Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa): Si Buah Merah dengan Segudang Manfaat
Mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) adalah tanaman asli Indonesia, khususnya Papua dan Papua Barat, yang kini telah banyak dibudidayakan di berbagai daerah. Tanaman ini dikenal dengan buahnya yang berwarna merah menyala ketika matang, sehingga menarik perhatian. Dalam masyarakat, mahkota dewa sering digunakan sebagai tanaman hias sekaligus tanaman obat yang dipercaya memiliki khasiat untuk kesehatan.
Secara morfologi, mahkota dewa merupakan tanaman perdu dengan tinggi 1–3 meter. Daunnya berbentuk lonjong dengan ujung runcing, dan bunganya berwarna putih kehijauan. Buahnya bulat, berdiameter 3–5 cm, dengan kulit licin mengilap. Meskipun cantik, bagian biji dan kulit buah segarnya bersifat toksik jika dikonsumsi mentah.
Kandungan kimia dalam mahkota dewa meliputi flavonoid, saponin, polifenol, alkaloid, dan tanin. Flavonoid dan polifenol berperan sebagai antioksidan, sedangkan saponin berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh. Senyawa ini diyakini mampu membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, mulai dari hipertensi hingga diabetes.
Salah satu manfaat utama mahkota dewa adalah kemampuannya membantu menurunkan kadar gula darah. Menurut penelitian dari Journal of Ethnopharmacology (2014), ekstrak buah mahkota dewa menunjukkan efek hipoglikemik pada uji hewan, sehingga berpotensi menjadi terapi pendukung untuk penderita diabetes.
Selain itu, mahkota dewa juga dikenal memiliki efek antiinflamasi dan antikanker. Studi yang dilakukan oleh Universitas Gadjah Mada menemukan bahwa ekstrak buah ini mengandung senyawa yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker tertentu. Hal ini membuatnya menarik bagi para peneliti untuk dikembangkan sebagai fitofarmaka.
Dalam pengobatan tradisional, daging buah mahkota dewa sering dikeringkan dan diseduh menjadi teh herbal. Ramuan ini dipercaya membantu mengatasi kolesterol tinggi, asam urat, dan nyeri sendi. Namun, pemrosesan yang benar sangat penting untuk menghindari efek toksik dari bagian biji atau kulit yang masih segar.
Cara Budidaya Mahkota Dewa
Untuk membudidayakan mahkota dewa, diperlukan tanah yang gembur dan drainase baik. Tanaman ini dapat tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut. Perbanyakan bisa dilakukan melalui biji atau stek batang, dengan perawatan rutin berupa penyiraman, pemupukan organik, dan pemangkasan cabang.
Panen buah dilakukan ketika kulit buah sudah berwarna merah pekat. Setelah dipanen, buah harus segera diolah—biasanya dengan cara diiris tipis dan dijemur hingga kering. Proses pengeringan ini bertujuan untuk mengurangi kadar racun dan meningkatkan keamanan konsumsi.
Masyarakat harus memahami bahwa meskipun mahkota dewa bermanfaat, penggunaannya tidak boleh sembarangan. Konsumsi berlebihan atau pengolahan yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping seperti mual, muntah, atau keracunan. Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan herbalis atau tenaga kesehatan sebelum memanfaatkannya.
Dari sisi ekonomi, mahkota dewa memiliki potensi besar sebagai komoditas herbal. Permintaan pasar terhadap bahan baku herbal terus meningkat, baik untuk konsumsi domestik maupun ekspor. Budidaya tanaman ini dapat menjadi peluang usaha bagi petani dan pelaku UMKM.
Selain manfaat kesehatan, mahkota dewa juga memiliki nilai estetika sebagai tanaman hias. Buah merahnya yang kontras dengan daun hijau menjadikannya elemen menarik di pekarangan rumah. Hal ini menjadikan mahkota dewa sebagai tanaman multifungsi—cantik dipandang, berkhasiat untuk kesehatan, dan berpotensi ekonomi.
Dengan segala keunggulannya, mahkota dewa patut dilestarikan dan dimanfaatkan secara bijak. Edukasi kepada masyarakat sangat penting, agar tanaman ini tidak hanya menjadi tren sesaat, tetapi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan dan kesejahteraan keluarga. (*/Mochamad Zamroni)


Messa Eko Putri – 018 Makin yakin bahwa masa depan lingkungan Indonesia ada di tangan yang tepat. “Saya terinspirasi bahwa Tunas Hijau menyalurkan potensi anak-anak dalam bentuk aksi nyata seperti Eco School, kampanye ditempat umum, dan inovasi daur ulang.”
Mahkota dewa berpotensi sebagai herbal bernilai ekonomi sekaligus tanaman hias, sehingga perlu dilestarikan dan dimanfaatkan dengan edukasi yang tepat agar manfaatnya berkelanjutan.
Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).
Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.
Mahkota dewa patut dilestarikan dan dibudidayakan, katena termasuk tanaman herbal yang bermanfaat untuk kesehatan.
Nama : Fathan Alby A
Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
No : 37
Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Anti Nyamuk.
Halo sobat hijau 🌳
Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
Salam bumi, pasti lestari 🌱
🙋♂️ Nama: IRZIANDRO PUTRA FAHREZI
🏫 Sekolah: SMPN 3 Mejayan
📌 Nomor Peserta: 705
✍️ Tanggapan pada Artikel Tersebut:
Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa): Si Buah Merah dengan Segudang Manfaat. Tanaman ini dikenal memiliki banyak khasiat, mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh, membantu menurunkan kadar gula darah, hingga bersifat sebagai antioksidan alami. Pemanfaatannya perlu dilakukan dengan bijak dan tepat, agar manfaat yang diperoleh bisa optimal tanpa menimbulkan efek samping.
💡 Penjelasan Proyek:
Selulosa batang pohon pisang adalah susunan rantai panjang yang terdiri dari molekul glukosa. Susunan tersebut membuat batang pohon pisang berserat dan sangat tebal. Limbah batang pohon pisang yang melimpah, jika tidak diolah dengan benar, dapat menimbulkan bau tidak sedap dan menjadi sarang penyakit. Melalui lomba menggambar dan mewarnai, ide pemanfaatan limbah ini dapat divisualisasikan agar lebih mudah dipahami dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.
Mahkota dewa berpotensi sebagai herbal bernilai ekonomi sekaligus tanaman hias, sehingga perlu dilestarikan dan dimanfaatkan dengan edukasi yang tepat agar manfaatnya berkelanjutan
Nama : Muhammad Raffa Zamzani
Asal sekolah : SMPN 9 Surabaya
Nomor peserta : 697
Judul proyek : Budidaya Bunga Telang Dan Pemanfaatannya.
Saya jarang mendengar maupun melihat buah mahkota dewa ini🤔🤔, tetapi sepertinya buah merah ini mengandung banyak manfaat ya. Jadi penasaran seperti apa bentuk dan rasa buah ini😄.
Nama: Adinda Quenza Ramadhani
Sekolah: SDN KANDANGAN 1 Surabaya
No peserta: 224
Judul proyek: Terong 🍆 dilahan sempit solusi hijau 💚 untuk sekolah mandiri pangan 🏫
ini buat kita jadi lebih paham terkait buah mahkota dewa yang ternyata banyak manfaat nya ini🥰
💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
🙋🏻Nama: Lintang Pandega Permana
🏫Sekolah: SMP Negeri 57 Surabaya
🔢Nomor Peserta: 679
🌱Proyek: SWEET (Stevia Wellness Eco-friendly Extract Technology)
💌Penjelasan: Proyek ini adalah proyek yang berfokus membudidayakan tanaman Stevia, yaitu tanaman yang daun nya mengandung rasa manis karna memiliki senyawa tertentu.
Saya memilih proyek ini karna fenomena isu lingkungan seperti krisis air, degradasi lahan yang disebabkan oleh industri gula konvensional.., maka dari itu saya memilih alternatif gula lain yang lebih ramah lingkungan dan “Stevia” menjadi jawabannya.
Saya ingin mengenalkan Stevia yang memiliki banyak manfaat ke masyarakat sekitar, rencana kedepannya saya akan menginovasikan Stevia ini menjadi ekstrak gula cair, permen sehat dan ramah lingkungan, teh sehat dengan pemanis alami, serta banyak lagi.
Dukung aku teruss yaa, sobat hijau! 🥰
💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
wow ternyata banyak sekali manfaat dari si buah merah ini
nama Andita Karenina
asal sekolah SMPN 57 SURABAYA
judul proyek telang bunga cantik yang bikin kita cantik
Terimakasih… Saya baru tahu ada tanaman ini … Kaya manfaat…
Pastinya tanaman lain juga. Memberikan banyak manfaat pula ..
Falisha Misha alkhansa
Sdn Rangkah VI Surabaya
No peserta 554
Judul proyek pemanfaatan sampah organik dan limbah plastik untuk tanaman keluarga
Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa): Si Buah Merah dengan Segudang Manfaat
Salah satu manfaat utama mahkota dewa adalah kemampuannya membantu menurunkan kadar gula darah, untuk hipertensi hingga diabetes.
Tunas hijau 🌱selalu menginspirasi masyarakat agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan untuk keseimbangan alam ..
Nama : Naysia Aqila Andriani
Sekolah : SDN Ngagelrejo3
No peserta: 428
Proyek budi daya sereh
proyek tanaman sereh dengan hasil olahan Sereh lemon dan wedang uwuh
🌱Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_
Nama Sanggrama Rasio Al Warisyi
Proyek pemanfaatan limbah cangkang telur untuk hijaukan bumi dan innovasi bahan pangan.
Terimakasih Atas informasinya Saya Baru mengerti kalau tanaman mahkota dewa sangat bermanfaat.
Salam bumi pasti lestari☘☘☘
Nama : Firman Dwi Putra Triono
Nomer :001
Asal sekolah:SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya
Judul proyek : BUBARAZIL
Capaian :
menanam bayam Brazil sebanyak 1.160
Nama : Tisya Ayodya Prameswari
Nomer :006
Judul proyek : ECOZY
Capaian :
Telah mengolah sampah organik kulit buah sebanyak 670,4 kg
Mahkota Dewa tanaman unik berwarna merah…
Tanaman kecil dan cantik ini memiliki segudang manfaat tersembunyi selain itu bisa loh sebagai tanaman hias dirumah mu…
Jangan lupa ya untuk melestarikan Mahkota Dewa tanaman cantii berwarna merah…
Nama : Princess Zelda Ilmiah
No : 110
Sekolah : SMP 29 Surabaya
Project : BOBAZYME (Bahan Organik Serbaguna untuk Eco Enzyme dan Kompos)
Dengan riset yang tepat, mahkota dewa tidak hanya bermanfaat sebagai obat tradisional, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi produk bernilai tambah tinggi di bidang farmasi, kosmetik, pangan fungsional, hingga material ramah lingkungan. Inovasi berbasis tanaman lokal seperti ini sekaligus membuka peluang ekonomi, memperkuat identitas herbal Indonesia, dan memberi kontribusi terhadap kesehatan masyarakat dunia.
Salam,
AISYAH AVICENA RL
SMPN 21 SURABAYA
Project : DATELA GREEN REVITALIZATION
Proyek yang berfokus pada pemulihan lahan terbengkalai menjadi lahan yang produktif kembali 🌿💚
Mahkota Dewa ternyata punya begitu banyak manfaat untuk kesehatan, padahal sering dianggap tanaman hias biasa. Artikel ini membuka wawasan tentang potensi herbal lokal yang bisa dimanfaatkan secara bijak. Semoga makin banyak riset dan pemanfaatan tanaman obat asli Indonesia seperti ini!
Nama : Leyna Mayyasha Qorri Ain
Asal Sekolah : SDN Pacarkeling V Surabaya
Nomer Peserta : 468
Proyek : aloe sobat sehat, solusi hebat untuk keluarga sehat
Melalui budi daya Aloe Vera, saya berharap setiap halaman rumah warga mempunyai 1 tanaman
Mahkota dewa banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan, artikel ini memberikan informasi yang dapat menambah wawasan tentang tanaman yang bermanfaat.
Nama: Mikhaela Adeva Abbialya
Sekolah: SDN.Kalisari 2-513 Surabaya
No.peserta: 218
Proyek: Budidaya tanaman asem jawa dan produksi minuman kesehatan tradisional sinom
Mahkota dewa patut dilestarikan dan dibudidayakan karena banyak sekali manfaat dari mahkota dewa itu sendiri
Bukan hanya sebagai tanaman hias tetap juga dapat digunakan sebagai obat herbal.
Nama : Akifa Maulidya
Sekolah : SDN Tandes Kidul 1
Nomor Peserta : 698
Proyek LH : Budidaya organik tanaman kale
Mahkota dewa patut dilestarikan dan dibudidayakan karena banyak sekali manfaat dari mahkota dewa itu sendiri
Bukan hanya sebagai tanaman hias tetap juga dapat digunakan sebagai obat herbal.
nama ibrahim tubagus maulana
sekolah sdn jemur wonosari 1
judul proyek pengolahan minyak jelantah
no peserta 115
Indonesia kaya akan tanaman obat, bisa meminimalkan. Pemakaian obat kimia yang mempunyai efek lain bagi tubuh. Mahkota dewa adalah salah satu tanaman obat yng sangat membantu dalam peranannya menyembuhkan berbagai penyakit. Indonesia sangat kaya akan sumber daya alamnya. Mari kita jaga dan lestarikan bersama.
Charissa Rafanda Rabbaniyyah
SDN pakis 3 Surabaya
Budidaya tanaman okra
Artikel Tunas Hijau ID ini sangat inspiratif karena menghadirkan edukasi lingkungan yang bermanfaat serta memotivasi masyarakat untuk lebih peduli dan beraksi nyata menjaga bumi.
/Kamila L.A 854
Tumbuhan ini keren sekali.
Terima kasih 🙏 tetap semangat 💪