Sambiloto (Andrographis paniculata): Si Pahit yang Kaya Manfaat

Sambiloto, dikenal juga dengan nama “king of bitters”, adalah tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai negara Asia, termasuk Indonesia. Tanaman ini terkenal dengan rasanya yang sangat pahit, namun di balik rasa tersebut tersimpan berbagai manfaat kesehatan. Sambiloto biasanya tumbuh liar di daerah tropis dan subtropis, dan kini banyak dibudidayakan untuk keperluan medis dan komersial.

Sambiloto termasuk dalam keluarga Acanthaceae dan memiliki ciri khas daun hijau lonjong dan bunga kecil berwarna ungu keputihan. Tingginya bisa mencapai 1 meter. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga menengah, serta menyukai tempat yang terkena sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan, sambiloto relatif mudah dibudidayakan.

Cara Budidaya Sambiloto

Budidaya sambiloto dimulai dengan penyemaian biji. Biji dapat ditanam langsung ke lahan atau terlebih dahulu disemaikan dalam polybag selama 3-4 minggu sebelum dipindahkan ke lahan terbuka. Tanah yang gembur, subur, dan memiliki drainase baik sangat ideal untuk pertumbuhannya. Tanaman ini membutuhkan penyiraman rutin, terutama di awal pertumbuhan, namun tidak menyukai genangan air.

Pemeliharaan tanaman sambiloto cukup sederhana. Gulma di sekitar tanaman perlu dibersihkan secara rutin agar tidak mengganggu pertumbuhan. Pemupukan dapat dilakukan dengan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang setiap bulan. Setelah berumur sekitar 3 bulan, sambiloto sudah bisa dipanen, terutama bagian daunnya yang mengandung senyawa aktif tertinggi.

Manfaat Kesehatan dari Sambiloto

Sambiloto mengandung senyawa aktif utama yaitu andrographolide, yang memiliki sifat antiradang, antivirus, antibakteri, dan imunostimulan. Dalam pengobatan tradisional, sambiloto sering digunakan untuk mengatasi demam, infeksi saluran pernapasan, sakit tenggorokan, dan gangguan pencernaan. Di era modern, ekstrak sambiloto mulai banyak diteliti dan digunakan sebagai suplemen kesehatan untuk memperkuat sistem imun.

Penelitian juga menunjukkan bahwa sambiloto memiliki potensi sebagai antikanker, antidiabetes, serta pelindung hati (hepatoprotektor). Andrographolide bekerja dengan cara menghambat peradangan dan merangsang sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, konsumsi sambiloto secara rutin dalam dosis tepat dapat membantu mencegah berbagai penyakit kronis.

Cara Memanfaatkan Sambiloto

Sambiloto dapat dimanfaatkan dalam berbagai bentuk. Cara paling sederhana adalah dengan merebus daun segar atau kering, kemudian air rebusannya diminum sebagai ramuan herbal. Rasanya sangat pahit, sehingga sebagian orang menambahkan madu atau jahe untuk menetralkan rasa. Daun sambiloto juga bisa dijemur, digiling, lalu diseduh seperti teh herbal.

Selain bentuk seduhan, sambiloto kini tersedia dalam bentuk kapsul, tablet, hingga ekstrak cair di pasaran. Ini memudahkan konsumen yang tidak tahan dengan rasa pahitnya. Namun, penting untuk mengikuti dosis yang dianjurkan, karena konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti gangguan pencernaan atau reaksi alergi.

Catatan Penting dalam Penggunaan

Meski bersifat alami, sambiloto tidak boleh dikonsumsi sembarangan. Wanita hamil dan menyusui sebaiknya menghindari tanaman ini karena berpotensi mempengaruhi hormon dan janin. Demikian pula bagi penderita tekanan darah rendah, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi sambiloto secara rutin.

Dengan budidaya yang relatif mudah dan manfaat kesehatan yang melimpah, sambiloto menjadi salah satu tanaman herbal yang sangat potensial untuk dikembangkan. Baik sebagai tanaman pekarangan maupun dalam skala industri, sambiloto dapat berperan besar dalam mendukung kesehatan masyarakat secara alami dan berkelanjutan. (*)

29 thoughts on “Sambiloto (Andrographis paniculata): Si Pahit yang Kaya Manfaat

  • Mei 28, 2025 pada 14:52
    Permalink

    Keren banget ya tanaman ini, aku jadi penasaran deh buat cari tau lebih dalam tentang tanaman ini 🤩

    Hallo semuanya perkenalkan nama saya Aryasatya Panca Nararya, saya adalah peserta pangeran lingkungan hidup tingkat SMP tahun 2025 dari SMPN 22 SURABAYA. Saya sangat senang sekali bisa bergabung di perlombaan yang sangat keren. Oh iya jadi proyekku yaitu tentang pemanfaatan limbah pelastik atau disebut juga PEMLIMTIK, target saya yaitu saya ingin memanfaatkan sampah sebanyak 1.500 kg lebih. Yuk tungguin aksiku ya 👋🏻
    Semoga lolos sampai tahap terakhir 🙏🤗

    Balas
  • Mei 29, 2025 pada 06:50
    Permalink

    Wahh ternya di balik rasanya yang pahit ada banyak manfaat bagi kesehatan. Cara budidaya cukup mudah pula. Jadi penasaran nih pengen coba tanam.

    Hallooo aku Indriana dari SMP Negeri 1 Sukoharjo, proyek aku adalah pengelolaan bank sampah dan pendaurulangan sampah plastik.

    Balas
    • Mei 31, 2025 pada 12:18
      Permalink

      Wah, artikelnya keren banget! 🌿✨ Saya baru tahu kalau sambiloto yang pahit itu punya segudang manfaat untuk kesehatan! 💪🔥 Bisa jadi andalan herbal alami nih! Apalagi cara budidayanya juga gampang, cocok buat ditanam di rumah 🌱

      Saya Kenzo Anugrah Ramadhan
      dari SMP NEGERI 26 SURABAYA
      🥚 EGGSELENT – Dari Cangkang Telur jadi Solusi, bukan Polusi! 🌍♻️

      Balas
    • Juni 16, 2025 pada 18:49
      Permalink

      Meski rasanya pahit, kandungan gizinya luar biasa: mulai dari antioksidan, penurun gula darah, hingga pelancar pencernaan. Kadang, yang pahit justru menyimpan kebaikan untuk kesehatan🙆‍♀️🙆‍♀️

      Nama: Frisdya Lanikmaruf Isfani
      Sekolah: SMPN 57 Surabaya
      No peserta: 1382

      saya sedang mengembangkan proyek “pengolangan sampah GALBOT (Galon dan botol) sebagai kreasi furnitur dan fashion aksesoris” singkat nya proyek saya ini bermaksud mengolah sampah galon dan botol yang sulit terurai menjadi barang yang ramah lingkungan dan berguna

      Balas
  • Mei 29, 2025 pada 06:55
    Permalink

    Menanam sambiloto (Andrographis paniculata) sebenarnya relatif mudah, sambiloto menyukai iklim tropis, tapi jika curah hujan terlalu tinggi tanpa drainase baik, tanaman mudah busuk.

    Sebaliknya, jika terlalu kering dan tidak disiram secara rutin, pertumbuhan melambat dan daun mudah rontok.

    Sebelum membudidayakan tanaman kaya manfaat ini, yuk kita pelajari dulu cara penanaman yang pas, agar pertumbuhannya maksimal dan mendapatkan hasil maksimal 🌿

    Salam,
    AISYAH AVICENA RL
    SMPN 21 SURABAYA
    Project :
    🌱 DATELA’s GREEN REVITALIZATION 🌍
    Phytoremediation | Restoration | Eco Innovations

    Adalah Teknologi Hijau untuk Masa Depan Berkelanjutan, Datela menghadirkan solusi inovatif untuk membersihkan tanah tercemar, memulihkan ekosistem, dan menciptakan produk ramah lingkungan dengan pendekatan phytoremediation berbasis ketela rambat.

    💡 Apa yang Kami Lakukan?

    ✅ Phytoremediation – Memanfaatkan tanaman ketela rambat untuk menyerap dan menetralisir polutan berbahaya, menjadikan tanah kembali subur.
    ✅ Restoration – Mengembalikan keseimbangan ekosistem melalui pendekatan berkelanjutan, menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.
    ✅ Eco Innovations – Mengolah hasil fitoremediasi menjadi produk hijau dan membuka peluang baru dalam industri ramah lingkungan.

    🌿 Dari Polusi Menjadi Solusi!
    💚 Inovasi Hijau | Pemulihan Berkelanjutan | Masa Depan Lebih Bersih

    Balas
    • Mei 29, 2025 pada 08:16
      Permalink

      Wahh ternyata dari tanaman yang sangat pahit banyak sekali manfaat yang diperoleh..!!😍

      Awalnya aku tidak menyangka ternyata tanaman sambiloto si “king of bitters” atau “raja tanaman pahit” ini punya sekali banyak manfaat, seperti sebagai pengobatan tradisional untuk mengatasi demam, infeksi saluran pernapasan, sakit tenggorokan dan gangguan pencernaan. Di era modern sendiri, sambiloto digunakan sebagai suplemen kesehatan untuk memperkuat sistem imun, bahkan sambiloto memiliki potensi sebagai antikanker,antidiabetes, serta pelindung hati.

      Dari banyaknya manfaatnya, kita sebagai generasi muda dapat berperan aktif dalam membudidayakan tanaman sambiloto.

      Agar semakin banyak orang yang dapat merasakan manfaatnya dan bukan hanya menganggap bahwa tanaman sambiloto adalah tanaman yang cuma pahit tanpa tahu khasiatnya serta manfaatnya bagi kesehatan.

      Salam bumi, pasti lestari!!
      Nama: MIRANDA PUTRI MULYONO
      Asal: SDN Wiyung 1/453 Surabaya
      Project: “Memanfaatkan sampah plastik menjadi barang yang lebih berguna,bermanfaat dan bernilai ekonomis”

      Balas
  • Mei 29, 2025 pada 09:10
    Permalink

    wahh ternyata dari tanaman yang sangat pahit banyak sekali manfaat yang diperoleh..!!😍👌🏻

    Awalnya aku tidak menyangka ternyata tanaman sambiloto si “king of bitters” atau “raja tanaman pahit” ini punya sekali banyak manfaat, sebagai pengobatan tradisional untuk mengatasi demam, infeksi saluran pernapasan, sakit tenggorokan dan gangguan pencernaan. Di era modern sendiri, sambiloto digunakan sebagai suplemen kesehatan untuk memperkuat sistem imun, bahkan sambiloto memiliki potensi sebagai antikanker,antidiabetes, serta pelindung hati.

    Dari banyaknya manfaatnya, kita sebagai generasi muda dapat berperan aktif dalam membudidayakan tanaman sambiloto.

    Agar semakin banyak orang yang dapat merasakan manfaatnya dan bukan hanya menganggap bahwa tanaman sambiloto adalah tanaman yang cuma pahit tanpa tahu khasiatnya serta manfaatnya bagi kesehatan.

    Salam bumi,pasti lestari!!
    Nama: MIRANDA PUTRI MULYONO
    Asal: SDN Wiyung 1/453 SURABAYA
    Project: “Memanfaatkan sampah plastik menjadi barang yang lebih berguna,bermanfaat dan bernilai ekonomis”

    Balas
  • Mei 31, 2025 pada 12:39
    Permalink

    Wah, artikelnya keren banget! 🌿✨ Saya baru tahu kalau sambiloto yang pahit itu punya segudang manfaat untuk kesehatan! 💪🔥 Bisa jadi andalan herbal alami nih! Apalagi cara budidayanya juga gampang, cocok buat ditanam di rumah 🌱

    Saya Kenzo Anugerah Ramadhan
    dari SMP NEGERI 26 SURABAYA
    🥚 EGGSELENT – Dari Cangkang Telur jadi Solusi, bukan Polusi! 🌍♻️

    Balas
  • Juni 1, 2025 pada 09:44
    Permalink

    Sambiloto memang luar biasa, dan artikel ini berhasil menggambarkan potensinya dengan jelas. Informasi tentang cara budidaya dan manfaat kesehatannya sangat bermanfaat, terutama di tengah meningkatnya minat terhadap pengobatan herbal. Penjelasan mengenai efek samping dan batasan penggunaannya juga penting sebagai pengingat bahwa tanaman herbal tetap perlu digunakan secara bijak. Artikel ini mendorong kesadaran akan pentingnya tanaman lokal sebagai sumber kesehatan alami. hebat juga ya simbilo meskipun pahit tapi banyak manfaat

    Nama : Rudhy Syahputra Alam
    Sekolah : SMPN 11 Surabaya
    Proyek : Budidaya Maggot
    Kota Surabaya

    Balas
  • Juni 1, 2025 pada 12:50
    Permalink

    Tanaman yang luar biasa, banyak tanaman umum tentang kesehatan, tapi ini cukup menarik. cara yang sederhana untuk menanam dan mengelolanya adalah hal yang bagus. ini bisa jadi pertolongan pertama bagi orang yang memiliki gangguannya kesehatan gejala ringan seperti demam maupun sakit tenggorokan

    Nama : Maulana Akbar Al Habib
    Sekolah : SMPN 11 Surabaya
    Proyek : Pengelolaan Sampah Organik

    Balas
  • Juni 1, 2025 pada 17:31
    Permalink

    Saya Johanna Adreena Pasha dari SMPN 3 Surabaya. Banyak yang mengira tanaman herbal selalu aman, padahal tetap perlu perhatian soal dosis dan kondisi tubuh masing-masing. Edukasi seperti ini penting banget!

    Balas
  • Juni 2, 2025 pada 20:29
    Permalink

    Woww sangat menarik.. Artikel ini mengingatkan kita akan kekayaan hayati Indonesia yang luar biasa. Sambiloto, meskipun sering diabaikan karena rasanya, memiliki potensi besar dalam mendukung kesehatan masyarakat. Dengan pemanfaatan yang tepat dan penelitian lebih lanjut, sambiloto dapat menjadi bagian penting pengobatan herbal modern.
    Sebagai masyarakat hidup berdampingan dengan alam, kita diajak untuk lebih menghargai dan memanfaatkan tanaman obat tradisional seperti sambiloto, tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai solusi kesehatan yang alami dan berkelanjutan…

    Nama : Nayla Nafisa Nufi
    Sekolah : SMPN 11 Surabaya
    Proyek : Budidaya Kombucha

    Balas
  • Juni 3, 2025 pada 09:12
    Permalink

    Keren banget sih😍🤩
    Ternya di balik rasanya yang pahit ada banyak manfaat bagi kesehatan. Cara budidaya cukup mudah pula. Jadi penasaran nih pengen coba tanam.

    Saya AISSHIREN DWI WULAN SARI dari sekolah SMPN 53 SURABAYA yang mengikuti peserta pangputlh dengan judul proyek Budidaya Bayam Maestro.

    Salam bumi pasti lestari 🌏✨

    Balas
    • Juni 10, 2025 pada 14:31
      Permalink

      Wah, keren banget tanaman sambiloto ini. Meskipun rasanya pahit tetapi menyimpan banyak sekali manfaat.
      Membudidayakannya juga sangat mudah, jadi ingin punya tanaman yang satu ini nih.

      Nama : Akifa Maulidya
      Sekolah : SDN Tandes Kidul 1, Surabaya
      Proyek LH : Budidaya organik tanaman kale

      Balas
  • Juni 13, 2025 pada 11:46
    Permalink

    Sambiloto (Andrographis paniculata): Si Pahit yang Kaya Manfaat
    tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai negara, mengatasi demam, infeksi saluran pernapasan, sakit tenggorokan, dan gangguan pencernaan banyak manfaat untu kesehatan

    Tunas hijau 🌱selalu menginspirasi masyarakat agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan untuk keseimbangan alam ..

    Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_

    proyek tanaman sereh dengan berbagai manfaat dalam berbagai bidang dapat digunakan untuk obat-obat an, bumbu dapur hingga pengusir nyamuk

    Balas
  • Juni 13, 2025 pada 12:36
    Permalink

    wah, ternyata tanaman sambiloto yang rasanya sangat pahit ini punya banyak manfaat kesehatan, mulai dari meningkatkan imun hingga meredakan peradangan. cara budidayanya juga cukup mudah, cocok untuk ditanam di pekarangan rumah. semoga semakin banyak yang mengenal dan memanfaatkan tanaman herbal ini!

    Nama: Keisya Azellia Putri
    Asal Sekolah: SMPN 38 Surabaya
    Nama Proyek: Budidaya Sambung Nyawa
    Nomor Peserta: 1142

    Balas
  • Juni 13, 2025 pada 19:53
    Permalink

    Saya baru tau tentang tanaman Sambiloto ini, terima kasih banyak tunas hijau, sekarang saya jadi lebih tau manfaat tanaman sambiloto ini.

    Nama : Leyna Mayyasha Qorri Ain
    Asal Sekolah : SDN Pacarkeling V Surabaya
    Nomer Peserta : 468
    Proyek : aloe sobat sehat, solusi hebat untuk keluarga sehat
    Melalui budi daya Aloe Vera, saya berharap setiap halaman rumah warga mempunyai 1 tanaman

    Balas
  • Juni 15, 2025 pada 18:03
    Permalink

    Artikel ini menyajikan informasi yang sangat lengkap dan jelas tentang sambiloto — si pahit yang ternyata menyimpan sejuta manfaat. Penjelasan mengenai manfaat kesehatannya, mulai dari memperkuat sistem imun hingga potensi sebagai antikanker, benar-benar membuka wawasan. Tak heran sambiloto dijuluki “King of Bitters”, karena meski rasanya pahit, khasiatnya sungguh manis bagi tubuh.

    Nama:Gede Kesawa Desvananda Sasmita
    Nomor Peserta: 595
    Judul Proyek: Biobox Maggot: Solusi Daur Lang Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Emas Hitam

    Balas
  • Juni 16, 2025 pada 08:22
    Permalink

    artikel keren luar biasa dan bermanfaat banget deh pokoknya,ga nyangka dengan rasanya yang pahit tapi kaya manfaat

    Balas
  • Juni 16, 2025 pada 18:11
    Permalink

    Nama lengkap: Niken Wulan Ramadhani
    Asal sekolah: SMPN 24 Surabaya
    No peserta: 1044
    Proyek: GreenaFlow
    Pengolahan eceng gondok & sampah organik.

    1. “Andrographis memang pahit, tapi khasiatnya luar biasa untuk daya tahan tubuh!”
    2. “Tanaman herbal ini patut dilestarikan, manfaatnya banyak banget.”
    3. “Sangat bermanfaat, tapi tetap harus hati-hati dalam penggunaannya.”
    4. “Keren! Tanaman lokal tapi manfaatnya mendunia.”
    5. “Andrographis bisa jadi solusi alami untuk kesehatan, asal digunakan dengan bijak.”

    Balas
  • Juni 18, 2025 pada 11:21
    Permalink

    Andrographis memang pahit,tapi khasiatnya laur biasa untuk daya tahan tubuh!

    Balas
  • Juni 22, 2025 pada 08:50
    Permalink

    Dibalik rasanya yang pahit tersimpan banyak manfaat bagi kesehatan. Cara budidaya sangat mudah pula.
    Saya Arsy Shakillah Putri Romadania
    Dari SDN Balongsari 1/500
    No. Peserta : 24

    Balas
  • Juni 23, 2025 pada 16:29
    Permalink

    dapat ilmu baru ttg tanaman obat sambiloto sipahit yang kaya manfaat

    Nama : Fatimah Nawal Rahman
    Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500 Surabaya
    No. Peserta : 026

    Daur ulang sampah plastik kemasan menjadi produk kerajinan
    Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan

    Balas
  • Juni 28, 2025 pada 20:48
    Permalink

    Sambiroto sering terdengar dengan manfaatnya, saya baru tau tanaman sambiroto, dan cara membudidayakan melalui artikel ini, sangat bermanfaat

    Nama Ni Luh Gede Reva Dealove Valentcia Atmaja
    sekolah SMPN 35 Surabaya
    nomor peserta 1130
    judul proyek Budidaya Rosela

    Balas
  • Juni 28, 2025 pada 20:50
    Permalink

    Sambiloto sering terdengar dengan manfaatnya, saya baru tau tanaman sambiroto, dan cara membudidayakan melalui artikel ini, sangat bermanfaat

    Nama Ni Luh Gede Reva Dealove Valentcia Atmaja
    sekolah SMPN 35 Surabaya
    nomor peserta 1130
    judul proyek Budidaya Rosela

    Balas
  • Juli 5, 2025 pada 17:27
    Permalink

    🌿🔥 Sambiloto: Tanaman Paling Pahit, Tapi Manfaatnya Nggak Main-Main! 😝💪
    Kalau kamu pikir mantan itu yang paling pahit…
    Hmm, coba dulu rebusan sambiloto 😆🫣
    Tapi percaya deh, si pahit ini bisa bikin tubuh kamu kuat, imun naik, dan nggak gampang tumbang! 🧠⚔️

    👉 Dikenal juga sebagai King of Bitters, sambiloto itu tanaman herbal legend dari Asia yang sekarang lagi naik daun lagi kayak tren Y2K tapi versi sehat 😎🌿
    Daunnya kecil, pahitnya besar — tapi manfaatnya gede banget!✅✅✨

    ✨ Apa aja manfaatnya?
    Anti virus, anti bakteri, anti sakit-sakitan 😷❌
    Bantu lawan demam, flu, masalah pencernaan, bahkan bantu jaga liver kamu 🫀
    Bisa bantu tubuh lebih tahan banting di cuaca yang nggak jelas kayak sekarang 🌦️🧊🔥
    Mau minum? Bisa direbus. Mau simple? Ada kapsul.💊
    Mau sok kuat? Minum langsung tanpa madu 😏 selamat mencoba, semoga tidak menangis.🤫🤭😭

    🍊 Eh, ngomong-ngomong soal herbal dan hal-hal alami, kamu udah kenal ecoenzym belum?

    🧪💧Ecoenzym itu cairan serbaguna yang dibuat dari kulit buah + air + gula, lalu difermentasi 3 bulan.
    Bukan sulap bukan sihir, ecoenzym ini bisa:
    Membersihkan air yang tercemar🌊💧
    Menyuburkan tanah🌱
    Gantikan disinfektan yang penuh kimia💊🧫
    Bahkan bantu mengurangi emisi karbon loh! 🌍♻️✨

    Dan yes… kita bisa bikin dari rumah aja!
    Sambil minum sambiloto dan bikin ecoenzym, hidup kamu bakal makin eco, makin sehat, makin kece ♻️✨🌟🤫😎

    👊🌏 Jadi, daripada terus-terusan bergantung sama obat kimia dan produk yang bikin bumi sakit, yuk mulai langkah kecil:
    🌱 Tanam sambiloto
    🧪 Bikin ecoenzym
    🧼 Kurangi plastik
    💧 Sayangi air

    Karena bumi butuh anak muda yang gak cuma protes doang, tapi juga bergerak dan bikin solusi! 🚴‍♀️🌾🧃
    Jadilah generasi yang pahit di mulut, tapi manis di aksi! 💚

    Perkenalkan saya adalah peserta Putri lingkungan hidup tahun 2025. Dengan :
    Proyek : Inovasi ecoenzym
    Nama : lintang Tabia Ramadhan
    Sekolah : SMPN 11 Surabaya
    No.peserta : 800

    💚🌱🌟🌍 Salam bumi, pasti lestari 🌳🌿 ♻️ ✨

    Balas
  • Juli 14, 2025 pada 14:09
    Permalink

    Wahh ternyata dari tanaman yang sangat pahit banyak sekali manfaat yang diperoleh..!!😍

    Awalnya aku tidak menyangka ternyata tanaman sambiloto si “king of bitters” atau “raja tanaman pahit” ini punya sekali banyak manfaat, seperti sebagai pengobatan tradisional untuk mengatasi demam, infeksi saluran pernapasan, sakit tenggorokan dan gangguan pencernaan. Di era modern sendiri, sambiloto digunakan sebagai suplemen kesehatan untuk memperkuat sistem imun, bahkan sambiloto memiliki potensi sebagai antikanker,antidiabetes, serta pelindung hati.

    Nama : Nandana Akatara Arka Radita
    Kelas : 6A
    Sekolah : SDN jemurwonosari 1

    Balas
  • Juli 14, 2025 pada 16:36
    Permalink

    Walaupun tanaman sambiloto ini pahit tetapi kaya manfaat

    Balas
  • Juli 26, 2025 pada 06:06
    Permalink

    Teryata tanaman sambiloto itu pahit tetapi banyak manfaatnya

    Nama: Nafisa Fitri Ramadania
    Sekolah: SDN jemur Wonosari 1/417 Surabaya
    No peserta: 192
    Judul proyek: budidaya tanaman lidah mertua

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *