“Merdeka dari Sampah” Webinar Nasional Seri#258, Sabtu (30/8/2025)
Merdeka dari Sampah berarti bebas dari pencemaran yang merusak tanah, air, dan udara. Sampah yang dikelola dengan baik tidak lagi menumpuk di TPA, tidak hanyut ke sungai, dan tidak menambah beban ekosistem laut. Lingkungan yang bersih menjamin keberlanjutan sumber daya alam dan menjaga keanekaragaman hayati.
Sampah yang menumpuk menjadi sarang penyakit, seperti demam berdarah, diare, dan infeksi. “Merdeka dari Sampah” berarti terbebas dari ancaman kesehatan akibat polusi plastik mikro, limbah medis, maupun makanan basi yang dibuang sembarangan. Dengan pengelolaan sampah yang benar, masyarakat bisa menikmati kualitas hidup yang lebih sehat.
Kebebasan dari sampah juga berarti membangun budaya baru: budaya bersih, disiplin memilah, serta tanggung jawab bersama. “Merdeka dari Sampah” menumbuhkan solidaritas antarwarga melalui gerakan bank sampah, gotong royong bersih lingkungan, hingga kampanye edukasi yang membentuk kebiasaan baru dari rumah hingga sekolah.
Tunas Hijau bersama Forum Kota Surabaya Sehat, Departemen Teknik Lingkungan ITS Surabaya dan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, serta didukung oleh PT Dharma Lautan Utama menyelenggarakan Webinar Nasional Seri#258 “Merdeka dari Sampah” pada Sabtu, 30 Agustus 2025 pukul 12.00 – 15.00 WIB melalui Zoom dan Live YouTube “Tunas Hijau ID”.
Webinar ini akan menghadirkan narasumber ahli sebagai berikut:
1. Agus Rusly, S.Pi.,M.Si. (Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular KLH)
2. Deqi Risqivia Radita, ST, MS (Dosen Teknik Lingkungan ITS)
Narasumber praktik baik juga dihadirkan pada webinar ini. Mereka adalah para belia yang bahkan sudah menjadi pengusaha pengolahan sampah, yaitu:
3. Dewangga Prestian (Pengusaha peternakan dengan pakan maggot – Siswa SD Al-Hikmah Surabaya)
4. Sanggrama Rasio A. (Pengusaha belia olahan cangkang telur – Siswa SDN Kaluasin I Surabaya)
5. Fani Anggraeni N. P. (Pengusaha belia olahan sampah anorganik – Siswi SMPN 56 Surabaya)
6. Mayfrina Aisyahrani (Pengusaha belia – Siswi SMPN 3 Surabaya)
7. Cinta Syafaat (Pengusaha belia olahan limbah tekstil – Siswi SMPN 40 Surabaya)
8. Niken Wulan R. (Pengusaha belia olahan eceng gondok – Siswi SMPN 24 Surabaya)
Webinar ini terbuka umum dan pendaftarannya gratis melalui: https://bit.ly/merdeka-dari-sampah-2025
Setiap peserta terdaftar dan mengisi link presensi akan mendapatkan e-sertifikat. (*)


“Luar biasa! 💚 Webinar Merdeka dari Sampah benar-benar menjadi pengingat bahwa kebebasan sejati bukan hanya lepas dari penjajahan, tapi juga dari tumpukan sampah yang membelenggu bumi kita. 🌍🔥
Acara ini keren banget karena tidak hanya menghadirkan para ahli lingkungan, tapi juga pengusaha belia inspiratif yang membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk berkarya dan menyelamatkan alam. ♻️💪
Dari maggot hingga olahan cangkang telur, setiap ide membawa harapan baru menuju Indonesia yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. 🌿✨
Salut untuk Tunas Hijau dan semua kolaborator yang terus menyalakan semangat #MerdekaDariSampah — karena bumi merdeka dimulai dari kita yang peduli! 🇮🇩🌱
#TunasHijauID #AksiHijau #ZeroWaste #GenerasiPeduliLingkungan #EkonomiSirkular #BebasDariSampah”
Ayo dukung program ini dengan mengurangi penggunaan produk berbahan dasar plastik dan mengolah sampah plastik menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis.
Nama : Fatimah Nawal Rahman
Asal Sekolah : SD Negeri Balongsari 1/500 Surabaya
No. Peserta: 026
Daur ulang sampah Anorganik menjadi produk kerajinan.
Upaya: Mengurangi sampah anorganik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan.
Yuk semangat olah sampah mandiri
Demi kota kita tercinta
Ayesha Medina
No Peserta 618
SDN SEMOLOWARU 1/261
Maggot bsf si Hewan Ajaib Sahabat Lingkungan
Mari kita upayakan negri Indonesia bisa merdeka dari sampah.
That’s not easy, but we can do it together.
Naziya Putri Syafira Ariwibowo
Nomor 612
SDN Sawunggaling 1 / 382
Proyek NoBiTA
dari webinar ini kita dapat mengetahui bahwasannya sampah yang tidak di olah dengan baik akan mencemari lingkungan dari situ merdeka dari sampah jadi kita dapat merdeka dari penyakit polusi udara
Andita Karenina
SMPN 57 SURABAYA
Telang bunga cantik yang bikin kita cantik
Tunas Hijau dkk. menyelenggarakan Webinar Nasional “Merdeka dari Sampah” pada 30 Agustus 2025, menghadirkan ahli (Agus Rusly, Deqi Risqivia Radita) dan pengusaha muda pengolahan sampah (Dewangga Prestian, Sanggrama Rasio A., Fani Anggraeni N. P., Mayfrina Aisyahrani, Cinta Syafaat, Niken Wulan R.). Webinar membahas bebas pencemaran, penyakit, serta membangun budaya bersih dalam pengelolaan sampah
RAKA MAULANA PRATAMA
SMPN 25 SURABAYA
KEAJAIBAN KOMPOS TKK BAGI LINGKUNGAN
NO. PESERTA:561
“Merdeka dari Sampah” Webinar Nasional Seri#258, Sabtu (30/8/2025)
kegiatan yang sangat keren sekali, selain menambah ilmu pengetahuan juga bermanfaat untuk
Lingkungan yang bersih menjamin keberlanjutan sumber daya alam dan menjaga keanekaragaman hayati
Tunas hijau 🌱selalu menginspirasi masyarakat agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan untuk keseimbangan alam ..
Nama : Naysia Aqila Andriani
Sekolah : SDN Ngagelrejo3
No peserta: 428
Proyek budi daya sereh
proyek tanaman sereh dengan hasil olahan Sereh lemon dan wedang uwuh
🌱Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_
“merdeka dari sampah”,merdeka dari sampah adalah hal yang keren,biasanya sampah di sepelekan dengan masyarakat, tapi aslinya jika sampah dijual,atau di olah bisa menjadi barang yang berguna dan berkualitas
nama:Clarette Isabella Christina Surbakti
no peserta:174
SDN jemur wonosari 1
judul proyek: budidaya lidah mertua
Merdeka dari sampah berarti kita harus melakukan aksi nyata untuk mengurangi, memilah, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah. Serta mengubah pola pikir agar lebih peduli terhadap lingkungan.
Akifa Maulidya – 698
SDN Tandes Kidul 1
Budidaya organik tanaman kale
Merdeka dari Sampah berarti bebas dari pencemaran yang merusak tanah, air, dan udara.
Dengan pengelolaan sampah yang benar, masyarakat bisa menikmati kualitas hidup yang lebih sehat.
Naura Adelia Shafiqa Ghozali
Sdn Tandes Kidul 1 Sby
Pengolahan limbah cangkang telur
No peserta 704