Integrasi Pembelajaran Mendalam dalam Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025
Dalam konteks pendidikan abad ke-21, fokus bergeser dari sekadar transmisi informasi (pembelajaran superfisial) menuju Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Pembelajaran mendalam menuntut peserta didik untuk berpikir kritis, mengaitkan pengetahuan dengan konteks dunia nyata, dan menginternalisasi nilai-nilai hingga menghasilkan perubahan perilaku yang berkelanjutan.
Ajang pemilihan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup (Pangput LH) 2025, yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau, merupakan model implementasi ideal dari pendekatan pembelajaran mendalam ini. Program ini tidak hanya menguji pengetahuan lingkungan, tetapi secara fundamental mengubah cara siswa belajar dari pendengar pasif menjadi pencipta solusi aktif. Pangput LH 2025 menjadikan aksi nyata lingkungan sebagai ‘kelas’ dan proyek pribadi sebagai ‘kurikulum’ yang memaksa peserta didik untuk mencapai delapan dimensi kompetensi mendalam.
Sepeti halnya Princess Zelda Ilmiah murid SMPN 29 Surabaya yang saat ini merupakan salah satu finalis putri lingkungan hidup 2025 @tunashijauid yang memiliki proyek “Bobazymepost – Pengolahan Sampah Organik dengan Eco Enzyme dan Kompos”.
Melalui proyeknya ini Princes mengajak teman-temannya di sekolah dan masyarakat untuk cinta trehadap lingkungan melalui pengolahan kembali sampah organik memjadi bahan yang bermanfaat unruk orang banyak..
Didasari atas keprihatinannya akan banyaknya sampah, khususnya sampah organik, yang banyak dijumpai di pasar-pasar, kampung, rumah tangga, dan sekolah, Princess berinisiasi untuk mengolah sampah organik menjadi eco enzyme dan kompos, serta mengajak warga sekolah dan kampung untuk turut serta dalam pengolahan sampah organik.
Di lingkungan SMPN 29 Surabaya, Princess menjadi penggerak pengolahan sampah organik melalui program “One Class, One Takakura” serta “Organic Waste Corner Management.” Aksinya dilakukan dengan mengajak warga sekolah untuk mengumpulkan sampah organik melalui aksi grebek pasar, mengisi sumur komposter, membuat eco enzyme bersama, serta merawat komposter takakura di kelas masing-masing.
Untuk memperluas penanaman karakter cinta lingkungan, sekolah mensupot proyek Princes dengan memfasilitasinya agar dapat mensosialisasikan proyeknya ke sekolah-sekolah yang pada tahun ini tidak ada kandidat pangputnya, agar pembangunan karakter dan budaya cinta lingkungan itu dapat dimasifkan di seluruh pelajar di Kota Surabaya.
Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025 adalah model pendidikan karakter yang efektif karena karena selaras dengan strategi Pembelajaran Mendalam, yaitu melalui aksi nyata berbasis proyek. Program ini telah membuktikan bahwa cara terbaik mengajarkan nilai-nilai kepada generasi muda adalah dengan memberikan mereka masalah nyata dan menantang mereka untuk mencari solusi.
Hasilnya adalah generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh dalam karakter, memiliki etika ekologi, dan terampil dalam kompetensi abad ke-21. Pangput LH 2025 merupakan blueprint ideal bagi sekolah dan institusi lain untuk menerapkan pendidikan karakter dan lingkungan yang benar-benar transformatif dan berkelanjutan.
Penulis: Sulastri Kepala SMPN 29 Surabaya


Semangat ibu sukses selalu
Eno wahyu kamagading
SDN pacarkeling 1/182 surabaya
Eco enzym
452
Semoga SMPN 29 bisa menjadi contoh sekolahan² yang lain yaitu bisa mengolah sampah organik.
Nama : Bisma Saputra
Sekolah : SDN.Karah III
No peserta : 175
Proyek : pestisida nabati kulit bawang merah dan putih serta komposter penyelamat bumi
Sukses selalu Bu
Reynando Yudhistira putra
SDN Wiyung 1 Surabaya
Pengolahan sampah plastik
No peserta 409
Untuk memperluas penanaman karakter cinta lingkungan, kereen
Ibu sangat mendukung pembelajaran deep learning dengan pembangunan karakter sejati lewat aksi nyata, Ibu telah memberikan keteladanan dengan membersihkan sampah meskipun dilihat atau tidak dilihat orang, Ibu sangat tulus memberikan ruang berkembang bagi generasi muda, semoga dengan gerak langkah ketulusan Ibu selalu diberikan kesehatan, Rahmat yang berlimpah dan terus bisa memajukan pendidikan membangun karakter anak Bangsa yang tangguh dan berani berjuang pantang menyerah.. terus melesat di kancah negeri Ibu..
dari Rasio.
Sanggrama Rasio Al Warisyi
SDN Kaliasin 1 Surabaya
Utilization of Eggshell Waste to Green The Eart and Inovate Food Material
Sukses selalu untuk SMPN 29, Bu Sulastri, dan kak Princess..Tetap semangat dalam berkarya demi terciptanya generasi penerus yang semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan dapat mengolah sampah dgn bijak.
Nama : Fathan Alby Andhitama
No : 0037
Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun
Halo sobat hijau 🌳
Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
Salam bumi, pasti lestari 🌱
Sukses selalu,semoga dengan gerak langkah ketulusan ibu selalu di berikan kesehatan,Rahmat yang berlimpah.Tetap semangat dalam berkarya demi terciptanya generasi penerus yang semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan dapat mengolah sampah dengan bijaksana.
Nama: Muhammad Hidayahtullah
Sekolah: SDN KAPASARI 1/292 Surabaya
No Peserta: 145
Proyek: Budidaya Daun Pandan
Wow..
Salam Kenal Bu Sulastri
Sangat mensupport sekali opininya
Semangat selalu juga utk kak Princess yg sangat konsisten dalam beraksi
Salam Bumi Pasti Lestari
Marshall Dastan PR
Sdn. ketabang 1/288
No peserta 207
Project : KOMANDAN ( koleksi Tanaman Pandan)
saya frisdya lanikmaruf isfani dari SMPN 57 Surabaya dengan nomer urut 1382 proyek saya yaitu pengolahan sampah GALBOT (Galon dan botol) sebagai kreasi furnitur dan fashion aksesoris
hal ini menambah edukasi untuk peserta pangput 2025
Masya Allah sekolah yang patut dicontoh dan sangat menginspirasi generasi-generasi hebat karena aksinya yang keren dengan pengolahan sampah organik. Sukses selalu untuk sekolah SMPN 29 Surabaya Ibu Sulastri dan Kak Princess.
Jangan Lupa Intip Proyek saya ya teman-teman.
Saya Muhammad Khabibi Nur Rokhman
Saya adalah Finalis pangeran dan putri lingkungan hidup tahun 2025
No.Peserta 31
Saya dari SDN BANJARSUGIHAN V/617 SURABAYA
Proyek Lingkungan Hidup Saya adalah PESAN OJEC APIK(Pemanfaatan Sampah Non Organik Jadi Ecobrick dan Anyaman Plastik)
Disini saya mengajak semua untuk peduli lingkungan dengan mengurangi sampah plastik karena jumlah sampah plastik semakin banyak salah satunya kemasan sachet yang tidak didaur ulang maka saya memanfaatkannya menjadi barang yang bermanfaat yaitu ecobrick dan anyaman plastik daripada sampah plastik tersebut terbuang begitu saja.
Salam Bumi Pasti Lestari
Salam Sadar Iklim
Salam Zerowaste
Salam Basuma Jaya Jaya Jaya
Pokoe ngeten pun
Sukses selalu untuk SMPN 29 dan kak Princess dengan proyek Bobazym dan One class one takakura. Semangaat ya!!
Nama: Mikhaela Adeva Abbialya
No.Peserta: 218
Sekolah: SDN.Kalisari 2/513 Surabaya.
Proyek LH: Budidaya tanaman asem jawa dan produk minuman kesehatan tradisional sinom.
Sukses selalu ibuu, kerennn, sangat menginspirasii 🤩🤩🤩
KANAYA DIVANESA AWANDA
SMPN 58 SURABAYA
NO URUT: 1388
JUDUL PROYEK: BARASIMAN (BUDIDAYA ALOEVERA PENGUSIR KUMAN)
Program ini memberi inspirasi bahwa pembelajaran bermakna lahir dari aksi nyata, bukan sekadar teori di kelas. Finalis Putri Lingkungan Hidup 2025 dari SMPN 29 Surabaya menunjukkan bahwa pelajar mampu menjadi penggerak perubahan dengan kepedulian dan kerja nyata bagi lingkungan. Teruslah melangkah dan menularkan semangat menjaga bumi kepada lebih banyak orang.
Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).
Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.