Statistik Plastik Lautan yang Mengejutkan

•⁠ ⁠Lebih dari 1 juta burung laut dan 100.000 hewan laut mati akibat polusi plastik setiap tahun.
•⁠ ⁠100% bayi penyu laut memiliki plastik di perutnya.
•⁠ ⁠Saat ini terdapat 5,25 triliun potongan plastik makro dan mikro di lautan kita & 46.000 potongan di setiap mil persegi lautan, dengan berat hingga 269.000 ton.
•⁠ ⁠Diperkirakan terdapat 75 hingga 199 juta ton sampah plastik di lautan kita saat ini, dengan tambahan 33 miliar pon plastik memasuki lingkungan laut setiap tahun.
•⁠ ⁠Setiap hari sekitar 8 juta potongan plastik masuk ke lautan kita.
•⁠ ⁠Luas Great Pacific Garbage Patch sekitar 1,6 juta kilometer persegi – lebih besar dari Texas.
•⁠ ⁠Dunia menghasilkan 381 juta ton sampah plastik setiap tahunnya – jumlah ini akan meningkat dua kali lipat pada tahun 2034.
•⁠ ⁠50% dari jumlah ini adalah plastik sekali pakai & hanya 9% yang pernah didaur ulang.
•⁠ ⁠Lebih dari 2 juta ton kemasan plastik digunakan di Inggris setiap tahunnya.
•⁠ ⁠88% permukaan laut tercemar oleh sampah plastik.
•⁠ ⁠Antara 8 hingga 14 juta ton masuk ke lautan kita setiap tahunnya.
•⁠ ⁠Inggris menyumbang sekitar 1,7 juta ton plastik setiap tahunnya.
•⁠ ⁠AS menyumbang 38 juta ton plastik setiap tahunnya.
•⁠ ⁠Kemasan plastik adalah penyebab terbesar, yang menghasilkan 80 juta ton sampah setiap tahunnya dari AS saja.
•⁠ ⁠Di pantai-pantai Inggris terdapat 5000 lembar plastik & 150 botol plastik untuk setiap milnya.
•⁠ ⁠Lebih dari 1 juta kantong plastik berakhir di tempat sampah setiap menitnya.
•⁠ ⁠Dunia menggunakan lebih dari 500 miliar kantong plastik setiap tahunnya – itu berarti 150 untuk setiap orang di Bumi.
•⁠ ⁠8,3 miliar sedotan plastik mencemari pantai-pantai di dunia, tetapi hanya 1% sedotan yang berakhir sebagai sampah di lautan.
•⁠ ⁠1 dari 3 ikan yang ditangkap untuk dikonsumsi manusia mengandung plastik.
•⁠ ⁠Mikroplastik diperkirakan satu juta kali lebih beracun daripada air laut di sekitarnya.
•⁠ ⁠Produk yang mengandung mikroplastik dapat melepaskan 100.000 mikroplastik hanya dengan sekali tekan.

Penulis: Amien Widodo

Sumber: https://www.condorferries.co.uk/plastic-in-the-ocean-statistics

2 thoughts on “Statistik Plastik Lautan yang Mengejutkan

  • Juli 9, 2025 pada 19:23
    Permalink

    Awalnya saya pikir plastik di laut hanya sedikit dan hanya ada di tempat-tempat tertentu. Tapi setelah membaca data ini, saya jadi sadar bahwa masalah plastik sudah menyebar luas ke seluruh laut di dunia.

    Salah satu hal yang paling mengejutkan adalah fakta bahwa semua bayi penyu laut sekarang ditemukan memiliki plastik di perutnya. Itu benar-benar membuat saya berpikir dua kali sebelum memakai plastik sekali pakai. Selain itu, saya juga baru tahu bahwa setiap hari ada sekitar 8 juta potongan plastik masuk ke laut, dan kebanyakan dari kita mungkin tidak sadar bahwa hal kecil seperti sedotan atau bungkus jajan bisa berakhir di sana.

    Yang menarik, ternyata mikroplastik bahkan bisa keluar dari produk yang kita pakai sehari-hari, seperti sabun atau kosmetik. Bahkan dengan sekali tekan, bisa keluar 100.000 mikroplastik! Ini fakta yang bikin saya jadi ingin lebih hati-hati dalam memilih barang yang saya pakai.

    Kita bisa mulai dengan hal kecil seperti membawa botol minum sendiri, membawa tas belanja sendiri, dan ikut aksi bersih pantai kalau ada kesempatan. Proyek saya sendiri, EcoGeniuz Pillow, juga berusaha mengurangi plastik dari lingkungan dengan mengolahnya jadi barang bermanfaat.

    Kalau kita semua melakukan bagian kecil, lama-lama bisa jadi perubahan besar untuk lautan yang lebih bersih.

    Nama: Harley Fatahillah Yodhaloka Sunoto
    Sekolah: SMP Negeri 1 Surabaya
    No. Urut: 451
    Proyek: EcoGeniuz Pillow dan Penanaman Mangrove

    Balas
  • Juli 26, 2025 pada 15:18
    Permalink

    Data tentang polusi plastik di lautan sangat mengkhawatirkan! Seharusnya kita membuka mata biar sadar betapa pentingnya aksi global. Pengurangan plastik sekali pakai harus jadi langkah pertama untuk aksi kita ini.

    Nama : AMIRA RAFA AULIA SUBHI
    Asal : SMPN 1 SURABAYA
    No Peserta : 756
    Proyek : ALOE SHINE (BUDIDAYA LIDAH BUAYA)

    Balas

Tinggalkan Balasan ke Amira Rafa Aulia Subhi Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *