Walikota Surabaya Dan GM PGN Mainkan Boneka Tangan LH Pada Gebyar Peduli LH HUT PGN Dan Hari Bumi

Keindahan salah satu sudut Kebun Bibit Wonorejo ini menjadi pemandangan yang bisa dinikmati peserta Gebyar Peduli LH Hari Bumi dan HUT PGN di Kebun Bibit Wonorejo

Walikota Surabaya Tri Rismaharini bersama General Manager PT. Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk SBU Wilayah II Cahyo Triyogo akan menjadi pemain pertunjukan panggung boneka lingkungan hidup di hadapan 200 siswa Sekolah Dasar Surabaya. Pementasan panggung boneka lingkungan hidup ini diselenggarakan pada serangkaian kegiatan peduli lingkungan hidup untuk Surabaya bersama organisasi lingkungan hidup Tunas Hijau di Kebun Bibit Wonorejo, Jalan Raya Wonorejo Surabaya, pada Rabu 25 April 2012 mulai pukul 09.30 WIB. 

Pada pementasan ini Walikota Surabaya yang memerankan boneka sapi (Cowi) dan GM PGN yang memerankan boneka doraemon (Dori) dikisahkan sebagai dua sahabat yang sudah lama tidak ketemu, meskipun keduanya adalah anak-anak kelahiran Surabaya. Pada pementasan panggung boneka ini disampaikan ajakan untuk selalu membuang sampah pada tempatnya dan menjadikan saku sebagai tempat sampah sementara bila tidak ada tempat sampah.

Beragam kegiatan peduli lingkungan hidup yang diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun Perusahaan Gas Negara (PGN) dan Hari Bumi ini. Kegiatan-kegiatan itu adalah penanaman pohon hutan kota dan pemberian bantuan 30 jenis pohon dengan total jumlah 300 batang yang sudah berukuran besar dan Gerakan Sejuta Lubang Resapan Untuk Surabaya “Seri Sekolah Dasar”.

Ada juga pameran lingkungan hidup interaktif, lomba poster energi bagi siswa Sekolah Dasar, mini festival permainan tradisional, bersih-bersih sampah, pelepas-liaran 500 burung, pelepas-liaran 5000 ikan nila di kolam ikan Kebun Bibit Wonorejo dan permainan ular tangga peduli lingkungan hidup seri PGN.

Pada Gerakan Sejuta Lubang Resapan “Seri Sekolah Dasar” yang digulirkan kali ini adalah kelanjutan dari gerakan sebelumnya yang dikhususkan bagi 120 SMP, SMA dan SMK se Surabaya pada tahun 2011, yang juga digulirkan oleh PGN bersama Tunas Hijau dan Pemerintah Kota Surabaya. Pada gerakan seri Sekolah Dasar ini, 30 sekolah akan mendapat bantuan pembuat lubang resapan biopori berupa 1 bor dan 10 pipa. Pembinaan dan pemantauan program akan dilakukan selama sedikitnya 3 bulan.

Selanjutnya masing-masing lubang dengan diameter 12 centimeter dan kedalaman 1 meter yang dibuat akan diisi dengan sampah organik untuk proses pengomposan. Lubang-lubang tersebut juga akan berfungsi sebagai tempat memberi asupan makanan bagi satwa di dalam tanah dan peresapan air hujan ke dalam tanah sekaligus pencegahan banjir.

Program peduli lingkungan hidup lain yang pernah dilakukan PGN di Surabaya adalah penanaman pohon Gerakan 1 Milyar Pohon pada tahun 2011. Pada gerakan ini, PGN menanam 4000 pohon dengan beragam jenis yang sudah berukuran besar dengan perawatan.