Efek Negatif Mengonsumsi Minuman Energi Secara Rutin

Minuman energi sering dipasarkan sebagai solusi cepat untuk meningkatkan stamina, konsentrasi, dan kewaspadaan. Kandungan kafein tinggi, gula, serta tambahan zat seperti taurin atau ginseng dianggap dapat memberikan dorongan energi instan. Namun, konsumsi rutin justru menyimpan risiko besar bagi kesehatan tubuh.

Salah satu komponen utama minuman energi adalah kafein dengan dosis sangat tinggi, bahkan bisa mencapai 3–5 kali lipat dibandingkan secangkir kopi. Konsumsi kafein berlebihan dapat menyebabkan gangguan irama jantung (aritmia), peningkatan tekanan darah, dan insomnia. Menurut Mayo Clinic Proceedings (Goldfarb et al., 2014), konsumsi rutin minuman energi secara signifikan meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular pada anak muda.

Selain kafein, kadar gula dalam minuman energi juga sangat tinggi, sering kali mencapai 20–30 gram per kaleng. Kelebihan gula ini dapat memicu obesitas, resistensi insulin, dan akhirnya diabetes tipe 2. Sebuah studi dalam Journal of the American Heart Association (2019) menemukan bahwa remaja yang sering mengonsumsi minuman energi mengalami peningkatan risiko sindrom metabolik hingga 2 kali lipat.

Tidak hanya masalah metabolisme, konsumsi rutin minuman energi juga berdampak pada kesehatan mental. Kadar kafein tinggi dapat memicu kecemasan, kegelisahan, dan serangan panik. Penelitian dari Frontiers in Public Health(2021) menunjukkan adanya hubungan signifikan antara konsumsi minuman energi dengan peningkatan gejala depresi dan gangguan kecemasan pada remaja.

Di Indonesia, fenomena konsumsi minuman energi sangat dekat dengan pekerja fisik, pelajar, hingga pengemudi jarak jauh. Studi lokal dari Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (UI, 2020) menemukan bahwa 48% mahasiswa di Jabodetabek mengonsumsi minuman energi minimal 2 kali per minggu untuk mengatasi kantuk, dan hampir separuhnya mengalami keluhan jantung berdebar dan sulit tidur.

Efek jangka panjang dari konsumsi rutin tidak bisa diremehkan. Penelitian dalam Clinical Nutrition (2016) menunjukkan bahwa mengonsumsi minuman energi lebih dari 4 kali per minggu berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD) akibat tingginya kandungan fruktosa.

Bahaya lain yang sering diabaikan adalah efek pada ginjal. Kandungan kafein dan zat aditif lain seperti taurin dapat meningkatkan tekanan pada ginjal. Menurut Journal of Renal Nutrition (2017), konsumsi rutin minuman energi berpotensi mempercepat penurunan fungsi ginjal, terutama pada individu yang memiliki riwayat hipertensi.

Kelompok usia remaja dan dewasa muda menjadi paling rentan karena masih dalam masa pertumbuhan dan sering terpapar iklan minuman energi. Penelitian Pediatric Emergency Care (2017) mencatat peningkatan kasus masuk IGD di Amerika Serikat akibat konsumsi minuman energi, dengan gejala paling sering berupa palpitasi, kejang, dan tekanan darah tinggi.

Di Indonesia, riset Jurnal Gizi dan Pangan (UGM, 2019) menegaskan bahwa minuman energi menyumbang asupan gula tambahan harian yang signifikan pada pelajar. Hal ini meningkatkan risiko gigi berlubang, obesitas, dan penurunan prestasi belajar akibat gangguan tidur.

Menggabungkan minuman energi dengan alkohol yang kerap dilakukan oleh sebagian kalangan muda semakin memperparah risikonya. Menurut Substance Abuse Journal (2018), kombinasi ini meningkatkan potensi penyalahgunaan alkohol, kerusakan hati, serta risiko kecelakaan akibat menurunnya kesadaran.

Melihat fakta ilmiah ini, jelas bahwa konsumsi rutin minuman energi harus dihindari. Sesekali mungkin tidak menimbulkan efek langsung, tetapi jika dilakukan berulang setiap minggu atau setiap hari, dampak akumulatifnya akan mengancam kesehatan jantung, ginjal, hati, bahkan kesehatan mental.

Sebagai gantinya, masyarakat dapat beralih ke cara alami untuk meningkatkan energi, seperti tidur cukup, olahraga teratur, konsumsi air putih, serta memperbanyak makanan bergizi. Edukasi tentang bahaya minuman energi perlu lebih gencar dilakukan agar masyarakat, terutama anak muda, tidak terjebak dalam gaya hidup instan yang berisiko bagi kesehatan jangka panjang. (Mochamad Zamroni dari berbagai sumber)

24 thoughts on “Efek Negatif Mengonsumsi Minuman Energi Secara Rutin

  • September 8, 2025 pada 22:58
    Permalink

    tubuh menjadi lemas atau tidak sehat

    nama: Bara Ikmal Ghani
    sekolah: SMPN 38 Surabaya
    nomor peserta: 601
    proyek: mengolah sampah organik🌿

    Balas
  • September 10, 2025 pada 09:13
    Permalink

    Salah satu cara sehat memulihkan energi ala aku adalah
    1. Tidur yang cukup, hindari begadang hingga larut malam.
    2. Kurangi minuman dengan gula berlebihan
    3. Perbanyak makan sayur, buah dan protein.
    4. Olah raga teratur. Banyak pilihan olahraga yang low budget, misalnya, berjalan kaki rutin selama 30 menit setiap hari atau minimal 4 kali dalam seminggu.

    Selamat mencoba teman-teman..

    Balas
  • September 10, 2025 pada 21:21
    Permalink

    Betul sekali. Minum minuman energi secara rutin itu tidak baik, dapat menimbulkan resiko besar bagi kesehatan tubuh. Tingkatkan energi dengan cara makan makanan yg bergizi, tidur dan olahraga secara teratur dan minum banyak air putih.

    Nama : Fathan Alby A
    Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
    Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Anti Nyamuk.

    Halo sobat hijau 🌳
    Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
    Salam bumi, pasti lestari 🌱

    Balas
  • September 11, 2025 pada 15:27
    Permalink

    Sangat benar mengkonsumsi minuman berenergi setiap hari dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius. Hindarilah !

    Akifa Maulidya
    SDN Tandes Kidul 1
    Nomor 698
    Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • September 17, 2025 pada 16:39
    Permalink

    Artikel ini memberikan pemahaman yang sangat penting mengenai dampak negatif konsumsi minuman energi secara rutin, terutama bagi kelompok usia remaja seperti saya. Sebagai pelajar, saya sebelumnya mengira bahwa minuman energi hanya akan membantu meningkatkan konsentrasi dan stamina, namun ternyata kandungan kafein dan gula yang tinggi dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan yang serius, mulai dari gangguan irama jantung, hipertensi, gangguan tidur, hingga gangguan psikologis seperti kecemasan dan depresi.

    Saya juga mencermati bahwa konsumsi rutin minuman energi memiliki korelasi signifikan dengan risiko penyakit metabolik dan gangguan fungsi organ vital seperti hati dan ginjal. Fakta bahwa konsumsi lebih dari empat kali seminggu dikaitkan dengan peningkatan risiko non-alcoholic fatty liver disease dan penurunan fungsi ginjal memperkuat urgensi edukasi publik, terutama kepada pelajar, agar lebih berhati-hati dalam mengonsumsi produk-produk ini.

    Menurut saya, upaya preventif perlu diperkuat dengan promosi gaya hidup sehat yang lebih alami, seperti istirahat cukup, olahraga teratur, serta konsumsi makanan dan minuman yang bergizi seimbang. Edukasi ini sebaiknya tidak hanya disampaikan melalui institusi pendidikan, tetapi juga melalui media sosial dan kegiatan komunitas yang dekat dengan anak muda.

    Minuman energi seharusnya tidak menjadi solusi instan bagi kelelahan, karena solusi jangka pendek tersebut justru dapat memunculkan konsekuensi jangka panjang yang membahayakan. Saya berharap makin banyak pelajar yang menyadari pentingnya menjaga tubuh dengan cara yang sehat dan berkelanjutan, serta tidak terjebak dalam gaya hidup yang merusak kesehatan.

    Nama: Harley Fatahillah Yodhaloka Sunoto
    Sekolah: SMP Negeri 1 Surabaya
    No. Urut: 451
    Nama Proyek: EcoGeniuz Pillow & Mangrove Warrior

    Balas
  • September 27, 2025 pada 00:26
    Permalink

    Alhamdulillah, jarang konsumsi minuman kemasan, paling menyehatkan adalah air putih. Alami dari Alam menyegarkan, menyehatkan dan tidak berdampak birik pada kesehatan tubuhh.

    Charissa Rafanda rabbaniyyah

    Balas
  • September 29, 2025 pada 22:04
    Permalink

    Salah satu komponen utama minuman energi adalah kafein. Konsumsi kafein berlebihan dapat menyebabkan gangguan irama jantung (aritmia), peningkatan tekanan darah, dan insomnia.

    Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
    ‎Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).

    ‎Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.

    Balas
  • Oktober 1, 2025 pada 22:23
    Permalink

    Informasi ini sangat penting banget, apalagi buat anak muda yang sering tergoda minuman energi ⚡. Ternyata efek instan yang ditawarkan bisa berbahaya bagi jantung, tidur, bahkan risiko diabetes. Semoga makin banyak orang sadar untuk lebih bijak memilih minuman sehat demi menjaga stamina dan kesehatan jangka panjang. 🍵💪

    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    🙋🏻Nama: Lintang Pandega Permana
    🏫Sekolah: SMP Negeri 57 Surabaya
    🔢Nomor Peserta: 679
    🌱Proyek: SWEET (Stevia Wellness Eco-friendly Extract Technology)
    💌Penjelasan: Proyek ini adalah proyek yang berfokus membudidayakan tanaman Stevia, yaitu tanaman yang daun nya mengandung rasa manis karna memiliki senyawa tertentu.

    Saya memilih proyek ini karna fenomena isu lingkungan seperti krisis air, degradasi lahan yang disebabkan oleh industri gula konvensional.., maka dari itu saya memilih alternatif gula lain yang lebih ramah lingkungan dan “Stevia” menjadi jawabannya.

    Saya ingin mengenalkan Stevia yang memiliki banyak manfaat ke masyarakat sekitar, rencana kedepannya saya akan menginovasikan Stevia ini menjadi ekstrak gula cair, permen sehat dan ramah lingkungan, teh sehat dengan pemanis alami, serta banyak lagi.
    Dukung aku teruss yaa, sobat hijau! 🥰
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚

    Balas
  • Oktober 2, 2025 pada 07:07
    Permalink

    Artikel Tunas Hijau ID ini sangat inspiratif karena menghadirkan edukasi lingkungan yang bermanfaat serta memotivasi masyarakat untuk lebih peduli dan beraksi nyata menjaga bumi.
    /Kamila L.A 854

    Balas
  • Oktober 5, 2025 pada 18:29
    Permalink

    Informasi ini sangat penting banget, apalagi buat anak muda yang sering tergoda minuman energi ⚡. Ternyata efek instan yang ditawarkan bisa berbahaya bagi jantung, tidur, bahkan risiko diabetes. Semoga makin banyak orang sadar untuk lebih bijak memilih minuman sehat demi menjaga stamina dan kesehatan jangka panjang. 🍵💪

    nama ibrahim tubagus maulana
    sekolah sdn jemur wonosari 1
    judul proyek pengolahan minyak jelantah
    no Peserta 115

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 17:04
    Permalink

    Yok biasakan minum air putih minimal 8 gelas sehari. Biasakan hidup sehat sejak dini. Agar jauh dari berbagai penyakit yang tidak di inginkan.

    DB. Abisatya
    SD-319
    SDN Rangkah VI Sby

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 18:52
    Permalink

    Apa solusi untuk pengganti minuman berenergi ini ya? Apalagi jika kita sedang memiliki banyak kegiatan. Tentunya membutuhkan energi lebih.
    Apakah cukup diganti dengan makanan 4 sehat 5 sempurna?

    Anyway, i’m agree to reduce our consumption of energy drink. That’s true, if we consume it excessively, it can affect our health.

    Naziya Putri Syafira Ariwibowo
    Nomor peserta 612
    SDN Sawunggaling 1 / 382
    Proyek : NoBiTA

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 08:24
    Permalink

    Lebih baik mengkonsumsi minuman herbal/ tradisional yang sudah terbukti khasiatnya dan minim efek samping. Jangan lupa konsumsi 2 liter air putih setiap hari ya teman-teman.
    Nama : Fatimah Nawal Rahman
    Asal Sekolah : SD Negeri Balongsari 1/500 Surabaya
    No. Peserta: 026
    Daur ulang sampah Anorganik menjadi produk kerajinan.
    Upaya: Mengurangi sampah anorganik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan.

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 08:44
    Permalink

    Wah, ternyata minuman energi nggak cuma bikin melek, tapi juga bisa ganggu kesehatan jantung, ginjal, dan mental kalau dikonsumsi terus-terusan. Yuk, mulai bijak pilih minuman yang lebih sehat dan alami!
    Nama:Diky Yulia Efendi
    No peserta:459
    Sekolah:SMP Negeri 11 Surabaya
    Proyek: integrasi pengelolahan air limbah dan konservasi air

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 10:57
    Permalink

    Tidak hanya masalah metabolisme, konsumsi rutin minuman energi juga berdampak pada kesehatan mental. Kadar kafein tinggi dapat memicu kecemasan, kegelisahan, dan serangan panik. Penelitian dari Frontiers in Public Health(2021) menunjukkan adanya hubungan signifikan antara konsumsi minuman energi dengan peningkatan gejala depresi dan gangguan kecemasan pada remaja.

    Nama : Ezra Bintang Izdihar Kurniawan
    No. Peserta : 003
    Sekolaj : SD Kyai Ibrahim
    Proyek : Pemanfaatan lahan kosong dan limbah plastik untuk budidaya kemangiEsra

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 12:46
    Permalink

    Artikel ini sangat informatif dan memberikan peringatan yang jelas tentang bahaya konsumsi rutin minuman energi. Data dan fakta yang disajikan didukung oleh berbagai penelitian terpercaya, sehingga memberikan kredibilitas yang kuat. Penjelasan tentang dampak negatif pada jantung, ginjal, hati, kesehatan mental, serta risiko pada remaja dan pekerja fisik sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Ajakan untuk beralih ke cara alami meningkatkan energi juga sangat relevan. Artikel ini adalah sumber informasi yang berharga untuk mendorong gaya hidup sehat dan menghindari konsumsi berlebihan minuman energi.

    RAKA MAULANA PRATAMA
    SMPN 25 SURABAYA
    KEAJAIBAN KOMPOS TKK BAGI LINGKUNGAN
    NO. PESERTA:561

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 14:33
    Permalink

    Efek Negatif Mengonsumsi Minuman Energi Secara Rutin
    Minuman energi sering dipasarkan sebagai solusi cepat untuk meningkatkan stamina, konsentrasi, dan kewaspadaan. Kandungan kafein tinggi, gula, serta tambahan zat seperti taurin atau ginseng dianggap dapat memberikan dorongan energi instan namun tidak baik untuk kesehatan

    Tunas hijau 🌱selalu menginspirasi masyarakat agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan untuk keseimbangan alam ..

    Nama : Naysia Aqila Andriani
    Sekolah : SDN Ngagelrejo3
    No peserta: 428
    Proyek budi daya sereh

    proyek tanaman sereh dengan hasil olahan Sereh lemon dan wedang uwuh

    🌱Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 23:14
    Permalink

    meminum minuman yang berenergi setiap hari dapat membuat kondisi tubuh yang tidak seimbang,gampang lelah,dan sering sakit,apalagi jika menggunakan plastik,itu bisa sangat berbahaya,maka dari itu lebih baik kita membawa minum dari rumah menggunakan tumbler

    nama:Clarette Isabella Christina Surbakti
    no peserta:174
    SDN jemur wonosari 1
    judul proyek: budidaya lidah mertua

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 23:14
    Permalink

    Artikel ini membuka mata banget tentang bahaya minuman energi yang sering dianggap sepele 😬. Banyak orang minum buat “boost” tenaga, padahal efek jangka panjangnya bisa serius banget untuk jantung dan metabolisme tubuh. Edukasi seperti ini penting banget biar kita lebih bijak memilih apa yang masuk ke tubuh 💪🩺.

    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    🙋🏻Nama: Lintang Pandega Permana
    🏫Sekolah: SMP Negeri 57 Surabaya
    🔢Nomor Peserta: 679
    🌱Proyek: SWEET (Stevia Wellness Eco-friendly Extract Technology)
    💌Penjelasan: Proyek ini adalah proyek yang berfokus membudidayakan tanaman Stevia, yaitu tanaman yang daun nya mengandung rasa manis karna memiliki senyawa tertentu.

    Saya memilih proyek ini karna fenomena isu lingkungan seperti krisis air, degradasi lahan yang disebabkan oleh industri gula konvensional.., maka dari itu saya memilih alternatif gula lain yang lebih ramah lingkungan dan “Stevia” menjadi jawabannya.

    Saya ingin mengenalkan Stevia yang memiliki banyak manfaat ke masyarakat sekitar, rencana kedepannya saya akan menginovasikan Stevia ini menjadi ekstrak gula cair, permen sehat dan ramah lingkungan, teh sehat dengan pemanis alami, serta banyak lagi.
    Dukung aku teruss yaa, sobat hijau! 🥰
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚

    Balas
  • Oktober 17, 2025 pada 15:24
    Permalink

    energi yang sering dianggap “penambah semangat” ternyata bisa jadi ancaman tersembunyi bagi kesehatan jantung, ginjal, dan bahkan mental kita. 💔⚡

    Kandungan kafein dan gula yang tinggi memang memberi efek cepat, tapi jangka panjangnya bisa berbahaya. Daripada bergantung pada minuman instan, lebih baik pilih energi alami — tidur cukup, olahraga rutin, dan makan bergizi. 🍎💧

    Edukasi seperti ini penting banget, apalagi buat remaja dan pekerja yang sering tergoda oleh iklan “tenaga instan”. Saatnya kita merdeka dari minuman energi dan mulai hidup sehat tanpa ketergantungan! 💪🌿

    #HidupSehatTanpaMinumanEnergi #PilihAlami #AksiUntukKesehatan

    Balas
  • Oktober 17, 2025 pada 20:35
    Permalink

    Melihat fakta ilmiah,bahwa konsumsi rutin minuman energi harus dihindari. Sesekali mungkin tidak menimbulkan efek langsung, tetapi jika dilakukan berulang setiap minggu atau setiap hari, dampak akumulatifnya akan mengancam kesehatan jantung, ginjal, hati, bahkan kesehatan mental.

    Naura Adelia Shafiqa Ghozali
    Sdn Tandes Kidul 1 Sby
    Pengolahan limbah cangkang telur
    No.peserta 704

    Balas
    • Oktober 18, 2025 pada 10:36
      Permalink

      Kita Harus Mengetahui Bahwa Minuman Energi itu tidak Baik jika Dikonsumsi Terus Menerus oleh Tubuh karena kandungan Kafein dan Zat Adiktif lainnya Yang Berbahaya pada Ginjal

      Nama Gede Kesawa Desvananda Sasmita
      No Peserta 595
      Judul Proyek Biobox Maggot Solusi Daur Upang Sampah organik rumah tangga menjadi Emas Hitam

      Balas
  • Oktober 17, 2025 pada 22:07
    Permalink

    Lebih baik memulihakan energi dengan cara lain, daripada meminum minuman energi apalagi secara rutin. Ada banyak cara agar energi kembali pulih.

    🙋‍♀️: Mazida Shabrina Yasmin
    🏫: SDN Wonokusumo 6 Surabaya
    🔢: 728
    📍: Proyek SERBUK(Serbuk Berproyek Horta)

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 15:21
    Permalink

    “Minuman energi memang bikin semangat instan, tapi efek jangka panjangnya bisa berbahaya 😬 Lebih baik jaga stamina dengan pola makan sehat dan cukup istirahat 💪🍎 #HidupSehat”

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *