Menteri LH: Kota Abai Lingkungan Akan Dicap ‘Kota Kotor’ dalam Penilaian Adipura Baru
Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) secara resmi meluncurkan penilaian baru Program Adipura yang menjadi instrumen utama dalam evaluasi kinerja pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah.
Dikutip dari laman https://kemenlh.go.id, transformasi ini merupakan bagian penting dari agenda besar reformasi lingkungan hidup nasional, sekaligus menjawab amanat Presiden Prabowo Subianto dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 untuk mencapai 100% pengelolaan sampah yang layak di seluruh Indonesia pada tahun 2029.
Program Adipura tidak lagi hanya menjadi simbol kota bersih, melainkan indikator strategis tata kelola persampahan yang modern, adil, dan berkelanjutan. Kini, penilaian tidak hanya bersandar pada estetika kota, tetapi pada tiga dimensi mendasar: sistem pengelolaan sampah dan kebersihan (50%), anggaran dan kebijakan daerah (20%), serta kesiapan SDM dan infrastruktur pendukung (30%). Konsep baru ini memberikan penekanan besar pada pengurangan sampah dari sumber, penguatan peran masyarakat, serta penerapan sistem pemilahan dan daur ulang yang lebih progresif.
“Adipura kini bukan lagi sekadar penghargaan, tetapi alat perubahan. Kota-kota yang gagal berbenah akan kami beri predikat Kota Kotor secara terbuka. Ini bukan hukuman, melainkan peringatan keras bahwa abai terhadap lingkungan adalah bentuk pengkhianatan terhadap masa depan,” tegas Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq.
Sebagai langkah konkret, seluruh kabupaten/kota wajib mengikuti proses penilaian yang berbasis data dan pengawasan teknologi seperti citra satelit dan survei udara. Daerah yang masih mengoperasikan tempat pembuangan akhir (TPA) dengan metode open dumping secara otomatis tidak akan masuk dalam klasifikasi Adipura.
Sebaliknya, insentif tinggi diberikan kepada kota yang mengalokasikan lebih dari 3% APBD-nya untuk pengelolaan sampah, memiliki SDM dan sarana memadai, serta mengelola TPA berteknologi sanitary landfill lengkap dengan fasilitas pengolahan lindi dan gas metan.
Proses penilaian baru Adipura akan dimulai pada bulan Juli dengan kegiatan sosialisasi ke seluruh 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Selanjutnya, tahap pembinaan dan pendampingan teknis akan berlangsung dari Agustus hingga Oktober 2025, dilanjutkan dengan pemantauan lapangan pada November 2025 hingga Januari 2026 menggunakan kombinasi data lapangan, survei udara, dan teknologi penginderaan jauh. Proses penilaian resmi akan dilaksanakan pada Januari 2026, dan pengumuman hasil disampaikan secara terbuka pada Februari 2026 melalui kanal resmi KLH/BPLH.
Dalam forum Rakornas Sampah 2025, yang dihadiri oleh lebih dari 1.000 pemangku kepentingan, penilaian Adipura baru ini diperkenalkan sebagai kebijakan strategis nasional. Pemerintah pusat juga mempercepat penyusunan revisi Perpres No. 35 Tahun 2018 untuk memperluas pembangunan instalasi pengolahan sampah menjadi energi (PSEL), memperkuat kolaborasi dengan industri, dan membentuk rantai pasok daur ulang yang tangguh sebagai fondasi ekonomi sirkular nasional.
Jika kita ingin mewujudkan target pengelolaan sampah nasional sebesar 51% pada tahun 2025, maka transformasi mendasar dalam tata kelola dan sistem monitoring menjadi keniscayaan. Penilaian baru dalam Adipura ini adalah bagian dari upaya memperbaiki arah kebijakan, memperjelas tanggung jawab daerah, serta menjadi alarm bagi lebih dari 343 TPA open dumping yang masih beroperasi agar segera menghentikan praktik usang yang mencemari dan melanggar ketentuan lingkungan hidup.
Namun, keberhasilan Adipura tidak hanya ditentukan oleh pemerintah daerah. Masyarakat memegang peran penting dalam mendorong perubahan nyata—mulai dari memilah sampah dari rumah, mendukung bank sampah, hingga menolak pembuangan liar di lingkungan sekitarnya.
Partisipasi aktif warga akan berdampak langsung terhadap nilai penilaian, khususnya dalam aspek pengurangan sampah dari sumber dan sistem pengelolaan berbasis komunitas. Mari jadikan Adipura bukan hanya trofi, tapi simbol peradaban kota yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab terhadap masa depan generasinya. (*/Zamroni)


Transformasi Program Adipura ini merupakan langkah positif dan visioner dalam membangun tata kelola sampah yang modern dan berkelanjutan. Dengan pendekatan berbasis data, partisipasi masyarakat, serta sanksi dan insentif yang jelas, program ini tidak hanya mendorong kota menjadi bersih, tetapi juga menciptakan budaya tanggung jawab lingkungan di seluruh lapisan masyarakat.
Program Adipura memberikan penekanan besar pada pengurangan sampah dari sumber, penguatan peran masyarakat, serta penerapan sistem pemilahan dan daur ulang yang lebih progresif. Karena Masyarakat memegang peran penting dalam mendorong perubahan nyata, mulai dari memilah sampah dari rumah, mendukung bank sampah, hingga menolak pembuangan liar di lingkungan sekitarnya.
Nama : Siti shofiah
No peserta : 416
Dari : SDN Margorejo III/405
Proyek : Budidaya dan Pemanfaatan Tanaman Jahe
Penilaian Adipura yang Objektif, Penilaian Adipura yang baru dengan label “kota kotor” bagi kota yang abai lingkungan dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja lingkungan dan kebersihan kota. Pertanyaan saya Bagaimana penilaian Adipura yang baru ini dapat mempengaruhi kebijakan pemerintah daerah dalam mengelola lingkungan dan kebersihan kota, serta apa dampaknya bagi masyarakat?
Nama: Nanok Rudy Setiawan
Sekolah: SMPN 56 SURABAYA
No peserta: 675
Proyek: Budidaya Tanaman Cabai rawit
Sangat penting peran seluruh lapisan masyarakat untuk mencegah atau mengurangi jumlah sampah agar lingkungan menjadi bersih dan indah. Dengan mengurangi jumlah sampah organik dengan cara melakukan pengomposan dirumah. Serta pengurangan sampah anorganik dengan cara menggunakan Tumbler dan tas berulang kali pakai serta membeli produk kemasan besar.
Ummu Ghaid Mudma’inah
SDN Dr Sutomo 1
Nomor peserta 068
Proyek CATERAN cangkang telur ramah lingkungan
Program Adipura ini sangat baik dan bisa memberikan peringatan terhadap warga sekitar untuk mengurangi sampah demi bumi kita, kota yang abai lingkungan dicap sebagai kota kotor itu bagus agar bisa memberikan pelajaran
Saya sangat setuju akan hal itu👍🏻☝🏻
Nama: Adinda Quenza Ramadhani
Sekolah: SDN KANDANGAN 1 Surabaya
No Peserta: 224
Judul proyek: Terong 🍆 dilahan sempit, solusi hijau 💚 untuk sekolah mandiri pangan 🏫
perkenalkan nama saya Fitria Kania Nafasa dari smp negeri 31 Surabaya nomer peserta 1104 akan memberi tanggapan, emng benar pemerintah akan memberikan predikat ” kota kotor ”
kepada kota kota yang abai terhadap lingkungan dalam penilaian Adipura yang baru.
adipura bukan hanya dijadikan piala bergilir tp lebih mempunyai arti yang penting sebagai simbol perlindungan lingkungan yang berkelanjutan
Nama : Fatimah Nawal Rahman
Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500
Surabaya
No. Peserta : 026
Daur ulang sampah plastik kemasan menjadi produk kerajinan
Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan
Program Adipura ini sangat baik dan bisa memberikan peringatan terhadap warga sekitar untuk mengurangi sampah demi bumi kita.
Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).
Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.
Program Adipura ini sangat baik dan bisa memberikan peringatan terhadap warga sekitar untuk mengurangi sampah demi bumi kita.
Nama : Muhammad Hidayahtullah
Sekolah: SDN Kapasari 1/292 Surabaya
No Peserta: 145
Proyek: Budidaya Daun Pandan
Adipura Bukan Lagi Trofi, Tapi Alarm untuk Bangkit! 🌍💥
Langkah berani KLH untuk mencap kota abai lingkungan sebagai “Kota Kotor” bukan sekadar gertakan—ini peringatan keras bahwa masa depan bumi butuh aksi nyata, bukan basa-basi! 🔥💚
💡 Penilaian Adipura kini berbasis data, sistem, dan keberlanjutan. Bukan sekadar bersih di permukaan, tapi tuntas dari sumber! ♻️
✅ 50%: Pengelolaan & kebersihan
✅ 20%: Kebijakan & anggaran
✅ 30%: SDM & infrastruktur
Kota yang masih bangga open dumping? Siap-siap tersingkir dari peta prestasi lingkungan! ❌🗑️
👏 Salut untuk langkah pemerintah yang mulai tegas dan transparan. Tapi ingat, perubahan sejati juga datang dari warga. Ayo kita mulai dari rumah—pilah sampah, tolak buang sembarangan, dukung ekonomi sirkular! 🌱💪
💬 “Adipura bukan hanya penghargaan, tapi cermin: Seberapa sehat kota kita hari ini?”
Kita punya peran, kita punya suara, dan kita bisa jadi bagian dari solusinya. 🌏✨
#AdipuraTransformasi #KotaCerdasLingkungan #BeraniHijau #BukanTrofiTapiTanggungJawab
Kenzo Anugrah Rahmadhan
567 | SMPN 26 Surabaya
Proyek: EGGSELENT – Dari Cangkang Telur Jadi Solusi, Bukan Polusi 🥚🌿
#pangeranputrilh2025SMP_567 #SMPN26Surabaya #AksiUntukBumi #Tahap2Lestari
Program Adipura bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi juga menjadi cermin dari kepemimpinan lingkungan dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan…lingkungan bersih hidup kita juga sehat ..marilah kita berkerja sama dalam kebersihan lingkungan.. Gerakan mulai dari diri kita sendiri bukan untuk pencitraan tapi memang nyata untuk cinta lingkungan dan peduli terhadap lingkungan sekitar..
Reynando Yudhistira putra
SDN Wiyung 1 Surabaya
No peserta 409
Pengolahan sampah plastik
Menteri LH: Kota Abai Lingkungan Akan Dicap ‘Kota Kotor’ dalam Penilaian Adipura Baru
penilaian baru Program Adipura yang menjadi instrumen utama dalam evaluasi kinerja pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah. Program Adipura sangat membantu untuk lingkungan yang lebih baik
Tunas hijau 🌱selalu menginspirasi masyarakat agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan untuk keseimbangan alam ..
Nama : Naysia Aqila Andriani
Sekolah : SDN Ngagelrejo3
No peserta: 428
Proyek budi daya sereh
proyek tanaman sereh dengan berbagai manfaat dalam berbagai bidang dapat digunakan untuk obat-obat an, bumbu dapur hingga pengusir nyamuk
🌱Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_
Halo haii shobat hijau
Perkenalkan biodata diri saya dulu yaaa
👌🏻NAMA : MUHAMMAD HAKAM YASIN
🏫SEKOLAH : SMP NEGERI 46 SURABAYA
💻PROYEK : nahh shobat hijau pasti kalian belum kenal kan sama proyek aku kalau aku jelasin simak baik baik ya jadi proyek aku yaitu BUDIDAYA BUNGA TELANG YANG SAYA BERI NAMA TEATEL
Penilaian Adipura yang Objektif, Penilaian Adipura yang baru dengan label “kota kotor” bagi kota yang abai lingkungan dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja lingkungan dan kebersihan kota. Pertanyaan saya Bagaimana penilaian Adipura yang baru ini dapat mempengaruhi kebijakan pemerintah daerah dalam mengelola lingkungan dan kebersihan kota, serta apa dampaknya bagi masyarakat?
Melalui Kementerian Lingkungan Hidup penghargaan yang diberikan oleh pemerintah Indonesia kepada kota-kota yang berhasil dalam menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan perkotaan bertujuan untuk mendorong pemerintah daerah dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Sistem pengelolaan sampah dan kebersihan (50%), anggaran dan kebijakan daerah (20%), serta kesiapan SDM dan infrastruktur pendukung (30%).
Dengan adanya program Adipura ini semoga kedepannya kota-kota di Indonesia dapat lebih hijau dan bersih.
Nama : Akifa Maulidya
Sekolah : SDN. Tandes Kidul 1
Nomor Peserta : 698
Proyek LH : Budidaya organik tanaman kale
Program Adipura ini sangat baik dan bisa memberikan peringatan terhadap warga sekitar untuk mengurangi sampah demi kesejahteraan rakyat bersama.
Nama : Arsy Shakilah Putri Romadania
SDN Balongsari 1/500
No. Peserta:24
Judul Project: Pengolahan Minyak Jelantah
program adipura ini sangat baik untuk warga sekitar untuk mengurangi sampah demi kebaikan bersama
nama ibrahim tubagus maulana
sekolah sdn jemur wonosari 1
judul proyek minyak jelantah
no peserta 115
Program Adipura tidak lagi hanya menjadi simbol kota bersih, melainkan indikator strategis tata kelola persampahan yang modern, adil, dan berkelanjutan.Dengan memberi predikat Kota Kotor supaya masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dan sekitarnya.
Nama: Naura Adelia Shafiqa Ghozali
Sekolah: Sdn Tandes Kidul 1 Surabaya
Proyek saya: Pengolahan limbah cangkang telur
No.peserta : 704
saya sangat mendukung pernyataan Menteri Lingkungan Hidup bahwa kota yang mengabaikan lingkungan akan dicap sebagai “kota kotor” dalam penilaian Adipura baru. Ini adalah langkah tegas yang sangat penting untuk mendorong pemerintah daerah dan masyarakat agar lebih serius menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan kota. Penilaian Adipura yang tidak hanya melihat aspek formalitas, tetapi juga komitmen nyata terhadap lingkungan, akan memacu perubahan perilaku dan kebijakan yang berkelanjutan. Sebagai bagian dari generasi muda yang peduli lingkungan, saya percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta harus diperkuat agar kota-kota kita tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga ramah lingkungan dan sehat untuk dihuni.
Nama saya: Naziya Putri Syafira Ariwibowo
Sekolah : SDN Sawunggaling 1 Surabaya
Judul Proyek : N O B I T A (iNOvasi BIdara Tumbuh Alami)
Salam bumi🌎 Pasti Lestari 🌳
“ECO ADVENTURE REFORESTATION”
Terima Kasih 🙏
Progam Adipura tidak lagi hanya menjadi kota yang bersih , melainkan indrakator strategis tata kelola persampahan yang modern ,adil,dan berkelanjutan .
Progam Adipura ini juga sangat baik bagi masyarakat masyarakat Indonesia agar sampah sampah indonesia lama lama akan tambah sedikit dan tidak kotor lagi
Kayla Ayu Anindya
SDN Wiyung 1 Surabaya
No peserta:710
Proyek: MOL MAGIC WATER
Salam bumi pasti lestari 🌍🪴🌍
Penilaian Adipura yang Objektif, Penilaian Adipura yang baru dengan label “kota kotor” bagi kota yang abai lingkungan dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja lingkungan dan kebersihan kota.
Nama : Nandana Akatara Arka Radita
Kelas : 6A
Sekolah : SDN jemurwonosari 1
Jadikan Adipura bukan lagi sekedar trophy dan penghargaan. Tetapi jadikanlah sebagai alat perubahan menuju kota bersih bebas dari sampah .Aksi Nyata seluruh lapisan masyarakat perlu di galakkan , mulai memilah sampah dari rumah, mendukung bank sampah, mengolah sampah organik, hingga melarang pembuangan sampah liar di lingkungan.Seluruh warga Bersama sama bersinergi mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat
FAKHRIE ZHAFRAN KHAIRY
SDN Margorejo 1/403 Surabaya
No Peserta: 253
Proyek: Pengolahan Sampah Organik Dapat Memberikan Nutrisi Pada Tanaman
Terima kasih artikelnya….mari kita jaga kebersihan dan keindahan kota surabaya sehingga menjadi tempat tinggal yang nyaman untuk kita semua
Habel Marcelo Eryawan
237,
SDN Manukan Wetan IV 616
Proyek Melestarikan Tanaman Daun Afrika untuk Bumi yang Lebih Sehat
Adipura bukan sekedar penghargaan tapi mengajak semua masyarakat di seluruh Indonesia untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal kita agar terlihat lebih bersih, aesthetic dan enak dipandang juga dan bermanfaat bagi kesehatan jika lingkungan kita selalu bersih
Tevy Janeeta Adriana dari SDN Pakis V/372 Surabaya dengan nomor peserta 498 proyek Budidaya Binahong Merah
Terimakasih informasinya semoga dengan adanya artikel ini membuat masyarakat lebih peka terhadap kebersihan lingkungan.
Yunita Permata Sari dari SMP NEGERI 31 SURABAYA dengan Nomer Peserta 1116 Proyek Menjadikan Sabun Bekas Sebagai Hiasan Rumah
Transformasi Program Adipura ini merupakan langkah positif dan visioner dalam membangun tata kelola sampah yang modern dan berkelanjutan. Dengan pendekatan berbasis data, partisipasi masyarakat, serta sanksi dan insentif yang jelas, program ini tidak hanya mendorong kota menjadi bersih, tetapi juga menciptakan budaya tanggung jawab lingkungan di seluruh lapisan masyarakat.
Sangat menginspirasi
Nama:Moh.Alby Maulidan
Sekolah: SDN kaliasin V/284 Surabaya
Artikel yang bermanfaat trimakasih
Nama:Moh.Alby Maulidan
Sekolah: SDN kaliasin V/284 Surabaya
Transformasi Program Adipura ini merupakan langkah positif dan visioner dalam membangun tata kelola sampah yang modern dan berkelanjutan. masyarakat, serta sanksi dan insentif yalng jelas, program ini tidak hanya mendorong kota menjadi bersih, tetapi juga menciptakan budaya tanggung jawab lingkungan di seluruh lapisan masyarakat.
Pesan keras dari Menteri LH ini harusnya jadi alarm buat semua daerah. Jangan cuma kejar Adipura, tapi bener-bener rawat lingkungan!
Nama:Jessica Rachel avrina
Sekolah: SMPN 20 Surabaya
Nomor Peserta: 990
Judul Proyek: TEBA’AT Telang banyak manfaat
Keren banget transformasi Program Adipura yang sekarang fokus ke pengelolaan sampah secara menyeluruh, bukan cuma soal kota terlihat bersih. Penilaian yang lebih menyentuh akar masalah seperti sistem, kebijakan, dan SDM ini benar-benar langkah maju untuk wujudkan Indonesia bebas sampah 2029! ♻️🇮🇩
💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
🙋🏻Nama: Lintang Pandega Permana
🏫Sekolah: SMP Negeri 57 Surabaya
🔢Nomor Peserta: 679
🌱Proyek: SWEET (Stevia Wellness Eco-friendly Extract Technology)
💌Penjelasan: Proyek ini adalah proyek yang berfokus membudidayakan tanaman Stevia, yaitu tanaman yang daun nya mengandung rasa manis karna memiliki senyawa tertentu.
Saya memilih proyek ini karna fenomena isu lingkungan seperti krisis air, degradasi lahan yang disebabkan oleh industri gula konvensional.., maka dari itu saya memilih alternatif gula lain yang lebih ramah lingkungan dan “Stevia” menjadi jawabannya.
Saya ingin mengenalkan Stevia yang memiliki banyak manfaat ke masyarakat sekitar, rencana kedepannya saya akan menginovasikan Stevia ini menjadi ekstrak gula cair, permen sehat dan ramah lingkungan, teh sehat dengan pemanis alami, serta banyak lagi.
Dukung aku teruss yaa, sobat hijau! 🥰
💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
Wowwww. Semoga Kota Surabaya dicap kota yang bersih bukanlah kota yang kotor. Mari bersama-sama jaga lingkungan agar kota kita tercap kota bersih.
🙋♀️: Mazida Shabrina Yasmin
🏫: SDN WONOKUSUMO 6 SURABAYA
🔢: 728
📌: Proyek SERBU(Serbuk Berproyek Horta)
Artikel ini sangat bagus, mengedukasi kita semua tentang pentingnya menjaga lingkungan sekitar kita agar tetap hijau, bersih, dan asri
Nama : Hanny Nur Ayni
No peserta : 1266
Asal Sekolah : SMP NEGERI 46 SURABAYA
Proyek : Pupuk Organik dari Limbah buah
Saya memiliki proyek pengelolahan limbah buah menjadi pupuk organik cair, saya berhasil mengumpulkan 30,6kg limbah buah
Salam Bumi Pasti Lestari 👌🏻🌍✨🍃
artikel ini sangat bermanfaat trimakasii atas penjelasan tersebut dan program adipura itu sangat positif
saya putri ariesta dewi peserta pangput lh 2025nomor urut 1112 dari smpn 31 surabaya
Adipura sekarang bukan cuma soal piala. Kota yang cuek soal lingkungan? Siap-siap dicap ‘Kota Kotor’! 🌍🚯 #AyoJagaLingkungan
Label Adipura membuat kesadaran pemerintah dan warganya untuk sama sama menjaga lingkungan bersih dan sehat
Respati Syafiq Wijaya
SDN Wiyung I Surabaya
No peserta 405
Memanfaatkan cangkang telur sebagai pupuk organik
Adipura kini bukan lagi sekadar penghargaan, tetapi alat perubahan. Adipura tidak lagi hanya menjadi simbol kota bersih, melainkan indikator strategis tata kelola persampahan yang modern, adil, dan berkelanjutan. Mari kita jaga agar lingkungan di Kota Surabaya tercinta ini selalu bersih dan sehat, bukan hanya untuk mendapatkan penghargaan saja tetapi untuk hidup yang lebih sehat dan bermanfaat. Salam Bumi pasti Lestari.
RAH HANDARU HATMAJI MARSUDI
SMP NEGERI 1 SURABAYA
NO PESERTA : 453
JUDUL PROYEK : BUDIDAYA TANAMAN HIAS SANSEVIERIA SEBAGAI PENYERAP POLUTAN DALAM MENGURANGI POLUSI UDARA.
sangatt bermanfaat
Nama : Gadis Ayuningtyas Putri Suwandik
Asal : SMPN 46 Surabaya
No peserta : 1262
Projek :
” Journey Of Banana Boost & Shield 🍌”
Nama : Abid Maher Ar Rayyan
Sekolah : SDN KETABANG 1/288 Surabaya
Proyek : Butong (Budidaya Tanaman Binahong)
Semoga kita bs selalu menjaga lingkungan bukan hanya demi sebuah penghargaan.
Kebijakan ini penting untuk mendorong kota-kota lebih serius menjaga lingkungan. Semoga dengan adanya penilaian yang lebih tegas, kesadaran dan tindakan nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam semakin meningkat.
Nama : Leyna Mayyasha Qorri Ain
Asal Sekolah : SDN Pacarkeling V Surabaya
Nomer Peserta : 468
Proyek : aloe sobat sehat, solusi hebat untuk keluarga sehat
Daripada nanti dicap sebagai kota kotor, yuk mulai dari sekarang tingkatkan pengelolaan sampah, hentikan open dumping, aktifkan bank sampah, dan libatkan masyarakat. Lingkungan bersih itu tanggung jawab bareng, bukan cuma tugas pemerintah
Nama = Kalyca Arij Aruna
Asal = SMPN 1 SURABAYA
No = 762
Proyek = Verdalya Pandanova (Budidaya Tanaman Pandan)
Sepakat dan setuju banget. Kota yang abai lingkungan harus dievaluasi ketat. Semoga kebijakan tersebut bisa memicu perubahan yang positif!
Nama : AMIRA RAFA AULIA SUBHI
Asal : SMPN 1 SURABAYA
No Peserta : 756
Proyek : ALOE SHINE (BUDIDAYA LIDAH BUAYA)
Keren banget 🤩
Hallo semuanya perkenalkan nama saya Aryasatya Panca Nararya, saya adalah peserta pangeran lingkungan hidup tingkat SMP tahun 2025 dari SMPN 22 SURABAYA dengan nomor peserta 535. Saya sangat senang sekali bisa bergabung di perlombaan yang sangat keren. Oh iya jadi proyekku yaitu tentang pemanfaatan limbah pelastik atau disebut juga PEMLIMTIK, target saya yaitu saya ingin memanfaatkan sampah sebanyak 1.500 kg lebih. Yuk tungguin aksiku ya 👋🏻
Semoga lolos sampai tahap terakhir 🙏🤗
Woww, keren banget…
Transformasi Program Adipura ini merupakan langkah positif dan visioner dalam membangun tata kelola sampah yang modern dan berkelanjutan. Dengan pendekatan berbasis data, partisipasi masyarakat, serta sanksi dan insentif yang jelas, program ini tidak hanya mendorong kota menjadi bersih, tetapi juga menciptakan budaya tanggung jawab lingkungan di seluruh lapisan masyarakat.
-~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~-
Nama: aisshiren dwi Wulan sari
Kelas: 9
Sekolah: SMPN 53 Surabaya
Budidaya: bayam Brajil
Nomor peserta: 1296