“Merdeka dari Sampah -2” Webinar Nasional Seri#260, Sabtu (13/9/2025)

Sampah bukan hanya masalah, tetapi juga peluang. Melalui ekonomi sirkular, sampah bisa diolah menjadi sumber daya baru: plastik daur ulang, pupuk organik, atau energi terbarukan. Merdeka dari Sampah berarti terciptanya lapangan kerja hijau, usaha kreatif berbasis daur ulang, dan kemandirian ekonomi warga.

Generasi muda perlu dididik sejak dini untuk memahami masalah sampah dan solusi pengelolaannya. Sekolah dan kampus berperan sebagai pusat pembelajaran perilaku ramah lingkungan. “Merdeka dari Sampah” dalam aspek ini berarti menanamkan kesadaran kritis dan inovasi pada generasi penerus bangsa.

Dengan teknologi modern, sampah bisa diubah menjadi energi, bahan bakar, atau produk baru yang bernilai tinggi. Inovasi digital juga membantu dalam pemetaan, pengumpulan, hingga daur ulang. “Merdeka dari Sampah” berarti memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk solusi yang efisien dan berkelanjutan.

Tunas Hijau bersama Forum Kota Surabaya Sehat serta Badan Riset & Inovasi Nasional Republik Indonesia menyelenggarakan Webinar Nasional seri#260 “Merdeka Dari Sampah – 2” yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 13 September 2025 pukul 12.00 – 15.00 WIB melalui Zoom dan Live YouTube “Tunas Hijau ID”.

Webinar ini akan menghadirkan narasumber ahli dari Badan Riset & Inovasi Nasional RI, yaitu:
1.⁠ ⁠ Dr. Sri Wahyono, S.Si., M.Si.
2.⁠ ⁠Dr. Tri Martini Patria, S.P., M.Si.

Webinar ini juga akan menghadir narasumber praktik baik, yang merupakan para belia pengolah sampah dengan capaian lebih dari 1 ton dari aksi selama 3 bulan terakhir, yaitu:
1.⁠ ⁠Jasmine Azzahra Abqoriah – SDN Tambaksari I Surabaya
2.⁠ ⁠Muhammad Fikri Alamsyah SDN Airlangga I Surabaya
3.⁠ ⁠Fakhrie Zhafran Khairy – SDN Margorejo I Surabaya
4.⁠ ⁠Reynando Yudhistira Putra – SDN Wiyung I Surabaya
5.⁠ ⁠I Made Satria Dharma Wishnu – SDN Ketabang I Surabaya
6.⁠ ⁠Bisma Saputra – SDN Karah III Surabaya
7.⁠ ⁠Falisha Misha Alkhansa – SDN Rangkah VI Surabaya
8.⁠ ⁠Rudhy Syahputra Alam – SMPN 11 Surabaya

Moderator webinar ini adalah dua orang pemuda produktif dan peduli lingkungan hidup, yaitu:
1.⁠ ⁠Khoirota Nurin (Mahasiswi Jurusan Biologi Unesa; Putri 2 Lingkungan Hidup 2019)
2.⁠ ⁠Zahra Zahiyah Pasah (siswa SMAN 14 Surabaya; Putri 3 LH 2024)

Webinar ini terbuka untuk umum. Pendaftarannya gratis melalui link https://bit.ly/merdeka-dari-sampah-2-2025
Setiap peserta terdaftar dan mengisi link daftar hadir akan mendapatkan e-sertifikat. (*)

35 thoughts on ““Merdeka dari Sampah -2” Webinar Nasional Seri#260, Sabtu (13/9/2025)

  • September 13, 2025 pada 16:43
    Permalink

    Sungguh luar biasa untuk webinar hari ini penjelasan dari para Nara sumber yang sangat luar biasa dan para moderator yang hebat hebat bisa untuk menginspirasi calon pangeran putri lh 2025
    Terima kasih pada kakak kakak tunas hijau sudah menjadikan anak bangsa yang telah peduli dengan sampah
    Salam bumi pasti lestari
    Siap
    Peduli
    Produktif
    Anti rebahan mendunia
    Nama : Azzahra Dita shifara
    Sekolah : SDN Nginden jangkungan 1surabaya
    No peserta : 434

    Balas
  • September 14, 2025 pada 08:28
    Permalink

    Terima kasih ilmunya ..
    Melalu webinar ini, banyak sekali ilmu yang didapat terutama mengenai memahami masalah sampah dan solusi pengelolaannya.

    Nama : Siti shofiah
    Dari : SDN MARGOREJO III/405
    No peserta : 416
    Proyek : Budidaya dan Pemanfaatan Tanaman Jahe

    Balas
  • September 14, 2025 pada 11:02
    Permalink

    Kemarin saya juga melihat webinar ini sangat bermanfaat dan menginspirasi untuk mengolah sampah dengan bijak 😁. Saat webinar ada teman teman pangput yang menjelaskan proyek nya sangat seru 😘‼️.
    Nama: Adinda Quenza Ramadhani
    Sekolah: SDN KANDANGAN 1 Surabaya
    No peserta: 224
    Judul proyek: Terong 🍆 dilahan sempit solusi hijau 💚 untuk sekolah mandiri pangan 🏫

    Balas
  • September 15, 2025 pada 09:00
    Permalink

    Dari webinar ini saya belajar banyak hal untuk mendaur ulang sampah dan cara mengolah sampah yang berguna ,terima kasih banyak untuk webinar kali ini ,bisa berbagi ilmu yang berguna

    Nama: Nayla thalita azzahra
    Asal Sekolah : SDN Petemon 9
    Proyek : budidaya lidah buaya

    Balas
  • September 15, 2025 pada 10:29
    Permalink

    Messa Eko Putri – 018 Merdeka bukan hanya soal sejarah.
    Merdeka juga berarti bebas dari tumpukan sampah, krisis iklim, dan pola pikir yang tak peduli bumi.

    Lewat Webinar Nasional #260, kita belajar, berdiskusi, dan bergerak bersama untuk #MerdekaDariSampah!

    Balas
  • September 15, 2025 pada 13:46
    Permalink

    Saya juga mengikuti Webinar Nasional ini. Sungguh menginspirasi para peserta Pangput LH 2025 yg juga pengusaha belia, serta narasumber yang memberikan informasi jelas sehingga menambah ilmu pengetahuan saya. Terima kasih Tunas Hijau karena selalu mengadakan Webinar yg bermanfaat ✨️

    Nama : Fathan Alby A
    Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
    Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Anti Nyamuk.

    Halo sobat hijau 🌳
    Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
    Salam bumi, pasti lestari 🌱

    Balas
  • September 16, 2025 pada 13:06
    Permalink

    “Merdeka dari Sampah -2” Webinar Nasional Seri#260, Sabtu (13/9/2025)

    Tunas hijau 🌱selalu menginspirasi masyarakat agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan untuk keseimbangan alam ..

    Nama : Naysia Aqila Andriani
    Sekolah : SDN Ngagelrejo3
    No peserta: 428
    Proyek budi daya sereh

    proyek tanaman sereh dengan hasil olahan Sereh lemon dan wedang uwuh

    🌱Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_

    Balas
  • September 17, 2025 pada 05:10
    Permalink

    Mengikuti webinar kemarin sangat sangat bermanfaat untuk saya.

    Terus menginspirasi

    Respati syafiq Wijaya
    405
    SDN wiyung 1 surabaya
    Memanfaatkan cangkang telur sebagai pupuk organik

    Balas
  • September 17, 2025 pada 12:18
    Permalink

    Dengan mengikuti webinar ini saya mendapat banyak informasi tentang bagaimana mengolah sampah yang baik. hal ini juga yang menjadi inspirasi saya untuk mengajak lebih banyak lagi masyarakat untuk mengolah sampah dengan baik.

    Nama : M Varel Yoga
    Sekolah : SDN Sidosermo I/427
    Proyek : Pemanfaatan galon dan botol bekas untuk budidaya tanaman sirig gading
    No peserta: 369

    Balas
  • September 17, 2025 pada 12:21
    Permalink

    terimakasih sudah menjadi inspirasi banyak pihak terutama kami yang masih perlu bimbingan dalam mengolah sampah. yuk teman-teman yang lain semangat untuk mengolah sampah yaa..

    Nama : Cindy Aulia Izzatunnisa
    Sekolah : SDN Sidosermo I/427
    Proyek : Pengolahan minyak jelantah
    No peserta: 636

    Balas
  • September 17, 2025 pada 12:24
    Permalink

    Kalian Kereen banget kakak kakak. semoga semakin banyak yang terinspirasi untuk melakukan pengolahan sampah secara berkelanjutan ya. yuk teman-teman kita juga lebih banyak lagi mengolah sampah.

    Nama : Janneta Aimy
    Sekolah : SDN Sidosermo I/427
    Proyek : Budidaya bunga telang
    No peserta: 638

    Balas
  • September 17, 2025 pada 12:27
    Permalink

    Usaha pengolahan sampah yang sangat menginspirasi. ayo teman-teman kita juga lebih banyak lagi mengajak masyarakat untuk melakukan pengolahan sampah ya.

    Nama : Nazifa Yusrina
    Sekolah : SDN Sidosermo I/427
    Proyek : Budidaya Tanaman Sereh
    No peserta: 644

    Balas
  • September 17, 2025 pada 16:04
    Permalink

    Webinar ini sangat membuka wawasan saya bahwa sampah bukan sekadar masalah, tapi juga peluang besar bagi masa depan bumi dan masa depan generasi muda seperti saya. Ketika saya mendengar istilah “Merdeka dari Sampah”, saya tidak lagi membayangkan sekadar bebas dari tumpukan sampah, tetapi juga membayangkan bagaimana Indonesia bisa menjadi negara yang mandiri secara ekonomi melalui daur ulang dan inovasi lingkungan.

    Saya sangat terinspirasi oleh para narasumber muda yang berhasil mengolah lebih dari 1 ton sampah hanya dalam waktu tiga bulan. Rasanya luar biasa melihat anak-anak SD dan SMP seperti Kak Jasmine, Kak Fakhrie, Kak Rudhy dan lainnya sudah bisa menciptakan dampak nyata di lingkungan mereka. Itu jadi motivasi buat saya untuk semakin semangat menjalankan proyek EcoGeniuz Pillow yang mengolah limbah plastik jadi bantal ramah lingkungan, dan Mangrove Warrior yang menanam pohon mangrove sebagai bagian dari restorasi pesisir.

    Saya juga menyukai bagian webinar yang membahas teknologi modern dan ekonomi sirkular. Saya jadi tahu bahwa sampah bisa diubah jadi energi, bahan bakar, bahkan produk dengan nilai tinggi. Bagi saya, itu artinya generasi muda harus siap dengan ilmu pengetahuan dan kreativitas untuk menjawab tantangan perubahan iklim dengan solusi nyata dan berkelanjutan.

    Terima kasih Tunas Hijau dan semua pihak yang sudah menghadirkan acara ini. Semoga semakin banyak webinar seperti ini yang bisa menjembatani antara riset, aksi nyata, dan semangat perubahan dari generasi muda untuk bumi yang lebih baik.

    Nama: Harley Fatahillah Yodhaloka Sunoto
    Sekolah: SMP Negeri 1 Surabaya
    Nomor Urut: 451
    Nama Proyek: EcoGeniuz Pillow dan Mangrove Warrior

    Balas
    • September 25, 2025 pada 16:39
      Permalink

      Kita Peserta Pangeran Dan Putri Lingkungan Hidup, Mari bergandeng tangan bersama sama menjadi pejuang lingkungan dengan berbagai macam proyek lingkungan dari para peserta yang dijalani. Aksi kecil kita akan membawa perubahan besar bagi Bumi ini.
      Semangat Terus para pejuang lingkungan dengan Aksi Nyata.Dan Jangan lelah untuk menyelamatkan Bumi.

      Salam buat Kak Harley
      Dengan proyek eco geniuz pillow yang luar biasa keren mendaur ulang sampah anorganik

      FAKHRIE ZHAFRAN KHAIRY

      Balas
  • September 19, 2025 pada 19:53
    Permalink

    🌿✨ Luar biasa! Webinar Merdeka dari Sampah – 2 ini membuktikan bahwa sampah bukan akhir, melainkan awal dari peluang besar. Melalui ekonomi sirkular, sampah bisa berubah menjadi energi, pupuk, hingga produk bernilai tinggi. 💡♻️

    Salut juga untuk para narasumber belia yang sudah mampu mengolah lebih dari 1 ton sampah hanya dalam 3 bulan! Ini bukti nyata bahwa generasi muda bisa jadi motor perubahan menuju Indonesia bebas sampah. 🇮🇩🔥

    Dengan sinergi antara riset, inovasi, pendidikan, dan aksi nyata, mimpi Merdeka dari Sampah bukan hal mustahil. Mari bersama-sama wujudkan masa depan hijau, sehat, dan berkelanjutan. 🌍💚

    Salam semangat,
    Kenzo Anugrah Rahmadhan – Peserta 567, SMPN 26 Surabaya 🌱
    #pangeranputrilh2025SMP_567 #SMPN26Surabaya #AksiUntukBumi #Tahap4Lestari

    Balas
  • September 25, 2025 pada 16:13
    Permalink

    Merdeka Dari Sampah.
    Adalah salah satu tujuan semua orang.
    Agar dapat mewujudkan tujuan itu .kita tidak hanya sekedar bebas dari sampah , krisis iklim .Dengan pemanfaatan sampah organik, daur ulang dan inovasi lingkungan. Berbagai cara pengolahan sampah yang baik dan menjadi Solusi Nyata menjaga lingkungan .
    Sampah bisa berubah menjadi tanah yang subur , pupuk, kompos dan menunjang ekonomi sirkular. Yang bernilai jual.

    FAKHRIE ZHAFRAN KHAIRY
    SDN Margorejo 1/403 Surabaya
    No Peserta: 253
    Proyek: Pengolahan Sampah Organik Dapat Memberikan Nutrisi Pada Tanaman

    Balas
  • September 26, 2025 pada 14:23
    Permalink

    Generasi muda perlu dididik sejak dini untuk memahami masalah sampah dan solusi pengelolaannya. Sekolah dan kampus berperan sebagai pusat pembelajaran perilaku ramah lingkungan. “Merdeka dari Sampah” dalam aspek ini berarti menanamkan kesadaran kritis dan inovasi pada generasi penerus bangsa🤩🤩

    saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris

    Balas
    • Oktober 17, 2025 pada 12:56
      Permalink

      Semangat olah sampah sendiri
      Supaya kota Surabaya bersih
      Ayesha Medina
      No Peserta 618
      SDN SEMOLOWARU 1/261
      Maggot bsf si Hewan Ajaib Sahabat Lingkungan

      Balas
  • September 26, 2025 pada 14:23
    Permalink

    Generasi muda perlu dididik sejak dini untuk memahami masalah sampah dan solusi pengelolaannya. Sekolah dan kampus berperan sebagai pusat pembelajaran perilaku ramah lingkungan. “Merdeka dari Sampah” dalam aspek ini berarti menanamkan kesadaran kritis dan inovasi pada generasi penerus bangsa🤩🤩
    sangatt bermanfaat bagi kehidupan kedepannya

    saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris

    Balas
  • September 29, 2025 pada 21:31
    Permalink

    Sangat luar biasa! Webinar kali ini membuktikan bahwa sampah bukanlah akhir, melainkan awal dari peluang besar. Melalui ekonomi sirkular, sampah bisa berubah menjadi energi, pupuk, hingga produk bernilai tinggi.

    Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
    ‎Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).

    ‎Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.

    Balas
  • Oktober 5, 2025 pada 18:00
    Permalink

    Sangat luar biasa! Webinar kali ini membuktikan bahwa sampah bukanlah akhir, melainkan awal dari peluang besar. Melalui ekonomi sirkular, sampah bisa berubah menjadi energi, pupuk, hingga produk bernilai tinggi.

    nama ibrahim tubagus maulana
    sekolah sdn jemur wonosari 1
    judul proyek pengolahan minyak jelantah
    no peserta 115

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 21:21
    Permalink

    Webminar ini sangat bermanfaat buat kita agar sampah apabila diolah bisa memiliki nilai ekonomis juga. Lingkungan terjaga dan menghasilkan pemasukan,

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 23:02
    Permalink

    Semangat merdeka dari sampah!!!

    Naziya Putri Syafira Ariwibowo
    SDN Sawunggaling 1/382
    Nomor peserta 612
    Nama proyek : NoBiTA

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 13:49
    Permalink

    Merdeka dari sampah berarti bertanggung jawab secara kolektif dan individual melalui aksi nyata untuk mengurangi, memilah, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah. Serta mengubah pola pikir agar lebih peduli terhadap lingkungan.

    Akifa Maulidya – 698
    SDN Tandes Kidul 1
    Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 20:26
    Permalink

    Sampah bukan hanya masalah, tetapi juga peluang. Melalui ekonomi sirkular, sampah bisa diolah menjadi sumber daya baru….
    Melalui webinar ini saya belajar banyak hal baru….
    Terimakasih semua narasumber webinar, terus menginspirasi ya…

    Nama : Princess Zelda Ilmiah (210)
    Sekolah : SMPN 29 Surabaya
    Project : BobaZymePost (Bahan Organik Serbaguna untuk Eco Enzyme dan Kompos

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 23:55
    Permalink

    Semoga Dari Narasumber Peserta Pangput LH 2025 Bisa Membawakan informasi dan panutan contoh buat anak-anak sekarang yang lebih sering main Hp.
    Generasi muda perlu dididik sejak dini untuk memahami masalah sampah dan solusi pengelolaannya. Sekolah dan kampus berperan sebagai pusat pembelajaran perilaku ramah lingkungan. “Merdeka dari Sampah” dalam aspek ini berarti menanamkan kesadaran kritis dan inovasi pada generasi penerus bangsa.
    Nama : AMIRNA NUR FEBYYANTI
    Nomer Peserta: 702
    Sekolah: SDN TANDES KIDUL 1
    Proyek: Mengelolah Limbah Cangkang Telur

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 01:06
    Permalink

    webinar nya sangat bermanfaat dari sini dapat belajar bahwa sampah bukan hanya masalah namun dari sampah juga menjadi salah satu peluang untuk mendapatkan penghasilan

    Andita Karenina
    SMPN 57 SURABAYA
    Telang bunga cantik yang bikin kita cantik

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 07:44
    Permalink

    Sampah telah menjadi masalah besar yang dihadapi oleh masyarakat modern. Setiap hari, jumlah sampah terus bertambah, mencemari tanah, air, dan udara. Untuk mengatasinya, muncul sebuah gerakan yang menginspirasi banyak orang, yaitu gerakan Zero Waste — sebuah gaya hidup dan upaya bersama untuk mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah agar tidak berakhir di tempat pembuangan akhir.

    Gerakan Zero Waste sangat penting karena mengajarkan kita untuk lebih bijak dalam menggunakan sumber daya alam. Dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membawa wadah sendiri, memilah sampah organik dan anorganik, serta mendaur ulang barang yang masih bisa digunakan, kita ikut menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi pencemaran.

    AISYAH AVICENA RL
    SMPN 21 SURABAYA
    Project : DATELA GREEN REVITALIZATION

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 08:04
    Permalink

    Keren banget tema webinar-nya: “Merdeka dari Sampah”. Bukan cuma ngomongin masalahnya, tapi juga ngajak orang ikut aksi nyata. Semoga makin banyak orang yang sadar bahwa tanggung jawab terhadap sampah itu nggak bisa cuma dibebankan ke pemerintah aja.

    Nama:Diky Yulia Efendi
    Sekolah:SMP Negeri 11 Surabaya
    No peserta:459
    Proyek: integrasi pengelolahan air limbah dan konservasi air

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 17:40
    Permalink

    Terimakasih tunas hijau…
    Sudah mengadakan webinar dan memberikan materi materi yg bermanfaat untuk lingkungan kedepannya
    KANAYA DIVANESA AWANDA
    SMP NEGERI 58 SURABAYA
    NO URUT 1388
    JUDUL PROYEK: BARASIMAN
    (BUDIDAYA ALOEVERA PENGUSIR KUMAN

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 23:13
    Permalink

    Webinar “Merdeka dari Sampah” (Seri 260, Sabtu 13-9-2025) menjadi ruang diskusi penting untuk meningkatkan kesadaran dan aksi terhadap persoalan sampah nasional. Semoga dari kegiatan ini muncul langkah konkret untuk mewujudkan lingkungan bersih dan bebas sampah.

    Mayfrina Aisyahrani
    SMPN 3 SURABAYA
    PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK BERKELANJUTAN

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 23:33
    Permalink

    Artikel ini keren banget! 🌱 Konsep “Merdeka dari Sampah” bener-bener membuka mata bahwa sampah bisa jadi peluang ekonomi dan inovasi. Edukasi sejak dini dan penerapan teknologi modern juga jadi kunci penting untuk menciptakan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan! 💪♻️

    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    🙋🏻Nama: Lintang Pandega Permana
    🏫Sekolah: SMP Negeri 57 Surabaya
    🔢Nomor Peserta: 679
    🌱Proyek: SWEET (Stevia Wellness Eco-friendly Extract Technology)
    💌Penjelasan: Proyek ini adalah proyek yang berfokus membudidayakan tanaman Stevia, yaitu tanaman yang daun nya mengandung rasa manis karna memiliki senyawa tertentu.

    Saya memilih proyek ini karna fenomena isu lingkungan seperti krisis air, degradasi lahan yang disebabkan oleh industri gula konvensional.., maka dari itu saya memilih alternatif gula lain yang lebih ramah lingkungan dan “Stevia” menjadi jawabannya.

    Saya ingin mengenalkan Stevia yang memiliki banyak manfaat ke masyarakat sekitar, rencana kedepannya saya akan menginovasikan Stevia ini menjadi ekstrak gula cair, permen sehat dan ramah lingkungan, teh sehat dengan pemanis alami, serta banyak lagi.
    Dukung aku teruss yaa, sobat hijau! 🥰
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚

    Balas
  • Oktober 17, 2025 pada 18:07
    Permalink

    Sampah bukan hanya masalah, tetapi juga peluang. Melalui ekonomi sirkular, sampah bisa diolah menjadi sumber daya baru: plastik daur ulang, pupuk organik, atau energi terbarukan.
    Generasi muda perlu dididik sejak dini untuk memahami masalah sampah dan solusi pengelolaannya.Dengan teknologi modern, sampah bisa diubah menjadi energi, bahan bakar, atau produk baru yang bernilai tinggi

    Naura Adelia Shafiqa Ghozali
    Sdn Tandes Kidul 1 Sby
    Pengolahan limbah cangkang telur
    No.peserta 704

    Balas
  • Oktober 19, 2025 pada 18:22
    Permalink

    Mengolah sampah dengan baik akan mengurangi pencemaran lingkungan, semangat buat teman teman semua!!

    Nama: Mikhaela Adeva Abbialya
    No.Peserta: 218
    Sekolah: SDN.Kalisari 2/513 Surabaya.
    Proyek LH: Budidaya tanaman asem jawa dan produk minuman kesehatan tradisional sinom.

    Salam Bumi Pasti Lestari!
    Salam Zero Waste!

    Balas
  • Oktober 20, 2025 pada 18:57
    Permalink

    Nama Gede Kesawa Desvananda Sasmita
    No Peserta 595
    Judul Proyek Biobox Maggot Solusi Daur Upang Sampah organik rumah tangga menjadi Emas Hitam

    Webinar ini luar biasa! Menghadirkan para ahli dan generasi muda penggerak lingkungan menunjukkan bahwa semangat perubahan bisa tumbuh dari edukasi dan aksi nyata. Program ini bukan sekadar berbicara soal sampah, tetapi juga bagaimana mengubahnya menjadi peluang ekonomi dan inovasi hijau. Dengan kolaborasi antara lembaga riset, sekolah, dan komunitas, cita-cita menuju Indonesia yang mandiri dan berkelanjutan semakin terasa nyata.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *