Hari Tanah Sedunia, Naziya Bagikan 200 Pohon Bidara Budidayanya
Hari Tanah Sedunia yang diperingati setiap 5 Desember dirayakan secara khusus oleh Naziya Putri Syafira Ariwibowo, finalis Putri Lingkungan Hidup 2025 dari SDN Sawunggaling I Surabaya. Pada Jumat (5/12/2025), Naziya membagikan sekitar 200 pohon bidara hasil budidayanya. Seluruh siswa kelas 5 dan kelas 6, serta para guru di sekolah tersebut, menerima pohon bidara dari Naziya.
Pada aksi bertajuk Jubah Nobita (Jumat Berkah Bidara) itu, Naziya mengawalinya dengan menjelaskan keutamaan pohon bidara yang ia budidayakan sejak Mei 2025. “Pohon bidara ini memiliki akar tunggang yang kuat, panjang, dan menembus dalam. Ini adalah ciri khas tanaman yang tahan kering,” kata Naziya sebelum pembagian pohon bidara di sekolahnya.
Akar tunggang pada bidara berfungsi untuk mencari sumber air jauh di bawah tanah, menjaga tanaman tetap kokoh meski berada di tanah berpasir atau kering, serta memperkuat kemampuan adaptasi di lahan tandus. Akar tunggang bidara dapat tumbuh hingga 1–3 meter, bahkan lebih pada kondisi tertentu.
Naziya juga menjelaskan bahwa meskipun memiliki akar tunggang yang dominan, bidara tetap mengembangkan akar samping yang menyebar secara horizontal. Fungsinya adalah menyerap nutrisi di lapisan tanah bagian atas, membantu menopang tanaman dari sisi samping, dan memperluas jangkauan penyerapan air. Akar samping ini tidak sebesar akar tunggang, tetapi menyebar cukup lebar.

Naziya berharap pohon bidara yang ia bagikan dapat dirawat dengan baik. “Cara merawatnya cukup dengan menyiram minimal sekali setiap hari. Sesekali juga perlu diberi pupuk. Agar cepat tumbuh lebih besar, sebaiknya bidara ini dipindah ke wadah yang lebih besar atau ditanam langsung di tanah,” terangnya.
Faktor sinar matahari, lanjut Naziya, sangat penting untuk mempercepat pertumbuhan bidara. “Pastikan bidara ini dirawat di tempat yang mendapatkan sinar matahari cukup,” ujar Naziya Putri Syafira.
Finalis Putri Lingkungan Hidup 2025 ini juga menjelaskan bahwa tanaman bidara dapat diolah menjadi produk makanan dan minuman yang memiliki khasiat kesehatan. “Cukup dengan mengolah daunnya,” tambahnya.
Naziya berencana memberikan penghargaan kepada siswa yang berhasil merawat dan menumbuhkan pohon bidara dengan hasil terbaik. “Saya akan memantaunya beberapa bulan lagi,” pungkasnya.
Mochamad Taukit, Kepala SDN Sawunggaling I Surabaya, nampak membersamai Naziya pada aksi pembagian bidara itu. Taukit berharap seluruh warga SDN Sawunggaling I peduli lingkungan hidup dan aktif menghijaukan sekitarnya.
Penulis: Mochamad Zamroni


Keren kak naziya, semangar hijaukan bumi dengan tanaman bidara
Nama : Fatimah Nawal Rahman
Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500 Surabaya
No. Peserta : 026
Pencapaian : 1.793,75 kg
Daur ulang sampah An Organik menjadi produk kerajinan
Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan
Kereen,semangat trs menjaga bumi dengan tanaman bidara👍👌🌏
Hebatt kak naziya👍
Semoga sukses slalu untuk proyeknya
Nama :Felychia Rosalina Putri
SDN Sawunggaling 1/382 Surabaya
Proyek pengolahan limbah minyak jelantah
Kerrenn naziya sudah berbagi tanaman Bidara, teman teman mungkin banyak yang belum tahu apa itu tanaman Bidara, berkat naziya mereka jadi nambah ilmu termasuk carissa.semangat terus ya
Carissa Putri Fatihasari
SDN Sidotopo wetan V
No.peserta : 674
Proyek SANCA ( Sampah Anorganik Carissa)
Selamat hari tanah sedunia. Semoga tanah d surabaya subur, aman, sehat. Semangat trs kak nazia untuk menjalankan proyeknya.
Eno wahyu kamagading
SDN pacarkeling 1/182 surabaya
Eco enzyme
452
Aksi Naziya di Hari Tanah Sedunia benar-benar menginspirasi! Membagikan 200 pohon bidara hasil budidayanya sendiri menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan tidak harus menunggu besar—anak SD pun bisa memberi dampak luar biasa. Penjelasan Naziya tentang akar tunggang dan akar samping bidara juga membuat semua orang di sekolah paham bahwa menanam itu bukan sekadar menaruh bibit, tetapi memahami cara hidup tanaman. Lebih keren lagi, ia tidak hanya membagikan bibit, tapi juga memberikan edukasi hingga membuat program penghargaan bagi yang merawat pohonnya dengan baik. Langkah ini menunjukkan bahwa penghijauan bisa dimulai dari sekolah dan terus tumbuh menjadi kebiasaan. Salut untuk Naziya dan SDN Sawunggaling I yang terus menanam harapan untuk bumi yang lebih hijau! 🌱✨
Kenzo Anugrah Ramadhan/567
Keren..semngat selalu
Reynando Yudhistira putra
SDN Wiyung 1 Surabaya
Pengolahan sampah plastik
keren sekali terus menebarkan kebaikan untuk lingkungan ya mbk naziya memberikan contoh yang luar biasa bagi kita semua
kevin Emilio Al Irzan_261_kelompok budidaya pandan _sdn ngagelrejo III
Selamat hari tanah … Kembalikan fungsi tanah sebagai sumber kehidupan
Falisha misha alkhansa
SDN Rangkah VI Surabaya
No peserta 554
Keren Naziya..Tetap semangat dan sukses selalu ✨️
Nama : Fathan Alby A
Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun
Halo sobat hijau 🌳
Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
Salam bumi, pasti lestari 🌱
Hari Tanah Sedunia, Naziya Bagikan 200 Pohon Bidara Budidayanya
Sangat menginspirasi Naziya.. Sukses selalu
Nama : Naysia Aqila Andriani
Sekolah : SDN Ngagelrejo3
No peserta: 428
Proyek budi daya sereh
proyek tanaman sereh dengan berbagai manfaat dalam berbagai bidang dapat digunakan untuk obat-obat an, bumbu dapur hingga pengusir nyamuk
🌱Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_
Wow kereeen
Project budidaya Bidaranya
Sekarang aku jd tau bgmn bentuk dan cara menanam bidara yg baik dan benar.
Juga manfaat dr bidara itu sdr yg luar biasa untuk tubuh kita.
Semangat trs ya naziyaa
Smg selalu konsisten dengan budidayanya
Salam Komandan
Marshall Dastan PR
Sdn. Ketabang 1/288
No peserta 207
Project Komandan.
Sugoi-sugoi, sukses dan semangat selalu yah dalam menghijaukan bumi ini.
Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).
Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.
Artikel ini sangat inspiratif, aksi berbagi pohon bidara yang dilakukan Naziyah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini dan pentingnya menjaga lingkungan di sekitar.
Semangat dan sukses untuk proyek lingkungannya Naziyah!
Nama: Mikhaela Adeva Abbialya
No.Peserta: 218
Sekolah: SDN.Kalisari 2/513 Surabaya.
Proyek LH: Budidaya tanaman asem jawa dan produk minuman kesehatan tradisional sinom.
Keren sekali Naziya, Semoga tanaman tanaman bidara yang diberikan kepada masyarakat sekitar bisa terus bermanfaat kedepannya
Almahyra Danesh Syaquila
Nomer urut 278
Judul proyek Budimalang
Sdn Ketabang 1/288