Challenge III Surabaya Eco School 2025
Berikut ini adalah Challenge III Surabaya Eco School 2025 dengan masa realisasi 12 – 25 November 2025:
1. Aksi kemitraan lingkungan hidup khususnya mengenai pengolahan sampah dengan kampung atau RW yang sedang berproses mewujudkan Kampung Pancasila yang digagas oleh Pemerintah Kota Surabaya. Aksi yang dilakukan yang belum terealisasi di kampung tersebut;
2. Siaran Radio Sekolah dengan tema Konservasi Air sedikitnya 5 kali dengan memadukan lagu yang sedang trending untuk menarik perhatian warga sekolah. Konservasi air adalah aksi yang bisa dilakukan untuk menjaga kualitas dan kuantitas air;
3. Aksi Konservasi Air bersama sebanyak mungkin warga sekolah di sekolah atau tersebar di rumah masing-masing warga sekolah. Di antara aksi
4. Lomba pengolahan (daur ulang) sampah non organik antar kelas. Bisa juga dikreasi menjadi lomba daur ulang ibu/ayah bersama anak;
5. Pembinaan lingkungan kepada kelompok PAUD, Kelompok Bermain dan/atau Taman Kanak-Kanak di sekitar sekolah oleh tim hijau SES 2025 masing-masing. Temanya, mengenai upaya meminimalkan sampah plastik dari kemasan sekali pakai dan pengolahan sampah dari sumbernya. Usahakan ada hasil cukup signifikan dari pembinaan yang dilakukan;
6. Pembuatan reels video sosialisasi pengolahan sampah dengan visual praktik baik pengolahan sampah yang telah diterapkan di sekolah. Durasi video bebas;
7. Siapkan kandidat individu siswa, guru, kepala sekolah dan gardener terbaik peduli lingkungan hidup dari sekolah untuk diusulkan menjadi peraih Eco Student of the Year 2025, Eco Teacher of the Year 2025, Eco Gardener of the Year 2025 dan Eco Headmaster of the Year 2025. Selain kepala sekolah yang hanya satu kandidat, siswa, gardener dan guru yang disiapkan menjadi kandidat bisa lebih dari satu. Selanjutnya masing-masing kandidat diminta untuk mereview ulang aksi inspiratif yang telah dilakukan pada tahun 2025 ini hingga saat ini. Juga menuliskan rencana aksi inspiratif yang akan dilakukan dalam beberapa pekan ini;
8. Aksi Bersih-Bersih Saluran Air atau Sungai di sekitar sekolah dengan tetap memperhatikan keamanan peserta aksi.
Kegiatan pembersihan saluran air atau sungai di sekitar sekolah merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus pembelajaran praktik bagi siswa untuk menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem air. Kegiatan ini juga bertujuan mencegah genangan dan banjir di lingkungan sekitar sekolah.
a. Koordinasi dan Persiapan
Sebelum pelaksanaan, pihak sekolah melakukan koordinasi dengan pengurus RT, RW, dan lurah setempat untuk mendapatkan izin, dukungan, serta informasi kondisi lapangan.
Langkah koordinasi ini penting agar kegiatan berjalan aman, terarah, dan selaras dengan program kebersihan lingkungan wilayah.
Selain itu, dilakukan survei lokasi untuk menentukan area yang aman dan layak dibersihkan.
Perlengkapan yang disiapkan, di antaranya:
– Sarung tangan, sepatu bot, masker, dan alat penjepit sampah.
– Kantong sampah terpilah (organik, anorganik, B3 ringan).
– Kotak P3K dan air bersih untuk mencuci tangan setelah kegiatan.
b. Pelaksanaan Aksi
Aksi dilakukan di bawah pengawasan guru dan pendamping, serta dapat melibatkan warga sekitar.
Peserta diarahkan untuk:
– Membersihkan saluran air atau sungai tanpa masuk ke dalam air.
– Menggunakan alat bantu untuk mengambil sampah.
– Menjaga sikap disiplin dan berhati-hati agar tidak terpeleset atau terluka.
Pengurus RT/RW atau lurah diharapkan ikut serta/turut hadir sebagai dukungan moral dan penguatan kolaborasi sekolah dengan masyarakat.
c. Keamanan dan Kesehatan Peserta
Keamanan peserta menjadi prioritas utama:
– Peserta dilarang bermain atau terjun ke dalam air.
– Petugas medis sekolah atau UKS menyiapkan penanganan ringan jika terjadi luka.
– Setelah kegiatan, seluruh peserta wajib mencuci tangan dan kaki dengan sabun, mengganti pakaian, serta memastikan tubuh tetap bersih.
d. Tindak Lanjut dan Edukasi
Setelah aksi, sekolah dapat:
– Menyampaikan hasil kegiatan kepada RT, RW, dan kelurahan sebagai laporan partisipasi warga sekolah dalam menjaga lingkungan.
– Melakukan refleksi bersama siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan saluran air dan sungai.
– Mengajak warga sekitar untuk melanjutkan kegiatan serupa secara berkala sebagai gerakan bersama warga dan sekolah.
Ingat! Vlog instagram setiap realisasi challenge.
Ingat juga untuk mengunggah/posting foto/video setiap aksi realisasi challenge tersebut pada instagram sekolah dengan tag (menandai) atau undang kolaborasi akun instagram @tunashijauid dan menyertakan #surabayaecoschool2025 #climatechange #namasekolah #SekolahZeroWaste2025 #climate #climateaction #zerowaste #tunashijauid
Penulis: Mochamad Zamroni


Wow..
Sudah sampai chalenge III utk SES.
Kali ini tantangan terbanyak tentang konservasi air.
Tantangan semakin berat
Terus semangat
Sekolah kami sebagai peserta dari SES siap beraksi melakukan semua tantangan.
Semangat
Salam Bumi Pasti Lestari.
Marshall Dastan PR.
Sdn. Ketabang 1/288
No Urut 207
Project Komandan
Sekolah saya sudah membuat juga flashmoop tulisan SES…
Keren sekali hasilnya 👍
Salam bumi pasti lestari ☘️
Nama : Mochammad Junior Rafan Hidayat
Nomer Peserta: 289
Sekolah : SDN Pakis 8 Surabaya
Judul Proyek : Ubah Sampah Organik menjadi Kompos Ramah Lingkungan.
Nayla Thalita Azzahra
No Peserta 524
SDN Petemon IX
Project : Lets Go to Bali Badung ( Ayo Budidaya Lidah Buaya dengan Produk Unggulan )
Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran peduli lingkungan untuk seluruh siswa maupun warga sekolah. Selain itu, program ini juga menumbuhkan rasa lebih bertanggung jawab akan keberlanjutan penerapan prinsip – prinsip ramah lingkungan. Semoga kegiatan ini selalu berdampak positif untuk menyiapkan generasi yang lebih peduli & bertanggung jawab akan lingkungan di sekitarnya.
Salam Bumi Pasti Lestari
Challenge III Surabaya Eco School 2025
Kegiatan yang sangat menginspirasi..
Tunas hijau 🌱selalu menginspirasi masyarakat agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan untuk keseimbangan alam ..
Nama : Naysia Aqila Andriani
Sekolah : SDN Ngagelrejo3
No peserta: 428
Proyek budi daya sereh
proyek tanaman sereh dengan hasil olahan Sereh lemon dan wedang uwuh
🌱Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_
Nama: Keenan Alkhalifi Prasetyo
Sekolah:SDN Dr Sutomo 1 surabaya
No peserta:45
Proyek: si dalang
Kegiatan ini sangat bermanfaat apalagi untuk mengurangi sampah di sekitar lingkungan, dengan kegiatan ini banyak anak-anak yang mulai berkembang dan ingin mengembangkan proyek mereka agar sukses
Wah Surabaya Eco School sudah sampai di Challenge III 😍
Semangat dan terus menginspirasi yah sekolah – sekolah kota Surabaya 🔥
Sukses selalu!!
AISYAH AVICENA RL
SMPN 21 SURABAYA
Project : DATELA GREEN REVITALIZATION
Wah udah sampai challenge III nih..Semangat untuk semua sekolah di Sby yg ikut berpartisipasi dalam SES 2025. Semua challenge SES ini kegiatan yg sangat bermanfaat demi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Nama : Fathan Alby Andhitama
No : 0037
Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Anti Nyamuk.
Halo sobat hijau 🌳
Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
Salam bumi, pasti lestari 🌱
Terus semangat untuk semua sekolah yang mengikuti kompetisi SES 2025.
Teruntuk juga Sekolahku. Semangat 💪 Margorejo 1 pasti bisa , pasti sukses , pasti jaya.
Semoga semuanya dapat menyelesaikan tantangan yang ditugaskan.
Dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Dan menjaga keseimbangan alam.
FAKHRIE ZHAFRAN KHAIRY
SDN Margorejo 1/403 Surabaya
No Peserta: 253
Proyek: Pengolahan Sampah Organik Dapat Memberikan Nutrisi Pada Tanaman
Challenge III Eco School benar-benar menginspirasi! Kegiatan ini mendorong siswa lebih peduli lingkungan, kreatif mencari solusi, dan berani mengambil aksi nyata. Semoga semangat hijau ini terus tumbuh dan membawa perubahan baik di sekolah maupun di rumah🏠
Messa eko putri -018
-membudidaya 5000 tanaman lidah buaya
Judul proyek : menyelamatkan bumi dengan lidah buaya
woww sudah sampai tahap 3 untuk challenge SES, tetap semangat untuk semuaaa💚
Wah keren sudah sampai tahap ke 3 SES nya, tentunya makin semangat donk, materi banyak tentang konservasi air bagaimana memanfaatkan air dengan baik
Nama : Fatimah Nawal Rahman
Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500 Surabaya
No. Peserta : 026
Pencapaian : 1.793,75 kg
Daur ulang sampah An Organik menjadi produk kerajinan
Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan
Keren sudah masuk challenge tahap 3, kali ini tantangan adalah konservasi air.
Semangat semuanya selesaikan semua tantangannya demi wujudkan Lestarinya Surabaya 👍
Akifa Maulidya (698)
SDN Tandes Kidul 1
Budidaya organik tanaman kale
Keren sudah masuk challenge tahap 3, kali ini tantangan adalah konservasi air.
Semangat semuanya selesaikan semua tantangannya demi wujudkan Lestarinya Surabaya 👍
Akifa Maulidya (698)
SDN Tandes Kidul 1
Budidaya organik tanaman kale
Kegiatan ini sangat bermanfaat apalagi untuk mengurangi sampah di sekitar lingkungan, dengan kegiatan ini banyak anak-anak yang mulai berkembang dan ingin mengembangkan proyek mereka agar sukses
Nama : Muhammad hakam Yasin
Sekolah : smpn 46 Surabaya M
Kerennn, kegiatan ini menginspirasi dan menjadikan generasi yang produktif serta menjaga lingkungan
KANAYA DIVANESA AWANDA
SMPN 58 SURABAYA
NO URUT: 1388
JUDUL PROYEK: BARASIMAN (BUDIDAYA ALOEVERA PENGUSIR KUMAN)