Viola Kanaka, Siswa yang Lima Tahun Merintis Usaha Daur Ulang 

Belia duta lingkungan hidup ini merupakan penggerak pegolahan sampah non organik sejak usianya masih sangat belia. Viola Kanaka Ardhani, namanya. Dia kini siswa kelas 7 SMPN 54 Surabaya. Dia alumni SDN Kedung Cowek I Surabaya.

Dari hasil daur ulang sampah non organik yang dia lakukan sejak tahun 2019, dia telah membuat lebih dari 60 produk kreasi daur ulang sampah. “Pendapatan yang saya peroleh dari hasil penjualan produk daur ulang Viola’s Craft hingga Agustus 2024 sejumlah Rp 37.149.728,” ujar Viola Kanaka Ardhani.

Produk daur ulang karya Viola yang terjual sudah ribuan. “Produk saya yang terjual sebanyak 3.492 produk dari total sampah yang didaur ulang sebesar 30.924 kg,” kata Viola Kanaka Ardhani yang juga menyandang predikat sebagai Putri IV Lingkungan Hidup 2022.

Harga jual produk daur ulang karyanya beragam. “Harga produk daur ulang saya mulai Rp 5.000,- hingga Rp 100.000,” terang Viola Kanaka Ardhani. Penjualan produk daur ulangnya di dalam negeri meliputi pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan.

Dia memiliki toko penjualan online dalam negeri melalui Shopee, Tokopedia, dan Lazada. “Sedangkan penjualan ke luar negeri yaitu ke Singapura melalui Shopee Export. Penjualan terbanyak melalui Shopee,” kata Viola yang memiliki toko daur ulang di Jalan Cumpat Kulon Indah Gang Kemuning III, Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya ini. .

Viola saat menjadi trainer daur ulang di SMK 10 November Sidoarjo pada Oktober 2022

Dia memulai usaha pengolahan sampah non organiknya sejak tahun 2019, atau lebih 5 tahun lalu. “Saya memulai usaha pengolahan sampah non organik pertama saat digelar Bazar Ecopreneur atau wirausaha lingkungan di sekolah saya,” kata Viola Kanaka Ardhani. 

Saat itu Viola masih siswa kelas 2 SD. “Saat itu awalnya saya mengumpulkan tugas sekolah berupa karya daur ulang berupa 2 bando topi untuk dijual di Bazar Ecopreneur,” kata siswa kelahiran Blitar, 29 Desember 2011 ini.

Viola mengatakan bahwa Bazar Ecopreneur pertama di SDN Kedung Cowek I Surabaya itu digelar pada 18 April 2019. Bazar Ecopreneur tersebut merupakan bagian dari program wirausaha lingkungan hidup Ecopreneur yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Pemerintah Kota Surabaya. 

“Bazar Ecopreneur digelar setiap Sabtu di sekolah saya. Saya selalu membawa produk daur ulang karya saya untuk dijual,” ujar belia penghobi menari dan menyanyi ini. Viola pun mengaku jadi mulai membiasakan diri mengolah sampah non organik khususnya plastik yang didapatinya di sekitar sekolah atau rumah.

“Sejak saat itu saya bersama mama mulai belajar mengolah sampah non organik yang saya temukan sekitar rumah maupun sekolah. Nemu sampah, saya olah. Begitu seterusnya sampai numpuk. Sampai banyak. Tohya gak akan basi meskipun lama disimpan,” terang anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Yessi Indah Purnamari dan Anton Diono ini.

Viola’s Gift di Shopee

Upaya mengembangkan wirausaha daur ulang sampah non organik Viola Kanaka semakin berkembang dengan adanya toko pernak-pernik di rumahnya. Toko pernak-pernik itu di antaranya menjual manik-manik, diamond, renda, pita satin banyak ukuran, pita grosgrain polos dan motif, pita organdi, manik2, kain flanel, kain tile polos, tile glitter, kain kapas, paku-pakuanan, ring, payet, diamond tikar, peniti bros bulat dan lurus, dan parel mutiara.

Sedangkan produk daur ulang karya Viola di antaranya ganci tutup botol, mahkota tari, mahkota aceh, mahkota raja, bunga saset, tempat pensil, celengan, dan kostum. Bentuknya sangat bervariasi. “Penjualan produk daur ulang secara online ini biasanya sangat ramai saat tahun ajaran baru dan peringatan 17 Agustus,” tutur Viola Kanaka.

Untuk menjaga kepercayaan konsumen, Viola bahkan tidak jarang menutup toko pemesanan onlinenya sementara untuk mengejar target produksi sesuai pesanan yang masuk. “Di penjualan online seperti Shopee, bila kita terlambat mengirimkan produk pesanan konsumen, maka produsen bisa kena sanksi,” terang Viola Kanaka Ardhani.

Viola juga terbiasa menjadi trainer untuk pelatihan atau workshop daur ulang yang digelar sekolah-sekolah dan komunitas masyarakat. Dia juga sudah beberapa kali menjadi narasumber webinar nasional bertema pengolahan sampah non organik.

“Yang paling berkesan adalah saat saya menjadi trainer seluruh siswa SMK 10 November Sidoarjo yang digelar selama beberapa hari bergantian sesuai kelasnya,” pungkas Viola Kanaka Ardhani yang saat workshop itu masih siswa SD. 

Penulis: Mochamad Zamroni 

31 thoughts on “Viola Kanaka, Siswa yang Lima Tahun Merintis Usaha Daur Ulang 

  • September 13, 2024 pada 17:09
    Permalink

    wahh kerennn, inspiratif sekalii Violaa!!
    tetap semangat terus yaa!!

    Aura Bening Kamila Passa
    SMPN 8 SBY
    1188
    CINTAI BUDIDAYA TANAMAN KELOR

    Balas
    • September 15, 2024 pada 17:15
      Permalink

      wahh gilee keren banget sihhh ide nya liat biasaa
      padahal masih SD, SD lohh aku aja yang SMP kalau suruh bikin gitu pasti mager teruss lihat shopee langsung co jadinya hehehe 😃😃

      eh iyaa perkenalkan nama saya FANI ANGGRAENI NABILA PUTRI siswi dari SMPN 56 SURABAYA dengan nomor peserta 1086 dan dengan judul proyek DIBA BUDIDAYA ALOE BARBANDENSIS MILLER

      Balas
    • September 17, 2024 pada 13:04
      Permalink

      assalamualaikum viola apa khabar,semangat viola dan keluarga yang sangat mendukung membuat viola sampai sekarang ini masih berada dititik teratas untuk pengolahan sampah non organik yang semula dibuang sia2 ditangan viola dan keluarga menjadi berbagai macam barang kerajinan salut sekali viola,trus berjuang n selalu semangat ya viola
      verlita anggraini putri
      smpn 19 surabaya no 720
      Utilization Of Egg Shell Waste

      Balas
  • September 13, 2024 pada 17:11
    Permalink

    Kereennnn…. Menginspirasi untuk bisa mendaur ulang seperti itu kak, perlu kesabaran dan ketelatenan…

    Balas
  • September 13, 2024 pada 17:12
    Permalink

    Keren kak bisa konsisten lima tahun, pasti dinamika nya bnyk ya. Semoga saya juga bisa seperti kak viola.
    Senang pasti produknya bisa di kenal di luar pulau.

    Balas
    • September 13, 2024 pada 17:18
      Permalink

      Keren-keren banget karya mbak Viola kanaka, aku ngefans banget mulai sebelum ikut Penganugerahan Pangeran Putri Lingkungan Hidup tahun 2023.

      Semoga semakin sukses yah mbak Viola kanaka beserta seluruh keluarga 😍😇🥰🙏

      Salam,

      Aisyah avicena rl
      Putri Lingkungan Hidup tahun 2023
      Eco Student of The Year tahun 2023
      Siswi SMPN 21 Surabaya ♥️

      Balas
  • September 13, 2024 pada 17:29
    Permalink

    wahh masyaallah sekali violaa, semoga banyak generasi penerus bangsa yang bisa menjadi terinspirasi yaa

    nama :Zahra Zahiyah Pasah
    sekolah: smpn 57 Surabaya
    nomor peserta:1098

    Balas
  • September 13, 2024 pada 17:33
    Permalink

    Keren viola kecil kecil sudah jadi trainer untuk banyak orang.aksinya sangat menginspirasi kita semua bahwa sampah sachet bisa diolah dengan baik dan benar jadi jangan membuang sampah sachet sembarangan yaa gaess..contohnya viola bisa menginspirasi kita semua dengan aksinya..
    Aku Cecilia Farah Calysta siswi dari Smpn43 judul proyek Pjka peduli jelantah kita bisa dengan nomer peserta 980
    Mengapa minyak jelantah karna minyak jelantah bisa berdampak positif untuk pengurangan limbah B3 bahan bahaya beracun

    Balas
  • September 13, 2024 pada 17:35
    Permalink

    Keren polll,,,,semangat ya sobat dan terus berkarya untuk masa depan juga lingkungan

    Balas
  • September 13, 2024 pada 18:40
    Permalink

    Hasil karyanya bagus-bagus. Keren Kak Viola bisa menginspirasi banyak orang. Sukses selalu.

    Raisa Azzahra Praminda
    SDN Pacarkeling V/186 Surabaya
    No. Peserta 400
    Budidaya sirih cina

    Balas
    • September 14, 2024 pada 05:49
      Permalink

      Keren banget kak Viola, dengan proyek dan karya-karyanya, semoga bisa menginspirasi kita semua
      Sukses terus dengan proyeknya ya kak Viola

      ( Saya Rafandra Azka Pradipta
      Sekolah: SD Kyai Ibrahim Surabaya
      No Peserta: 003
      Judul Proyek: Pemanfaatan Limbah Plastik untuk Budidaya Bayam Brazil sebagai upaya mendukung Program Ketahanan Pangan

      Tujuan proyek saya, untuk mengurangi limbah plastik di lingkungan, juga membudidayakan Bayam Brazil supaya masyarakat bisa mandiri mempunyai tanaman sayur yang selalu ada di rumahnya sebagai wujud program Ketahanan Pangan.)

      Balas
    • Oktober 1, 2024 pada 09:32
      Permalink

      Keren bangett! Good luck buat ke depan nya yaa!

      Nama : Naila Putri Divia
      Sekolah : SMP Negeri 16 Surabaya
      No. Peserta : 706
      Nama proyek : Leafy Elixir
      Leafy elixir adalah sebuah proyek budidaya dan pemanfaatan pada daun pegagan. Centella Asiatica ini akan di manfaatkan menjadi berbagai macam olahan produk yang memiliki beragam khasiat.

      Balas
  • September 13, 2024 pada 19:07
    Permalink

    Wah keren sekali, bisa mengolah sampah non organik menjadi barang yang sangat unik dan bermanfaat. Kreatif dan inovatif. Masih muda memiliki jiwa entrepreneur yang tinggi.

    ( Naura Novani )
    SMP Negeri 5 Surabaya

    Balas
  • September 13, 2024 pada 19:25
    Permalink

    Waah …….Kakak keren
    Selalu konsisten mengolah sampah non organik dengan jangka waktu yang lama.
    Menginspirasi generasi muda.
    Dengan karya karyanya dan talenta nya

    FAKHRIE ZHAFRAN KHAIRY
    No Peserta: 153
    SDN Margorejo 1/403 Surabaya
    Proyek: “KOTA LISA” (Kompos Takakura Limbah Sampah Organik)

    Balas
  • September 14, 2024 pada 08:15
    Permalink

    Wah kak viola keren sekali olahan produk daur ulang nya dan salut dengan konsistensi yang di lalui masih bertahan sampai sekarang semangat selalu kak.

    Nama : ABDIE PUTRA DARMAWAN
    Sekolah : SDN SAMBIKEREP 2
    No urut : 277
    Proyek : pemanfaatan sampah organik menjadi kompos

    Balas
  • September 14, 2024 pada 10:32
    Permalink

    Keren-keren banget karya mbak Viola kanaka.
    Semoga semakin sukses yah mbak Viola kanaka beserta seluruh keluarga 😍😇🥰🙏

    Salam,

    Esterina Christyn Febyanti Suharto
    758
    SMPN 23 Surabaya
    Mengolah kotorn kambing menjadi pupuk organik.

    Balas
  • September 14, 2024 pada 17:17
    Permalink

    wahh kerenn bangett!!,semangat yaa

    Achmad alfarizy
    Sdn wonokusumo 6/45
    Surabaya

    Balas
  • September 14, 2024 pada 19:37
    Permalink

    Keren banget sihh ini pejuang lingkungan hidup cilik , semangat terus untuk melestarikan lingkungan
    Salam bumi pasti lestari!!!!
    Niken Wulan Ramadhani Finalis pangeran putri lingkungan hidup tahun 2024 dengan proyek pengolahan sampah organik menjadi ECO enzym

    Balas
  • September 14, 2024 pada 20:11
    Permalink

    Keren…
    Proyeknya sangat menginspirasi untuk semua orang agar dapat mendaur ulang sampah.

    Kak Arkan kerenn, proyeknya sangat menginspirasi.

    Nama : Melati Sekar Arum Berliana Damayanti
    Asal : SDN PLOSO III/174 Surabaya
    No. Peserta : 454
    Proyek :BELING SIGAR (Bersih Lingkungan Dengan Sirih Gading Udara Jadi Segar)

    Balas
  • September 15, 2024 pada 15:49
    Permalink

    Keren proyek nya viola sangat menginspirasi saya untuk terus menghijaukan bumi dan mengurangi sampah plastik

    Nama : Mikhayla Fatymah
    SDN Ketabang 1 / 288
    No. Peserta : 204
    Finalis PANGPUTLH 2024

    Balas
  • September 15, 2024 pada 20:40
    Permalink

    wooow..bener2 telaten dan inspiratif banget padahal masih sd lho…kembangkan terus bakatmu ya

    nafeezha aabidah sholehah oktarifianty
    sdn sawunggaling 1/382
    496
    pos damkar (kompos dalam karung)

    Balas
  • September 17, 2024 pada 12:56
    Permalink

    Wahhhhh dari sampah bisa menghasilkan uang. Keren… Top…

    Nama : Areta Alfu Qomaroo Ulumuddin
    Sekolah : SDN Jemurwonosari I/417 Surabaya
    Nomer peserta : 100
    Judul Proyek Budidaya Bunga Telang. Menanam bunga Telang dobel manfaatnya, satu lingkungan menjadi hijau asri . Dua manfaat kesehatan karena kandungan flavonoid yang bersifat antioksidan.
    Ayo hijaukan lingkungan dengan bunga Telang.

    Pencapaian
    Sosialisasi = 3.398 orang
    Menanam = 18.283 benih
    Membagi = 1.154 bibit
    Menyiapkan = 18.431 benih

    Balas
  • September 20, 2024 pada 06:50
    Permalink

    Hebat kak Viola, semangat dan konsisten dengan kreasi daur ulangnya yang semakin mendunia.

    Intip juga proyek maggot BSF ku si pengurai sampah organik yang bernilai ekonomi sebagai pakan ternak bernutrisi.

    Dewangga Kasyafa Prestian
    No. urut : 001
    SD Al Hikmah Surabaya
    Proyek Maggot BSF by DW
    Si Pengurai Sampah Organik
    IG @dewangga.prestian

    Balas
  • September 22, 2024 pada 11:49
    Permalink

    Dari kecil saja sudah secinta itu pada lingkungan, keren banget kak violaa ..
    Hai sobat hijau 🌱🌍

    Yuk semangat sobat hijau..

    Semangat Zero Waste 🌍🌱
    Salam Bumi Tetap Lestari 🙏

    Nama : Aulia Rahmania Ali
    Sekolah : SD kyai Ibrahim Surabaya
    No peserta : 1236
    Judul proyek : Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Sabun

    _____________________________________

    Balas
  • September 22, 2024 pada 17:31
    Permalink

    Wow keren.. masih kecil sudah ditanamkan cinta lingkungan dan sudah peduli dengan lingkungan.. kreasi daur ulang yang mendunia

    Yukss liat juga instagramku @aliya_azzahra07
    Aku juga berjuang untuk mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.

    Salam bumi pasti lestari
    Tuntaskam sampah hijaukan bumi

    Nama : Aliya Azzahra Shidqia Rafani
    Sekolah : SDN Kaliasin 1 surabaya
    Peserta : Finalis Putri LH 2024 nomor 108
    Proyek : Pengompasan

    Balas
  • September 23, 2024 pada 19:48
    Permalink

    Wah viola keren banget padahal kamu masih SD loh sama kayak aku sih tp kalau aku bikin kerajinan kayak gitu itu rasa yh malas banget tp kamu kok bisa yh GK malas Terus kerennya lagi kamu udah 5 THN ngejalanin proyek itu.

    🤗TETAP SEMANGAT YH VIOLA🤗

    ,Nama: keynaira fanisya fabianca
    Sekolah: SD Kyai Ibrahim Surabaya
    No Peserta:004
    Judul Proyek: budidaya magot untuk mengurangi sampah organik

    Balas
  • September 30, 2024 pada 13:17
    Permalink

    Keren kak

    Wilda Al Aluf
    SDN Wonokusumo VI/45
    No urut = 566
    Judul Proyek = RANCA MANIK (Kerajinan Kain Perca Menarik dan Unik)

    CAPAIAN
    Kain perca : 1.568,3 kg
    Tas : 89
    Donasi tas ke pasar-pasar : 21
    Penghapus papan: 4
    Tempat tisu : 3
    Aksesoris rambut: 20
    Kain ukuran 1m : 1
    Topi : 1
    Bantal duduk: 36
    Donasi bantal duduk ke perpustakaan sekolah : 20
    Kain perca diolah : 100 kg
    Sosialisasi : 2 477 orang

    Balas
  • September 30, 2024 pada 22:43
    Permalink

    Semangatnya yang luar biasa, mulai dari kelas 2 SD yaaaa …keren

    Rasyid Maulana Riffat
    Nomor peserta 241 SD
    SDN Pacarkeling V/186 Surabaya
    Project budiros nyakman selalu di hati (Budidaya Rosella Banyak Manfaatnya)

    Balas
  • Oktober 4, 2024 pada 20:24
    Permalink

    Wahh keren, viola sangat kreatif
    Semangat terus ya..

    Nama : Melati Sekar Arum Berliana Damayanti
    Sekolah : SDN PLOSO 3/174 SBY
    No. Peserta : 454
    Proyek : BELING SIGAR (Bersih Lingkungan Dengan Sirih Gading Udara Jadi Segar)

    Balas
  • Oktober 7, 2024 pada 17:23
    Permalink

    Wah keren banget tetap semangat semua dalam menjaga lingkungan

    M.zuhud
    Judul proyek pengelolaan sampah organik
    No 73

    Balas
  • Oktober 16, 2024 pada 22:50
    Permalink

    Solusi Mengatasi Pencemaran Udara

    Kurangi menggunakan kendaraan bermotor.Matikan mesin mobil.3. Jangan membakar sampah.Menanam dan merawat pohon.Kurangi penggunaan energi di rumah.

    Muhammad Aldo Suprapto
    SMP Negeri 1 Surabaya
    Nomor Peserta 359
    Judul Proyek: SICANGLUR
    ( Kreasi Cangkang Telur )

    Pada Tahun 2023 Saya masuk 10besar Finalis dengan Proyek LURCANGLUR (Lulur Cangkang Telur). Alhamdulillah di 2024 ini pencapaian Saya berhasil masuk 8 Finalis dengan proyek SICANGLUR ( Kreasi Cangkang Telur) . Beberapa produk juga bisa dibeli di Shopee. Saya berharap bisa mensosialisasikan kepada Masyarakat luas betapa pentingnya memisahkan sampah organik dan sampah anorganik.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *