Inspirasi Hijau dari Sawunggaling: Dua Siswi SD Buktikan Kreativitas Bisa Selamatkan Lingkungan

Kepedulian menjaga lingkungan tak selalu harus menunggu dewasa. Dua siswi SDN Sawunggaling 1 Surabaya membuktikannya lewat proyek sederhana namun sarat makna. Mereka adalah Naziya Putri Syafira Ariwibowo, siswi kelas 5, dan Felychia Rosalina Putri, siswi kelas 4, yang kini berhasil melangkah hingga babak keempat Pemilihan Putri Lingkungan Hidup Kota Surabaya 2025.

Kreativitas keduanya mengundang decak kagum karena berangkat dari benda-benda yang akrab dengan keseharian masyarakat. Naziya memilih tanaman Bidara (Ziziphus mauritiana) sebagai bahan utama proyeknya, sedangkan Felychia mengolah minyak goreng bekas atau jelantah menjadi lilin aromaterapi.

“Awalnya, ide dari kami dan siswa untuk mencari yang terbaik. Setelah ketemu, barulah proyeknya kami daftarkan ke pihak Tunas Hijau sebagai panitia penyelenggara lomba Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup Kota Surabaya,” tutur Qomarul Lailiah, Koordinator Bidang Kesiswaan SDN Sawunggaling 1 yang akrab disapa Lia.

Proses pendaftaran dilakukan secara daring sejak beberapa bulan lalu. Lia yang juga wasit bulutangkis internasional—bahkan pernah bertugas di Olimpiade Tokyo 2020 dan Paris 2024—menyebutkan bahwa kini kedua siswi binaannya sudah sampai tahap keempat seleksi. “Kalau lolos dari tahap ini, keduanya akan masuk ke babak final,” ungkapnya dengan penuh harap.

Pihak sekolah, termasuk Kepala SDN Sawunggaling 1 Mochamad Taukit, M.Pd, mendukung penuh perjuangan kedua siswi itu. Pada Rabu pagi (24/9/2025), Naziya dan Felychia tampil mempresentasikan proyeknya di depan teman-teman, guru, dan perwakilan Tunas Hijau.

Naziya sedang memandu para siswa SDN Sawunggaling I untuk membudidaya tanaman bidara

Naziya yang juga putri seorang perwira TNI AL, menularkan semangatnya dengan mengajak teman-teman melakukan pembibitan tanaman Bidara di kebun belakang sekolah. “Sekarang di rumah banyak bibit-bibit tanaman Bidara,” kata Naziya yang berhasil menumbuhkan 1.500 bibit.

Tanaman Bidara dikenal memiliki manfaat luas, mulai dari nilai religius hingga khasiat sebagai obat tradisional. Daunnya bisa diolah menjadi teh yang dipercaya membantu mengatasi demam, masalah pencernaan, hingga perawatan kulit. “Buahnya kaya vitamin C dan sering dikonsumsi segar,” jelas Naziya.

Sementara itu, Felychia terinspirasi dari aktivitas ibunya yang sehari-hari menjadi pengepul jelantah. Ia melihat potensi besar dari limbah rumah tangga yang sering dianggap tidak berguna. “Eman rasanya kalau dibuang begitu saja. Akhirnya, saya punya ide dan pihak sekolah memberikan dukungan untuk membuat proyek dari minyak jelantah,” ujarnya.

Felychia sedang praktek membuat lilin aromaterapi dari jelantah

Bersama pihak sekolah, Felychia menggalang dukungan untuk mengumpulkan 1.000 liter minyak jelantah sebagai bahan baku lilin aromaterapi buatannya. “Tidak mudah memang untuk mencarinya,” ungkap Lia.

Selain mengajak teman-teman membawa minyak bekas dari rumah, mereka juga mendatangi penjual gorengan hingga hotel ternama di Surabaya untuk memenuhi target tersebut. “Semoga tahun ini, keduanya sama-sama bisa lolos ke final,” harap Lia.

Kisah Naziya dan Felychia menjadi bukti bahwa kepedulian lingkungan dapat diwujudkan melalui kreativitas sederhana namun berdampak. Aksi mereka bukan hanya menginspirasi teman sebaya, tetapi juga orang dewasa untuk lebih bijak memanfaatkan potensi alam dan limbah sehari-hari. (*)

33 thoughts on “Inspirasi Hijau dari Sawunggaling: Dua Siswi SD Buktikan Kreativitas Bisa Selamatkan Lingkungan

  • Oktober 11, 2025 pada 19:29
    Permalink

    “Luar biasa! 🌿 Dua siswi hebat dari SDN Sawunggaling 1 ini membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk beraksi menyelamatkan bumi 💪✨. Kreativitas Naziya dengan tanaman bidaranya dan Felychia dengan lilin aromaterapi dari jelantah benar-benar jadi inspirasi hijau yang nyata! 🌱🔥 Dari tangan kecil mereka, lahir perubahan besar bagi lingkungan. Semoga semangat dan aksi mereka terus menular ke seluruh sekolah di Surabaya 💚🌏

    #PangeranPutriLH2025 #AksiUntukBumi #TunasHijauID #SurabayaEcoSchool2025 #GenerasiHijau #InovasiAnakBangsa #GoGreenSurabaya 💫”

    Balas
  • Oktober 13, 2025 pada 08:14
    Permalink

    Nama : Tisya Ayodya Prameswari
    Sekolah : SDI Al Azhar Kelapa Gading Surabaya
    No. Peserta : 006
    Capaian : 1. Mengolah kulit 1.002,4 kg
    2. Mendapatkan 160 galon
    3. 1 rumah warga binaan
    4. Telah sosialisasi kepada 587 orang
    5. Menghasilkan cairan eco enzyme sebanyak 560 liter
    6. Mendapatkan 157 botol plastik
    7. 1 kampung binaan

    Balas
  • Oktober 13, 2025 pada 09:49
    Permalink

    Messa Eko Putri – 018 “Dua siswi SD di Sawunggaling membuktikan bahwa kreativitas bukan hanya soal seni, tapi juga aksi nyata untuk lingkungan. Semangat muda yang menginspirasi kita semua! Dua siswi SD Sawunggaling buktikan kalau anak-anak juga bisa jadi pahlawan lingkungan. Saatnya kita semua ikut bergerak!

    Balas
  • Oktober 13, 2025 pada 18:20
    Permalink

    𝚂𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚢𝚊 𝙽𝚊𝚣𝚒𝚢𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝙲𝚑𝚒𝚊…
    𝙺𝚊𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚋𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚞𝚍𝚊𝚑 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚔𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚒𝚍𝚎 𝚔𝚛𝚎𝚊𝚝𝚒𝚏 𝚝𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚎𝚠𝚊𝚜𝚊 𝚗𝚊𝚖𝚞𝚗 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚔𝚎𝚌𝚒𝚕 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚔𝚊𝚕𝚒𝚊𝚗… 𝙸𝚍𝚎 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚊𝚙𝚊 𝚜𝚊𝚓𝚊 𝚖𝚞𝚕𝚊𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚍𝚎𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚔𝚒𝚝𝚊, 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚍𝚒𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚜𝚒 𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊…
    𝚂𝚞𝚔𝚜𝚎𝚜 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝙽𝚊𝚣𝚒𝚢𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝙲𝚑𝚒𝚊…

    Nama : Princess Zelda Ilmiah (210)
    Sekolah : SMPN 29 Surabaya
    Project : BobaZymePost (Bahan Organik Serbaguna untuk Eco Enzyme dan Kompos

    Balas
  • Oktober 13, 2025 pada 19:02
    Permalink

    Haloo sobat hijau 👋
    Salam bumi, pasti Lestari! 🌍💚

    Dua siswi SD dari Sawunggaling membuktikan bahwa kreativitas bisa menjadi senjata ampuh dalam menyelamatkan lingkungan. Inovasi sederhana yang lahir dari kepedulian menunjukkan bahwa usia muda bukan halangan untuk beraksi nyata bagi bumi. Semoga semangat mereka menginspirasi generasi muda lain untuk terus berinovasi hijau! 🌱✨

    📌 Nama: Nashifah Kamilia Arsya Salsabila
    🏫 Sekolah: SMP Negeri 3 Mejayan
    🔢 Nomor Peserta: 1464

    🌿 Proyek: BION AMOS (Bio Lotion Anti Mosquito)
    📄 Penjelasan Proyek:
    BION AMOS adalah inovasi lotion anti nyamuk alami berbahan minyak atsiri serai, kulit jeruk, dan daun pandan. Proyek ini bertujuan menciptakan solusi yang aman, ramah lingkungan, dan bebas bahan kimia berbahaya. Selain menjaga kesehatan, BION AMOS juga merupakan bentuk kontribusi terhadap lingkungan hidup dan pengurangan penggunaan produk kimia sintetis di rumah tangga.

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 13:27
    Permalink

    Keren banget adek Felichia dan Naziya, proyeknya luar biasa 😍😍🔥🔥🔥

    Terus semangat yah mengembangkan proyeknya 🫰

    PangPut LH 2025!!
    SIAP!! PEDULI!! PRODUKTIF!!
    ANTI REBAHAN!! MENDUNIA!!

    .

    AISYAH AVICENA RL
    SMPN 21 SURABAYA
    Project : DATELA GREEN REVITALIZATION

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 15:58
    Permalink

    keren banget aksi yang dilakukan,memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar
    semangat menjalankan proyeknya ya…

    nama:Clarette Isabella Christina Surbakti
    Sekolah:SDN jemur Wonosari 1
    judul proyek:budidaya lidah mertua

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 16:52
    Permalink

    Pernah ngobrol dengan Felycia, anak nya luwes dan sangat percaya diri. Semoga proyeknya bisa berkelanjutan.

    DB. Abisatya
    SD-319
    SDN Rangkah VI Sby

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 19:38
    Permalink

    Keren kak Naziya dan Felychia, buktikan bahwa anak2 juga bisa berguna bagi lingkungan sekitar 👍👍👍👍

    Akifa Maulidya – 698
    SDN Tandes Kidul 1
    Budidaya organik tanaman kale

    Balas
    • November 3, 2025 pada 16:22
      Permalink

      𝚂𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚢𝚊 𝙽𝚊𝚣𝚒𝚢𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝙲𝚑𝚒𝚊…
      𝙺𝚊𝚕𝚒𝚊𝚗 the best 𝚍𝚊𝚗 Sudah bisa mengenalkan ide kreatif

      Seandy putri fitriasari
      SDN MOjO III
      No peserta 422
      Pengolahan limbah sampah cangkang telur

      Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 20:29
    Permalink

    Alhamdulillah, bisa melaksanakan pengembangan proyek, semoga memberikan hasil yang baik.

    Naziya Putri Syafira Ariwibowo
    Nomor Peserta 612
    SDN Sawunggaling 1 / 382
    Nama Proyek NoBiTA

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 20:50
    Permalink

    Ini teman pangput ku!! , wah keren bgt sihh ,mau kayak diaa , pasti seru dan berpengalaman dehh

    Nayla thalita azzahra
    No peserta : 524
    Judul proyek : let’s go to bali Badung ( ayo budidaya tanaman lidah buaya dengan produk unggulan )

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 21:17
    Permalink

    Semangat dan sukses ya teman, semoga menginspirasi semuanya
    Nama : Fatimah Nawal Rahman
    Asal Sekolah : SD Negeri Balongsari 1/500 Surabaya
    No. Peserta: 026
    Daur ulang sampah Anorganik menjadi produk kerajinan.
    Upaya: Mengurangi sampah anorganik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan.

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 09:59
    Permalink

    Inspirasi Hijau dari Sawunggaling: Dua Siswi SD Buktikan Kreativitas Bisa Selamatkan Lingkungan
    proyek yg sangat luar biasa kak ,, sukses selalu ,, semngat

    Tunas hijau 🌱selalu menginspirasi masyarakat agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan untuk keseimbangan alam ..

    Nama : Naysia Aqila Andriani
    Sekolah : SDN Ngagelrejo3
    No peserta: 428
    Proyek budi daya sereh

    proyek tanaman sereh dengan hasil olahan Sereh lemon dan wedang uwuh

    🌱Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 16:29
    Permalink

    Anak-anak yang luar biasa dan didampingi oleh orangtua yang luar biasa pula. semangat terus ya adik-adik. Mari kita memberikan dampak yang positif terhadap lingkungan kita. Salam bumi pasti lestari.

    Rah Handaru Hatmaji Marsudi
    SMP Negeri 1 Surabaya
    No Peserta 453

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 19:27
    Permalink

    Selamat Naziya dan Felichia sudah berhasil mengajak teman teman nya di SDN Sawunggaling maupun di sekolah lain semoga proyek kalian dapat berjalan lancar sekaligus menghijaukan bumi juga semoga dapat menjadi juara🔥🔥

    Nama Sanggrama Rasio Al Warisyi
    Sekolah SDN Kaliasin I/280
    Proyek pemanfaatan limbah cangkang telur untuk hijaukan bumi dan innovasi bahan pangan.

    Salam bumi pasti lestari☘☘☘

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 23:30
    Permalink

    2 Anak-anak Hebat dari SDN SAWUNGGALING 1 Naziyah dan Felchiya Semoga Kalian Tetap Semangat dan proyek kalian berjalan dengan lancar.
    Nama : AMIRNA NUR FEBYYANTI
    Nomer Peserta: 702
    Sekolah: SDN TANDES KIDUL 1
    Proyek : Mengelolah Limbah Cangkang Telur

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 00:42
    Permalink

    sangat keren sekali mulai dari kreativitas dapat menyelamatkan bumi.
    dari dua proyek yaitu budidaya tanaman Bidara dan pengolahan minyak jelantah
    keren sekali tetap semangat terus

    Andita Karenina
    SMPN 57 SURABAYA
    Telang bunga cantik yang bikin kita cantik

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 08:23
    Permalink

    Keren banget! Dua siswi SDN Sawunggaling 1 Surabaya, Naziya dan Felychia, membuktikan bahwa kreativitas bisa jadi solusi lingkungan. Naziya menumbuhkan 1.500 bibit tanaman Bidara, sementara Felychia mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Semoga semakin banyak anak muda yang terinspirasi untuk peduli lingkungan! 🌿💡

    Nama:Diky Yulia Efendi
    Sekolah:SMP Negeri 11 Surabaya
    No peserta:459
    Proyek: integrasi pengelolahan air limbah dan konservasi air

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 10:34
    Permalink

    Wah sangat keren sekali Kisah Naziya dan Felychia menjadi bukti bahwa kepedulian lingkungan dapat diwujudkan melalui kreativitas sederhana namun berdampak. Aksi mereka bukan hanya menginspirasi teman sebaya, tetapi juga orang dewasa untuk lebih bijak memanfaatkan potensi alam dan limbah sehari-hari.

    Nama : Ezra Bintang Izdihar Kurniawan
    No peserta : 003
    Sekolah : SD Kyai Ibrahim
    Proyek : Pemanfaatan lahan kosong dan limbah plastik untuk budidaya kemangi

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 11:57
    Permalink

    Sungguh menginspirasi melihat Naziya dan Felychia, dua siswi SDN Sawunggaling 1 Surabaya, berkreasi dengan tanaman Bidara dan minyak jelantah! Mereka membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk peduli lingkungan. Naziya dengan semangat menularkan pembibitan Bidara, sementara Felychia mengubah limbah jelantah menjadi lilin aromaterapi yang bermanfaat. Dukungan dari SDN Sawunggaling 1, terutama Ibu Lia, sangat luar biasa dalam membimbing dan memotivasi mereka. Semoga Naziya dan Felychia terus melaju hingga babak final Pemilihan Putri Lingkungan Hidup Kota Surabaya 2025 dan menjadi inspirasi bagi kita semua untuk lebih kreatif dan peduli pada lingkungan sekitar!

    RAKA MAULANA PRATAMA
    SMPN 25 SURABAYA
    KEAJAIBAN KOMPOS TKK BAGI LINGKUNGAN
    NO. PESERTA:561

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 18:02
    Permalink

    Luar biasa! 🌿👏 Dua siswi ini benar-benar menjadi contoh inspiratif bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai sejak usia muda. 💚 Dengan kreativitas dan semangat tinggi, mereka membuktikan bahwa tindakan kecil pun dapat membawa perubahan besar bagi bumi. 🌎✨ Teruslah menjadi inspirasi bagi teman-teman lain untuk menjaga dan mencintai lingkungan! 🌱💪

    KANAYA DIVANESA AWANDA
    SMP NEGERI 58 SURABAYA
    NO URUT 1388
    JUDUL PROYEK: BARASIMAN
    (BUDIDAYA ALOEVERA PENGUSIR KUMAN

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 20:14
    Permalink

    Luar biasa Naziya dan Felychia, siswi SDN Sawunggaling 1 Surabaya, menunjukkan kepedulian lingkungan lewat proyek kreatif mereka. Naziya membibitkan tanaman Bidara, sedangkan Felychia mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Dukungan sekolah dan semangat keduanya menginspirasi banyak orang untuk peduli dan beraksi menjaga lingkungan.

    Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
    ‎Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).

    ‎Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 22:55
    Permalink

    keren banget aksi yang dilakukan,memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar
    semangat menjalankan proyeknya ya…

    nama:Clarette Isabella Christina Surbakti
    no peserta:174
    SDN jemur wonosari 1
    judul proyek: budidaya lidah mertua

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 23:22
    Permalink

    Keren banget! 🌱 Aksi Naziya dan Felychia ini bukti nyata kalau kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai sejak dini. Ide mereka sederhana tapi impactful — dari tanaman Bidara hingga jelantah yang diubah jadi lilin aromaterapi, semua menunjukkan kreativitas dan semangat cinta bumi yang luar biasa. Semoga jadi inspirasi bagi siswa-siswi lain di Surabaya! 💚✨

    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    🙋🏻Nama: Lintang Pandega Permana
    🏫Sekolah: SMP Negeri 57 Surabaya
    🔢Nomor Peserta: 679
    🌱Proyek: SWEET (Stevia Wellness Eco-friendly Extract Technology)
    💌Penjelasan: Proyek ini adalah proyek yang berfokus membudidayakan tanaman Stevia, yaitu tanaman yang daun nya mengandung rasa manis karna memiliki senyawa tertentu.

    Saya memilih proyek ini karna fenomena isu lingkungan seperti krisis air, degradasi lahan yang disebabkan oleh industri gula konvensional.., maka dari itu saya memilih alternatif gula lain yang lebih ramah lingkungan dan “Stevia” menjadi jawabannya.

    Saya ingin mengenalkan Stevia yang memiliki banyak manfaat ke masyarakat sekitar, rencana kedepannya saya akan menginovasikan Stevia ini menjadi ekstrak gula cair, permen sehat dan ramah lingkungan, teh sehat dengan pemanis alami, serta banyak lagi.
    Dukung aku teruss yaa, sobat hijau! 🥰
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 23:24
    Permalink

    Semangaaat adek-adek…

    Mayfrina Aisyahrani
    SMPN 3 SURABAYA
    PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK BERKELANJUTAN

    Balas
  • Oktober 17, 2025 pada 11:07
    Permalink

    keren banget, Pahlawan lingkungan, selamatkan bumi dengan bijak

    nama: Bara Ikmal Ghani
    sekolah: SMP negeri 38 sby
    nomor peserta: 601
    proyek: mengolah sampah organik🌿

    Balas
  • Oktober 17, 2025 pada 12:43
    Permalink

    Kak Naziya dan kak Felichia sangat menginspirasi. Semangat

    Ayesha Medina
    No Peserta 618
    SDN SEMOLOWARU 1/261
    Maggot bsf si Hewan Ajaib Sahabat Lingkungan

    Balas
  • Oktober 17, 2025 pada 17:46
    Permalink

    Selamat ya Felychia dan Naziya .semangat dan sukses selalu✊

    Naura Adelia Shafiqa Ghozali
    Sdn Tandes Kidul 1 Surabaya
    Pengolahan Limbah cangkang telur
    No.peserta 704

    Balas
  • Oktober 17, 2025 pada 20:04
    Permalink

    semangat kk😻🙌 sukses selalu

    🙋‍♀️: Mazida Shabrina Yasmin
    🏫: SDN Wonokusumo 6 Surabaya
    🔢: 728
    📍: Proyek SERBUK(Serbuk Berproyek Horta)

    Balas
  • Oktober 19, 2025 pada 11:12
    Permalink

    Hebat !
    Semangat dan sukses proyeknya

    Nama: Mikhaela Adeva Abbialya
    No.Peserta: 218
    Sekolah: SDN.Kalisari 2/513 Surabaya.
    Proyek LH: Budidaya tanaman asem jawa dan produk minuman kesehatan tradisional sinom.

    Salam Bumi Pasti Lestari!
    Salam Zero Waste!

    Balas
  • Oktober 20, 2025 pada 07:10
    Permalink

    keren banget, semoga proyeknya sukses

    Nama: Keisya Azellia Putri
    Sekolah: SMPN 38 Surabaya
    Nomor Peserta: 1142
    Judul Proyek: Budidaya Sambung Nyawa
    Penjelasan: Proyek ini bertujuan memanfaatkan lahan kosong di lingkungan sekitar untuk menanam tanaman obat sambung nyawa. Tanaman ini bermanfaat untuk kesehatan dan bisa menjadi alternatif pengobatan alami. Proyek ini juga mengajak masyarakat peduli lingkungan melalui edukasi, daur ulang, dan kegiatan berkebun bersama. Saat ini, penanaman sudah dimulai di rumah dan sekolah, serta dibagikan ke lingkungan sekitar. Target ke depan adalah memperluas penanaman dan melibatkan lebih banyak orang, terutama anak muda, sebagai agen perubahan hijau.

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 15:16
    Permalink

    “Keren banget! 😍 Dari ide sederhana bisa lahir aksi nyata yang menyelamatkan bumi 🌿 Semoga semakin banyak anak-anak yang mengikuti jejak mereka 💪💚 #InspirasiHijau”

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *