Webinar Nasional Seri #255: “Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan”

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah menjadi bencana ekologis berulang yang berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat, kerusakan ekosistem, dan ekonomi nasional. Memasuki musim kemarau 2025 yang lebih awal dan kering, kewaspadaan terhadap potensi karhutla harus ditingkatkan.

Webinar Nasional Seri #255 yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 9 Agustus 2025 ini mengangkat tema “Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan” untuk menggali strategi lintas sektor dalam mengantisipasi dan menangani karhutla di Indonesia.

Salah satu fokus pembahasan adalah upaya pemantauan titik api berbasis satelit dan prakiraan cuaca ekstrem oleh BMKG, yang menjadi dasar penting dalam deteksi dini dan penyebaran informasi kawasan rawan kebakaran.

Selain itu, tren pelanggaran hukum dalam kasus karhutla juga mengalami perubahan signifikan, baik dari sisi pelaku, modus, hingga hambatan penegakan hukum. Webinar ini akan menghadirkan pembaruan data dari Kementerian Kehutanan mengenai pola pembakaran lahan yang semakin terselubung, termasuk keterlibatan korporasi dan perorangan yang sulit terjangkau hukum.

Melalui diskusi ini, peserta akan mendapatkan pemahaman mengenai perkembangan terbaru dalam pengawasan dan strategi hukum untuk menghadapi tantangan karhutla. Pembahasan juga akan difokuskan pada pentingnya patroli hutan sebagai garda terdepan pencegahan karhutla.

Kegiatan patroli yang dilakukan oleh Manggala Agni, TNI-Polri, dan masyarakat peduli api menjadi salah satu intervensi langsung yang terbukti efektif, meski masih menghadapi kendala sumber daya dan akses wilayah. Pengalaman lapangan dan inovasi digital dalam patroli akan dibagikan sebagai inspirasi penguatan pengawasan di wilayah rentan.

Sebagai pelengkap, webinar ini juga akan membahas studi kasus penindakan hukum yang telah dilakukan oleh Kementerian Kehutanan, serta peran penting Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam mitigasi melalui teknologi modifikasi cuaca, pemadaman udara, dan skema tanggap darurat berbasis komunitas.

Kolaborasi antara lembaga pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengendalian karhutla secara berkelanjutan. Diharapkan, diskusi ini dapat memperkuat komitmen semua pihak dalam menjaga hutan dan lahan Indonesia dari ancaman kebakaran yang merusak.

Webinar Nasional Seri#255 “Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan” ini diselenggarakan oleh Tunas Hijau bersama Forum Kota Surabaya Sehat, PT Dharma Lautan Utama, Badan Meteorologi Klimatologi & Geofisika (BMKG), Kementerian Kehutanan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pendaftaran gratis melalui : https://bit.ly/mitigasi-karhutla-th-2025

Narasumber:
1.⁠ ⁠Miming Saepudin, M.Si. (Koordinator Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG)
2.⁠ ⁠⁠Ir. Thomas Nifinluri, M.Sc (Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan RI)
3.⁠ ⁠⁠Zaenal Arifin SS. MH. (Direktur Mitigasi Bencana BNPB)

Moderator:
1.⁠ ⁠Verlita Anggraini Putri (Putri 2 Lingkungan Hidup 2024, Eco Student (Junior) of the Year 2024 dan siswi SMPN 19 Surabaya
2.⁠ ⁠⁠Raihan Jouzu Syamsudin (Pangeran 2 Lingkungan Hidup 2024-SMP dan siswa SMPN 57 Surabaya)
3.⁠ ⁠⁠Rafandra Azka (Pangeran 2 Lingkungan Hidup 2024-SD dan siswa SMPN 22 Surabaya)
Narahubung Nizamudin 0821-4387-9645 (WA chat only)

14 thoughts on “Webinar Nasional Seri #255: “Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan”

  • Agustus 11, 2025 pada 08:06
    Permalink

    Webinar Nasional kali ini mempunyai tema “Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan” untuk menggali strategi lintas sektor dalam mengantisipasi dan menangani karhutla di Indonesia.

    Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
    ‎Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).

    ‎Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.

    Balas
  • Agustus 11, 2025 pada 08:51
    Permalink

    Messa Eko Putri – 018 Artikel ini bisa mendukung gerakan anak-anak peduli lingkungan! Ini sangat membanggakan! Keren banget programnya! Semoga semakin banyak anak muda yang ikut berpartisipasi.

    Balas
    • Agustus 15, 2025 pada 05:27
      Permalink

      Karhutla merupakan bencana yang terjadi berulang setiap tahunnya. Memasuki musim kemarau yang datang lebih awal di tahun 2025 ini, kita harus meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana karhutla yang dapat terjadi. Ilmu yg bermanfaat. Terima kasih tunas hijau.
      Nama : Fathan Alby A
      Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
      No : 37
      Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Anti Nyamuk.

      Halo sobat hijau 🌳
      Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
      Salam bumi, pasti lestari 🌱

      Balas
  • Agustus 15, 2025 pada 09:08
    Permalink

    🙋‍♂️ Nama: IRZIANDRO PUTRA FAHREZI
    🏫 Sekolah: SMPN 3 Mejayan
    📌 Nomor Peserta: 705

    ✍️ Tanggapan pada Artikel Tersebut:
    Mitigasi kebakaran hutan dan lahan menjadi hal yang sangat penting dilakukan. Kebakaran tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga menghasilkan asap yang berbahaya bagi kesehatan manusia serta mengganggu aktivitas sehari-hari. Upaya mitigasi dapat dilakukan melalui patroli rutin, penyuluhan kepada masyarakat, dan pengelolaan lahan yang berkelanjutan. Dengan kesadaran bersama, dampak kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir.

    💡 Penjelasan Proyek:
    Selulosa batang pohon pisang adalah susunan rantai panjang yang terdiri dari molekul glukosa. Susunan tersebut membuat batang pohon pisang berserat dan sangat tebal. Limbah batang pohon pisang yang melimpah, jika tidak diolah dengan benar, dapat menimbulkan bau tidak sedap dan menjadi sarang penyakit. Melalui lomba menggambar dan mewarnai, ide pemanfaatan limbah ini dapat divisualisasikan agar lebih mudah dipahami dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.

    Balas
  • Agustus 22, 2025 pada 20:07
    Permalink

    Webinar Nasional Seri #255 “Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan” ini sangat relevan di tengah ancaman karhutla yang terus berulang setiap musim kemarau 🔥🌏. Melalui pemantauan titik api berbasis satelit, patroli hutan, hingga strategi hukum, diskusi ini menunjukkan bahwa pencegahan jauh lebih penting daripada pemadaman.

    Yang menarik, webinar ini tidak hanya membahas aspek teknis, tetapi juga menyoroti peran kolaborasi lintas sektor: BMKG dengan data cuacanya, Kementerian Kehutanan dengan regulasi, BNPB dengan mitigasi bencana, serta dukungan masyarakat peduli api sebagai garda terdepan. Inilah bentuk nyata gotong royong menjaga hutan Indonesia 🌿🇮🇩.

    Salut untuk Tunas Hijau dan seluruh mitra penyelenggara yang konsisten mengangkat isu penting ini. Semoga semakin banyak generasi muda yang sadar bahwa hutan bukan sekadar paru-paru dunia, tapi juga pelindung masa depan kita bersama.

    Komentar ini dari Kenzo Anugrah Rahmadhan – SMPN 26 Surabaya – Peserta 567
    #PangeranPutriLH2025 #AksiUntukBumi #Tahap3Lestari #MitigasiKarhutla

    Balas
  • Agustus 23, 2025 pada 22:06
    Permalink

    Sangat bermanfaat sekali zoomnya memberikan informasi tambahan bagi para generasi muda

    nama Andita Karenina
    asal sekolah SMPN 57 SURABAYA
    judul proyek telang bunga cantik yang bikin kita cantik

    Balas
  • Agustus 26, 2025 pada 01:21
    Permalink

    Terimakasih tunas hijau yg selalu memberikan wawasan mengenai lingkungan dan lainnya… Sukses terus.

    Falisha Misha alkhansa
    Sdn Rangkah VI Surabaya
    No peserta 554
    Judul proyek pemanfaatan sampah organik dan limbah plastik untuk tanaman keluarga

    Balas
  • Agustus 26, 2025 pada 20:02
    Permalink

    Jaga hutan kita ya teman-teman agar tetap lestari dan bisa kita nikmati bersama-sama.

    Nama : Fatimah Nawal Rahman
    Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500 Surabaya
    No. Peserta : 026

    Daur ulang sampah An Organik menjadi produk kerajinan
    Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan

    Balas
  • Agustus 30, 2025 pada 21:28
    Permalink

    Topik yang sangat penting dan relevan. Webinar ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mencegah karhutla serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mitigasi sejak dini.

    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    🙋🏻Nama: Lintang Pandega Permana
    🏫Sekolah: SMP Negeri 57 Surabaya
    🔢Nomor Peserta: 679
    🌱Proyek: SWEET (Stevia Wellness Eco-friendly Extract Technology)
    💌Penjelasan: Proyek ini adalah proyek yang berfokus membudidayakan tanaman Stevia, yaitu tanaman yang daun nya mengandung rasa manis karna memiliki senyawa tertentu.

    Saya memilih proyek ini karna fenomena isu lingkungan seperti krisis air, degradasi lahan yang disebabkan oleh industri gula konvensional.., maka dari itu saya memilih alternatif gula lain yang lebih ramah lingkungan dan “Stevia” menjadi jawabannya.

    Saya ingin mengenalkan Stevia yang memiliki banyak manfaat ke masyarakat sekitar, rencana kedepannya saya akan menginovasikan Stevia ini menjadi ekstrak gula cair, permen sehat dan ramah lingkungan, teh sehat dengan pemanis alami, serta banyak lagi.
    Dukung aku teruss yaa, sobat hijau! 🥰
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚

    Balas
  • September 1, 2025 pada 13:27
    Permalink

    Nama : Tisya Ayodya Prameswari
    Nomer :006
    Judul proyek : ECOZY
    Capaian :
    Telah mengolah sampah organik kulit buah sebanyak 670,4 kg

    Balas
  • September 2, 2025 pada 20:30
    Permalink

    Webinar yang sangat relevan dan bermanfaat, apalagi di tengah meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan akibat perubahan iklim. Diskusi seperti ini penting untuk menyatukan pemahaman antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam upaya pencegahan yang lebih efektif. Terima kasih kepada penyelenggara yang terus konsisten mengangkat isu-isu lingkungan strategis!

    Nama : Leyna Mayyasha Qorri Ain
    Asal Sekolah : SDN Pacarkeling V Surabaya
    Nomer Peserta : 468
    Proyek : aloe sobat sehat, solusi hebat untuk keluarga sehat
    Melalui budi daya Aloe Vera, saya berharap setiap halaman rumah warga mempunyai 1 tanaman

    Balas
  • September 5, 2025 pada 12:17
    Permalink

    Webinar ini sangat berguna untuk mencegah masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan secara sembarangan.
    Terima kasih 🙏 tetap semangat 💪

    Balas
  • September 6, 2025 pada 12:58
    Permalink

    Webinar ini menyoroti pentingnya pemahaman tentang penyebab dan dampak kebakaran hutan dan lahan, serta langkah-langkah mitigasi yang dapat diambil oleh masyarakat. Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten, peserta diberikan informasi terkini mengenai pola pembakaran lahan yang semakin terselubung, termasuk data dari Kementerian Kehutanan.

    Nama:Diky Yulia Efendi
    No peserta:459
    Proyek: integrasi pengelolahan air limbah dan konservasi air
    Sekolah:SMP Negeri 11 surabaya

    Balas
  • September 26, 2025 pada 18:23
    Permalink

    Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah menjadi bencana ekologis berulang yang berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat, kerusakan ekosistem, dan ekonomi nasional. Memasuki musim kemarau 2025 yang lebih awal dan kering, kewaspadaan terhadap potensi karhutla harus ditingkatkan.

    saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris

    Balas

Tinggalkan Balasan ke MESSA EKO PUTRI - 018 Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *