Webinar Nasional Seri#271 “Mitigasi Longsor”, Sabtu (29/11/2025)

Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana alam, Tunas Hijau bekerja sama dengan Departemen Teknik Geofisika ITS menggelar Webinar Nasional Seri #271 “Mitigasi Longsor” pada Sabtu, 29 November 2025 pukul 12.00–15.00 WIB.

Kegiatan ini terbuka untuk pelajar, mahasiswa, guru, relawan, maupun masyarakat umum yang ingin memahami lebih dalam tentang ancaman longsor dan langkah mitigasinya. Webinar akan disiarkan secara interaktif melalui Zoom serta live streaming di YouTube TunasHijauID, sehingga dapat diakses dari seluruh dunia.

Webinar ini akan membahas secara komprehensif proses terjadinya longsor, mulai dari faktor geologi, curah hujan, kondisi lereng, hingga pengaruh aktivitas manusia seperti alih fungsi lahan. Peserta akan diajak memahami bagaimana kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia dapat meningkatkan risiko longsor, sekaligus mengenali tanda-tanda awal yang sering luput dari perhatian. Dengan bahasa yang mudah dipahami namun tetap berbasis keilmuan, materi ini dirancang agar relevan baik untuk akademisi maupun masyarakat umum.

Topik kedua yang menjadi fokus utama adalah pemetaan kawasan rawan longsor. Peserta akan diperkenalkan pada konsep dasar pemetaan kerawanan, penggunaan data spasial, serta pentingnya peta risiko sebagai alat perencanaan wilayah dan mitigasi bencana.

Pemahaman ini sangat penting bagi pendidik, pemerhati lingkungan, aparatur desa, maupun generasi muda agar mampu membaca potensi risiko di wilayah masing-masing dan mendorong pengambilan kebijakan yang lebih adaptif terhadap bencana.

Selain itu, webinar ini juga mengangkat bahasan menarik tentang asesmen bidang longsor menggunakan metode geofisika, yang selama ini menjadi tulang punggung kajian bawah permukaan bumi. Peserta akan mendapatkan gambaran bagaimana teknologi geofisika digunakan untuk mendeteksi kondisi tanah dan struktur bawah permukaan yang berpotensi memicu longsor.

Melalui webinar ini, Tunas Hijau dan Teknik Geofisika ITS berharap dapat memperkuat literasi kebencanaan sekaligus menumbuhkan peran aktif masyarakat dalam upaya mitigasi longsor berkelanjutan.

WEBINAR NASIONAL SERI#271 “MITIGASI LONGSOR”
Sabtu, 29 November 2025 pukul 12.00 – 15.00 WIB melalui Zoom dan live YouTube “Tunas Hijau Indonesia”
Pendaftaran gratis melalui : https://bit.ly/mitigasi-longsor-2025

Narasumber Dosen Departemen Teknik Geofisika, FTSPK ITS :
1.⁠ ⁠Ir. Wien Lestari, S.T., M.T.
2.⁠ ⁠Ir. Juan Pandu Gya Nur Rochman., S.Si., M.T.
3.⁠ ⁠Dr. Ir. Firman Syaifuddin, S.Si., M.T.

Moderator:
1.⁠ ⁠Verlita Anggraini Putri (Putri 2 LH 2024; Eco Student (Junior) of the Year 2024 dan siswi SMPN 19 Surabaya)
2.⁠ ⁠Raihan Jouzu S. (Pangeran 2 LH SMP 2024 dan Siswa SMPN 57 Surabaya)

Setiap peserta terdaftar dan mengisi daftar hadir akan mendapatkan sertifikat.
Narahubung Nizamudin 0851-7747-0596 (WA chat only). (*/Mochamad Zamroni)

7 thoughts on “Webinar Nasional Seri#271 “Mitigasi Longsor”, Sabtu (29/11/2025)

  • November 30, 2025 pada 05:09
    Permalink

    Terimakasih Tunas Hijau, wawasan dan arahan tentang materi mitigasi longsor ini sangat berharga bagi kami semua

    Akifa Maulidya (698)
    SDN Tandes Kidul 1
    Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • November 30, 2025 pada 18:15
    Permalink

    saya frisdya lanikmaruf isfani dari SMPN 57 Surabaya dengan nomer urut 1382 proyek saya yaitu pengolahan sampah GALBOT (Galon dan botol) sebagai kreasi furnitur dan fashion aksesoris

    kegiatan ini bermanfaat untuk mengedukasi kita pentingnya mitigasi longsor untuk masa depan

    Balas
  • Desember 7, 2025 pada 21:36
    Permalink

    Mari tingkatkan kesadaran bahwa kita hidup dalam negeri yg potensi terjadinya berbagai macam jenis bencana sangat tinggi agar kita selalu waspada dan segera bergerak bila tanda-tanda awal bencana sudah terlihat.
    Nama : Fatimah Nawal Rahman
    Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500 Surabaya
    No. Peserta : 026
    Pencapaian : 1.793,75 kg

    Daur ulang sampah An Organik menjadi produk kerajinan
    Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan

    Balas
  • Desember 11, 2025 pada 23:25
    Permalink

    Webinar Seri #271 tentang Mitigasi Longsor ini benar-benar membuka wawasan! Penjelasannya lengkap mulai dari penyebab, tanda awal, sampai cara memetakan kawasan rawan longsor. Materinya juga mudah dipahami untuk pelajar maupun masyarakat umum. Terima kasih Tunas Hijau dan Teknik Geofisika ITS yang terus menghadirkan edukasi bencana yang bermanfaat bagi generasi muda. Semoga setelah menonton ini, kita semua lebih siap, lebih peduli, dan lebih aktif mencegah bencana longsor di lingkungan sekitar

    Balas
  • Desember 12, 2025 pada 06:41
    Permalink

    Indonesia adalah negara kepulauan yang rentan akan bencana. Perlunya edukasi mitihlgasi kebencanaan bisa membekali warga masyarakat untuk lebih waspada dan lebih siap dalam menghadapi kemungkinan kemungkinan yang akan terjadi. Diharapkan dampak dari segala sektor bisa di minimalkan. Semoga negara indonesia dijauhkan dari segala bencanam Amin….
    Charissa Rafanda Rabbaniyyah
    SDN pakis 3

    Balas
  • Desember 15, 2025 pada 20:33
    Permalink

    Terima kasih atas informasinya, melalui webinar ini saya dapat memperkuat literasi kebencanaan sekaligus menumbuhkan peran aktif dalam upaya mitigasi longsor berkelanjutan.

    Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
    ‎Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).

    ‎Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.

    Balas
  • Desember 16, 2025 pada 11:14
    Permalink

    Saya sangat berterima kasih kepada Tunas Hijau, karena sudah memberikan wawasan dan arahan tentang materi mitigasi longsor. Ini sangat berharga bagi kami semua.

    Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
    ‎Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).

    ‎Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *