Selamat Hari Ozon Sedunia 16 September

Selamat Hari Ozon Sedunia 16 September. Peringatan ini bertujuan mengingatkan kita tentang pentingnya lapisan ozon sebagai pelindung utama bumi dari radiasi ultraviolet (UV) berbahaya. Tanpa lapisan ozon yang sehat, kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan akan menghadapi risiko besar.

Lapisan ozon berfungsi seperti tameng alami yang menyaring sinar UV berlebihan. Jika ozon menipis, maka risiko kanker kulit, katarak, serta kerusakan ekosistem laut dan darat akan meningkat. Karena itulah, menyelamatkan lapisan ozon bukan hanya tugas pemerintah atau ilmuwan, tetapi juga tanggung jawab setiap individu.

Salah satu penyebab utama kerusakan ozon adalah penggunaan bahan kimia berbahaya seperti CFC (chlorofluorocarbon) yang dulu banyak digunakan dalam lemari es, pendingin ruangan, dan aerosol. Saat ini, banyak negara sudah berkomitmen mengurangi penggunaannya melalui Protokol Montreal. Namun, komitmen global ini tetap membutuhkan dukungan nyata dari masyarakat.

Setiap orang bisa ikut serta menyelamatkan lapisan ozon dengan cara sederhana. Misalnya, memastikan peralatan pendingin seperti AC dan kulkas tidak mengalami kebocoran freon. Perawatan rutin dan penggunaan teknologi ramah ozon dapat membantu mencegah pelepasan zat perusak ozon ke atmosfer.

Kebiasaan sehari-hari juga berperan penting. Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi dan beralih ke transportasi umum, sepeda, atau berjalan kaki akan membantu menurunkan emisi yang berdampak pada atmosfer. Selain sehat, langkah ini juga ikut menjaga keseimbangan bumi.

Selain itu, memilih produk rumah tangga yang berlabel ramah lingkungan bisa menjadi aksi nyata. Saat membeli alat elektronik, kosmetik, atau semprotan aerosol, pastikan ada keterangan “ozone friendly” atau tidak mengandung CFC. Pilihan konsumen yang bijak akan memengaruhi industri untuk lebih bertanggung jawab.

Gerakan menanam pohon juga memiliki peran besar dalam penyelamatan ozon. Pohon membantu menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, dan memperkuat daya tahan atmosfer. Setiap individu bisa berkontribusi dengan menanam minimal satu pohon setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap bumi.

Di rumah, hemat energi juga berarti melindungi ozon. Matikan lampu, televisi, atau alat elektronik ketika tidak digunakan. Menggunakan energi secara bijak akan mengurangi permintaan listrik, yang sebagian besar masih dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil, penyumbang emisi berbahaya.

Individu juga dapat berperan sebagai agen perubahan dengan mengedukasi orang lain. Membagikan informasi tentang pentingnya lapisan ozon melalui media sosial, diskusi keluarga, atau kegiatan sekolah dapat memperluas kesadaran. Aksi kecil ini akan menularkan kebiasaan baik kepada lebih banyak orang.

Hari Ozon Sedunia bukan sekadar peringatan simbolis, tetapi momentum untuk mengukur komitmen kita dalam menjaga keberlangsungan hidup di bumi. Setiap langkah kecil, seperti memilih produk ramah lingkungan atau mengurangi emisi, akan menjadi kontribusi besar jika dilakukan bersama-sama.

Generasi muda memiliki peran istimewa dalam penyelamatan lapisan ozon. Dengan kreativitas dan inovasi, mereka bisa menghadirkan solusi baru yang lebih efektif, seperti teknologi pendingin hemat energi atau kampanye digital yang menginspirasi. Partisipasi aktif anak muda akan memperkuat gerakan global penyelamatan ozon.

Mari jadikan Hari Ozon Sedunia sebagai pengingat bahwa bumi hanya memiliki satu atmosfer, dan kita semua adalah penjaganya. Aksi nyata bisa dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Selamatkan lapisan ozon, selamatkan masa depan generasi mendatang.

Perhatian Internasional

PBB, melalui Program Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) dan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), menyatakan bahwa lapisan ozon saat ini berada dalam proses pemulihan jangka panjang, tapi masih sangat rentan dan belum sepenuhnya aman.

Salah satu poin penting yang disoroti adalah bahwa lubang ozon Antartika dan penipisan ozon di lintang tinggi (Arctic) menunjukkan fluktuasi yang dipengaruhi oleh faktor alam seperti kondisi cuaca stratosferik serta peristiwa vulkanik. Meskipun demikian, pengurangan bahan perusak ozon (ODS) melalui Protokol Montreal telah mulai menunjukkan hasil positif.

Tahun ini, WMO dalam Ozone and UV Bulletin menekankan bahwa meskipun lubang ozon di 2024 lebih kecil dibanding tahun-tahun sebelumnya, variabilitas alam tetap bisa menyebabkan peningkatan sementara pada pelepasan zat perusak ozon. Oleh karena itu, pemantauan atmosfer secara rutin dan sistematis menjadi sangat krusial.

UNEP juga mengingatkan bahwa zat-zat pengganti seperti hidrofluorokarbon (HFC) walau tidak merusak ozon langsung, adalah gas rumah kaca yang potensial besar dalam memanaskan bumi. PBB mendorong implementasi Kigali Amendment dari Protokol Montreal, yang bertujuan mengurangi penggunaan HFC secara global agar dampak perubahan iklim bisa ditekan. 

Secara garis besar, PBB dan lembaga-lembaga ilmiah memperingatkan bahwa perjalanan pemulihan lapisan ozon memerlukan usaha kontinual — peningkatan regulasi, pengawasan terhadap penggunaan zat kimia, kerjasama antarnegara, dan kesiapsiagaan terhadap peristiwa alam yang bisa memperlambat atau merusak proses penyembuhan ozon. (*/Faizah Hanun)

34 thoughts on “Selamat Hari Ozon Sedunia 16 September

  • September 17, 2025 pada 16:12
    Permalink

    Hari Ozon Sedunia mengingatkan saya bahwa bumi memiliki pelindung alami yang sangat penting, yaitu lapisan ozon. Tanpa ozon, sinar ultraviolet bisa masuk bebas dan membahayakan semua makhluk hidup. Bukan hanya manusia yang bisa terkena kanker kulit atau katarak, tetapi juga hewan dan tanaman bisa rusak jika ozon terus menipis.

    Saya baru tahu bahwa zat seperti CFC yang dulu banyak dipakai di kulkas dan semprotan aerosol bisa merusak ozon. Sekarang sudah ada perjanjian antarnegara, seperti Protokol Montreal, yang membantu mengurangi zat-zat berbahaya itu. Tapi saya jadi sadar bahwa meskipun perjanjian itu sudah ada, semua orang tetap harus ikut bertanggung jawab menjaga ozon.

    Di rumah, saya dan keluarga mulai lebih hati-hati pakai AC dan kulkas. Kami pastikan tidak ada kebocoran gas pendingin, dan kalau beli barang, kami pilih yang ramah lingkungan dan tidak mengandung CFC. Selain itu, saya juga suka naik sepeda daripada naik motor kalau jaraknya dekat. Ternyata itu juga bisa bantu menjaga atmosfer bumi.

    Saya paling tertarik dengan peran pohon dalam menjaga atmosfer. Di sekolah dan di komunitas, saya ikut kegiatan tanam mangrove dan menanam pohon di sekitar rumah. Ternyata pohon bisa membantu menyerap karbon dan memperkuat atmosfer supaya ozon bisa pulih. Aksi kecil seperti ini kalau dilakukan bersama bisa jadi kekuatan besar.

    Saya juga ingin mengajak teman-teman untuk ikut menyebarkan informasi soal pentingnya ozon. Kita bisa bikin kampanye kecil di sekolah, unggah konten edukasi di Instagram, atau sekadar cerita ke keluarga saat makan malam. Saya percaya bahwa anak muda bisa jadi agen perubahan jika punya semangat dan pengetahuan yang benar.

    Hari Ozon Sedunia bukan cuma hari peringatan, tapi kesempatan untuk memilih: mau jadi penyumbang masalah atau bagian dari solusi. Saya pilih jadi bagian dari solusi. Aksi kecil saya hari ini mungkin tidak terlihat langsung dampaknya, tapi saya yakin masa depan akan mencatatnya sebagai langkah penting menjaga bumi tetap layak huni.

    Nama: Harley Fatahillah Yodhaloka Sunoto
    Sekolah: SMP Negeri 1 Surabaya
    Nomor Urut: 451
    Nama Proyek: EcoGeniuz Pillow dan Mangrove Warrior

    Balas
  • September 18, 2025 pada 10:45
    Permalink

    Selamat Hari Ozon Sedunia 16 September
    Peringatan ini bertujuan mengingatkan kita tentang pentingnya lapisan ozon, Tanpa lapisan ozon yang sehat, kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan akan menghadapi risiko besar

    Tunas hijau 🌱selalu menginspirasi masyarakat agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan untuk keseimbangan alam ..

    Nama : Naysia Aqila Andriani
    Sekolah : SDN Ngagelrejo3
    No peserta: 428
    Proyek budi daya sereh

    proyek tanaman sereh dengan hasil olahan Sereh lemon dan wedang uwuh

    🌱Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_

    Balas
  • September 18, 2025 pada 14:03
    Permalink

    Messa Eko PUtri – 018🛡️ Tanpa lapisan ozon, tak ada perlindungan dari sinar UV.
    🌎 Tanpa perlindungan, kehidupan di Bumi dalam bahaya.

    💬 Yuk, kurangi penggunaan zat perusak ozon dan mulai hidup lebih ramah lingkungan.
    “You can’t see it, but you need it.”
    Lapisan ozon tak terlihat, tapi tanpanya, kita tak terlindungi.
    Selamat Hari Ozon Sedunia! 🌞🛡️
    Terus dukung langkah-langkah untuk menjaga langit tetap biru & bumi tetap aman.

    Balas
  • September 19, 2025 pada 17:00
    Permalink

    Selamat hari ozon sedunia ‼️🤩.
    Lapisan ozon sebagai pelindung utama bumi 🌏 dari radiasi ultraviolet.
    Tanpa lapisan ozon, kehidupan makhluk hidup akan menghadapi resiko besar 😱. Jadi hindari kegiatan yang bisa membuat ozon menipis dan rusak ❌✋🏻.
    Adinda Quenza Ramadhani
    SDN KANDANGAN 1 Surabaya
    No peserta 224
    Judul proyek: Terong 🍆 dilahan sempit solusi hijau 💚 untuk sekolah mandiri pangan 🏫

    Balas
  • September 20, 2025 pada 23:55
    Permalink

    16 September merupakan peringatan Hari Ozon Sedunia. Hal ini mengingatkan kita akan pentingnya lapisan ozon sebagai pelindung utama bumi dari sinar UV yang berbahaya. Kita bisa menyelamatkan lapisan ozon dengan cara mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, memakai produk ramah lingkungan, menanam pohoh, dll.

    Nama : Fathan Alby A
    Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
    Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Anti Nyamuk.

    Halo sobat hijau 🌳
    Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
    Salam bumi, pasti lestari 🌱

    Balas
  • September 23, 2025 pada 17:30
    Permalink

    Hari Ozon Sedunia mengingatkan saya bahwa bumi memiliki pelindung alami yang sangat penting, yaitu lapisan ozon. Tanpa ozon, sinar ultraviolet bisa masuk bebas dan membahayakan semua makhluk hidup. Bukan hanya manusia yang bisa terkena kanker kulit atau katarak, tetapi juga hewan dan tanaman bisa rusak jika ozon terus menipis.

    Saya baru tahu bahwa zat seperti CFC yang dulu banyak dipakai di kulkas dan semprotan aerosol bisa merusak ozon. Sekarang sudah ada perjanjian antarnegara, seperti Protokol Montreal, yang membantu mengurangi zat-zat berbahaya itu. Tapi saya jadi sadar bahwa meskipun perjanjian itu sudah ada, semua orang tetap harus ikut bertanggung jawab menjaga ozon.

    Di rumah, saya dan keluarga mulai lebih hati-hati pakai AC dan kulkas. Kami pastikan tidak ada kebocoran gas pendingin, dan kalau beli barang, kami pilih yang ramah lingkungan dan tidak mengandung CFC. Selain itu, saya juga suka naik sepeda daripada naik motor kalau jaraknya dekat. Ternyata itu juga bisa bantu menjaga atmosfer bumi.

    Saya paling tertarik dengan peran pohon dalam menjaga atmosfer. Di sekolah dan di komunitas, saya ikut kegiatan tanam mangrove dan menanam pohon di sekitar rumah. Ternyata pohon bisa membantu menyerap karbon dan memperkuat atmosfer supaya ozon bisa pulih. Aksi kecil seperti ini kalau dilakukan bersama bisa jadi kekuatan besar.

    Saya juga ingin mengajak teman-teman untuk ikut menyebarkan informasi soal pentingnya ozon. Kita bisa bikin kampanye kecil di sekolah, unggah konten edukasi di Instagram, atau sekadar cerita ke keluarga saat makan malam. Saya percaya bahwa anak muda bisa jadi agen perubahan jika punya semangat dan pengetahuan yang benar.

    Hari Ozon Sedunia bukan cuma hari peringatan, tapi kesempatan untuk memilih: mau jadi penyumbang masalah atau bagian dari solusi. Saya pilih jadi bagian dari solusi. Aksi kecil saya hari ini mungkin tidak terlihat langsung dampaknya, tapi saya yakin masa depan akan mencatatnya sebagai langkah penting menjaga bumi tetap layak huni.

    Ig.hakam_tetel

    Balas
    • Oktober 17, 2025 pada 13:05
      Permalink

      Mari jaga lapisan ozon dengan hidup ramah lingkungan

      Ayesha Medina
      No Peserta 618
      SDN SEMOLOWARU 1/261
      Maggot bsf si Hewan Ajaib Sahabat Lingkungan

      Balas
  • September 26, 2025 pada 10:22
    Permalink

    Selamat Hari Ozon Sedunia 16 September. Setiap orang bisa ikut serta menyelamatkan lapisan ozon dengan cara sederhana. Misalnya, memastikan peralatan pendingin seperti AC dan kulkas tidak mengalami kebocoran freon, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi dan beralih ke transportasi umum, sepeda, atau berjalan kaki akan membantu menurunkan emisi yang berdampak pada atmosfer, memilih produk rumah tangga yang berlabel ramah lingkungan bisa menjadi aksi nyata,
    Gerakan menanam pohon juga memiliki peran besar dalam penyelamatan ozon. Mari teman-teman kita lakukan hal kecil ini namun berdampak berdampak besar bagi lingkungan. Salam Bumi Pasti Lestari.

    Balas
  • September 26, 2025 pada 14:26
    Permalink

    SELAMAT HARI OZON SEDUNIAA!!🤩🤩🤩

    Hari Ozon Sedunia bukan sekadar peringatan simbolis, tetapi momentum untuk mengukur komitmen kita dalam menjaga keberlangsungan hidup di bumi. Setiap langkah kecil, seperti memilih produk ramah lingkungan atau mengurangi emisi, akan menjadi kontribusi besar jika dilakukan bersama-sama🤗🤗

    saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris

    Balas
  • September 28, 2025 pada 21:14
    Permalink

    nama: assifa bening larasati (1164)
    asal sekolah: SMPN 40 Surabaya
    tanggapan:
    Selamat Hari Ozon Sedunia! 🎉 Artikel ini sangat penting karena mengingatkan kita bahwa lapisan ozon bukan hanya isu ilmiah di balik layar, tapi juga penyelamat kehidupan—melindungi dari radiasi ultraviolet dan menjaga keseimbangan alam. Semoga momentum ini memicu kesadaran kolektif agar setiap dari kita lebih peduli: mengurangi emisi zat perusak ozon, mendukung kebijakan ramah lingkungan, dan menjaga bumi untuk generasi mendatang.

    Balas
  • September 29, 2025 pada 22:08
    Permalink

    Selamat Hari Ozon Sedunia 16 September. Peringatan ini bertujuan mengingatkan kita tentang pentingnya lapisan ozon, tanpa lapisan ozon yang sehat kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan akan menghadapi risiko yang besar.

    Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
    ‎Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).

    ‎Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.

    Balas
  • Oktober 4, 2025 pada 18:30
    Permalink

    Selamat Hari Ozon Sedunia 16 September. Peringatan ini bertujuan mengingatkan kita tentang pentingnya lapisan ozon, tanpa lapisan ozon yang sehat kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan akan menghadapi risiko yang besar

    Nama : Muhammad Raffa Zamzani
    Asal sekolah : SMPN 9 Surabaya
    Nomor peserta : 697
    Judul proyek : Budidaya Bunga Telang Dan Pemanfaatannya

    Balas
  • Oktober 5, 2025 pada 12:45
    Permalink

    Selamat hari ozon sedunia.

    Terima kasih 🙏 tetap semangat 💪

    Balas
  • Oktober 6, 2025 pada 11:17
    Permalink

    Selamat hari ozon sedunia!!

    Nayla Thalita Azzahra
    SDN Petemon 9
    No Peserta 524
    Nama proyek : let’s go to bali Badung
    Ayo budidaya tanaman lidah buaya dengan produk unggulan

    Balas
  • Oktober 6, 2025 pada 18:11
    Permalink

    Keren,selalu jaga bumi dan ajngan buang sampah sembarangan ya

    Balas
  • Oktober 6, 2025 pada 18:12
    Permalink

    Keren,selalu jaga bumi dan jngan buang sampah sembarangan ya

    Balas
  • Oktober 11, 2025 pada 10:21
    Permalink

    Selamat Hari Ozon Sedunia…..!!!
    Dengan memilih produk ramah lingkungan, tidak membakar sampah, mengelolah sampah organik yg kita hasilkan, melakukan penghijauan serta menghemat listrik kita dapat menjaga dan merawat lapisan ozon di sekitar kita.

    Akifa Maulidya
    Nomor peserta 698
    Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • Oktober 12, 2025 pada 21:30
    Permalink

    hari ozon ini, mengingatkan saya tentang kenapa kita harus menjaga bumi kita, dengan mulai dari menjaga lingkungan kita sendiri

    Nama : Muhammad Raffa Zamzani
    Asal sekolah : SMPN 9 Surabaya
    Nomor peserta : 697
    Judul proyek : Budidaya Bunga Telang Dan Pemanfaatannya

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 08:38
    Permalink

    Selamat hari ozon seduniaa!!
    Semoga ozon kita dapat bertahan dan terus melindungi bumi kita. Oleh karena itu marilah kita kurangi penggunaan benda yang dapat mengurangi kesehatan ozon.

    Najwa Putri Tabita SDN ploso 3

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 20:35
    Permalink

    Artikel ini sangat menginspirasi! Penjelasan tentang Hari Ozon Sedunia bukan hanya sekadar informasi tahunan, tapi sebuah ajakan moral bagi kita semua untuk lebih bijak dalam bertindak. Saya suka sekali bagaimana artikel ini tidak hanya menjelaskan fakta ilmiah, tetapi juga menghubungkannya dengan tindakan sederhana yang bisa dilakukan sehari-hari, seperti mengurangi penggunaan bahan perusak ozon dan menjaga lingkungan tetap bersih. Tunas Hijau selalu berhasil mengubah isu lingkungan yang berat menjadi pesan yang hangat dan membangkitkan semangat positif. Bacaan seperti ini membuat saya semakin yakin bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil, asal dilakukan dengan konsisten. Semoga tulisan seperti ini bisa terus hadir untuk menyemangati generasi muda agar mencintai bumi dengan sepenuh hati 🌏✨.

    KANAYA DIVANESA AWANDA
    SMP NEGRI 58 SURABAYA
    NO URUT 1388
    JUDUL PROYEK: BARASIMAN
    (BUDI ALOEVERA PENGUSIR KUMAN)

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 20:39
    Permalink

    Selamat hari ozon sedunia…semoga kita semakin menyadari betapa pentingnya lapisan ozon bagi manusia.
    Jadi berbuatlah sesuatu untuk menjaganya.

    Naziya Putri Syafira Ariwibowo
    Nomor Peserta 612
    SDN Sawunggaling 1 / 382
    Nama Proyek NoBiTA

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 20:47
    Permalink

    Salah satu poin penting yang disoroti adalah bahwa lubang ozon Antartika dan penipisan ozon di lintang tinggi (Arctic) menunjukkan fluktuasi yang dipengaruhi oleh faktor alam seperti kondisi cuaca stratosferik serta peristiwa vulkanik. Meskipun demikian, pengurangan bahan perusak ozon (ODS) melalui Protokol Montreal telah mulai menunjukkan hasil positif.

    Nama : Ezra Bintang Izdihar Kurniawan
    No : 003
    Sekolah : SD Kyai Ibrahim Surabaya
    Proyek : Pemanfaatan lahan kosong dan limbah plastik untuk budidaya kemangi

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 19:39
    Permalink

    Hari Ozon Sedunia bukan sekadar peringatan simbolis, tetapi momentum untuk mengukur komitmen kita dalam menjaga keberlangsungan hidup di bumi apakah kita mau merusak bumi atau kah ikut serta menjadi solusi menjaga bumi !? .
    Salah satu penyebab utama kerusakan ozon atau menipisnya ozon adalah penggunaan bahan kimiayang biasanya banyak digunakan dalam Kulkas, pendingin ruangan, dan aerosol, Jika ozon menipis maka dapat beresiko menyebabkan kanker kulit, katarak, serta kerusakan ekosistem laut dan darat akan meningkat.
    Kita sebagai generasi mudah yang kreatif dan inovatif dapat membantu menjaga ozon kita, mualai dari kegiatan kecil seperti mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi dan beralih ke transportasi umum, sepeda, atau berjalan kaki akan membantu menurunkan emisi yang berdampak pada atmosfer dan membantu dalam menanam pohon karena pohon merupakan sumber oksigen yang dapat mengurangi atau menyedot karbondioksida…..
    OᘔOᑎ ᗰᗴᗰᗩᑎᘜ TᗩK TᗴᖇᒪIᕼᗩT TᗩᑭI Tᗩᑎᑭᗩ Iᗩ KITᗩ TᗩK Kᗩᑎ ᗷᗴᖇᗪᗩYᗩ

    Nama : Princess Zelda Ilmiah (210)
    Sekolah : SMPN 29 Surabaya
    Project : BobaZymePost (Bahan Organik Serbaguna untuk Eco Enzyme dan Kompos

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 20:41
    Permalink

    Happy World Ozone Day, September 16th. This commemoration aims to remind us of the importance of the ozone layer as the Earth’s primary protector from harmful ultraviolet (UV) radiation. The ozone layer functions as a natural shield, filtering excessive UV rays. If the ozone layer thins, the risk of skin cancer, cataracts, and damage to marine and terrestrial ecosystems will increase. Therefore, protecting the ozone layer is not only the responsibility of governments or scientists, but also the responsibility of every individual.

    One of the main causes of ozone depletion is the use of hazardous chemicals such as CFCs (chlorofluorocarbons), which were once widely used in refrigerators, air conditioners, and aerosols. Currently, many countries have committed to reducing their use through the Montreal Protocol. However, this global commitment still requires concrete support from the public. Daily habits also play a crucial role. Reducing the use of private motor vehicles and switching to public transportation, cycling, or walking will help reduce emissions that impact the atmosphere. In addition, choosing household products labeled environmentally friendly can be a concrete action. The tree planting movement also plays a significant role in saving the ozone layer. Trees help absorb carbon dioxide, produce oxygen, and strengthen the atmosphere’s resilience. Let’s make World Ozone Day a reminder that the earth only has one atmosphere, and we are all its guardians.

    Nama Sanggrama RasioAl Warisyi
    Sekolah SDN KaliasinI/280
    Proyek pemanfaatan limbah cangkang telur untuk hijaukan bumi dan innovasi bahan pangan.
    SALAM BUMI PASTI LESTARI☘☘☘

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 08:20
    Permalink

    Setiap tanggal 16 September, dunia memperingati Hari Ozon Sedunia untuk mengingatkan pentingnya menjaga lapisan ozon di atmosfer bumi. Lapisan ozon berfungsi melindungi kita dari sinar ultraviolet (UV) yang berbahaya bagi manusia, hewan, dan tumbuhan.

    Peringatan ini juga menjadi ajakan bagi semua orang untuk mengurangi penggunaan bahan kimia perusak ozon, seperti freon pada pendingin udara dan aerosol. Berkat kerja sama global, lapisan ozon kini mulai pulih, tetapi upaya pelestarian harus terus dilakukan.

    Melalui Hari Ozon Sedunia, kita diingatkan bahwa menjaga bumi berarti menjaga kehidupan. Langit yang bersih dan udara yang sehat adalah warisan berharga untuk generasi masa depan. 🌿

    AISYAH AVICENA RL
    SMPN 21 SURABAYA
    Project : DATELA GREEN REVITALIZATION

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 08:35
    Permalink

    Selamat Hari Ozon Sedunia! 🌍✨ Lapisan ozon adalah pelindung utama Bumi dari radiasi ultraviolet berbahaya. Tanpa ozon yang sehat, kita semua menghadapi risiko besar. Yuk, mulai dari diri sendiri: pilih produk ramah lingkungan, rawat peralatan pendingin, dan kurangi emisi. Aksi kecil kita, dampaknya besar untuk Bumi! 🌱💚

    Nama:Diky Yulia Efendi
    Sekolah:SMP Negeri 11 Surabaya
    No peserta:459
    Proyek: integrasi pengelolahan air limbah dan konservasi air

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 11:44
    Permalink

    PBB melalui UNEP dan WMO menyatakan lapisan ozon dalam proses pemulihan jangka panjang namun masih rentan. Lubang ozon Antartika dan penipisan ozon di Arktik dipengaruhi faktor alam. Protokol Montreal berhasil mengurangi bahan perusak ozon (ODS), namun variabilitas alam dapat meningkatkan pelepasan zat tersebut. Pemantauan atmosfer rutin sangat penting. UNEP mengingatkan bahwa pengganti ODS seperti HFC adalah gas rumah kaca, sehingga PBB mendorong implementasi Kigali Amendment untuk mengurangi penggunaan HFC secara global. Pemulihan lapisan ozon memerlukan usaha berkelanjutan, regulasi, pengawasan, kerjasama, dan kesiapsiagaan terhadap peristiwa alam.

    RAKA MAULANA PRATAMA
    SMPN 25 SURABAYA
    KEAJAIBAN KOMPOS TKK BAGI LINGKUNGAN
    NO. PESERTA:561

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 11:56
    Permalink

    Di hari ozon sedunia ini kita diingatkan untuk beralih ke gaya hidup lebih ramah lingkungan mulai dari hal kecil seperti pemilihan produk hingga mengurangi sampah kita bisa berkontribusi menjaga bumi

    Kevin amelio Al Irzan_261_kelompok pemanfaatan pandan_SDN ngagereja 3

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 21:35
    Permalink

    Artikel ini benar-benar mengingatkan kita betapa pentingnya lapisan ozon bagi kehidupan di bumi. Aku jadi sadar kalau menjaga lingkungan itu bukan cuma tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua. Dengan langkah kecil seperti mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya dan menjaga kebersihan udara, kita bisa ikut melindungi ozon. Semoga di Hari Ozon Sedunia ini, makin banyak orang yang sadar pentingnya menjaga bumi agar tetap sehat dan terlindungi untuk generasi mendatang.

    Nama: Allyya Putri Rahmadhani
    No. peserta: 1478
    Asal sekolah: SMP NEGERI 16 SURABAYA
    Judul Proyek: BAYAMZ

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 23:48
    Permalink

    Selamat Hari Ozon 🤗

    Mayfrina Aisyahrani
    SMPN 3 SURABAYA
    PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK BERKELANJUTAN

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 23:56
    Permalink

    Kerenn, jangan buang sampah sembarangan ya…!!!

    Deandra Syifa Aurora Pinontoan
    SDN jemur Wonosari 1 Surabaya
    No peserta 176

    Balas
  • Oktober 17, 2025 pada 14:20
    Permalink

    selamat Ozon Sedunia! 🌎💚 Mari kita lindungi lapisan ozon yang melindungi bumi dari radiasi UV berbahaya. Penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan dan pengurangan emisi gas berbahaya dapat membantu memulihkan lapisan ozon. Kita semua berperan dalam menjaga keseimbangan alam!

    nama: Bara Ikmal Ghani
    sekolah: SMP negeri 38 sby
    nomor peserta: 601
    proyek: mengolah sampah organik🌿

    Balas
  • Oktober 17, 2025 pada 14:36
    Permalink

    Selamat Hari Ozon Sedunia.
    Hari Ozon Sedunia 16 September, mengingatkan kita tentang pentingnya lapisan ozon sebagai pelindung utama bumi dari radiasi ultraviolet (UV) berbahaya.Lapisan ozon berfungsi seperti tameng alami yang menyaring sinar UV berlebihan.

    Naura Adelia Shafiqa Ghozali
    Sdn Tandes Kidul 1 Sby
    Pengolahan limbah cangkang telur
    No.peserta : 704

    Balas
  • Oktober 19, 2025 pada 11:35
    Permalink

    Setiap langkah kecil, seperti memilih produk ramah lingkungan atau mengurangi emisi, akan menjadi kontribusi besar jika dilakukan bersama-sama.

    Nama: Mikhaela Adeva Abbialya
    No.Peserta: 218
    Sekolah: SDN.Kalisari 2/513 Surabaya.
    Proyek LH: Budidaya tanaman asem jawa dan produk minuman kesehatan tradisional sinom.

    Salam Bumi Pasti Lestari!
    Salam Zero Waste!

    Balas

Tinggalkan Balasan ke KANAYA DIVANESA AWANDA Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *