Tulang – Kulit Kambing dan Sampah Medis Ditemukan di Aksi Bersih Pantai Seri #196

Bangkai kambing yang ditemukan dua minggu lalu kini hanya menyisakan kulit dan tulang. Pemandangan ini tampak saat pelaksanaan Aksi Bersih Pantai Seri #196 yang diselenggarakan Tunas Hijau di kawasan mangrove Tambakwedi, Surabaya, Sabtu (2/8/2025).

Bangkai tersebut sengaja tidak dipindahkan ke truk sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya karena saat ditemukan, tubuh kambing itu sudah dipenuhi belatung lalat tentara hitam (Black Soldier Fly/BSF).

“Bangkai kambingnya sekarang tinggal kulit dan tulang saja, Kak,” ujar Reynando Yudhistira Putra dan Gayatri Kayla Frinanda, Putra-Putri Lingkungan Hidup 2024 yang turut menjadi relawan bersama orang tua mereka.

Beragam sampah anorganik juga ditemukan di lokasi aksi. Potongan kayu berbagai ukuran bercampur dengan plastik, styrofoam, dan jenis sampah lainnya menumpuk di area mangrove tersebut.

“Dua minggu lalu, sampahnya masih sangat banyak karena truk sampah DLH yang dikirim ke lokasi sudah penuh terlebih dahulu,” jelas Gayatri Kayla.

Relawan menemukan bangkai kambing yang tinggal tulang dan kulit

Selain itu, relawan juga menemukan limbah medis berupa bekas suntikan dan obat-obatan. “Meskipun jumlahnya tidak banyak, sampah medis ini tampak sengaja dibuang ke lokasi. Padahal, ini termasuk limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3),” ujar Eko Widayani, Kepala SMPN 1 Surabaya yang hadir bersama guru, siswa, dan orang tua sekolahnya.

Kepala SDN Sukomanunggal I Surabaya, Fifitri Aroziq Al An Fani, juga terlihat mendampingi siswa dan guru sekolahnya memunguti sampah anorganik di lokasi.

Sebanyak 310 orang terlibat sebagai relawan dalam Aksi Bersih Pantai Seri #196 ini. Mereka adalah peserta Tahap III Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025 beserta keluarga masing-masing. Beberapa tim sekolah yang turut serta antara lain:

  • SDN Wonokusumo (38 orang)
  • SDN Ploso V (15 orang)
  • SMPN 11 (47 orang)
  • SMPN 7 (12 orang)
  • SDN Rangkah VI (20 orang)
  • SDN Pacarkeling I (10 orang)
  • SDN Gununganyar 273 (5 orang)
  • SDN Tambaksari I (9 orang)
  • SDN Sukomanunggal I (6 orang)
  • SDN Airlangga I (10 orang)
  • SDN Kaliasin I (10 orang)
  • SDN Kandangan III (3 orang)
  • SMPN 9 (38 orang)
  • SDN Simolawang KIP (4 orang)
  • SDN Margorejo I (15 orang)
  • SDN Wiyung I (13 orang)
  • SDN Ketabang I (15 orang)
  • SDN Tambaksari I (7 orang)
  • SMPN 58 (2 orang)
  • SDN Sidotopo Wetan V (12 orang)
  • SDN Margorejo III (2 orang)

Pangeran Lingkungan Hidup 2024 Nevan Azka Fiardy dan Putri Lingkungan Hidup 2024 Queen Anneysa Kabeer Lukito dari SMPN 1 Surabaya juga tampak hadir didampingi orang tua masing-masing, bergabung bersama relawan lainnya.

Dedik Irianto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, berdiri dengan kaos putih di belakang, bersama Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup

Kepala DLH Kota Surabaya, Dedik Irianto, turut hadir dan berdialog dengan para peserta Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025. Ia mendengarkan pembaruan proyek lingkungan yang mereka jalankan.

Dedik, yang belum lama ini mewakili Kota Surabaya dalam Ideas Camp Bloomberg Philanthropies Mayors Challenge 2025 di Bogotá, Kolombia, juga berbagi pengalamannya dalam forum dunia tersebut.

“Bagi kalian yang memiliki adik atau saudara balita, ayo biasakan menggunakan popok guna ulang. Selain bisa menghemat pengeluaran keluarga, penggunaan popok guna ulang juga menjaga kesehatan bayi dan lingkungan,” pesan Dedik Irianto kepada para relawan.

Penulis: Mochamad Zamroni

14 thoughts on “Tulang – Kulit Kambing dan Sampah Medis Ditemukan di Aksi Bersih Pantai Seri #196

  • Agustus 7, 2025 pada 18:05
    Permalink

    Semangat terus ya pejuang lingkungan 💪🏻, pantai kita semakin lama semakin kotor yuk sadarkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan 😢😮‍💨.
    Nama: Adinda Quenza Ramadhani
    Sekolah: SDN KANDANGAN 1 Surabaya
    No peserta: 224
    Judul proyek: Terong 🍆 dilahan sempit solusi hijau 💚 untuk sekolah mandiri pangan 🏫

    Balas
  • Agustus 7, 2025 pada 20:06
    Permalink

    Semangat trus 💪🥰

    Nama : Siti shofiah
    No peserta : 416
    Dari : SDN Margorejo III/405
    Proyek : Budidaya dan Pemanfaatan Tanaman Jahe

    Balas
  • Agustus 7, 2025 pada 21:37
    Permalink

    Aksi nyata yg sangat bermanfaat. Terima kasih. Tetap semangat Tunas Hijau dan team. Semoga masyarakat sekitar semakin peduli dengan menjaga lingkungan.

    Nama : Fathan Alby A
    Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
    Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Anti Nyamuk.

    Halo sobat hijau 🌳
    Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
    Salam bumi, pasti lestari 🌱

    Balas
  • Agustus 8, 2025 pada 18:34
    Permalink

    Haloo sobat hijau 👋
    Salam bumi, pasti Lestari! 🌍

    Temuan tulang-kulit kambing dan sampah medis dalam Aksi Bersih Pantai Seri #196 sangat mengkhawatirkan 😟. Ini menjadi pengingat serius bahwa pencemaran pesisir bukan hanya soal plastik, tapi juga limbah organik dan B3 (bahan berbahaya & beracun). Edukasi dan kesadaran masyarakat harus terus digencarkan agar semua orang tahu dampak pembuangan sembarangan terhadap lingkungan laut dan kesehatan manusia.

    📌Nama: Nashifah Kamilia Arsya Salsabila
    🏫Sekolah: SMP Negeri 3 Mejayan
    🔢Nomor Peserta: 1464

    🌿 Proyek: BION AMOS (Bio Lotion Anti Mosquito)
    📄 Penjelasan Proyek:
    BION AMOS adalah inovasi lotion anti nyamuk alami berbahan minyak atsiri serai, kulit jeruk, dan daun pandan. Proyek ini bertujuan menciptakan solusi yang aman, ramah lingkungan, dan bebas bahan kimia berbahaya. Selain menjaga kesehatan, BION AMOS juga merupakan bentuk kontribusi terhadap lingkungan hidup dan pengurangan penggunaan produk kimia sintetis di rumah tangga.

    🌍 Salam bumi pasti Lestari 🌍

    Balas
  • Agustus 11, 2025 pada 07:42
    Permalink

    Semangat!!! Aksi kalian sangat bermanfaat bagi lingkungan dan menginspirasi bagi masyarakat.

    Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
    ‎Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).

    ‎Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.

    Balas
  • Agustus 11, 2025 pada 08:18
    Permalink

    Miris lihat pantai sampai ada tulang kambing dan sampah medis. Semoga makin banyak yang peduli bersih pantai

    Nama: Keisya Azellia Putri
    Sekolah: SMPN 38 Surabaya
    Nomor Peserta: 1142
    Judul Proyek: Budidaya Sambung Nyawa
    Penjelasan: Proyek ini bertujuan memanfaatkan lahan kosong di lingkungan sekitar untuk menanam tanaman obat sambung nyawa. Tanaman ini bermanfaat untuk kesehatan dan bisa menjadi alternatif pengobatan alami. Proyek ini juga mengajak masyarakat peduli lingkungan melalui edukasi, daur ulang, dan kegiatan berkebun bersama. Saat ini, penanaman sudah dimulai di rumah dan sekolah, serta dibagikan ke lingkungan sekitar. Target ke depan adalah memperluas penanaman dan melibatkan lebih banyak orang, terutama anak muda, sebagai agen perubahan hijau.

    Balas
  • Agustus 12, 2025 pada 09:00
    Permalink

    Semangat terus ya pejuang lingkungan, pantai kita semakin lama semakin kotor yuk sadarkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

    Nama : Muhammad Raffa Zamzani
    Asal sekolah : SMPN 9 Surabaya
    Nomor peserta : 697
    Judul proyek : Budidaya Bunga Telang Dan Pemanfaatannya

    Balas
  • Agustus 13, 2025 pada 17:15
    Permalink

    Aksi Bersih Pantai Seri #196 ini benar-benar membuka mata kita bahwa sampah di pesisir bukan hanya sekadar plastik atau styrofoam, tapi juga bisa berupa bangkai hewan dan limbah medis yang berbahaya. 😱🌊

    Salut untuk 310 relawan dari berbagai sekolah yang tak gentar menghadapi pemandangan tersebut dan tetap semangat membersihkan kawasan mangrove. Kehadiran para Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025 bersama keluarga, guru, dan Kepala DLH Surabaya menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan adalah kerja bersama yang melibatkan semua pihak. 🌿🤝

    Semoga aksi ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi limbah B3, serta menumbuhkan kesadaran bahwa laut dan pesisir adalah sumber kehidupan yang harus dijaga. 🌍💚

    Komentar ini dari Kenzo Anugrah Rahmadhan – SMPN 26 Surabaya – Peserta 567
    #AksiUntukBumi #PangeranPutriLH2025 #Tahap3Lestari #BersihPantai

    Balas
  • Agustus 15, 2025 pada 08:58
    Permalink

    🙋‍♂️ Nama: IRZIANDRO PUTRA FAHREZI
    🏫 Sekolah: SMPN 3 Mejayan
    📌 Nomor Peserta: 705

    ✍️ Tanggapan pada Artikel Tersebut:
    Dalam aksi bersih pantai ditemukan tulang, kulit kambing, dan sampah medis. Sampah organik seperti itu dapat menimbulkan bau serta mengundang hewan liar, sedangkan sampah medis sangat berbahaya karena bisa menyebarkan penyakit. Oleh karena itu mari kita menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih dan nyaman

    💡 Penjelasan Proyek:
    Selulosa batang pohon pisang adalah susunan rantai panjang yang terdiri dari molekul glukosa. Susunan tersebut membuat batang pohon pisang berserat dan sangat tebal. Limbah batang pohon pisang yang melimpah, jika tidak diolah dengan benar, dapat menimbulkan bau tidak sedap dan menjadi sarang penyakit. Melalui lomba menggambar dan mewarnai, ide pemanfaatan limbah ini dapat divisualisasikan agar lebih mudah dipahami dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.

    Balas
  • Agustus 17, 2025 pada 20:58
    Permalink

    Anggota DLH saja enggan untuk mengambil bangkai tersebut dan masukkan ke truk DLH. Untung ada orang yang benar-benar sadar dan membuang bangkai tersebut saat acara bersih pantai. Santai sekali orang yang membuang sampah di pantai hingga bangkai kambing pun ada. Tidak memikirkan dampak selanjutnya. Jika sudah banjir atau pantai kotor akan menyalahkan DLH karena tidak membersihkan pantai dengan benar. Padahal ada orang yang tidak bertanggung jawab membuang sampah dipantai. Yuk wujudkan pantai bersih dengan membuang sampah ditempatnya

    🙋‍♀️: Mazida Shabrina Yasmin
    🏫: SDN Wonokusumo 6 Surabaya
    🔢: 728
    📍: Proyek SERBUK(Serbuk Berproyek Horta)

    Balas
  • Agustus 26, 2025 pada 05:25
    Permalink

    Setiap tempat saat bersih Pantai memiliki tantangan tersendiri… Namun kami tanpa lelah membuat pesisir pantai tidak tercemar.. meski sedih karena warga kurang perhatian dan kurang rasa malu namun dengan ikhlas kami lakukan meski miris setiap kali membersihkan Krn beraneka macam yg di buang, bahkan bangkai hewan, dan sampah medis pun di buang sembarangan

    Falisha Misha alkhansa
    Sdn Rangkah VI Surabaya
    No peserta 554
    Judul proyek pemanfaatan sampah organik dan limbah plastik untuk tanaman keluarga

    Balas
  • Agustus 31, 2025 pada 19:33
    Permalink

    Nama Sanggrama Rasio Al Wadisyi
    Proyek Pemanfaatan limbah cangkang telur untuk hijaukan bumi dan innovasi bahan pangan .
    Semoga dengan diadakan dan pertisipasi seluruh sekolah sekolah di surabaya dapat memban tu mengurangi sampah sekaligus memberi edukasi kepada warga sekitar untuk tidak membuang sampah di area pantai tambakwedi.

    Balas
  • September 1, 2025 pada 20:52
    Permalink

    Aksi nyata yang selalu kita lakukan setiap minggunya…..
    Namun mirisnya sampah ini selalu tertumpuk…
    Tak hanya sampah biasa namun kita selalu menumukan sampah-sampah yang unik seperti tulang kambing, sofa dan lain-lainnya
    Semoga kegiatan ini bisa terus berdampak positif

    Nama : Princess Zelda Ilmiah
    No : 110
    Sekolah : SMP 29 Surabaya
    Project : BOBAZYME (Bahan Organik Serbaguna untuk Eco Enzyme dan Kompos)

    Prin🦖Kelas 7A🦖

    – Tausiyah

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *