Perubahan Besar Dimulai dari Rumah Kecil Kami

Bagi kami selaku orang tua peserta pangeran dan putri lingkungan sangat bangga bisa terlibat dan ikut serta dalam semua aksi kegiatan lingkungan yang diselengarakan oleh Tunas Hijau. 

Di sini kita jadi lebih mengetahui yang awalnya sampah itu cuma kita buang di tong sampah dan anggapan kita sudah selesai, ternyata dampak di balik itu ada ancaman besar bagi lingkungan. 

Suatu kesempatan bagi kami, untuk berfikir dan merencanakan bagaimana masalah lingkungan itu bisa kita selesaikan dari kebiasan kita sehari-hari. 

Perlu aksi nyata yang harus kita kerjakan sehingga bisa menjadi percontohan bagi masyarakat, bahwa merawat lingkungan itu tidaklah susah dan tidak perlu mahal. 

Seperti halnya yang kita kerjakan dalam proyek ini, sampah yang kita ambil tidak langsung hilang dan bersih akan tetapi kita tunjukan proses demi proses langkah demi langkah cara mengolahnya. Dari sampah kita olah menjadi pupuk tanaman, tanaman kita olah untuk ketahanan pangan hingga menjadi berkah. 

Harapan besar kami, aksi nyata sederhana yang kita lakukan ini bisa di ikuti semua kalangan masyarakat karena mudah dan semua pasti bisa melakukannya. 

Sampah bisa berharga tapi tidak semua orang bisa menghargainya. Dengan mengolah sampah secara baik dan benar kita bisa ambil manfaatnya. 

Salam Lestari 🍃
Salam Berkelanjutan ♻️

Penulis: Rina Apriyanti, Orang Tua Finalis Putri Lingkungan Hidup 2025 Mayfrina Aisyahrani

18 thoughts on “Perubahan Besar Dimulai dari Rumah Kecil Kami

  • Desember 3, 2025 pada 10:32
    Permalink

    Semangat kak may dan keluarga ..
    Reynando Yudhistira putra
    SDN Wiyung 1 Surabaya
    Pengolahan sampah plastik

    Balas
  • Desember 3, 2025 pada 11:30
    Permalink

    Semangat selalu bunda may sekeluarga. Betul banget ya mengolah sampah itu di mulai dari keluarga. Kecil yang kita lakukan ternyata berdampak untuk lingkungan sekitar.
    Carissa Putri Fatihasari
    SDN Sidotopo wetan V
    No.peserta : 674
    Proyek SANCA ( sampah Anorganik Carissa)

    Balas
  • Desember 3, 2025 pada 12:58
    Permalink

    Keren sekali mam, keluarga yang sangat kompakkkk,, sangat menginspirasi sekali sukses selalu yaa mamanya kak meyfrina untuk proyeknya
    Nama Felychia Rosalina Putri
    SDN Sawunggaling 1/382 Surabaya
    Dengan Pengolahan Limbah Minyak Jelantah

    Balas
  • Desember 3, 2025 pada 13:25
    Permalink

    Keren semoga bermanfaat

    Balas
  • Desember 3, 2025 pada 13:42
    Permalink

    Peran orang tua dalam membersamai putra putri sangat diperlukan. Peduli dimulai dari diri sendiri dan keluarga.
    Sukses selalu buat kak mayfrina , beserta keluarga.

    FAKHRIE ZHAFRAN KHAIRY
    SDN Margorejo 1/403 Surabaya
    No Peserta 253
    Proyek Pengolahan Sampah Organik Dapat Memberikan Nutrisi Pada Tanaman

    Balas
  • Desember 3, 2025 pada 15:57
    Permalink

    MasyaAllah.. sungguh keluarga yang sangat kompak dan saling bahu membahu untuk menjaga lingkungan. Keluarga yang selalu semangat dan menginspirasi atas aksi2 nyata yang telah dilakukan.

    Nama : Ezra Bintang Izdihar Kurniawan
    No.Peserta : 003
    Sekolah : SD Kyai Ibrahim
    Proyek : Pemanfaatan lahan kosong dan limbah plastik untuk budidaya kemangi.

    Balas
  • Desember 3, 2025 pada 16:55
    Permalink

    Luar biasa, keluarga yang sangat kompak dan baik untuk di contoh yang selalu menjaga lingkungan dan menginspirasi untuk kita semuanya.
    Nama: Muhammad Hidayahtullah
    Sekolah: SDN KAPASARI 1/292 Surabaya
    No Peserta: 145
    Proyek: Budidaya Daun Pandan

    Balas
  • Desember 3, 2025 pada 20:21
    Permalink

    Semangat teman teman finalis, kita berjuang demi Bumi pasti lestari, tidak ada aku atau kamu yang ada hanya kita, mari kita anti rebahan untuk kebaikan bumi

    Balas
  • Desember 3, 2025 pada 22:59
    Permalink

    Nama:Raka maulana pratama
    Sekolah:SMPN 25 SURABAYA
    No.peserta:561
    Proyek:keajaiban kompos tkk bagi lingkungan

    Luar biasa! Tulisan ini benar-benar menunjukkan bagaimana keterlibatan orang tua dalam kegiatan Pangeran & Putri Lingkungan membawa dampak besar, bukan hanya bagi anak tetapi juga bagi keluarga. Cara Ibu/Bapak melihat sampah dari sudut pandang baru bukan sekadar sesuatu yang dibuang, tetapi sesuatu yang bisa diolah dan memberi manfaat sangat menginspirasi.

    Proses yang dijalani dari mengumpulkan sampah, mengolahnya menjadi pupuk, hingga memanfaatkannya untuk ketahanan pangan adalah contoh nyata bahwa aksi sederhana bisa membawa perubahan besar. Semoga praktik baik ini bisa menggerakkan lebih banyak masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan mulai dari hal kecil.

    Balas
  • Desember 3, 2025 pada 23:23
    Permalink

    Luar biasa keren sampah tuntas dari rumah,
    terus semangat dalam mengolah sampah, terus menjadi inspirasi bagi masyarakat

    Saya Ni Luh Gd Kt Keyva Richie Valerina Atmaja
    Sekolah SMPN 6 Surabaya
    judul Proyek Budidaya Lemongrass
    Nomor peserta 1392

    Balas
  • Desember 5, 2025 pada 12:06
    Permalink

    masyaallah artikel ini sangat bermanfaat sekali,karena banyak sekali dikampung sekitar saya ini sampah rumah itu masi dibuang sembarangan,nah dengan artikel ini saya nanti bisa mensosialisasikan
    dikampung sayatentang sampah rumah tuntas dri rumah agar nanti nya bisa berdampak yg positif untuk lingkungan disekitar kita…🤩

    NAMA:DIAJENG PUTRI PAMBAYUN
    SEKOLAH:SMP NEGERI 46 SURABAYA
    PROYEK:~SAMILA~
    NO PESERTA:1260

    Balas
  • Desember 7, 2025 pada 07:35
    Permalink

    Keren kak Mayfrina..Tetap semangat dalam berkarya dan sukses selalu✨️

    Nama : Fathan Alby A
    Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
    Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun

    Halo sobat hijau 🌳
    Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
    Salam bumi, pasti lestari 🌱

    Balas
  • Desember 7, 2025 pada 22:09
    Permalink

    Sekali lagi langkah besar itu dimulai dari langkah kecil di rumah. Jadi jangan tunda lagi, ayo pilih dan olah sampah sendiri agar lingkungan tetap lestari.
    Nama : Fatimah Nawal Rahman
    Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500 Surabaya
    No. Peserta : 026
    Pencapaian : 1.793,75 kg

    Daur ulang sampah An Organik menjadi produk kerajinan
    Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan

    Balas
  • Desember 9, 2025 pada 10:25
    Permalink

    Nayla Thalita Azzahra
    No Peserta : 524
    SDN Petemon IX
    Judul Proyek : Lets Go to Bali Badung ( Ayo Budidaya Lidah Buaya dengan Produk Unggulan )

    Ya, aksi kepedulian lingkungan sangat bisa dimulai dari rumah dengan kebiasaan sederhana seperti memilah dan membuang sampah dengan benar, menghemat energi dan air, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menanam tanaman, yang semuanya bisa diajarkan sejak dini kepada anak-anak untuk membangun kesadaran jangka panjang.

    Balas
  • Desember 9, 2025 pada 13:04
    Permalink

    Keereen sekali
    Semua tim keluarga saling support hingga project dapat terus berjalan dengan baik
    Semangat terus ya kak may

    Salam Komandan

    Marshall Dastan PR
    Sdn. Ketabang 1/288
    No peserta 207
    Judul. Project : KOMANDAN

    Balas
  • Desember 10, 2025 pada 15:03
    Permalink

    Keren Mam Kak Mayfrina, kalian sungguh kompak. Sukses selalu 👍🥰

    Akifa Maulidya (698)
    SDN Tandes Kidul 1
    Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • Desember 14, 2025 pada 06:59
    Permalink

    Keren keluarga yang selalu semangat dalam mengolah sampah.
    Eno wahyu kamagading
    SDN pacarkeling 1/182 surabaya
    Eco enzym
    452

    Balas
  • Desember 16, 2025 pada 14:26
    Permalink

    Wah keren sekali Mayfrina dan mama, Selalu menginspirasi dalam melestarikan lingkungan sekitar, Semoga tetap sukses ya melestarikan lingkungan bersama keluarga

    Almahyra Danesh Syaquila
    Nomer urut 278
    Judul proyek Budimalang
    Sdn Ketabang 1/288

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *