10 Hal Penting Mengenai Polusi Udara

Asap knalpot mobil. Asap pabrik. Kabut asap kebakaran hutan. Kemungkinan besar, di mana pun Anda tinggal di Bumi, Anda terpapar berbagai bentuk polusi udara hampir setiap hari.

Dampak polusi ini dapat melemahkan – dan mematikan. Polusi udara menyebabkan 8,1 juta kematian dini pada tahun 2021 saja, menurut sebuah studi terkemuka.

Pada tanggal 7 September, dunia merayakan Hari Udara Bersih Internasional untuk langit biru, yang menampilkan solusi untuk polusi udara. Tema tahun ini adalah Berlomba untuk Udara, yang mencerminkan kebutuhan mendesak untuk mengatasi apa yang disebut oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa António Guterres sebagai “darurat global.” Ini juga merupakan penghormatan atas meningkatnya dukungan untuk udara bersih di antara asosiasi olahraga.

“Sama seperti atlet, kita semua membutuhkan udara bersih untuk bergerak, berprestasi, dan berkembang,” kata Steven Stone, Wakil Direktur Divisi Industri dan Ekonomi Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP). “Udara bersih mendukung masyarakat yang sehat, masyarakat yang tangguh, ekonomi yang kuat, dan planet yang lebih sehat.”

Menjelang Hari Udara Bersih Internasional, berikut sekilas tentang apa itu polusi udara, mengapa berbahaya, dan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

1. Polusi udara hadir dalam berbagai bentuk
Ada dua jenis utama polusi udara: dalam ruangan dan luar ruangan.

Polusi udara dalam ruangan terutama berasal dari pembakaran kayu, arang, kotoran hewan, dan apa yang disebut “bahan bakar padat” lainnya yang digunakan oleh miliaran orang di seluruh dunia untuk memasak. Ketika bahan bakar ini dibakar, mereka melepaskan partikel mikroskopis berupa debu, jelaga, dan karbon hitam, yang secara kolektif dikenal sebagai partikel halus.

Polusi udara luar ruangan berasal dari berbagai sumber, termasuk pabrik, kendaraan bermotor – bahkan kebakaran hutan dan badai debu. Para ahli mengatakan polutan yang paling mengkhawatirkan adalah:

  • PM 10 dan PM 2.5, dua jenis partikel halus yang sering muncul dari pembakaran bahan bakar fosil;
  • karbon monoksida, gas tidak berbau yang umumnya berasal dari pembakaran kayu, minyak tanah, dan arang;
  • ozon permukaan tanah, komponen utama kabut asap yang terbentuk ketika sinar matahari bersentuhan dengan gas-gas tertentu; dan
  • nitrogen dioksida dan sulfur dioksida, dua senyawa yang sering dihasilkan oleh pabrik dan kendaraan berbahan bakar fosil.

2. Polusi udara ada di mana-mana

Sembilan puluh sembilan persen orang di Bumi menghirup udara yang dianggap tercemar oleh Organisasi Kesehatan Dunia.

3. Polusi udara sangat buruk bagi kesehatan manusia

Partikel berukuran kurang dari 10 mikron – juga dikenal sebagai PM10 – dapat menembus jauh ke dalam paru-paru, menyebabkan peradangan dan merusak lapisan saluran pernapasan. PM2.5 bahkan lebih bermasalah. Partikel-partikel ini cukup kecil untuk memasuki aliran darah, dan dapat memengaruhi setiap organ dalam tubuh. Polusi udara telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan serius, termasuk pneumonia, penyakit jantung, stroke, kanker paru-paru, dan bayi lahir mati.

4. Polusi udara bisa mematikan

Pada tahun 2021, polusi udara menyebabkan lebih dari 8,1 juta kematian dini, menurut sebuah studi oleh lembaga nirlaba Health Effects Institute. Angka tersebut lebih dari satu dari delapan kematian di seluruh dunia. Lebih dari 700.000 kematian terjadi pada anak-anak di bawah usia lima tahun.

5. Polusi udara dapat membuat kegiatan rekreasi populer, seperti berolahraga, menjadi mustahil.

Polusi udara telah membahayakan acara olahraga besar di mana-mana, mulai dari Kanada hingga India, dengan lonjakan kadar kontaminan seperti PM2.5 yang menimbulkan risiko bagi para pemain. Itulah sebagian alasan mengapa badan-badan pengatur olahraga bergabung dalam upaya menciptakan udara yang lebih bersih, termasuk World Athletics, yang mendukung cabang olahraga atletik. World Athletics telah memasang sensor kualitas udara di sekitar stadion untuk mendeteksi kualitas udara yang buruk, terutama yang berisiko bagi pelari.

6. Polusi udara memperparah krisis iklim

Banyak zat yang sama yang menyebabkan orang sakit juga memerangkap panas di dekat permukaan bumi, memicu perubahan iklim. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa apa yang disebut polutan super ini – yang meliputi metana dan karbon hitam – bertanggung jawab atas sebagian besar pemanasan global hingga saat ini.

7. Mengurangi polusi udara dapat menyelamatkan nyawa dan membantu mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Tujuh belas tujuan tersebut merupakan cetak biru umat manusia untuk masa depan yang lebih baik, dan beberapa di antaranya bergantung pada pengurangan polusi udara. Pengendalian racun di udara, tentu saja, dapat membantu meningkatkan kesehatan masyarakat (SDG3).

Hal ini juga dapat menanggulangi kemiskinan (SGD1) dengan memungkinkan pekerja menjadi lebih produktif dan mengurangi jumlah hari kerja yang hilang. Hal ini dapat membantu mengurangi ketimpangan (SDG10) karena kelompok rentan, termasuk anak-anak dan lansia, cenderung paling menderita akibat udara kotor.

Mengatasi polusi udara bahkan dapat membantu mengatasi kelaparan (SDG2). Salah satu polutan udara yang umum, ozon permukaan tanah, menghambat pertumbuhan tanaman.

8. Mengakhiri polusi udara membutuhkan kerja sama internasional.

Polutan udara dapat melintasi batas negara, dengan ozon dan beberapa jenis partikulat yang mampu terpancar ratusan atau ribuan kilometer dari sumbernya. Itulah sebabnya para ahli mengatakan satu-satunya cara untuk mengatasi polusi udara dalam skala besar adalah dengan berbagi pengetahuan, menyelaraskan strategi, dan memobilisasi negara-negara dengan sumber daya dalam kemitraan satu sama lain.

9. Polusi udara dapat dihindari

Karena polusi udara hadir dalam berbagai bentuk, tidak ada solusi yang cocok untuk semua. Namun, ada beberapa hal sederhana dan hemat biaya yang dapat dilakukan kota dan negara untuk mulai mengatasi masalah ini. Hal tersebut meliputi:

  • membangun sistem pemantauan polusi udara yang tangguh untuk menginformasikan kebijakan berbasis data dan sistem peringatan dini;
  • memanfaatkan data global dan sains yang andal untuk membuat keputusan guna melindungi kesehatan manusia;
  • membagikan data kualitas udara secara real-time kepada publik dengan cara yang mudah dipahami;
  • membatasi emisi dari sumber polusi yang diketahui melalui undang-undang dan peraturan;
    memetakan manfaat ekonomi dari penanggulangan polusi udara, yang seringkali jauh melebihi biayanya; dan
  • memperkuat lembaga yang dirancang untuk mengatasi polusi udara.
    Bisnis dan individu juga memiliki peran penting dalam kampanye melawan polusi udara, kata Stone dari UNEP.

“Kita membutuhkan semua orang untuk bekerja sama jika kita ingin memenangkan perlombaan menuju udara bersih,” katanya.

Laporan terbaru dari Bank Dunia menemukan bahwa kebijakan terpadu yang menargetkan sektor pemanas, memasak, transportasi, pertanian, dan limbah dapat mengurangi separuh jumlah orang di dunia yang terpapar polusi udara tingkat tinggi yang berbahaya.

10. Perserikatan Bangsa-Bangsa berjuang untuk mengatasi polusi udara.

PBB telah menghabiskan puluhan tahun membantu negara, kota, dan masyarakat mengatasi krisis ini. Kemitraan di antara para pemangku kepentingan utama telah sangat berperan dalam mendukung upaya penanggulangan polusi udara. Inisiatif-inisiatif tersebut mencakup Koalisi Iklim dan Udara Bersih dan BreatheLife.

PBB juga telah bersatu di bawah Pendekatan Bersama untuk Planet Bebas Polusi. Kerangka kerja ini dirancang untuk membantu badan-badan PBB secara kolektif mengatasi tantangan polusi melalui mandat masing-masing, sehingga menghasilkan dampak yang lebih besar, dengan tujuan memastikan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi semua orang di Bumi. (*/Mochamad Zamroni sumber: unep.org)

34 thoughts on “10 Hal Penting Mengenai Polusi Udara

  • September 18, 2025 pada 10:41
    Permalink

    10 Hal Penting Mengenai Polusi Udara
    merayakan Hari Udara Bersih Internasional untuk langit biru dapat mengigatkan kita semua untuk pentingnya udara bersih untuk bergerak, berprestasi, dan berkembang.

    Tunas hijau 🌱selalu menginspirasi masyarakat agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan untuk keseimbangan alam ..

    Nama : Naysia Aqila Andriani
    Sekolah : SDN Ngagelrejo3
    No peserta: 428
    Proyek budi daya sereh

    proyek tanaman sereh dengan hasil olahan Sereh lemon dan wedang uwuh

    🌱Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_

    Balas
    • Oktober 17, 2025 pada 22:10
      Permalink

      kalau terus terus an polusi banyak, akan bisa merusak lapisan ozon bumi

      nama: Bara Ikmal Ghani
      sekolah: SMP negeri 38 sby
      nomor peserta: 601
      proyek: mengolah sampah organik🌿

      Balas
    • Oktober 17, 2025 pada 22:11
      Permalink

      kalau terus terus an polusi banyak, akan bisa merusak lapisan yang ada di luar bumi

      nama: Bara Ikmal Ghani
      sekolah: SMP negeri 38 sby
      nomor peserta: 601
      proyek: mengolah sampah organik🌿

      Balas
    • Oktober 17, 2025 pada 22:12
      Permalink

      sebaiknya kita mengurangi polusi dengan cara menggunakan transportasi umum

      nama: Bara Ikmal Ghani
      sekolah: SMP negeri 38 sby
      nomor peserta: 601
      proyek: mengolah sampah organik🌿

      Balas
    • Oktober 20, 2025 pada 07:29
      Permalink

      10 hal penting mengenai polusi udara merayakan Hari Udara Bersih Internasional

      Nama: Keisya Azellia Putri
      Sekolah: SMPN 38 Surabaya
      Nomor Peserta: 1142
      Judul Proyek: Budidaya Sambung Nyawa
      Penjelasan: Proyek ini bertujuan memanfaatkan lahan kosong di lingkungan sekitar untuk menanam tanaman obat sambung nyawa. Tanaman ini bermanfaat untuk kesehatan dan bisa menjadi alternatif pengobatan alami. Proyek ini juga mengajak masyarakat peduli lingkungan melalui edukasi, daur ulang, dan kegiatan berkebun bersama. Saat ini, penanaman sudah dimulai di rumah dan sekolah, serta dibagikan ke lingkungan sekitar. Target ke depan adalah memperluas penanaman dan melibatkan lebih banyak orang, terutama anak muda, sebagai agen perubahan hijau.

      Balas
  • September 18, 2025 pada 13:57
    Permalink

    Messa Eko Putri – 018 “Kita menghirup udara yang sama, mari jaga bersama.” 💨
    Kenali 10 hal penting soal polusi udara – dari penyebab hingga dampaknya bagi hidup kita.
    Mulai dari tahu ➡️ baru bisa peduli ➡️ lalu bertindak 🌍
    Polusi udara bukan cuma soal asap – ini soal kesehatan, lingkungan, dan masa depan kita. 😷🌍
    Yuk, tingkatkan kesadaran dan mulai langkah kecil untuk udara yang lebih bersih.
    Swipe ➡️ untuk tahu lebih lanjut!

    Balas
  • September 18, 2025 pada 16:49
    Permalink

    Jaga bumi kita dengan menjaga udara agar bersih 💨, kita tidak boleh menghirup udara yang kotor bisa membuat penyakit 😕. Maka dari itu cegah polusi udara 💨 jaga lingkungan kita 💚🌏.
    Adinda Quenza Ramadhani
    SDN Kandangan 1 Surabaya
    No peserta 224
    Judul proyek: Terong 🍆 dilahan sempit solusi hijau 💚 untuk sekolah mandiri pangan 🏫

    Balas
  • September 19, 2025 pada 19:35
    Permalink

    🌍✨ Polusi udara bukan sekadar masalah lingkungan, tapi juga ancaman serius bagi kesehatan, pangan, hingga keadilan sosial. Polutan super seperti metana dan karbon hitam terbukti jadi penyumbang besar pemanasan global. Jika kita bisa menguranginya, bukan hanya bumi yang selamat, tapi juga jutaan nyawa. 💨❤️

    Menarik sekali bagaimana upaya mengendalikan polusi udara bisa mendukung banyak SDGs: dari kesehatan (SDG3), pengentasan kemiskinan (SDG1), ketahanan pangan (SDG2), hingga mengurangi ketimpangan (SDG10). Ini bukti nyata bahwa udara bersih adalah hak semua orang. 🌱🌏

    Solusi ada di depan mata: pemantauan polusi yang transparan, regulasi ketat, inovasi ramah lingkungan, hingga kerja sama global tanpa batas negara. Karena udara bersih tidak mengenal perbatasan, kita semua harus bergerak bersama. 🙌

    Salam semangat dari saya,
    Kenzo Anugrah Ramadhan – Peserta 567, SMPN 26 Surabaya 🌿🔥
    #pangeranputrilh2025SMP_567 #SMPN26Surabaya #AksiUntukBumi #Tahap4Lestari

    Balas
  • September 20, 2025 pada 05:54
    Permalink

    Dampak polusi dapat melemahkan dan mematikan. Polusi udara menyebabkan 8,1 juta kematian dini pada tahun 2021 saja, menurut sebuah studi terkemuka.
    Oleh karena itu, Kita membutuhkan semua orang untuk bekerja sama jika kita ingin memenangkan perlombaan menuju udara bersih.

    Nama : Siti shofiah
    Dari : SDN Margorejo III/405
    No peserta : 416
    Proyek : Budidaya dan Pemanfaatan Tanaman Jahe

    Balas
    • September 21, 2025 pada 00:10
      Permalink

      7 September Hari Udara Bersih Internasional, menampilkan solusi untuk polusi udara. Terima kasih Tunas Hijau, pengetahuan saya jadi bertambah.

      Nama : Fathan Alby A
      Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
      Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Anti Nyamuk.

      Halo sobat hijau 🌳
      Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
      Salam bumi, pasti lestari 🌱

      Balas
  • September 26, 2025 pada 14:56
    Permalink

    Polusi udara dalam ruangan terutama berasal dari pembakaran kayu, arang, kotoran hewan, dan apa yang disebut “bahan bakar padat” lainnya yang digunakan oleh miliaran orang di seluruh dunia untuk memasak, itulah ada nya aturan kurangi polusi🤗

    saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris

    Balas
  • September 28, 2025 pada 21:17
    Permalink

    nama: assifa bening larasati (1164)
    asal sekolah: SMPN 40 Surabaya
    tanggapan:
    Artikel “10 Hal Penting Mengenai Polusi Udara” sangat menonjol sebagai pengingat bahwa udara bersih adalah hak setiap orang, bukan sekadar kemewahan. Dengan menghadirkan fakta, efek kesehatan, serta upaya mitigasi, artikel ini membuka cakrawala agar kita tak tinggal diam. Semoga semakin banyak orang yang termotivasi untuk bertindak—mengurangi polusi, mendukung regulasi lingkungan, dan menjaga kualitas udara demi kebaikan bersama.

    Balas
  • September 29, 2025 pada 21:39
    Permalink

    PBB berkomitmen mengatasi polusi udara melalui kebijakan berbasis data, sistem peringatan dini, dan kerja sama semua pihak. Keterlibatan individu dan bisnis penting untuk memperkuat upaya kolektif. Langkah ini tidak hanya melindungi kesehatan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi.

    Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
    ‎Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).

    ‎Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.

    Balas
  • Oktober 5, 2025 pada 17:59
    Permalink

    PBB berkomitmen mengatasi polusi udara melalui kebijakan berbasis data, sistem peringatan dini, dan kerja sama semua pihak. Keterlibatan individu dan bisnis penting untuk memperkuat upaya kolektif. Langkah ini tidak hanya melindungi kesehatan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi.

    nama ibrahim tubagus maulana
    sekolah sdn jemur wonosari 1
    judul proyek pengolahan minyak jelantah
    no peserta 115

    Balas
  • Oktober 11, 2025 pada 10:34
    Permalink

    10 Hal penting dalam menjaga kualitas udara sangat perlu kita ketahui. Dari hal kecil seperti menggunakan transportasi publik, tidak membakar sampah dan menghemat energi dapat membantu mencegah pencemaran udara disekitar kita.

    Akifa Maulidya
    Nomor peserta 698
    Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • Oktober 13, 2025 pada 08:17
    Permalink

    Nama : Tisya Ayodya Prameswari
    Sekolah : SDI Al Azhar Kelapa Gading Surabaya
    No. Peserta : 006
    Capaian : 1. Mengolah kulit 1.002,4 kg
    2. Mendapatkan 160 galon
    3. 1 rumah warga binaan
    4. Telah sosialisasi kepada 587 orang
    5. Menghasilkan cairan eco enzyme sebanyak 560 liter
    6. Mendapatkan 157 botol plastik
    7. 1 kampung binaan

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 21:05
    Permalink

    Asap pabrik , kendaraan dll. , merusak polusi udara kita , kita harus menanam banyak tanaman dan jangan merusak tanaman sembarangan ya teman² , karena dampak nya akan kembali ke kita sendiri

    Nayla thalita azzahra
    No peserta : 524
    Judul proyek : let’s go to bali Badung ( ayo budidaya tanaman lidah buaya dengan produk unggulan )

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 21:07
    Permalink

    Kurangi penggunaan produk dan alat transportasi yg banyak menghasilkan polisi. Langkah kecil namun berdampak besar.
    Nama : Fatimah Nawal Rahman
    Asal Sekolah : SD Negeri Balongsari 1/500 Surabaya
    No. Peserta: 026
    Daur ulang sampah Anorganik menjadi produk kerajinan.
    Upaya: Mengurangi sampah anorganik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan.

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 21:09
    Permalink

    Kurangi penggunaan produk dan alat transportasi yg banyak menghasilkan polusi. Langkah kecil namun berdampak besar.
    Nama : Fatimah Nawal Rahman
    Asal Sekolah : SD Negeri Balongsari 1/500 Surabaya
    No. Peserta: 026
    Daur ulang sampah Anorganik menjadi produk kerajinan.
    Upaya: Mengurangi sampah anorganik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan.

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 20:17
    Permalink

    Polusi udara hadir dalam berbagai bentuk
    Ada dua jenis utama polusi udara: dalam ruangan dan luar ruangan.
    Polusi udara dalam ruangan terutama berasal dari pembakaran kayu, arang, kotoran hewanPolusi udara luar ruangan berasal dari berbagai sumber, termasuk pabrik, kendaraan bermotor bahkan kebakaran hutan dan badai debu, Polusi udara ada di mana-mana, Polusi udara sangat buruk bagi kesehatan manusia polusi udara dapat menimbulkan masalah kesehatan serius, termasuk pneumonia, penyakit jantung, stroke, kanker paru-paru, dan bayi lahir mati, Polusi udara dapat membuat kegiatan rekreasi populer, seperti berolahraga, menjadi mustahil….
    Banyak sekali dampak negatif dari polusi udara saat ini pun PBB dan organisasi internasional lainnya sedang memikirkan cara yang efektif untuk menyelesaikan masalah polusi udara, kita generasi penerus pun harus semangat untuk membasmi polusi udara….
    ՏᗴᖇIᑎᘜ ᗪIᗩᑎᘜᘜᗩᑭ ᖇᗴᗰᗴᕼ ᑎᗩᗰᑌᑎ ᗷIՏᗩ ᗷᗴᖇᗪᗩᗰᑭᗩK ᗷᗴՏᗩᖇ ᗷᗩᘜI KᗴՏᗴᕼᗩTᗩᑎ ᗪᗩᑎ ᒪIᑎᘜKᑌᑎᘜᗩᑎ

    Nama : Princess Zelda Ilmiah (210)
    Sekolah : SMPN 29 Surabaya
    Project : BobaZymePost (Bahan Organik Serbaguna untuk Eco Enzyme dan Kompos

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 23:38
    Permalink

    Saat ini semakin banyak sumber polusi yang hadir di tengah masyarakat.
    Padahal itu bisa menambah emisi karbon.
    Program pengurangan polusk sangat perlu diterapkan, termasuk di Surabaya.
    Misalnya penerapan Ganjil Genap Kendaraan roda 4, bisa juga menerapkan 3in1 (untuk mobil) atau 2in1 (untuk sepeda motor).

    Hal kecil yang bisa merubah kondisi iklim kita.

    Naziya Putri Syafira Ariwibowo
    Nomor 612
    SDN Sawunggaling 1/382
    Proyek NoBiTA

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 00:00
    Permalink

    Dampak polusi ini dapat melemahkan – dan mematikan. Polusi udara menyebabkan 8,1 juta kematian dini pada tahun 2021 saja, menurut sebuah studi terkemuka.
    Langkah Kecil Berdampak Besar Bagi Bumi, Sebaiknya Masyarakat Mengunakan kendaraan publik, dan tidak membakar sampah..
    Nama : AMIRNA NUR FEBYYANTI
    Nomer peserta: 702
    Sekolah: SDN TANDES KIDUL 1
    Proyek : MENGELOLAH LIMBAH CANGKANG TELUR

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 07:41
    Permalink

    Polusi udara memang menjadi masalah serius di berbagai kota, tetapi di sisi lain juga mendorong munculnya kesadaran dan inovasi untuk menjaga lingkungan. Banyak orang kini mulai mencari cara sederhana namun efektif untuk memperbaiki kualitas udara di sekitar mereka. Salah satunya seperti yang aku lakukan, yaitu dengan menanam tanaman sansevieria atau yang dikenal sebagai lidah mertua.

    Sansevieria merupakan tanaman hias yang tidak hanya indah, tetapi juga memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap polutan dan racun udara seperti karbon dioksida, formaldehida, dan benzena. Melalui fotosintesis, tanaman ini membantu menghasilkan oksigen yang bersih, bahkan di dalam ruangan tertutup.

    Budidaya sansevieria menjadi langkah nyata dan positif dalam menghadapi polusi udara. Selain mudah dirawat dan tahan terhadap berbagai kondisi, tanaman ini juga memberi nilai estetika serta manfaat kesehatan bagi manusia. Dengan menanam sansevieria, kita ikut berkontribusi kecil namun berarti dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, segar, dan sehat.

    Salam,
    AISYAH AVICENA RL
    SMPN 21 SURABAYA
    Project : DATELA GREEN REVITALIZATION

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 08:08
    Permalink

    Wah, menarik banget artikelnya!
    Banyak yang sering kita anggap sepele soal polusi udara padahal pengaruhnya besar ke kesehatan dan lingkungan. Semoga makin banyak yang baca dan mulai sadar buat jaga udara agar tetap bersih.

    Nama:Diky Yulia Efendi
    Sekolah:SMP Negeri 11 Surabaya
    No peserta:459
    Proyek: integrasi pengelolahan air limbah dan konservasi air

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 10:46
    Permalink

    Dampak polusi ini dapat melemahkan – dan mematikan. Polusi udara menyebabkan 8,1 juta kematian dini pada tahun 2021.

    Ada dua jenis utama polusi udara: dalam ruangan dan luar ruangan.

    Polusi udara dalam ruangan terutama berasal dari pembakaran kayu, arang, kotoran hewan, dan apa yang disebut “bahan bakar padat” lainnya yang digunakan oleh miliaran orang di seluruh dunia untuk memasak. Ketika bahan bakar ini dibakar, mereka melepaskan partikel mikroskopis berupa debu, jelaga, dan karbon hitam, yang secara kolektif dikenal sebagai partikel halus.
    Polusi udara luar ruangan berasal dari berbagai sumber, termasuk pabrik, kendaraan bermotor – bahkan kebakaran hutan dan badai debu.
    Untuk mengurangi polusi udara asap kendaraan, contoh kita bisa menggunakan transportasi publik. Jika tidak terlalu jauh bisa bersepeda disamping mengurangi asap kendaraan juga menyehatkan..
    Juga kita menanam tanaman sirih gading ,sansivera yang bisa juga dapat menyerap polutan.

    FAKHRIE ZHAFRAN KHAIRY
    SDN Margorejo 1/403 Surabaya
    No Peserta: 253
    Proyek: Pengolahan Sampah Organik Dapat Memberikan Nutrisi Pada Tanaman

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 11:01
    Permalink

    Kerangka kerja ini dirancang untuk membantu badan-badan PBB secara kolektif mengatasi tantangan polusi melalui mandat masing-masing, sehingga menghasilkan dampak yang lebih besar, dengan tujuan memastikan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi semua orang di Bumi.

    Nama : Ezra Bintang Izdihar Kurniawan
    No peserta : 003
    Sekolah : SD Kyai Ibrahim Surabaya
    Proyek : Pemanfaatan lahan kosong dan limbah plastik untuk budidaya kemangi

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 11:32
    Permalink

    Untuk mengatasi polusi udara, diperlukan kerjasama dari semua pihak, termasuk bisnis, individu, dan PBB melalui berbagai inisiatif. Bank Dunia menyebutkan kebijakan terpadu di berbagai sektor dapat mengurangi paparan polusi udara berbahaya. Solusi meliputi area hijau perkotaan, pengelolaan sumber polusi, teknologi bersih, transportasi publik berkelanjutan, serta inovasi energi terbarukan. Individu dapat berkontribusi dengan menggunakan transportasi umum, hemat energi, dan mendaur ulang

    RAKA MAULANA PRATAMA
    SMPN 25 SURABAYA
    KEAJAIBAN KOMPOS TKK BAGI LINGKUNGAN
    NO. PESERTA:561

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 17:44
    Permalink

    Artikel yang sangat bermanfaat! 🌿 Penjelasannya mudah dipahami dan membuka wawasan tentang pentingnya menjaga kualitas udara. 👍 Semoga semakin banyak orang yang sadar akan dampak polusi dan ikut berkontribusi menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat. 💚

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 23:15
    Permalink

    Pentingnya udara bersih bagi kesehatan dan bumi. Polusi udara harus jadi perhatian bersama dengan aksi nyata dari individu hingga pemerintah.

    Mayfrina Aisyahrani
    SMPN 3 SURABAYA
    PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK BERKELANJUTAN

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 23:29
    Permalink

    Polusi udara kini jadi darurat global yang mengancam jutaan nyawa setiap tahunnya. Peringatan Hari Udara Bersih Internasional mengingatkan kita untuk ikut Berlomba untuk Udara — bergerak cepat demi langit yang lebih biru dan napas yang lebih sehat bagi semua.

    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    🙋🏻Nama: Lintang Pandega Permana
    🏫Sekolah: SMP Negeri 57 Surabaya
    🔢Nomor Peserta: 679
    🌱Proyek: SWEET (Stevia Wellness Eco-friendly Extract Technology)
    💌Penjelasan: Proyek ini adalah proyek yang berfokus membudidayakan tanaman Stevia, yaitu tanaman yang daun nya mengandung rasa manis karna memiliki senyawa tertentu.

    Saya memilih proyek ini karna fenomena isu lingkungan seperti krisis air, degradasi lahan yang disebabkan oleh industri gula konvensional.., maka dari itu saya memilih alternatif gula lain yang lebih ramah lingkungan dan “Stevia” menjadi jawabannya.

    Saya ingin mengenalkan Stevia yang memiliki banyak manfaat ke masyarakat sekitar, rencana kedepannya saya akan menginovasikan Stevia ini menjadi ekstrak gula cair, permen sehat dan ramah lingkungan, teh sehat dengan pemanis alami, serta banyak lagi.
    Dukung aku teruss yaa, sobat hijau! 🥰
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚

    Balas
    • Oktober 17, 2025 pada 12:53
      Permalink

      Yuk tanam tanaman supaya mengurangi dampak buruk polusi udara

      Ayesha Medina
      No Peserta 618
      SDN SEMOLOWARU 1/261
      Maggot bsf si Hewan Ajaib Sahabat Lingkungan

      Balas
  • Oktober 17, 2025 pada 16:53
    Permalink

    “Udara bersih mendukung masyarakat yang sehat, masyarakat yang tangguh, ekonomi yang kuat, dan planet yang lebih sehat.”

    Naura Adelia Shafiqa Ghozali
    Sdn Tandes Kidul 1 Sby
    Pengolahan limbah cangkang telur
    No.peserta 704

    Balas
  • Oktober 17, 2025 pada 20:17
    Permalink

    Banyak cara untuk mengurangi polusi udara. Tetapi jika tidak dengan kesadaran masyarakat sendiri tentu masih sama. Kesadaran akan lingkungan sangatlah penting. Jika masyarakat sendiri tidak sadar akan lingkungan masa depan mungkin akan hancur

    🙋‍♀️: Mazida Shabrina Yasmin
    🏫: SDN Wonokusumo 6 Surabaya
    🔢: 728
    📍: Proyek SERBUK(Serbuk Berproyek Horta)

    Balas
  • Oktober 18, 2025 pada 13:53
    Permalink

    Kita dapat melakukan hal kecil yang dapat membantu mengurangi polusi udara.
    Seperti menggunakan kendaraan umum, menambah ruang hijau, dan hal lain yang bisa kita lakukan di sekitar lingkungan kita.

    Nama: Mikhaela Adeva Abbialya
    No.Peserta: 218
    Sekolah: SDN.Kalisari 2/513 Surabaya.
    Proyek LH: Budidaya tanaman asem jawa dan produk minuman kesehatan tradisional sinom.

    Salam Bumi Pasti Lestari!
    Salam Zero Waste!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *