Bahaya Menggigit Kuku

Menggigit kuku adalah kebiasaan yang banyak ditemukan pada berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Jumlah pelakunya sangat fantastis. Sekitar 1/3 populasi dunia pernah, bahkan cukup sering menggigit kuku. Data ini merujuk Tanaka et al., 2018 – Journal of Behavioral Addictions

Sekilas terlihat sepele. Namun, kebiasaan ini dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan fisik maupun psikologis. Salah satu bahaya utama menggigit kuku adalah risiko infeksi, baik pada area kuku maupun mulut.

Kulit di sekitar kuku yang sering tergigit akan mudah terluka dan menjadi pintu masuk bagi bakteri atau jamur. Sebuah penelitian internasional oleh Steinberg et al. (2020) menunjukkan bahwa kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko infeksi lokal seperti paronikia, yakni infeksi pada jaringan di sekitar kuku.

Selain infeksi lokal, menggigit kuku juga berpotensi menyebabkan gangguan pada struktur kuku itu sendiri. Kebiasaan ini dapat membuat kuku menjadi rapuh, mudah patah, bahkan menyebabkan deformitas permanen pada kuku. Kondisi ini dapat memengaruhi penampilan dan fungsi tangan, yang sangat penting dalam aktivitas sehari-hari.

Studi dari Sari dan Utami (2022), jurnal lokal dari Indonesia, mengonfirmasi bahwa anak-anak yang menggigit kuku dalam jangka panjang memiliki pertumbuhan kuku yang tidak normal dan sering mengalami nyeri di sekitar kuku.

Dampak kesehatan mulut juga tidak kalah serius. Menggigit kuku membawa risiko masuknya kuman dari kuku yang kotor ke mulut, menyebabkan berbagai infeksi oral seperti gingivitis, sariawan, dan bahkan infeksi saluran pernapasan. Menurut jurnal internasional oleh Orsini et al. (2019), kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko penyakit periodontal dan gangguan pencernaan karena bakteri mulut yang tidak normal.

Selain itu, menggigit kuku sering dikaitkan dengan gangguan kecemasan dan stres. Kebiasaan ini merupakan bentuk coping mechanism yang tidak sehat. Dalam jurnal psikologi lokal oleh Hidayati et al. (2021), ditemukan bahwa individu dengan kecenderungan menggigit kuku memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan yang tidak. Kebiasaan ini juga bisa memperburuk kondisi mental jika tidak segera dikendalikan.

Kebiasaan menggigit kuku juga dapat berdampak pada penampilan sosial. Banyak orang yang merasa malu karena kukunya terlihat buruk atau terluka akibat kebiasaan ini. Ini dapat mengurangi rasa percaya diri, terutama dalam interaksi sosial dan profesional. Studi dari Kurniawan et al. (2023) menunjukkan bahwa remaja yang menggigit kuku cenderung mengalami penurunan harga diri dan sering menghindari pertemuan sosial.

Selain dampak psikologis dan fisik, ada pula risiko kesehatan lain yang terkait kebiasaan menggigit kuku, seperti kerusakan gigi. Menggigit kuku dengan keras dapat menyebabkan retak gigi, keausan email gigi, dan bahkan masalah pada rahang. Penelitian oleh Choi et al. (2018) di Korea Selatan membuktikan adanya korelasi antara kebiasaan menggigit kuku dengan gangguan maloklusi dan sensitivitas gigi.

Kebiasaan ini juga dapat menyebarkan virus, terutama pada anak-anak. Misalnya, Human Papillomavirus (HPV) dan virus herpes simpleks dapat ditularkan melalui kontak kuku dengan mulut atau luka kecil akibat gigitan. Sebuah studi oleh Nugroho dan rekannya (2020) mengungkapkan kasus infeksi virus herpes simpleks yang dipicu oleh kebiasaan menggigit kuku pada anak sekolah dasar di Jakarta.

Mengingat beragam bahaya tersebut, upaya untuk mengurangi dan menghentikan kebiasaan menggigit kuku sangat penting. Intervensi psikologis seperti terapi perilaku kognitif, penggunaan pelindung kuku, serta edukasi kesehatan menjadi langkah-langkah efektif yang dapat dilakukan. Dalam jurnal internasional, Exner et al. (2017) menyebutkan keberhasilan terapi perilaku dalam mengurangi kebiasaan nail biting hingga 70%.

Selain itu, peran orang tua dan guru sangat vital dalam mendeteksi dan membantu anak-anak yang memiliki kebiasaan ini sejak dini. Edukasi dan pemberian motivasi positif dapat membantu anak lebih sadar dan mengurangi kebiasaan tersebut. Penelitian oleh Setiawan (2021) merekomendasikan pendekatan kolaboratif antara sekolah dan keluarga dalam penanganan kebiasaan nail biting.

Secara keseluruhan, menggigit kuku bukanlah kebiasaan yang bisa dianggap enteng. Berbagai risiko kesehatan fisik, gangguan psikologis, hingga dampak sosial yang ditimbulkan menjadikannya sebuah masalah yang perlu mendapat perhatian serius. Melalui upaya bersama dari individu, keluarga, dan tenaga kesehatan, kebiasaan ini dapat dikendalikan demi kesehatan yang lebih baik.

Berikut ini beberapa hasil penelitian lokal di Indonesia terkait kebiasaan ini:

  1. Prevalensi Siswa Sekolah Dasar
    • Studi di SDN Kebon Jeruk 08, Jakarta (2020) menemukan 33,8% siswa menggigit kuku, dengan alasan paling dominan adalah stres dan cemas.
      📚 Sumber: Fitriani et al., 2020 – Jurnal Kesehatan Gigi Indonesia
  2. Kebiasaan di Kalangan Remaja
    • Penelitian di SMA Negeri di Yogyakarta (2021) menunjukkan 25,6% remaja secara aktif menggigit kuku, terutama saat menghadapi tekanan akademik atau konflik keluarga.
      📚 Sumber: Lestari & Wulandari, 2021 – Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental
  3. Hubungan dengan Kebersihan Tangan
    • Di Surabaya, studi oleh mahasiswa FKG UNAIR (2022) menemukan bahwa dari 100 anak usia 8–12 tahun, 42% memiliki kuku terkontaminasi bakteri patogen, dan 70% di antaranya memiliki kebiasaan menggigit kuku.
      📚 Sumber: Rahayu et al., 2022 – Jurnal Ilmiah Kedokteran Gigi Universitas Airlangga

(Mochamad Zamroni)

57 thoughts on “Bahaya Menggigit Kuku

  • Juli 10, 2025 pada 21:23
    Permalink

    Nah, jika kamu memiliki kebiasaan menggigit kuku, coba ingat-ingat, apakah alasannya sama seperti beberapa kemungkinan penyebab tadi. Jika iya, kamu bisa mengurangi kebiasaan ini dengan mencoba mengendalikan emosi dan pikiran, agar lebih tenang..
    Reynando Yudhistira putra
    SDN Wiyung 1 Surabaya
    No peserta 409
    Pengolahan sampah plastik

    Balas
    • Juli 10, 2025 pada 21:24
      Permalink

      Nando suka menggigit kuku juga??

      Balas
      • Juli 10, 2025 pada 22:03
        Permalink

        Agar bisa merubah kebiasaan menggigit kuku membutuhkan kesabaran dan konsisten Jangan berkecil hati jika belum berhasil dalam upaya teruslah berusaha dan jangan ragu untuk mencari bantuan jika diperlukan Mari kita rubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik bagi kita

        Kevin Emilio al irzan_261_sdn ngagelrejo 3_kelompok pemanfaatan pandan

        Balas
      • Juli 11, 2025 pada 11:36
        Permalink

        saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris

        berkomentar bahwa hal ini dapat menginspirasi bahwa pentingnya bagi kita untuk menjaga kebersihan kuku kitaa❤❤

        Balas
    • Juli 11, 2025 pada 14:14
      Permalink

      Ternyata bahaya menggigit kuku bisa menyebabkan dampak yang negatif untuk area kuku dan menyebabkan pintu masuk bakteri ke mulut.

      Nama : Carissa Putri Fatihasari
      Sekolah : SDN Sidotopo wetan V
      No.peserta : 674
      Proyek : Proyek lingkungan anorganik bersama Carissa

      Balas
      • Juli 23, 2025 pada 13:17
        Permalink

        Wah, ternyata kebiasaan menggigit kuku bisa membawa banyak efek negatif, ya! Dari infeksi hingga gangguan di gigi – wajib banget mulai usaha buat hilanginnya. Makasih sudah diingatkan

        Nama: Keisya Azellia Putri
        Sekolah: SMPN 38 Surabaya
        Nomor Peserta: 1142
        Judul Proyek: Budidaya Sambung Nyawa
        Penjelasan: Proyek ini bertujuan memanfaatkan lahan kosong di lingkungan sekitar untuk menanam tanaman obat sambung nyawa. Tanaman ini bermanfaat untuk kesehatan dan bisa menjadi alternatif pengobatan alami. Proyek ini juga mengajak masyarakat peduli lingkungan melalui edukasi, daur ulang, dan kegiatan berkebun bersama. Saat ini, penanaman sudah dimulai di rumah dan sekolah, serta dibagikan ke lingkungan sekitar. Target ke depan adalah memperluas penanaman dan melibatkan lebih banyak orang, terutama anak muda, sebagai agen perubahan hijau.

        Balas
    • Juli 11, 2025 pada 19:29
      Permalink

      Haii.. saya Desty Anggita Budiono dari SMPN 3 SURABAYA Dengan judul proyek “Formulasi pupuk padat berbasis cangkang telur “ salah satu Manusia dengan kebiasaan menggigit kuku, yang dimana setelah membaca artikel ini, saya jadi tau bahaya serta dampak dari menggigit kuku ini🙆🏻‍♀️🙆🏻‍♀️

      Balas
  • Juli 10, 2025 pada 22:06
    Permalink

    Kebiasaan menggigit kuku sering terjadi pada anak yang terbiasa dan di biarkan. Oleh karena itu peran orang tua disini dibutuhkan agar kebiasaan yang sering terjadi pada anak-anak ini dialihkan..
    Terima kasih ilmunya 🥰

    Nama : Siti shofiah
    No peserta : 416
    Dari : SDN MARGOREJO III/405
    Proyek : Budidaya dan Pemanfaatan Tanaman Jahe.

    Balas
    • Juli 11, 2025 pada 04:10
      Permalink

      Menggigit kuku memang kebiasaan yang kurang baik, kenapa ….
      Kuku adalah sarang dari segala penyakit. Apalagi jika kita setelah beraktivitas tidak mencuci tangan dengan benar.
      Jadi mulai sekarang hindari kebiasaan menggigit kuku. Dan jangan lupa selalu cuci tangan dengan benar sebelum dan sesudah beraktifitas.
      Ummu Ghaid Mudma’inah
      SDN Dr Sutomo 1
      Nomor peserta 068

      Balas
  • Juli 10, 2025 pada 22:12
    Permalink

    Jika kalian mempunyai kebiasaan sering menggit Kuku sebaiknya jangan di biasakan, sebaiknya jangan menggit kuku karena sangat bahaya belum juga kalau kuku kita kotor atau hitam-hitam karena sama saja kita menggit kuman yang ada di dalam kuku, selain merusak gigi,atau ada luka pada kuku kita juga menggit kuman yang ada di dalam kuku sangat berbahaya ya teman-teman.
    Lebih baik hindari kebiasaan itu.
    Nama : Amirna Nur Febyyanti
    Nomer peserta: 702.
    Sekolah : SDN TANDES KIDUL 1
    Proyek : Mengelolah Limbah Cangkang Telur

    Balas
  • Juli 10, 2025 pada 22:16
    Permalink

    Alhamdulillah saya ga suka menggigit kuku, karena saya tau bangeeet bahwa itu emang ga baik….

    Balas
  • Juli 10, 2025 pada 23:22
    Permalink

    Y betul kuku itu banyak kumannya lagi pula tidak pantas jika di lihat orang lain menggigit kuku. Biasanya dilakukan oleh orang yang sedang bingung atau galau hehehe
    Eno wahyu kamagading (452)
    SDN pacarkeling 1/182 surabaya
    Eco enzim

    Balas
    • Juli 11, 2025 pada 05:37
      Permalink

      Menggigit kuku, sering kulakukan, biasanya pas potong kuku hilang entah kemana atau gunting hilang.

      Nama : aqeel ataullah
      No peserta : 681
      Proyek : ketahanan pangan dengan menanam selada

      Balas
      • Juli 20, 2025 pada 14:28
        Permalink

        Halo haii shobat hijau

        Perkenalkan biodata diri saya dulu yaaa

        👌🏻NAMA : MUHAMMAD HAKAM YASIN
        🏫SEKOLAH : SMP NEGERI 46 SURABAYA
        💻PROYEK : nahh shobat hijau pasti kalian belum kenal kan sama proyek aku kalau aku jelasin simak baik baik ya jadi proyek aku yaitu BUDIDAYA BUNGA TELANG YANG SAYA BERI NAMA TEATEL

        Jika kalian mempunyai kebiasaan sering menggit Kuku sebaiknya jangan di biasakan, sebaiknya jangan menggit kuku karena sangat bahaya belum juga kalau kuku kita kotor atau hitam-hitam karena sama saja kita menggit kuman yang ada di dalam kuku, selain merusak gigi,atau ada luka pada kuku kita juga menggit kuman yang ada di dalam kuku sangat berbahaya ya teman-teman.

        Balas
      • Juli 20, 2025 pada 14:28
        Permalink

        Halo haii shobat hijau

        Perkenalkan biodata diri saya dulu yaaa

        👌🏻NAMA : MUHAMMAD HAKAM YASIN
        🏫SEKOLAH : SMP NEGERI 46 SURABAYA
        💻PROYEK : nahh shobat hijau pasti kalian belum kenal kan sama proyek aku kalau aku jelasin simak baik baik ya jadi proyek aku yaitu BUDIDAYA BUNGA TELANG YANG SAYA BERI NAMA TEATEL

        Jika kalian mempunyai kebiasaan sering menggit Kuku sebaiknya jangan di biasakan, sebaiknya jangan menggit kuku karena sangat bahaya belum juga kalau kuku kita kotor atau hitam-hitam karena sama saja kita menggit kuman yang ada di dalam kuku, selain merusak gigi,atau ada luka pada kuku kita juga menggit kuman yang ada di dalam kuku sangat berbahaya ya teman-teman.

        Dan di sela sela kuku banyak cacing

        Balas
  • Juli 11, 2025 pada 04:45
    Permalink

    Kebiasaan menggigit kuku, dapat memiliki beberapa efek buruk pada kesehatan fisik.
    Nama : Arsy Shakilah Putri Romadania
    SDN Balongsari 1/500
    No. Peserta : 24
    Judul Project : Pengolahan Minyak Jelantah

    Balas
  • Juli 11, 2025 pada 06:41
    Permalink

    Wahhh ternyata menggigit kuku itu berbahaya yaa😲😲, baru tau setelah membaca artikel ini, untungnya aku jarang menggigit kuku 😅😅 tapi mulai sekarang harus berhenti!!! Karna takut bisa terkena penyakit 🫣.
    Nama: Adinda Quenza Ramadhani
    Sekolah: SDN KANDANGAN 1 Surabaya no peserta: 224
    Judul proyek: Terong 🍆 dilahan sempit, solusi hijau 💚 untuk sekolah mandiri pangan 🏫

    Balas
  • Juli 11, 2025 pada 07:49
    Permalink

    Banyak anak-anak bahkan sampai orang dewasa masih sering menggigit kuku, kelihatan sepele tetapi dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan dan psikologi.
    Resiko infeksi di area kuku dan mulut, penampilan kukunyapun akan terlihat buruk.
    Kebiasaan ini harus menjadi komitmen untuk dihindari bagi anak anak atau orang yang sering melakukan nya agar keyakinan diri untuk stop menggigit kuku.
    Agar menjadi pribadi yang sehat psikologi, jasmani dan berpenampilan kuku yang menarik

    FAKHRIE ZHAFRAN KHAIRY
    SDN Margorejo 1/403 Surabaya
    No Peserta: 253
    Proyek: Pengolahan Sampah Organik Dapat Memberikan Nutrisi Pada Tanaman

    Balas
  • Juli 11, 2025 pada 08:30
    Permalink

    Menggigit kuku memang kebiasaan yang kurang baik,karena kuku adalah sarang dari segala penyakit.Apalagijika kita setelah beraktivitas tidak mencuci tangan dengan benar.Jadi mulai sekarang hindari kebiasaan menggigit kuku.Dan jangan lupa selalu cuci tangan dengan benar sebelum dan sesudah beraktifitas.
    Nama: Muhammad Hidayahtullah
    Sekolah: SDN Kapasari 1/292 Surabaya
    No Peserta: 145
    Proyek: Budidaya Daun Pandan

    Balas
  • Juli 11, 2025 pada 08:34
    Permalink

    Menggigit kuku tidak baik, jadi ngeri ya, harus diingat ingat nih, tidak boleh gigit kuku, berbagai kuman dan penyakit akibat gigit kuku,

    saya Ni Luh Gd Kt Keyva Richie Valerina Atmaja
    SMPN 6 Surabaya
    judul proyek Budidaya Lemongrass
    nomor peserta 1392

    Balas
  • Juli 11, 2025 pada 11:38
    Permalink

    Mengigit kuku memang kurang baik tetapi banyak sekali orang yang kebiasaan menggigit kuku bisa saja kukumu kotor atau ada kuman yang tidak kamu ketahui yuk mulai sekarang berhenti mengigit kuku

    Kayla Ayu Anindya
    SDN Wiyung 1 Surabaya
    No peserta:710
    Proyek:mol magic water

    🪴🌍Salam bumi pasti lestari 🌍🪴

    Balas
  • Juli 11, 2025 pada 14:17
    Permalink

    Ternyata bahaya menggigit kuku bisa menyebabkan dampak yang negatif untuk area kuku dan menyebabkan pintu masuk bakteri ke mulut.
    Nama : Carissa Putri Fatihasari
    Sekolah : SDN Sidotopo wetan V
    No.peserta : 674
    Proyek : Proyek lingkungan anorganik bersama Carissa

    Balas
  • Juli 11, 2025 pada 14:55
    Permalink

    Alhamdulillah dengan in saya tau bahwa bahaya nya mengigit kuku,selain kotoran yang menempel kuman kuman pun ikut bersarang.jaga kebersihan ya sahabat semoga tidak terjangkit penyakit gara gara kurang bersih atau mengigit kuku.

    Vina Maulidya
    Sekolah SDN KAPASARI 1/292 Surabaya
    Proyek Budidaya kemangi
    No peserta 228

    Balas
  • Juli 11, 2025 pada 16:00
    Permalink

    Ayo siapa yang suka menggigit kuku, sangat bahagia loh temen temen.

    Respati syafiq wijaya
    SDN Wiyung I Surabaya
    No Peserta 405
    Memanfaatkan cangkang telur sebagai pupuk organik

    Balas
  • Juli 11, 2025 pada 18:15
    Permalink

    Nah sekarang jadi tau kan bahaya kebiasaan menggigit kuku. Yuk hentikan kebiasaan ini, jg ingatkan orang-orang terdekatmu agar tidak menjadi kebiasaan yg berkelanjutan. Terima kasih informasinya tunas hijau.

    Nama : Fathan Alby A
    Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
    Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Anti Nyamuk.

    Halo sobat hijau 🌳
    Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan, merusak ekosistem, dan mengganggu kualitas air tanah. Sabun yang dihasilkan dari pengolahan limbah minyak jelantah memiliki fungsi tambahan sebagai anti nyamuk yang pastinya aman digunakan karena mengandung bahan alami. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan. Yuk, jaga lingkungan kita.
    Salam bumi, pasti lestari 🌱

    Balas
  • Juli 11, 2025 pada 21:03
    Permalink

    Jika kita suka sekali kebiasaan menggigit kuku kuku kita gk tau kotor atau tidak karena jika kotor itu akan menjadi bakteri. Jika kita lupa memotong kuku maka segera memotong kuku agar tidak kotor dan tidak menjadi bakteri.

    Nama:Fernanda salma Basiru
    Sekolah:SDN krembangan selatan VII
    No. Peserta:306
    Proyek:budidaya lidah buaya

    Balas
  • Juli 12, 2025 pada 04:23
    Permalink

    Wah ternyata bahaya kebiasaan menggigit kuku banyak juga ya. Nah informasi ini perlu kita ketahui ya teman-teman….

    Raihanah Augustin Kirani
    SDN MARGOREJO 1/403
    No Peserta: 410
    Proyek Utak-Atik Limbah Tekstil

    Balas
  • Juli 12, 2025 pada 16:33
    Permalink

    “Terima kasih atas penjelasannya! Saya baru sadar bahwa kebiasaan menggigit kuku bukan sekadar tampak kurang rapi, tapi juga bisa memicu berbagai masalah kesehatan — mulai dari peradangan di sekitar kuku hingga infeksi bakteri yang serius jika kulit terluka.

    Nama: Nanok Rudy Setiawan
    Sekolah: SMPN 56 SURABAYA
    No peserta: 675
    Proyek: Budidaya Tanaman Cabai rawit

    Balas
  • Juli 13, 2025 pada 11:31
    Permalink

    Wah ternyata bahaya menggigit kuku bisa menyebabkan dampak negatif untuk area kuku dan menyebabkan pintu masuk bakteri ke mulut.

    Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
    ‎Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).

    ‎Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.

    Balas
  • Juli 13, 2025 pada 11:35
    Permalink

    Mengigit kuku adalah salah satu kebiasaan buruk yang sering digunakan lakukan oleh masyarakat…

    Terkadang aku sering bertanya-tanya
    “Kenapa sih harus mengigit kuku? Emangnya kuku rasanya enak sampai digigitin terus? “Pertanyaan itu selalu muncul saat aku melihat seseorang yang mengigit kuku.

    Selain itu kita tidak tau apakah kuku yang kita gigit itu terdapat kuman atau tidak. Jika ada kuman yang masuk ke mulut kita bagaimana?

    Jadi, mulai saat ini hindari kebiasaan mengigit kuku lagi ya sobat hijau..

    Kenalin namaku Rachel halik qonita dari SDN Sidotopo wetan 1/255 surabaya dengan nomor peserta 662

    Balas
  • Juli 13, 2025 pada 14:20
    Permalink

    😬 Kebiasaan Sepele, Dampaknya Gak Main-Main! 🦠💅
    Siapa sangka menggigit kuku bisa membuka pintu bagi infeksi, kerusakan gigi, bahkan gangguan psikologis? 😱
    Kebiasaan ini bukan cuma soal penampilan, tapi juga soal kesehatan fisik dan mental! 💔

    📉 Studi demi studi menunjukkan risiko tinggi: dari infeksi mulut, kuku rusak permanen, sampai menurunnya rasa percaya diri 😓. Bahkan bisa menyebarkan virus! 😷

    ✨ Saatnya berhenti anggap remeh!
    💡 Mulai dari edukasi, pendampingan psikologis, sampai keterlibatan guru dan orang tua — semua harus bergerak bersama 💪

    🌟 Stop nail biting today, save your health tomorrow! 🌱
    Karena kuku sehat = hidup sehat 💚

    #StopNailBiting #SehatTanpaGigitan #CintaTubuhmu #GenerasiSehat

    Kenzo Anugrah Rahmadhan
    567 | SMPN 26 Surabaya
    Proyek: EGGSELENT – Dari Cangkang Telur Jadi Solusi, Bukan Polusi 🥚🌿
    #pangeranputrilh2025SMP_567 #SMPN26Surabaya #AksiUntukBumi #Tahap2Lestari

    Balas
  • Juli 14, 2025 pada 12:08
    Permalink

    Sangat bermanfaat informasinya, terimakasih tunas hijau 🙏🙏🙏
    Penting bagi kita untuk menyadari potensi bahayanya dan mencoba untuk menghentikannya. Mencari tahu penyebabnya, menjaga kuku tetap pendek, dan menggunakan perawatan kuku bisa menjadi langkah awal untuk mengatasi kebiasaan ini.

    Nama : Akifa Maulidya
    Sekolah : SDN Tandes Kidul 1
    Nomor Peserta : 698
    Proyek LH : Budidaya organik tanaman kale

    Balas
    • Juli 14, 2025 pada 16:59
      Permalink

      waw terimah kasih tunas hijau telah menjelas bahaya menggit kuku

      nama ibrahim tubagus maulana
      sekolah sdn jemur wonosari 1
      judul proyek minyak jelantah
      no peserta 115

      Balas
  • Juli 14, 2025 pada 18:31
    Permalink

    Ternyata bahaya banget menggigit kuku.setelah membaca artikel ini, menggigit kuku dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan fisik maupun psikologis.Menggigit kuku juga bisa membawa masuknya kuman dari kuku yang kotor ke mulut serta bisa menimbulkan sariawan,dan bahkan infeksi saluran.Yuk mulai sekarang yang punya kebiasaan menggigit kuku dihentikan ya🥰

    Nama: Naura Adelia Shafiqa Ghozali
    Sekolah: Sdn Tandes Kidul 1 Surabaya
    Proyek saya: Pengolahan limbah cangkang telur
    No.peserta : 704

    Balas
  • Juli 15, 2025 pada 13:40
    Permalink

    Terima kasih banyak infonya…membantu merubah pola hidup yang lebih sehat

    Habel Marcelo Eryawan
    237,
    SDN Manukan Wetan IV 616
    Proyek Melestarikan Tanaman Daun Afrika untuk Bumi yang Lebih Sehat

    Balas
  • Juli 15, 2025 pada 14:43
    Permalink

    Kadang kebiasaan kecil bisa membahayakan tanpa disadari, Bagus sekali kalau kita mulai sadar dan mau berubah, Semangat untuk terus memperbaiki diri sedikit demi sedikit

    NAMA : EZRA BINTANG IZDIHAR KURNIAWAN
    NOMOR URUT : 003
    SEKOLAH : SD KYAI IBRAHIM

    Balas
  • Juli 15, 2025 pada 16:41
    Permalink

    Dari Artikel ini kita paham berapa pentingnya menjaga kesehatan kuku kita. Tiap 1minggu sekali harus dipotong supaya terhindar dari penyakit yang berbahaya
    Tevy janeeta Adriana dari SDN Pakis V/372 Surabaya dengan nomor peserta 498 proyek Budidaya Binahong Merah

    Balas
  • Juli 16, 2025 pada 13:50
    Permalink

    Artikel yang bermanfaat trimakasih

    Nama:Moh.Alby Maulidan

    Sekolah: SDN kaliasin V/284 Surabaya

    Balas
  • Juli 16, 2025 pada 22:37
    Permalink

    Kebiasaan kecil yang ternyata bahaya banget! Mulai sekarang harus bisa stop deh, soalnya gak cuma jorok tapi bisa bahaya buat tubuh

    Nama:Jessica Rachel avrina
    Sekolah: SMPN 20 Surabaya
    Nomor Peserta: 990
    Judul Proyek: TEBA’AT Telang banyak manfaat

    Balas
    • Juli 17, 2025 pada 18:38
      Permalink

      Gak nyangka ternyata kebiasaan kecil kayak gigit kuku bisa bahaya banget..🥲 Alhamdulillah, untung saya ga pernah gigit kuku. Makasih infonya kak💚

      Kenalin aku Denova Erifian Kayyisah dari SMPN 2 Surabaya!! Proyekku namanya SIBOLA (Seni Inovatif dari Botol Lama), proyek saya adalah membuat tas belanja reusable dari tutup botol bekas. Tujuannya biar bisa ngurangin sampah plastik dan ngajak orang-orang lebih peduli sama lingkungan 😀

      Salam Bumi, Pasti Lestari 🌱

      Balas
      • Juli 24, 2025 pada 17:32
        Permalink

        hayoo teman teman yang suka gigit kuku jangan lagi yaaa karena itu sangat berbaya

        nama Andita Karenina
        no urut 1376
        judul proyek telang bunga cantik yang bikin kita cantik

        Balas
  • Juli 17, 2025 pada 22:30
    Permalink

    Ternyata menggigit kuku bukan cuma kebiasaan sepele, tapi bisa berdampak serius pada kesehatan! Risiko infeksi dan kerusakan kuku permanen jadi peringatan penting agar kebiasaan ini segera dihentikan. Edukasi seperti ini perlu lebih banyak disampaikan, apalagi karena kebiasaan ini umum di semua usia. 🖐️🚫🦠

    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    🙋🏻Nama: Lintang Pandega Permana
    🏫Sekolah: SMP Negeri 57 Surabaya
    🔢Nomor Peserta: 679
    🌱Proyek: SWEET (Stevia Wellness Eco-friendly Extract Technology)
    💌Penjelasan: Proyek ini adalah proyek yang berfokus membudidayakan tanaman Stevia, yaitu tanaman yang daun nya mengandung rasa manis karna memiliki senyawa tertentu.

    Saya memilih proyek ini karna fenomena isu lingkungan seperti krisis air, degradasi lahan yang disebabkan oleh industri gula konvensional.., maka dari itu saya memilih alternatif gula lain yang lebih ramah lingkungan dan “Stevia” menjadi jawabannya.

    Saya ingin mengenalkan Stevia yang memiliki banyak manfaat ke masyarakat sekitar, rencana kedepannya saya akan menginovasikan Stevia ini menjadi ekstrak gula cair, permen sehat dan ramah lingkungan, teh sehat dengan pemanis alami, serta banyak lagi.
    Dukung aku teruss yaa, sobat hijau! 🥰
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚

    Balas
  • Juli 18, 2025 pada 20:21
    Permalink

    Hal yang sepele tapi resikonya sangat besar. Berawal dari iseng-ising berakhir menjadi kecanduan. Seperti menggigit kuku ini suatu kebiasaan yang tidak disengaja atau iseng-iseng berakhir menjadi kecanduan dan tidak bisa berhenti. Seperti difilm Spongebob yang kecanduan menggigit kuku. Menggigit kuku adalah suatu tindakan yang jorok atau menjijikkan karena kuman yang ada didalam kuku apalagi jika kukunya panjang dan hitam karena banyak kotorannya. Pasti membuat orang yang melihtnya menjadi jijik dan tidak mau mendekat keorang tersebut. Mari bersama-sama cegah menggigit kuku.

    🙋‍♀️: Mazida Shabrina Yasmin
    🏫: SDN WONOKUSUMO 6 SURABAYA
    🔢: 728
    📌: Proyek SERBU(Serbuk Berproyek Horta)

    Balas
  • Juli 18, 2025 pada 23:08
    Permalink

    Tangan dan kuku merupakan bagian tubuh yang paling sering terpapar kuman, bakteri, dan virus. Saat kuku digigit, kuman dari bawah kuku bisa langsung masuk ke dalam mulut dan menyebabkan infeksi saluran pencernaan, sariawan, atau bahkan gangguan lambung. Selain itu, kebiasaan ini juga dapat melukai kulit di sekitar kuku, memicu peradangan, pembengkakan, bahkan infeksi bernanah.

    Dampak lainnya terlihat pada penampilan. Kuku yang sering digigit akan menjadi rusak, pendek tidak beraturan, dan sulit tumbuh dengan sehat. Ini bisa membuat jari tampak tidak rapi dan mengurangi rasa percaya diri, terutama dalam pergaulan sosial.

    Jadi, yuk kita hindari kebiasaan menggigit kuku ya..

    Salam,
    AISYAH AVICENA RHAZES LAVOISIER
    SMPN 21 SURABAYA
    Project :
    DATELA GREEN REVITALIZATION

    Revitalisasi lahan merupakan proses menghidupkan kembali kawasan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan atau terbengkalai menjadi ruang hijau yang produktif dan bermanfaat bagi lingkungan serta masyarakat. Lahan-lahan yang dulunya penuh semak belukar, limbah, atau bekas bangunan rusak, kini dapat disulap menjadi taman, kebun produktif, atau hutan kota melalui tahapan yang terencana.

    Proses ini dimulai dengan identifikasi kondisi lahan, termasuk tingkat kerusakan tanah, keberadaan polusi, dan potensi lingkungan sekitar. Selanjutnya dilakukan pembersihan area dari sampah, limbah berbahaya, atau reruntuhan yang mengganggu. Setelah itu, tanah yang rusak direhabilitasi melalui pengolahan, penambahan bahan organik, atau penggunaan tanaman remediasi untuk memperbaiki kualitas tanah.

    Tahap selanjutnya adalah penanaman vegetasi yang sesuai, baik berupa tanaman peneduh, tanaman pangan, maupun tanaman penghasil komoditas ekonomi seperti sayuran, buah-buahan, atau tanaman herbal. Dalam beberapa kasus, juga dilakukan integrasi dengan sistem pertanian ramah lingkungan seperti pertanian organik, urban farming, atau agroforestry.

    Selain aspek ekologis, revitalisasi lahan juga membawa manfaat sosial dan ekonomi. Lahan hijau produktif dapat menjadi tempat edukasi, ruang komunitas, bahkan sumber pendapatan baru bagi warga sekitar. Program ini juga membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan cadangan air tanah, dan menciptakan iklim mikro yang lebih sejuk.

    Balas
  • Juli 21, 2025 pada 12:38
    Permalink

    agak susah mengubah sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan, oleh karena itu kita harus tau bahaya apa yang timbul dari kebiasaan itu sehingga ada upaya untuk merubahnya apalagi jika kita tau ada bnyak sarang kuman yang menempel di kuku

    Nama : Fatimah Nawal Rahman
    Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500 Surabaya
    No. Peserta : 026

    Daur ulang sampah plastik kemasan menjadi produk kerajinan
    Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan

    Balas
  • Juli 21, 2025 pada 18:01
    Permalink

    Menggigit kuku ternyata gak baik ya…
    Apalagi kalau panjang atau kukunya kotor…
    Ayo rajin potong dan bersihkan kuku….

    Naziya Putri Syafira Ariwibowo
    Nomor peserta 612
    SDN Sawunggaling 1 Surabaya
    Proyek NO BI T A (Inovasi Bidara Tumbuh Alami)

    Balas
  • Juli 22, 2025 pada 20:58
    Permalink

    banyak teman syaa yang masih gigit kuku , saya akan memberikan tau bagaimana bahayanya

    Nama : Gadis Ayuningtyas Putri Suwandik
    Asal : SMPN 46 Surabaya
    No peserta : 1262
    Projek :

    ” Journey Of Banana Boost & Shield 🍌”

    Balas
  • Juli 23, 2025 pada 06:53
    Permalink

    Nama : Abid Maher Ar Rayyan
    Sekolah : SDN KETABANG 1/288 Surabaya
    Proyek : Butong (Budidaya Tanaman Binahong)
    Jangan suka menggigit kuku karena banyak virus dan bakteri penyakit. Selalu jaga kesehatan dengan melakukan kebiasaan yg positif.

    Balas
  • Juli 23, 2025 pada 20:21
    Permalink

    Menggigit kuku memang kebiasaan yang sering dianggap sepele, tapi ternyata bisa membawa risiko kesehatan, seperti infeksi dan penyebaran kuman. Artikel ini mengingatkan kita pentingnya menjaga kebersihan dan mencari cara mengatasi kebiasaan buruk tersebut.

    Nama : Leyna Mayyasha Qorri Ain
    Asal Sekolah : SDN Pacarkeling V Surabaya
    Nomer Peserta : 468
    Proyek : aloe sobat sehat, solusi hebat untuk keluarga sehat

    Balas
  • Juli 24, 2025 pada 08:56
    Permalink

    Artikel ini sangat bermanfaat, dengan membaca artikel ini saya dapat mengetahui bahayanya menggigit kuku secara terus menerus
    Terimakasih atas ilmu nya
    Nama : Hanny Nur Ayni
    No peserta : 1266
    Asal Sekolah : SMP NEGERI 46 SURABAYA
    Proyek : Pupuk Organik dari Limbah Buah
    Saya memiliki proyek pengelolahan limbah buah menjadi pupuk organik, Saya berhasil mengumpulkan 30,6 kg limbah buah
    Salam Bumi Pasti Lestari 👌🏻🌍🍃🤜🏻🤛🏻

    Balas
  • Juli 25, 2025 pada 21:03
    Permalink

    Kadang tanpa sadar kita gigit kuku pas lagi stres, cemas, gugup, atau bahkan cuma bosan. Nah, penting banget buat teman-teman mulai menyadari kapan dan kenapa kebiasaan ini muncul. Misalnya, kalian sadar sering gigit kuku pas nunggu giliran presentasi, lagi mikir keras, atau waktu sendirian nggak ngapa-ngapain.

    Nama = Kalyca Arij Aruna
    Asal = SMPN 1 SURABAYA
    No = 762
    Proyek = Verdalya Pandanova (Budidaya Tanaman Pandan)

    Coba deh mulai catat atau ingat-ingat momennya. Kalau udah tau pemicunya, jadi lebih gampang buat cari solusi atau pengalihan yang cocok. Intinya, kenali dulu ‘musuhnya’, baru bisa dilawan 💪

    Balas
  • September 2, 2025 pada 16:29
    Permalink

    Alhamdulillah saya tidak pernah mengigit kuku🥰😁
    Tapi ayo teman teman yang masih mengigit kuku mari merubah kebiasaan menggigit kuku, memang membutuhkan kesabaran dan konsisten Jangan berkecil hati jika belum berhasil dalam upaya teruslah berusaha dan jangan ragu untuk mencari bantuan jika diperlukan Mari rubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik bagi kita.
    -~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~-
    Nama: aisshiren dwi Wulan sari
    Kelas: 9E
    Sekolah: SMPN 53 Surabaya
    Peserta pangputlh tahun 2025
    Judul proyek: inovasi keripik sehat dari hasil budidaya bayam Brajil
    Nomor peserta: 1296

    Balas
    • September 5, 2025 pada 14:36
      Permalink

      Mungkin kalian memiliki kebiasaan untuk menggigit kuku jari kalian, penting banget untuk merubah kebiasaan ini karena banyak bakteri yang tidak bisa di lihat oleh mata manusia.
      Artikel ini sangat mengedukasi kita bahayanya menggigit kuku

      Nama:anindita mireta putri
      Sekolah:SDN Kaliasin 1
      Proyek:pengolahan limbah kain perca

      Balas
  • September 2, 2025 pada 16:37
    Permalink

    Alhamdulillah saya tidak pernah mengigit kuku karna memang saya merasa jijik kalo mengigit kuku.
    Tapi ayo teman teman yang masih mengigit kuku merubah kebiasaan menggigit kuku membutuhkan kesabaran dan konsisten Jangan berkecil hati jika belum berhasil dalam upaya teruslah berusaha dan jangan ragu untuk mencari bantuan jika diperlukan Mari kita rubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik bagi kita.
    -~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~-
    Nama: aisshiren dwi Wulan sari
    Kelas: 9E
    Sekolah: SMPN 53 SURABAYA

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 13:41
    Permalink

    Artikel ini memberikan informasi yang komprehensif dan mendalam tentang bahaya kebiasaan menggigit kuku (nail biting). Penjelasan tentang risiko kesehatan fisik, gangguan psikologis, dan dampak sosial yang ditimbulkan sangat informatif dan didukung oleh penelitian. Artikel ini juga menyoroti pentingnya intervensi psikologis, peran orang tua dan guru, serta memberikan data prevalensi dan hasil penelitian lokal di Indonesia terkait kebiasaan ini. Ini adalah sumber informasi yang sangat berharga untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong upaya pencegahan serta penanganan kebiasaan menggigit kuku demi kesehatan yang lebih baik.

    RAKA MAULANA PRATAMA
    SMPN 25 SURABAYA
    KEAJAIBAN KOMPOS TKK BAGI LINGKUNGAN
    NO. PESERTA:561

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *