Lomba Yel-Yel Surabaya Eco School 2025 Kembali Akan Digelar

Lomba Yel-Yel Surabaya Eco School 2025 siap digelar. Kali ini penyelenggaraannya dalam rangkaian Acara GeLORa 2025 (Gebyar Langgam Orang Madura) dalam memperingati Dies Natalis Universitas Airlangga ke-71.

Lomba yang setiap tahunnya selalu diikuti oleh ribuan anggota tim penampil dan ribuan penonton ini akan dilaksanakan pada hari Minggu, 16 November 2025 di Gedung Airlangga Convention Center Surabaya Kampus C Jl. Dr. Ir. H. Soekarno, Mulyorejo, Kec. Mulyorejo, Surabaya, Jawa Timur 60115, mulai pukul 07.30 WIB – selesai.

Berikut ini adalah ketentuan pelaksanaan lomba:

  1. Tiap tim harus menyertakan surat tugas dari sekolah saat daftar ulang. 1 sekolah 1 tim peserta;
  2. Nomor urut penampilan berdasarkan nomor urut pendaftaran secara online melalui link pendaftaran 
  3. Yel-yel harus mengandung pesan peduli lingkungan hidup “Konservasi Air”, Peduli Iklim” “, “Keluarga Zero Waste” dan “Surabaya Eco School”;
  4. Di antara pesan/lirik harus menyertakan pesan dalam Bahasa Madura dan Bahasa Surabaya; 
  5. Jumlah anggota tim adalah minimal 15 orang dari sekolah yang sama. Tidak ada batasan jumlah maksimal;
  6. Tim yel-yel bisa perpaduan siswa, guru, orang tua dan/atau warga sekolah lainnya;
  7. Tim yel-yel harus menggunakan pernak-pernik daur ulang sampah kering (non organik) karya warga sekolah, serta terdapat nuansa Budaya Madura pada sebagian kostum/pernak-pernik daur ulang yang digunakan;
  8. Alat musik yang diperkenankan untuk digunakan sebagai pengiring yel-yel adalah alat musik yang bukan umum, yaitu alat musik yang berasal dari sampah kering (non organik) yang menghasilkan bunyi-bunyian;
  9. Durasi maksimal penampilan masing-masing tim adalah 5 menit;
  10. Panitia tidak menanggung transportasi dan konsumsi tim yel-yel selama lomba berlangsung;
  11. Pendaftaran ditutup H-7 dari tanggal pelaksanaan melalui link https://bit.ly/Lomba-YelYel-SES2025; 
  12. Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat;
  13. Tim peserta dilarang menghasilkan sampah kemasan makanan dan minuman sekali pakai selama pelaksanaan lomba;
  14. Penggunaan kentongan untuk alat musik diperbolehkan.
  15. Beragam penghargaan khusus disediakan pada lomba ini, di antaranya jumlah anggota tim terbanyak, kostum terunik, yel-yel terheboh, lirik terbaik, dan penghargaan khusus yang lainnya;
  16. Penghitungan waktu dimulai setelah vokal atau alat musik dimainkan.
  17. Dilarang menggunakan kostum/alat musik dari bahan sampah organik;
  18. Penggunaan alat musik yang berpotensi pecah harap disertai alas;
  19. Jeda penampilan akan dilakukan jelang adzan duhur sekaligus istirahat selama maksimal 45 menit. Jeda selanjutnya jelang adzan asyar selama maksimal 20 menit;
  20. Setiap tim harus membersihkan lokasi panggung setelah penampilan masing-masing;
  21. Setiap tim harus memastikan lokasi berkumpul untuk persiapan dalam kondisi bersih dan mendokumentasikannya.

Aspek penilaian lomba adalah sebagai berikut:
1.    Lirik
2.   Gerakan
3.   Kostum daur ulang
4.   Alat musik
5.   Musik 
6.   Harmonisasi
7.   Realisasi zero waste
8.   Partisipasi
9.   Anggota tim terbanyak

Beberapa hal ini termasuk dalam kecurangan dalam pelaksanaan lomba ini: 
1.   Penggunaan alat musik umum
2.   Durasi lebih dari 5 menit
3.   Menggunakan tumbuhan/hewan hidup untuk aksesoris
4.   Satu sekolah lebih dari satu tim 
5.   Menyinggung SARA maupun politik 
6.   Meninggalkan sampah di lokasi berkumpul tim, termasuk panggung setelah penampilan
7.   Memetik tanaman atau mengotori lingkungan atau merusak fasilitas
8.   Menggunakan kemasan non organik makanan/minuman sekali pakai saat di lokasi

Penulis: Mochamad Zamroni

28 thoughts on “Lomba Yel-Yel Surabaya Eco School 2025 Kembali Akan Digelar

  • September 4, 2025 pada 08:00
    Permalink

    Event lomba nya memang keren, namun dalam pelaksanaannya nanti diharapkan tetap memperhatikan lingkungan, yaitu meminimalkan : produksi sampah, perusakan tanaman, maupun penggunaan obyek lingkungan dalam lomba.

    Salam Bumi Pasti Lestari

    Naziya Putri Syafira Ariwibowo
    Nomor peserta 612
    SDN Sawunggaling 1 Surabaya
    Proyek : Budidaya Bidara (No Bi T A)

    Balas
    • September 4, 2025 pada 12:16
      Permalink

      Hexa afzal hermawan
      Sdn wonokusumo 6/45
      Peserta pangeran lingkungan hidup thn 2025 dengan no peserta 421
      Proyek saya adalah budita cabi budidaya tanaman cabai.
      Lomba Yel-Yel Surabaya Eco School 2025 siap digelar. Kali ini penyelenggaraannya dalam rangkaian Acara GeLORa 2025 (Gebyar Langgam Orang Madura) dalam memperingati Dies Natalis Universitas Airlangga ke-71.

      Lomba yang setiap tahunnya selalu diikuti oleh ribuan anggota tim penampil dan ribuan penonton .

      Balas
  • September 4, 2025 pada 08:52
    Permalink

    Seru banget! Lomba yel-yel Arek Suroboyo Eco School 2025 ini jadi ajang yang pas untuk menumbuhkan semangat peduli lingkungan sekaligus menunjukkan kreativitas anak muda Surabaya 🎉🌏. Dengan yel-yel yang penuh energi, pesan menjaga bumi jadi lebih mudah dipahami dan diingat banyak orang. Kegiatan seperti ini bukan hanya hiburan, tapi juga sarana edukasi yang sangat bermanfaat. Salut untuk semua peserta yang sudah tampil dengan penuh semangat!

    Perkenalkan, namaku Aqeel Ataullah Yahyaputra dari SMPN 6 Surabaya. Proyekku berfokus pada ketahanan pangan melalui budidaya tanaman selada 🌱. Semoga kegiatan positif seperti Eco School ini terus berlanjut agar semakin banyak generasi muda yang peduli lingkungan.

    Balas
  • September 4, 2025 pada 12:15
    Permalink

    Event lombanya memang sangat keren namun dalam pelaksanaannya nanti diharapkan tetap memperhatikan lingkungan yaitu meminimalkan produksi sampah,perusakan tanaman ,maupun penggunaan obyek lingkungan dalam lomba

    Balas
  • September 4, 2025 pada 12:49
    Permalink

    Wah seru sekali. Pastinya para peserta dari banyak sekolah ikut berpartisipasi dalam acara ini dan saling adu kreativitas masing-masing. Acara yg sangat menarik dengan tetap menjaga lingkungan. Tunas Hijau so Great👍✨️

    Nama : Fathan Alby A
    Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
    Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Anti Nyamuk.

    Halo sobat hijau 🌳
    Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
    Salam bumi, pasti lestari 🌱

    Balas
  • September 4, 2025 pada 16:58
    Permalink

    Yel yel membutuhkan Ide dan kreativitas yang tinggi. Semangat yang mengikuti lomba yel yel….

    Nama: Sultan Dipasha Alireza
    No peserta: 255
    Sekolah: SDN Margorejo 3

    Balas
  • September 5, 2025 pada 01:21
    Permalink

    Semoga lomba ini semakin memperkuat budaya hijau di Surabaya dan menjadi inspirasi bagi kota-kota lain.

    Mayfrina Aisyahrani
    SMPN 3 SURABAYA
    PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK BERKELANJUTAN

    Balas
  • September 5, 2025 pada 11:27
    Permalink

    Wah seru nya …

    Nama : Siti shofiah
    No peserta : 416
    Dari : SDN Margorejo III/405
    Proyek : Budidaya dan Pemanfaatan Tanaman jahe

    Balas
  • September 5, 2025 pada 12:04
    Permalink

    Keren dan seru sekali lomba yel-yel tahun 2024 ini semoga yel-yel tahun ini bisa lebih seru lagi.
    Terima kasih 🙏 tetap semangat

    Balas
  • September 5, 2025 pada 12:56
    Permalink

    Event ini memang sangat menarik untuk dicoba, mungkin saya akan mengajukan lomba Eco School ini kepada pembina saya bersama teman-teman Peserta Pangput disekolah saya juga.

    🙋‍♀️: Mazida Shabrina Yasmin
    🏫: SDN Wonokusumo 6 Surabaya
    🔢: 728
    📍: Proyek SERBUK(Serbuk Berproyek Horta)

    Proyek yang bertujuan mengurangi limbah sampah serbuk kayu dengan objek yaitu boneka Horta. Apa itu boneka Horta? Boneka Horta adalah boneka yang berisi serbuk kayu dan bermedia tanam pupuk dicampur sedikit sekam dan diberi biji wheatgriss. Nanti akan menghasilkan rumput sehingga menjadi rambut dari boneka horta tersebut.
    Salam bumi pasti lestari👌🌱

    Balas
  • September 5, 2025 pada 14:59
    Permalink

    Event yang sangat keren, dan mengapresiasi kita,

    Nama = Kalyca arij aruna
    Asal sekolah = SMPN 1 SURABAYA
    No = 762
    Nama projek = Verdalya Pandanova (Budidaya tanaman pandan)

    Balas
  • September 5, 2025 pada 16:18
    Permalink

    Nama : Marshall Dastan Putra R
    Sekolah : SDN. Ketabang 1/288 Surabaya.
    No Peserta : 207
    Judul Project : Komandan ( koleksi tanaman Pandan)

    Lomba Yel-yel dari Tunas Hijau selalu memberikan tampilan yang menarik.
    Banyak ide dan kostum serta gerakan yg mendukung tampilan peserta jadi enak dilihat. Juga pesan dalam yel2 tentang kebersihan Lingkungan dapat tersampaikan.
    Jgn lupa tetap jaga kebersihan selama berkegiatan disana yaa.

    Salam
    Komandan Dastan

    Balas
  • September 5, 2025 pada 17:43
    Permalink

    Kreativitas pelajar dalam menyuarakan kepedulian lingkungan lewat yel-yel tentu sangat menginspirasi. Semoga ajang ini bukan hanya meriah di panggung, tapi juga memantik aksi nyata di sekolah dan komunitas. Sukses dan berkah untuk para peserta!

    Nama:Diky Yulia Efendi
    No peserta:459
    Proyek: integrasi pengelolahan air limbah dan konservasi air
    Sekolah:SMP Negeri 11 Surabaya

    Balas
  • September 5, 2025 pada 18:59
    Permalink

    🔥 Wah, lomba Yel-Yel Surabaya Eco School 2025 pasti bakal jadi ajang yang meriah sekaligus penuh inspirasi! 🎉 Dengan nuansa budaya Madura, kreativitas kostum daur ulang, hingga alat musik unik dari sampah kering, acara ini bukan cuma seru tapi juga sarat edukasi lingkungan 🌿.

    Pesan peduli iklim, konservasi air, keluarga zero waste, dan semangat Surabaya Eco School akan semakin kuat ketika ribuan peserta bersuara lantang lewat yel-yel 💚. Ditambah lagi, konsep zero waste selama lomba benar-benar menunjukkan bahwa aksi nyata untuk bumi bisa dimulai dari panggung seni.

    Salut untuk Tunas Hijau, Pemkot Surabaya, dan Universitas Airlangga yang terus menghadirkan inovasi acara edukatif dengan sentuhan budaya ✨. Mari kita dukung bersama agar lomba ini semakin menginspirasi generasi muda untuk menjaga bumi dengan cara kreatif, seru, dan penuh kolaborasi 🙌🌏.

    — Kenzo Anugrah Rahmadhan, SMPN 26 Surabaya
    Peserta Pangeran & Putri Lingkungan Hidup 2025
    #pangeranputrilh2025SMP_567 #SMPN26Surabaya #AksiUntukBumi #Tahap3Lestari

    Balas
  • September 7, 2025 pada 12:55
    Permalink

    Wah lomba yel yel Surabaya eco school sdh dimulai pasti sangat seru dan inspiratif.
    Semangat bagi yg mengikuti 💪🔥

    Nama : Akifa Maulidya
    Sekolah : SDN Tandes Kidul 1
    Nomor Peserta : 698
    Proyek LH : Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • September 7, 2025 pada 19:02
    Permalink

    Wah, pastinya seru sekali acaranya.Lomba Yel-yel ini pasti akan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah dan sekitar.

    Nama : Naura Adelia Shafiqa Ghozali
    Sekolah : Sdn Tandes Kidul 1 Surabaya
    Proyek LH : Pengelolahan limbah cangkang telur
    No.peserta :704

    Balas
  • September 7, 2025 pada 21:49
    Permalink

    Bo-aboohhh
    Lomba se seneng tretan-tretan sorbejeh jiah! 😍
    (Baca dengan logat pak sakerah ye! 😎)

    Salam empak lemak
    (Salam 45 💪🔥)

    AISYAH AVICENA RL
    SMPN 21 SURABAYA
    Project : DATELA GREEN REVITALIZATION
    Proyek yang berfokus pada pemulihan lahan terbengkalai menjadi lahan yang produktif kembali 🌿💚

    Balas
  • September 7, 2025 pada 23:38
    Permalink

    Aksi kreatif anak Indonesia

    Balas
  • September 7, 2025 pada 23:39
    Permalink

    Ajang unjuk kreasi yel yel

    Balas
  • September 8, 2025 pada 09:51
    Permalink

    Pasti Seru banget!, Lucu Banget ,,!! Lomba yel-yel Arek Suroboyo Eco School 2025 ini jadi ajang yang pas untuk menumbuhkan semangat peduli lingkungan sekaligus menunjukkan kreativitas anak muda Surabaya 🎉🌏. Dengan yel-yel yang penuh energi, . Semangat Buat Para semua peserta yang tampil dengan penuh semangat!💪🏼💪🏼
    Nama : Amirna Nur Febyyanti
    Nomer peserta: 702
    Sekolah : SDN TANDES KIDUL 1

    Balas
    • September 18, 2025 pada 08:01
      Permalink

      Setiap tahun Tunas Hijau selalu bikin Event Dan lombanya memang sangat keren,
      Lomba yang ada Pesan peduli iklim, konservasi air, keluarga zero waste, dan semangat Surabaya Eco School akan semakin kuat ketika ribuan peserta bersuara lantang lewat yel-yel. Ditambah lagi, konsep zero waste selama lomba benar-benar menunjukkan bahwa aksi nyata untuk bumi bisa dimulai dari panggung seni. Bukan hanya Lomba pangput tapi Lomba yang berbentuk Musik Dan tarian tentang penghijaun.

      Seandy putri fitriasari
      SDN MoJo III
      Peserta 422

      Balas
  • September 8, 2025 pada 22:42
    Permalink

    Tahun lalu ikut lomba ini di Taman Flora. Semoga tahun ini bisa ikut lg..sangat menyenangkan..berkreasi sambil menjaga lingkungan juga..
    Tevy Janeeta Adriana dati SDN Pakis V/372 Surabaya dengan nomor peserta 498 proyek Tebinora(Tevy Budidaya binahong hijau dan merah)

    Balas
  • September 10, 2025 pada 09:06
    Permalink

    Kuy… ramaikan ya genks..

    Seseru itu menjaga bumi agar tetap lestari..

    Balas
  • September 15, 2025 pada 09:11
    Permalink

    Lomba nya keren ,dan kayak nya seru banget ya ,harus semangat banget gitu

    Nama : Nayla thalita azzahra
    Sekolah : SDN Petemon 9 Surabaya
    Proyek : budidaya lidah buaya

    Balas
  • September 17, 2025 pada 17:07
    Permalink

    Sebagai bagian dari generasi muda yang hidup di tengah tantangan krisis iklim global, saya merasa bahwa lomba yel-yel Surabaya Eco School 2025 ini bukan sekadar ajang kreativitas, tetapi juga wahana pendidikan transformatif berbasis aksi nyata. Keterlibatan ribuan pelajar dalam menyuarakan nilai “konservasi air”, “peduli iklim”, dan “keluarga zero waste” menunjukkan bahwa isu lingkungan dapat disampaikan secara masif, kreatif, dan menyenangkan.

    Mengintegrasikan budaya lokal seperti Bahasa Jawa dan Bahasa Suroboyoan dalam yel-yel bukan hanya memperkaya ekspresi peserta, tetapi juga memperkuat identitas ekologis yang berbasis kearifan lokal. Ini sejalan dengan prinsip environmental citizenship yang mendorong pelajar tidak hanya memahami isu lingkungan secara global, tetapi juga bertindak secara lokal dengan karakter budaya mereka sendiri.

    Yang menarik adalah penekanan pada penggunaan kostum dan alat musik berbahan daur ulang. Ini mengajarkan prinsip circular economy secara langsung kepada pelajar. Kami belajar bahwa limbah bisa punya nilai, dan bahwa seni serta budaya dapat menjadi media kampanye paling efektif untuk mengubah perilaku masyarakat.

    Sebagai peserta lomba tahun ini melalui proyek “EcoGeniuz Pillow & Mangrove Warrior,” saya melihat panggung yel-yel sebagai ruang advokasi lingkungan yang inklusif. Kami tidak hanya tampil, tetapi juga menegaskan suara kami sebagai pelajar yang sadar iklim, siap berinovasi, dan mampu menginspirasi.

    Saya mengapresiasi adanya aspek penilaian seperti realisasi zero waste dan larangan penggunaan kemasan sekali pakai. Ini membuktikan bahwa lomba ini tidak hanya menilai tampilan, tetapi juga konsistensi etika dan praktik berkelanjutan yang nyata.

    Harapan saya, kegiatan seperti ini bisa direplikasi di tingkat nasional bahkan internasional. Kita butuh lebih banyak ruang partisipasi anak-anak dan remaja dalam menyuarakan penyelamatan bumi, dengan cara yang mereka sukai dan pahami.

    Nama: Harley Fatahillah Yodhaloka Sunoto
    Sekolah: SMP Negeri 1 Surabaya
    No. Urut: 451
    Nama Proyek: EcoGeniuz Pillow & Mangrove Warrior

    Balas
  • September 26, 2025 pada 14:51
    Permalink

    Seru banget! Lomba yel-yel Arek Suroboyo Eco School 2025 ini jadi ajang yang pas untuk menumbuhkan semangat peduli lingkungan sekaligus menunjukkan kreativitas anak muda Surabaya, menambah kan kesan menjadi generasi yang memiliki keterampilan dan berbakat. Hal ini menjadikan motivasi kita lhoo

    saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris

    Balas
  • September 26, 2025 pada 14:53
    Permalink

    Seru banget! Lomba yel-yel Arek Suroboyo Eco School 2025 ini jadi ajang yang pas untuk menumbuhkan semangat peduli lingkungan sekaligus menunjukkan kreativitas anak muda Surabaya, menambah kan kesan menjadi generasi yang memiliki keterampilan dan berbakat. Hal ini menjadikan motivasi kita lhoo

    saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris🤩🤩

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 23:16
    Permalink

    Lomba ini sangat Bermanfaat menjadikan anak-anak kota Surabaya kreatif, dan mencintai budaya bangsa Indonesia.
    Nama : AMIRNA NUR FEBYYANTI
    Nomer Peserta: 702
    Sekolah: SDN TANDES KIDUL 1
    Proyek : Mengelolah Limbah Cangkang Telur

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *