Fakhrie, Siswa SDN Margorejo I Surabaya, Ajak Teman Sekelas Olah Sampah Organik

Fakhrie Zhafran Khairy, siswa kelas 6 SDN Margorejo I Surabaya sekaligus peserta tahap II Pangeran & Putri Lingkungan Hidup 2025, membagikan pengetahuan tentang pengolahan sampah organik kepada 25 teman sekelasnya di halaman sekolah, Selasa siang (29/7/2025).

Aksi edukatif ini merupakan bagian dari pengembangan proyek lingkungan yang telah digelutinya sejak 2024. Selain sebagai bagian dari proyek pribadi sebagai peserta Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup, kegiatan ini juga dikaitkan dengan pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang tengah membahas tema pengolahan sampah organik.

“Kita akan belajar mengolah sampah organik sebagai bagian dari pelajaran IPAS bersama seorang ahli yang masih anak-anak. Siapakah dia?” tanya Izzatud Diniyah, guru kelas 6 SDN Margorejo I. Serempak, para siswa menjawab, “Fakhrie!” — merujuk pada teman sekelas mereka yang menjadi narasumber hari itu.

Sekitar 30 kilogram sampah organik berupa sisa sayuran telah disiapkan oleh Fakhrie. “Sampah organik sayuran ini bisa menimbulkan bau tidak sedap, belatung, dan cairan sampah bila tidak diolah dengan baik,” jelas Fakhrie, yang rutin mengumpulkan sampah sayuran dari pasar setiap pagi.

Untuk mempercepat proses pembusukan, Fakhrie — yang juga finalis Pangeran Lingkungan Hidup 2024 — menyarankan agar sampah organik dicacah terlebih dahulu. “Semakin kecil ukuran sampah organik, semakin mudah menjadi kompos,” ujar Fakhrie sembari mempraktikkan cara mencacah sayuran bersama teman-temannya.

Dalam kegiatan ini, Fakhrie memperkenalkan empat jenis media pengolahan yang biasa digunakannya di sekolah, yaitu: keranjang takakura, tong aerob, compost bag, dan media pupuk organik cair. Ia mengajak teman-temannya mencoba mengolah sampah dengan masing-masing media tersebut.

Fakhrie juga menjelaskan pentingnya mencampur sampah organik basah (hijau) seperti sisa dapur dengan sampah organik kering (coklat) seperti daun-daun kering. “Tujuannya untuk menyeimbangkan kadar air dan mengurangi bau tidak sedap,” tuturnya.

Selama tiga bulan terakhir, Fakhrie telah berhasil mengolah sekitar 1.400 kilogram sampah organik, yang dikumpulkannya dari lingkungan sekitar dan pasar tradisional. Proses pengolahan itu ia lakukan secara konsisten, baik di sekolah maupun di rumah.

Penulis: Mochamad Zamroni

25 thoughts on “Fakhrie, Siswa SDN Margorejo I Surabaya, Ajak Teman Sekelas Olah Sampah Organik

  • Juli 30, 2025 pada 13:33
    Permalink

    Masya Allah,, hebat sekali kak Zhafran,, terimakasih banyak kak Zhafran sudah dikasih tips nya juga dalam pembuatan pupuk kompos organik dari sampah dapur,,

    Salam Bumi Pasti Lestari

    Nama: Zafran Nauval Aqil Pandu Herningsih
    Nomer Peserta:417
    Judul Proyek: pembuatan pupuk kompos organik dari sampah dapur organik

    Balas
  • Juli 30, 2025 pada 13:51
    Permalink

    Jika dikerjakan bersama-bersama lebih ringan dan mudah..dan tentunya lebih seruuuuu
    Reynando Yudhistira putra
    SDN Wiyung 1 Surabaya
    No peserta 409
    Pengolahan sampah plastik

    Balas
    • Juli 30, 2025 pada 16:53
      Permalink

      Semangat
      Hebat💪🏻💪🏻
      Jasmine Azzahra Abqoriah SDN TAMBAKSARI 1 SURABAYA (690)

      Balas
  • Juli 30, 2025 pada 14:07
    Permalink

    Kak fakhrie Semangat terus olah sampah organik nya… Semakin banyak sampah yg di olah menjadi kompos untuk mengurangi jumlah TPA setiap harinya dan bermanfaat pula bagi tanamannya

    Proyek kita sama… Yuk jadi manusia anti rebahan

    Falisha misha alkhansa
    SDN Rangkah VI Surabaya
    No peserta 554
    Judul proyek: pemanfaatan sampah organik dan Limbah plastik untuk tanaman keluarga

    Balas
  • Juli 30, 2025 pada 14:25
    Permalink

    Kak Fakhrie jempolan, sungguh konsisten untuk mengolah sampah menjadi kompos. Patut diacungi jempol dan jejaknya bisa ditiru. Walaupun dengan cara yang berbeda tetapi satu tujuan.
    Ummu Ghaid Mudma’inah
    SDN Dr Sutomo 1 Surabaya
    Nomor peserta 068
    Proyek CATERAN cangkang telur ramah lingkungan

    Balas
  • Juli 30, 2025 pada 16:47
    Permalink

    HEXA AFZAL HERMAWAN – 421
    SDN WONOKUSUMO 6 / 45
    PROYEK : BUDITACABI ( BUDIDAYA TANAMAN CABAI )

    DENGAN MENGOLAH SAMPAH ORGANIK, QT BS MENDAPATKAN PUPUK ORGANIK JUGA YANG RAMAH LINGKUNGAN, BAHANNYA SANGAT MUDAH DI DAPAT DAN BISA MEMBANTU MENGURANGI SAMPAH.

    Balas
    • Juli 30, 2025 pada 17:57
      Permalink

      luar biasa kak fakhrie bisa ngajak teman-teman nya untuk memanfaat kan sampah organik menjadi berguna dan bisa mengurangi sampah tpa,tetap semangat

      nama : ayla azuhro
      no.peserta : 38
      sekolah : sdn banjar sugihan v /617
      proyek : pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk komposter

      Balas
  • Juli 30, 2025 pada 16:47
    Permalink

    Wahh menginspirasi sekali mengolah sampah dengan melibatkan teman-teman sekelas pasti makin banyak sekali sampahnya yang di olah.
    Nama: Adinda Quenza Ramadhani
    Sekolah: SDN KANDANGAN 1 Surabaya
    No peserta: 224
    Judul proyek: Terong 🍆 dilahan sempit solusi hijau 💚 untuk sekolah mandiri pangan 🏫

    Balas
  • Juli 30, 2025 pada 17:13
    Permalink

    Kerennn
    Nama ku aqeel dr smpn 6 surabaya, mempunyai proyek tanam selada sebagai ketahanan pangan, no peserta : 681

    Balas
  • Juli 30, 2025 pada 19:38
    Permalink

    Waah ternyata masih lumayan banyak anak2 yang masih peduli terhadap lingkungan dan saya harap Indonesia emas akan terwujud🤩🤩🤩

    Saya arka Raditya pasya
    Dari SMPN 11 Surabaya
    Dengan proyek budidaya sansievera

    Balas
  • Juli 30, 2025 pada 20:24
    Permalink

    Semangat terus Fakhrie…
    Keren banget lohh…

    Princess Zelda Ilmiah – 210
    SMP 29 Surabaya
    BOBAZYME.POS (Pengolahan Bahan Organik Serbaguna untuk Eco Enzyme dan Kompos)

    Balas
  • Juli 31, 2025 pada 02:31
    Permalink

    Sama dong saya juga di rumah mengolah sampah organik tapi di buat cairan eco enzim dan kompos juga
    Eno wahyu kamagading (452)
    SDN pacarkeling 1/182 surabaya
    ECo enzym

    Balas
    • Juli 31, 2025 pada 09:36
      Permalink

      Benar-benar generasi emas🌟
      Semangat terus kak Fakhrie✊️ sangat menginspirasi sekali

      Nama : Isvara Nareswari Aryanto
      Sekolah : SDN Kaliasin 1
      No peserta : 206
      Proyek : Budidaya Tanaman Pacar Air

      Balas
  • Juli 31, 2025 pada 07:06
    Permalink

    Semangat terus untuk Kak Fakhrie . Tetapi memang bila dikerjakan bersama sama teman itu lebih cepat dan lebih seru dan juga menyenangkan dong pastinya

    Kayla Ayu Anindya
    SDN Wiyung 1 Surabaya
    No peserta: 710
    Proyek:Mol Magic Water

    🌍🪴Salam bumi pasti lestari 🪴🌍

    Balas
  • Juli 31, 2025 pada 08:04
    Permalink

    Semangat terus Kak Fakhrie dan sangat keren sekali.Dan menginspirasi sekali mengolah sampah dengan melibatkan teman-teman sekelas pasti makin banyak sekali sampahnya yang diolah.
    Nama: Muhammad Hidayahtullah
    Sekolah: SDN KAPASARI 1/292 Surabaya
    No Peserta: 145
    Proyek: Budidaya Daun Pandan

    Balas
  • Juli 31, 2025 pada 08:21
    Permalink

    organik, berkah bagi bumi”, “Ubah sampah jadi pupuk, hijaukan lingkungan kita”, atau “Sampah organik: dari limbah jadi solusi”. Penting untuk menyoroti bagaimana sampah organik bisa diolah menjadi kompos yang bermanfaat untuk pertanian dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

    Nama : Ananda Efri Nugraha
    Sekolah : SDN Kapasari 1/292 Surabaya
    Nomer Peserta : 141
    Proyek : Budidaya Lidah Buaya

    Balas
  • Juli 31, 2025 pada 11:01
    Permalink

    Hebat kak Fakhrie bisa mengajak temannya untuk mengolah sampah, tetap semangat dalam mengolah sampah 👍💪

    Nama : Akifa Maulidya
    Sekolah : SDN Tandes Kidul 1
    Nomor Peserta: 698
    Proyek LH : Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • Juli 31, 2025 pada 17:47
    Permalink

    Hebat Pahlawan Lingkungan Hidup:

    “Langkah kecilmu menyelamatkan bumi adalah harapan besar bagi masa depan.”

    “Bumi butuh lebih banyak pahlawan sepertimu – yang tak kenal lelah menjaga kehidupan.”

    “Keringatmu menyuburkan harapan, kerjamu menumbuhkan kehidupan.”

    “Kamu bukan hanya penyelamat alam, kamu penyelamat generasi.”

    “Meski tak terlihat sekarang, usahamu akan berbuah untuk dunia esok.”

    “Saat orang lain mengabaikan, kamu memilih bertindak. Itu keberanian sejati!”

    “Jangan lelah mencintai bumi, karena bumi tak pernah lelah memberimu kehidupan.”

    “Satu pohon yang kau tanam hari ini adalah nafas untuk seribu esok.”

    “Terus melangkah, pahlawan hijau! Alam selalu ada di pihakmu.”

    “Ketika kau bersihkan sampah, kau sedang merawat harapan

    Balas
  • Juli 31, 2025 pada 21:01
    Permalink

    Langkah adik Fakhrie mengajak teman-temannya mengolah sampah organik patut diapresiasi. Ini contoh nyata kepedulian lingkungan sejak dini yang bisa menginspirasi teman-teman lainnya.

    Mayfrina Aisyahrani
    SMPN 3 SURABAYA
    PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK BERKELANJUTAN

    Balas
  • Juli 31, 2025 pada 22:21
    Permalink

    Keren banget 🤩

    Hallo semuanya perkenalkan nama saya Aryasatya Panca Nararya, saya adalah peserta pangeran lingkungan hidup tingkat SMP tahun 2025 dari SMPN 22 SURABAYA dengan nomor peserta 535. Saya sangat senang sekali bisa bergabung di perlombaan yang sangat keren. Oh iya jadi proyekku yaitu tentang pemanfaatan limbah pelastik atau disebut juga PEMLIMTIK, target saya yaitu saya ingin memanfaatkan sampah sebanyak 1.500 kg lebih. Yuk tungguin aksiku ya 👋🏻
    Semoga lolos sampai tahap terakhir 🙏🤗

    Balas
  • Agustus 2, 2025 pada 07:34
    Permalink

    Semangat terus Fakhrie…
    Keren banget lohh…

    nama ibrahim tubagus maulana
    sekolah sdn jemur wonosari 1
    judul proyek minyak jelantah
    no 115

    Balas
  • Agustus 2, 2025 pada 13:32
    Permalink

    Langkah adik Fakhrie mengajak teman-temannya mengolah sampah organik patut diapresiasi. Ini contoh nyata kepedulian lingkungan sejak dini yang bisa menginspirasi teman-teman lainnya.

    Nama : Nandana Akatara Arka Radita
    Kelas : 6A
    Sekolah : SDN jemurwonosari 1
    No peserta : 121

    Balas
  • Agustus 3, 2025 pada 15:25
    Permalink

    Tetap semangat dan konsisten hebat sekali😍

    Miranda putri Mulyono
    No peserta 714
    SDN Wiyung 1 Surabaya
    Mengolah sampah plastik menjadi lampu hias

    Balas
  • September 3, 2025 pada 13:42
    Permalink

    Keren sekali kakak Fakhrie semoga senantiasa semangat. Bravo

    Nama : Ayesha Medina
    No Peserta : 618
    Sekolah : SDN Semolowaru 1/261
    Judul Proyek : Maggot bsf si Hewan Ajaib Sahabat Lingkungan

    Balas
  • September 4, 2025 pada 19:55
    Permalink

    Keren kak Fahri.Semangat terus ya kak✊.Hebat kak Fahri bisa mengajak teman-temannya untuk mengolah sampah dan semua kalau dikerjakan bersama-sama akan terasa menyenangkan 🥰

    Nama : Naura Adelia Shafiqa Ghozali
    Sekolah : Sdn Tandes Kidul 1 Surabaya
    Proyek LH : Pengolahan limbah cangkang telur
    No.peserta : 704

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *