Ketentuan Tahap Final Pangeran Putri Lingkungan Hidup 2025

Selamat berproses menjadi generasi produktif, peduli, anti rebahan dan mendunia kepada seluruh finalis Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025. 

Tahap final Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025 akan dilaksanakan hingga 10 Desember 2025. Setiap finalis akan mendapatkan selempang, yang insyaAllah akan disematkan secara khusus.  

Tahap final menjadi tahapan terakhir dalam penentuan para juara pada program penganugerahan ini. Ketentuan Final Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025 adalah sebagai berikut:

1.⁠ ⁠Setiap orang finalis harus menjunjung tinggi kejujuran dalam penyampaian setiap laporan berkaitan dengan realisasi Keluarga Zero Waste 2025 dan pencapaian proyek lingkungan hidupnya masing-masing. Dilarang memanipulasi data. Manipulasi data bisa berakibat diskualifikasi;  

2.⁠ ⁠Tiap finalis diminta membuat vlog capaian terukur proyek lingkungan hidupnya berdurasi minimal 2 menit melalui instagram. Termasuk juga target yang belum tercapai dan alasannya beserta target hingga akhir Desember 2025. Penjelasan menggunakan media (kertas, papan tulis, atau yang lainnya dengan menampilkan data terukur yang nampak jelas ketika dibuat videonya). 

Pastikan bahwa data yang disampaikan melalui vlog cukup jelas dibaca melalui video yang dibuat. Vlog ini diunggah melalui instagram paling lambat Senin (27/10/2025). Sertakan tagar (#) #updateproyekFinalisPangeranPutriLH2025SMP #ASALSEKOLAH #pangeranputrilh2025SMP_namapeserta untuk SMP. 

Sedangkan untuk peserta kategori SD dengan menyertakan #updateproyekFinalisPangeranPutriLH2025SD #ASALSEKOLAH #pangeranputrilh2025SD_namapeserta;

3.⁠ ⁠Tiap finalis diminta mengikuti pembekalan yang dilaksanakan secara online melalui webinar tiap Sabtu. Siapkan pertanyaan dan sertakan daftar hadir dengan mencantumkan #ASALSEKOLAH #NOMORPESERTA_NAMAPESERTA pada kolom komentar saat live webinar pada youtube atau zoom. 

4.⁠ ⁠Melakukan aksi pengembangan Realisasi Keluarga Zero Waste 2025. Ketentuan penyertaan tagar (#) seperti pada pengumuman khusus Keluarga Zero Waste 2025 ditambahkan pada setiap posting foto realisasi aksi.  

5.⁠ ⁠Menuliskan optimisme mengikuti masa final pada kolom komentar artikel ini. Sertakan nama lengkap, nomor peserta, asal sekolah dan judul proyek. Sertakan juga update capaian proyek hingga akhir tahap IV, serta tantangan yang dihadapi dalam pengembangan proyek lingkungan hidup selama ini;

6.⁠ ⁠Sebagai upaya pengembangan kapasitas individu mengenai perkembangan lingkungan hidup, tiap finalis diminta aktif membaca setiap artikel terbaru yang ditayangkan melalui laman tunashijau.id dan meninggalkan komentar positif yang sesuai;

7.⁠ ⁠Tiap finalis diminta terus aktif melakukan aksi pengembangan proyek dan mengunggah foto-foto aksinya melalui instagram dengan menyertakan tanggal + tempat pelaksanaan aksi, data terukur capaian harian + total dan hal-hal unik lainnya. Di antara hal unik yang bisa disampaikan adalah hal unik yang dijumpai dalam aksi, kesan/pesan orang lain yang berinteraksi dalam proyek, penjelasan aksi, dan/atau hal yang lainnya;

8.⁠ ⁠Pelaporan realisasi jurnal pengembangan proyek lingkungan hidup disampaikan setiap hari Minggu, mulai 2 November, sebelum pukul 21.00 WIB melalui link khusus pelaporan jurnal  https://bit.ly/JurnalHarian-ProyekPangput-2025   

9.⁠ ⁠Teknis Grand Final atau Puncak Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025 akan disampaikan lebih lanjut. 

10.⁠ ⁠Setiap finalis dan orang tua finalis membuat karangan bebas bernilai positif terkait pengalaman unik dan berkesan selama Penganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025 berisi sedikitnya 300 kata ditulis pada captiondan diunggah melalui akun Instagram masing-masing peserta. Batas akhir unggahan Minggu, 9 November 2025. Tagar (#) khusus yang harus disertakan adalah #opinifinalispangeranputrilingkunganhidup2025 (untuk opini finalis) 

#opiniortufinalispangeranputrilingkunganhidup2025 (untuk opini orang tua). Foto yang diunggah adalah foto penulis opini. 

11.⁠ ⁠Setiap guru pembina yang aktif terlibat dan kepala sekolah membuat karangan bebas terkait pendidikan karakter melalui Panganugerahan Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025 sedikitnya 300 kata. Karangan diunggah melalui akun Instagram masing-masing paling lambat 9 November 2025. Foto yang diunggah adalah foto penulis opini. 

Tagar (#) khusus yang harus disertakan adalah #opinipembinafinalipangeranputrilingkunganhidup2025 (untuk opini guru pembina finalis)

#opinikasekfinalipangeranputrilingkunganhidup2025 (untuk opini kasek finalis)

Bagi guru pembina yang aktif terlibat sejak awal program dan membuat karangan bebas ini akan diupayakan oleh Tunas Hijau untuk mendapatkan piagam penghargaan dari Wali Kota Surabaya atau Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya. Berlaku juga bagi guru pembina dan kepala sekolah yang siswanya hanya sampai tahap IV.

12.⁠ ⁠Seluruh finalis akan dijadwalkan mengikuti pembekalan finalis bersama-sama. Tanggal, tempat dan teknis pelaksanaan akan diinfokan lebih lanjut.

13.⁠ ⁠Seluruh finalis diminta terus mengembangkan diri dengan isu-isu lingkungan hidup lokal dan global. Akan ada sesi khusus tanya jawab finalis seputar permasalahan lingkungan hidup. Di antaranya melalui tema-tema yang dihadirkan dalam webinar tiap Sabtu. Tanggal, tempat dan teknis pelaksanaan sesi tanya jawab sesi finalis ini akan disampaikan lebih lanjut

14.⁠ ⁠Setiap finalis diminta menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup dalam kehidupan sehari-hari bersama keluarganya. 

15.⁠ ⁠Untuk penilaian terkait pengembangan proyek lingkungan hidup di antaranya mencakup capaian, intensitas aksi, peran diri (individu) dalam aksi proyek, dampak yang dihasilkan dari aksi proyek yang dilakukan, tantangan, dan ketertiban pelaporan melalui Instagram + jurnal. Untuk intensitas aksi pengembangan proyek, setiap finalis harus bisa melakukan aksi minimal 4 hari dalam setiap pekannya. 

16.⁠ ⁠Setiap finalis diminta menyiapkan diri untuk shooting/pengambilan video profil finalis. Durasi video minimal 5 menit dengan 1 kali pengambilan video (one take atau one press record) tanpa editing dan tanpa pengulangan. 

Finalis diharapkan untuk bisa memaksimalkan durasi video yang ada untuk meyampaikan hal-hal terkait dengan proyek LH masing-masing, meliputi capaian terukur, hal-hal unik , kisah lucu selama melakukan aksi proyek, pantun pembuka, pantun pertengahan, pantun penutup, dan manfaat dari proyek untuk peningkatan kualitas lingkungan hidup. 

Waktu dan tempat untuk shooting video profil tersebut pada poin 16 akan diumumkan menyusul dengan tempat di Taman Flora Bratang. Setiap finalis diminta untuk menyiapkan media display dan produk (bila ada) dari proyek LH masing-masing untuk keperluan video profil finalis. Media display berukuran minimal A1. 

Isi display dapat berupa poster mengenai capaian proyek, atau rangkuman data capaian proyek. Bila hanya berupa tulisan dan angka, maka HARUS bisa dibaca dengan jelas dari jarak 2-3 meter. Semua media yang berisi teks/angka terkait proyek yang disajikan saat shooting harus bisa jelas dilihat/dibaca ketika divisualkan melalui layar hp. Lakukan persiapan sangat khusus dan serius untuk ini.

17.⁠ ⁠Memberikan komentar positif dan apresiasi pada setiap tayangan setiap video finalis lainnya dengan komentar positif.

18.⁠ ⁠Mengikuti sedikitnya 3 kali aksi bersih pantai bersama keluarga selama tahap final berlangsung. 

19.⁠ ⁠Memberikan komentar positif pada sedikitnya 30 artikel laman www.tunashijau.id mulai 23 Oktober 2025. 

20. Mengembangkan aksi proyek lingkungan hidup bersama kampung mitra yang telah dimulai sebelumnya. (*)

88 thoughts on “Ketentuan Tahap Final Pangeran Putri Lingkungan Hidup 2025

  • Oktober 26, 2025 pada 12:37
    Permalink

    Bismillah semoga diberikan kelancaran dalam menjalankan poin2 d tahap finalis ini. Mohon maaf kak itu untuk video syuting profil yg d taman flora tgl 28 September 2025 apa betul y kak. Maaf bukannya skg sudah Oktober y kak. Trm ksh bnyk.
    Eno wahyu kamagading
    SDN pacarkeling 1/182 surabaya
    Eco enzym

    Balas
    • Oktober 26, 2025 pada 15:03
      Permalink

      Bismillah semoga anak anak diberi kelancaran

      Balas
    • Oktober 26, 2025 pada 20:33
      Permalink

      Puji Tuhan saya bisa sampai tahap finalis ini walaupun tahun lalu sempat gagal tapi tahun ini saya akan lebih semangat untuk memberi yang terbaik dan berkrontibusi aktif dalam menjaga lingkungan alam di mulai dari hal² yang ada di sekitar kita
      Nama:Laurensia Cashmyra Emmanuella
      Nama sekolah:SDN kebonsari 1 sby
      No peserta:258
      Judul proyek:Pemanfaatan botol bekas untuk budidaya sirih gading
      Pencapaian:menanam sirih gading sebanyak 4.379
      Target:menanam 7.500 tanaman sirih gading
      Mewujudkan segading(sekolah hijau sirih gading)
      Mempunyai sekolah binaan paud dengan program LASIGAR(Laurensia dan sirih gading mengajar)Dengan kegiatan mengenakan cinta lingkungan dari usia dini
      Membuat HANISIRILA(Hampers mini sirih gading by laurensia)agar sirih gading semakin Mempunyai nilai jual
      Tantangan:
      Karena sirih gading adalah tanaman hias yang mudah dibudidayakan dan banyak di jumpai di mana saja maka saya harus mengembangkan menjadi tanaman hias yang bernilai jual dan mengenalkan manfaat nya agar banyak dikenal di masyarakat

      Salam bumi pasti lestari!!🌱🌿

      Balas
    • Oktober 27, 2025 pada 20:10
      Permalink

      Bismillah
      Semangat terus yuukk untuk mengerjakan semua point ketentuan finalis pangputlh 2025.
      Carissa Putri Fatihasari
      SDN Sidotopo wetan V
      No.peserta : 674
      Proyek SANCA ( Sampah Anorganik Carissa )

      Balas
    • Oktober 28, 2025 pada 21:09
      Permalink

      Nama: Ade Gilang Kusuma
      Nomor Peserta: 0573
      Asal Sekolah: SMPN 30 Surabaya
      Judul Proyek: Lembaran Cinta Untuk Bumi

      Saya sangat bersyukur bisa sampai di tahap final Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025. Perjalanan ini memberi banyak pelajaran tentang arti tanggung jawab terhadap bumi. Melalui proyek daur ulang kertas ini, saya belajar bahwa limbah yang dianggap tidak berguna bisa diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat, bernilai edukatif, dan menginspirasi banyak orang.

      Sampai tahap IV, total limbah yang terkumpul mencapai 2,1 ton, dengan 98 kg sudah diolah menjadi berbagai produk seperti 50 lembar kertas daur ulang, 2 hiasan dinding, 2 vas bunga, 3 kotak serbaguna, 4 tempat tisu, 8 tas ramah lingkungan, dan 50 patung edukasi dari kertas bekas.
      Selain itu, 560 kg limbah sudah didonasikan untuk kegiatan lingkungan lainnya.

      Tantangan terbesar selama ini adalah menjaga konsistensi dalam pengumpulan dan pengolahan kertas, serta mengajak masyarakat agar mau memilah sampah dari rumah. Namun, dukungan dari guru, teman, dan keluarga membuat saya semakin semangat.

      Saya optimis bisa terus mengembangkan proyek ini agar memberi dampak lebih luas, dan semoga proyek ini bisa menjadi contoh bahwa aksi kecil yang konsisten bisa membawa perubahan besar bagi lingkungan. 🌎💚

      #updateproyekFinalisPangeranPutriLH2025SMP #SMPN30SURABAYA #pangeranputrilh2025SMP_adegilangkusuma

      Balas
    • Oktober 30, 2025 pada 13:28
      Permalink

      Halo sobat hijau 🌱🌱🌱🌱
      Nama : Ummu Ghaid Mudma’inah
      Dari. : SDN Dr Sutomo 1 Surabaya
      No peserta: 068
      Proyek : CATERAN cangkang telur ramah lingkungan
      Alhamdulillah, terimakasih bisa masuk ke tahap selanjutnya. Saya akan terus mengembangkan proyek saya ini untuk menjadi lebih bermanfaat bagi semua orang.

      Capaian yang sudah saya hasilkan pada akhir tahap 4 adalah
      ✅ Terkumpul 1.194 kg cangkang telur
      ✅ Terolah 502 kg
      ✅ Terjual 60 kg ( Rp 600.000)
      ✅ Tersalurkan 298 kg
      ✅ Sudah bersosialisasi kepada 1500 orang
      ✅ Memiliki 3 kampung mitra yaitu
      1. RW 12 kelurahan Mojo
      2. RT 07 RW 05 kelurahan Tegalsari
      3. RT 04 RW 12 kelurahan Mojo
      ✅ Memiliki 10 pedagang adopsi yaitu
      * 1 rumah produksi batagor
      * 1 rumah produksi roti in
      * 1 pedagang tahu telur
      * 1 pedagang nasi goreng
      * 3 pedagang martabak telur
      * 3 pedagang mie pangsit jakarta

      Tantangan yang saya hadapi selama menjalankan proyek adalah
      1. Minimnya lahan untuk menjemur dan menyimpan produk.
      2. Waktu pengambilan cangkang telur.
      3. Terbatasnya alat untuk mengolah cangkang telur menjadi pupuk.

      Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 12:39
    Permalink

    Bismillahirrahmanirrahim tetap semangat selalu dan konsisten saja..apapun hasilnya yang penting berusaha terus sebisa kita dan semampu kita ..semangat semuanya
    Reynando Yudhistira putra
    SDN Wiyung 1 Surabaya
    Pengolahan sampah plastik
    No peserta 409

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 12:49
    Permalink

    Semangattt Semangatt…
    Salam Bumi Pasti Lestari..
    Salam Lestari.. Salam Konservasi….

    Sangat bersyukur kepada ISHWW atas pencampaiaan saat ini.. Tapi dengan ketentuan yang baru.. maka harus lebih semangat, fokus, konsentrasi dengan proyek yang dijalankan🙏💝💝💪💪

    Semoga aksi hijau saya bisa selalu mendapat respon positif dari berbagai pihak..
    produk unggulan yang dihasilkan juga sudah mendapatkan hati di khalayak umum..

    Selanjutnya Mohon arahan dan bimbingan dari Kak Rony dan seluruh Tim TUNAS HIJAU🙏🙏😍😍🥰🥰🌺🌺🌺

    Saya I Made Satria Dharma Wishnu..
    Finalis Pangput LH 2025 No. 195… siap beraksi dimanapun saya berada dan berkegiatan🙏💪

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 12:54
    Permalink

    Bismillahirahmanirahim. Alhamdulillah salah satu perwakilan dr SMPN 25 an. Raka Maulana Pratama no urut 561, bisa mencapai tahap finalis ini. Semoga segala bentuk tantangan yg ada dapat dijalankan dgn baik dan bertanggung jawab. Kelak semua cerita yg telah dijalani menjadikan proses pengembangan diri bagi kami semua. Tidak lupa doa serta usaha, akan selalu dijalankan utk semua tantangan ini. Semangat semuanyaa, bibarakati🤲🏽🫶🏼✨

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 13:00
    Permalink

    Bismillah Semangat Melakukan Ketentuan Tahap Finaliss Tidak Ada tidak mungkin jika kita terus berusaha dan berdoa, Memang Sangat Sulit tahap finaliss ini tapi Dengan Semangat dan di Awali Dengan Bismillah Pasti Bisa menyelesaikan ketentuan tahap finaliss ini. Yok Semangat Teman2 Kita Berjuang. 💪🏼✊🏼✊🏼
    Nama : AMIRNA NUR FEBYYANTI
    Nomer Peserta: 702
    Sekolah: SDN TANDES KIDUL 1
    Proyek: Mengelolah Limbah Cangkang Telur.
    Pencapaian Sampai Tahap 4 : 1 Ton 600 KG.
    Tantangan Dalam melakukan Proyek saya ketika Musim mendung dan hujan gini menjemur Cangkang Telur Susah kering dan ketika menjemur ketika hujan harus segera di ambil lagi, dan Kurangnya Lahan Penjemuran..

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 13:04
    Permalink

    Bismillahirahmanirahim.
    Alhamdulillah salah satu perwakilan SMPN 25 an. Raka Maulana Pratama no urut 561, bisa mencapai tahap finalis ini. Adapun semua tantangan yg telah dilalui dpt menjadi cerita pengembangan diri bersama. Semoga kelak segala tantangan yg telah ditentukan menjadi proses yg akan dijalankan dgn baik dan penuh tanggung jawab. Segala doa dan usaha juga tak luput selalu dilakukan utk bs melalui prosesnya. Semangat selalu semuanya, semoga Allah SWT ridhoi perjalanannya Ananda Raka. Bibarakati🤲🏽🫶🏼✨✨

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 13:14
    Permalink

    Perkenalkan nama saya Fani Anggraeni Nabila Putri yang akrab dipanggil sebagai Fani, saya merupakan siswi SMPN 56 SURABAYA yang saat ini sedang duduk dibangku kelas 9 SMP, dengan nomer peserta 1374

    Alhamdulillah saya sangat bersyukur menjadi Finalis tahun 2025, perjuangan yang sangat susah telah dilewati, langkah demi langkah kini kian tegas, hingga di titik ini dengan judul proyek PENGOLAHAN SAMPAH ANORGANIK saya mampu dan telah mendapatkan sampah Anorganik sebanyak 13 ton 429 kg dengan total pemilahan 7 ton 727 kg tantangan yang saya hadapi kian beragam mulai dari tempat yang terbatas, kekurangan transportasi, dan waktu yang terbatas untuk memilah sampah dikarenakan jadwal yang kian hari kian padat

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 13:27
    Permalink

    Bismillah Semangat
    Dengan perjuangan kerja keras dan doa
    Jasmine akan berusaha yang terbaik.

    Mengikuti Ajang Pangputlh 2025 ini mengubah hidup saya lebih bewarna, disiplin dan lebih mencintai lingkungan

    Lebih mencintai bumi, mempunyai banyak pengalaman dan ilmu pengetahuan terkait dengan lingkungan

    Ajang ini juga membuat Jasmine lebih pandai mengelola waktu dan juga bisa menghasilkan uang😁

    Terimakasih Tunas Hijau, untuk Kak Roni, Kak Bram juga Kak Nizam semangat kakak-kakak semua untuk lebih mencintai Lingkungan dapat menularkan hal positif kepada kami para generasi Muda.

    JASMINE AZZAHRA ABQORIAH
    SDN TAMBAKSARI 1 SURABAYA

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 13:36
    Permalink

    bismillah semoga Allah memperlancar semua tugass dari Tunas hijau, semangat untuk semua nya

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 13:43
    Permalink

    Saatnya menunjukkan aksi nyata dan dedikasi terbaik untuk bumi tercinta. Persiapkan dirimu, karena setiap langkah kecilmu membawa perubahan besar bagi lingkungan. Menuju tahap final bukan sekadar kompetisi — ini tentang komitmen, kepedulian, dan aksi nyata untuk lingkungan. Tahap terakhir, saatnya buktikan bahwa pangeran dan putri sejati bukan hanya berpenampilan, tapi juga berperan!
    Nama : MESSA EKO PUTRI
    Nomer Peserta: 018
    Sekolah: SDN Airlangga 1 Surabaya
    Proyek: Budidaya Lidah Buaya
    Pencapaian Sampai Tahap 4 : 4.500 Lidah Buaya
    Tantangan : Untuk melaksanakan proyek ini saya perlu membagi waktu dalam sekolah, belajar, dan mengerjakan tugas, serta Kegiatanku Lainya

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 14:03
    Permalink

    Semangat dalam menjalani challenge dan ketentuan tahap final, saya yakin dengan ketekunan dan disiplin waktu saya pasti bisa,

    nama Ni Luh Gd Kt Keyva Richie Valerina Atmaja
    sekolah SMPN 6 Surabaya
    Judul Proyek Budidaya Lemongrass
    Nomor peserta 1392

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 14:59
    Permalink

    “Jadi finalis itu sudah sebuah prestasi 👏 Jadikan tahap ini ajang untuk menginspirasi lebih banyak orang mencintai bumi 🌏💚 Semangat terus, calon duta lingkungan masa depan!”

    Nama:Messa eko putri
    Sekolah:SDN Airlangga 1/198 Surabaya
    Proyek:Budidaya Lidah buaya

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 15:18
    Permalink

    Bismillahirrahmanirrahim,Tetap semangat dan selalu konsisten,apapun hasilnya yang penting saya berusaha terus dan berjuang sebisa dan semampu saya,selalu semangat dan yakin,Dan tidak lupa selalu Berdoa kepada Allah, Bismillah……
    Nama: Muhammad Hidayahtullah
    Sekolah: SDN KAPASARI 1/292 Surabaya
    No Peserta: 145
    Proyek: Budidaya Daun Pandan

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 15:35
    Permalink

    alhamdulillah dan terima kasih yang tak terhingga kepada Tunas Hijau atas ilmu, bimbingan, dan kesempatan yang luar biasa ini🤗

    SALAM BUMI PASTI LESTARI🌿🌈

    Terima Kasih🤗

    Nama : Ananda Efri Nugraha
    Sekolah : SDN KAPASARI 1/292 Surabaya
    Nomer Peserta : 141
    Proyek Saya Budidaya Lidah Buaya

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 15:49
    Permalink

    Perkenalkan nama saya fay Mayzing Floricsa Saifulloh, nomor urut peserta 222 , dan proyek saya berjudul pembibitan, pembudidayaan, dan pemanfaatan tanaman bunga telang dalam industri makanan, dan minuman yang sehat. Saya akan membahas di point 5 tentang optimis, saya adalah finalis putri lingkungan semoga di tahap final ini saya bisa terus mengembangkan proyek saya sampai pada target yang ingin saya capai…
    Jadii disini saya memiliki beberapa
    tantangan yang saya hadapi, yang paling penting adalah layanan disekolah dan dirumah yang sempit jadi saya harus mencari lahan di sekitar saya yang kosong.
    yang ke 2 , karna bunga telang ini bunga yang mudah sekali merambat jadi harus kita awasi dan kita jaga kelembapan nya.
    yang ke 3 , Karna tanaman bunga telang ini adalah tanaman liar jadi banyak orang yang tidak tau banyaknya manfaat dan khasiat bunga telang bagi tubuh.
    Dan saya juga memiliki capaian yang sudah bisa saya capai..
    yang pertama, saya sudah melakukan pembibitan sebanyak 1500 biji bunga telang.
    yang ke 2 , telah membagikan 2000 biji bunga telang kepada warga sekitar sekolah, warga sekitar rumah, dan masyarakat umum.
    yang ke 3,Telah melakukan sosialisasi kepada teman teman sekolah, warga sekitar sekolah, warga sekitar rumah, dan masyarakat umum.
    yang ke 4,sudah melakukan penanaman sebanyak sekitar 1250 tanaman bunga telang bersama tim adiwiyata SDN Kandaga.
    yang ke 5 , sudah melakukan penanaman di lahan kosong ada 30 tanaman bunga telang.
    yang ke 6 , pemanfaatan dan pembudidayaan tanaman bunga telang menjadi makanan dan minuman yang sehat, untuk makanan ada nasi uduk bunga telang, bolu bunga telang, dan pudding dari bunga telang, kalau minuman ada minuman bunga telang dan teh celup dari bunga telang.
    yang terakhir, sosialisasi dan pembinaan pada kampung binaan.

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 16:20
    Permalink

    Saya, Kenzo Anugrah Rahmadhan (No. Peserta 567) dari SMPN 26 Surabaya, terus bersemangat mengikuti masa final dengan proyek berjudul “Pengolahan Limbah Cangkang Telur Dijadikan Pupuk”.
    Sampai akhir tahap IV, proyek EGGSELENT telah berhasil mengolah 1.250,5 kg cangkang telur, menghasilkan 262,5 kg pupuk dan campuran pakan ternak, serta mendistribusikan 160 kg ke masyarakat. Dari hasil penjualan 38 kg pupuk, terkumpul dana sebesar Rp380.000 yang kembali digunakan untuk keberlanjutan

    proyek.
    Proyek ini juga telah melibatkan lebih dari 1.560 orang dalam kegiatan sosialisasi dan mengajak banyak pihak seperti bakery, penjual martabak, nasi goreng, telur gulung, pentol Korea, warung, hingga catering untuk ikut berpartisipasi sebagai Tempat Adopsi Cangkang Telur.

    Tantangan yang saya hadapi adalah cuaca yang tidak menentu—kadang hujan, kadang panas—yang membuat proses pengeringan cangkang telur tidak sempurna. Namun, saya tetap optimis untuk terus melanjutkan inovasi ini demi lingkungan yang lebih lestari dan bebas limbah. 🌎✨

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 16:39
    Permalink

    Bismillah, berawal dari langkah kecil perlahan tapi pasti dengan aksi nyata membantu bumi, bersama kita bisa, mari kita bergandengan tangan mewujudkan bumi lestari
    Nama : Fatimah Nawal Rahman
    Asal Sekolah : SDN Balongsari 1/500 Surabaya
    No. Peserta : 026
    Pencapaian : 1.793,75 kg

    Daur ulang sampah An Organik menjadi produk kerajinan
    Upaya : mengurangi sampah plastik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 18:21
    Permalink

    Saya, Kenzo Anugrah Ramadhan Finalis Pangeran Lingkungan Hidup 2025 dengan nomer peserta 567 dari SMPN 26 Surabaya, saya terus bersemangat mengikuti masa final dengan proyek saya yang berjudul “EGGSELENT for Grow, pengolahan limbah cangkang telur menjadi pupuk”.
    Sampai seleksi akhir tahap IV, proyek EGGSELENT telah berhasil mengolah 1.152 kg cangkang telur, menghasilkan 262,5 kg pupuk dan campuran pakan ternak, serta mendistribusikan 160 kg ke masyarakat. Dari hasil penjualan 38 kg pupuk, terkumpul dana sebesar Rp. 380.000,- yang kembali digunakan untuk keberlanjutan proyek.
    Proyek ini juga telah melibatkan lebih dari 1.560 orang dalam kegiatan sosialisasi dan mengajak banyak pihak seperti bakery, penjual martabak, nasi goreng, telur gulung, pentol Korea, warung, hingga catering untuk ikut berpartisipasi sebagai Tempat Adopsi Cangkang Telur.
    Tantangan yang saya hadapi adalah cuaca yang tidak menentu kadang mendung, kadang panas yang membuat proses pengeringan cangkang telur tidak sempurna. Namun, saya tetap optimis untuk terus melanjutkan inovasi ini demi lingkungan yang lebih lestari dan bebas limbah. 🌎✨

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 18:30
    Permalink

    Bismillah.
    Semoga di Tahap Finalis ini dimudahkan , dilancarkan dalam menjalankan proyek.Lebih konsisten dan tetap terus semangat. Kerja keras tidak akan mengkhianati hasil selagi kita bersungguh-sungguh.
    Aksi Nyata yang kita lakukan akan berdampak besar bagi bumi ini.
    Insyaallah selalu berbuat baik bagi bumi.

    FAKHRIE ZHAFRAN KHAIRY
    SDN Margorejo 1/403 Surabaya
    No Peserta: 253
    Proyek: Pengolahan Sampah Organik Dapat Memberikan Nutrisi Pada Tanaman.
    Tantangan yang saya Hadapi yaitu membagi waktu.Sebagai seorang siswa tentunya hampir setengah hari kita di sekolah, sepulang sekolah harus mengaji , mengikuti les pelajaran tambahan dan belajar.
    Nah dengan tantangan ini , saya lebih dapat mengatur jadwal waktu dan menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya.

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 23:21
    Permalink

    Bismillah…
    Alhamdulillah diberi kesempatan maju ke final dengan berproses bersama pejuang lingkungan lainnya, semoga saya dan keluarga selalu bisa memberikan yang terbaik untuk lingkungan dan masyarakat. Semangat para pejuang lingkungan benar2 membakar api optimisme menyelamatkan bumi, seperti semangat para pejuang arek-arek suroboyo demi nusa dan bangsa. “Terus berjuang sampai titik penghabisan”. Tetaplah semangat tunas hijauku dalam mendidik generasi muda mencintai dan menyelamatkan lingkungan. Berjalan amanah bersama bumi agar tetap menghijau memberikan manfaat bagi sesama. Salam semangat dan salam hebat untuk semua pegiat lingkungan👍🏻🙏🏻

    Charissa Rafanda Rabbaniyyah
    SDN pakis 3 Surabaya
    No. Peserta : 482
    Judul proyek : Budidaya tanaman okra
    Hasil capaian :
    – menyemai biji okra 23.150
    – tanaman tumbuh 5.810 tanaman
    -menjual tanaman okra sebanyak 520 tanaman
    – panen buah okra muda 5,5 kg
    – panen buah okra tua (untuk bibit) 4730 biji
    – panen buah okra tua ( untuk kopi) 5,5 kg
    -menjual olahan jelly okra, Pudot okra, permen yupi okra
    – membuat olahan : cilok, peyek, okra krispi, yupi permen okra, Pudot, minuman kesehatan
    – mempunyai 2 kampung mitra : kampung mitra mojo dan kampung mitra brasil
    – Adopsi lahan di : taman bhineka, taman pondok jati, kebon Pandaan, villa batu malang
    – sosialisasi ke 27.736 partisipan baik offline maupun online

    Balas
  • Oktober 27, 2025 pada 00:59
    Permalink

    Alhamdulillah
    Tidak menyangka bisa sampai di tahap ini! Terima kasih banyak atas semua dukungan yang telah diberikan. Perjalanan ini luar biasa, dan saya akan memberikan aksi aksi terbaik saya untuk lingkungan semoga bisa menjalankan poin-poin yang telah di tetapkan,,,ayo semangat teman teman

    Kevin Emilio Al Irzan _261_kelompok pemanfaatan pandan _sdn ngagelrejo III

    Balas
  • Oktober 27, 2025 pada 01:03
    Permalink

    Alhamdulillah
    Tidak menyangka bisa sampai di tahap Finalis ini semoga di beri kemudahan menjalankan poin poin yang telah di tetapkan ayo semangat teman teman

    Kevin Emilio Al Irzan _261_kelompok pemanfaatan pandan _sdn ngagelrejo III

    Balas
  • Oktober 27, 2025 pada 06:38
    Permalink

    Bismillah semoga diberikan kelancaran dalam menjalankan poin-poin di tahap finalis ini.

    Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
    ‎Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).

    ‎Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.

    Balas
  • Oktober 27, 2025 pada 07:00
    Permalink

    Bismillah semoga diberikan kelancaran dalam menjalankan poin-poin di tahap finalis ini.

    ‎Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
    ‎Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).

    ‎Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.

    ‎Saya sudah mengumpulkan kertas bekas sebanyak 1016 kg, membuat kertas daur ulang sebanyak 279 lembar, dan membuat kertas tanam sebanyak 243 lembar.

    ‎Tantangan yang saya hadapi adalah blender yang sebelumnya pernah rusak dan kertas yang sulit dicetak pada kain.

    Balas
  • Oktober 27, 2025 pada 07:41
    Permalink

    Alhamdulillah, saya bisa sampai di tahap final Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025.
    Nama: Gladys Zalda Felicia
    Nomor Peserta: 330
    Sekolah: SDN Lidah Kulon 1 Surabaya
    Judul Proyek: Budidaya Bunga Telang – Si Biru Cantik Penuh Manfaat 🌸
    Hingga tahap IV, saya telah menanam lebih dari 2.000 tanaman bunga telang, membagikan 500 bibit dengan tingkat tumbuh 80%, dan membuat lebih dari 500 produk olahan seperti teh, jamu, es, dan puding bunga telang.
    Proyek ini juga telah melibatkan 300 lebih warga dan siswa sekolah dalam edukasi lingkungan. Tantangan terbesar saya adalah cuaca ekstrem Surabaya yang panas, rak bibit roboh di dini hari, dan taman yang sempat kebanjiran — tapi dari semua itu saya belajar tentang kesabaran, tanggung jawab, dan cinta lingkungan yang sesungguhnya. 🌿
    Saya akan terus melanjutkan aksi menanam dan mengembangkan produk non-food seperti sabun cuci tangan dan hand sanitizer dari bunga telang.
    Semoga kami semua diberi kelancaran dalam menjalankan semua poin di tahap final ini.
    🌍 Salam Bumi Pasti Lestari! 💙
    #updateproyekFinalisPangeranPutriLH2025SD
    #SDNLidahKulon1
    #pangeranputrilh2025SD_GladysZaldaFelicia
    #BudidayaBungaTelang
    #KeluargaZeroWaste2025
    #TunasHijauSurabaya

    Balas
  • Oktober 27, 2025 pada 08:21
    Permalink

    Nama: Ade Gilang Kusuma
    Nomor Peserta: 0573
    Asal Sekolah: SMPN 30 Surabaya
    Judul Proyek: Daur Ulang Limbah Kertas Menjadi Produk Edukasi dan Ramah Lingkungan

    Saya sangat bersyukur bisa sampai di tahap final Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025. Perjalanan ini memberi banyak pelajaran tentang arti tanggung jawab terhadap bumi. Melalui proyek daur ulang kertas ini, saya belajar bahwa limbah yang dianggap tidak berguna bisa diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat, bernilai edukatif, dan menginspirasi banyak orang.

    Sampai tahap IV, total limbah yang terkumpul mencapai 2,1 ton, dengan 98 kg sudah diolah menjadi berbagai produk seperti 50 lembar kertas daur ulang, 2 hiasan dinding, 2 vas bunga, 3 kotak serbaguna, 4 tempat tisu, 8 tas ramah lingkungan, dan 50 patung edukasi dari kertas bekas.
    Selain itu, 560 kg limbah sudah didonasikan untuk kegiatan lingkungan lainnya.

    Tantangan terbesar selama ini adalah menjaga konsistensi dalam pengumpulan dan pengolahan kertas, serta mengajak masyarakat agar mau memilah sampah dari rumah. Namun, dukungan dari guru, teman, dan keluarga membuat saya semakin semangat.

    Saya optimis bisa terus mengembangkan proyek ini agar memberi dampak lebih luas, dan semoga proyek ini bisa menjadi contoh bahwa aksi kecil yang konsisten bisa membawa perubahan besar bagi lingkungan. 🌎💚

    #updateproyekFinalisPangeranPutriLH2025SMP #SMPN30SURABAYA #pangeranputrilh2025SMP_adegilangkusuma

    Balas
  • Oktober 27, 2025 pada 08:23
    Permalink

    Nama: Ade Gilang Kusuma
    Nomor Peserta: 0573
    Asal Sekolah: SMPN 30 Surabaya
    Judul Proyek: Lembaran Cinta Untuk Bumi

    Saya sangat bersyukur bisa sampai di tahap final Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025. Perjalanan ini memberi banyak pelajaran tentang arti tanggung jawab terhadap bumi. Melalui proyek daur ulang kertas ini, saya belajar bahwa limbah yang dianggap tidak berguna bisa diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat, bernilai edukatif, dan menginspirasi banyak orang.

    Sampai tahap IV, total limbah yang terkumpul mencapai 2,1 ton, dengan 98 kg sudah diolah menjadi berbagai produk seperti 50 lembar kertas daur ulang, 2 hiasan dinding, 2 vas bunga, 3 kotak serbaguna, 4 tempat tisu, 8 tas ramah lingkungan, dan 50 patung edukasi dari kertas bekas.
    Selain itu, 560 kg limbah sudah didonasikan untuk kegiatan lingkungan lainnya.

    Tantangan terbesar selama ini adalah menjaga konsistensi dalam pengumpulan dan pengolahan kertas, serta mengajak masyarakat agar mau memilah sampah dari rumah. Namun, dukungan dari guru, teman, dan keluarga membuat saya semakin semangat.

    Saya optimis bisa terus mengembangkan proyek ini agar memberi dampak lebih luas, dan semoga proyek ini bisa menjadi contoh bahwa aksi kecil yang konsisten bisa membawa perubahan besar bagi lingkungan. 🌎💚

    #updateproyekFinalisPangeranPutriLH2025SMP #SMPN30SURABAYA #pangeranputrilh2025SMP_adegilangkusuma

    Balas
  • Oktober 27, 2025 pada 08:42
    Permalink

    Bismillah Semangat
    Dengan perjuangan kerja keras dan doa
    Jasmine akan berusaha yang terbaik.

    Mengikuti Ajang Pangputlh 2025 ini mengubah hidup saya lebih bewarna, disiplin dan lebih mencintai lingkungan

    Lebih mencintai bumi, mempunyai banyak pengalaman dan ilmu pengetahuan terkait dengan lingkungan

    Ajang ini juga membuat Jasmine lebih pandai mengelola waktu dan juga bisa menghasilkan uang😁

    Terimakasih Tunas Hijau, untuk Kak Roni, Kak Bram juga Kak Nizam semangat kakak-kakak semua untuk lebih mencintai Lingkungan dapat menularkan hal positif kepada kami para generasi Muda.

    JASMINE AZZAHRA ABQORIAH
    SDN TAMBAKSARI 1 SURABAYA (690)
    Proyek : SAMOR pengolahan sampah organik menjadi pupuk organik
    Pencapaian saya sampai tahap 4 ini
    3 ton 250 kg

    Balas
  • Oktober 27, 2025 pada 18:05
    Permalink

    🧕🏻 Nama: Wilwatikta Syifa’ Putri
    📋 Nomor Peserta: 1.386
    🏫 Asal Sekolah: SMP Negeri 57 Surabaya
    💡 Judul Proyek: Maggot-Glow sebagai Inovasi Pengolahan Sampah Organik

    Setiap langkah dalam perjalanan saya adalah wujud nyata dari kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Proyek ini berasal dari kesadaran sederhana bahwa sampah bukanlah akhir dari sesuatu, melainkan awal dari perubahan. Melalui proses panjang mulai dari pengumpulan, pengolahan, dan edukasi kepada masyarakat. Tantangan yang muncul bukanlah penghalang, melainkan pengingat bahwa perubahan sejati membutuhkan kesabaran, kerja keras, dan kolaborasi. Saya akan terus melangkah, membawa semangat ini agar semakin banyak orang tergerak untuk berbuat baik terhadap lingkungan.

    Capaian:
    🎖️ Mengumpulkan dan mengolah makanan sisa sebanyak 1.455,06 kg
    🎖️ Makanan sisa yang diolah oleh maggot sebanyak 967,82 kg
    🎖️ Makanan sisa yang diolah menjadi komposter sebanyak 478,24 kg
    🎖️ Membuat 30 liter eco-enzyme
    🎖️ Memiliki 11 mitra
    🎖️ Panen maggot sebanyak 56 kg
    🎖️ Bersosialisasi kepada 3.065 orang
    🎖️ Memiliki 1 kampung binaan di RW 06 Siwalankerto

    Tantangan:
    • Mengatur jadwal pengumpulan makanan sisa dari mitra agar tetap konsisten dan tidak menumpuk.
    • Mengatasi keterbatasan tempat dan peralatan saat volume sampah organik meningkat pesat.
    • Menjaga kestabilan suhu dan kelembapan pada wadah budidaya maggot agar proses penguraian berjalan optimal.
    • Meningkatkan efektivitas sosialisasi agar lebih banyak warga memahami manfaat sistem pengolahan sampah berbasis maggot.

    Balas
  • Oktober 27, 2025 pada 18:10
    Permalink

    saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris.
    capaian saya pada finalis ini yaitu, saya mengumpulkan sampah GALBOT sekitar 1.127,25kg
    – Membuat pot sejumlah = 2.784
    seberat = 317,65 kg
    – membuat aksesoris = 64 buah
    – Sudah bersosialisasi kepada = 4.172 orang
    – Memiliki = 54 mitra

    Saya sangat optimis dan bangga bisa mencapai tahap final dalam proyek lingkungan hidup ini. Melalui proyek pengolahan sampah GALBOT (Galon dan Botol), saya belajar bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil dalam mengolah sampah plastik menjadi sesuatu yang bermanfaat.

    Tantangan terbesar yang saya hadapi adalah keterbatasan waktu dan bahan daur ulang yang tidak selalu tersedia. Namun, dengan kerja sama tim dan dukungan banyak pihak, saya tetap semangat untuk mengembangkan proyek ini agar memberikan dampak positif yang lebih luas bagi lingkungan. 🌱💪

    Mari terus berinovasi dan beraksi nyata demi bumi yang lebih bersih dan lestari! 🌍✨

    Balas
  • Oktober 27, 2025 pada 21:31
    Permalink

    penekanan pada poin kejujuran (Poin 1) sangat fundamental. di era di mana banyak orang tergoda memanipulasi data demi pencapaian, program ini secara tegas mendidik finalis bahwa integritas jauh lebih penting daripada sekadar angka. ini adalah modal utama untuk membangun karakter pejuang lingkungan yang kredibel dan dapat dipercaya di masa depan.

    nama: camallia azriella yocha
    sekolah: smpn 57 surabaya
    no.urut: 1380
    judul proyek: Pemanfaatan Ekstrak Daun Kemangi Untuk Deodorant Spray

    Balas
    • Oktober 30, 2025 pada 20:38
      Permalink

      Nama: Qaireen Abadah Faizia
      No. 0542
      SDN Ploso V Surabaya
      Proyek : Buliya “Budidaya Lidah Buaya”
      Capaian proyek : 1250 tanaman lidah buaya
      Tantangan proyek:
      1. Apabila terjadi musim panas yg sangat lama, tanaman yg batu di tanam akan mudah layu.
      2. Saya mengerjakan proyek ini harus pandai membagi waktu antara Bimbel, les bhs Inggris, mengikuti olimpiade, dan lomba lainnya.
      Akan tetapi saya optimis dan tetap semangat bisa menyelesaikan proyek saya sampai tahap akhir, dan Alhamdulillah sudah bisa masuk tahap finalis🙏🌿

      Balas
  • Oktober 27, 2025 pada 21:39
    Permalink

    Larangan Manipulasi Data (Poin 1) yang bisa berakibat diskualifikasi adalah pesan yang sangat kuat. ini adalah pendidikan karakter yang sesungguhnya. jauh lebih baik memiliki capaian yang jujur meski kecil, daripada capaian besar namun penuh kebohongan. salut untuk ketegasannya.

    nama: camallia azriella yocha
    sekolah: smpn 57 surabaya
    no.urut: 1380
    judul proyek: Pemanfaatan Ekstrak Daun Kemangi Untuk Deodorant Spray

    Balas
  • Oktober 27, 2025 pada 22:07
    Permalink

    Alkhamdulillah saya bisa masuk di tahap final
    Semoga untuk melanjut ke babak final saya bisa di permudah dan di lancarkan semuanya
    Tantangan saya selama nich banyak warung warung yang sudah menjual minyak jelantah ke pengepul
    Akhirnya saya berkolaborasi dengan sekolah sekolah lain baik tingkat SD dan SMP
    Untuk capaian saya di akhir tahap 4 1.148 ltr
    Nama : Azzahra Dita shifara
    Sekolah : SDN Nginden jangkungan 1
    No .peserta : 434
    Judul proyek : cooking oil / minyak jelantah

    Balas
  • Oktober 27, 2025 pada 23:59
    Permalink

    Nama : Fathan Alby Andhitama
    No : 0037
    Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
    Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun “SAMIJAN”
    Capaian : 1.012 liter minyak jelantah yg terkumpul, 1.540 sabun yg dibuat, 25 sabun terjual, sosialisasi ke 3.297 orang, mempunyai 1 kampung mitra dan 3 sekolah mitra.

    Halo sobat hijau 🌳
    Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan. Inilah alasan saya mengolah minyak jelantah sebagai proyek LH saya.

    Tantangan yg sy hadapi selama ini adalah sulit mengumpulkan minyak jelantah. Dari rumahtangga minyak jelantahnya terkadang sudah terlanjur dibuang, lalu dari pedagang banyak yg sudah dijual ke pengepul.

    Saya bersyukur dan senang sekali tentunya bisa masuk ke tahap final. Sungguh penuh perjuangan dan pengalaman berharga yg saya peroleh. Terima kasih Tunas Hijau saya diberi kesempatan untuk maju lagi. Saya optimis dan yakin saya bisa melakukan aksi sesuai dengan ketentuan tahap final. Semoga diberi kemudahan dan kelancaran, dan apapun hasilnya nanti InsyaAllah itulah yg terbaik, yg terpenting saat ini adalah saya harus tetap semangat, pantang menyerah, dan tetap berusaha melakukan yg terbaik yg sy bisa.

    Yuk olah sampah dengan bijak. Satu langkah kecil bisa menyelamatkan lingkungan. Salam bumi pasti lestari🌱

    Balas
  • Oktober 28, 2025 pada 12:02
    Permalink

    Haloo sobat hijau ~

    Senangnya saat membuka web untuk pengumuman finalis Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025 dan mendapati ada nama saya di situs tersebut .. Alhamdullilah bisa kembali menjadi finalis Pangeran Putri Lingkungan Hidup tahun 2025 . Semoga di tahun ini saya semakin berkembang untuk segala nya dan dalam hal apapun itu .. terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya 🙏🏻🙏🏻

    Balas
  • Oktober 28, 2025 pada 13:45
    Permalink

    Hexa Afzal Hermawan. NOMER PESERTA 42. SDN WONOKUSUMO 6. PROYEK = BUDITACABI ( BUDIDAYA TANAMAN CABAI ). CAPAIAN SAMPAI AKHIR TAHAP 4 sebanyak 1713 tanaman cabai. Tantangan selama BUDIDAYA TANAMAN CABAI adalah di makan tikus, musim kemarau dan serangan hama. Alhamdulillah sy masih di beri kesempatan untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Saya akan berusaha lebih giat lagi supaya semua target saya tercapai. Aamiin aamiin aamiin

    Balas
  • Oktober 28, 2025 pada 15:21
    Permalink

    Alhamdulillah
    Membaca dan menyimak kembali Point2 penting dalam tantangan Finalis kali ini.
    Saya Optimis dapat berkembang dan semakin semangat utk terus BerAKSI Baik pada Lingkungan Hidup terutama Disekitar saya.

    Tahap demi tahap saya lewati sebagai pembelajaran dan proses untuk jadi lebih baik.
    Dari saya yg semula tidak tau tanaman hingga saya belajar segala sesuatunya.
    Tantangan yg sangat menyenangkan.
    Saya Optimis PangPut LH 2025 akan membawa saya menjadi pribadi yg jauh lebih baik dan berguna.

    Saya adalah : Marshall Dastan Putra R
    Nomer Peserta : 207
    Asal Sekolah : SDN. Ketabang 1/288 Surabaya.
    Judul Projek : KOMANDAN ( Koleksi Tanaman Pandan)

    Pencapaian hingga seleksi 4 adalah :
    1. Menanam 1305
    A. Pandan 1.240
    Mati 180 – Hidup 1.060an
    Ditanam di :
    Rumah, Rumah Akung, Sekolah, kampung mitra, kampung Adopsi, sekolah Adopsi
    B. Aneka tamaman : 65
    Cabe rawit : 52
    Jeruk : 10
    Tomat : 1
    Terong : 2

    2. Sosialisasi : 4099 org
    Dilakukan saat berkegiatan mulai dari keluarga, tetangga, sekolah, komunitas, masyarakat umum dll.

    3. Kampung mitra : 2
    4 kampung / sekolah Adopsi : 2
    5. Produk olahan : 2

    Tantangannya juga ga main2, selain membagi waktu belajar dan beraktivitas, mengatasi rasa jenuh dan bosan, belum lagi faktor dari tanamannya mengering karena cuaca dan lahan yg sempit serta kadang digigitin kucing saya.
    Tp saya tetap semangat terus beraksi
    Semoga Aksi saya bisa membawa perubahan kedepannya.

    Salam Komandan
    Salam Bumi
    Pasti Lestari 💚

    Balas
  • Oktober 28, 2025 pada 15:36
    Permalink

    Benar-benar tidak menyangka akan melangkah sejauh ini… aku senang sekali akhirnya masuk Finalis Pangeran Putri Lingkungan Hidup 2025. Semoga ke depan saya bisa memberikan dampak positif untuk Lingkungan.
    Demi Bumi Pasti Lestari

    Ayesha Medina
    No Peserta 618
    SDN SEMOLOWARU 1/261
    Maggot bsf si Hewan Ajaib Sahabat Lingkungan
    Sudah mengolah sampah organik di tahap IV sebanyak 1000 kg

    Balas
  • Oktober 28, 2025 pada 18:02
    Permalink

    Saya ucapkan syukur Alhamdulillah bisa masuk sebagai Finalis Pangeran Putri Lingkungan Hidup 2025, bismillah lebih semangat lg untuk kedepannya.

    Nama : Naura Adelia Shafiqa Ghozali
    Sekolah : Sdn Tandes Kidul 1 Sby
    No peserta : 704
    Proyek : Pengolahan Limbah Cangkang Telur

    Capaian proyek saya sudah mengumpulkan 1.020 cangkang telur.
    Tantangan selama menjalankan proyek adalah Cuaca yang tidak menentu kadang panas kadang hujan,jadi saat menjemur cangkang telur jika tidak ada panas,tidak bisa kering dan harus menjemur ulang

    Salam Bumi Pasti Lestari 🌍🌱

    Balas
  • Oktober 28, 2025 pada 23:57
    Permalink

    Saya merasa sangat optimis menghadapi masa final Putri Lingkungan Hidup 2025. Setiap proses yang telah saya jalani memberi banyak pelajaran tentang tanggung jawab, ketekunan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Bagi saya, masa final bukan sekadar ajang penilaian, tetapi kesempatan untuk menunjukkan bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah kecil. Saya akan terus berusaha memberikan yang terbaik dan menebarkan semangat hijau agar semakin banyak orang peduli terhadap lingkungan.

    Nama : Andita Karenina
    Asal sekolah: Smpn 57 Surabaya
    Judul proyek: Telang bunga cantik yang bikin kita cantik
    JUMLAH TANAMAN TELANG: 4.472
    JUMLAH PARTISIPAN SOSIALISASI: 3.281orang

    Balas
  • Oktober 29, 2025 pada 15:28
    Permalink

    Dewangkara Bagus Abisatya
    SD-319
    SDN Rangkah VI Surabaya
    Alhamdulillah di tahun ketiga saya mengikuti pangeran puteri lingkungan hidup dari tahun 2023, 2024 dan saat ini saya masih diberi kesehatan dan bisa lanjut sampai di tahap finalis. Semoga keberlanjutan saya dalam mengikuti pangput LH bisa menyebarkan semangat cinta lingkungan pada setiap generasi muda.
    Proyek saya di th 2023 adalah budidaya bunga melati jepang
    Di th 2024 budidaya lidah buaya
    Di th 2025 pengolahan sampah organik
    Saya sudah berhasil mengumpulkan 2.125 kg sampah organik yang saya manfaatkan sebagai kompos dan eco enzyme. Kompos yang saya peroleh bisa saya gunakan pada budidaya lidah buaya saya. Adapun produk yang saya hasilkan ada kompos, eco enzyme serta minuman segar menyehatkan dari lidah buaya.
    Salam Bumi, Pasti Lestari
    Pangput LH 2025
    Peduli, Produktif, Anti Rebahan, Mendunia

    Balas
  • Oktober 29, 2025 pada 19:48
    Permalink

    Setiap hari adalah kesempatan baru untuk belajar dan meningkatkan kualitas dalam menjalankan proyek. Saya yakin, dengan kerja keras dan inovasi, bisa mencapai hasil yang luar biasa.
    Nama : Akifa Maulidya
    Sekolah : SDN Tandes Kidul 1
    Nomor Peserta : 698
    Proyek LH : Budidaya organik tanaman kale
    ___________________________________________
    Capaian proyek di akhir tahap 4 (17 Okt 2025) :
    📌 Menanam sebanyak 1.987 tanaman kale
    (Disemai : 4.224, Gagal tumbuh & dimakan tikus
    2.237)
    📌 Sosialisasi 1.658 orang
    📌 Menghasilkan POC 56 liter, Kompos 58 kg
    (Dari sampah organik 36.220 gram)
    📌 Mengolah limbah plastik 308
    (Botol dan gelas plastik)
    📌 Produk Olahan yaitu : Dimsum kale, stik kale,
    puding kale, jus kale, sabun kale
    📌 Menjual dan membagikan 984 tanaman kale
    📌 Hasil penjualan tanaman dan produk olahan
    sebesar Rp. 685.500,-
    📌 Mempunyai 3 kampung adopsi
    (Tahura Lempung, Gadel RT.8, Bumi Indah RT.6)
    📌 Mempunyai 1 sekolah adopsi
    (MI Tri Shakti Tandes)
    ___________________________________________
    Tantangan yg dihadapi selama mengembangkan proyek :
    Banyaknya tanaman yg mati dimakan oleh hama tikus, dan jika tanaman terkena penyakit seperti busuk akar atau kutu kebul maka tanaman disekitarnya akan ikut terserang. Dan banyak tanaman yg sudah diadopsi oleh masyarakat sekitar mati karena termakan oleh hama tikus, dan mereka meminta lagi utk diadopsi 🙈

    Balas
  • Oktober 29, 2025 pada 20:56
    Permalink

    Ya Allah Alhamdulillahirobbil alamin, Saya sangat bersyukur masuk Finalis Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup tahun 2025. Terima kasih banyak Tunas Hijau atas kesempatan yang sudah diberikan kepada saya. Saya semakin semangat dalam menjalankan Proyek Lingkungan Hidup Saya.
    Bismillahirrohmanirohim Ya Allah semoga diberi kemudahan dan kelancaran dalam melaksanakan kegiatan Finalis Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup tahun 2025, Bismillahirrohmanirohim Semoga saya dapat lolos ke tahap berikutnya dan menjadi Pangeran Lingkungan Hidup tahun 2025 amiiin ya robbal alamiiin.

    Jangan Lupa Intip Proyek saya ya teman-teman.
    Saya Muhammad Khabibi Nur Rokhman
    Saya adalah Finalis pangeran dan putri lingkungan hidup tahun 2025
    No.Peserta 31
    Saya dari SDN BANJARSUGIHAN V/617 SURABAYA
    Proyek Lingkungan Hidup Saya adalah PESAN OJEC APIK(Pemanfaatan Sampah Non Organik Jadi Ecobrick dan Anyaman Plastik)
    Disini saya mengajak semua untuk peduli lingkungan dengan mengurangi sampah plastik karena jumlah sampah plastik semakin banyak salah satunya kemasan sachet yang tidak didaur ulang maka saya memanfaatkannya menjadi barang yang bermanfaat yaitu ecobrick dan anyaman plastik daripada sampah plastik tersebut terbuang begitu saja. Serta Proyek Pesan Ojec Apik bisa di daur ulang menjadi Paving Block.

    Salam Bumi Pasti Lestari
    Salam Sadar Iklim
    Salam Zerowaste
    Salam Basuma Jaya Jaya Jaya
    Pokoe ngeten pun

    Balas
  • Oktober 30, 2025 pada 06:59
    Permalink

    Alhamdulillah puji syukur Assyifa masuk tahap finalis semoga diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengelolah dan mengembangkan proyek kompos takakura dan bisa berbagi pengalaman kepada lingkungan sekitar.
    Nama : Assyifa Rahma Firdaus
    Sekolah : SDN Wonokusumo VI/45
    Nomor urut : 726
    Judul Proyek : POS KU OLA PANIK (Kompos Takakura Olahan Sampah Organik)
    Capaian :
    • Sampah organik : 1491,5 kg
    • Sosialisai : 2.062 orang
    • Kompos Takakura : 349 kg
    Tantangan :
    • Berkurangnya jumlah sampah organik yang diolah karena berbagi dengan sekolah lain, sehingga kadangkala saya mencari tempat adopsi lain
    • Selama ini adapun Kesulitan yang saya alami yaitu harus membagi waktu antara pengerjaan proyek, sekolah, les dan mengaji setiap hari sehingga setiap ada waktu luang saya mengerjakan proyek saya.
    dengan berbagai tantangan yg saya alami selama menjadi peserta smpai lolos menjadi finalis putri Lingkungan Hidup 2025 bisa saya lalui berkat doa dan dukungan dr orangtua yg saya tau kedua orang tua saya begitu sibuk dg pekerjaan tp tetap no 1 kan kegiatan ku ditunas hijau, keluarga, saudara, serta teman-teman. Terima kasih buat semua yg sdh mensupport Syifa, semoga Allah senantiasa menjaga kita,melimpahkan Rizki, kesehatan dan kelancaran dalam belajar maupun pekerjaan.
    Buat teman² yg masih sama² berjuang yuk saling sama² mensupport dan tetap semangat melakukan hal yg terbaik buat lingkungan sekitar kita.

    Balas
  • Oktober 30, 2025 pada 08:22
    Permalink

    Semakin menarik! Tahap final ini benar-benar menantang dan menginspirasi. Semoga para peserta bisa menunjukkan yang terbaik dan terus menebarkan semangat cinta lingkungan! 🌿✨

    Nama : Leyna Mayyasha Qorri Ain
    Asal Sekolah : SDN Pacarkeling V Surabaya
    Nomer Peserta : 468
    Proyek : aloe sobat sehat, solusi hebat untuk keluarga sehat

    Capaian proyek di akhir tahap 4 (17 Okt 2025) :
    🌱 Menanam sebanyak 1.150 tanaman kale
    (Disemai : 1500, Gagal tumbuh 350)
    🌱 Sosialisasi 1.100 orang
    🌱 Menghasilkan Kompos 38 kg
    (Dari sampah organik 15.570 gram)
    🌱 Mengolah limbah plastik 1670
    (Botol dan gelas plastik)
    🌱 Produk Olahan yaitu : Nata de Aloe Vera
    🌱 Membagikan 326 tanaman kale
    🌱 Mempunyai 3 kampung mitra
    (RW 11 Kelurahan Ploso, RW 10 Kelurahan Pacarkeling, RW 10 Kelurahan Tambahrejo)
    🌱 Mempunyai 3 Lahan adopsi ( RT 3 Karang Asem, RT 10 Pacarkeling, SDN Pacarkeling V)

    Balas
  • Oktober 30, 2025 pada 16:53
    Permalink

    Bismillah! Saya menyambut tahap final Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025 ini dengan optimisme yang sangat besar dan semangat yang menyala. Bagi saya, 20 ketentuan final ini bukanlah beban, melainkan sebuah peta jalan yang sangat jelas untuk membuktikan keseriusan dan dampak nyata dari proyek yang telah saya rintis. Saya sangat optimis karena proyek saya menawarkan sesuatu yang relevan di masa kini: solusi alami untuk kesehatan sekaligus pemberdayaan lingkungan.

    Saya percaya, kekuatan proyek ini terletak pada siklusnya yang lengkap, dari hulu (pembudidayaan) hingga hilir (inovasi produk). Saya telah menyiapkan data terukur dan cerita di balik prosesnya, dan saya siap memaparkan—bukan hanya kepada dewan juri, tapi kepada seluruh masyarakat bagaimana proyek ini berjalan. Saya akan buktikan bahwa beralih ke produk alami itu mudah dan bermanfaat, dimulai dari sehelai daun kemangi.

    Nama Lengkap: Camallia Azriella Yocha
    Nomor Peserta: 1380
    Asal Sekolah: SMPN 57 Surabaya
    Judul Proyek: Pemanfaatan Ekstrak Daun Kemangi Untuk Deodorant Spray -Pembudidayaan Tanaman Kemangi.

    Update Capaian Tahap IV: Hingga saat ini, proyek saya telah berhasil membudidayakan 1841 tanaman kemangi dan 1 kampung binaan. Dari hasil panen, telah diproduksi 50 botol deodorant spray -botol 100 ml-, 50 botol aromaterapi -6 ml-, serta 100 pouch kemasan isi ulang (refill) keripik kemangi untuk mendukung program zero waste. Dan saya memiliki kampung mitra di balai RW 6 siwalankerto sebagai bank bahan baku -100 tanaman-, dan total sosialisasi telah menjangkau 2.612 orang.

    Tantangan: Tantangan yang dihadapi memang ada di kedua sisi. Di sisi hulu (budidaya), tantangannya adalah dalam pelaksanaan proyek budidaya kemangi, saya mengalami banyak pengalaman menarik sekaligus tantangan. Salah satu bagian yang paling sulit adalah belajar menstek dan menanam bibit kemangi. Awalnya, saya mengira kedua hal itu mudah, tetapi ternyata membutuhkan ketelitian dan kesabaran yang tinggi.
    Saat belajar menstek kemangi, beberapa batang yang saya tanam tidak tumbuh subur, bahkan ada yang layu dan mati karena kurang air atau terkena panas berlebihan. Saya juga pernah mencoba menstek kemangi yang dibeli dari pasar, tetapi tidak ada satu pun yang berhasil tumbuh. Kemungkinan karena enzim dalam batang tanaman sudah mengering, sehingga batang tidak mampu menumbuhkan akar baru, layu dan akhirnya mati.
    Dari pengalaman itu, saya mulai belajar cara yang benar untuk menstek kemangi. Di sisi hilir (produksi), tantangannya adalah menstabilkan ekstrak kemangi agar memiliki daya simpan baik tanpa pengawet sintetis. Tantangan terbesarnya adalah edukasi untuk meyakinkan masyarakat beralih dari produk instan, serta memikirkan scaling up produksi agar harganya lebih terjangkau.

    Saya percaya, juara sejati adalah mereka yang konsisten beraksi. Saya optimis bahwa dedikasi penuh dan cinta yang telah saya berikan pada proyek ini akan mengantarkan saya pada hasil terbaik. Mohon doa restu dan dukungannya! Salam Bumi Pasti Lestari!

    Balas
  • Oktober 30, 2025 pada 17:08
    Permalink

    Alhamdulillah Tebinora diberi kesempatan hingga masuk tahap finalis. jangan sesekali berfikir untuk berhenti dari apa yang telah kamu usahakan selama ini, karena langkahmu sudah terlalu jauh untuk Menyerah. Tetap semangat mengerjakan ketentuan-ketentuan finalis pangputlh2025 hingga kita menjadi generasi penerus bangsa yang selalu belajar untuk menghargai Alam ini dan lebih peduli lagi terhadap lingkungan semesta.

    Saya TEVY JANEETA ADRIANA dari SDN PAKIS V/372 Surabaya dengan nomor peserta 498 proyek TEBINORA (tevy budidaya binahong hijau dan merah)
    pencapaian:
    1.Telah menana 1.544 tanaman binahong hijau dan merah(yang hidup 880,yang mati 664)
    2.telah mendonasikan 150 tanaman ke sekolah adopsi SDN Dukuh Kupang 2 Surabaya.
    3.telah menyebarkan 100 tanaman ke masyarakat sekitar.
    4.telah mendonasikan 100 tanaman binahong ke kampung binaan.
    5telah bersosialisasi tentang proyek kepada 2.000 orang.
    6.telah menjual tanaman binahong secara offline senilai 40.000
    7.telahenbuat produk dari tanaman binahong berupa bubuk binahong dan teh celup binahong.
    8.telah memanen biji binahong sebanyak 130 buah untuk ditemui kembali dan memanen 150 tanaman untuk membuat produk olahan.
    9.Telah membuat POC sebanyak 40liter
    10.telah mengumpulkan 80 galon untuk dikreasikan sebagai pot tanaman dan untuk budidaya lele.
    11.telah membudidayakan 200 lele(150 hidup, 50 mati) dan menanam kemangi sebanyak 100 buah sebagai pendamping pengembangan proyek.

    Tantangan yang saya alami selama ini adalah saat tanaman binahong mulai tumbuh subur, tiba-tiba mati sebanyak 514 buah secara mendadak karena cuaca panas yang ekstrem beberapa minggu yang lalu.. Sehingga saya sekarang sedang memulai mengenai kembali biji binahong, mudah2an kali ini tumbuh subur semua.. aamiin

    Balas
  • Oktober 30, 2025 pada 19:44
    Permalink

    Nama: Lintang Pandega Permana
    Nomor Peserta: 679
    Asal Sekolah: SMP Negeri 57 Surabaya
    Judul Proyek: SWEET (Stevia Wellness Eco-friendly Extract Technology)

    Saya sangat optimis menghadapi masa final Pangeran Putri Lingkungan Hidup 2025. Melalui proyek SWEET, saya telah berhasil mencapai beberapa capaian penting hingga tahap IV, seperti mengenalkan manfaat stevia sebagai pemanis alami ramah lingkungan dan mengajak masyarakat untuk mulai beralih ke gaya hidup yang lebih sehat serta berkelanjutan.

    Tantangan yang saya hadapi selama pengembangan proyek ini adalah dalam proses perawatan dan pertumbuhan tanaman stevia yang memerlukan ketelatenan tinggi serta penyesuaian terhadap kondisi cuaca. Namun, setiap kendala justru menjadi pelajaran berharga untuk terus berinovasi dan berkontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan. 🌿✨

    Balas
  • Oktober 30, 2025 pada 20:40
    Permalink

    Nama: Qaireen Abadah Faizia
    No. 0542
    SDN Ploso V Surabaya
    Proyek : Buliya “Budidaya Lidah Buaya”
    Capaian proyek : 1250 tanaman lidah buaya
    Tantangan proyek:
    1. Apabila terjadi musim panas yg sangat lama, tanaman yg batu di tanam akan mudah layu.
    2. Saya mengerjakan proyek ini harus pandai membagi waktu antara Bimbel, les bhs Inggris, mengikuti olimpiade, dan lomba lainnya.
    Akan tetapi saya optimis dan tetap semangat bisa menyelesaikan proyek saya sampai tahap akhir, dan Alhamdulillah sudah bisa masuk tahap finalis🙏🌿

    Balas
  • Oktober 30, 2025 pada 21:18
    Permalink

    alhamdulillah sampai di titik ini bismillah semoga mendapat hasil maksimal
    sekali layar terkembang
    pantang sudut kembali.

    nama: Bara Ikmal Ghani
    sekolah: SMPN 38 Surabaya
    nomor peserta: 601
    proyek: mengolah sampah organik🌿

    tujuan dari proyek saya adalah karena banyaknya sampah organik yang tidak di olah dengan baik/berserakan di mana mana dan menimbulkan bau tidak sedap dan juga di buang secara cuma cuma,padahal kalau kita mengolah dengan baik bisa menjadi pupuk yang bermanfaat bagi kita dan semua orang.

    Balas
  • Oktober 31, 2025 pada 09:11
    Permalink

    Nama: Isvara Nareswari Aryanto
    Nomor Peserta: 206
    Asal Sekolah: SDN Kaliasin 1
    Judul Proyek: Budidaya Tanaman Pacar Air
    Pencapaian sampai tahap IV :
    – menanam tanaman pacar air sebanyak 1500 tanaman
    – Menjual produk tanaman pacar air sebanyak 200 botol
    – memiliki 3 kampung mitra yaitu kampung mitra Kalidami, Pucangan dan Kebonsari

    Selama menjalani proyek ini hingga tahap IV dan sekarang sampai ke tahap final, saya merasa sangat bersyukur karena bisa berproses menjadi pribadi yang lebih peduli terhadap lingkungan. Proyek ini telah mencapai banyak perkembangan — mulai dari peningkatan jumlah tanaman yang tumbuh dengan baik, keterlibatan warga sekitar, hingga tumbuhnya kesadaran untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

    Tantangan yang dihadapi tentu tidak sedikit, seperti cuaca yang tidak menentu, panas yang ekstrem dan tibab-tiba hujan, dan kendala dalam perawatan tanaman. Apalagi siklus tanaman pacar air umumnya berlangsung sekitar 3 bulan,setelah itu tanaman akan mati dan perlu diganti dengan yang baru. Namun semangat dan dukungan dari orang tua serta Guru pembimbing dan teman-teman, membuat saya terus optimis untuk melanjutkan langkah kecil ini.

    Saya siap melangkah ke tahap final dengan semangat, harapan, dan optimisme bahwa setiap usaha kecil yang kita lakukan akan membawa dampak besar. Tidak ada hasil yang sia-sia💚

    Balas
    • November 3, 2025 pada 04:25
      Permalink

      Alhamdulillah terima kasih telah memberikan kesempatan saya dari tahap awal hingga tahap sekarang, saya bersyukur bisa lolos ke tahap finalis, semoga kedepannya jauh lebih baik.

      Nama: Keisya Azellia Putri
      Sekolah: SMPN 38 Surabaya
      Nomor Peserta: 1142
      Judul Proyek: Budidaya Sambung Nyawa
      Penjelasan: Selama ini telah menanam sebanyak 1.267, melalui stek batang, dan menyemai. Tantangan saya selama menjalankan proyek yaitu perpindahan lahan dan muncul lah hewan kecil, yang bernama bekicot. Saat sudah perpindahan dan tanaman-tanaman mulai dimakan oleh bekicot, saya segera menyiram dengan air peptisida, saat saya melihat tanaman saya mati, saya langsung menggantinya agar tanaman tidak berkurang. Alhamdulillah tidak lama tanaman sambung nyawa pindah ke lahan asalnya, dan sekarang telah subur.
      Saya telah membuat produk yaitu
      -41 Botok Sambung Nyawa
      -5 Honey Lemon Sambung Nyawa
      -45 Peyek Sambung Nyawa
      semua terjual habis kepada teman, tetangga, guru, maupun keluarga.
      saya memiliki mitra di kelurahan Ploso RT 10, RW 10

      Balas
  • November 1, 2025 pada 21:18
    Permalink

    Alhmdulilaa.. Smpai di titik ini.. Smga diberi kemudahan..

    Tunas hijau 🌱selalu menginspirasi masyarakat agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan untuk keseimbangan alam ..

    Nama : Naysia Aqila Andriani
    Sekolah : SDN Ngagelrejo3
    No peserta: 428
    Proyek budi daya sereh

    proyek tanaman sereh dengan hasil olahan Sereh lemon dan wedang uwuh

    🌱Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_

    Balas
  • November 2, 2025 pada 07:44
    Permalink

    Nama: Rah Handaru Hatmaji Marsudi
    Nomor Peserta: 453
    Asal Sekolah: SMPN 1 Surabaya
    Judul Proyek: Budidaya Tanaman Sansevieria sebagai Penyerap Polutan Untuk Mengurangi Polusi Udara

    Assalamualaikum, sebelumnya saya ingin mengucapkan terimakasih kepada Tunas Hijau yang sudah memberikan saya kesempatan untuk melangkah ke Final Pangeran dan putri Lingkungan Hidup 2025. Di sela kesibukan saya di sekolah untuk belajar dan akan mengikuti Kejuaraan Drumband Tingkat Provinsi, saya mengusahakan untuk mengerjakan semua challenge Pangput ini dengan sebaik mungkin. Adapun capaian saya dari awal proyek hingga akhir seleksi IV adalah sebagai berikut:
    a. Capaian tanaman saya mencapai 2055 tanaman sansevieria meliputi anakan, stek daun, dan tunas.
    b. Tunas sansevieria yang sydah tumbuh hingga hari ini mencapai 627 tunas
    c. Untuk melakukan budaya tanaman sansevieria ini saya sudah melakukan reuse botol plastik sisa tanaman sebanyak 1500,,
    d. adapun tanaman yang sudah saya bagikan hingga saat ini adalah:
    – SMP Negeri 1 Surabaya sebanyak 20 tanaman
    – Kolaborasi di tanaman flora sebanyak 200 tanaman
    -Kolaborasi kampung Mitra Mojo sebanyak 5 tanaman
    – SMP Negeri 29 Surabaya sebanyak 18 tanaman
    -Kolaborasi Kampung Mitra jetis wetan sebanyak 15 tanaman
    Adapun tantangan yang saya hadapi dalam melakukan proyek saya ini yang utama adalah karena kesibukan saya sebagai pelajar maka waktu saya sebagaian sebesar tersedot untuk melakukan tugas-tugas sekolah dan mengikuti ekstra drumband di sekolah. Tantangan lainnya yang saya hadapi saat mengikuti Pangput ini juga tentang tanaman sansevieria ini memang agak lama proses pertumbuhannya, dimulai dari menanam, tumbuh akar, tunas nantinya baru akan menjadi anakan baru. hal ini membutuhkan waktu kurang lebih 2-3 bulan. Namun saya tetap optimis bahwa langkah kecil saya ini akan berdampak bagi perubahan pada diri saya maupoun lingkungan. Karena itu saya tidak pernah ragu untuk selalu menunujukkan aksi nyata saya akan berdampak langsung pada lingkungan. Sekian opini saya tentang Ke Optimisme an saya. Terimakasih..Salam Bumi Pasti Lestari…

    Balas
    • November 3, 2025 pada 23:20
      Permalink

      Nama: Naziya Putri Syafira Ariwibowo (Naziya)
      Sekolah:SDN Sawunggaling 1/382 Surabaya
      Nomor urut peserta: 612

      Halo sobat hijau semuanya! Alhamdulillah, saya dapat masuk ke tahap final. Semoga, dengan saya menjadi finalis dapat semakin banyak memberi impact yang baik terhadap lingkungan sekitar saya.Dan semoga saya dapat membantu lingkungan di sekitar saya menjadi lebih baik lagi. Aamiin.

      Aku mau spill – spill sedikit nih tentang proyekku! Yaitu mulai dari:
      a. Capaian dari proyek saya sampai dengan akhir tahap 4 adalah:
      1.)Telah menyemai 3500 biji bidara.
      2.)Telah hidup 1360 tanaman bidara.
      3.)Telah sosialisasi ke 6 instansi dan 265 orang secara offline.
      4.)Memiliki 3 kampung mitra yang ada di RW 10 Kalidami, RW 9 Pucangan, dan RW 2 Kebonsari.

      b.Tantangan yang dihadapi:
      1.)Sering tertusuk duri saat menanam bidara/ memindah bidara ke tempat yang lebih besar.
      2.)Cuaca ekstrem (Kadang panas, kadang hujan) membuat tanaman saya yang masih kecil jadi gampang layu, bahkan ada yang mati.

      c. Rencana pengembangan:
      1.)Meneliti cara budidaya bidara yang efektif dan efisien.
      2.)Edukasi herbal lokal kepada generasi muda dan masyarakat luas
      3.)Menginovasikan produk turunan bidara agar lebih bervariasi.

      Baik itu adalah optimisme, capaian, tantangan, dan rencana pengembangan dari proyek saya.

      Terima kasih, Wassalammualaikum warah matullahi wabarakatuh

      Salam bumi pasti lestari.

      Balas
  • November 4, 2025 pada 11:44
    Permalink

    Bismillah siap menjalankan aksi Si Dalang dan juga menyelesaikan target-target yang ada di tahap finalis ini.
    Semoga dilancarkan dan dapat memberikan hasil yang terbaik. Salam bumi pasti lestari.

    Nama : Keenan Alkhalifi Prasetyo
    Nomer Peserta: 045
    Sekolah: SDN Dr Sutomo 1 Surabaya
    Proyek: Si Dalang (Budidaya Telang)

    Balas
    • November 6, 2025 pada 15:30
      Permalink

      Nama:Diajeng Putri Pambayun
      Sekolah:Smpn 46 Surabaya
      proyek:~SAMILA~
      no peserta:1260

      Haii Sobat Hijau semua~,alhamdulillah saya bisa masuk ketahap final ini,sebenarnya saya tidak menyangka ternyata bisa sampai dititik ini karena awalnya ikut itu karena ditunjukkan olah sekolah kemudian saya mencobanya dan ternyata saya bisa mengikuti Putri lingkungan hidup ini sampai tahap ini…,saya bener’ bersyukur banget” bisa ditahap ini,semoga dengan saya sudah masuk difinalis ini saya bisa menginspirasi masyarakat dan generasi muda untuk selalu peduli lingkungan,agar lingkungan ini tetap bersih,indah,terhindar dari ancaman limbah yg merusak bumi dan kehidupan.

      selanjutnya saya akan menjelaskan tentang projek”saya yang pertama saya jelaskan
      CAPAIAN:
      1.Saya sudah mengumpulkan minyak jelantah 1.250 liter minyak jelantah
      2.Saya sudah menghasilkan sabun 1.090 batang sabun
      3.Saya sudah mensosialisasikan projek saya 5500 orang,yaitu kampung mitra,kampung pancasila,ibu DPR RI Komisi 9 yaitu bu indah kurnia,pedagang,restoran,sdn pakis 8,sekolah binaan
      4.Saya sudah ada 2 kampung mitra yaitu
      pakis sidokumpul rt 4 dan pakis sidokumpul rt 2
      5.Saya sudah berhasil membuat 2 produk olahan yaitu sabun batang dan lilin aromaterapi
      6.saya sudah mensosialisasikan projek saya 3 kampung pancasila yaitu ada di pakis sidokumpul,Banyurip Kidul,dan pakis tritosari.

      Selanjutnya yaitu
      TARGET:
      1.Saya ingin mengumpulkan minyak jelantah sebanyak 2 ton minyak jelantah
      2.Saya ini menghasilkan sabun 1,500 batang sabun
      3.saya ingin mengajak generasi muda ini untuk peduli lingkungan contohnya saat pemilihan sampah saya ajak pemuda pemudi ini untuk mengikuti aksi pemilihan sampah dikampung mitra saya.
      4.Saya ingin menambah kampung mitra baru lagi

      Selanjutnya yaitu
      RENCANA PENGEMBANGAN:
      1.Mengedukasi samila saya ini kepada masyarakat luas
      2.Meneliti cara membuat samila yang benar
      3.membuat samila versi terbaru yaitu versi yang cair

      Nah segitu tadi penjelasan saya tentang Capaian,Target,Rencana Pengembangan produk saya.SALAM BUMI PASTI LESTARI

      BUMI INDAH PANGPUT CERIA~

      Balas
  • November 4, 2025 pada 18:56
    Permalink

    Alhamdulillah saya bisa masuk tahap finalis seperti tahun lalu semoga proyek semua peserta biisa berjalan lancar dan untuk yang tidak masuk tahap final semangat terus untuk menjaga lingkungan

    NAMA SANGGRAMA RASIO AL WARISYI
    PROYEK:PEMANFAATA LIMBAH CANKANG TELUR UNTUK HIJAUKAN BUMI DAN INNOVASI BAHAN PANGAN

    SALAM BUMI PASTI LESTARI

    Balas
  • November 7, 2025 pada 04:13
    Permalink

    Assalamu’alaikum wr.wb

    Perkenalkan nama saya Muhammad Khabibi Nur Rokhman
    Dari SDN BANJARSUGIHAN V/617 SURABAYA
    Finalis Pangeran Lingkungan Hidup Tahun 2025
    No.Peserta 31
    Dengan Judul Proyek PESAN OJEC APIK(Pemanfaatan Sampah Non Organik Jadi Ecobrick dan Anyaman Plastik)

    Ya Allah Alhamdulillahirobbil alamin, saya sangat bersyukur masuk Finalis Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup tahun 2025. Terima kasih banyak Tunas Hijau atas kesempatan yang diberikan kepada saya. Saya semakin semangat dan optimis dalam menjalankan dan menyelesaikan Proyek Lingkungan Hidup Saya Pesan Ojec Apik (Pemanfaatan Sampah Non Organik Jadi Ecobrick dan Anyaman Plastik) dan ketentuan-ketentuan Finalis sampai ditahap akhir masa final.
    Capaian Proyek Saya hingga akhir tahap 4 pada tanggal 17 Oktober 2025 yaitu 1350kilo100gram.
    Tantangan yang dihadapi dalam pengembangan proyek lingkungan hidup pada saat pengambilan sampah plastik seringkali kotor atau tercampur dengan jenis sampah lain, yang memerlukan proses pembersihan dan pemilahan yang teliti untuk menghasilkan ecobrick atau anyaman yang berkualitas.

    Salam Bumi Pasti Lestari
    Salam Sadar Iklim
    Salam Zerowaste
    Salam Basuma Jaya Jaya Jaya
    Pokoe ngeten pun

    Pangput LH 2025
    Siap
    Peduli
    Produktif
    Anti Rebahan
    Mendunia

    Balas
  • November 7, 2025 pada 16:59
    Permalink

    Semangat terus untuk semua finalis! Khususnya untuk saya, Muhammad Raffa Zamzani dari SMPN 9 Surabaya dengan proyek Budidaya Bunga Telang dan Pemanfaatannya. Sampai tahap final, proyek kami telah berhasil menanam 3.219 bunga telang dan saya juga telah melakukan sosialisasi kepada 1.084 masyarakat tentang manfaat bunga telang.

    Tantangan terbesar saya adalah menjaga kualitas bunga telang agar tetap segar dan mendapatkan dukungan dari masyarakat untuk menggunakan produk alami. Namun, dengan semangat dan kerja keras, saya yakin bisa melewati ini semua.

    Balas
  • November 11, 2025 pada 17:56
    Permalink

    Nayla Thalita Azzahra
    No Peserta 524
    SDN Petemon IX Surabaya
    Judul Proyek : ” Lets Go to Bali Badung, Ayo Budidaya Lidah Buaya dengan Produk Unggulan ”

    Haii, Sobat Hijau…
    Alhamdullilah saya lolos menjadi salah satu Finalis Pangput LH Surabaya 2025. Semoga ini bisa menjadi titik awal dari saya menjadi seorang pejuang lingkungan hidup bagi lingkungan sekitarku. Saya sangat optimis terhadap proyek yang saya ambil ini dengan tema budidaya lidah buaya. Karena kontribusi tanaman ini terhadap penyerapan karbon dioksida dan polutan berbahaya seperti formaldehida dan benzena sangatlah bagus. Selain itu menanam lidah buaya juga tentunya dapat meningkatkan kualitas udara dengan melepaskan oksigen. Dan yang lebih mengagumkan lagi, tanaman lidah buaya ini memiliki nilai ekonomis yang sangat menjanjikan. Lidah buaya dapat diolah menjadi berbagai macam olahan baik dalam industri makanan, obat – obatan maupun kosmetik. Oleh karena itu, saya semakin bersemangat dalam mengembangkan tanaman lidah buaya ini.

    Untuk pencapaian proyek saya saat ini :

    2000 tanaman lidah buaya
    3 sekolah adopsi : SDN Petemon, SDN Pakis VIII & SDN Pakis I
    3 kampung adopsi : Sawahan Baru III, Simo Sidomulya II, Petemon Sidomulyo Tengah
    11 produk yang telah dibuat : jenang, puding, nata de coco, hand sanitizer, masker mata, sabun batang, tonik rambut, shampoo, sabun cair, masker wajah dan sabun wajah

    Tantangan yang saya hadapi dalam proyek ini adalah, lidah buaya merupakan jenis tanaman yang harus diperhatikan kadar air tanahnya. Jika kekurangan air dan terlalu lama terkena sinar matahari langsung, maka tanamannya akan menjadi kemerahan, kering lalu mati. Namun jika terlalu banyak tersiram air, dia akan cepat membusuk.

    Saya berharap lewat program ini, saya bisa menanam lebih banyak lagi tanaman lidah buaya dan membuat lebih banyak lagi produk olahan agar tanaman ini bisa lebih bermanfaat untuk banyak orang.

    Pangput LH 2025
    Siap, Peduli, Produktif, Anti Rebahan, Mendunia

    Salam Bumi Pasti Lestari

    Balas
  • November 14, 2025 pada 10:26
    Permalink

    Insyaa Allah saya siap melangkah menuju masa final Putri Lingkungan Hidup 2025 💪🔥

    Semua proses, kerja keras, dan cinta saya menjadi sumber kekuatan untuk tetap optimis. Saya siap memberikan yang terbaik, bukan hanya untuk kompetisi, tetapi untuk semua mimpi yang saya perjuangkan bagi lingkungan dan orang-orang di sekitar saya ❤️

    Yuk teman-teman gass teruusss 🫰

    AISYAH AVICENA RL
    SMPN 21 SURABAYA
    Project : DATELA GREEN REVITALIZATION

    Pencapaian sampai tahap IV
    🌿 Melakukan proses revitalisasi sebanyak : 69.629, dengan rincian :
    – Pengolahan limbah organik dan.
    non-organik : 38.353kg
    – Penanaman ketela rambat &
    sansevieria : 31.276 Bibit
    🌿 Sosialisasi dan pengenalan proyek : 6.562 total partisipan audiens
    🌿 Pembuatan Produk : 256
    🌿 Total waktu yang digunakan untuk pengembangan proyek : > 37.039 menit
    🌿 Total aksi : 717X
    🌿 Total Partisipan : 7.673 total partisipan
    🌿 Memiliki 10 kampung mitra
    🌿 Memiliki 12 pedagang mitra

    Balas
  • November 22, 2025 pada 20:39
    Permalink

    semoga di beri kelancaran di tahap akhir ini yaitu tahap finalis pangeran putri lingkungan hidup tahun 2025…

    Balas
  • November 22, 2025 pada 21:00
    Permalink

    bismillah di tahap ini cuma bisa berdoa… apapun hasilnya akan diterima dengan ikhlas dan lapang dada, semua akan saya serahkan kepada tuhan yang maha esa..
    yang penting sudah berusaha sekuat tenaga.

    Balas
  • Desember 2, 2025 pada 21:54
    Permalink

    alhamdulillah, saya sudah melalui tantangan one take vidio di taman flora Bratang. itu cukup menantang dan seru untuk melatih kepercayaan diri

    Balas
  • Desember 2, 2025 pada 21:57
    Permalink

    terimakasih Tunas hijau atas panduan tahan final yang sangat detail. poin tentang kejujuran data benar benar mengajarkan integritas kepada anak anak sejak dini
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    nama: camallia azriella yocha
    asal sekolah: SMPN 57 Surabaya
    no. urut: 1380
    judul proyek: pemanfaatan ekstrak daun kemangi untuk deodorant spar

    Balas
  • Desember 2, 2025 pada 22:00
    Permalink

    semangat untuk seluruh finalis! program zero waste 2025 ini benar benar mengubah gaya hidup kita semua menjadi lebih peduli dan sayang pada bumi 🌎
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    nama: camallia azriella yocha
    asal sekolah: SMPN 57 Surabaya
    no.urut: 1380
    judul proyek: pemanfaatan ekstrak daun kemangi untuk deodorant spray

    Balas
  • Desember 2, 2025 pada 22:03
    Permalink

    wah, tantangan vlog 2 menit tanpa cut ini pasti melatih kemampuan public speaking seluruh finalis. siap memberikan yang terbaik!
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    nama: camallia azriella yocha
    asal sekolah: SMPN 57 Surabaya
    no.urut: 1380
    judul proyek: pemanfaatan ekstrak daun kemangi untuk deodorant spray

    Balas
  • Desember 2, 2025 pada 22:04
    Permalink

    jadwal webinar setiap sabtu sangat bermanfaat untuk menambah wawasan isu lingkungan global. itu sangat penting sekali untuk menambah ilmu tentang alam
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    nama: camallia azriella yocha
    asal sekolah: SMPN 57 Surabaya
    no.urut: 1380
    judul proyek: pemanfaatan ekstrak daun kemangi untuk deodorant spray

    Balas
  • Desember 2, 2025 pada 22:07
    Permalink

    ketentuan aksi bersih pantai bersama keluarga atau kawan-kawan sebanyak 3 kali adalah ide brilian. bonding keluarga dan kawan kawan dapat, lingkungan bersih pun dapat jugaa!
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    nama: camallia azriella yocha
    asal sekolah: SMPN 57 Surabaya
    no.urut: 1380
    judul proyek: pemanfaatan ekstrak daun kemangi untuk deodorant spray

    Balas
  • Desember 2, 2025 pada 22:09
    Permalink

    siap konsisten mengisi jurnal harian setiap minggu. semoga proyek lingkungan kami bisa memberikan dampak nyata dan terukur hingga akhir Desember
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    nama: camallia azriella yocha
    asal sekolah: SMPN 57 Surabaya
    no.urut: 1380
    judul proyek: pemanfaatan ekstrak daun kemangi untuk deodorant spray

    Balas
  • Desember 2, 2025 pada 22:10
    Permalink

    sangat mengapresiasi adanya tugas opini untuk orang tua dan guru. ini menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan butuh kolaborasi semua pihak, bukan hanya siswa saja
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    nama: camallia azriella yocha
    asal sekolah: SMPN 57 Surabaya
    no.urut: 1380
    judul proyek: pemanfaatan ekstrak daun kemangi untuk deodorant spray

    Balas
  • Desember 2, 2025 pada 22:12
    Permalink

    tantangan membaca dan berkomentar 30 artikel website Tunas hijau sangat bagus untuk meningkatkan literasi lingkungan para finalis
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    nama: camallia azriella yocha
    asal sekolah: SMPN 57 Surabaya
    no.urut: 1380
    judul proyek: pemanfaatan ekstrak daun kemangi untuk deodorant spray

    Balas
  • Desember 2, 2025 pada 22:14
    Permalink

    meskipun tantangan one take vidio 5 menit terdengar sulit tanpa editing, ternyata kita semua bisa melewati nya dengan mudah dan sudah cukup bagus! semangat!
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    nama: camallia azriella yocha
    asal sekolah: SMPN 57 Surabaya
    no.urut: 1380
    judul proyek: pemanfaatan ekstrak daun kemangi untuk deodorant spray

    Balas
  • Desember 2, 2025 pada 22:15
    Permalink

    senang sekali melihat poin “Generasi produktif, peduli, dan anti rebahan”. moto yang sangat pas untuk anak muda zaman sekarang seperti kita!
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    nama: camallia azriella yocha
    asal sekolah: SMPN 57 Surabaya
    no.urut: 1380
    judul proyek: pemanfaatan ekstrak daun kemangi untuk deodorant spray

    Balas
  • Desember 2, 2025 pada 22:17
    Permalink

    siap mengembangkan aksi proyek bersama kampung Mitra. semoga virus cinta lingkungan ini dapat menular lebih banyak ke warga Surabaya!
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    nama: camallia azriella yocha
    asal sekolah: SMPN 57 Surabaya
    no.urut: 1380
    judul proyek: pemanfaatan ekstrak daun kemangi untuk deodorant spray

    Balas
  • Desember 2, 2025 pada 22:22
    Permalink

    tantangan media display minimal berukuran A1 diterima! sudah tersulap data angka menjadi visual yang eye-catching dan jelas terbaca di kamera! saya sudah berkreasi membuat properti syuting yang keren untuk mempercantik aksi nyata di taman flora kemarin!
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    nama: camallia azriella yocha
    asal sekolah: SMPN 57 Surabaya
    no.urut: 1380
    judul proyek: pemanfaatan ekstrak daun kemangi untuk deodorant spray

    Balas
  • Desember 2, 2025 pada 22:24
    Permalink

    terimakasih Tunas hijau sudah memberi wadah bagi guru pembina untuk ikut berkarya melalui tulisan opini pendidikan karakter. sangat menginspirasi
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    nama: camallia azriella yocha
    asal sekolah: SMPN 57 Surabaya
    no.urut: 1380
    judul proyek: pemanfaatan ekstrak daun kemangi untuk deodorant spray

    Balas
  • Desember 2, 2025 pada 22:26
    Permalink

    aksi minimal 4 hari dalam sepekan benar benar menuntut konsistensi. bismillah, semoga lelah ini menjadi lillah dan berkah untuk bumi 🌎
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    nama: camallia azriella yocha
    asal sekolah: SMPN 57 Surabaya
    no.urut: 1380
    judul proyek: pemanfaatan ekstrak daun kemangi untuk deodorant spray

    Balas
  • Desember 2, 2025 pada 22:39
    Permalink

    wajib ada 3 pantun di video one take? wah, siap siap bilang cakep yaaa. tantangan ini bikin finalis ga cuma jadi pejuang lingkungan, tetapi juga Seniman kata kata! bakal seru banget mengombinasikan data serius dengan pantun yang menghibur!
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    nama: camallia azriella yocha
    asal sekolah: SMPN 57 Surabaya
    no.urut: 1380
    judul proyek: pemanfaatan ekstrak daun kemangi untuk deodorant spray

    Balas
  • Desember 6, 2025 pada 22:37
    Permalink

    Mengikuti masa final Pangput LH 2025 menjadi tantangan besar sekaligus kesempatan berharga bagi saya untuk terus belajar dan berkembang. Saya optimis dapat memberikan yang terbaik,
    menghadapi setiap tantangan dengan sikap positif, serta berusaha menunjukkan kontribusi nyata untuk lingkungan. Semoga langkah ini bisa menginspirasi dan membawa dampak baik bagi sekitar

    ▶️KANAYA DIVANESA AWANDA
    ▶️NO PESERTA 1388
    ▶️SMP NEGERI 58 SURABAYA
    ▶️CAPAIAN PROYEK
    -1.860 Batang Tanaman
    -2 Kampung mitra
    -Sosialisasi online/ offline±1,4 RB
    -Membuat 80 Botol Produk KVERATIZER

    Balas
  • Desember 16, 2025 pada 12:54
    Permalink

    Terima kasih Tunas Hijau atas kesempatan yang diberikan kepada saya, saya akan belajar lebih giat lagi dan berusaha menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan dengan baik.

    Nama: Mikhaela Adeva Abbialya
    No.Peserta: 218
    Sekolah: SDN.Kalisari 2/513 Surabaya.
    Proyek LH: Budidaya tanaman asem jawa dan produk minuman kesehatan tradisional sinom.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *