Pencegahan Narkoba di Sekolah: Edukasi, Perlindungan, dan Penguatan Diri
Pencegahan narkoba di lingkungan sekolah tak hanya penting, tapi juga mendesak. Saat ini, jenis narkoba yang beredar semakin beragam dan mudah diakses. Tidak hanya narkoba klasik seperti ganja, sabu, dan ekstasi, tetapi juga narkoba baru seperti new psychoactive substances (NPS) yang sering disamarkan dalam bentuk permen, cairan vape, bahkan kosmetik.
Anak-anak dan remaja rentan terpapar karena kurangnya pengetahuan, tekanan sosial, dan akses digital yang tidak terkendali. Data terbaru dari BNN tahun 2025 menunjukkan peningkatan peredaran narkoba di kalangan remaja, terutama melalui media sosial dan jasa pengiriman online. Sekolah sebagai ruang tumbuh anak harus menjadi benteng edukasi dan deteksi dini atas ancaman ini.
Melindungi anak dari bahaya narkoba erat kaitannya dengan pemenuhan hak-haknya sebagai individu yang sedang tumbuh dan berkembang. Dalam perspektif perlindungan anak, setiap anak berhak hidup sehat, mendapatkan pendidikan yang layak, dan tumbuh dalam lingkungan yang aman dari kekerasan dan pengaruh buruk.
Penyalahgunaan narkoba jelas melanggar hak tersebut. Maka, pendekatan pencegahan harus menyeluruh: memperkuat peran guru dan orang tua, menanamkan nilai-nilai hidup sehat dan positif sejak dini, serta menyediakan ruang curhat yang aman dan terpercaya di lingkungan sekolah.
Tidak sedikit pelajar yang tergoda narkoba bukan karena iseng, tetapi karena merasa tertekan, terabaikan, atau tidak mampu mengelola emosinya. Karena itu, penting mengajarkan keterampilan mengelola stres dan emosi tanpa pelarian pada zat adiktif.
Pencegahan narkoba bukan tugas satu pihak. Ini adalah kerja kolaboratif antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Program penyuluhan terpadu, kurikulum berbasis karakter, pelatihan guru, serta sinergi dengan aparat penegak hukum harus terus diperkuat.
Dengan begitu, sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga menjadi ruang aman yang membekali anak-anak untuk melindungi dirinya, membuat pilihan sehat, dan tumbuh sebagai generasi bebas narkoba.
—
Webinar Nasional Seri#251 “Pencegahan Narkoba di Sekolah”
Tunas Hijau bersama Forum Kota Surabaya Sehat, PT Dharma Lautan Utama, serta Badan Narkotika Nasional RI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan & Pemberdayaan Anak, dan Plato Foundation menyelenggarakan Webinar Nasional Seri#251 “Pencegahan Narkoba di Sekolah” pada Sabtu, 12 Juli 2025 pukul 12.00 – 15.00 WIB melalui Zoom dan Live YouTube “Tunas Hijau Indonesia”
Pendaftaran gratis melalui : https://bit.ly/garda-cegah-narkoba
Narasumber:
1. Delvia Adventine (Penyuluh Narkoba Ahli Muda, Deputi Bidang Pencegahan BNN)
2. Muhammad Saleh (Ahli Madya Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Wilayah III, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak)
3. Dita Amalia (Direktur Plato Foundation)
Moderator:
1. Gayatri Kayla Frinanda (Siswi SMPN 12 Surabaya dan Putri Lingkungan Hidup 2024)
2. Verlita Anggraini Putri (Siswi SMPN 19 Surabaya dan Putri 2 Lingkungan Hidup 2024)
3. Raihan Jouzu (Siswa SMPN 57 Surabaya dan Pangeran 2 Lingkungan Hidup 2024)
Setiap peserta terdaftar dan mengisi daftar hadir akan mendapatkan sertifikat.
Narahubung Nizamudin 0858-5436-6508 (WA chat only)
(*/Mochamad Zamroni)


Terimakasih atas pencerahan dan ilmu yang sangat bermanfaat bagi kami sebagai tenaga Pendidik
Ayo menghentikan narkoba
Pencegahan narkoba memang sangat penting apalagi dilingkungan sekolah karena kita harus bisa menjaga anak anak bangsa karena mereka adalah generasi muda. Webinar semacam ini sangat bermanfaat karena tadi saya juga mengikuti nya banyak sekali ilmu yang di dapat 😄📝
Nama: Adinda Quenza Ramadhani
Sekolah: SDN KANDANGAN 1 Surabaya
No Peserta: 224
Judul proyek: Terong 🍆 dilahan sempit, solusi hijau 💚 untuk sekolah mandiri pangan 🏫
Terima kasih atas ilmu yang diberikan dalam webinar ini. Sungguh sangat mengedukasi, sehingga kita tahu bagaimana cara pencegahan narkoba, perlindungan dan penguatan diri terhadap bahaya narkoba.
Nama : Fathan Alby A
Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Anti Nyamuk.
Halo sobat hijau 🌳
Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan, merusak ekosistem, dan mengganggu kualitas air tanah. Sabun yang dihasilkan dari pengolahan limbah minyak jelantah memiliki fungsi tambahan sebagai anti nyamuk yang pastinya aman digunakan karena mengandung bahan alami. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan. Yuk, jaga lingkungan kita.
Salam bumi, pasti lestari 🌱
Pencegahan narkoba di lingkungan sekolah tak hanya penting, tapi juga mendesak. Saat ini, jenis narkoba yang beredar semakin beragam dan mudah diakses, sehingga diperlukan upaya yang sistematis dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran serta ketahanan siswa terhadap bahaya narkoba.
Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).
Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.
Pencegahan narkoba di lingkungan sekolah tak hanya penting, tapi juga mendesak. Saat ini, jenis narkoba yang beredar semakin beragam dan mudah diakses, sehingga diperlukan upaya yang sistematis dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran serta ketahanan siswa terhadap bahaya narkoba.
nama ibrahim tubagus maulana
sekolah sdn jemur wonosari 1
judul proyek minyak jelantah
no 115
Sekolah Bukan Tempat Narkoba – Tapi Tempat Tumbuh Harapan! 🌱💪
Webinar ini jadi pengingat kuat bahwa perlindungan anak dari narkoba bukan sekadar kampanye sekali lewat, tapi komitmen jangka panjang yang harus dibangun dari hati dan kolaborasi! 🤝❤️
🔥 Dari edukasi yang menyentuh, perlindungan yang konkret, hingga penguatan karakter diri – semua unsur ini harus berjalan berdampingan agar anak-anak kita bisa tumbuh bebas dari jebakan zat adiktif! 💡🧠
💬 “Anak tidak butuh pelarian, mereka butuh pendampingan.”
Kalimat ini melekat kuat di hati, karena banyak remaja yang justru jatuh karena merasa sendiri. Maka, mari kita hadir sebagai pendengar, pendamping, dan pelindung. 💚✨
Terima kasih untuk semua narasumber hebat dan moderator muda inspiratif yang menunjukkan bahwa perubahan dimulai dari kita semua, mulai hari ini! 👏🔥
#CegahNarkoba #SekolahAmanNarkoba #GenerasiTangguhTanpaNarkoba #WebinarTunasHijau
Kenzo Anugrah Rahmadhan
567 | SMPN 26 Surabaya
Proyek: EGGSELENT – Dari Cangkang Telur Jadi Solusi, Bukan Polusi 🥚🌿
#pangeranputrilh2025SMP_567 #SMPN26Surabaya #AksiUntukBumi #Tahap2Lestari
waw bahaya banget untuk kita apalagi buat orang dewasa
nama ibrahim tubagus maulana
sekolah sdn jemur wonosari 1
judul proyek minyak jelantah
nomer peserta 115
Pencegahan narkoba memang sangat penting apalagi dilingkungan sekolah karena kita harus bisa menjaga anak anak bangsa karena mereka adalah generasi muda. Webinar semacam ini sangat bermanfaat karena tadi saya juga mengikuti nya banyak sekali ilmu yang di dapat 😄📝
Nama : Nandana Akatara Arka Radita
Kelas : 6A
Sekolah : SDN jemurwonosari 1
Keren,pencegahan narkoba sangat penting,mau di lingkungan sekolah atau dimanapun
perkenalan nama saya Fitria Kania Nafasa dari smp negeri 31 Surabaya ingin memberi tanggapan , pencegahan narkoba dilingkungan sekolah maupun lingkungan sekitar sangat sangat penting.
Pencegahan narkoba di sekolah sangat penting untuk melindungi siswa dari bahaya narkoba dan membantu mereka membuat pilihan yang sehat. Bisa dengan : Pendidikan tentang bahaya narkoba, Keterlibatan orang, Kegiatan ekstrakurikuler, Konseling dan dukungan, serta Kerja sama dengan pihak berwenang. Dengan upaya pencegahan yang efektif, sekolah dapat membantu siswa membuat pilihan yang sehat dan menghindari bahaya narkoba.
Yunita Permata Sari dari SMP NEGERI 31 SURABAYA dengan Nomer Peserta 1116 Proyek Menjadikan Sabun Bekas Sebagai Hiasan Rumah
Nama : Lutfiah Nuril Ibadillah
No.peserta : 0216
Asal : sdn kaliasin 5
Judul proyek : enzyma
Alhamdulillah lolos tahap 2 semoga bisa terus lolos sampai final
Saya setiap hari selalu melakukan aksi, semoga selalu diberikan kelancaran
saiful ardhani dimas.p.s dari spentisa no perseta 0585 proyek pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aroma terapi waw sangat bermanfaat informasinya
sangat bermanfaat, menambah ilmu dan pengetahuan terutama untuk generasi mudah, tentang apa itu narkoba, agar generasi mudah tidak mudah terjerumus dengan narkoba
Nama : Fatimah Nawal Rahman
Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500 Surabaya
No. Peserta : 026
Daur ulang sampah plastik kemasan menjadi produk kerajinan
Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan
stop penyalagunaan narkoba, lindungi gerasi muda dari narkoba
Nama : Fatimah Nawal Rahman
Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500 Surabaya
No. Peserta : 026
Daur ulang sampah plastik kemasan menjadi produk kerajinan
Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan
Wah, artikel ini bener-bener membuka mata! Edukasi sejak dini soal bahaya narkoba itu penting banget. Sekolah bukan cuma tempat belajar pelajaran, tapi juga membentuk karakter dan melindungi masa depan generasi muda. Salut buat yang terus bergerak di bidang pencegahan ini!
Nama:Jessica Rachel avrina
Sekolah: SMPN 20 Surabaya
Nomor Peserta: 990
Judul Proyek: TEBA’AT Telang banyak manfaat
Nama: Tisya Ayodya Prameswari
Asal : SDI Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya
Proyek: ECOZY (Eco Enzyme)
Capaian: Saya telah membuat Eco Enzyme sebanyak 590,4 kg
Melindungi anak dari bahaya narkoba erat kaitannya dengan pemenuhan hak-haknya sebagai individu yang sedang tumbuh dan berkembang. Dalam perspektif perlindungan anak, setiap anak berhak hidup sehat, mendapatkan pendidikan yang layak, dan tumbuh dalam lingkungan yang aman dari kekerasan dan pengaruh buruk.
Nama : Ezra Bintang Izdihar Kurniawan
No : 003
Asal sekolah : SD Kyai Ibrahim Surabaya
Judul proyek : Pemanfaatan lahan kosong dan limbah plastik untuk budidaya kemangi
Melindungi anak dari bahaya narkoba erat kaitannya dengan pemenuhan hak-haknya sebagai individu yang sedang tumbuh dan berkembang. Dalam perspektif perlindungan anak, setiap anak berhak hidup sehat, mendapatkan pendidikan yang layak, dan tumbuh dalam lingkungan yang aman dari kekerasan dan pengaruh buruk.
Nama : Ezra Bintang Izdihar Kurniawan
No Peserta : 003
Asal sekolah : SD Kyai Ibrahim Surabaya
Judul proyek : Pemanfaatan lahan kosong dan limbah plastik untuk budidaya kemangi
Halo sobat hijau! 🌱
Salam bumi, pasti Lestari! 🌍🚫
Pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar harus menjadi perhatian bersama. Sekolah sebagai tempat belajar dan tumbuh, harus menjadi zona aman dari pengaruh buruk narkotika. Di sinilah peran guru, keluarga, dan teman sebaya sangat penting dalam membangun kesadaran, ketegasan, dan keteladanan.
Kita sebagai generasi muda perlu dibekali pengetahuan, didorong untuk aktif berkegiatan positif, dan dilibatkan dalam aksi nyata yang bermakna. Salah satunya lewat kegiatan lingkungan dan inovasi yang membangun rasa percaya diri serta kepedulian sosial.
📌 Nama: Nashifah Kamilia Arsya Salsabila
🏫 Sekolah: SMP Negeri 3 Mejayan
🔢 Nomor Peserta: 1464
🌿 Proyek: BION AMOS (Bio Lotion Anti Mosquito)
📄 Penjelasan Proyek:
BION AMOS adalah inovasi lotion anti nyamuk alami berbahan minyak atsiri serai, kulit jeruk, dan daun pandan. Proyek ini lahir dari semangat menciptakan solusi ramah lingkungan dan sehat tanpa bahan kimia berbahaya.
Artikel yang sangat bagus, mengingat narkoba sudah merambah ke segala bidang. Karena itu, pencegahan narkoba bukan hanya tugas satu pihak melainkan kerja kolaboratif antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Jauhi narkoba untuk selamatkan jiwa.
RAH HANDARU HATMAJI MARSUDI
SMP NEGERI 1 SURABAYA
NO PESERTA : 453
JUDUL PROYEK : BUDIDAYA TANAMAN HIAS SANSEVIERIA SEBAGAI PENYERAP POLUTAN DALAM MENGURANGI POLUSI UDARA.
DB. Abisatya
SD-319
SDN Rangkah VI Surabaya
Pengolahan Sampah Organik
Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi bangsa. Sekolah, sebagai rumah kedua bagi siswa, memegang peranan krusial dalam upaya pencegahan. Strategi yang efektif harus bersifat holistik, mencakup tiga pilar utama: Edukasi yang mencerahkan, Perlindungan yang mengamankan, dan Penguatan Diri yang memberdayakan.
webinar ini sangat memberikan pelajaran kami dan juga para guru akan sangat bahaya nya narkoba dalam kehidupan
nama Andita Karenina
no urut 1376
judul proyek telang bunga cantik yang bikin kita cantik
Pencegahan narkoba memang harus dimulai sejak dini melalui edukasi yang tepat dan penguatan karakter. Terima kasih Tunas Hijau sudah mengangkat isu ini secara komprehensif dan membangkitkan kesadaran akan pentingnya lingkungan sekolah yang aman dan sehat.
Nama:Erlinda dwi clarista
Sekolah:SMP negeri 38 surabaya
No peserta:1136
Judul proyek:budidaya tanaman bunga matahari sebagai upaya penghijauan dan estetika lingkungan
sekolah memanglah bukan tempatnya narkoba mak dari itu kita harus membersihkan narkoba dari sekolah maupun area sekolah
ajeng chaesa setia rahayu/1034
smpn 24 surabaya
eco.grow(pupuk eceng gondok)
Pencegahan Narkoba di Sekolah.
Marshall Dastan Putra R
Sdn Ketabang 1/288 Surabaya
No peserta : 207
Project : KOMANDAN ( Koleksi Tanaman Pandan)
Semakin marak dan banyak variasi narkoba yang coba meracuni generasi muda terutama anak-anak sekolah.
Biasanya disamarkan dalam bentuk makanan seperi permen atau minuman.
Karena itu perlu pengawasan pihak sekolah jangan sampe hal tersebut terjadi
Agar generasi muda tetap jauh dari Narkoba.
Katakan tidak Pada narkoba
Mari kita hidup sehat
Pencegahan narkoba di lingkungan sekolah tak hanya penting, tapi juga mendesak. Saat ini, jenis narkoba yang beredar semakin beragam dan mudah diakses. Tidak hanya narkoba klasik seperti ganja, sabu, dan ekstasi, tetapi juga narkoba baru seperti new psychoactive substances (NPS) yang sering disamarkan dalam bentuk permen, cairan vape, bahkan kosmetik.
saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris