Putri LH Gayatri: Ketahanan Pangan Presiden Prabowo Terbukti, Saatnya Komitmen Iklim Menyusul

Pada hari kedua dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025, Presiden Prabowo Subianto mengikuti sesi pertemuan bersama para pemimpin dan delegasi negara yang hadir di Rio de Janeiro, Brasil.

Dikutip dari laman BPMI Setpres, sesi pertemuan pada Senin (7/7/2025) tersebut mengangkat tema “Environment, COP 30, and Global Health” yang menyoroti tantangan lingkungan serta isu kesehatan global.

Dalam keterangannya usai mendampingi Presiden Prabowo, Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir (Tata) menyampaikan tantangan nyata perubahan iklim yang dihadapi dunia. Indonesia, kata Tata, berkomitmen untuk turut serta dalam memerangi perubahan iklim tersebut.

“Tadi Pak Presiden menyampaikan bahwa dampak-dampak dari perubahan iklim sangat dirasakan oleh Indonesia. Dan menyampaikan komitmen Indonesia untuk memerangi climate change dan utamanya proses upaya kita untuk melakukan energi bersih,” ucap Wamenlu Tata.

Pada sesi tersebut, menurut Wamenlu, sejumlah negara turut menyampaikan komitmennya untuk menangani permasalahan mengenai perubahan iklim. Termasuk juga penguatan kolaborasi dan agenda iklim menjelang Conference of The Parties atau COP30 yang akan diselenggarakan di Brasil.

“Ada beberapa yang menyampaikan komitmen negara mereka untuk menangani climate change, dan mempersiapkan COP 30 yang akan dilaksanakan di Belem, Brasil,” lanjutnya.

Gayatri Kayla Frinanda, Putri Lingkungan Hidup 2024

Selain isu iklim dan lingkungan, Wamenlu menyampaikan bahwa Presiden Prabowo turut memberikan perhatian terhadap isu kesehatan global. Menurutnya, Indonesia menyatakan dukungan terhadap Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam menangani isu kesehatan global. “Tadi Bapak Presiden menyampaikan komitmennya untuk meneruskan, membantu WHO terkait global health,” katanya.

Putri Lingkungan Hidup 2024 Gayatri Kayla Frinanda menyambut baik penegasan Presiden Prabowo bahwa Indonesia aktif terhadap penanganan climate change dan kesehatan global. “Semoga implementasi komitmen Indonesia seperti yang disampaikan oleh Presiden Prabowo seperti komitmen ketahanan pangan yang terbukti dibarengi dengan upaya sangat konkrit,” tanggap Putri Lingkungan Hidup 2024 Gayatri Kayla Frinanda, yang juga siswa SMPN 12 Surabaya ini.

Gayatri sangat yakin bahwa Presiden Prabowo mempunyai akan memiliki inovasi dahsyat untuk mewujudkan komitmen Indonesia penanganan climate change dan isu kesehatan global. “Semoga implementasi ketahanan pangan di Indonesia bisa selaras sejalan dengan penanganan climate change dan kesehatan,” harap Gayatri Kayla.

(TunasHijauID)

46 thoughts on “Putri LH Gayatri: Ketahanan Pangan Presiden Prabowo Terbukti, Saatnya Komitmen Iklim Menyusul

  • Juli 10, 2025 pada 07:04
    Permalink

    Berharap implementasi ketahanan pangan di Indonesia bisa selaras dengan penanganan climate change dan kesehatan
    Semoga rakyat Indonesia aman,damai, sentosa
    Aamiin
    Jasmine Azzahra Abqoriah
    SDN TAMBAKSARI 1 SURABAYA (690)

    Balas
    • Juli 10, 2025 pada 13:14
      Permalink

      saya frisdya lanikmaruf isfani dari smpn 57 surabaya dengan no peserta: 1382, dengan proyek pengolahan samaph GALBOT (Galon dan Botol) sebagai kreasi furniture dan fashion aksesoris

      berkomentar bahwa hal ini mendukung adanya peserta pangeran putri lingkungan hidup untuk kesejahteraan masyarakat dalam peran lingkungan❤❤

      Balas
  • Juli 10, 2025 pada 07:07
    Permalink

    Peran manusia sangatlah besar dalam memperburuk ataupun memperbaiki kondisi, paling tidak melambankan climate change di masa mendatang. Pertanyaannya ada pada diri kita, mau kita menjadi bagian dari polusi atau solusi???
    Reynando Yudhistira putra
    SDN Wiyung 1 Surabaya
    No peserta 409
    Pengolahan sampah plastik

    Balas
    • Juli 10, 2025 pada 07:23
      Permalink

      Perubahan iklim di Indonesia saat ini sangat signifikan dan berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan. Berharap kita bisa bijak untuk kondisi saat ini yang berdampak dimasa depan nanti.
      Nanok Rudy Setiawan
      SMPN 56 SURABAYA
      No Peserta 675
      Budidaya Tanaman Cabai rawit

      Balas
      • Juli 11, 2025 pada 04:01
        Permalink

        Semoga pemerintah dalam menangani cimate change dan kesehatan global berjalan dan memberikan dampak positif untuk seluruh masyarakat.
        UMMU GHAID MUDMA’INAH
        SDN DR SUTOMO 1
        NOMOR PESERTA 068

        Balas
      • Juli 17, 2025 pada 20:14
        Permalink

        Setuju sama pendapat kak gayatri, semoga aja komitmen soal iklim dan kesehatan global ini bisa beneran jalan🙏 Seneng deh liat anak muda juga ikut bersuara buat bumi!! :’3 💬💚

        Kenalin aku Denova Erifian Kayyisah dari SMPN 2 Surabaya. Proyekku namanya SIBOLA, aku bikin tas belanja dari tutup botol plastik bekas. Harapan saya yaitu bisa membantu mengurangi sampah plastik dan mengajak orang-orang lebih peduli dengan lingkungan kita 🌏

        Salam Bumi, Pasti Lestari 🌱

        Balas
        • Juli 20, 2025 pada 14:42
          Permalink

          Halo haii shobat hijau

          Perkenalkan biodata diri saya dulu yaaa

          👌🏻NAMA : MUHAMMAD HAKAM YASIN
          🏫SEKOLAH : SMP NEGERI 46 SURABAYA
          💻PROYEK : nahh shobat hijau pasti kalian belum kenal kan sama proyek aku kalau aku jelasin simak baik baik ya jadi proyek aku yaitu BUDIDAYA BUNGA TELANG YANG SAYA BERI NAMA TEATEL

          Sebagai anak pangput LH saya akan mendukung keinginan Pak Presiden Prabowo untuk mewujudkan ketahanan pangan, lebih² dilingkungan sendiri dulu, seperti menanam cabe, tomat, bawang jadi kita tidak perlu bingung apabila harga cabe, tomat dan bawang naik. Semangat Pak Prabowo, rakyatmu selalu mendukungmu. Semoga Pak Prabowo diberi sehat selalu. Aamiin YRA.

          Balas
    • Juli 11, 2025 pada 04:40
      Permalink

      Semoga rakyat Indonesia aman,damai, sentosa.
      Nama : Arsy Shakilah Putri Romadania
      SDN Balongsari 1/500
      No. Peserta : 024
      Judul Project : Pengolahan Minyak Jelantah

      Balas
  • Juli 10, 2025 pada 07:41
    Permalink

    Mari kita dukung jg prabowo
    Semoga Indonesia kita semakin maju dan kaya
    Eno Wahyu kamagading 452
    SDN pacarkeling 1/182surabaya
    Eco enzym

    Balas
  • Juli 10, 2025 pada 07:47
    Permalink

    Sebagai anak pangput LH saya akan mendukung keinginan Pak Presiden Prabowo untuk mewujudkan ketahanan pangan, lebih² dilingkungan sendiri dulu, seperti menanam cabe, tomat, bawang jadi kita tidak perlu bingung apabila harga cabe, tomat dan bawang naik. Semangat Pak Prabowo, rakyatmu selalu mendukungmu. Semoga Pak Prabowo diberi sehat selalu. Aamiin YRA.
    Nama : Bisma Saputra
    No peserta: 175
    Sekolah: SDN. Karah III Surabaya
    Proyek: keajaiban kulit bawang merah dan putih serta komposter.

    Balas
  • Juli 10, 2025 pada 08:02
    Permalink

    Semoga pemerintah dalam menangani climate change dan isu kesehatan global dapat memberi dampak baik untuk rakyat indonesia. Implementasi ketahanan pangan pemerintah juga berkelanjutan .

    Nama : Siti shofiah
    No peserta : 416
    Dari : SDN Margorejo III/405
    Proyek : Budidaya dan Pemanfaatan Tanaman Jahe.

    Balas
  • Juli 10, 2025 pada 08:22
    Permalink

    komitmen di tingkat internasional perlu dibarengi dengan implementasi konkret di dalam negeri. Diperlukan kebijakan yang konsisten, penguatan kapasitas kelembagaan, serta kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk memastikan bahwa transisi energi dan perlindungan lingkungan benar-benar berjalan efektif.

    Nama: Zafran Nauval Aqil Pandu Herningsih
    Asal Sekolah: SDN Wiyung 1 Surabaya
    Nomer Peserta:417
    Judul Project: Pembuatan Pupuk Kompos organik dari sampah dapur

    Balas
    • Juli 16, 2025 pada 13:53
      Permalink

      Artikel yang bermanfaat trimakasih

      Nama:Moh.Alby Maulidan

      Sekolah: SDN kaliasin V/284 Surabaya

      Balas
  • Juli 10, 2025 pada 08:52
    Permalink

    Semoga pemerintah dalam menangani climate change dan isu kesehatan global dapat memberi dampak baik untuk rakyat Indonesia.Implementasi ketahanan pangan pemerintah juga berkelanjutan.
    Nama: Muhammad Hidayahtullah
    Sekolah: SDN Kapasari 1/292 Surabaya
    No Peserta: 145
    Proyek: Budidaya Daun Pandan

    Balas
  • Juli 10, 2025 pada 09:17
    Permalink

    Semoga komitmen Indonesia dalam memerangi climate change dan mewujudkan energi bersih dapat terealisasi dengan baik. Semangat utk pemerintah Indonesia ✨️

    Nama : Fathan Alby A
    Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
    Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Anti Nyamuk.

    Halo sobat hijau 🌳
    Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan, merusak ekosistem, dan mengganggu kualitas air tanah. Sabun yang dihasilkan dari pengolahan limbah minyak jelantah memiliki fungsi tambahan sebagai anti nyamuk yang pastinya aman digunakan karena mengandung bahan alami. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan. Yuk, jaga lingkungan kita.
    Salam bumi, pasti lestari 🌱

    Balas
    • Juli 10, 2025 pada 21:55
      Permalink

      Semoga Indonesia bisa mewujudkan ketahanan pangan, indonesia maju,aman,nyaman, bersatu
      mempunyai akan memiliki inovasi dahsyat untuk mewujudkan komitmen Indonesia penanganan climate change dan isu kesehatan global. “Semoga implementasi ketahanan pangan di Indonesia bisa selaras sejalan dengan penanganan climate change dan kesehatan,
      Nama : Amirna Nur Febyyanti
      Nomer peserta: 702
      Sekolah : SDN TANDES KIDUL 1 Surabaya
      Proyek: Mengelolah limbah cangkang telur

      Balas
  • Juli 10, 2025 pada 09:20
    Permalink

    KETAHANAN PANGAN PRESIDEN PRABOWO TERBUKTI, SAATNYA KOMITMEN IKLIM MENYUSUL Semangat juga untuk kak GAYATRI

    Semoga pemerintah lancar untuk dalam climate change dan isu kesehatan global dan bermanfaat baik bagi masyarakat Indonesia

    Kayla Ayu Anindya
    SDN Wiyung 1 Surabaya
    No peserta 710
    Mol magic water

    Balas
    • Juli 10, 2025 pada 22:06
      Permalink

      Komitmen ketahanan pangan yang dianjurkan oleh BPK Prabowo sangat konkret dibarengi dengan penanaman ketahanan pangan di lahan rumah.
      Dengan kepemimpinan BPK Prabowo
      Semoga climate change dan isu kesehatan global bisa terwujud keselarasan dengan ketahanan pangan untuk menuju Indonesia yang lebih baik

      FAKHRIE ZHAFRAN KHAIRY
      SDN Margorejo 1/403 Surabaya
      No Peserta: 253
      Proyek: Pengolahan Sampah Organik Dapat Memberikan Nutrisi Pada Tanaman

      Balas
  • Juli 10, 2025 pada 10:27
    Permalink

    Saya setuju dengan keinginan bapak Prabowo ayo kita dukung 💪🏻💪🏻, kita sebagai rakyat juga harus bisa membantu menjaga lingkungan sekitar dan merawat tanaman 🌱
    Nama: Adinda Quenza Ramadhani
    Sekolah: SDN KANDANGAN 1 Surabaya
    No Peserta: 224
    Judul proyek: Terong 🍆 dilahan sempit, solusi hijau 💚 untuk sekolah mandiri pangan 🏫

    Balas
  • Juli 10, 2025 pada 17:58
    Permalink

    Setuju! keberhasilan pak prabowo di bidang ketahanan pangan menjadi bukti nyata kepimpinannya . Semoga komitmen iklim juga segera diwujudkan untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.

    nama:FAY MAYZING FLORICSA SAIFULLOH
    kelas:5B
    dari:SDN KANDANGAN 3 SURABAYA
    proyek: PEMBIBITAN DAN PEMBUDIDAYAAN TANAMAN BUNGA TELANG DALAM INDUSTRI MINUMAN

    Balas
  • Juli 10, 2025 pada 18:19
    Permalink

    saya ratu shakila azalea qaireen dari sdn dukuh menanggal 1 surabaya dengan nomor urut peserta 080

    semoga pemerintah dalam menangani climate change dan isu kesehatan global dapat memberikan dampak baik untuk rakyat indonesia.

    Balas
  • Juli 10, 2025 pada 18:32
    Permalink

    Semoga apa yang sudah disampaikan terealisasikan, karena pada kenyataannya petani-petani banyak yang menjerit akan harga jual hasil panen mereka, singkong contohnya. Perubahan iklim di Indonesia salah satunya terjadi karena banyaknya lahan yang berubah fungsi. HUTAN yang seharusnya tempat berbagai ekosistem yang sudah terbentuk berpuluh-puluh tahun dirubah menjadi lahan sawit misalnya. Juga terjadi karena kerusakan yang diakibatkan oleh masyarakat, membuang sampah tidak pada tempatnya, mengotori perairan dengan limbah, pengerukan tambang yang kurang bijak, dan masih banyak lagi. Semoga pemerintah bisa mengambil langkah konkrit dalam penanganan climate change dan isu kesehatan global ini.

    Salam dari Raihanah dan Bunda
    Raihanah Augustin Kirani
    SDN MARGOREJO 1/403
    No peserta: 410
    Proyek: Utak-Atik Limbah Tekstil

    Balas
  • Juli 11, 2025 pada 08:21
    Permalink

    semoga proyek Budidaya Lemongrass bisa menjadi salah satu realisasi ketahanan pangan nasional, hal kecil yang sudah kita lakukan dapat bermanfaat pada lingkungan.
    saya Ni Luh Gd Kt Keyva Richie Valerina Atmaja
    SMPN 6 Surabaya
    judul proyek Budidaya Lemongrass
    nomor peserta 1392

    Balas
    • Juli 18, 2025 pada 11:36
      Permalink

      Saya samgat mengapresiasi program ketahanan pangan presiden prabowo telah terbukti, kini saatnya beliau mengakselerasi komitmen iklim yang berpihak pada lingkungan dan keadilan antargenerasi. Pangan kuat dan iklim lestari adalah dua pilar fondasi bangsa yang harus berjalan beriringan, bukan saling dikorbankan.

      Nama : Naziya Putri Syafira Ariwibowo
      Nomor peserta : 612
      Asal sekolah : SDN Sawunggaling 1 Surabaya
      Nama Proyek : NO BI T A (Inovasi Bidara Tumbuh Alami)

      Terima kasih
      ~ Salam 🌎 Pasti Lestari 🌳 ~

      Balas
  • Juli 11, 2025 pada 12:34
    Permalink

    Betul sekali. Ketahanan Pangan juga harus selaras dengan komitmen iklim. Pak Prabowo mungkin punya cara lain dalam memerangi perubahan iklim saat ini. Kita tidak hanya mengandalkan cara Pak Prabowo. Tetapi, juga dengan langkah kecil kita. Contohnya, dengan memilah sampah atau membuat ecobrick.

    🙋‍♀️: Mazida Shabrina Yasmin
    🏫: SDN WONOKUSUMO 6 SURABAYA
    🔢: 728
    📌: Proyek SERBU(Serbuk Berproyek Horta)

    Balas
  • Juli 11, 2025 pada 20:43
    Permalink

    Terimakasih pak presiden PRABOWO SUBIANTO mengikuti hari kedua dalam rangkaian konferensi tingkat tinggi (KTT) BRIC 2025 dan mengikuti sesi pertemuan bersama para pemimpin dan delegasi negara yang hadir di Rio de Janeiro, Brasil. Ketahanan pangan juga harus selaras dengan komitmen iklim.

    Nama:Fernanda salma Basiru
    Sekolah:SDN krembangan selatan VII
    No. Peserta:306
    Proyek:budidaya lidah buaya

    Balas
  • Juli 13, 2025 pada 11:27
    Permalink

    Semoga rakyat Indonesia aman,damai, sentosa.

    Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
    ‎Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).

    ‎Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.

    Balas
  • Juli 14, 2025 pada 11:53
    Permalink

    Semoga apa yg disampaikan bapak Presiden akan segera terealisasikan.
    Dengan fokus pada pengembangan energi baru terbarukan seperti panas bumi, tenaga air, surya, dan bioenergi dapat membantu masalah iklim di Indonesia.

    Nama : Akifa Maulidya
    Sekolah : SDN Tandes Kidul 1
    Nomor Peserta : 698
    Proyek LH : Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • Juli 14, 2025 pada 20:54
    Permalink

    Semoga pemerintah dalam menangani permasalahan mengenai perubahan iklim dan kesehatan global membawa dampak yang positif.

    Nama : Naura Adelia Shafiqa Ghozali
    Sekolah: Sdn Tandes Kidul 1 Surabaya
    Proyek saya: Pengolahan limbah cangkang telur
    No.peserta : 704

    Balas
  • Juli 15, 2025 pada 16:57
    Permalink

    Semoga semuanya berjalan secara selaras dan seimbang sehingga ketahanan pangan di Indonesia tetap stabil

    Tevy Janeeta Adriana dari SDN Pakis V/372 Surabaya dengan nomor peserta 498 proyek Budidaya Binahong Merah

    Balas
  • Juli 15, 2025 pada 17:26
    Permalink

    Semoga implementasi ketahanan pangan di Indonesia bisa selaras sejalan dengan penanganan climate change dan kesehatan.
    Yunita Permata Sari dari SMP NEGERI 31 SURABAYA dengan Nomer Peserta 1116 Proyek Menjadikan Sabun Bekas Sebagai Hiasan Rumah

    Balas
  • Juli 16, 2025 pada 16:09
    Permalink

    Semoga Indonesia tetep makmur, tidak kekurangan pangan dan kesehatan tetap terjaga meski kondisi iklim saat ini tidak menentu

    Saya Mikhael Kenzie Adhimah
    Sekolah di SDN Dukuh Menanggal I Surabaya
    No peserta 055

    Saya sedang mengembangkan budidaya bunga telang di lingkungan rumah, karena saya tahu ternyata begitu banyak manfaat dari bunga telang.
    Semoga menginspirasi untuk teman-teman semuanya juga ya. 😉

    Balas
  • Juli 16, 2025 pada 20:31
    Permalink

    Semoga implementasi ketahanan pangan di Indonesia bisa selaras sejalan dengan penanganan climate change dan kesehatan.

    Balas
  • Juli 16, 2025 pada 22:46
    Permalink

    Ketahanan pangan udah terbukti, sekarang saatnya komitmen terhadap iklim juga dibuktikan. Aksi nyata lebih penting dari janji.

    Nama:Jessica Rachel avrina
    Sekolah: SMPN 20 Surabaya
    Nomor Peserta: 990
    Judul Proyek: TEBA’AT Telang banyak manfaat

    Balas
  • Juli 17, 2025 pada 22:35
    Permalink

    Mantap! 🇮🇩🔥 Senang lihat Indonesia di bawah Presiden Prabowo aktif di forum internasional kayak BRICS dan serius menyuarakan aksi nyata buat atasi perubahan iklim. Komitmen menuju energi bersih itu langkah penting, apalagi dampak climate change udah kerasa banget di negara kita. Semoga bukan cuma janji, tapi benar-benar jadi aksi! 🌏⚡💚

    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    🙋🏻Nama: Lintang Pandega Permana
    🏫Sekolah: SMP Negeri 57 Surabaya
    🔢Nomor Peserta: 679
    🌱Proyek: SWEET (Stevia Wellness Eco-friendly Extract Technology)
    💌Penjelasan: Proyek ini adalah proyek yang berfokus membudidayakan tanaman Stevia, yaitu tanaman yang daun nya mengandung rasa manis karna memiliki senyawa tertentu.

    Saya memilih proyek ini karna fenomena isu lingkungan seperti krisis air, degradasi lahan yang disebabkan oleh industri gula konvensional.., maka dari itu saya memilih alternatif gula lain yang lebih ramah lingkungan dan “Stevia” menjadi jawabannya.

    Saya ingin mengenalkan Stevia yang memiliki banyak manfaat ke masyarakat sekitar, rencana kedepannya saya akan menginovasikan Stevia ini menjadi ekstrak gula cair, permen sehat dan ramah lingkungan, teh sehat dengan pemanis alami, serta banyak lagi.
    Dukung aku teruss yaa, sobat hijau! 🥰
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚

    Balas
  • Juli 18, 2025 pada 13:37
    Permalink

    hai hai sobat sobat semua nya perkenalkan nama aku putri ariesta dewi dari smpn 31 surabaya, saya sebagai peserta Pangeran putri lingkungan hidup 2025 nomor peserta saya adalah 1112
    nah proyek saya adalah “TAMANKU SUBUR BERKAT ECOENZYIM”
    nah itu lah proyek saya, kenapa saya memilih ecoenzim karna ecoenzim banyak manfaatnya
    seandainya sampah organik terbuang sia sia dan tidak di daur ulang nih pasti banyak penyebaran penyakit, nah jadi aku sini mencegah bahaya tersebut dengan cara mendaur ulang sampah organik menjadi ecoenzim

    nahh izinkan saya memberikan tanggapan saya, tanggapan saya mengenai hal tersebut sangat mewikili aksi tunas hijau seperti bersih² pantai untuk mencegah penyakit, dan Perubahan iklim di Indonesia saat ini sangat signifikan dan berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan. Berharap kita bisa bijak untuk kondisi saat ini yang berdampak dimasa depan nanti,dan semoga indonesia tetap lestari

    Balas
  • Juli 18, 2025 pada 14:32
    Permalink

    Nama: Tisya Ayodya Prameswari
    Asal : SDI Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya
    Proyek: ECOZY (Eco Enzyme)
    Capaian: Saya telah membuat Eco Enzyme sebanyak 590,4 kg

    Balas
  • Juli 19, 2025 pada 20:30
    Permalink

    Dampak-dampak dari perubahan iklim sangat dirasakan oleh Indonesia. Komitmen Indonesia untuk memerangi climate change dan utamanya proses upaya kita untuk melakukan energi bersih.

    Saya Ezra Bintang Izdihar Kurniawan, dengan nomer urut peserta 003,Proyek saya adalah pemanfaatan lahan kososng dan limbah plastik untuk budidaya kemangi

    Balas
    • Juli 24, 2025 pada 15:08
      Permalink

      Bahagia sekali bila negara kita tercukupi untuk ketahanan pangannya. Saatnya kita juga sadar iklim karena cuaca yang tidak menentu.

      Balas
  • Juli 20, 2025 pada 19:41
    Permalink

    Putri LH Gayatri bilang ketahanan pangan di era Presiden Prabowo sudah terbukti kuat. Sekarang saatnya kita lanjut ke komitmen iklim—action-nya harus sekencang pangan

    Balas
  • Juli 22, 2025 pada 13:50
    Permalink

    Dampak dari perubahan iklim sangat dirasakan oleh Indonesia, Presiden Prabowo menyampaikan komitmen Indonesia untuk memerangi climate change dan utamanya proses upaya kita untuk melakukan energi bersih. Artikel yang bermanfaat.. Terimakasih Tunas Hijau…

    RAH HANDARU HATMAJI MARSUDI
    SMP NEGERI 1 SURABAYA
    NO PESERTA : 453
    JUDUL PROYEK : BUDIDAYA TANAMAN HIAS SANSEVIERIA SEBAGAI PENYERAP POLUTAN DALAM MENGURANGI POLUSI UDARA.

    Balas
  • Juli 22, 2025 pada 17:08
    Permalink

    mari kita dukung presiden kita supaya indonesia bisa bermanfaat bagi rakyatnya

    Nama : Ayla Azuhro
    No.Peserta : 38
    Sekolah : Sdn Banjar Sugihan V / 617 Surabaya
    Judul Proyek : Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Komposter

    Balas
  • Juli 22, 2025 pada 21:00
    Permalink

    mari dukung apapun yg baik , dan tinggalkan yang buruk, semangat berkembang

    Nama : Gadis Ayuningtyas Putri Suwandik
    Asal : SMPN 46 Surabaya
    No peserta : 1262
    Projek :

    ” Journey Of Banana Boost & Shield 🍌”

    Balas
  • Juli 23, 2025 pada 20:15
    Permalink

    Langkah Presiden Prabowo soal ketahanan pangan patut diapresiasi. Kini saatnya komitmen terhadap perubahan iklim diperkuat, agar keberlanjutan pangan tetap terjaga dalam jangka panjang.

    Nama : Leyna Mayyasha Qorri Ain
    Asal Sekolah : SDN Pacarkeling V Surabaya
    Nomer Peserta : 468
    Proyek : aloe sobat sehat, solusi hebat untuk keluarga sehat

    Balas
  • Juli 24, 2025 pada 08:49
    Permalink

    Indonesia memiliki perubahan iklim yang sangat sering, oleh karena itu kita harus berjaga jaga dalam menghadapi perubahan iklim tersebut
    Nama : Hanny Nur Ayni
    No peserta : 1266
    Asal Sekolah : SMP NEGERI 46 SURABAYA
    Proyek : Pupuk Organik dari Limbah Buah
    Saya memiliki proyek pengelolahan limbah buah menjadi pupuk organik cair, saya berhasil mengumpulkan 30,6 kg limbah buah
    Salam Bumi Pasti Lestari 👌🏻🌍🍃🤜🏻🤛🏻

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *