Surabaya Catat Rekor MURI Lewat Penyuluhan TBC Serentak di 1.361 RW

Semangat kolaborasi warga menjadi kunci keberhasilan Surabaya mencatatkan rekor baru di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama masyarakat berhasil menyelenggarakan penyuluhan Tuberkulosis (TBC) serentak di 1.361 Rukun Warga (RW) se-Kota Surabaya pada Kamis (28/8/2025).

Acara yang dipusatkan di Balai RW 3 Kelurahan Jambangan, Kecamatan Jambangan, ini mengusung tema “Merdeka TBC” dan menjadi bagian dari upaya percepatan eliminasi TBC di Kota Pahlawan pada tahun 2030.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa upaya mengatasi TBC tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah. “Indonesia masih menjadi negara nomor dua dengan penderita TBC terbanyak, karena itulah kami tidak bisa menyelesaikannya sendiri melainkan harus ada sinergi dan kerjasama. Maka dari itu, kami membentuk Kampung Pancasila untuk melibatkan RT, RW hingga Kader Surabaya Hebat (KSH) supaya bisa memantau setiap rumah dan bergerak bersama melakukan sosialisasi dan pencegahan TBC,” ujar Eri.

Ia juga menyampaikan bahwa penghargaan MURI ini adalah simbol kolaborasi seluruh warga Surabaya. “Rekor MURI hari ini menunjukan bahwa Kota Surabaya tidak dibangun oleh satu orang, tetapi Surabaya bergerak maju bersama seluruh warganya. Surabaya dimiliki oleh warganya karena yang melakukan sosialisasi adalah dari warga untuk warga,” terangnya.

Selain itu, Eri berpesan agar masyarakat tidak memberikan stigma negatif kepada penderita TBC. “Jika ada yang batuk, sarankan pakai masker dan periksa ke Puskesmas. Dengan sinergi dan empati, Kami optimis dapat menekan angka TBC dan mencapai target eliminasi pada tahun 2030,” ungkapnya.

Partisipasi masyarakat dalam acara ini juga terlihat dari kehadiran 8 orang anak-anak penggiat Tunas Hijau yang mengatasnamakan Generasi Muda Peduli Tuberculosis. Mereka ikut serta menyemarakkan penyuluhan TBC serentak di Balai RW 3 Jambangan.

Kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Nanik Sukristina, dengan didampingi para orang tua, mereka menyampaikan kesiapan untuk mendukung gerakan Merdeka TBC kepada teman sebaya dan tetangga di lingkungan sekitarnya.

8 anak itu adalah Trisha Maulidina Azarine (SMPN 5), Fani Anggraeni Nabila Putri (SMPN 56), Bisma Saputra (SDN Karah III), Fakhrie Zhafran Khairy (SDN Margorejo I), Raihanah Augustin Kirani (SDN Margorejo I), Falisha Misha Alkhansa (SDN Rangkah VI), Muhammad Varel Yoga Kriswanto (SDN Sidosermo I), dan Janeeta Aimy Humaira (SDN Sidosermo I).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, menambahkan bahwa kegiatan ini melibatkan sekitar 27.000 kader kesehatan, masing-masing bertanggung jawab atas 20 rumah. Menurutnya, langkah ini juga sejalan dengan konsep Kampung Pancasila.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyebarkan informasi pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan TBC, serta menghilangkan stigma negatif terhadap penderita. Kami ingin memastikan TBC tidak lagi menjadi penyakit yang menakutkan,” tegas Nanik.

Sementara itu, Senior Manager MURI, Andre Purwandono, menyampaikan alasan penghargaan diberikan kepada Pemkot Surabaya. “Jadi ini merupakan salah satu kegiatan yang masuk ke dalam kategori MURI yaitu bersifat superlatif segala sesuatu yang dapat dihitung. Yang menjadi penilaian dari MURI ini adalah banyaknya RW yang melakukan penyuluhan TBC dan baru pertama kali di Indonesia,” pungkas Andre. (*/Zamroni)

69 thoughts on “Surabaya Catat Rekor MURI Lewat Penyuluhan TBC Serentak di 1.361 RW

  • Agustus 28, 2025 pada 22:15
    Permalink

    Alhamdulillah Saya (Bisma Saputra) dapat berkontribusi dalam kegiatan acara Penyuluhan TBC serentak sebagai penggiat Generasi Muda Peduli Tubercolosis, semoga Masyarakat Surabaya terbebas dari penyakit Tubercolosis ini. Dan Tunas Hijau dapat selalu berperan serta dalam mendukung program pemkot. Terima kasih.
    Nama : Bisma Saputra
    No peserta : 175
    Sekolah : SDN. Karah III Surabaya
    Proyek : Keajaiban kulit bawang merah dan putih menjadi pestisida serta komposter penyelamat bumi.

    Balas
    • Agustus 30, 2025 pada 16:04
      Permalink

      Merdeka TBC, kegiatan sosialisasi serentak ini bertujuan untuk memberi edukasi atau penyuluhan kepada warga Surabaya agar tahu cara pencegahan, deteksi dini dan pengobatan penyakit TBC.

      Nama : Fathan Alby A
      Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
      Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Anti Nyamuk.

      Halo sobat hijau 🌳
      Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
      Salam bumi, pasti lestari 🌱

      Balas
      • Agustus 31, 2025 pada 17:33
        Permalink

        saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris

        sungguh sangat bermanfaatt❤❤

        Balas
    • Agustus 31, 2025 pada 17:19
      Permalink

      saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris

      kerennnn dan bermanfaat❤❤

      Balas
  • Agustus 28, 2025 pada 23:07
    Permalink

    Mengikuti kegiatan penyuluhan serentak Merdeka TBC membuat saya semakin mengetahui akan apa itu TBC, dampak dan pencegahannya. TOSS (Temukan Tuberkolosis Obati Sampai Sembuh)

    Raihanah Augustin Kirani
    SDN MARGOREJO 1/403
    UTAK-ATIK LIMBAH TEKSTIL
    NO.Peserta 410

    Balas
    • Agustus 29, 2025 pada 00:04
      Permalink

      Alhamdulillah semoga ilmunya bermanfaat dan bisa memberi penyuluhan kepada masyarakat sekitar maupun teman teman terdekat.
      Eno wahyu kamagading (452)
      SDN pacarkeling 1/182 surabaya
      Eco enzym

      Balas
      • September 1, 2025 pada 04:13
        Permalink

        Selamat Kota Surabaya, telah memecahkan rekor MURI Lewat Penyuluhan TBC Serentak di 1.361 RW, suatu prestasi yang sangat luar biasa 🩵

        Menjadi kota bebas TBC (Tuberkulosis) adalah cita-cita penting bagi setiap daerah, karena penyakit ini masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia. TBC menular melalui udara, sehingga ketika satu orang terinfeksi dan tidak mendapat pengobatan tepat, risiko penyebaran kepada keluarga maupun lingkungan sekitar sangat tinggi. Dampaknya bukan hanya pada kesehatan, tetapi juga pada produktivitas masyarakat, biaya pengobatan, serta kualitas hidup.

        Kota yang bebas TBC berarti masyarakatnya terlindungi dari rantai penularan, anak-anak bisa tumbuh sehat tanpa ancaman penyakit menular kronis, dan tenaga kerja dapat lebih produktif tanpa terganggu oleh sakit berkepanjangan. Upaya menuju kota bebas TBC juga mencerminkan kesadaran kolektif, dimana masyarakat aktif melakukan pemeriksaan dini, pengobatan tuntas, serta menjaga lingkungan yang sehat.

        Selain itu, keberhasilan suatu kota dalam mengendalikan TBC akan menjadi teladan bagi daerah lain. Hal ini menunjukkan bahwa kesehatan publik adalah pondasi utama pembangunan—karena tanpa masyarakat yang sehat, pembangunan ekonomi, pendidikan, dan sosial tidak bisa berjalan optimal.

        Dengan bergotong royong, kepedulian antarwarga, serta dukungan penuh pemerintah dan tenaga kesehatan, mewujudkan kota bebas TBC bukanlah sekadar harapan, tetapi tujuan nyata demi terciptanya generasi yang sehat, produktif, dan berkualitas.

        Salam,
        AISYAH AVICENA RL
        SMPN 21 SURABAYA
        Project : DATELA GREEN REVITALIZATION
        Proyek yang berfokus pada pemilihan lahan terbengkalai menjadi lahan yang produktif kembali 🌿💚

        Balas
    • Agustus 31, 2025 pada 17:34
      Permalink

      saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris

      sangat menginspirasi❤❤

      Balas
  • Agustus 29, 2025 pada 04:28
    Permalink

    Pentingnya mengedukasi dan mengenal penyakit TBC dan. bagaimana langkah langkah pencegahannya,
    saya selalu membawa Tumbler tempat minum yg tidak bergantian dengan orang lain dan selalu menggunakan masker, langkah kecil kita dalam memproteksi diri dalam pencegahan TBC
    saya Ni Luh Gd Kt Keyva Richie Valerina Atmaja
    sekolah SMPN 6 Surabaya
    judul proyek Budidaya Lemongrass.
    nomor peserta 1392

    Balas
    • Agustus 31, 2025 pada 17:34
      Permalink

      saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris

      berkomentar bahwa hal ini dapat menginspirasi bahwa pentingnya bagi kami para remaja muda untuk merawat❤❤

      Balas
  • Agustus 29, 2025 pada 04:33
    Permalink

    keren Surabaya mendapatkan rekor Muri dalam penyuluhan serentak oleh kader kader hebat

    Nama : Ni Luh Gede Reva Dealove Valentcia Atmaja
    SMPN 35 Surabaya
    Nomo peserta 1130
    judul proyek Budidaya Rosella

    Balas
    • Agustus 31, 2025 pada 17:35
      Permalink

      saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris

      berkomentar bahwa hal ini dapat menginspirasi bahwa pentingnya bagi kami para remaja muda untuk merawat dan membersihkan lingkungan❤❤

      Balas
      • Agustus 31, 2025 pada 17:35
        Permalink

        saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris

        kegiatan ini snagat bermanfaat❤❤

        Balas
        • September 7, 2025 pada 23:44
          Permalink

          Edukasi untuk pentingnya menjaga kesehatan

          Balas
        • September 7, 2025 pada 23:45
          Permalink

          Edukasi untuk menjaga kesehatan

          Balas
  • Agustus 29, 2025 pada 06:16
    Permalink

    Terimakasih kepada kepala Dinas Kesehatan yang telah memberikan kesempatan kepada kami , Terimakasih kepada Bapak Walikota Surabaya dan Terimakasih yang tak terhingga kepada Team Tunas Hijau yang menjembatani kami, Dalam bagian
    kegiatan serentak Penyuluhan TBC agar Surabaya merdeka TBC.
    Kami jadi mengetahui apa itu TBC , Gejala dan cara mencegahnya .
    Agar kita bisa menjadi generasi muda yang Sehat.
    Dengan TOSS ( Temukan Tubbercolosis Obati Sampai Sembu). Merdeka TBC.

    FAKHRIE ZHAFRAN KHAIRY
    SDN Margorejo 1/403 Surabaya
    No Peserta: 253
    Proyek: Pengolahan Sampah Organik Dapat Memberikan Nutrisi Pada Tanaman

    Balas
  • Agustus 29, 2025 pada 08:43
    Permalink

    Temukan tuberkulosis obati sampai sembuh..
    Reynando Yudhistira putra
    SDN Wiyung 1 Surabaya
    No peserta 409
    Pengolahan sampah plastik

    Balas
  • Agustus 29, 2025 pada 09:54
    Permalink

    Selamat untuk Surabaya atas pencapaian rekor MURI penyuluhan TBC serentak. Kolaborasi warga dan pemerintah ini menjadi bukti nyata bahwa gotong royong adalah kunci keberhasilan dalam mewujudkan masyarakat sehat dan bebas TBC.

    Nama : Isvara Nareswari Aryanto
    Dari : SDN Kaliasin 1
    No peserta : 206
    Proyek : Budidaya Tanaman Pacar Air

    Balas
  • Agustus 29, 2025 pada 11:13
    Permalink

    ” Surabaya catat rekor MURI lewat penyuluhan TBC serentak di 1.361 RW”
    Kerennn🤩🤩.
    Nama: Adinda Quenza Ramadhani
    Sekolah: SDN KANDANGAN 1 Surabaya
    No peserta: 224
    Judul proyek: Terong 🍆 dilahan sempit, solusi hijau 💚 untuk sekolah mandiri pangan 🏫

    Balas
  • Agustus 29, 2025 pada 11:43
    Permalink

    Rekor MURI ini menunjukan bahwa Kota Surabaya tidak dibangun oleh satu orang, tetapi Surabaya bergerak maju bersama seluruh warganya. Surabaya dimiliki oleh warganya karena yang melakukan sosialisasi adalah dari warga untuk warga.Semangatt kawan2 semua semoga yang menjadi perwakilan dapat memanfaatkan ilmu yang didapatkan.

    Nama : Ezra Bintang Izdihar Kurniawan
    No.peserta : 003
    Judul proyek : Pemanfaatan lahan kosong dan limbah plastik untuk budiday kemangi

    Balas
    • Agustus 31, 2025 pada 17:36
      Permalink

      Surabaya catat rekor MURI lewat penyuluhan TBC serentak di 1.361 RW”
      Kerennn!!
      saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris
      ❤❤

      Balas
      • Oktober 5, 2025 pada 18:32
        Permalink

        Surabaya catat rekor MURI lewat penyuluhan TBC serentak di 1.361 RW”
        Kerennn!!

        nama ibrahim tubagus maulana
        sekolah sdn jemur wonosari 1
        judul proyek pengolahan minyak jelantah
        no peserta 115

        Balas
  • Agustus 29, 2025 pada 13:45
    Permalink

    wowwww keren sekaliii,ilmunyaa sangat manfaatkan sekali..,dan saya juga jadi menambah ilmu pengetahuan TBC,cara mencegah nya,gejala-gejalanya…,terimakasih banyakkk yaaa,SEMANGATT🤩

    Balas
    • September 4, 2025 pada 09:04
      Permalink

      “Luar biasa! Surabaya berhasil mencatatkan rekor MURI dengan penyuluhan TBC serentak di 1.361 RW 👏. Upaya masif ini menunjukkan keseriusan pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran tentang kesehatan. Penyuluhan seperti ini penting karena TBC masih menjadi tantangan besar, dan dengan edukasi langsung ke warga, penanganannya bisa lebih efektif. Salut untuk kolaborasi semua pihak yang sudah berperan serta dalam pencapaian ini, sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain.

      Perkenalkan, aku Aqeel Ataullah Yahyaputra dari SMPN 6 Surabaya. Proyekku tentang ketahanan pangan dengan cara budidaya tanaman selada 🌱. Semoga semakin banyak kegiatan positif seperti ini yang membawa manfaat besar bagi masyarakat.”

      Balas
  • Agustus 29, 2025 pada 18:35
    Permalink

    Menurut Laporan Global Tuberculosis Report 2024, Indonesia menduduki peringkat kedua dunia untuk kasus TBC, dengan estimasi 1,09 juta kasus dan 125 ribu kematian per tahun. Setiap 5 menit, dua warga Indonesia meninggal karena TBC.
    Hingga 25 Agustus 2025, hanya sekitar 508.994 kasus yang tercatat sekitar 47 % dari total estimasi menandakan masih banyak kasus belum terdeteksi.
    Dari sini kita bisa tau bahwa sudah waktunya kita semua khususnya generasi emas bangsa untuk mulai menyadari, mengedukasi, menjaga dan melindungi diri kita dan masyarakat dari penyakit TBC.

    Nama: ASSIFA BENING LARASATI
    Nomer peserta:1164
    Sekolah: SMPN 40 SURABAYA
    Proyek: pengolahan tutup botol

    Balas
  • Agustus 30, 2025 pada 05:57
    Permalink

    Keren Surabaya ..
    Terima kasih ilmunya ..

    Nama : Siti shofiah
    No peserta : 416
    Dari : SDN Margorejo III/405
    Proyek : Budidaya dan Pemanfaatan Tanaman Jahe

    Balas
  • Agustus 30, 2025 pada 10:13
    Permalink

    Hexa afzal hermawan
    Sdn wonokusumo 6/45 surabaya
    Peserta pangeran lingkungan hidup thn 2025 dengan no peserta 421
    Proyek saya adalah budita cabi budidaya tanaman cabai.
    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, menambahkan bahwa kegiatan ini melibatkan sekitar 27.000 kader kesehatan, masing-masing bertanggung jawab atas 20 rumah. Menurutnya, langkah ini juga sejalan dengan konsep Kampung Pancasila.

    Balas
  • Agustus 30, 2025 pada 18:40
    Permalink

    saya juga mengikuti aksi penyuluhan TBC serentak yang diadakan semua RW sekota Surabaya dan yang dibuka oleh bapak Eri cahyadi

    nama: Fernanda Salma Basiru
    sekolah: SDN krembangan selatan VII
    no.peserta:306
    proyek: budidaya lidah buaya

    Balas
  • Agustus 30, 2025 pada 19:07
    Permalink

    Penyebab TBC atau Tuberculosis adalah daya tahan tubuh yang lemah dan kekurangan vitamin. Makan -makanan 4 sehat 5 sempurna. Terkadang banyak orang yang sudah makan makanan 4 sehat 5 sempurna tapi masih terkena TBC. Itu karena mereka terlalu sering. memakan makanan berbumbu-bumbu pedas dan nyelekit ditenggorokan, dan sering minum es. Mari wujudkan kota bebas TBC sampai negeri bebas TBC.

    🙋‍♀️: Mazida Shabrina Yasmin
    🏫: SDN Wonokusumo 6 Surabaya
    🔢: 728
    📍: Proyek SERBUK(Serbuk Berproyek Horta)

    Balas
  • Agustus 30, 2025 pada 21:18
    Permalink

    Luar biasa! Rekor MURI ini bukan sekadar pencapaian, tapi bukti nyata bahwa kolaborasi warga dan pemerintah mampu membawa perubahan besar. Penyuluhan TBC serentak di seluruh RW menunjukkan semangat gotong royong Surabaya dalam mewujudkan kota sehat dan bebas TBC di masa depan

    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    🙋🏻Nama: Lintang Pandega Permana
    🏫Sekolah: SMP Negeri 57 Surabaya
    🔢Nomor Peserta: 679
    🌱Proyek: SWEET (Stevia Wellness Eco-friendly Extract Technology)
    💌Penjelasan: Proyek ini adalah proyek yang berfokus membudidayakan tanaman Stevia, yaitu tanaman yang daun nya mengandung rasa manis karna memiliki senyawa tertentu.

    Saya memilih proyek ini karna fenomena isu lingkungan seperti krisis air, degradasi lahan yang disebabkan oleh industri gula konvensional.., maka dari itu saya memilih alternatif gula lain yang lebih ramah lingkungan dan “Stevia” menjadi jawabannya.

    Saya ingin mengenalkan Stevia yang memiliki banyak manfaat ke masyarakat sekitar, rencana kedepannya saya akan menginovasikan Stevia ini menjadi ekstrak gula cair, permen sehat dan ramah lingkungan, teh sehat dengan pemanis alami, serta banyak lagi.
    Dukung aku teruss yaa, sobat hijau! 🥰
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚

    Balas
  • Agustus 31, 2025 pada 10:25
    Permalink

    Pentingnya mengedukasi dan mengenal penyakit TBC dan. bagaimana langkah langkah pencegahannya,
    saya selalu membawa Tumbler tempat minum yg tidak bergantian dengan orang lain dan selalu menggunakan masker, langkah kecil kita dalam memproteksi diri dalam pencegahan TBC

    Nama : Muhammad Raffa Zamzani
    Asal sekolah : SMPN 9 Surabaya
    Nomor peserta : 697
    Judul proyek : Budidaya Bunga Telang Dan Pemanfaatannya

    Balas
  • Agustus 31, 2025 pada 10:58
    Permalink

    Merdeka TBC kegiatan sosialisasi serentak ini bertujuan untuk memberi edukasi atas penyuluhan kepada warga Surabaya agar tahu cara pencegahan deteksi dini dan pengobatan penyakit TBC.
    Nama: Muhammad Hidayahtullah
    Sekolah: SDN KAPASARI 1/292 Surabaya
    No Peserta: 145
    Proyek: Budidaya Daun Pandan

    Balas
  • Agustus 31, 2025 pada 11:18
    Permalink

    Keren sekalii!! Rekor MURI penyuluhan TBC serentak di 1.361 RW ini menunjukkan kepedulian melawan TBC. Ribuan kader turun langsung ke warga jadi bukti nyata bahwa melawan TBC bukan sekadar program, melainkan gerakan bersama menuju kota yang semakin maju.

    Nama : Nayla Nafisa Nufi
    Sekolah : SMPN 11 Surabaya
    Proyek : Budidaya Kombucha

    Balas
  • Agustus 31, 2025 pada 13:35
    Permalink

    TBC merupakan penyakit menular yang sembuh nya relatif lama. Pengobatannya harus jangka panjang. Program Merdeka TBC merupakan program pencegahan penyakit TBC berupa penyuluhan ke tingkat rumah tangga.

    Nama: Sultan Dipasha Alireza
    No peserta:255
    Sekolah: SDN Margorejo 3
    Projek: Pengolahan Minyak Jelantah diubah menjadi sabun

    Balas
  • Agustus 31, 2025 pada 15:16
    Permalink

    Rekor MURI bukan sekadar prestasi, melainkan bukti nyata kepedulian bersama. Sinergi RT, RW, kader kesehatan, hingga generasi muda menjadi fondasi penting untuk mencapai target eliminasi TBC 2030 dengan empati, edukasi, dan aksi berkesinambungan.

    Johanna Adreena Pasha
    SMPN 3 Surabaya
    No.1074
    Budidaya Aloevera sebagai bahan sabun antiseptik

    Balas
  • Agustus 31, 2025 pada 20:41
    Permalink

    Nama Sanggrama Rasio Al Warisyi
    Proyek pemanfaatan limbah cangkang telur untuk hijaukan bumi dan innovasi bahan pangan. Selamat untuk surabaya atas pencapaiannya jangan terus menyerah yaaa💪💪💪

    Balas
  • Agustus 31, 2025 pada 21:04
    Permalink

    Wih, keren parah Surabaya! 💪🏽 Kota kita nggak cuma bikin rekor MURI, tapi juga tunjukin komitmen serius dalam memberantas TBC. Salut buat gotong royong pemerintah, kader kesehatan, dan masyarakat semoga langkah ini jadi contoh buat kota lain juga! 👏🌟

    Nama:Diky Yulia Efendi
    Proyek: integrasi pengelolahan air limbah dan konservasi air
    No peserta:459
    Sekolah: SMP Negeri 11 Surabaya

    Balas
  • September 1, 2025 pada 07:21
    Permalink

    Keren tercatat dalam rekor Muri👍🏻
    Surabaya pancen ok
    Jasmine Azzahra Abqoriah SDN TAMBAKSARI 1 SURABAYA (690)

    Balas
  • September 1, 2025 pada 13:41
    Permalink

    Nama : Tisya Ayodya Prameswari
    Nomer :006
    Judul proyek : ECOZY
    Capaian :
    Telah mengolah sampah organik kulit buah sebanyak 670,4 kg

    Balas
  • September 1, 2025 pada 18:17
    Permalink

    Merdeka dari penyakit TBC juga merupakan salah satu tujuan bangsa yang perlu diwujudkan. Karena dengan masyarakat yang sehat, akan menjadikan bangsa kita juga sehat.

    Naziya Putri Syafira Ariwibowo
    Nomor Peserta 612
    SDN Sawunggaling 1 Sby
    Proyek : No Bi T A (Inovasi Bidara Tumbuh Alami)

    Balas
  • September 1, 2025 pada 21:38
    Permalink

    wow keren sekali

    nama: Andita Karenina
    asal sekolah: Smp Negeri 57 Surabaya
    no urut: 1.376
    judul proyek: Telang bunga cantik yang bikin kita cantik

    Balas
  • September 2, 2025 pada 12:42
    Permalink

    Saya bangga menjadi bagian dari warga Surabaya yang terus bergerak maju bersama. Kegiatan penyuluhan TBC serentak di 1.361 RW adalah bukti nyata bahwa kekuatan warga, kader, dan seluruh elemen masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam menciptakan kota yang sehat dan bebas penyakit menular. Rekor MURI ini bukan sekadar angka, tapi simbol kebangkitan kesadaran kolektif bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama.

    Keterlibatan anak-anak dalam gerakan “Generasi Muda Peduli Tuberculosis” juga patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa edukasi sejak dini menjadi kunci perubahan perilaku dan pemutus rantai stigma terhadap penderita TBC. Mereka adalah inspirasi bahwa anak-anak pun bisa menjadi agen perubahan dan pelopor gerakan hidup sehat di lingkungan masing-masing.

    Sebagai bagian dari generasi muda Surabaya yang juga aktif dalam kampanye kesehatan dan lingkungan, saya sangat terinspirasi oleh semangat kolaboratif ini. Semoga gerakan Merdeka TBC ini tidak berhenti sebagai kegiatan simbolik, tetapi menjadi kebiasaan harian warga untuk saling menjaga dan peduli.

    Nama: Harley Fatahillah Yodhaloka Sunoto
    Asal Sekolah: SMP Negeri 1 Surabaya
    Judul Proyek: EcoGeniuz Pillow & Mangrove Warrior
    Peserta: Pangeran Lingkungan Hidup 2025

    Balas
  • September 2, 2025 pada 17:34
    Permalink

    Nama : Marshall Dastan Putra R
    Sekolah : SDN. ketabang 1/288 Sby
    No Peserta 207
    Judul Project : KOMANDAN (Koleksi Tanaman Pandan)

    Penyuluhan TBC secara serentak pada 1300an RW di surabaya.
    Acara yg luar biasa
    Dengan pwnyuluhan ini di harapkan dapat memperkecil penularan penyakit TBC dan mengobati para penderita TBC.

    Salam.
    Komandan Dastan

    Balas
  • September 2, 2025 pada 17:45
    Permalink

    Luar biasa! 👏 Surabaya kembali menunjukkan bahwa kekuatan kolaborasi bisa mencatat sejarah 💪. Penyuluhan TBC serentak di 1.361 RW bukan hanya sekadar rekor MURI, tapi juga bukti nyata bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama 🏡❤️.

    Apalagi dengan melibatkan 27.000 kader kesehatan dan hadirnya generasi muda peduli TBC, pesan ini makin kuat: eliminasi TBC 2030 bukan mimpi jika kita bergerak bersama 🌍✨. Salut untuk Pemkot, warga, hingga anak-anak inspiratif yang ikut berperan aktif. Semoga langkah besar ini jadi teladan bagi kota-kota lain di Indonesia 🙌🔥.

    Komentar ini dari Kenzo Anugrah Rahmadhan – SMPN 26 Surabaya – Peserta 567
    #MerdekaTBC #SurabayaSehat #PangeranPutriLH2025 #AksiUntukBumi #Tahap3Lestari

    Balas
  • September 2, 2025 pada 20:25
    Permalink

    nama: Bara Ikmal Ghani
    sekolah: SMPN 38 Surabaya
    nomor peserta: 601
    proyek: mengolah sampah organik🌿

    artikel inii sangat bermanfaat

    Balas
  • September 2, 2025 pada 21:01
    Permalink

    Keren sekali Surabaya mendapat rekor muri dengan kegiatan penyuluhan TBC.
    Nama : ArSy Shakilah Putri Romadania
    SDN Balongsari 1/500
    No. Peserta:24
    Judul Project: Pengolahan Minyak jelantah

    Balas
    • September 3, 2025 pada 12:56
      Permalink

      Keren sekali programnya semoga bisa memberantas TB di Surabaya.

      Pangput 2025
      Peduli, Produktif, Anti rebahan, mendunia…🌍

      Nama : Ayesha Medina
      No Peserta : 618
      Sekolah : SDN Semolowaru 1/261
      Judul Proyek : Maggot bsf si Hewan Ajaib Sahabat Lingkungan

      Balas
  • September 2, 2025 pada 22:17
    Permalink

    Sangat kerenn
    Semangat ya teman teman ku

    Nama: Muhammad dafiansyah
    Sekolah: sdn lontar 481
    Judul proyek membuat eco enzyme

    Balas
  • September 3, 2025 pada 11:11
    Permalink

    Keren….

    Habel Marcelo Eryawan
    No Urut 237,
    SDN Manukan Wetan IV 616
    Proyek Melestarikan Tanaman Daun Afrika untuk Bumi yang Lebih Sehat

    Balas
  • September 3, 2025 pada 16:41
    Permalink

    Penyakit TBC adalah menyakit menular. Mari teman-teman kita selalu menjaga kesehatan.
    Rah Handaru Hatmaji/453
    SMPN 1 Surabaya

    Balas
  • September 3, 2025 pada 17:15
    Permalink

    acara ini sangat mengedukasi para masyarakat tentunya mengenai bahwa tbc adalah penyakit menular yang berbahaya sehingga kita wajib waspada dan self-defense

    Nama : Davin Alemezar Jethro Islami
    Asal : SMP NEGERI 1 SURABAYA
    No : 447
    Proyek : Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk NPK Organik Cair

    Balas
  • September 3, 2025 pada 20:05
    Permalink

    Pencapaian Surabaya mencatat rekor MURI lewat penyuluhan TBC serentak ini luar biasa, kolaborasi pemerintah dan warga benar2 menjadi kunci keberhasilan, kegiatan ini tidak hanya mencatat rekor tetapi juga langkah nyata menuju eliminasi TBC, semoga semangat gotong royong ini terus berlanjut hingga target tahun 2030 bisa tercapai bersama2

    NAMA : EZRA BINTANG IZDIHAR KURNIAWAN
    SEKOLAH: SD KYAI IBRAHIM
    NOMOR URUT: 003
    PROYEK LH : PEMANFAATAN LAHAN KOSONG DAN LIMBAH PLASTIK UNTUK BUDIDAYA KEMANGI

    Balas
    • September 3, 2025 pada 23:10
      Permalink

      luar biasa! Semoga semangat kolaborasi warga dalam aksi ini semakin menyemarakkan upaya eliminasi TBC di Surabaya

      Nama: Keisya Azellia Putri
      Sekolah: SMPN 38 Surabaya
      Nomor Peserta: 1142
      Judul Proyek: Budidaya Sambung Nyawa
      Penjelasan: Proyek ini bertujuan memanfaatkan lahan kosong di lingkungan sekitar untuk menanam tanaman obat sambung nyawa. Tanaman ini bermanfaat untuk kesehatan dan bisa menjadi alternatif pengobatan alami. Proyek ini juga mengajak masyarakat peduli lingkungan melalui edukasi, daur ulang, dan kegiatan berkebun bersama. Saat ini, penanaman sudah dimulai di rumah dan sekolah, serta dibagikan ke lingkungan sekitar. Target ke depan adalah memperluas penanaman dan melibatkan lebih banyak orang, terutama anak muda, sebagai agen perubahan hijau.

      Balas
  • September 3, 2025 pada 22:05
    Permalink

    Semoga seluruh masyarakat Indonesia terbebas dari penyakit TBC.selamat dan sukses untuk Rekor MURInya buat kota Surabaya..
    Saya TEVY JANEETA ADRIANA dari SDN PAKIS V/372 SURABAYA dengan nomor peserta 498 proyek TEBINORA(Tevy budidaya binahong hijau dan merah)

    Balas
  • September 4, 2025 pada 18:30
    Permalink

    Maju terus Surabaya!!
    Merdeka dari TBC!

    Nama: Mikhaela Adeva Abbialya
    Sekolah: SDN.Kalisari 2-513
    No.peserta: 218
    Proyek: Budidaya tanaman asem jawa dan produksi minuman kesehatan tradisional sinom

    Balas
  • September 5, 2025 pada 01:27
    Permalink

    Menginspirasi karena menunjukkan kolaborasi efektif antara pemerintah dan masyarakat Surabaya untuk mengedukasi dan memberantas TBC, sekaligus mencatat rekor MURI sebagai bukti kerja sama yang luar biasa.

    Mayfrina Aisyahrani
    SMPN 3 SURABAYA
    PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK BERKELANJUTAN

    Balas
  • September 5, 2025 pada 12:06
    Permalink

    Keren sekali semoga ilmunya bisa kita ingat terus.
    Terima kasih 🙏 tetap semangat 💪

    Balas
  • September 5, 2025 pada 14:42
    Permalink

    Aertikel yang menginspirasi bagi anak muda indonesia, khususnya anak gen alpha dan gen z

    Nama = Kalyca arij aruna
    Asal sekolah = SMPN 1 SURABAYA
    No = 762
    Nama projek = Verdalya Pandanova (Budidaya tanaman pandan)

    Balas
  • September 5, 2025 pada 14:43
    Permalink

    Aertikel yang keren menginspirasi bagi anak muda indonesia, khususnya anak gen alpha dan gen z

    Nama = Kalyca arij aruna
    Asal sekolah = SMPN 1 SURABAYA
    No = 762
    Nama projek = Verdalya Pandanova (Budidaya tanaman pandan)

    Balas
  • September 6, 2025 pada 16:25
    Permalink

    Zoom pencegahan TBC di Surabaya sungguh luar biasa. Ajakan untuk kita bebas TBC dengan menjaga pola hidup sehat, tidak merokok karena bukan hanya perokok saja yang bisa terserang TBC tetapi orang orang disekitarnya sebagai perokok pasif justru yang terdampak lebih berbahaya.
    Ayo jaga tubuh kita dari segala macam penyakit karena sakit itu mahal. Biaya obat, rumah sakit belum juga waktu. Ayo sayangi keluarga kita

    Ummu Ghaid Mudma’inah
    SDN Dr Sutomo 1
    Nomer peserta 068
    Proyek CATERAN cangkang telur ramah lingkungan

    Balas
  • September 7, 2025 pada 13:31
    Permalink

    Kegiatan Merdeka TBC ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dan mempercepat penanggulangan TBC, dengan melibatkan ribuan kader kesehatan yg berkomitmen utk mencapai target Surabaya bebas TBC pada tahun 2030

    Nama : Akifa Maulidya
    Sekolah : SDN Tandes Kidul 1
    Nomor Peserta : 698
    Proyek LH : Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • September 7, 2025 pada 19:51
    Permalink

    Terimakasih atas materinya.Kegiatan ini bertujuan untuk menyebarkan informasi pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan TBC, serta menghilangkan stigma negatif terhadap penderita TBC.

    Nama : Naura Adelia Shafiqa Ghozali
    Sekolah : Sdn Tandes Kidul 1 Surabaya
    Proyek LH : Pengelolahan limbah cangkang telur
    No.peserta : 704

    Balas
  • September 16, 2025 pada 10:15
    Permalink

    Kegiatan yang bermanfaat bagi kita pentingnya menjaga kesehatan
    Kevin Emilio Al Irzan _261_kelompok pemanfaatan pandan _sdn ngagelrejo III

    Balas
  • Oktober 2, 2025 pada 06:56
    Permalink

    Artikel Tunas Hijau ID ini sangat inspiratif karena menghadirkan edukasi lingkungan yang bermanfaat serta memotivasi masyarakat untuk lebih peduli dan beraksi nyata menjaga bumi.

    Balas
  • Oktober 3, 2025 pada 22:58
    Permalink

    Haloo sobat hijau 👋
    Salam bumi, pasti Lestari! 🌍💚

    Surabaya berhasil mencatatkan rekor MURI lewat penyuluhan TBC serentak di 1.361 RW. Langkah besar ini membuktikan komitmen kota dalam memberantas penyakit menular sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih peduli pada kesehatan. Upaya pencegahan seperti ini sangat penting karena kesehatan yang baik adalah modal utama membangun generasi yang tangguh.

    📌 Nama: Nashifah Kamilia Arsya Salsabila
    🏫 Sekolah: SMP Negeri 3 Mejayan
    🔢 Nomor Peserta: 1464

    🌿 Proyek: BION AMOS (Bio Lotion Anti Mosquito)
    📄 Penjelasan Proyek:
    BION AMOS adalah inovasi lotion anti nyamuk alami berbahan minyak atsiri serai, kulit jeruk, dan daun pandan. Proyek ini bertujuan menciptakan solusi yang aman, ramah lingkungan, dan bebas bahan kimia berbahaya. Selain menjaga kesehatan, BION AMOS juga merupakan bentuk kontribusi terhadap lingkungan hidup dan pengurangan penggunaan produk kimia sintetis di rumah tangga.

    Balas
  • Oktober 5, 2025 pada 12:30
    Permalink

    Surabaya berhasil mencetak rekor MURI lewat penyuluhan TBC serentak di 1.361 RW.

    Terima kasih 🙏 tetap semangat 💪

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 23:30
    Permalink

    wah keren banget,aksi seperti ini bisa membuat Surabaya mencetak rekor MURI dengan cara penyuluhan TBC,ayo jaga Surabaya

    nama:Clarette Isabella Christina Surbakti
    no peserta:174
    SDN jemur wonosari 1
    judul proyek: budidaya lidah mertua

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 23:45
    Permalink

    Woww keren sekali, ilmunya sangat bermanfaat

    Deandra Syifa Aurora Pinontoan
    SDN Jemur Wonosari 1 Surabaya
    No peserta 176

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 23:46
    Permalink

    Woww keren sekali, ilmunya sangat bermanfaat sekalii

    Deandra Syifa Aurora Pinontoan
    SDN Jemur Wonosari 1 Surabaya
    No peserta 176

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *