan bahwa ada kendala di tanah hutan sekolah kami untuk menyerap air hujan dengan baik.

        Di sekolah kami telah membuat lubang resapan biopori di sejumlah area hutan sekolah (kurang lebih ada sekitar 100an lubang resapan biopori). Lubang resapan biopori tersebut juga diurus secara rutin oleh tim Pokja Biopori dengan sistem piket. Di saat musim kemarau, biasanya kami masukkan daun kering dan sisa makanan. Sedangkan di musim penghujan, kami akan mengeluarkan isinya agar lubang resapan biopori dapat meneruskan air hujan ke tanah dengan baik.

        Namun, dikarenakan kondisi alat bor lubang resapan biopori yang kurang maksimal (dari 6 alat, hanya 2 yang masih berfungsi dengan baik. Sisanya patah karena sudah rapuh besinya) menghambat proses perawatan lubang resapan biopori yang ada (yakni proses penggalian lubang yang kurang dalam) dan kendala dalam penambahan lubang resapan biopori di area hutan sekolah yang belum ada. Karena kondisi itu pula, kami tidak bisa meminjamkan bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste di sekolah kami dengan lebih leluasa.

        Oleh karenanya, kami sangat tertarik dengan bantuan bor lubang resapan biopori dan juga kesempatan workshop pembuatan lubang resapan biopori bagi guru/siswa. Harapan kami, lubang resapan biopori kami dapat hidup lebih lestari. Selain itu, agar kami dapat meminjami bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste dan menyebarkan gerakan 1.000 lubang biopori di selingkung SMPN 23 Surabaya.

        Salam Bumi Pasti Lestari 👌🌱🧚
        SMP Negeri 23 Surabaya..
        SIAP BERPRESTASI!
        JAYA! JAYA! JAYA!

        Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:18
    Permalink

    Kalau SMP Negeri 9 minta bagaimana mekanismenya?

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:21
    Permalink

    SDN AIRLANGGA I/198 siap menerima alat biopori
    Situasi sekolah masih membutuhkan alat tersebut untuk kegiatan lingkungan hidup
    Salam bumi pasti lestari

    Risa Oktafin
    SDN AIRLANGGA I/198

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:21
    Permalink

    Ratih Indrawati
    SMP Al Islah
    Gunung Anyar Tengah 22-24
    085648001002

    Kondisi lingkungan sekolah yang tanahnya cukup keras bercampur kerikil dan sering terjadi genangan air setalah hujan dan lingkungan sekolah yg Cukup luas maka membutuhkan biopori bermata tajam dan jumlah yang cukup banyak
    Target tim LH siap membuat lubang biopori sebanyak 30

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:21
    Permalink

    SMPN 7 SURABAYA SIAP MENERIMA ,, TERIMAKASIH

    Balas
    • Januari 7, 2025 pada 10:24
      Permalink

      dijelaskan kondisi sekolahnya dan program lingkungan yang telah dilakukan di sekolah

      Balas
      • Januari 7, 2025 pada 17:20
        Permalink

        Selamat sore, kami dari SDN 2 Ringin Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang Provinsi Jawa Tengah sedang membutuhkan alat untuk membuat biopori. Tahun ini kami berencana melakukan konservasi Air dan pengolahan sampah organik untuk membuat pupuk dalam rangka untuk mengikuti program sekolah Adiwiyata Kabupaten. Kondisi lingkungan sekolah kami ketika hujan deras selalu menggenang meskipun nanti akan surut sendiri, maka kami butuh untuk membuat biopori agar air hujan tersebut dapat langsung terserap ke tanah dan juga sebagai tempat untuk pembuatan pupuk organik dari daun-daun kering yang ada di lingkungan sekolah. Sekolah kami memiliki banyak sekali pohon mangga yang ketika daunnya jatuh bisa kami manfaatkan untuk pupuk. Sebelum program pembuatan biopori, kami telah mengolah sampah daun tersebut dengan cara dikumpulkan dan ditimbun dengan tanah. Akan tetapi, hal itu dirasa kurang sehingga kami berencana membuat biopori yang nantinya akan bisa menanggulangi air hujan dan sekaligus membuat pupuk.
        Kami berharap dapat bantuan alat untuk membuat biopori tersebut. Sebelumnya atas bantuannya kami ucapkan terima kasih.
        Kontak: 085291524562

        Balas
      • Januari 11, 2025 pada 05:51
        Permalink

        Nama penulis komentar : Endah Noer Abidin
        Asal Sekolah : SMP Negeri 23 Surabaya
        Alamat : Jl. Kedung Baruk Bar. No.1, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60298
        No. Telepon : (031) 8701324 atau 085607454084 (Endah)

        Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih kepada Tunas Hijau telah mengedukasi pentingnya lubang resapan biopori bagi lingkungan sekolah melalui artikel ini.

        Kami mengamati, selama musim penghujan, genangan air di area hutan sekolah kami kerap kali timbul setiap tahunnya. Adanya genangan air tersebut dikhawatirkan dapat menjadi tempat nyamuk berkembang-biak atau serangga lain yang dapat menyebarkan penyakit. Hal itu juga menandakan bahwa ada kendala di tanah hutan sekolah kami untuk menyerap air hujan dengan baik.

        Di sekolah kami telah membuat lubang resapan biopori di sejumlah area hutan sekolah (kurang lebih ada sekitar 100an lubang resapan biopori). Lubang resapan biopori tersebut juga diurus secara rutin oleh tim Pokja Biopori dengan sistem piket. Di saat musim kemarau, biasanya kami masukkan daun kering dan sisa makanan. Sedangkan di musim penghujan, kami akan mengeluarkan isinya agar lubang resapan biopori dapat meneruskan air hujan ke tanah dengan baik.

        Namun, dikarenakan kondisi alat bor lubang resapan biopori yang kurang maksimal (dari 6 alat, hanya 2 yang masih berfungsi dengan baik. Sisanya patah karena sudah rapuh besinya) menghambat proses perawatan lubang resapan biopori yang ada (yakni proses penggalian lubang yang kurang dalam) dan kendala dalam penambahan lubang resapan biopori di area hutan sekolah yang belum ada. Karena kondisi itu pula, kami tidak bisa meminjamkan bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste di sekolah kami dengan lebih leluasa.

        Oleh karenanya, kami sangat tertarik dengan bantuan bor lubang resapan biopori dan juga kesempatan workshop pembuatan lubang resapan biopori bagi guru/siswa. Harapan kami, lubang resapan biopori kami dapat hidup lebih lestari. Selain itu, agar kami dapat meminjami bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste dan menyebarkan gerakan 1.000 lubang biopori di selingkung SMPN 23 Surabaya.

        Salam Bumi Pasti Lestari 👌🌱🧚
        SMP Negeri 23 Surabaya..
        SIAP BERPRESTASI!
        JAYA! JAYA! JAYA!

        Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:22
    Permalink

    Sangat bermanfaat sekali sekolah kami berkenan untuk mendapatkan bantuan bor biopori

    SMPN 59 Surabaya
    Jalan Raya Klumprik PDAM No.59 Surabaya

    Balas
    • Januari 17, 2025 pada 09:32
      Permalink

      Kami dari SD Khadijah 2 Surabaya sudah memiliki lubang biopori, tetapi kami rasa kurang memadai sehingga kami berencana akan menambah lubang biopori yang sudah ada, sehingga kami membutuhkan alat tersebut. Terima kasih sebelumnya atas perhatian dan bantuannya.

      Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:23
    Permalink

    Selamat pagi..
    SDN Kapasari 1/292 bersedia untuk menerima bantuan dan menggunakan bor biopori secara maksimal. Sekolah kami memiliki 2 lapangan yang luas. Pada bulan November lalu, kami bersurat ke DLH untuk peminjaman alat bor biopori. Saat musim hujan dengan intensitas deras lapangan yang digunakan anak-anak upacara tergenang air. Biopori yang ada butuh untuk diperbaiki kembali namun karena keterbatasan alat, kami menggunakan alat seadanya sehingga hasilnya pun kurang maksimal. Oleh karena itu, kami berharap Tunas Hijau memberikan salah satu alat bor biopori untuk menunjang kegiatan lingkungan sekolah kami yang saat ini sedang proses pengajuan Adiwiyata Tingkat Provinsi. Semoga sukses selalu Tunas Hijau.

    Terima kasih

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:24
    Permalink

    SDN Karah I siap menerima alat biopori
    Sekolah kami membutuhkan alat tersebut untuk kegiatan lingkungan
    Salam bumi pasti lestari

    ETIK FATMAWATI
    SDN KARAH I

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:25
    Permalink

    Nama Sekolah : SDN Dukuh Kupang II-489
    Alamat : Jl. Dukuh Kupang XI/ 31 Surabaya
    No Telp : 085731598695
    Kondisi di sekolah kami memang sudah ada lubang biopori, akan tetapi banyak tutupnya tidak bisa dibuka dan rusak/pecah. Kami perlu penambahan lubang biopori di bagian belakang sekolah/kebun sekolah agar maksimal. Selain itu setiap musim hujan air tergenang di lapangan dikarenakan kurangnya resapan. Untuk penanganan masalah pengolahan sampah organik/dedaunan di sekolah kami banyak sekali dedaunan yang jatuh dan berguguran, sehingga perlunya penambahan biopori agar permasalahan tersebut teratasi. Terimakasih

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:26
    Permalink

    Nama Sekolah : SDN Dukuh Kupang II-489
    Alamat : Jl. Dukuh Kupang XI/ 31 Surabaya
    No Telp : 085731598695
    SDN Dukuh Kupang II-489 sangat perlu alat bor lubang biopori. Latar belakang Kondisi di sekolah kami memang sudah ada lubang biopori, akan tetapi banyak tutupnya tidak bisa dibuka dan rusak/pecah. Kami perlu penambahan lubang biopori di bagian belakang sekolah/kebun sekolah agar maksimal. Selain itu setiap musim hujan air tergenang di lapangan dikarenakan kurangnya resapan. Untuk penanganan masalah pengolahan sampah organik/dedaunan di sekolah kami banyak sekali dedaunan yang jatuh dan berguguran, sehingga perlunya penambahan biopori agar permasalahan tersebut teratasi. Terimakasih

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:27
    Permalink

    Selamat pagi..
    SDN Kapasari 1/292 bersedia untuk menerima bantuan dan menggunakan bor biopori secara maksimal. Sekolah kami memiliki 2 lapangan yang luas. Pada bulan November lalu, kami bersurat ke DLH untuk peminjaman alat bor biopori. Saat musim hujan dengan intensitas deras lapangan yang digunakan anak-anak upacara tergenang air. Biopori yang ada butuh untuk diperbaiki kembali namun karena keterbatasan alat, kami menggunakan alat seadanya sehingga hasilnya pun kurang maksimal. Oleh karena itu, kami berharap Tunas Hijau memberikan salah satu alat bor biopori untuk menunjang kegiatan lingkungan sekolah kami yang saat ini sedang proses pengajuan Adiwiyata Tingkat Provinsi. Semoga sukses selalu Tunas Hijau.

    Terima kasih

    Nama : Ririn Kusfantarini
    SDN KAPASARI I/292
    JL. Pecindilan II No. 43
    0812-4774-1761

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:28
    Permalink

    SMPN 7 SURABAYA memilik lahan yang tertutup dengan paving, sehingga sangat membutuhkan bantuan bor dalam pembuatan biopori. Di sekolah kami sudah mulai belajar dalam pembuatan biopori yang benar, kapan hari pernah dibantu dengan bor listrik oleh tim DLH. semoga sekolah kami mendapatkan bantuan bor tersebut guna memaksimalkan program adiwiyata

    Balas
    • Januari 7, 2025 pada 10:38
      Permalink

      Kami dari SDN KAPASARI VIII.. Alhamdulillah trimakasih kami mau sekali , kondisi sekolah kami sebagian ada paving dan Juga kami ingin belajar menggunakan bor listrik dan ingin menambah lubang biopori… Sukses untuk Tunas Hijau 👌

      Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:33
    Permalink

    SDN Krembangan Selatan 3, berminat untuk mendapatkan alat biopori.
    Alasan:
    1.Sekolah kami ada beberapa titik yang ketika hujan pasti ada genangan air, sedangkan tempat tersebut digunakan untuk akses jalan dan posisinya di sebelah lapangan olahraga.
    2.Dengan adanya alat biopori akan membantu menambah jumlah lubang biopori yang nantinya bisa mencegah terjadinya genangan air disekolah dan air hujan cepat meresap ke dalam tanah
    3.. Biopori adalah salah satu program sekolah kami terkait Adiwiyata sekolah untuk itu biopori tersebut nantinya akan kami gunakan selain resapan air tapi juga untuk kompos daun2 kering. Setelah 2minggu kompos tersebut bisa kami gunakan untuk pupuk tanaman disekolah.
    3.Dengan adanya alat bor biopori saya sebagai koordinator Adiwiyata akan memaksimalkan kader siswa untuk mengedukasi serta mempraktikkan secara langsung pembuatan resapan lubang biopori disekolah.
    Terimakasih.

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:33
    Permalink

    NAMA : NURUL FITRIYAH,S.PdI
    SEKOLAH : SMPN 46 Surabaya
    ALAMAT : JL. MAYJEND SUNGKONO, NO 124
    NO HP : 082139296460

    Kondisi fisik SMPN 46 Surabaya sangat luas lahan dan halamannya, sehingga kami membutuhkan alat bor biopori untuk menambahkan jumlah biopori yang sekolah kami miliki, untuk mewujudkan lingkungan sekolah bebas genangan air saat hujan.

    program yang telah kami lakukan:
    Perawatan lubang biopori dengan mengisi lubang biopori dg sampah organik dan memanennya.

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:38
    Permalink

    Terimakasih sebelumnya atas bantuan dr tim tunas hijau. Kami mengajukan diri untuk mengikuti pelatihan pembuatan lubang biopori serta alat bor biopori.
    Sekolah kami memiliki 2 lapangan dan 2 titik taman yang masih perlu diberikan lubang resapan biopori agar tidak banjir saat hujan.

    SDN PACARKELING V/186
    Alamat: Jalan Pacarkeling No.07 kecamtan Tambaksari Surabaya
    No. HP PJ: 085730881281

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:38
    Permalink

    Sekolah kami SMPN 11 Surabaya tertarik untuk mendapatkan bantuan lubang biopori dengan beberapa alasan diantaranya area sekolah yang luas memungkinkan lubang resapan bisa di buat , disamping itu SMPN 11 Surabaya memiliki saluran air hujan masih memungkinkan untuk di buat lubang resapan biopori.

    SMPN 11 Surabaya
    Jl Sawah Pulo no 18 Surabaya
    No WA 081930647921

    Balas
    • Januari 7, 2025 pada 10:49
      Permalink

      Terimakasih atas bantuan dr Tim Tunas Hijau. Kami mengajukan diri untuk mengikuti pelatihan pembuatan lubang biopori dan mendapatkan bantuan alat bor biopori dengan beberapa alasan. Di antaranya area sekolah yang luas berupa 2 lapangan dan 3 titik taman. yang masih memungkinkan untuk di buat lubang resapan biopori.

      SDN PACARKELING V/186 SURABAYA
      Jl. Pacarkeling No.07 Kecamatan Tambaksari Surabaya
      no Hp. 085730881281

      Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:41
    Permalink

    Selamat Pagi

    Terimakasih Tunas Hijau, yang akan membagikan bor biopori kepada sekolah yang membutuhkan. Sekolah kami memiliki lahan yang cukup luas namun sebagian besar tertutup paving, bangunan dan berupa lapangan, sehingga kurang resapan airnya. Sekolah kami sudah memiliki beberapa lubang biopori namun banyak yang sudah rusak. Kami membutuhkan bor biopori tersebut untuk memperbanyak lubang resapan dan juga memperbaiki yang sudah rusak. Karena kita berhutang kepada bumi jika membiarkan air hujan tidak meresap ke dalam tanah. Semoga bor tersebut nanti bermanfaat untuk sekolah khususnya dan bumi pada umumnya.

    Mari Upayakan yang terbaik untuk Bumi kita
    Salam Bumi Pasti Lestari

    SMPN 53 Surabaya
    Jl. Kendung No. 110, Sememi, Benowo
    081230883322

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:44
    Permalink

    NAMA : MARIANA MASITA
    SEKOLAH : SDN KAPASARI VIII
    Alhamdulillah ada program bantuan untuk bor biopori untuk sekolah.
    Keadaan sekolah kami sangat luas. Masih banyak sisa lahan yg masih bisa digunakan untuk membuat lubang biopori.
    Di sekolah kami ada kurang lebih 20 lubang biopori. Tentunya program ini sangat membantu jika kami menerimanya, sehingga bisa lebih banyak membuat lubang biopori di sekolah.

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:44
    Permalink

    SDN PETEMON XII/360 adalah area banjir , dengan dibuat biopori akan mengurangi resiko banjir dan menggenangnya air. dan juga untuk kegiatan lingkungan hidup.
    SOLICHATI
    SDN PETEMON XII/360

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:44
    Permalink

    Nama: Desy Indah W, S.Pd
    SMPN 46 SURABAYA
    Jln. Mayjend Sungkono no 124
    085648621945

    Lokasi sekolah sering mengalami genangan atau banjir saat musim hujan, Sekolah kami memiliki lahan yang luas sehingga dibutuhkan lubang biopori yang banyak pula. Sekolah memiliki tanah yang keras atau padat, sehingga sulit menyerap air secara alami. Dengan Lubang biopori dapat membantu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kualitasnya. Biasanya kita meminjam alat dari dinas Lingkungan Hidup untuk pembuatan lubang biopori, apabila memiliki sendiri sekolah dapat secara berkala membuat atau memperbaiki lubang resapan biopori tanpa bergantung pada pihak lain, sehingga pengelolaan lingkungan menjadi lebih optimal.

    program yang telah kami lakukan:
    1. Mengisi secara berkala lubang biopori dengan sampah organik dan Memanennya
    2. Menambah lubang biopori yang dibantu oleh dinas lingkungan hidup

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:46
    Permalink

    NAMA : MUHAMMAD ERWIN ANWAR
    SEKOLAH : SDN BENOWO III Surabaya
    ALAMAT : JL. Lapangan Benowo no126
    NO HP : 085745474215

    Kondisi fisik SDN Benowo lll Surabaya, lahan dan halamannya berapa-berapa genangan air sehingga kami membutuhkan alat bor biopori untuk menambahkan jumlah biopori yang sekolah kami miliki, untuk mewujudkan lingkungan sekolah bebas genangan air saat hujan.

    program yang telah kami lakukan:
    Perawatan lubang biopori dengan mengisi lubang biopori dg sampah organik dan memanennya.

    Balas
    • Januari 7, 2025 pada 10:51
      Permalink

      Kami, dari SDN Karangpilang 1 Surabaya, mau bor biopori nya kak.
      Sekolah kami, sedang menuju persiapan adw, mau nambah biopori, tapi belum mmepunyai bor. Lahan sekolah sangat luas, sehingga membutuhkan bor, supaya bisa membuat lubang lebih banyak, untuk peresapn air dan pembuatan kompos.

      Semoga beruntung.
      Terima kasih.

      Tyas
      SDN Karangpilang 1 Surabaya
      No HP 081553040466

      Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:54
    Permalink

    Nama Sekolah : SD Budi Yakin Surabaya
    Alamat Sekolah : Jl. Rangkah Besar No. 22 Surabaya
    Nomer Seluler : 08877366996 (Nabiil)

    Kondisi Sekolah :
    Sekolah kami sebagian besar tertutup bangunan berupa plesteran sehingga tidak memiliki resapan air dan ketika hujan terkadang sekolah kami mengalami luapan air. Kami membutuhkan bor biopori tersebut untuk memperbanyak lubang resapan. Terimakasih.

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:56
    Permalink

    NAMA : NURUL FITRIANI (PEMBINA CLIMATE HERO)
    SEKOLAH : SD ISLAM AL-AZHAR KELAPA GADING SURABAYA
    ALAMAT : JL. TAMAN BHASKARA UTARA NO. 1, MULYOREJO, SURABAYA
    NO HP : 085607172754
    Kondisi SD ISLAM AL-AZHAR KELAPA GADING SURABAYA saat ini karena minimnya Biopori di sekolah kami, untuk lahan dan halaman disekitar sekolah yang tidak berpaving selalu terjadi banjir Ketika turun hujan karena kurangnya biopori (daerah kami rawan akan banjir), sehingga kami membutuhkan alat bor biopori untuk menambahkan jumlah biopori yang sekolah kami miliki, untuk mewujudkan lingkungan sekolah bebas genangan air saat hujan.
    Program yang saat ini kami jalankan yakni melakukan pengisian lubang biopori yang ada dengan sampah organik.

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:58
    Permalink

    Nama : Makhrus Arif
    Sekolah : SMPN 31 Surabaya
    Alamat : Jl. Dukuh Bulak Banteng Sekolahan
    Nomor seluler : 083851783455

    Kami sebagai salah satu tim GPBLHS ingin sekali mendapatkan bantuan bor pembutan lubang biopori, dikarennakan,
    1. kondisi biopori yang perlu ditambahkan
    2. peralatan bor biopori yang lama sudah tidak layak pakai,
    3. serta banyaknya sisa pipa biopori yang belum terpasang.
    4. Genangan air ketika hujan menghambat aktifitas siswa

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 10:59
    Permalink

    Assalamualaikum wr. wb.
    Lingkungan indah nan asri adalah idaman setiap sekolah, tak jauh juga dari impian saya selaku koordinator Adiwiyata SDN Gundih Surabaya yang dilegalkan pada Mei 2024. Melihat kondisi sekolah pasca pengecoran dan lubang biopori tertutup total. Maka besar harapan saya memperoleh alat pengebor biopori untuk pembetulan kondisi geografis biopori di sekolah. Semoga ada manfaat terhadap sekolah yang saya kelola sebagai sekolah Adiwiyata. Terimakasih.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

    Balas
    • Januari 8, 2025 pada 01:22
      Permalink

      Saya mau untuk sekolah karena sekolah sy adalah sekolah terbaik dua sekolah Adiwiyata Kabupaten Sumbawa Tahun 2024 dan sudah punya biopori tapi belum ada bor pembuat lubang nya , alasan lain kami butuhkan karena lingkungan sekolah kami masih belum dirabat atau paving blok sehingga solusi untuk mengatasi genangan air di halaman sekolah maupun di kebun kebun mini setiap kelas perlu ada dipasang bioporinya.
      Nama Abdul Azis
      Sekolah SDN Selang Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa NTB
      Hp 081337739515

      Balas
  • Januari 7, 2025 pada 11:00
    Permalink

    Assalamualaikum wr. wb.

    Nama: Thoriqurrofi’ Faiz Muhammad
    Jabatan : Koord. Adiwiyata
    Instansi: SDN Gundih Surabaya
    No hp: 085730567939

    Lingkungan indah nan asri adalah idaman setiap sekolah, tak jauh juga dari impian saya selaku koordinator Adiwiyata SDN Gundih Surabaya yang dilegalkan pada Mei 2024. Melihat kondisi sekolah pasca pengecoran dan lubang biopori tertutup total. Maka besar harapan saya memperoleh alat pengebor biopori untuk pembetulan kondisi geografis biopori di sekolah. Semoga ada manfaat terhadap sekolah yang saya kelola sebagai sekolah Adiwiyata. Terimakasih.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 11:02
    Permalink

    SDN BABAT JERAWAT II/498.. Alhamdulillah trima kasih kami sangat mau sekali , karena sekolah kami luas dan sebagian ada paving
    kami juga ingin belajar menggunakan bor listrik dan ingin menambah lubang biopori… Sukses untuk Tunas Hijau 👌
    SDN BABAT JERAWAT II/498
    Jl. DK Jerawat No.10, Babat Jerawat, Kec. Pakal surabaya

    Hp. 087751111200

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 11:05
    Permalink

    Nama Sekolah : SDN Margorejo III/405
    Nama : Sulistyowati
    No telepon : 081336286846
    Bantuan bor lubang resapan biopori perlu untuk sekolah kami karena sekolah kami memang belum memiliki, sudah ada disekolah kami lubang biopori namun jumlahnya masih harus ditambah ,mengingat halaman sekolah kami yang luas

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 11:07
    Permalink

    Nama : ARMI WATI,S.Pd
    Sekolah : SDN GADING I
    Alamat: Jl. Kenjeran No.293 Surabaya
    No hp: 083837920557

    Kondisi sekolah kami belum mempunyai alat bor Biopori bila ada bantuan alat bor biopori akan membantu sekali bagi sekolah kami karena program kami mau membuat lubang biopori tetapi tidak ada alat nya.

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 11:12
    Permalink

    NURUL HIDAYATI
    SDN GAYUNGAN I
    NO.HP 083846084708

    SDN Gayungan 1 mau Kak, sekolah kami tidak memiliki saluran air, jadi kami memerlukan lubang biopori sebagai serapan air hujan. Selain itu lubang biopori juga digunakan untuk sampah daun2 dari pohon di halaman sekolah.

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 11:19
    Permalink

    Nama: Arif Dwi Susanto
    Sekolah: SDN Rungkut Menanggal I/582
    Alamat Sekolah: Rungkut Barata IX/03
    No seluler: 085645267778

    Kondisi lingkungan SDN Rungkut Menanggal I/582 yang cukup luas dengan kendaan tanah yang bercampur batu-batu kecil maka diperlukan bor biopori yang tajam dan kuat untuk membuat biopori dalam jumlah yang banyak. Lingkungan sekolah perlu dibuat sebanyak mungkin biopori sebagai sarana resapan air dan sarana pengomposan yang sangat efektif. Target sekolah kami membuat/menambahkan lubang biopori sebanyak 50 di lingkungan sekolah. Berkaitan hal tersebut maka kami mengajuan permohonan 2 Bor Biopori kepada Tunas Hijau. Terima kasih Tunas Hijau dan Pakuwon Group.

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 11:21
    Permalink

    Nama : Khoirul Fansuri, M.Pd.
    Sekolah : SDN Gading 7 Surabaya
    Alamat : Jalan Kapas Lor Wetan VI No. 11
    No. Hp : 081252420377

    Sekolah kami berminat untuk mendapatkan bantuan bor lubang resapan biopori dikarenakan pada saat hujan, halaman sekolah kami mudah tergenang air sehingga menyebabkan banjir

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 11:22
    Permalink

    Nama : ARDHIYANSAH JAKA SASMITA
    Sekolah : SMP Kemala Bhayangkari 6 Surabaya
    Alamat : Jl. Gresik No. 39 Surabaya
    Nomor wa : 0822-1325-0843

    Kami sebagai kesiswaaan di SMP Kemala Bhayangkari 6 Surabaya ingin sekali mendapatkan bantuan bor pembutan lubang biopori, dikarenakan beberapa hal berikut ini.
    1. Setiap musim hujan sekolah selalu banjir dan tergenang di sekolah sehingga menganggu aktifitas siswa dalam belajar
    2. Peralatan bor biopori yang lama sudah tidak layak pakai untuk membuat resapan , mohon bantuanya
    3. Kekurangan Pipa Biopori yang bisa dipsang sepanjang halaman sekolah mohon bantuanya

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 11:25
    Permalink

    Nama: Mulik Cholilah
    Sekolah: SMP Khadijah 2 Surabaya
    Alamat: Jl. Darmo Permai Selatan V/ 61-63 Surabaya
    No HP: 085799147770

    Kondisi SMP Khadijah 2 Surabaya dengan halaman yang sering tergenang air terutama pada musim hujan sehingga kami membutuhkan alat bor biopori untuk investasi sarana sekolah yang digunakan pada proses pembuatan lubang untuk mewujudkan lingkungan sekolah agar bebas genangan air saat hujan karena sebagian besar tertutup bangunan berupa plesteran sehingga tidak memiliki banyak resapan air, dengan bor biopori ini harapannya dapat memperbanyak lubang resapan, dan ramah lingkungan untuk masalah drainase.

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 11:27
    Permalink

    Nama : Widji Lasiatin
    Sekolah : SDN Dukuh Menanggal I/424 Surabaya
    Alamat : Jl. Dukuh Menanggal No.3 – 7, Dukuh Menanggal, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60234
    Nomor seluler : 088216970285

    Sekolah kami SDN Dukuh Menanggal I/424 Surabaya sering sekali mengalami banjir ketika curah hujan turun cukup deras. bahkan air tersebut sampai masuk membanjiri beberapa ruang-ruang sekolah. Sekitar sekolah sudah kami buat lubang biopor sekitar 35 lubang yang berada di halaman sekolah dan area sekitar IPAL. namun beberapa lubang biopori tersebut sudah mulai dangkal dan ada beberapa sampah non organik atau batu batu kecil yang membuat lubang bipori tidak berfungsi maksimal. Kami selalu melakukan perawatan dengan memanfaatkan matabor yang jumlahnya tidak sebanding dengan jumlah biopori yang ada. sekolah kami hanya punya 2 matabor. sehingga kami kurang maksimal jika akan melakukan perawatan lubang biopori saat jumberlink. Dengan kondisi dan masalah yang sekolah kami miliki, maka kami yakin bahwa sekolah kami berhak mendapatkan bantuan matabor dari Tunas Hijau.

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 11:28
    Permalink

    Nama : Khoirul Fansuri, M.Pd.
    Sekolah : SDN Gading 7 Surabaya
    Alamat : Jalan Kapas Lor Wetan VI No. 11
    No. Hp : 081252420377

    Sekolah kami berminat untuk mendapatkan bantuan bor lubang resapan biopori dikarenakan pada saat hujan, halaman sekolah kami mudah tergenang air sehingga menyebabkan banjir

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 11:30
    Permalink

    SDN SUMBEREJO II , sekolah kami memiliki tapi sudah rusak berat

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 11:33
    Permalink

    Nama : SAMIATI, S. Pd
    Sekolah : SDN PLOSO V/176
    Alamat : JL. KARANG EMPAT NO. 133
    No. HP : 085790934992

    Halaman sekolah kami berupa paving. Sehingga jika dimusim hujan seperti saat ini banyak terjadi genangan air. Hal ini menyebabkan beberapa kegiatan terganggu pelaksanaannya. Kegiatan tersebut antara lain : upacara bendera dan kegiatan istighosah. Di halaman sekolah kami sudah ada beberapa titik lubang biopori, namun kami rasa masih kurang banyak. Oleh karena itu kami sangat membutuhkan alat bor biopori agar pelakasanaan kegiatan pembiasaan dapat berjalan dengan lancar. Sedangkan program lingkungan hidup yang sedang dilakukan antara lain green house, vertical garden, eco enzim,dan pembuatan pupuk organik.

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 11:44
    Permalink

    Kami dari SDN Pacarkeling IX/190 sangat berharap bisa mendapatkan bor biopori karena kami sangat untuk menambah jumlah lubang biopori di halaman sekolah kami yang luas untuk mengatasi genangan air hujan

    INDAH SETIYORINI
    SDN PACARKELING IX/190
    Jalan Gersikan II/14 a
    085648926878

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 11:45
    Permalink

    Marsudi Lestari
    SMP Negeri 35 Surabaya
    Jalan Rungkut Asri Nomor 22 Surabaya
    No. HP 085707435620

    Program yang sangat menarik…
    Kami berharap SMP Negeri 35 menjadi salah satu sekolah yang mendapatkan bantuan tersebut.
    Di sekolah kami pada saat hujan lebat, air menggenang dan masuk ke ruang guru. Apabila mendapatkan bantuan tersebut akan kami rencanakan membuat beberapa lubang biopori lagi di halaman sekitar rumah guru dengan harapan bisa mengurangi debit air yang masuk ke ruang guru.

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 11:47
    Permalink

    Nama : Immaisy Novitya
    Sekolah : SDN Tandes Kidul I/110
    Alamat : Jl. Tandes Kidul I/110
    No : 089677441572

    Sekolah kami ingin mengajukan permohonan bantuan bor lubang resapan biopori untuk mendukung program lingkungan hidup di sekolah kami. Sekolah kami mengalami kesulitan dalam mengelola air hujan yang sering menyebabkan banjir dan genangan air. Hal ini mengganggu kegiatan belajar mengajar dan mempengaruhi kesehatan lingkungan. Dengan adanya bor lubang resapan biopori, kami berharap dapat mengurangi risiko banjir dan genangan air dan mengajarkan siswa tentang pentingnya konservasi air.

    Kondisi Sekolah kami memiliki tanah yg luas merupakan lokasi yang strategis untuk pengembangan program lingkungan hidup.

    Program Lingkungan Hidup yang telah dilakukan adalah sekolah kami telah melaksanakan beberapa program lingkungan hidup, antara lain: Program Recycle (mengumpulkan sampah plastik dan kertas), pembuatan kompos, budidaya tanaman Telang dan tanaman toga, konservasi air (menghemat air)

    Dengan bantuan bor lubang resapan biopori, kami berharap dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan memberikan kesadaran lingkungan kepada siswa.

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 11:52
    Permalink

    SMP PGRI 6 SURABAYA Masih banyak lahan yang bisa dibuat biopori utamanya disekitar tanaman, untuk menyuburkan tanaman tetapi alatnya banyak yang sudah tumpul jadi sehingga kami butuh alat guna untuk membuat tambahan lubang biopori Di Sekolah kami SMP PGRI 6 Surabaya

    H. BANU ATMOKO ,S.Pd
    083857963098

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 12:14
    Permalink

    Nama : Khoiruddin
    Sekolah : SMP Muhammadiyah 15 Surabaya
    Alamat : Platuk 104 Surabaya
    Nomor tlpn : 085732937794

    Program ini sangat menarik, sehingga sekolah kami sangat membutuhkan terkait dengan alat tersebut
    Program Lingkungan Hidup yang telah dilakukan adalah sekolah kami telah melaksanakan beberapa program lingkungan hidup, antara lain: Program Recycle (mengumpulkan sampah plastik dan kertas), pembuatan kompos, budidaya tanaman Telang dan tanaman toga, konservasi air (menghemat air)
    Sekolah kami juga sangat peduli lingkungan, untuk kami sangat membutuhkan alat ini apalagi waktunya hujan sangat pemburukan

    Balas
    • Januari 7, 2025 pada 12:22
      Permalink

      di tempat kami banyak tanaman, sehingga kami membutuhkan alat tersebut, lahan kami juga masih banyak yang kosng

      Balas
      • Januari 7, 2025 pada 13:25
        Permalink

        Nama : Evi Novitasari, S.Pd.
        Sekolah : SDN Ketabang 1/288
        Alamat : Jl. Ambengan No 29
        No. HP : 081231581378

        Sekolah kami merupakan sekolah Adiwiyata Propinsi dan akan maju ke Adiwiyata Nasional, kami sangat mengharapkan alat pembuat lubang resapan biopori karena sudah tumpul dan sedikit berkarat, kami juga memiliki program menambah jumlah lubang resapan biopori yang ada di sekolah kami. Saat ini lubang resapan di sekolah kami berjumlah 23 lubang resapan. Selain itu program kami juga ingin memanfaatkan lubang biopori untuk membuat pupuk kompos.
        Sebelumnya kami ucapkan terima kasih

        Balas
  • Januari 7, 2025 pada 12:17
    Permalink

    Sekolah kami SDN Sidotopo Wetan V mau dan ingin diberi bor biopori tersebut. Sekolah kami sangat luas. dan masih banyak genangan air di saluran air dan halaman jika terjadi hujan.
    Dengan bor biopori tersebut, maka akan kami gunakan untuk membuat lubang biopori, sehingga mampu mengurangi genangan air dan sekolah akan tampak lebih indah.

    IIn Muryaningsih
    081333193913

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 12:20
    Permalink

    Biopori di SMP Negeri 4 Surabaya, sudah ada tetapi belum maksimal sehingga kami membutuhkan bor tsb untuk memperbaiki biopori yg sdh ada dan menambah biopori disekitar sekolah.
    Kegiatan lingkungan yang setiap hari kami lakukan masih Sekam,yg kebetulan kegiatan ini dikemas di ekskul Puring.
    Progres kegiatan lingkungan adalah pemanfaatan Studio Creativ serta RPS (Radio Puring Spenfora) sebagai media penyebar luasan kegiatan lingkungan

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 12:35
    Permalink

    Nama : Shanti Kurnia Hapsari
    Instansi : SDN Kapasari I/292
    Alamat Instansi :Jl. Pecindilan II No. 43
    Nomor Telepon :082301357852

    SDN Kapasari I memiliki lahan yang luas. Bantuan pembuatan ubang biopori dari DLH berada di daerah depan Sekolah yang diberikan pada bulan November. Sedangkan di area lapangan tengah yang sangat luas yang digunakan anak-anak untuk berkegiatan jika hujan banyak genangan air dan lubang biopori yang ada adalah hasil pembuatan guru dan siswa dengan alat seadanya. Sehingga kami sangat memerlukan alat Bor Biopori untuk memaksimalkan pembauatan biopori dan mewujudkan sekolahan bebas dari genangan air. Terima kasih

    Balas
    • Januari 7, 2025 pada 12:50
      Permalink

      sekolah kami SMKN 10 Surabaya masih sering banjir jika hujan deras dan cukup lama, jadi jika masih ada kuota
      mohon memberikan bantuan untuk sekolah kami
      terimakasih 🙏

      Balas
  • Januari 7, 2025 pada 12:54
    Permalink

    Assalamu’alaikum
    Selamat siang
    SDN Kapasari 1/292 bersedia untuk menerima bantuan bor biopori. Pada bulan November lalu, kami bersurat ke DLH untuk peminjaman alat bor biopori. Saat musim hujan dengan intensitas deras lapangan yang digunakan anak-anak upacara tergenang air cukup dalam. Biopori yang kami miliki belum cukup memfasilitasi kebutuhan peresapan air hujan. Beberapa biopori perlu untuk diperbaiki kembali namun karena keterbatasan alat, kami menggunakan alat seadanya. Oleh karena itu, kami berharap Tunas Hijau memberikan salah satu alat bor biopori untuk menunjang kegiatan lingkungan sekolah kami yang saat ini sedang proses pengajuan Adiwiyata Tingkat Provinsi. Semoga sukses selalu Tunas Hijau.

    Terima kasih

    Nama : Dina Arifian Nisa
    SDN KAPASARI I/292
    JL. Pecindilan II No. 43
    083831456560

    Balas
    • Januari 7, 2025 pada 15:34
      Permalink

      Nama sekolah: SDN MARGOREJO I/403
      Alamat sekolah: Jl Margorejo no.4 Surabaya
      Telepon: 085851198592

      Sdn Margorejo 1 membutuhkan bor biopori baru karena lahan sekolah kita yang luas dan perlu membuat tambahan lubang biopori baru pada area yang sering tergenang air saat musim hujan, serta dapat lebih mengoptimalkan pengolahan sampah organik disekolah kami

      Balas
  • Januari 7, 2025 pada 12:57
    Permalink

    Assalamualaikum wr wb.
    SDN Kapasari I/292 bersedia untuk menerima bantuan dan menggunakan bor biopori secara maksimal. Sekolah kami memiliki halaman yang luas. Pada bulan November lalu, kami bersurat ke DLH untuk membantu pembuatan lubang biopori karena tidak mempunyai alat dan keterbatasan pengetahuan perihal pembuatan lubang biopori. Saat musim hujan dengan intensitas deras lapangan yang digunakan anak-anak upacara tergenang air. Lubang biopori yang ada di lapangan butuh untuk diperbaiki kembali namun karena keterbatasan alat, kami menggunakan alat seadanya sehingga hasilnya pun kurang maksimal. Oleh karena itu, kami berharap Tunas Hijau memberikan salah satu alat bor biopori untuk menunjang kegiatan lingkungan sekolah kami yang saat ini sedang proses pengajuan Adiwiyata Tingkat Provinsi. Semoga sukses selalu Tunas Hijau.

    Terima kasih

    Nama : Mashuri
    SDN KAPASARI I/292
    JL. Pecindilan II No. 43
    085649935150

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 12:58
    Permalink

    Nama. : Ernayanti
    Nama Instansi : SDN Kapasari I/292
    Alamat Instansi : Jl. Pecindilan II/43
    No. Hp. : 085707716923

    Sekolah kami di SDN Kapasari I memiliki 2 lapangan yang luas, saat musim hujan dengan intesitas deras, selalu tergenang air. Lubang biopori yang ada tidak memadai, maka kami membutuhkan alat biopori untuk membuat dan memperbaiki biopori agar dapat berfungsi dengan maksimal. Terima kasih

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 13:03
    Permalink

    Selamat siang
    Kami dari SDN kapasari 1/292 membutuh kan bantuan biopori Manfaat dari lubang biopori dan sumur resapan ini adalah untuk mencegah banjir atau genangan air di halaman yang tidak segera surut apabila turun hujan.

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 13:12
    Permalink

    SDN Kapasari 1/292 mengajukan permohonan bantuan alat Bor lubang resapan biopori untuk mendukung program lingkungan hidup di sekolah. Saat hujan deras kami mengalami kesulitan dalam mengelola air hujan yang sering menyebabkan genangan air dan banjir. Dengan adanya alat bor lubang resapan biopori harapnya dapat mengurangi genangan air dan banjir di sekolah kami

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 13:19
    Permalink

    SDN KALIASIN I mempunyai alat Bor Biopori tingga satu .
    Untuk kegiatan bersama kami sangat kurang. Mengingat lahan di SDN KALIASIN I yang luas dan masih terdapat genangan air jika hujan deras. Kami SDN KALIASIN I Berharap bisa mendapatkan bantuan dari Tunas Hijau.
    Terima kasih

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 13:20
    Permalink

    Assalamu’alaikum
    Selamat siang
    SDN Kapasari 1/292 siap menerima bantuan Bor biopori dikarenakan jika curah hujan tinggi halaman sekolah kami tergenang air hujan cukup dalam. Kami berharap Tunas Hijau memberikan salah satu alat Bor biopori untuk menunjang kegiatan lingkungan sekolah kami yang saat ini sedang dalam proses pengajuan Adiwiyata Tongkat Provinsi.
    Terima kasih

    Nama : Sugijanto
    SDN Kapasari 1/292
    Jl. Pecindilan II No.43

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 14:41
    Permalink

    SDN Wonokusumo VI/45 Surabaya sangat membutuhkan alat bor biopori karena sekolah kami memiliki program 100 titik lubang biopori, sedangkan sekolah kami masih memiliki 1 alat bor biopori.
    Terima kasih

    Nama : RACHMAWATI FITRIAH
    SDN WONOKUSUMO VI/45
    Alamat sekolah kami Jl. Wonosari Lor Baru no. 21,
    WA 089616088963

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 14:42
    Permalink

    Sekolah : SMP AL-AMIN Surabaya
    Alamat : Jalan Kyai Abdul Karim No.2, Rungkut Menanggal, Surabaya
    Kontak : 085730737917

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 15:09
    Permalink

    SMK Negeri 13 Surabaya yang baru akan genap berusia 6 tahun sedang dalam proses menuju sekolah yang peduli lingkungan. Untuk itu support dalam bentuk apapaun akan sangat membantu kami dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang hijau, sehat, dan nyaman bagi para siswa. Semoga Tunas Hijau berkenan memberikan bantuan alat bor biopori kepada sekolah kami yang meruapakn satu-satunya SMK di wilayah Surabaya Barat.
    Terima Kasih

    Nama : Lailatur Rohmah
    Asal : SMK Negeri 13 Surabaya
    Alamat : Jalan Bumi Indah No. 65 Sambikerep Surabaya
    WA : 0838-5701-1961

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 15:14
    Permalink

    NAMA : METIYANA WULANSARI
    SEKOLAH : SMPN 2 SURABAYA
    ALAMAT : JL. KEPANJEN 1 SURABAYA
    NO.SELULAR : 085732158814

    Kami dari SMPN 2 Sby bersedia untuk menerima bantuan bor lubang biopori mengingat disekolah kami masih memiliki lahan yang cukup untuk menambah jumlah lubang biopori. Selain itu, dengan adanya alat tersebut akan dapat memudahkan kami dalam perawatan lubang biopori yang sudah tersedia karena alat yang kami miliki jumlahnya terbatas dan kondisinya sudah berkarat. Diharapkan dengan adanya bantuan alat tersebut dapat mendukung program yang sudah kami lakukan secara rutin yaitu perawatan lubang biopori.

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 15:35
    Permalink

    Sekolah kami mempunyai target 50 titik biopori, sementara kami hanya punya 1 alat bor biopori.
    SOEGIARTO
    SMA Negeti 2 Sidoarjo
    Alamat: jl.Lingkar Barat Gading Fajar 2 Sidoarjo
    No.wa: 085648350362

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 16:57
    Permalink

    Jalan-jalan beli buah stroberi
    Jangan lupa dengan buah kedondong
    Hadiah bor lubang untuk biopori
    Spenzolik Surabaya pasti mau dong

    Salam admin tunas hijau, kami dari SMPN 29 Surabaya memiliki lapangan yang luas dan banyak tanaman/pohon di sekelilingnya, terdapat taman di depan ruang kelas dan juga vertical garden yang dibuat oleh setiap kelas dari botol plastik bekas.
    Saat musim hujan di sekolah kami masih sering terdapat genangan air, khususnya di area parkir guru yang lantainya dari paving. Dengan adanya bantuan alat bor utk pembuatan biopori, kami ingin menambah lubang resapan biopori khususnya di area parkir guru dan di lapangan sekolah yang areanya luas serta kami rasa perlu adanya penambahan lubang biopori.
    Selain untuk bisa menghasilkan pupuk kompos, adanya lubang biopori juga bisa menjadi resapan air sehingga tidak menimbulkan genangan air. Pupuk kompos bukan hanya dihasilkan dari lubang biopori, tetapi setiap kelas memiliki Takakura yang diisi dengan sampah organik dari sisa bekal (sayuran) yang dibawa dari rumah. Di sekolah kami setiap siswa wajib membawa Tumblr dan tempat makan yg digunakan oleh peserta didik untuk membeli jajan di kantin. Baik kantin maupun koperasi sekolah juga tidak menggunakan bungkus plastik sekali pakai, sedotan, serta tidak menjual snack ringan kemasan. terdapat program jolink (jogo lingkungan) dimana siswa dan guru bekerjasama untuk melakukan pengecekan dan pengawasan agar plastik dan barang-barang sekali pakai tidak digunakan atau dibawa ke area sekolah.

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 19:36
    Permalink

    Nama : Vivin Ardianti
    Sekolah : SMP Negeri 31 Samarinda
    Alamat : Jl. Surabaya rt. 06 Simpang Pasir Kec. Palaran Samarinda 75243

    Sekolah kami memiliki beberapa titik genangan air ketika hujan turun. Sehingga membuat area nya becek dan berair. Kami juga sedang mengikuti kegiatan adiwiyata. Semoga kami juga menerima bantuan alat bor biopori yang akan dilaksanakan

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 19:50
    Permalink

    SMP Antartika Surabaya sangat membutuhkan karena adik adik pramuka sangat semangat merawat lingkungan agar indah dan hijau termasuk salah satunya mengelola sampah organik dan non organik🙏harapannya ketika punya bor biopori bisa di gunakan adik adik dengan baik guna mengurangi banjir dan untuk mengelola sampah organik menjadi pupuk🙏berikut nomer saya selalu pembina pramuka di SMP Antartika Surabaya 0895340593494

    Balas
  • Januari 7, 2025 pada 20:42
    Permalink

    Sekolah kami sudah mengenalkan pembuatan biopori ke siswa dengan digali manual. Untuk kegiatan P5 akan memerlukan banyak lubang biopori lagi. Sementara sekolah kami belum memiliki alat bor biopori.
    Rohmat Nugroho
    MA Syarifatul ‘Ulum
    Katerban RT 02 RW 01 Sekaralas, Widodaren, Ngawi, Jawa Timur 63256
    085608737862

    Balas
  • Januari 8, 2025 pada 04:40
    Permalink

    Kami dari UPT SMPN 2 Selorejo sangat tertarik untuk mendapatkan bantuan bor lubang resapan biopori dari Tunas Hijau Indonesia. Sekolah kami beralamat di Dusun Sidorejo,Desa Sidomulyo,Selorejo,Blitar,Jawa Timur, dan dapat dihubungi melalui nomor seluler 085732189487.

    Saat ini, kondisi fisik sekolah kami memerlukan perhatian serius dalam pengelolaan air hujan. Hal ini dikarenakan:

    1.Minimnya area resapan air di sekolah.
    2.Terjadinya genangan air di beberapa titik saat musim hujan, yang berpotensi mengurangi kenyamanan dan keamanan lingkungan belajar.
    Sebagai bagian dari komitmen kami terhadap pelestarian lingkungan, sekolah telah menjalankan berbagai program lingkungan hidup, seperti:

    Program Adiwiyata Sekolah, termasuk penghijauan dan penanaman tanaman produktif.
    Pengelolaan sampah mandiri, seperti daur ulang limbah kertas menjadi “Kertas Tumbuh”.
    Budidaya jahe melalui proyek “Ginger Green” untuk meningkatkan kesadaran siswa akan keberlanjutan.
    Bank Sampah Sekolah, yang mendorong partisipasi aktif siswa dalam memilah dan mendaur ulang sampah.
    Kami percaya dengan adanya bantuan bor lubang resapan biopori, sekolah kami dapat mengoptimalkan pengelolaan air hujan sekaligus memberikan dampak positif bagi ekosistem sekolah. Terima kasih atas perhatian dan kesempatannya.

    Hormat kami,
    Sri Yuana Partiwi
    UPT SMPN 2 Selorejo

    Balas
  • Januari 8, 2025 pada 05:12
    Permalink

    Hallo admin.
    Tahun ini sekolah kami akan maju Adiwiyata Tingkat Provinsi. Segala hal kami telah persiapkan termasuk pembuatan lubang biopori. BOR ini akan sangat membantu sekolah kami karena peralatan yang masih belum mencukupi.

    Novita Listyara
    SDN Tawangrejo 04
    Dusun Plosorejo RT 037 RW 013 Desa Tawangrejo Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun
    083845700404

    Balas
  • Januari 8, 2025 pada 06:54
    Permalink

    Assalamualaikum kami dr SMA shalahuddin pasuruan sangat ingin mendapatkan bantuan BOR biopori. No telpon sekolah 412157 no wa. 081331281093

    Balas
  • Januari 8, 2025 pada 17:47
    Permalink

    Kami dari SDN Perak Utara I/58 membutuhkan biopori tersebut, karena sklh masih sering tergenang air bila hujan dan sekolah kami juga sedang mempersiapkan diri mengikuti Adiwiyata tingkat kota Surabaya

    Balas
  • Januari 8, 2025 pada 18:37
    Permalink

    Assalamu’alaikum Wr Wb.
    Kami dari SDN 2 Baleraksa berharap bisa mendapatkan bor biopori

    Balas
    • Januari 9, 2025 pada 10:48
      Permalink

      Bisa dijelaskan kondisi sekolahnya? Alamatnya di mana? Program lingkungan yang pernah dilakukan apa aja?

      Balas
  • Januari 8, 2025 pada 18:38
    Permalink

    Assalamualaikum kak…Bantu sekolah kami SDN Ujung V/30 Surabaya yang akan ikut adiwiyata kota dengan alat biopori karena lahan sekolah kami yang luas dan juga sering adanya genangan air di lapangan sekolah pada waktu musim hujan serta kami bertekad ingin bangkit lagi dengan menggalakkan penghijauan serta menjadi lebih baik lagi dalam menjaga bumi yang hijau dan sekolah yang asri.
    Nomor WA kami yang dapat dihubungi 085230022223. Semangat dan terimakasih

    Balas
  • Januari 8, 2025 pada 20:25
    Permalink

    Saya dari SMP Gracia Fei Siang Surabaya, tertarik dengan pengadaan bantuan bor biopori ini. Terus terang, kami sama sekali buta dengan cara pembuatan, bagaimana merawatnya, dll, akan tetapi kami merasa tertantang untuk mencobanya. Lahan sekolah kami cukup luas dengan masih banyak tempat yang berupa lahan tanah. Ada beberapa pohon besar di sekolah kami yang kami pelihara, juga beberapa tanaman yang bisa kami panen, seperti tomat, terong, dan lombok. Sempat kami punya lahan tanaman hidroponik tetapi berhenti karena ada pembangunan tambahan gedung sekolah, dan rencananya 2 bulan lagi jika pembangunannya telah selesai, kami akan lanjut lagi hidroponiknya. Ini yang saya bisa ceritakan tentang sekolah kami dan ketertarikan kami tentang bor biopori dan sumur resapan ini.

    Balas
  • Januari 8, 2025 pada 20:29
    Permalink

    Assalamualaikum,
    Saya dari SMP Gracia Fei Siang Surabaya, tertarik dengan pengadaan bantuan bor biopori ini. Terus terang, kami sama sekali buta dengan cara pembuatan, bagaimana merawatnya, dll, akan tetapi kami merasa tertantang untuk mencobanya. Lahan sekolah kami cukup luas dengan masih banyak tempat yang berupa lahan tanah. Ada beberapa pohon besar di sekolah kami yang kami pelihara, juga beberapa tanaman yang bisa kami panen, seperti tomat, terong, dan lombok. Sempat kami punya lahan tanaman hidroponik tetapi berhenti karena ada pembangunan tambahan gedung sekolah, dan rencananya 2 bulan lagi jika pembangunannya telah selesai, kami akan lanjut lagi hidroponiknya. Ini yang saya bisa ceritakan tentang sekolah kami dan ketertarikan kami tentang bor biopori dan sumur resapan ini.

    Balas
    • Januari 10, 2025 pada 17:55
      Permalink

      Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih kepada Tunas Hijau telah mengedukasi pentingnya lubang resapan biopori bagi lingkungan sekolah melalui artikel ini.

      Kami mengamati, selama musim penghujan, genangan air di area hutan sekolah kerap kali timbul setiap tahunnya. Adanya genangan air tersebut dikhawatirkan dapat menjadi tempat nyamuk berkembang-biak atau serangga lain yang dapat menyebarkan penyakit. Di sekolah kami telah membuat lubang resapan biopori di sejumlah area hutan sekolah (kurang lebih ada sekitar 100 lubang resapan biopori). Lubang resapan biopori tersebut juga diurus secara rutin oleh tim Pokja Biopori dengan sistem piket. Namun, dikarenakan kondisi alat bor lubang resapan biopori yang kurang maksimal (dari 6 alat, hanya 2 yang masih berfungsi dengan baik) menghambat proses perawatan lubang resapan biopori yang ada, yakni proses penggalian lubang yang kurang dalam.

      Oleh karenanya, kami sangat tertarik dengan give away bor lubang resapan biopori dan juga kesempatan workshop pembuatan lubang resapan biopori bagi guru/siswa. Harapan kami, lubang resapan biopori kami dapat hidup lebih lestari.

      Nama penulis komentar : Endah Noer Abidin
      Asal Sekolah : SMP Negeri 23 Surabaya
      Alamat : Jl. Kedung Baruk Bar. No.1, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60298
      No. Telepon : (031) 8701324 atau 085607454084 (Endah)

      Balas
  • Januari 10, 2025 pada 11:49
    Permalink

    Assalamualaikum kak. .
    Saya dari SMP Kartika IV-11 berminat dan tertarik untuk mendapatkan bantuan biopori. Hal ini dikarenakan kondisi di sekolah yang kurang memiliki lubang atau sumur resapan air. Di sekolah kami juga terdapat beberapa pohon besar yang dulu jumlahnya banyak namun sekarang sudah ditebangi dan hanya tinggal beberapa pohon. Taman taman sekolah hanya ada tanaman tanaman kecil. Saat hujan deras sekali jalan paving depan kelas kelas kami dan lapangan selalu tergenang air dan banjir dan surutnya pun agak lama.
    Dengan ini saya tertarik untuk melakukan penghijauan kembali dan membuat lebih banyak lubang biopori di sekolah saya agar sekolah saya semakin hijau dan bebas banjir.
    Berikut nomor WA untuk menghubungi saya di 08993981407. Terima kasih tunas hijau.. semangat selalu.. salam hijau salam lestari.. 👍

    Balas
  • Januari 10, 2025 pada 17:56
    Permalink

    Nama penulis komentar : Endah Noer Abidin
    Asal Sekolah : SMP Negeri 23 Surabaya
    Alamat : Jl. Kedung Baruk Bar. No.1, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60298
    No. Telepon : (031) 8701324 atau 085607454084 (Endah)

    Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih kepada Tunas Hijau telah mengedukasi pentingnya lubang resapan biopori bagi lingkungan sekolah melalui artikel ini.

    Kami mengamati, selama musim penghujan, genangan air di area hutan sekolah kerap kali timbul setiap tahunnya. Adanya genangan air tersebut dikhawatirkan dapat menjadi tempat nyamuk berkembang-biak atau serangga lain yang dapat menyebarkan penyakit. Di sekolah kami telah membuat lubang resapan biopori di sejumlah area hutan sekolah (kurang lebih ada sekitar 100 lubang resapan biopori). Lubang resapan biopori tersebut juga diurus secara rutin oleh tim Pokja Biopori dengan sistem piket. Namun, dikarenakan kondisi alat bor lubang resapan biopori yang kurang maksimal (dari 6 alat, hanya 2 yang masih berfungsi dengan baik) menghambat proses perawatan lubang resapan biopori yang ada, yakni proses penggalian lubang yang kurang dalam. Karena kondisi itu pula, kami tidak bisa meminjamkan bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste di sekolah kami dengan lebih leluasa.

    Oleh karenanya, kami sangat tertarik dengan bantuan bor lubang resapan biopori dan juga kesempatan workshop pembuatan lubang resapan biopori bagi guru/siswa. Harapan kami, lubang resapan biopori kami dapat hidup lebih lestari. Selain itu, agar kami dapat meminjami bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste dan menyebarkan gerakan 1.000 lubang biopori di selingkung SMPN 23 Surabaya.

    Balas
    • Januari 10, 2025 pada 18:06
      Permalink

      Nama penulis komentar : Endah Noer Abidin
      Asal Sekolah : SMP Negeri 23 Surabaya
      Alamat : Jl. Kedung Baruk Bar. No.1, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60298
      No. Telepon : (031) 8701324 atau 085607454084 (Endah)

      Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih kepada Tunas Hijau telah mengedukasi pentingnya lubang resapan biopori bagi lingkungan sekolah melalui artikel ini.

      Kami mengamati, selama musim penghujan, genangan air di area hutan sekolah kami kerap kali timbul setiap tahunnya. Adanya genangan air tersebut dikhawatirkan dapat menjadi tempat nyamuk berkembang-biak atau serangga lain yang dapat menyebarkan penyakit. Hal itu juga menandakan bahwa ada kendala di tanah hutan sekolah kami untuk menyerap air hujan dengan baik.

      Di sekolah kami telah membuat lubang resapan biopori di sejumlah area hutan sekolah (kurang lebih ada sekitar 100an lubang resapan biopori). Lubang resapan biopori tersebut juga diurus secara rutin oleh tim Pokja Biopori dengan sistem piket. Di saat musim kemarau, biasanya kami masukkan daun kering dan sisa makanan. Sedangkan di musim penghujan, kami akan mengeluarkan isinya agar lubang resapan biopori dapat meneruskan air hujan ke tanah dengan baik.

      Namun, dikarenakan kondisi alat bor lubang resapan biopori yang kurang maksimal (dari 6 alat, hanya 2 yang masih berfungsi dengan baik) menghambat proses perawatan lubang resapan biopori yang ada (yakni proses penggalian lubang yang kurang dalam) dan kendala dalam penambahan lubang resapan biopori di area hutan sekolah yang belum ada. Karena kondisi itu pula, kami tidak bisa meminjamkan bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste di sekolah kami dengan lebih leluasa.

      Oleh karenanya, kami sangat tertarik dengan bantuan bor lubang resapan biopori dan juga kesempatan workshop pembuatan lubang resapan biopori bagi guru/siswa. Harapan kami, lubang resapan biopori kami dapat hidup lebih lestari. Selain itu, agar kami dapat meminjami bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste dan menyebarkan gerakan 1.000 lubang biopori di selingkung SMPN 23 Surabaya.

      Balas
  • Januari 10, 2025 pada 18:05
    Permalink

    Nama penulis komentar : Endah Noer Abidin
    Asal Sekolah : SMP Negeri 23 Surabaya
    Alamat : Jl. Kedung Baruk Bar. No.1, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60298
    No. Telepon : (031) 8701324 atau 085607454084 (Endah)

    Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih kepada Tunas Hijau telah mengedukasi pentingnya lubang resapan biopori bagi lingkungan sekolah melalui artikel ini.

    Kami mengamati, selama musim penghujan, genangan air di area hutan sekolah kami kerap kali timbul setiap tahunnya. Adanya genangan air tersebut dikhawatirkan dapat menjadi tempat nyamuk berkembang-biak atau serangga lain yang dapat menyebarkan penyakit. Hal itu juga menandakan bahwa ada kendala di tanah hutan sekolah kami untuk menyerap air hujan dengan baik.

    Di sekolah kami telah membuat lubang resapan biopori di sejumlah area hutan sekolah (kurang lebih ada sekitar 100an lubang resapan biopori). Lubang resapan biopori tersebut juga diurus secara rutin oleh tim Pokja Biopori dengan sistem piket. Di saat musim kemarau, biasanya kami masukkan daun kering dan sisa makanan. Sedangkan di musim penghujan, kami akan mengeluarkan isinya agar lubang resapan biopori dapat meneruskan air hujan ke tanah dengan baik.

    Namun, dikarenakan kondisi alat bor lubang resapan biopori yang kurang maksimal (dari 6 alat, hanya 2 yang masih berfungsi dengan baik) menghambat proses perawatan lubang resapan biopori yang ada (yakni proses penggalian lubang yang kurang dalam) dan kendala dalam penambahan lubang resapan biopori di area hutan sekolah yang belum ada. Karena kondisi itu pula, kami tidak bisa meminjamkan bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste di sekolah kami dengan lebih leluasa.

    Oleh karenanya, kami sangat tertarik dengan bantuan bor lubang resapan biopori dan juga kesempatan workshop pembuatan lubang resapan biopori bagi guru/siswa. Harapan kami, lubang resapan biopori kami dapat hidup lebih lestari. Selain itu, agar kami dapat meminjami bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste dan menyebarkan gerakan 1.000 lubang biopori di selingkung SMPN 23 Surabaya.

    Balas
  • Januari 10, 2025 pada 18:07
    Permalink

    Nama penulis komentar : Endah Noer Abidin
    Asal Sekolah : SMP Negeri 23 Surabaya
    Alamat : Jl. Kedung Baruk Bar. No.1, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60298
    No. Telepon : (031) 8701324 atau 085607454084 (Endah)

    Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih kepada Tunas Hijau telah mengedukasi pentingnya lubang resapan biopori bagi lingkungan sekolah melalui artikel ini.

    Kami mengamati, selama musim penghujan, genangan air di area hutan sekolah kami kerap kali timbul setiap tahunnya. Adanya genangan air tersebut dikhawatirkan dapat menjadi tempat nyamuk berkembang-biak atau serangga lain yang dapat menyebarkan penyakit. Hal itu juga menandakan bahwa ada kendala di tanah hutan sekolah kami untuk menyerap air hujan dengan baik.

    Di sekolah kami telah membuat lubang resapan biopori di sejumlah area hutan sekolah (kurang lebih ada sekitar 100an lubang resapan biopori). Lubang resapan biopori tersebut juga diurus secara rutin oleh tim Pokja Biopori dengan sistem piket. Di saat musim kemarau, biasanya kami masukkan daun kering dan sisa makanan. Sedangkan di musim penghujan, kami akan mengeluarkan isinya agar lubang resapan biopori dapat meneruskan air hujan ke tanah dengan baik.

    Namun, dikarenakan kondisi alat bor lubang resapan biopori yang kurang maksimal (dari 6 alat, hanya 2 yang masih berfungsi dengan baik) menghambat proses perawatan lubang resapan biopori yang ada (yakni proses penggalian lubang yang kurang dalam) dan kendala dalam penambahan lubang resapan biopori di area hutan sekolah yang belum ada. Karena kondisi itu pula, kami tidak bisa meminjamkan bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste di sekolah kami dengan lebih leluasa.

    Oleh karenanya, kami sangat tertarik dengan bantuan bor lubang resapan biopori dan juga kesempatan workshop pembuatan lubang resapan biopori bagi guru/siswa. Harapan kami, lubang resapan biopori kami dapat hidup lebih lestari. Selain itu, agar kami dapat meminjami bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste dan menyebarkan gerakan 1.000 lubang biopori di selingkung SMPN 23 Surabaya.

    Balas
  • Januari 10, 2025 pada 18:08
    Permalink

    Nama penulis komentar : Endah Noer Abidin
    Asal Sekolah : SMP Negeri 23 Surabaya
    Alamat : Jl. Kedung Baruk Bar. No.1, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60298
    No. Telepon : (031) 8701324 atau 085607454084 (Endah)

    Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih kepada Tunas Hijau telah mengedukasi pentingnya lubang resapan biopori bagi lingkungan sekolah melalui artikel ini.

    Kami mengamati, selama musim penghujan, genangan air di area hutan sekolah kami kerap kali timbul setiap tahunnya. Adanya genangan air tersebut dikhawatirkan dapat menjadi tempat nyamuk berkembang-biak atau serangga lain yang dapat menyebarkan penyakit. Hal itu juga menandakan bahwa ada kendala di tanah hutan sekolah kami untuk menyerap air hujan dengan baik.

    Di sekolah kami telah membuat lubang resapan biopori di sejumlah area hutan sekolah (kurang lebih ada sekitar 100an lubang resapan biopori). Lubang resapan biopori tersebut juga diurus secara rutin oleh tim Pokja Biopori dengan sistem piket. Di saat musim kemarau, biasanya kami masukkan daun kering dan sisa makanan. Sedangkan di musim penghujan, kami akan mengeluarkan isinya agar lubang resapan biopori dapat meneruskan air hujan ke tanah dengan baik.

    Namun, dikarenakan kondisi alat bor lubang resapan biopori yang kurang maksimal (dari 6 alat, hanya 2 yang masih berfungsi dengan baik) menghambat proses perawatan lubang resapan biopori yang ada (yakni proses penggalian lubang yang kurang dalam) dan kendala dalam penambahan lubang resapan biopori di area hutan sekolah yang belum ada. Karena kondisi itu pula, kami tidak bisa meminjamkan bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste di sekolah kami dengan lebih leluasa.

    Oleh karenanya, kami sangat tertarik dengan bantuan bor lubang resapan biopori dan juga kesempatan workshop pembuatan lubang resapan biopori bagi guru/siswa. Harapan kami, lubang resapan biopori kami dapat hidup lebih lestari. Selain itu, agar kami dapat meminjami bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste dan menyebarkan gerakan 1.000 lubang biopori di selingkung SMPN 23 Surabaya.

    Salam Bumi Pasti Lestari 👌🌱🧚

    Balas
  • Januari 10, 2025 pada 18:10
    Permalink

    Nama penulis komentar : Endah Noer Abidin
    Asal Sekolah : SMP Negeri 23 Surabaya
    Alamat : Jl. Kedung Baruk Bar. No.1, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60298
    No. Telepon : (031) 8701324 atau 085607454084 (Endah)

    Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih kepada Tunas Hijau telah mengedukasi pentingnya lubang resapan biopori bagi lingkungan sekolah melalui artikel ini.

    Kami mengamati, selama musim penghujan, genangan air di area hutan sekolah kami kerap kali timbul setiap tahunnya. Adanya genangan air tersebut dikhawatirkan dapat menjadi tempat nyamuk berkembang-biak atau serangga lain yang dapat menyebarkan penyakit. Hal itu juga menandakan bahwa ada kendala di tanah hutan sekolah kami untuk menyerap air hujan dengan baik.

    Di sekolah kami telah membuat lubang resapan biopori di sejumlah area hutan sekolah (kurang lebih ada sekitar 100an lubang resapan biopori). Lubang resapan biopori tersebut juga diurus secara rutin oleh tim Pokja Biopori dengan sistem piket. Di saat musim kemarau, biasanya kami masukkan daun kering dan sisa makanan. Sedangkan di musim penghujan, kami akan mengeluarkan isinya agar lubang resapan biopori dapat meneruskan air hujan ke tanah dengan baik.

    Namun, dikarenakan kondisi alat bor lubang resapan biopori yang kurang maksimal (dari 6 alat, hanya 2 yang masih berfungsi dengan baik. Sisanya patah karena sudah rapuh besinya) menghambat proses perawatan lubang resapan biopori yang ada (yakni proses penggalian lubang yang kurang dalam) dan kendala dalam penambahan lubang resapan biopori di area hutan sekolah yang belum ada. Karena kondisi itu pula, kami tidak bisa meminjamkan bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste di sekolah kami dengan lebih leluasa.

    Oleh karenanya, kami sangat tertarik dengan bantuan bor lubang resapan biopori dan juga kesempatan workshop pembuatan lubang resapan biopori bagi guru/siswa. Harapan kami, lubang resapan biopori kami dapat hidup lebih lestari. Selain itu, agar kami dapat meminjami bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste dan menyebarkan gerakan 1.000 lubang biopori di selingkung SMPN 23 Surabaya.

    Balas
    • Januari 10, 2025 pada 18:14
      Permalink

      Nama penulis komentar : Endah Noer Abidin
      Asal Sekolah : SMP Negeri 23 Surabaya
      Alamat : Jl. Kedung Baruk Bar. No.1, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60298
      No. Telepon : (031) 8701324 atau 085607454084 (Endah)

      Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih kepada Tunas Hijau telah mengedukasi pentingnya lubang resapan biopori bagi lingkungan sekolah melalui artikel ini.

      Kami mengamati, selama musim penghujan, genangan air di area hutan sekolah kami kerap kali timbul setiap tahunnya. Adanya genangan air tersebut dikhawatirkan dapat menjadi tempat nyamuk berkembang-biak atau serangga lain yang dapat menyebarkan penyakit. Hal itu juga menandakan bahwa ada kendala di tanah hutan sekolah kami untuk menyerap air hujan dengan baik.

      Di sekolah kami telah membuat lubang resapan biopori di sejumlah area hutan sekolah (kurang lebih ada sekitar 100an lubang resapan biopori). Lubang resapan biopori tersebut juga diurus secara rutin oleh tim Pokja Biopori dengan sistem piket. Di saat musim kemarau, biasanya kami masukkan daun kering dan sisa makanan. Sedangkan di musim penghujan, kami akan mengeluarkan isinya agar lubang resapan biopori dapat meneruskan air hujan ke tanah dengan baik.

      Namun, dikarenakan kondisi alat bor lubang resapan biopori yang kurang maksimal (dari 6 alat, hanya 2 yang masih berfungsi dengan baik. Sisanya patah karena sudah rapuh besinya) menghambat proses perawatan lubang resapan biopori yang ada (yakni proses penggalian lubang yang kurang dalam) dan kendala dalam penambahan lubang resapan biopori di area hutan sekolah yang belum ada. Karena kondisi itu pula, kami tidak bisa meminjamkan bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste di sekolah kami dengan lebih leluasa.

      Oleh karenanya, kami sangat tertarik dengan bantuan bor lubang resapan biopori dan juga kesempatan workshop pembuatan lubang resapan biopori bagi guru/siswa. Harapan kami, lubang resapan biopori kami dapat hidup lebih lestari. Selain itu, agar kami dapat meminjami bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste dan menyebarkan gerakan 1.000 lubang biopori di selingkung SMPN 23 Surabaya.

      Salam Bumi Pasti Lestari 👌🌱🧚

      Balas
    • Januari 10, 2025 pada 18:17
      Permalink

      Nama penulis komentar : Endah Noer Abidin
      Asal Sekolah : SMP Negeri 23 Surabaya
      Alamat : Jl. Kedung Baruk Bar. No.1, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60298
      No. Telepon : (031) 8701324 atau 085607454084 (Endah)

      Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih kepada Tunas Hijau telah mengedukasi pentingnya lubang resapan biopori bagi lingkungan sekolah melalui artikel ini.

      Kami mengamati, selama musim penghujan, genangan air di area hutan sekolah kami kerap kali timbul setiap tahunnya. Adanya genangan air tersebut dikhawatirkan dapat menjadi tempat nyamuk berkembang-biak atau serangga lain yang dapat menyebarkan penyakit. Hal itu juga menandakan bahwa ada kendala di tanah hutan sekolah kami untuk menyerap air hujan dengan baik.

      Di sekolah kami telah membuat lubang resapan biopori di sejumlah area hutan sekolah (kurang lebih ada sekitar 100an lubang resapan biopori). Lubang resapan biopori tersebut juga diurus secara rutin oleh tim Pokja Biopori dengan sistem piket. Di saat musim kemarau, biasanya kami masukkan daun kering dan sisa makanan. Sedangkan di musim penghujan, kami akan mengeluarkan isinya agar lubang resapan biopori dapat meneruskan air hujan ke tanah dengan baik.

      Namun, dikarenakan kondisi alat bor lubang resapan biopori yang kurang maksimal (dari 6 alat, hanya 2 yang masih berfungsi dengan baik. Sisanya patah karena sudah rapuh besinya) menghambat proses perawatan lubang resapan biopori yang ada (yakni proses penggalian lubang yang kurang dalam) dan kendala dalam penambahan lubang resapan biopori di area hutan sekolah yang belum ada. Karena kondisi itu pula, kami tidak bisa meminjamkan bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste di sekolah kami dengan lebih leluasa.

      Oleh karenanya, kami sangat tertarik dengan bantuan bor lubang resapan biopori dan juga kesempatan workshop pembuatan lubang resapan biopori bagi guru/siswa. Harapan kami, lubang resapan biopori kami dapat hidup lebih lestari. Selain itu, agar kami dapat meminjami bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste dan menyebarkan gerakan 1.000 lubang biopori di selingkung SMPN 23 Surabaya.

      Salam Bumi Pasti Lestari 👌🌱🧚
      SMP Negeri 23 Surabaya..
      SIAP BERPRESTASI!
      JAYA! JAYA! JAYA!
      LUAR BIASA!

      Balas
  • Januari 10, 2025 pada 18:11
    Permalink

    Nama penulis komentar : Endah Noer Abidin
    Asal Sekolah : SMP Negeri 23 Surabaya
    Alamat : Jl. Kedung Baruk Bar. No.1, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60298
    No. Telepon : (031) 8701324 atau 085607454084 (Endah)

    Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih kepada Tunas Hijau telah mengedukasi pentingnya lubang resapan biopori bagi lingkungan sekolah melalui artikel ini.

    Kami mengamati, selama musim penghujan, genangan air di area hutan sekolah kami kerap kali timbul setiap tahunnya. Adanya genangan air tersebut dikhawatirkan dapat menjadi tempat nyamuk berkembang-biak atau serangga lain yang dapat menyebarkan penyakit. Hal itu juga menandakan bahwa ada kendala di tanah hutan sekolah kami untuk menyerap air hujan dengan baik.

    Di sekolah kami telah membuat lubang resapan biopori di sejumlah area hutan sekolah (kurang lebih ada sekitar 100an lubang resapan biopori). Lubang resapan biopori tersebut juga diurus secara rutin oleh tim Pokja Biopori dengan sistem piket. Di saat musim kemarau, biasanya kami masukkan daun kering dan sisa makanan. Sedangkan di musim penghujan, kami akan mengeluarkan isinya agar lubang resapan biopori dapat meneruskan air hujan ke tanah dengan baik.

    Namun, dikarenakan kondisi alat bor lubang resapan biopori yang kurang maksimal (dari 6 alat, hanya 2 yang masih berfungsi dengan baik. Sisanya patah karena sudah rapuh besinya) menghambat proses perawatan lubang resapan biopori yang ada (yakni proses penggalian lubang yang kurang dalam) dan kendala dalam penambahan lubang resapan biopori di area hutan sekolah yang belum ada. Karena kondisi itu pula, kami tidak bisa meminjamkan bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste di sekolah kami dengan lebih leluasa.

    Oleh karenanya, kami sangat tertarik dengan bantuan bor lubang resapan biopori dan juga kesempatan workshop pembuatan lubang resapan biopori bagi guru/siswa. Harapan kami, lubang resapan biopori kami dapat hidup lebih lestari. Selain itu, agar kami dapat meminjami bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste dan menyebarkan gerakan 1.000 lubang biopori di selingkung SMPN 23 Surabaya.

    Salam Bumi Pasti Lestari 👌🌱🧚

    Balas
  • Januari 10, 2025 pada 18:18
    Permalink

    Nama penulis komentar : Endah Noer Abidin
    Asal Sekolah : SMP Negeri 23 Surabaya
    Alamat : Jl. Kedung Baruk Bar. No.1, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60298
    No. Telepon : (031) 8701324 atau 085607454084 (Endah)

    Sebelumnya, kami mengucapkan terima kasih kepada Tunas Hijau telah mengedukasi pentingnya lubang resapan biopori bagi lingkungan sekolah melalui artikel ini.

    Kami mengamati, selama musim penghujan, genangan air di area hutan sekolah kami kerap kali timbul setiap tahunnya. Adanya genangan air tersebut dikhawatirkan dapat menjadi tempat nyamuk berkembang-biak atau serangga lain yang dapat menyebarkan penyakit. Hal itu juga menandakan bahwa ada kendala di tanah hutan sekolah kami untuk menyerap air hujan dengan baik.

    Di sekolah kami telah membuat lubang resapan biopori di sejumlah area hutan sekolah (kurang lebih ada sekitar 100an lubang resapan biopori). Lubang resapan biopori tersebut juga diurus secara rutin oleh tim Pokja Biopori dengan sistem piket. Di saat musim kemarau, biasanya kami masukkan daun kering dan sisa makanan. Sedangkan di musim penghujan, kami akan mengeluarkan isinya agar lubang resapan biopori dapat meneruskan air hujan ke tanah dengan baik.

    Namun, dikarenakan kondisi alat bor lubang resapan biopori yang kurang maksimal (dari 6 alat, hanya 2 yang masih berfungsi dengan baik. Sisanya patah karena sudah rapuh besinya) menghambat proses perawatan lubang resapan biopori yang ada (yakni proses penggalian lubang yang kurang dalam) dan kendala dalam penambahan lubang resapan biopori di area hutan sekolah yang belum ada. Karena kondisi itu pula, kami tidak bisa meminjamkan bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste di sekolah kami dengan lebih leluasa.

    Oleh karenanya, kami sangat tertarik dengan bantuan bor lubang resapan biopori dan juga kesempatan workshop pembuatan lubang resapan biopori bagi guru/siswa. Harapan kami, lubang resapan biopori kami dapat hidup lebih lestari. Selain itu, agar kami dapat meminjami bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste dan menyebarkan gerakan 1.000 lubang biopori di selingkung SMPN 23 Surabaya.

    Salam Bumi Pasti Lestari 👌🌱🧚
    SMP Negeri 23 Surabaya..
    SIAP BERPRESTASI!
    JAYA! JAYA! JAYA!
    LUAR BIASA!

    Balas
  • Januari 11, 2025 pada 08:21
    Permalink

    Nama penulis komentar : Esterina Christyn Febyanti Suharto
    Asal Sekolah : SMP Negeri 23 Surabaya
    Alamat : Jl. Kedung Baruk Bar. No.1, Kedung Baruk, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60298
    No. Telepon :  0895405941414 (Ester)

    Sebelumnya, saya mengucapkan terima kasih kepada Tunas Hijau telah mengedukasi pentingnya lubang resapan biopori bagi lingkungan sekolah melalui artikel ini.

    Saya mengamati, selama musim penghujan, genangan air di area hutan sekolah kerap kali timbul setiap tahunnya. Adanya genangan air tersebut dikhawatirkan dapat menjadi tempat nyamuk berkembang-biak atau serangga lain yang dapat menyebarkan penyakit. Di sekolah saya telah membuat lubang resapan biopori di sejumlah area hutan sekolah (kurang lebih ada sekitar 100 lubang resapan biopori). Lubang resapan biopori tersebut juga diurus secara rutin oleh tim Pokja Biopori dengan sistem piket. Namun, dikarenakan kondisi alat bor lubang resapan biopori yang kurang maksimal (dari 6 alat, hanya 2 yang masih berfungsi dengan baik) menghambat proses perawatan lubang resapan biopori yang ada, yakni proses penggalian lubang yang kurang dalam. Karena kondisi itu pula, saya tidak bisa meminjamkan bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste di sekolah kami dengan lebih leluasa.

    Oleh karenanya, saya sangat tertarik dengan bantuan bor lubang resapan biopori dan juga kesempatan workshop pembuatan lubang resapan biopori bagi guru/siswa. Harapan kami, lubang resapan biopori kami dapat hidup lebih lestari. Selain itu, agar saya dapat meminjami bor lubang resapan biopori kepada Keluarga Zerowaste dan menyebarkan gerakan 1.000 lubang biopori di selingkung SMPN 23 Surabaya.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *