Tiga Tahun Kapok Lombok

Sebagai orang tua dari finalis Pangeran Lingkungan Hidup 2025, saya merasakan tanggung jawab yang tak hanya berhenti di rumah, melainkan menyebar ke lingkungan sekitar. Proyek “Lindungi Bumi dengan Aksi Nyata” bukan sekadar slogan; ia adalah bukti bahwa aksi kecil—jika dilakukan bersama—bisa menghasilkan perubahan besar.

Mengubah Sampah Menjadi Berkah
Saya bersama anak‑anak mengumpulan sampah organik dari dapur, kebun, dan pasar sekitar. Sampah itu kami olah menjadi dua produk berharga: kompos padat untuk menyuburkan kebun sekolah, serta eco‑enzyme cair yang dipakai untuk membersihkan kelas dan menyiram tanaman. Proses ini tidak hanya mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA, tetapi juga mengajarkan anak‑anak tentang siklus alam yang tertutup.

Membangun Komunitas Mini “Pangeran & Puteri Lingkungan Hidup
Di lingkungan sekitar rumah, saya membentuk kelompok kecil yang terdiri dari 7 anak pangput. Setiap minggu, mereka berkumpul untuk belajar membuat kompos dalam kantong aerob, mencampur eco‑enzyme, dan bahkan membuat kerajinan dari sisa kulit buah. Kegiatan ini menjadi laboratorium hidup di mana rasa ingin tahu mereka tumbuh bersama rasa tanggung jawab.

Selama 3 tahun berturut-turut mendampingi ananda mengikuti kegiatan ini, berasa capek, pengen nyerah, tapi kok kegiatan ini sangat bermanfaat bagi alam, jadi kita ketagihan terus dan terus 😂😂 istilahnya *kapok lombok*

Menjadi orang tua yang terlibat dalam gerakan lingkungan bukan sekadar mendukung anak, melainkan menjadi contoh nyata bahwa setiap langkah, sekecil mengolah sisa sayur, memiliki dampak. Dengan “Lindungi Bumi dengan Aksi Nyata”, kami tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga menumbuhkan generasi yang sadar akan pentingnya menjaga bumi—satu kantong kompos, satu tetes eco‑enzyme, satu senyum anak sekaligus.

Mari kita terus aksi nyata, karena bumi menunggu kepedulian kita.

Pangput LH 2025
Peduli
Produktif
Anti Rebahan
Mendunia ‼️

Penulis: Aan Nuraini, Ibunda Dewangkara Bagus Abisatya, 
Finalis Pangeran Lingkungan Hidup 2025 dari SDN Rangkah 6 Surabaya

19 thoughts on “Tiga Tahun Kapok Lombok

  • Desember 1, 2025 pada 10:28
    Permalink

    Wahhh,,, kerenn sekali mam’s abi,,,, saya jadi termotivasi,,,, 👍tetap semangadd yaa dan semoga sukses untuk proyeknya kak abi yaaaa👍
    Nama :Felychia Rosalina Putri
    SDN Sawunggaling 1/382 Surabaya
    Dengan Nomer Peseta 608
    Dengan Proyek Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Yang di Buat Menjadi Lilin Aroma Terapi

    Balas
    • Desember 1, 2025 pada 13:28
      Permalink

      Wah keren sekali aby. Tetap semangat aby kita 1 teman di kampung Mitra jd tetep semangat meraih prestasi 👍👍👍👍👍👍
      Ajun safaraz Bimawansyah junior finalis lh 2025 nomer 345.dari sdn SEMOLOWARU 1/261 surabaya. Dengan proyek poc dari kulit bawang merah dan bawang putih juga febrtisida, kompos dan manisan dari kulit semangka.

      Balas
      • Desember 2, 2025 pada 06:14
        Permalink

        Hmmm apa yang di ungkapkan mama Aby benar bangett…dari hal yang kecil tapi membawa yang besar adalah sebuah kebaikan yang luar biasa dan itu nyata. Apalagi pendidikan edukasi buat anak seyogyanya di mulai sejak dini 👌🏻.
        Carissa Putri Fatihasari
        SDN Sidotopo wetan V
        No.peserta : 674
        Proyek SANCA ( Sampah anorganik Carissa)

        Balas
      • Desember 16, 2025 pada 14:41
        Permalink

        Wah keren sekali Abi beserta mamanya yang selalu produktif dalam menjaga lingkungan dengan cara mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos menggunakan tong aerob, eco enzym, dan juga kerajinan, Semangat terus untuk Abi dan keluarga

        Almahyra Danesh Syaquila
        Nomer urut 278
        Judul proyek Budimalang
        SDN Ketabang 1/288

        Balas
  • Desember 1, 2025 pada 10:33
    Permalink

    Keren semangat nya keluarga ini pantang menyerah selalu cinta lingkungan. Terus melangkah menuju sukses abi
    Eno wahyu kamagading
    SDN pacarkeling 1/182 surabaya
    Eco enzym
    452

    Balas
  • Desember 1, 2025 pada 10:41
    Permalink

    Thankyou Tunas Hijau yg selalu menjadi wadah bagi anak-anak kami untuk terus cinta lingkungan.. wahhh.. saya terharu sekali 🥰🥰😘😘 semoga kita semua bisa terus konsisten menjaga alam dan lingkungan, percayalah setiap kebaikan yang kita lakukan bagi alam, akan berdampak kepada diri kita dan keluarga serta semua orang. Semangat terus Mas Abby, semangat terus Tunas Hijau 🌱🌱💚💚

    Balas
  • Desember 1, 2025 pada 10:51
    Permalink

    Thanks to Tunas Hijau yg sdh mereview pangeran LH yg sudah 3 th mengikuti ajang lomba yg Penuh KEBAIKAN.
    Di sini ada pembuktian bahwa JUARA bukanlah TUJUAN UTAMA tapi pengalaman ,asahan rasa empati tentang Kepedulian lingkungan yg merupakan pembentukan karakter bukan sekedar ada krn support system tapi tumbuh dari hari.
    Terimakasih atas kesempatan untuk tetap bergabung dengan Tunas Hijau Semoga kebaikan yg dilakukan tetap berlanjut. Salam Bumi Pasti Lestari.Kapok Lombok Yo wes ben.

    Balas
  • Desember 1, 2025 pada 13:16
    Permalink

    Kereeen

    Balas
  • Desember 1, 2025 pada 14:15
    Permalink

    Sangat keren sekali,semangat sekali keluarga ini pantang menyerah selalu cinta lingkungan hidup,dan terus melangkah menuju sukses selalu ya Abi.
    Nama: Muhammad Hidayahtullah
    Sekolah: SDN KAPASARI 1/292 Surabaya
    No Peserta: 145
    Proyek: Budidaya Daun Pandan

    Balas
  • Desember 1, 2025 pada 15:55
    Permalink

    Waw… Keren 3 tahun pejuang Lingkungan ♥️♥️♥️

    Balas
  • Desember 1, 2025 pada 20:16
    Permalink

    Semangat selalu..
    Reynando Yudhistira putra
    SDN Wiyung 1 Surabaya
    Pengolahan sampah plastik
    No peserta 409

    Balas
  • Desember 1, 2025 pada 21:42
    Permalink

    MasyaAllah keren banget Mama Mas Abby… selalu semangat menginspirasi bagi kami,Mama dan anak semangatnya luar biasa dan selalu ceria.

    Nama : Ezra Bintang Izdihar Kurniawan
    No Peserta : 003
    Sekolah : SD Kyai Ibrahim
    Proyek : Pemanfaatan lahan kosong dan limbah plastik untuk budidaya kemangi

    Balas
  • Desember 2, 2025 pada 08:47
    Permalink

    Keren kak Aby sudah 3 tahun konsisten dalam menjaga lingkungan, semangat yg luar biasa 👍🥰

    Akifa Maulidya (698)
    SDN Tandes Kidul 1
    Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • Desember 2, 2025 pada 15:18
    Permalink

    Semangat terus pantang mundur keren mama dan Aby
    Sehat selalu ya
    Jasmine Azzahra Abqoriah
    SDN TAMBAKSARI 1 SURABAYA

    Balas
  • Desember 3, 2025 pada 07:26
    Permalink

    Keren mama & mas Dewangkara..Tetap semangat dan sukses selalu✨️

    Nama : Fathan Alby Andhitama
    No : 0037
    Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
    Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun

    Halo sobat hijau 🌳
    Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
    Salam bumi, pasti lestari 🌱

    Balas
  • Desember 3, 2025 pada 23:13
    Permalink

    Nama:Raka Maulana Pratama
    Sekolah:SMPN 25 SURABAYA
    No.peserta:561
    Proyek:keajaiban kompos tkk bagi lingkungan

    Perjuangan orang tua dalam mendampingi finalis Pangeran Lingkungan Hidup benar-benar terasa nyata dan penuh ketulusan. Proyek “Lindungi Bumi dengan Aksi Nyata” yang dijalankan bersama anak-anak bukan hanya menghasilkan kompos dan eco-enzyme, tetapi juga menumbuhkan karakter peduli lingkungan sejak dini.

    Langkah membangun komunitas mini dengan anak-anak di sekitar rumah juga luar biasa. Bukan sekadar kegiatan mingguan, tetapi ruang belajar yang hidup—tempat rasa ingin tahu, kemandirian, dan tanggung jawab tumbuh bersama. Meski capek dan hampir menyerah, semangat yang tetap menyala menunjukkan betapa besarnya dampak kegiatan ini bagi lingkungan dan pendidikan anak-anak.

    Semoga semakin banyak keluarga yang tergerak melakukan aksi sederhana seperti ini. Karena dari satu kantong kompos dan satu tetes eco-enzyme, kita sedang menanam masa depan bumi yang lebih baik. 🌿♻️

    Balas
  • Desember 4, 2025 pada 05:41
    Permalink

    Mama dan keluarga hebat

    Balas
  • Desember 10, 2025 pada 16:53
    Permalink

    Luar biasa konsistennya💚 3 tahun bukan waktu yang sebentar. Keren Mama dan kak Abi sekeluarga. Semoga nular semangat dan konsistennya ke kami.
    Salam sehat selalu pejuang lingkunga🌱🌸🌿🌺🍃

    Isvara Nareswari Aryanto
    SDN Kaliasin 1
    Budidaya Tanaman Pacar Air

    Balas
  • Desember 11, 2025 pada 06:56
    Permalink

    Masya Allah Keluarga yang luar biasa, pantang menyerah dan sangat menginspirasi kita semua. Semangat selalu menjaga lingkungan kita tetap lestari. Sukses terus keluarga Kak Abi.

    Jangan Lupa Intip Proyek saya ya teman-teman.
    Saya Muhammad Khabibi Nur Rokhman
    Saya adalah Finalis pangeran dan putri lingkungan hidup tahun 2025
    No.Peserta 31
    Saya dari SDN BANJARSUGIHAN V/617 SURABAYA
    Proyek Lingkungan Hidup Saya adalah PESAN OJEC APIK(Pemanfaatan Sampah Non Organik Jadi Ecobrick dan Anyaman Plastik)
    Disini saya mengajak semua untuk peduli lingkungan dengan mengurangi sampah plastik karena jumlah sampah plastik semakin banyak salah satunya kemasan sachet yang tidak didaur ulang maka saya memanfaatkannya menjadi barang yang bermanfaat yaitu ecobrick dan anyaman plastik daripada sampah plastik tersebut terbuang begitu saja.

    Salam Bumi Pasti Lestari
    Salam Sadar Iklim
    Salam Zerowaste
    Salam Basuma Jaya Jaya Jaya
    Pokoe ngeten pun

    Balas

Tinggalkan Balasan ke Shinta Rahmawati,S Pd Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *