1.327 Lokasi Ikut ProKlim 2025: Bukti Gerakan Iklim dari Akar Rumput Menguat
Lonjakan partisipasi komunitas dalam aksi iklim mewarnai pelaksanaan Program Kampung Iklim (ProKlim) 2025. Sebanyak 1.327 lokasi dari seluruh Indonesia tercatat mendaftar pada tahun ini, menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat menghadapi dampak perubahan iklim yang kini semakin nyata.
Puncaknya, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menyerahkan anugerah ProKlim 2025 kepada komunitas dan pemerintah daerah terbaik dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Rangkaian penghargaan diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, yang memberikan 26 Trofi ProKlim Lestari dan 50 Trofi ProKlim Utama. Selain itu, diberikan pula Apresiasi Pembina ProKlim kepada 25 pemerintah daerah serta Apresiasi Pendukung ProKlim bagi 9 institusi.
Dalam sambutannya, Menteri Hanif menekankan bahwa ProKlim merupakan pilar aksi iklim berbasis komunitas yang terus menunjukkan dampak nyata. “Semangat yang lahir dari desa, kelurahan, hingga kota inilah yang menjadi energi besar bagi pencapaian target NDC Indonesia,” ujarnya.

Menteri Hanif menggarisbawahi urgensi percepatan aksi iklim mengingat data ilmiah menunjukkan kenaikan suhu permukaan laut Indonesia hingga 1°C dibandingkan era 1980-an, yang berkontribusi pada intensitas bencana seperti yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa penguatan ProKlim merupakan fondasi ketahanan sektor air, pangan, energi, kesehatan, dan penanggulangan bencana.
Salah satu penerima penghargaan, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachi, menyatakan bahwa apresiasi Pembina ProKlim menjadi dorongan bagi pemerintah kota untuk menjaga keberlanjutan aksi komunitas. “Upaya ini berdampak pada ketahanan lokal dan kontribusi nyata terhadap mitigasi serta adaptasi perubahan iklim,” ujarnya.
Acara ditutup dengan seruan Menteri Hanif: “Dari desa-desa ini, dari kampung-kampung iklim ini, Indonesia sedang menulis masa depan iklimnya sendiri.” (*/Mochamad Zamroni)


Perubahan iklim nyatanya bisa mempengaruhi lingkungan, kesehatan dan ekonomi. Semoga kita ikut serta dalam menjaga dan mencegah perubahan iklim.
Carissa Putri Fatihasari
SDN Sidotopo wetan V
No.peserta : 674
Proyek SANCA ( Sampah Anorganik Carissa)
Alhamdulillah semakin banyak daerah yang mengikuti Proklim semoga berbanding lurus dengan perbaikan Iklim di Bumi INDonesia ini, dan semakin banyak orang yang peduli akan lingkungan sekitarnya 😊♻️💚🌳👌
Secara keseluruhan,artikel ini memberikan gambaran positif tentang upaya Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim melalui Program Kampung Iklim.Dengan cara terus meningkatkan partisipasi,memberikan apresiasi dan memperkuat fondasi ketahanan, Indonesia dapat mencapai target NDC dan membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.
Penguatan ProKlim merupakan fondasi ketahanan sektor air, pangan, energi, kesehatan, dan penanggulangan bencana. Penghargaan ini wujud apresiasi atau dorongan bagi pemerintah kota untuk menjaga keberlanjutan aksi nyata ini, yang diharapkan dapat berdampak pada ketahanan lokal dan mitigasi perubahan iklim.
Nama : Fathan Alby A
Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun
Halo sobat hijau 🌳
Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
Salam bumi, pasti lestari 🌱
Saya dukung program ini dan semoga kedepannya semakin banyak daerah-daerah yg ikut berpartisipasi dalam program ini.
Nama : Fatimah Nawal Rahman
Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500 Surabaya
No. Peserta : 026
Pencapaian : 1.793,75 kg
Daur ulang sampah An Organik menjadi produk kerajinan
Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan
Saya setuju ada nya program ini dan semoga kedepannya semakin banyak daerah-daerah yg ikut berpartisipasi dalam program ini dan memberikan gambaran positif tentang upaya Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim melalui Program Kampung Iklim. Agar tidak terjadi Bencana Alam Contoh nya tsunami,banjir Pandang Dan longsor.
Seandy putri fitriasari
SDN MOjO III surabaya
Pengolahan limbah sampah cangkang telur
Finalis pangeran putri Lingkungan hidup 2025 no peserta 422
Semoga program ini bisa menjadi contoh agar kita siap menghadapi perubahan iklim dan bisa menjaga lingkungan agar tidak terjadi bencana alam.
Abid Maher Ar Rayyan/193
SDN Ketabang I/288
Budidaya tanaman Binahong
Nayla Thalita Azzahra
No Peserta : 524
SDN Petemon IX
Judul Proyek : Lets Go to Bali Badung ( Ayo Budidaya Lidah Buaya dengan Produk Unggulan )
Aksi ProKlim (Program Kampung Iklim) untuk lingkungan hidup adalah kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim berbasis masyarakat yang mencakup pengelolaan sampah (bank sampah, daur ulang), konservasi air (sumur resapan, panen hujan), efisiensi energi (panel surya, hemat listrik), pertanian organik, penghijauan (penanaman pohon, rehabilitasi mangrove), serta pengembangan ekowisata, dengan tujuan meningkatkan ketahanan iklim dan menurunkan emisi GRK di tingkat lokal melalui partisipasi aktif warga.
Salam Bumi Pasti Lestari
Program yg sangat bagus dan layak untuk di ikuti sbg percontohan.
Dengan adanya Proklim bisa membuat masyarakat menurunkan resiko bencana alam.
Semoga semakin banyak daerah yg bs ikut di program ini.
Salam Komandan
Marshall Dastan PR.
Sdn. Ketabang 1/288
No Peserta : 207
Project : KOMANDAN ( Koleksi Tanaman Pandan)
Dampak perubahan iklim sudah berasa dan semakin jelas…
Adanya kegiatan ini semoga bisa memberi pengetahuan kepada masyarakat untuk peduli lingkungan, mencegah bencana dan mitigasi terjadi bencana…
Falisha misha alkhansa
SDN Rangkah VI Surabaya
No peserta 554
1.327 lokasi ini bukan sekadar statistik, tapi ribuan aksi nyata yang berdampak langsung. Semoga dampaknya terasa nyata dalam ketahanan iklim kita
Akifa Maulidya (698)
SDN Tandes Kidul 1
Budidaya organik tanaman kale
Kenaikan partisipasi dalam ProKlim 2025 benar-benar menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap aksi iklim semakin kuat. Semoga ke depan semakin banyak komunitas yang bergerak dan memberi dampak nyata.
Isvara Nareswari Aryanto_206
SDN Kaliasin 1
Budidaya Tanaman Pacar Air
Dengan Gerakan Iklim alhamdulillah kesadaran masyarakat meningkat menghadapi dampak perubahan iklim dan Proklim menjadi pilar aksi iklim berbasis komunitas yang terus menunjukkan dampak nyata. Semoga kita semua selalu tergerak dan memberikan dampak nyata.
Jangan Lupa Intip Proyek saya ya teman-teman.
Saya Muhammad Khabibi Nur Rokhman
Saya adalah Finalis pangeran dan putri lingkungan hidup tahun 2025
No.Peserta 31
Saya dari SDN BANJARSUGIHAN V/617 SURABAYA
Proyek Lingkungan Hidup Saya adalah PESAN OJEC APIK(Pemanfaatan Sampah Non Organik Jadi Ecobrick dan Anyaman Plastik)
Disini saya mengajak semua untuk peduli lingkungan dengan mengurangi sampah plastik karena jumlah sampah plastik semakin banyak salah satunya kemasan sachet yang tidak didaur ulang maka saya memanfaatkannya menjadi barang yang bermanfaat yaitu ecobrick dan anyaman plastik daripada sampah plastik tersebut terbuang begitu saja.
Salam Bumi Pasti Lestari
Salam Sadar Iklim
Salam Zerowaste
Salam Basuma Jaya Jaya Jaya
Pokoe ngeten pun
Program yang sangat bermanfaat karena secara langsung maupun tidak akan berdampak pada lingkungan, bisa merubah pola prilaku masyarakat untuk ikut perduli lingkungan dan sadar iklim
Nama : Fatimah Nawal Rahman
Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500 Surabaya
No. Peserta : 026
Pencapaian : 1.793,75 kg
Daur ulang sampah An Organik menjadi produk kerajinan
Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan
Selamat bagi yg mendapatkan penghargaan, semoga program ini bisa berkelanjutan.
Eno wahyu kamagading
SDN pacarkeling 1/182 surabaya
Eco enzym
452
Terimakasih kepada tunas hijau sudah memberikan informasi yang bermanfaat, sangat setuju program tersebut karna berdampak besar bagi lingkungan
KANAYA DIVANESA AWANDA
SMPN 58 SURABAYA
NO URUT: 1388
JUDUL PROYEK: BARASIMAN (BUDIDAYA ALOEVERA PENGUSIR KUMAN)
Saya setuju dan mendukung penuh penguatan ProKlim karena terbukti mendorong keterlibatan masyarakat secara langsung dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Aksi dari tingkat kampung hingga kota menjadi fondasi nyata bagi ketahanan lingkungan dan masa depan iklim Indonesia.
Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).
Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.
Program yang terus dikembangkan dan dipertahankan
Reynando Yudhistira putra
SDN Wiyung 1 Surabaya
Pengolahan sampah plastik