Challenge II Surabaya Eco School 2025

Challenge/Tantangan II Surabaya Eco School 2025 untuk masa realisasi 27 Oktober – 9 November 2025 adalah sebagai berikut:

1.⁠ ⁠Minta setiap kegiatan ekstra kurikuler sekolah untuk melakukan aksi lingkungan hidup sebelum/sesudah melakukan kegiatan rutin ekstra kurikuler. Misalnya memungut sampah organik dan mengisikannya ke dalam media pengomposan, pembibitan tanaman, pengumpulan sampah kertas dari beberapa ruang kelas, dan/atau aksi lainnya.

2.⁠ ⁠Buat atraksi inovatif dan edukatif secara berkelompok untuk dipertunjukkan kepada seluruh warga sekolah saat istirahat sekolah. Atraksi ini bisa berupa aksi berdiri mematung (freeze) di gerbang sekolah sambil memegang poster berisi fakta sampah lokal/internasional menyambut warga sekolah dengan beragam ekspresi wajah. Bisa juga dilakukan di kantin sekolah saat istirahat. Bisa aksi bersama membentuk huruf SES 2025, nama sekolah dan/atau pesan menarik lainnya;

3.⁠ ⁠Lakukan aksi nyata lingkungan sesuai dengan kelompok kerja masing-masing seperti yang telah ditetapkan pada challenge I lalu.

4.⁠ ⁠Pembuatan lubang resapan biopori di sekolah. Bisa dilakukan dengan mengefektifkan kembali lubang resapan biopori yang sebelumnya pernah dibuat di sekolah. Bisa dengan membuat lubang resapan biopori baru. 

Untuk prioritas pembuatan lubang resapan biopori baru sebaiknya di saluran air hujan atau parit sekitar sekolah. Bukan selokan. Parit atau saluran air hujan hanya akan terisi air saat hujan dan setelahnya. Sedangkan selokan berisi air buangan dari dapur dan toilet. 

Pastikan bahwa lubang resapan biopori dibuat sedalam mungkin. Idealnya 1 meter atau kedalaman sebelum bertemu air tanah. Bila bertemu batu atau kerikil, bisa menggunakan linggis. 

Lubang resapan biopori yang dibuat akan sangat bermanfaat untuk mencegah banjir di kota. Juga mencegah kekeringan saat kemarau dan bahaya lingkungan hidup lainnya.

Tunas Hijau memiliki beberapa bor manual untuk pembuatan lubang resapan biopori bagi sekolah yang mau meminjamnya. Tapi masa peminjaman hanya 1 x 24 jam saja. Bila lahan pembuatan penuh baru atau bahkan berupansemen cor serta aspal, bisa pinjam jack hammer bor listrik DLH Surabaya. 

5.⁠ ⁠Pengisian semua media pengomposan takakura, komposter aerob, komposter bag dan biopori, dengan sampah organik hingga sedikitnya setengah volume masing-masing media pengomposan yang ada di sekolah. 

Cara ini sangat mudah dan bisa beberapa kali aksi melalui gerebek pasar tradisional atau adopsi warung makan di sekitar sekolah. 

6.⁠ ⁠Kampanye pengolahan sampah organik kepada warga sekolah dan perwakilan orang tua siswa di sekolah. Ragam kegiatan/kampanye pengolahan sampah bisa di antara daftar tersebut.

7. Siaran Radio Sekolah memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2025 yang diperingati setiap 5 November secara nasional. Buatlah tema berbeda untuk siaran radio sekolah di hari yang berbeda. Di antara tema lain yang bisa dibahas adalah: 

  1. “Sampah Kita, Ancaman Nyata bagi Satwa Liar dan Tumbuhan Indonesia”
    Mengulas dampak pencemaran sampah terhadap habitat alami dan rantai makanan.
  2. “Plastik di Hutan, Laut, dan Sungai: Si Pembunuh Sunyi Keanekaragaman Hayati”
    Fokus pada mikroplastik yang mencemari ekosistem dan mengancam satwa.
  3. “Cinta Puspa Satwa Dimulai dari Pilah Sampah di Rumah”
    Menjelaskan aksi kecil individu dan keluarga dalam menjaga ekosistem.
  4. “Satwa Makan Plastik: Fakta Pilu dari Alam Indonesia”
    Menampilkan data kasus kematian satwa akibat sampah plastik.
  5. “Sekolah Tanpa Sampah untuk Puspa dan Satwa yang Lebih Lestari”
    Menggugah peran sekolah menciptakan lingkungan belajar ramah biodiversitas.
  6. “Hutan Bersih, Habitat Nyaman: Upaya Kurangi Sampah di Kawasan Konservasi”
    Fokus pada pengelolaan sampah di taman nasional dan wisata alam.
  7. “Sampah Organik, Sahabat Baru Tumbuhan dan Satwa”
    Membahas pengomposan sebagai solusi alami yang mendukung kesuburan ekosistem.
  8. “Sampah Plastik Sekali Pakai: Musuh Bersama Flora dan Fauna Indonesia”
    Mengulas kebijakan pengurangan plastik dan dampaknya terhadap kelestarian alam.
  9. “Biodiversitas Tersandera Limbah: Saat Ekosistem Gagal Menyerap Sampah Kita”
    Menghubungkan degradasi ekosistem dengan peningkatan volume sampah.
  10. “Daur Ulang Kreatif untuk Menyelamatkan Flora dan Fauna dari Ancaman Sampah”
    Mengajak masyarakat berinovasi mendaur ulang untuk tujuan ekologis.

Ingat! Vlog instagram setiap realisasi challenge.

Ingat juga untuk mengunggah/posting foto/video setiap aksi realisasi challenge tersebut pada instagram sekolah dengan tag (menandai) @tunashijauid dan menyertakan #surabayaecoschool2025 #climatechange #namasekolah #SekolahZeroWaste2025  #climate #climateaction #zerowaste #tunashijauid (*/TunasHijauID)

18 thoughts on “Challenge II Surabaya Eco School 2025

  • Oktober 27, 2025 pada 13:30
    Permalink

    Keren tetap semangat
    Jasmine Azzahra Abqoriah
    SDN TAMBAKSARI 1 Surabaya
    Proyek Samor
    Pencapaian 3 ton 250 kg sampah yang sudah di olah

    Balas
  • Oktober 27, 2025 pada 19:42
    Permalink

    Full semangaaattt

    Balas
  • Oktober 27, 2025 pada 23:19
    Permalink

    Wow..Keren nih Challenge ke 2 SES 2025..Semangattt🔥✨️

    Nama : Fathan Alby Andhitama
    No : 0037
    Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
    Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Anti Nyamuk.

    Halo sobat hijau 🌳
    Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
    Salam bumi, pasti lestari 🌱

    Balas
  • Oktober 28, 2025 pada 08:32
    Permalink

    Ayo, warga Surabaya! Saatnya tunjukkan aksi nyata buat lingkungan di Challenge II Surabaya Eco School 2025. Kalian luar biasa! Terus semangat dan tunjukkan ide-ide kreatif untuk bumi yang lebih hijau
    Nama : MESSA EKO PUTRI
    Nomer Peserta: 018
    Sekolah: SDN Airlangga 1 Surabaya

    Balas
  • Oktober 28, 2025 pada 08:43
    Permalink

    Sesuai dengan slogannya
    Olah sampahnya, konservasi airnya lestari Surabaya
    Sudah sepatutnya kita menjaga kebersihan mulai dari diri sendiri
    Contohnya d Ngan mengolah sampah dari ruang lingkup kira sendiri. Dengan begitu kita bisa mengurangi limbah sampah

    Saya Jasmine Azzahra Abqoriah
    SDN TAMBAKSARI 1 SURABAYA (690)
    Proyek saya samor

    Balas
  • Oktober 28, 2025 pada 17:28
    Permalink

    Luar biasa! Challenge II Surabaya Eco School 2025 menunjukkan semangat luar biasa dari sekolah-sekolah di Surabaya untuk terus peduli terhadap lingkungan. Kegiatan ini bukan hanya membangun kesadaran ekologis, tetapi juga melatih kolaborasi, kreativitas, dan tanggung jawab generasi muda terhadap bumi. 🌿”

    Nama : Leyna Mayyasha Qorri Ain
    Asal Sekolah : SDN Pacarkeling V Surabaya
    Nomer Peserta : 468
    Proyek : aloe sobat sehat, solusi hebat untuk keluarga sehat

    Balas
  • Oktober 30, 2025 pada 12:29
    Permalink

    Semanat selalu untuk senantiasa peduli lingkungan, Arkensi akan membuktikannya. Salam Bumi, Pasti Lestari

    Balas
  • November 1, 2025 pada 00:32
    Permalink

    Chalenge yang membakar jiwa nasionalisme arek-arek Surabaya untuk bersama menjaga lingkungan Surabaya, saat ini kita tidak berjuang mengusir penjajah akan tetapi berjuang mengusir sampah. Agar tanah air Indonesia bersih dan sehat.

    Charissa Rafanda Rabbaniyyah
    Budidaya tanaman okra/482

    Balas
  • November 1, 2025 pada 19:19
    Permalink

    Keren, challenge Ii SES 2025. Tunjukkan kreativitas kalian dalam mengolah limbah yg ada disekitar. Semangat…!!!

    Akifa Maulidya – 698
    SDN Tandes Kidul 1
    Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • November 1, 2025 pada 21:15
    Permalink

    Kerenn..Challenge II Surabaya Eco School 2025
    Semngaat

    Nama : Naysia Aqila Andriani
    Sekolah : SDN Ngagelrejo3
    No peserta: 428
    Proyek budi daya sereh

    proyek tanaman sereh dengan hasil olahan Sereh lemon dan wedang uwuh

    🌱Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_

    Balas
  • November 2, 2025 pada 11:44
    Permalink

    Alhamdulillah Sekolah saya sebagai Peserta dari SES.
    Kami aktif melakukan kegiatan2 yg berisikan point yg di syaratkan dalam lomba ini.

    Walaupun ketika tdk dalam lomba kami semua tetap melakukan kegiatan bersih2 lingkungan sekolah dan mengurangin serta mengolah sampah yg ada di sekitar sekolah kami.

    Semoga kegiatan ini semakin menggerkan semua warga Sekolah dan sekolah saya berhasil menjadi juara SES tahun ini.
    Aamiin.

    Salam Komandan

    Marshall Dastan PR
    Sdn. Ketabang 1/288 Surabaya
    No Peserta 207
    Proyek : KOMANDAN ( koleksi tanaman Pandan)

    Balas
  • November 2, 2025 pada 19:58
    Permalink

    Wah, Challenge II Surabaya Eco School 2025 ini keren banget! 💪✨
    Setiap poinnya benar-benar mendorong sekolah untuk aksi nyata menjaga lingkungan, bukan sekadar teori.
    Mulai dari kegiatan kecil seperti memungut sampah sebelum ekskul, sampai membuat lubang biopori dan kampanye pilah sampah, semuanya punya dampak besar untuk bumi kita 🌏💚

    Kegiatan ini juga melatih kita untuk berkolaborasi, kreatif, dan peduli lingkungan dengan cara seru seperti atraksi edukatif dan siaran radio sekolah.
    Semoga semakin banyak sekolah yang ikut bergerak agar Surabaya semakin hijau, bersih, dan bebas sampah! 🌱🔥
    Ayo buktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil di sekolah kita! 💚💪

    #SurabayaEcoSchool2025 #ClimateAction #ZeroWaste #TunasHijauID #SekolahZeroWaste2025

    Balas
  • November 3, 2025 pada 16:08
    Permalink

    Semanggat trus Eco schollnya

    Seandy putri fitriasari
    SDN MOjO III
    No peserta 422
    Proyek Pengolahan limbah sampah cangkang telur

    Balas
  • November 4, 2025 pada 10:05
    Permalink

    Olah sampahnya, konservasi airnya lestari Surabaya
    Slogan yang sangat bagus. Mari kita wujudkan bersama, lingkungan yang bersih dan nyaman. Salam Bumi Pasti lestari…

    Rah Handaru Hatmaji Marsudi
    SMP Negeri 1 Surabaya/453
    Taman Si Vieria

    Balas
  • November 12, 2025 pada 19:29
    Permalink

    Nayla Thalita Azzahra
    No Peserta : 524
    SDN Petemon IX
    Judul Project : Lets Go to Bali Badung ( Ayo Budidaya Lidah Buaya dengan Produk Unggulan )

    Surabaya Eco School 2025, semangat selalu !! Mari bersama – sama meningkatkan kesadaran dan kepedulian kita terhadap lingkungan sekolah kita masing – masing …

    Salam Bumi Pasti Lestari

    Balas
  • Desember 14, 2025 pada 22:24
    Permalink

    Mari kita wujudkan lingkungan sehat bersih aman dan nyaman, dengan adanya challenge ini semoga mendorong dan menginspirasi

    KANAYA DIVANESA AWANDA
    SMPN 58 SURABAYA
    NO URUT: 1388
    JUDUL PROYEK: BARASIMAN (BUDIDAYA ALOEVERA PENGUSIR KUMAN)

    Balas
  • Desember 16, 2025 pada 11:27
    Permalink

    Program ini sangat inspiratif dan terstruktur, mendorong sekolah untuk bergerak aktif menjaga lingkungan melalui aksi nyata dan edukatif. Ragam kegiatannya kreatif, relevan, dan mampu menumbuhkan kepedulian iklim di seluruh warga sekolah. Tantangan ini layak diapresiasi karena menggabungkan edukasi, kolaborasi, dan dampak lingkungan secara langsung.

    Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
    ‎Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).

    ‎Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.

    Balas
  • Desember 16, 2025 pada 13:01
    Permalink

    Menjaga keanekaragaman hayati dapat kita mulai dari aksi sederhana sehari-hari baik di rumah,sekolah maupun lingkungan lain. Mengajak masyarakat untuk lebih bertanggung jawab terhadap sampah demi ekostistem yang lestari.

    Nama: Mikhaela Adeva Abbialya
    No.Peserta: 218
    Sekolah: SDN.Kalisari 2/513 Surabaya.
    Proyek LH: Budidaya tanaman asem jawa dan produk minuman kesehatan tradisional sinom.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *