Pangput Mengubah Seorang Anak menjadi Mangrove Warrior dan Seorang Ibu menjadi Life Warrior

Ketika pertama kali menghubungi Bu Eko, Kepala SMP Negeri 1 Surabaya untuk menyampaikan bahwa Harley mendaftar program Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup Tunas Hijau Tahun 2025, jujur saya tidak punya ekspektasi apapun.

Saya hanya berpikir, “Yang penting Harley punya kegiatan positif dan belajar hal baru.” Bahkan, mempelajari challenge harus mengolah sampah minimal 1000 kg atau menanam 1000 tanaman, saya auto bilang ke Kak Roni, “Saya kayaknya harus resign dari pekerjaan saking tidak sanggupnya hehe.”

Ini di Bulan Mei 2025….

Namun seiring dengan berjalannya waktu, saya menyadari bahwa keputusan sederhana ini sebenarnya adalah bagian dari skenario besar yang Allah tuliskan untuk hidup kami. 2 bulan pertama, drama sekali hehe. Kita sering bertengkar karena Harley selalu bilang, “Mama, onok ae acarane. ”Hampir setiap ada giat, kami bertengkar. Tetapi kemudian berdamai. Berpelukan. Bertengkar. Berdamai. Berpelukan. Terus berulang. 

Sampai memasuki bulan ketiga… 

Perubahan Harley terlihat sedikit demi sedikit, dan saya mensyukuri setiap perubahan, sekecil apapun itu. Anak yang dulu malas bangun pagi, kini mulai rutin mengikuti bersih pantai. Anak yang dulu bisa tidak keluar kamar seminggu karena main game online, kini pulang dengan lumpur sampai lutut sambil tersenyum bangga setelah menanam mangrove. 

Anak yang dulu marah kalau disuruh tampil di depan umum, kini bisa berbicara di depan kamera dengan percaya diri pakai pantun pula. Saya melihat mata Harley berbinar, setiap kali ia bercerita tentang kegiatan Pangput, teman baru, dan bibit mangrovenya yang semakin rimbun.

Memasuki bulan kelima…

Harley sudah berhasil membibit dan menanam 8.200 mangrove, di Gunung Anyar, Keputih dan Wonorejo. Selain budidaya, Harley juga mengembangkan 5 (lima) produk inovasi mangrove berupa kecap, sirup, sampo, kondisioner, dan pewarna batik alami.

Tidak berhenti di situ, Harley juga membangun website edukasi yang sudah berisi 30 artikel edukasi dan 70 video edukasi yang dapat diakses di laman www.HarleyPangeranLingkunganHidup.com. Harley juga membina 4 (empat) kampung mitra bersama tim Rana Happy Eco Mission (Dik Princess, Dik Rasio, Dik Vara, Dik Naziya dan Dik Fathan). Di samping itu, dia juga menginisiasi SMP Negeri 1 Surabaya sebagai sekolah pembudidaya mangrove pertama di Indonesia.

Sampai dengan bulan November 2025, Harley sudah melakukan pembibitan dan penanaman 18.200 mangrove. Namun di balik semua pencapaian itu saya tahu Harleymasih memiliki banyak PR. Banyak sekali. Tetapi semua itu saya jadikan challenge bagi diri saya sebagai orang tua, seperti challenge-challenge di Keluarga Zero Waste,

Surabaya Eco School dan Keluarga Sadar Iklim dan Tanggap Bencana yang tiada habisnya hehe. Karena di setiap PR Harley yang belum selesai, saya merasa Allah sedang menitipkan pesan khusus untuk saya. Pesan agar saya menjadi ibu yang lebih sabar, lebih kuat dan lebih meluangkan waktu untuk anak semata wayang saya.

Perlahan saya menyadari bahwa mendampingi Harley bukan hanya menjadikan ia semakin matang, tetapi juga menjadikan saya seorang Life Warrior, pejuang kehidupan yang belajar menghadapi setiap ujian dan tantangan dengan hati yang lebih tenang.

Suatu hari kami berbicara dari hati ke hati. Deep talk, kata generasi Z. Saya berkata kepada Harley bahwa jika suatu saat nanti mama sudah tidak ada, inilah warisan mama untuk Harley. Warisan yang tidak berbentuk harta benda, tetapi berbentuk nilai dan perjuangan. Mangrove yang ia tanam, pantai yang ia bersihkan, bumi yang ia cintai.

Semuanya akan menjadi jejak yang tetap hidup meski saya kelak tiada. Saya ingin Harley membawa gelar Mangrove Warrior sebagai bagian dari jati dirinya. Saya juga ingin Harley melihat ibunya sebagai seorang Life Warrior.

Saya ingin terus mendampingi Harley menanam sampai ratusan ribu mangrove. Saya ingin hadir di setiap langkahnya, di setiap jatuh bangunnya, dan di setiap lelah yang ia persembahkan untuk bumi. Pendampingan ini bukan beban. 

Pendampingan ini adalah anugerah yang memperkuat hubungan kami sebagai ibu dan anak dan memperkuat keyakinan saya bahwa setiap tantangan dalam program Pangput adalah bagian dari latihan jiwa bagi kami berdua.

Program ini bukan hanya mengubah Harley. Program ini juga mengubah saya. Saya langsung merasa berubah menjadi Sailor Moon, tokoh favorit masa kecil saya. Dengan kekuatan bulan, akan mencipta sejuta kebaikan. 

Program Pangput menjadikan saya lebih sabar, lebih sadar, lebih banyak bersyukur, dan lebih kuat menghadapi tantangan. Saya ingin terus mengawal Harley dan juga anak-anak Pangput lainnya dalam proses mereka berubah menjadi super hero kehidupan. Saya ingin bermanfaat sejauh yang Allah izinkan.

Salam Bumi Pasti Lestari
Hijaukan Bumi demi Generasi Negeri

Penulis: Puspita Ayuningtyas Prawesti
Ibu dari Harley Fatahillah Yodhaloka Sunoto
Finalis Pangeran Lingkungan Hidup SMP 2025

18 thoughts on “Pangput Mengubah Seorang Anak menjadi Mangrove Warrior dan Seorang Ibu menjadi Life Warrior

  • Desember 11, 2025 pada 11:22
    Permalink

    Masya’Allah keren tante sangat menginspirasi, mangrove warior sejati dengan aksi nyatanya yang bermanfaat bagi alam menjaga bumi tercinta

    Nama : Fatimah Nawal Rahman
    Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500 Surabaya
    No. Peserta : 026
    Pencapaian : 1.793,75 kg

    Daur ulang sampah An Organik menjadi produk kerajinan
    Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan

    Balas
    • Desember 11, 2025 pada 18:10
      Permalink

      Kerennn sekali tante,, sangat terharu sekali saya membaca artikelnya, sukses slalu yaa untuk proyeknya kak harley
      Nama Felychia Rosalina Putri
      SDN Sawunggaling 1/382 Surabaya
      Proyek Pengolahan Limbah minyak jelantah

      Balas
      • Desember 16, 2025 pada 13:09
        Permalink

        Keren sekali kak Harley dan juga mamanya, Membuat kota Surabaya ini lebih aman dari abrasi dan juga intrusi air laut, Semoga kota Surabaya kedepannya bisa lebih aman terutama di daerah pesisir hutan mangrove

        Almahyra Danesh Syaquila
        Nomer urut 278
        Judul proyek Budimalang
        Sdn Ketabang 1/288

        Balas
    • Desember 16, 2025 pada 05:58
      Permalink

      Luarrrr biasa….Harley
      Luarrrr biasa …. Mama Harley.
      Support dukungan motivasi kemauan orang terdekat adalah kunci kesuksesan
      Terus belajar terus berproses.sukses buat Harley
      Carissa Putri Fatihasari
      SDN Sidotopo wetan V
      No.peserta : 674
      Proyek SANCA ( Sampah Anorganik Carissa)

      Balas
  • Desember 11, 2025 pada 11:41
    Permalink

    Semangat selalu kak..
    Reynando Yudhistira putra
    SDN Wiyung 1 Surabaya
    Pengolahan sampah plastik

    Balas
  • Desember 11, 2025 pada 12:17
    Permalink

    Kamu kereeeennnn. Ibu juga kereeennn.

    Balas
  • Desember 11, 2025 pada 20:03
    Permalink

    Keren bangetloh mangrove nya saya baru pertama kali ini ikut menanam mangrove dan asik jg y ternyata. Trm ksh mam atas kesempatan nya. Semangat dan sukses y buat kak harley dan mama dan mangrove nya tumbuh subur semua.
    Eno wahyu kamagading
    SDN pacarkeling 1/182 surabaya
    Eco enzyme
    452

    Balas
  • Desember 11, 2025 pada 23:20
    Permalink

    Cerita tentang Harley dan ibunya ini benar-benar menyentuh dan inspiratif. Program Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025 terbukti bukan hanya membentuk seorang anak menjadi Mangrove Warrior, tetapi juga membentuk seorang ibu menjadi Life Warrior yang kuat, sabar, dan penuh cinta. Perjalanan penuh drama, tawa, lelah, dan air mata itu berubah menjadi bukti bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil dan niat baik.

    Melihat Harley berkembang dari anak yang enggan keluar rumah menjadi pejuang mangrove dengan ribuan bibit yang sudah ia tanam adalah pencapaian luar biasa. Lebih hebat lagi, perjuangan ini dilakukan bersama ibunya yang setia mendampingi setiap proses. Artikel ini mengingatkan kita bahwa mendidik anak mencintai bumi juga berarti membangun ketangguhan, karakter, dan ikatan keluarga yang lebih kuat. Salut untuk Harley dan ibunya—keduanya adalah pahlawan lingkungan yang sesungguhnya. 🌿💚

    Balas
  • Desember 12, 2025 pada 09:27
    Permalink

    Mangrove sebagai salah satu tanaman penyelamat abrasi dan erosi pantai, memang sangat penting untuk dibudidayakan terus menerus. Kenapa? Menurut saya pribadi, agar luas daratan tidak berkurang bahkan tidak tenggelam. Dan agar generasi yang akan datang tetap bisa menikmati apa yang kita nikmati hari ini.

    Anyway, Tante Puspita…Kuereennn dan Cantikkk…
    Aksi nya pun Luar Biasa…
    Semangat jadi mangrove warriornya ya tante dan kak harley…

    Naziya Putri
    SDN Sawunggaling 1
    NoBiTA

    Balas
  • Desember 13, 2025 pada 03:52
    Permalink

    Semangat…dan terus menjadi ortu yang memberi support system, arahan dan motivasi besar .. Karena orang tua lah yg lebih mengetahui bagaimana kemampuan anak

    Falisha misha alkhansa
    SDN Rangkah 6 sby
    No peserta 554

    Balas
  • Desember 13, 2025 pada 15:55
    Permalink

    Keren sekali mama Harley, Wonder Women ini!!
    Semangat selalu Harley dan mamanya, sukses untuk Warrior Mangrove nya ya!

    Nama: Mikhaela Adeva Abbialya
    No.Peserta: 218
    Sekolah: SDN.Kalisari 2/513 Surabaya.
    Proyek LH: Budidaya tanaman asem jawa dan produk minuman kesehatan tradisional sinom.

    Balas
  • Desember 13, 2025 pada 22:04
    Permalink

    MasyaAllah..Luar biasa..Keren mama mas Harley..Tetap semangat untuk mas Harley dan keluarga, sukses selalu✨️

    Nama : Fathan Alby A
    Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
    Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun

    Halo sobat hijau 🌳
    Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
    Salam bumi, pasti lestari 🌱

    Balas
  • Desember 14, 2025 pada 09:04
    Permalink

    Keren sekali semngat terus untuk mama kak Harley.. Sangat menginspirasi

    Nama : Naysia Aqila Andriani
    Sekolah : SDN Ngagelrejo3
    No peserta: 428
    Proyek budi daya sereh

    proyek tanaman sereh dengan berbagai manfaat dalam berbagai bidang dapat digunakan untuk obat-obat an, bumbu dapur hingga pengusir nyamuk

    🌱Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_

    Balas
  • Desember 14, 2025 pada 20:08
    Permalink

    Kereeen sekali support nyaa tante Puspita.
    Selalu siap mendampingi dalam setiap Aksi kak Harley Mangrove Warior.

    Semoga aksi baiknya trs berlanjut dapat menjadi contoh pd seluruh masyarakat semua.
    Semangat tante Puspita dan kak Harley.

    Salam Komandan
    Marshall Dastan Putra R
    Sdn. Ketabang 1/288 sby
    No peserta 207
    Komandan

    Balas
  • Desember 14, 2025 pada 22:19
    Permalink

    Luar biasaa, keren sekali, semoga menginspirasi banyak orang

    KANAYA DIVANESA AWANDA
    SMPN 58 SURABAYA
    NO URUT: 1388
    JUDUL PROYEK: BARASIMAN (BUDIDAYA ALOEVERA PENGUSIR KUMAN)

    Balas
  • Desember 16, 2025 pada 04:22
    Permalink

    Tulisan ini sangat inspiratif dan menyentuh, menunjukkan bahwa Program Pangput tidak hanya mengubah Harley, tetapi juga membentuk orang tua yang lebih kuat dan sabar. Perjalanan menanam mangrove, berproses, dan bertumbuh bersama menjadi bukti nyata pendidikan lingkungan yang berdampak mendalam. Kisah ini layak menjadi teladan bagi keluarga dan generasi muda.

    Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
    ‎Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).

    ‎Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.

    Balas
  • Desember 17, 2025 pada 04:13
    Permalink

    MasyaAllah, Luar biasa kak Harley…. Luar biasa Tante Puspita….
    Aksi yg keren, menjadi Mangrove Warrior, tetap semangat dan sukses selalu kak Harley 👍✊

    Akifa Maulidya (698)
    SDN Tandes Kidul 1
    Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • Desember 23, 2025 pada 13:20
    Permalink

    Tante Puspita selalu possitive thinking, possotive vibes, dan menghargai siapapun dari manapun. tante Puspita adalah warrior.. sehingga bisa mendampingi Mas Harley menjadi Mangrove warrior.. suatu pengorbanan yang besar dan luar biasa. membuat saya juga menjadi ikut semangat.

    Nama Sanggrama Rasio Al Warisyi
    SDN Kaliasin 1 Surabaya
    Memiliki Project Utilization off eggshell waste to green the earth an innovate food material.

    Balas

Tinggalkan Balasan ke Camallia.A.Y Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *