Webinar Nasional Seri#265 “Jejak Flora Nusantara” Sabtu (18/10/2025)

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara megadiversitas di dunia, rumah bagi lebih dari 30.000 spesies tumbuhan berpembuluh, termasuk ribuan spesies endemik yang tidak ditemukan di tempat lain. Dari hutan hujan tropis di Sumatera hingga padang sabana di Nusa Tenggara, flora Nusantara membentang dengan kekayaan warna, bentuk, dan fungsi ekologis yang luar biasa.

Setiap daerah memiliki kekhasan tumbuhannya sendiri, mencerminkan adaptasi alami terhadap kondisi iklim dan tanah yang beragam. Kekayaan ini bukan hanya simbol keindahan, tetapi juga penopang kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Lebih dari sekadar penghias alam, flora Indonesia menjadi bagian penting dari identitas budaya bangsa. Berbagai jenis tanaman digunakan dalam ritual adat, pengobatan tradisional, hingga menjadi inspirasi dalam seni dan arsitektur.

Misalnya, bunga melati putih sebagai lambang kesucian dan keindahan, atau pohon beringin yang merepresentasikan keteduhan dan kekuatan dalam falsafah bangsa. Hubungan antara manusia dan flora bukanlah hubungan satu arah, melainkan simbiosis yang membentuk cara pandang masyarakat terhadap alam dan keberlanjutan hidup.

Namun, di tengah derasnya laju pembangunan dan perubahan iklim global, keberadaan flora Indonesia menghadapi ancaman serius. Deforestasi, kebakaran hutan, alih fungsi lahan, serta eksploitasi berlebihan menggerus habitat alami banyak spesies tumbuhan. Di sinilah pentingnya membahas flora dan masa depan ekologi Indonesia.

Webinar Nasional Seri#265 “Jejak Flora Nusantara: Mengenal Kekayaan Tumbuhan Indonesia” akan digelar oleh Tunas Hijau bersama Departemen Biologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada Sabtu, 18 Oktober 2025 pukul 12.00 – 15.00 WIB melalui Zoom dan Live YouTube “Tunas Hijau Indonesia”.

Webinar ini akan menghadirkan keynote speaker Dr. Dini Ermavitalini, S.Si., M.Si (Dosen Biologi ITS Surabaya)

Beberapa orang belia pembudidaya ribuan tanaman Indonesia juga akan berbagi praktik baik pengembangan proyek budidaya tanaman masing-masing. Mereka adalah:
1.⁠ ⁠ Naziya Putri Syafira Ariwibowo “bidadara” dari SDN Sawunggaling I
2.⁠ ⁠ Lintang Pandega Permana “stevia” dari SMPN 57
3.⁠ ⁠ Marshall Dastan Putra R. “pandan” dari SDN Ketabang I
4.⁠ ⁠ Tevy Janeeta Adriana “sisih hijau dan sirih merah” dari SDN Pakis V
5.⁠ ⁠ Fay Mayzing Floricsa S. “bunga telang” dari SDN Kandangan III
6.⁠ ⁠ Rah Handaru Hatmaji Marsudi “sanseiveira” dari SMPN 1
7.⁠ ⁠ Trisha Maulidina Azarine “herbal” dari SMPN 5
8.⁠ ⁠ Novianti Mirroh Trisyani “jahe” dari SMPN 12
9.⁠ ⁠ M. Hakam Yasin “telang” dari SMPN 46
10.⁠ ⁠Ni Luh Gede Reva Dealove V. A. “rosella” dari SMPN 35
11.⁠ ⁠Nayla Thalita Azzahra “aloevera” dari SDN Petemon IX
12.⁠ ⁠Gladys Zelda Felicia “telang” dari SDN Lidah Kulon I
13.⁠ ⁠Naysia Aqila Andriani “serai” dari SDN Ngagel Rejo III
14.⁠ ⁠Ezra Bintang Izdihar K. “kemangi” dari SD Kyai Ibrahim

Pendaftaran peserta webinar ini gratis melalui link: https://bit.ly/jejak-flora-nusantara

Setiap peserta terdaftar dan mengisi link daftar hadir akan mendapatkan sertifikat.

14 thoughts on “Webinar Nasional Seri#265 “Jejak Flora Nusantara” Sabtu (18/10/2025)

  • Oktober 17, 2025 pada 20:42
    Permalink

    Webinar Nasional “Jejak Flora Nusantara” ini benar-benar luar biasa! 🇮🇩 Acara ini bukan hanya mengenalkan kekayaan tumbuhan Indonesia, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta dan tanggung jawab terhadap flora yang menjadi warisan alam dan budaya bangsa. 🌺🌳

    Menarik sekali melihat kolaborasi antara para ahli biologi dan generasi muda pembudidaya tanaman dari berbagai sekolah. Mereka adalah bukti nyata bahwa pelestarian alam bisa dimulai dari langkah kecil—menanam, merawat, dan mencintai tumbuhan di sekitar kita. 🌱💚

    Dengan mengikuti webinar ini, kita tidak hanya belajar tentang keindahan flora Nusantara, tetapi juga diajak merenung: apa yang bisa kita lakukan agar kekayaan ini tetap lestari untuk generasi mendatang? 🌏✨

    #JejakFloraNusantara #TunasHijauIndonesia #CintaFlora #AksiUntukBumi #LestarikanKeanekaragamanHayati

    Balas
    • Oktober 17, 2025 pada 22:32
      Permalink

      Menambah wawasan tentangtempat tinggal didam laut fllor dan fauna didalam laut.
      Tidak hanya memperindah lingkungan tetapi penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

      Balas
    • November 23, 2025 pada 16:03
      Permalink

      Webinar Nasional “Jejak Flora Nusantara” ini benar-benar luar biasa! 🇮🇩 Acara ini bukan hanya mengenalkan kekayaan tumbuhan Indonesia, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta dan tanggung jawab terhadap flora yang menjadi warisan alam dan budaya bangsa. 🌺🌳

      Nama ibrahim tubagus maulana
      Sekolah sdn jemur wonosari 1 surabaya
      Judul proyek pengolahan minyak jelantah
      No peserta 115

      Balas
  • Oktober 17, 2025 pada 22:20
    Permalink

    Jejak flora dan fauna, bukti keberagaman hayati yang luar biasa! 🌿🦁 Mari kita lestarikan dan dokumentasikan jejak-jejak ini untuk generasi mendatang. Pemahaman akan pentingnya konservasi dapat membantu melindungi spesies langka dan ekosistem yang rapuh.

    Balas
  • Oktober 18, 2025 pada 09:10
    Permalink

    Webinar Nasional Seri#265 “Jejak Flora Nusantara” Sabtu (18/10/2025)
    Kegiatan yang luar biasa, flora Indonesia menjadi bagian penting dari identitas budaya bangsa mengedukasi generasi muda tentang kekayaan alam indonesia

    Tunas hijau 🌱selalu menginspirasi masyarakat agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan untuk keseimbangan alam ..

    Nama : Naysia Aqila Andriani
    Sekolah : SDN Ngagelrejo3
    No peserta: 428
    Proyek budi daya sereh

    proyek tanaman sereh dengan hasil olahan Sereh lemon dan wedang uwuh

    🌱Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_

    Balas
  • Oktober 19, 2025 pada 11:20
    Permalink

    Webinar yang bermanfaat dan menambah wawasan.

    Nama: Mikhaela Adeva Abbialya
    No.Peserta: 218
    Sekolah: SDN.Kalisari 2/513 Surabaya.
    Proyek LH: Budidaya tanaman asem jawa dan produk minuman kesehatan tradisional sinom.

    Salam Bumi Pasti Lestari!
    Salam Zero Waste!

    Balas
  • Oktober 19, 2025 pada 22:36
    Permalink

    webinar yang kerenn

    Balas
  • Oktober 20, 2025 pada 18:54
    Permalink

    Nama Gede Kesawa Desvananda Sasmita
    No Peserta 595
    Judul Proyek Biobox Maggot Solusi Daur Upang Sampah organik rumah tangga menjadi Emas Hitam

    Webinar “Jejak Flora Nusantara” ini benar-benar menunjukkan betapa kayanya negeri kita dengan keanekaragaman tumbuhan yang luar biasa. Tidak hanya menghadirkan ilmu dari narasumber ahli seperti Dr. Dini Ermavitalini, tetapi juga memberi ruang bagi generasi muda untuk tampil dan berbagi pengalaman nyata dalam menjaga serta membudidayakan tanaman lokal. Sangat menginspirasi melihat anak-anak sekolah dasar dan menengah sudah memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan konservasi flora Indonesia. Acara seperti ini penting untuk menumbuhkan rasa cinta alam sekaligus memperkuat semangat pelestarian biodiversitas Nusantara di masa depan.

    Balas
  • Oktober 21, 2025 pada 17:44
    Permalink

    Webinar ini dapat menambah wawasan kita tentang keanekaragaman tumbuhan yang ada di Indonesia 🔥✨

    Chaitra Annisa Mahira
    SMPN 18 Surabaya
    SINARI CHAITRA (sisa nasi jadi pupuk organik cair)

    Balas
  • Oktober 22, 2025 pada 05:55
    Permalink

    Webinar ini sangat membuka wawasan saya tentang kekayaan flora Indonesia. Saya belajar banyak hal baru tentang jenis – jenis tumbuhan endemik yang sebelumnya belum pernah saya ketahui. Terimakasih Dr. Dini Ermavitalini, S.Si., M.Si dan Tunas Hijau🙏🙏🙏

    Akifa Maulidya – 698
    SDN Tandes Kidul 1
    Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 14:33
    Permalink

    “Langkah keren untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan budaya Indonesia 🌏💚 Semoga makin banyak generasi muda yang ikut peduli dan melestarikan flora Nusantara!”

    Nama:Messa eko putri
    Sekolah:SDN Airlangga 1/198
    Proyek:Budidaya Lidah buaya

    Balas
  • Oktober 28, 2025 pada 08:39
    Permalink

    Selalu antusias mengikuti Webinar yg di selenggarakan oleh Tunas Hijau karena menghadirkan narasumber serta narasumber praktik baik yang selalu menginspirasi
    Saya Jasmine Azzahra Abqoriah
    SDN TAMBAKSARI 1 Surabaya (690)
    Proyek samor

    Balas
  • November 30, 2025 pada 18:17
    Permalink

    saya frisdya lanikmaruf isfani dari SMPN 57 Surabaya dengan nomer urut 1382 proyek saya yaitu pengolahan sampah GALBOT (Galon dan botol) sebagai kreasi furnitur dan fashion aksesoris

    webinnar jejak flora nusantara ini mengajarkan penting nya menjaga flora di nusantara untuk kebaikan ekosistem dan juga perawatan ekosistem yang berkelanjutan

    Balas
  • Desember 7, 2025 pada 21:39
    Permalink

    Kelestarian lingkungan diperlukan agar ekosistem flora dan fauna tetap terpelihara dan bisa diwariskan kepada generasi berikutnya. Merupakan tanggung jawab bersama.
    Nama : Fatimah Nawal Rahman
    Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500 Surabaya
    No. Peserta : 026
    Pencapaian : 1.793,75 kg

    Daur ulang sampah An Organik menjadi produk kerajinan
    Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *