Pentingnya Mengganti Sprei Tempat Tidur 

Berbagai mikroorganisme seperti bakteri, jamur dan tungau debu sangat menyukai tempat tidur, khususnya sprei, sebagai media ideal. Menurut jurnal Journal of Clinical Microbiology (2020), sprei yang tidak diganti secara rutin dapat mengandung bakteri seperti Staphylococcus aureus dan Escherichia coli yang berasal dari keringat, sel kulit mati, serta kontaminasi silang dari tubuh manusia.

Setiap malam, tubuh manusia menghasilkan sekitar 200 ml keringat saat tidur. Menurut studi dari American Academy of Dermatology, sprei menyerap keringat dan sel kulit mati yang terlepas dari tubuh. Bila tidak segera diganti, bahan-bahan organik ini menjadi makanan utama bagi tungau debu dan mikroba lain yang bisa memicu berbagai gangguan kesehatan.

Risiko 
Penumpukan alergen seperti tungau debu dan jamur di sprei dapat memperburuk kondisi penderita alergi, asma, atau rhinitis. Jurnal Allergy and Asthma Proceedings (2018) melaporkan bahwa paparan alergen dari tempat tidur merupakan salah satu pemicu utama gejala alergi pada anak-anak dan dewasa.

Sprei yang jarang diganti menyimpan banyak bakteri dan minyak yang bisa menyebabkan atau memperparah jerawat, infeksi kulit, hingga iritasi. Penelitian dari Indian Journal of Dermatology mencatat bahwa kebersihan tempat tidur berkaitan erat dengan prevalensi jerawat punggung dan wajah, terutama pada remaja dan orang dengan kulit sensitif.

Kondisi tempat tidur yang kotor bisa menyebabkan rasa tidak nyaman saat tidur. Studi dari National Sleep Foundation(AS) menunjukkan bahwa individu yang tidur di tempat tidur bersih dan segar melaporkan kualitas tidur yang lebih baik dan rasa lebih segar di pagi hari dibanding mereka yang jarang mengganti sprei.

Kebersihan tempat tidur juga berpengaruh terhadap kesehatan mental. Sebuah riset dari Sleep Health Journalmenyebutkan bahwa tidur di tempat tidur yang bersih dapat menurunkan tingkat stres dan kecemasan, serta membantu mempercepat proses relaksasi tubuh sebelum tidur.

Dalam konteks nasional, studi dari Universitas Indonesia (2021) mengungkapkan bahwa suhu dan kelembaban tinggi di wilayah tropis mempercepat pertumbuhan jamur dan bakteri di tempat tidur. Oleh karena itu, mengganti dan mencuci sprei secara rutin menjadi semakin penting untuk mencegah infeksi kulit dan saluran napas.

Berdasarkan rekomendasi dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan ahli kebersihan domestik, sprei sebaiknya diganti minimal sekali dalam 7 hari. Namun, jika seseorang berkeringat berlebih, memiliki hewan peliharaan, atau sedang sakit, frekuensi penggantian perlu ditingkatkan menjadi 2–3 kali seminggu.

Meskipun terlihat sepele, kebiasaan mengganti sprei belum menjadi perhatian utama dalam banyak keluarga Indonesia. Padahal, menurut survei dari Kementerian Kesehatan RI (2022), hanya 38% keluarga di wilayah urban yang mengganti sprei secara teratur. Edukasi tentang dampak kebersihan tempat tidur terhadap kesehatan perlu diperkuat melalui media dan lembaga pendidikan.

Mengganti sprei bukan sekadar soal estetika atau kenyamanan tidur, melainkan bagian dari langkah preventif menjaga kesehatan fisik dan mental. Kebersihan tempat tidur berdampak besar pada kualitas hidup secara keseluruhan. Dengan mengganti sprei secara teratur, kita tidak hanya merawat kebersihan rumah, tetapi juga memelihara tubuh dan pikiran yang sehat. (*/Mochamad Zamroni)

41 thoughts on “Pentingnya Mengganti Sprei Tempat Tidur 

  • Juli 17, 2025 pada 13:21
    Permalink

    Dari artikel ini saya baru mengetahui ternyata sprei harus secepatnya diganti karena bisa menyimpan bakteri dan memiliki resiko , untungnya Mama ku tidak pernah lupa untuk terus mengganti sprei tempat tidur .
    Nama: Adinda Quenza Ramadhani
    Sekolah: SDN KANDANGAN 1 Surabaya
    No peserta: 224
    Judul proyek: Terong 🍆 dilahan sempit, solusi hijau 💚 untuk sekolah mandiri pangan 🏫

    Balas
  • Juli 17, 2025 pada 21:15
    Permalink

    Kebersihan sebagian dari iman..
    Apalagi untuk yang gampang alergi..pentingnya Menganti sprei
    Reynando Yudhistira putra
    SDN Wiyung 1 Surabaya
    No peserta 409
    Pengolahan sampah plastik

    Balas
  • Juli 17, 2025 pada 22:16
    Permalink

    Artikel ini sangat informatif dan menyadarkan kita bahwa mengganti sprei bukan sekadar kebiasaan, tapi langkah penting untuk menjaga kesehatan. Fakta tentang risiko alergi, jerawat, hingga stres akibat sprei kotor benar-benar bikin waspada. Semoga makin banyak keluarga sadar pentingnya kebersihan tempat tidur demi kualitas hidup yang lebih baik! 🛏✨

    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    🙋🏻Nama: Lintang Pandega Permana
    🏫Sekolah: SMP Negeri 57 Surabaya
    🔢Nomor Peserta: 679
    🌱Proyek: SWEET (Stevia Wellness Eco-friendly Extract Technology)
    💌Penjelasan: Proyek ini adalah proyek yang berfokus membudidayakan tanaman Stevia, yaitu tanaman yang daun nya mengandung rasa manis karna memiliki senyawa tertentu.

    Saya memilih proyek ini karna fenomena isu lingkungan seperti krisis air, degradasi lahan yang disebabkan oleh industri gula konvensional.., maka dari itu saya memilih alternatif gula lain yang lebih ramah lingkungan dan “Stevia” menjadi jawabannya.

    Saya ingin mengenalkan Stevia yang memiliki banyak manfaat ke masyarakat sekitar, rencana kedepannya saya akan menginovasikan Stevia ini menjadi ekstrak gula cair, permen sehat dan ramah lingkungan, teh sehat dengan pemanis alami, serta banyak lagi.
    Dukung aku teruss yaa, sobat hijau! 🥰
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚

    Balas
  • Juli 17, 2025 pada 23:32
    Permalink

    Dari artikel artikel ini semua sangat sangat sekali bermanfaat karena jika tidak secepatnya di ganti maka itu akan membuat tubuh menjadi gatal dan juga jerawat di punggung maupun badan.

    Nama:Fernanda salma Basiru
    Sekolah:SDN krembangan selatan VII
    No. Peserta:306
    Proyek:budidaya lidah buaya

    Balas
  • Juli 18, 2025 pada 08:32
    Permalink

    Setuju sekali, setiap hari kulit kita bersentuhan dengan seprei, sehingga kita wajib menjaga kebersihan dari seprei tersebut, jika tidak salah satu dampaknya bisa bikin kulit gatal dan bikin tidur tidak nyenyak

    Sultan Dipasha Alireza
    SDN Margorejo 3Surabaya
    No peserta 255
    Pangput 2025

    Balas
  • Juli 18, 2025 pada 11:38
    Permalink

    Terima kasih paparannya membuat hidup lehih bersih dan sehat

    Habel Marcelo Eryawan
    237,
    SDN Manukan Wetan IV 616
    Proyek Melestarikan Tanaman Daun Afrika untuk Bumi yang Lebih Sehat

    Balas
  • Juli 18, 2025 pada 12:39
    Permalink

    Tempat tidur yg bersih,sprei yang rapi dan selalu diganti makan akan membuat kita nyaman tidurnya dan terhindar dari penyakit khususnya yg kulitnya sensitif.
    Tevy Janeeta Adriana dari SDN Pakis V/372 Surabaya dengan nomor peserta 498 proyek budidaya Binahong merah

    Balas
  • Juli 18, 2025 pada 14:38
    Permalink

    Nama: Tisya Ayodya Prameswari
    Asal : SDI Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya
    Proyek: ECOZY (Eco Enzyme)
    Capaian: Saya telah membuat Eco Enzyme sebanyak 590,4 kg

    Balas
    • Juli 18, 2025 pada 18:47
      Permalink

      Terimakasih atas informasi yang sangat berguna bagi kami masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai macam bakteri/kuman yang ada pada kasur/sprei yang jarang dicuci, dijemur apalagi mengganti sprei dengan rutin. Semoga informasi yang diberikan dapat mengetuk hati masyarakat agar lebih hidup sehat.

      Nama : Nayla Nafisa Nufi
      Sekolah : SMPN 11 Surabaya
      Proyek : Budidaya Kombucha

      Balas
      • Juli 18, 2025 pada 22:01
        Permalink

        Sprei yang kotor bisa menyebabkan tidur menjadi tidak nyenyak karena terasa lembap, berbau, atau menyebabkan iritasi. Oleh karena itu, mengganti sprei minimal seminggu sekali sangat disarankan, terutama jika cuaca lembap, kita sering berkeringat, atau memiliki hewan peliharaan yang naik ke tempat tidur.

        Dengan menjaga kebersihan sprei, kita tidak hanya menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan segar, tetapi juga melindungi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Tidur di atas sprei bersih membantu kita merasa lebih rileks, lebih tenang, dan lebih siap menghadapi hari esok.

        Salam,
        AISYAH AVICENA RHAZES LAVOISIER
        SMPN 21 SURABAYA
        Project :
        DATELA GREEN REVITALIZATION

        Revitalisasi lahan merupakan proses menghidupkan kembali kawasan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan atau terbengkalai menjadi ruang hijau yang produktif dan bermanfaat bagi lingkungan serta masyarakat. Lahan-lahan yang dulunya penuh semak belukar, limbah, atau bekas bangunan rusak, kini dapat disulap menjadi taman, kebun produktif, atau hutan kota melalui tahapan yang terencana.

        Proses ini dimulai dengan identifikasi kondisi lahan, termasuk tingkat kerusakan tanah, keberadaan polusi, dan potensi lingkungan sekitar. Selanjutnya dilakukan pembersihan area dari sampah, limbah berbahaya, atau reruntuhan yang mengganggu. Setelah itu, tanah yang rusak direhabilitasi melalui pengolahan, penambahan bahan organik, atau penggunaan tanaman remediasi untuk memperbaiki kualitas tanah.

        Tahap selanjutnya adalah penanaman vegetasi yang sesuai, baik berupa tanaman peneduh, tanaman pangan, maupun tanaman penghasil komoditas ekonomi seperti sayuran, buah-buahan, atau tanaman herbal. Dalam beberapa kasus, juga dilakukan integrasi dengan sistem pertanian ramah lingkungan seperti pertanian organik, urban farming, atau agroforestry.

        Selain aspek ekologis, revitalisasi lahan juga membawa manfaat sosial dan ekonomi. Lahan hijau produktif dapat menjadi tempat edukasi, ruang komunitas, bahkan sumber pendapatan baru bagi warga sekitar. Program ini juga membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan cadangan air tanah, dan menciptakan iklim mikro yang lebih sejuk.

        Balas
      • Juli 20, 2025 pada 14:04
        Permalink

        Halo haii shobat hijau

        Perkenalkan biodata diri saya dulu yaaa

        👌🏻NAMA : MUHAMMAD HAKAM YASIN
        🏫SEKOLAH : SMP NEGERI 46 SURABAYA
        💻PROYEK : nahh shobat hijau pasti kalian belum kenal kan sama proyek aku kalau aku jelasin simak baik baik ya jadi proyek aku yaitu BUDIDAYA BUNGA TELANG YANG SAYA BERI NAMA TEATEL

        Sprei yang kotor bisa menyebabkan tidur menjadi tidak nyenyak karena terasa lembap, berbau, atau menyebabkan iritasi. Oleh karena itu, mengganti sprei minimal seminggu sekali sangat disarankan, terutama jika cuaca lembap, kita sering berkeringat, atau memiliki hewan peliharaan yang naik ke tempat tidur.

        Dengan menjaga kebersihan sprei, kita tidak hanya menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan segar, tetapi juga melindungi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Tidur di atas sprei bersih membantu kita merasa lebih rileks, lebih tenang, dan lebih siap menghadapi hari esok.

        Balas
  • Juli 18, 2025 pada 21:24
    Permalink

    artikel yang bermanfaat mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dengan rutin menganti sprai agar tdur lebih nyaman
    Nama : Fatimah Nawal Rahman
    Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500 Surabaya
    No. Peserta : 026

    Daur ulang sampah plastik kemasan menjadi produk kerajinan
    Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan

    Balas
  • Juli 19, 2025 pada 10:53
    Permalink

    Saya akan memberi tahu ibu saya tentang artikel ini. Artikel ini memberi tahu saya tentang joroknya tidak mengganti sprei kasur. Apalagi untuk orang yang berjerawat seperti saya. Jika tidak mengganti sprei kuman, bakteri dan tungau akan bertempat tinggal di sprei. Untuk orang yang berjerawat dan gampang iritasi seperti saya, akan memperparah wajah jika tidak segera mengganti speri.

    🙋‍♀️: Mazida Shabrina Yasmin
    🏫: SDN WONOKUSUMO 6 SURABAYA
    🔢: 728
    📌: Proyek SERBU(Serbuk Berproyek Horta)

    Balas
  • Juli 19, 2025 pada 13:53
    Permalink

    wah informasi ini sangat menginspirasikan karna kebersihan sebagai dari iman nah kita harus menjaga kebersihan ya teman teman
    saya putri ariesta dewi peserta pangput lh 2025 nomor urut 1112 dari smpn 31 surabaya proyek saya adalah TAMAN KU SUBUR BERKAT ECOENZYIM

    Balas
  • Juli 19, 2025 pada 17:14
    Permalink

    Ternyata hal hal yang masyarakat sering biarkan bisa menyebabkan penyakit dikarenakan sprei kasur busa saja mengandung bakteri bakteri , jamur , dan lainnya mulai sekarang ganti lah sprei kasurmu agar kamu tidak gampang sakit

    Kayla Ayu Anindya
    SDN Wiyung 1 Surabaya
    No peserta:710
    Proyek:MOL MAGIC WATER

    🌍🪴Salam bumi pasti lestari 🪴🌍

    Balas
  • Juli 19, 2025 pada 19:43
    Permalink

    Betul sekali memang Secara umum, disarankan untuk mengganti sprei setidaknya setiap dua minggu sekali. Namun, jika memiliki alergi, keringat malam, atau hewan peliharaan yang tidur bersama kita, maka mungkin perlu mengganti sprei lebih sering, bahkan setiap minggu.

    Nama : Ezra Bintang Izdihar Kurniawan
    Sekolah : SD Kyai Ibrahim Surabayq
    No Urut : 003
    Judul Proyek : Pemanfaatan lahan kosong dan limbah plastik untuk budidaya kemangi

    Balas
  • Juli 20, 2025 pada 08:29
    Permalink

    Informasi yang sangat penting dan bermanfaat
    Dengan mengganti seprei secara rutin,selain bersih dan sehat juga membuat tidur kita nyaman

    Muhammad dafiansyah
    SDN Lontar 481
    No peserta 229
    Proyek : membuat ECO enzyme

    Balas
  • Juli 20, 2025 pada 19:47
    Permalink

    Artikel ini sangat menarik dan mendidik tentang pentingnya menjaga sprei bersih. Saya sekarang tahu bahwa sprei kotor dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan. Kebiasaan sederhana seperti mengganti sprei setiap hari memiliki efek yang signifikan pada pikiran dan tubuh.

    🗣: Nama: Rah Handaru Hatmaji Marsudi

    🏡:Asal Sekolah: SMPN 1 Surabaya

    ✨: Nama Proyek: Budidaya Tanaman Hias Sansevieria

    🗣: No. Peserta: 453

    Balas
  • Juli 20, 2025 pada 20:41
    Permalink

    🛏️ Sprei Bersih, Hidup Lebih Sehat!
    Siapa sangka, sehelai sprei bisa menjadi sarang bakteri, tungau, bahkan pemicu alergi? Padahal setiap malam kita ‘beristirahat’ bersamanya! Artikel ini benar-benar membuka mata bahwa mengganti sprei bukan hanya soal kenyamanan, tapi langkah nyata menjaga kesehatan kulit, pernapasan, hingga mental.

    😴 Tidur di tempat yang bersih terbukti secara ilmiah meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan stres. Bayangkan, hanya dengan rajin mengganti sprei, kita bisa mencegah jerawat, alergi, hingga infeksi!

    💧🌡️ Terlebih di negara tropis seperti Indonesia, suhu dan kelembaban tinggi mempercepat tumbuhnya jamur dan bakteri. Jadi, ganti sprei seminggu sekali itu bukan pilihan—tapi kebutuhan.

    Ayo biasakan bersih dari tempat tidur sendiri! Karena tidur sehat dimulai dari kasur yang bersih.
    Kenzo Anugrah Rahmadhan
    567 | SMPN 26 Surabaya
    Proyek: EGGSELENT – Dari Cangkang Telur Jadi Solusi, Bukan Polusi 🥚🌿
    #pangeranputrilh2025SMP_567 #SMPN26Surabaya #AksiUntukBumi #KesehatanDimulaiDariRumah #GantiSpreiGayaHidupSehat

    Balas
  • Juli 21, 2025 pada 04:27
    Permalink

    Ya saya setuju, rutin mengganti sprei bisa mencegah masalah kulit seperti jerawat dan skabies, mengurangi risiko alergi dan gangguan pernapasan akibat tungau debu, serta meningkatkan kualitas tidur menjadi lebih nyaman dan nyenyak.
    Bersih itu sehat

    Falisha misha alkhansa
    SDN Rangkah VI Surabaya
    No peserta 554
    Judul proyek: pemanfaatan sampah organik dan Limbah plastik untuk tanaman keluarga

    Balas
  • Juli 21, 2025 pada 12:40
    Permalink

    Dengan mengganti sprei mengingat pentingnya kebersihan.
    Nama : Arsy Shakilah Putri Romadania
    SDN Balongsari 1/500
    No. Peserta: 24
    Judul Project: Pengolahan Minyak Jelantah

    Balas
  • Juli 21, 2025 pada 12:40
    Permalink

    mengganti sprei dapat mengingatkan pentingnya kebersihan.
    Nama : Arsy Shakilah Putri Romadania
    SDN Balongsari 1/500
    No. Peserta: 24
    Judul Project: Pengolahan Minyak Jelantah

    Balas
  • Juli 21, 2025 pada 12:49
    Permalink

    Membersihkan tempat tidur sudah menjadi kewajiban saya setiap pagi, dan mengganti sprey, kalau kasur kita bersih dan wangi pasti kita nyaman beristirahat, ayo rajin membersihkan kasur banyak kuman penyakit kalau kita malas bersih bersih.

    saya Ni Luh Gd Kt Keyva Richie Valerina Atmaja
    Sekolah SMPN 6 Surabaya
    Judul Proyek Budidaya Lemongrass
    Nomor peserta 1392

    Balas
  • Juli 21, 2025 pada 13:41
    Permalink

    Sangat penting untuk sering mengganti sprei tidur apalagi yang punya alergi seperti saya.

    Respati Syafiq Wijaya
    SDN Wiyung I Surabaya
    No peserta 405
    Memanfaatkan cangkang telur sebagai pupuk organik

    Balas
    • Juli 22, 2025 pada 19:04
      Permalink

      Mengganti sprei secara teratur sangat penting dalam menjaga kebersihan agar terhindar dari virus dan bakteri.

      Balas
  • Juli 21, 2025 pada 18:51
    Permalink

    Setuju banget dengan artikel ini…
    Sprei perlu diganti secara teratur untuk menjaga kesehatan.

    Naziya Putri Syafira Ariwibowo
    Nomor peserta 612
    SDN Sawunggaling 1 Surabaya
    Proyek NO BI T A (Inovasi Bidara Tumbuh Alami)

    Salam 🌎 Pasti Lestari 🌿

    Balas
  • Juli 21, 2025 pada 18:52
    Permalink

    Memgganti sprei secara teratur memang penting untuk menjaga kesehatan.

    Naziya Putri Syafira Ariwibowo
    Nomor peserta 612
    SDN Sawunggaling 1 Surabaya
    Proyek NO BI T A (Inovasi Bidara Tumbuh Alami)

    Salam 🌎 Pasti Lestari 🌿

    Balas
  • Juli 22, 2025 pada 11:09
    Permalink

    Mengganti sprei tempat tidur secara rutin sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kebersihan. Sprei yang kotor dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri, tungau, dan jamur yang dapat menyebabkan masalah kulit, alergi, bahkan gangguan pernapasan. Selain itu, sprei yang bersih dapat meningkatkan kenyamanan tidur dan membuat tidur lebih nyenyak.
    Dengan mengganti sprei secara rutin, kita dapat menciptakan lingkungan tidur yang lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk mendukung kualitas tidur yang lebih baik.

    Nama : Akifa Maulidya
    Sekolah : SDN Tandes Kidul 1
    Nomor Peserta : 698
    Proyek LH : Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • Juli 22, 2025 pada 20:51
    Permalink

    ternyata mengganti sprei sangat penting , mulai sekarang saya akan lebih sering mengganti sprei agar bakteri , kuman dan jamur tidak tumbuh

    Nama : Gadis Ayuningtyas Putri Suwandik
    Asal : SMPN 46 Surabaya
    No peserta : 1262
    Projek :

    ” Journey Of Banana Boost & Shield 🍌”

    Balas
  • Juli 23, 2025 pada 13:21
    Permalink

    Wah, baru tahu nih kalau mengganti sprei secara rutin itu penting banget untuk kesehatan dan kenyamanan tidur. Kebayang kalau tiap malam bawa bakteri dan tungau tidur bareng. Makasih buat infonya yang bikin makin peduli sama kebersihan rumah

    Nama: Keisya Azellia Putri
    Sekolah: SMPN 38 Surabaya
    Nomor Peserta: 1142
    Judul Proyek: Budidaya Sambung Nyawa
    Penjelasan: Proyek ini bertujuan memanfaatkan lahan kosong di lingkungan sekitar untuk menanam tanaman obat sambung nyawa. Tanaman ini bermanfaat untuk kesehatan dan bisa menjadi alternatif pengobatan alami. Proyek ini juga mengajak masyarakat peduli lingkungan melalui edukasi, daur ulang, dan kegiatan berkebun bersama. Saat ini, penanaman sudah dimulai di rumah dan sekolah, serta dibagikan ke lingkungan sekitar. Target ke depan adalah memperluas penanaman dan melibatkan lebih banyak orang, terutama anak muda, sebagai agen perubahan hijau.

    Balas
  • Juli 23, 2025 pada 20:49
    Permalink

    diarea tempat tidur kita sehari hari tidak mungkin apabila tidak kotor atau ada bakterinya maka dengan hal ini kita semua harus rutin mengganti sprei dirumah kita agar terhindar dari penyakit yang tidak diinginkan

    Nama : Davin Alemezar Jethro Islami
    Asal : SMP NEGERI 1 SURABAYA
    No : 447
    Proyek : Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk NPK Organik Cair

    Balas
  • Juli 23, 2025 pada 22:09
    Permalink

    Terimakasih atas informasi yang sangat berguna bagi kami masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai macam bakteri/kuman yang ada pada kasur/sprei yang jarang dicuci, dijemur apalagi mengganti sprei dengan rutin. Semoga informasi yang diberikan dapat mengetuk hati masyarakat agar lebih hidup sehat.

    Balas
  • Juli 23, 2025 pada 22:10
    Permalink

    Terimakasih atas informasi yang sangat berguna bagi kami masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai macam bakteri/kuman yang ada pada kasur/sprei yang jarang dicuci, dijemur apalagi mengganti sprei dengan rutin. Semoga informasi yang diberikan dapat mengetuk hati masyarakat agar lebih hidup sehat.
    Muhammad Raffa Zamzani
    SMPN 9 Surabaya

    Balas
  • Juli 24, 2025 pada 17:29
    Permalink

    ayoo teman teman jangan malas mengganti sprei, karena jika tidak akan banyak sekali bakteri

    nama Andita Karenina
    no urut 1376
    judul proyek telang bunga cantik yang bikin kita cantik

    Balas
  • Juli 25, 2025 pada 18:02
    Permalink

    Siapa sangka sprei yang jarang diganti bisa jadi sarang kuman? Yuk, lebih rajin ganti sprei biar tidur makin sehat dan nyaman!

    Nama:Erlinda dwi clarista
    Sekolah:SMP negeri 38 surabaya
    No peserta:1136
    Judul proyek:budidaya tanaman bunga matahari sebagai upaya penghijauan dan estetika lingkungan

    Balas
  • Juli 25, 2025 pada 21:39
    Permalink

    Artikel yang sangat mengedukasi 🥳 , Sprei bersih, tidur pun makin nyaman!

    Nama = Kalyca Arij Aruna
    Asal = SMPN 1 SURABAYA
    No = 762
    Proyek = Verdalya Pandanova (Budidaya Tanaman Pandan)

    Balas
  • Juli 25, 2025 pada 23:49
    Permalink

    mengganti sprei setiap beberapa sekali memanglah penting saya saja suka mengganti sprei dan dicuci untuk menghilangkan kutu kutu yang ada di tempat tidur saya

    ajeng chaesa setia rahayu/1034
    smpn 24 surabaya
    eco.grow(pupuk eceng gondok)

    Balas
  • Juli 28, 2025 pada 21:36
    Permalink

    Nama Sanggrama Rasio Al Warisyi
    Proyek pemanfaatan limbah cangkang telur untuk hijaukan bumi dan innovasi bahn pangan.
    Ternyata saya baru tahu kalau sangat penting untuk mengganti speri tempat tidur terimakasih berkat artikel ini saya pun jasi sadar.

    SALAM BUMI PASTI LEATARI

    Balas
  • Juli 30, 2025 pada 23:34
    Permalink

    Betul sekali meskipun terlihat sepele, kebiasaan mengganti sprei nyatanya belum menjadi perhatian utama dalam banyak keluarga Indonesia. Agak memprihatinkan. Terimakasih tunas hijau sudah mengedukasi melalui artikel ini

    Princess Zelda Ilmiah
    SMPN 29 Surabaya
    No. Peserta: 210
    Proyek: BOBAZYME-POST (Pengolahan Bahan Organik untuk Eco Enzyme dan Kompos)

    Balas
  • September 4, 2025 pada 10:56
    Permalink

    Mengganti speri sangat lah penting selain untuk kenyamanan mikroorganisme, debu, tungau, dll sangat suka tempat tidur. Di area tempat tidur sering kali ada bakteri dan debu yang tidak terlihat dan dapat mengganggu kesehatan
    Artikel yang sangat bermanfaat!

    Nama:anindita mireta putri
    Sekolah:SDN kaliasin 1
    Proyek:pengolahan limbah kain perca

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 13:17
    Permalink

    Artikel ini sangat informatif dan memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya mengganti sprei secara rutin. Penjelasan tentang mikroorganisme yang berkembang biak di sprei, risiko kesehatan yang timbul, serta rekomendasi frekuensi penggantian sangat berguna. Dukungan dari berbagai penelitian dan survei menambah kredibilitas artikel ini. Artikel ini adalah sumber informasi yang sangat baik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan tempat tidur demi kesehatan fisik dan mental.

    RAKA MAULANA PRATAMA
    SMPN 25 SURABAYA
    KEAJAIBAN KOMPOS TKK BAGI LINGKUNGAN
    NO. PESERTA:561

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *