Rip Current Kembali Menelan Korban Wisatawan Pantai

Lagi dan lagi, wisata pantai kembali menelan korban. Kali ini, empat warga Surabaya terseret ombak Pantai Modangan, Kabupaten Malang. Dari empat orang tersebut, satu ditemukan meninggal dunia, satu selamat, dan dua lainnya masih belum ditemukan. Peristiwa tragis ini menambah panjang daftar kejadian wisatawan yang terseret arus balik laut (rip current) di berbagai pantai Indonesia.

Kasus serupa bukan pertama kali terjadi. Pada akhir 2022, sebanyak 11 orang anggota Padepokan Jamaah Tunggal Jati Nusantara meninggal dunia akibat terseret ombak saat melakukan ritual di Pantai Payangan, Jember. Setahun kemudian, Mei 2023, enam wisatawan asal Palembang tewas digulung ombak di Pantai Panjang, Kota Bengkulu.

Tak lama berselang, Mei 2024, dua korban ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus di Pantai Saba, Gianyar. Bahkan pada awal Januari 2025, empat siswa SMP Negeri 7 Mojokerto meninggal dunia saat berwisata di Pantai Drini, Gunungkidul, DIY, meskipun sudah diingatkan oleh penjaga pantai agar tidak berenang di area berarus kuat.

“Fenomena rip current ini sebenarnya sudah lama diketahui, namun masih banyak masyarakat yang belum memahami bahayanya,” ujar Dr. Ir. Amien Widodo, MT, ahli geologi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabayasekaligus peneliti senior Pusat Penelitian Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim ITS.

Menurut penjelasan Amien, rip current atau arus balik kuat adalah arus laut yang bergerak tegak lurus dari pantai menuju ke tengah laut. “Arus ini terbentuk karena gelombang datang dari laut ke pantai membawa massa air. Nah, air itu akan kembali ke laut melalui celah sempit di antara gelombang, membentuk arus yang kuat ke arah luar,” jelasnya.

Amien menambahkan bahwa arus ini sering muncul di lokasi pantai yang memiliki bentuk dasar tidak rata, seperti terdapat gumuk pasir, teluk sempit, atau dermaga. “Karena bentuk dasar pantai yang tidak rata itu, energi gelombang terkonsentrasi di jalur sempit, menciptakan aliran balik yang sangat kuat,” ujarnya.

Bahaya rip current, lanjutnya, bukan hanya karena kekuatannya yang besar, tapi juga karena tidak terlihat secara kasat mata. “Rip current itu sering terlihat seperti air yang tenang dan jernih dibanding sekitarnya. Banyak orang justru memilih area itu untuk berenang karena terlihat aman, padahal di situlah arus paling berbahaya,” tutur Amien.

Ia menegaskan bahwa bahkan perenang terlatih pun bisa terseret jika tidak memahami mekanismenya. “Kecepatan arusnya bisa mencapai dua hingga tiga meter per detik. Itu cukup untuk menyeret siapa pun hingga puluhan meter ke tengah laut dalam waktu singkat,” ungkapnya.

Maka dari itu, kesadaran dan edukasi masyarakat menjadi sangat penting. “Sebelum berenang di pantai selatan Jawa atau pantai dengan ombak besar, sebaiknya cari tahu dulu apakah di sana ada zona rip current. Biasanya sudah dipasang tanda peringatan oleh petugas atau Balawista,” ujar Amien.

Lalu, bagaimana jika seseorang terlanjur terseret arus ini?
Dr. Amien memberikan langkah penyelamatan sederhana namun penting. “Pertama dan utama, jangan panik. Jangan melawan arus dengan berenang langsung ke pantai, karena tenaga akan cepat habis. Cobalah berenang ke arah kiri atau kanan untuk keluar dari jalur arus. Atau, biarkan arus membawa sampai kecepatannya melemah, baru berenang miring ke pantai,” terangnya.

Ia juga menekankan pentingnya untuk selalu waspada terhadap peringatan penjaga pantai dan tidak berenang sendirian. “Kalau tidak yakin, lebih baik bermain air di tepi saja. Laut bukan tempat main yang bisa diremehkan,” pungkas Amien Widodo.

Edukasi publik seperti yang dijelaskan dalam video edukatif dari US Ocean Government (USOCEANGOV) tentang mekanisme rip current di https://youtu.be/RJ4hcaJ91TY menjadi penting untuk disebarluaskan. Sebab, wisata pantai akan selalu menjadi daya tarik masyarakat Indonesia, namun keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama. (*/TunasHijauID)

47 thoughts on “Rip Current Kembali Menelan Korban Wisatawan Pantai

  • Oktober 13, 2025 pada 21:06
    Permalink

    Rip current atau arus balik kuat adalah arus laut yang bergerak tegak lurus dari pantai menuju ke tengah laut. Arus ini terbentuk karena gelombang datang dari laut ke pantai membawa massa air. Nah, air itu akan kembali ke laut melalui celah sempit di antara gelombang, membentuk arus yang kuat ke arah luar,Fenomena rip current ini sebenarnya sudah lama diketahui, namun masih banyak masyarakat yang belum memahami bahayanya. arus ini sering muncul di lokasi pantai yang memiliki bentuk dasar tidak rata, seperti terdapat gumuk pasir, teluk sempit, atau dermaga.
    Rip current memiliki bahaya yang bukan hanya karena kekuatannya yang besar, tapi juga karena tidak terlihat secara kasat mata.
    Laut bukan tempat main yang bisa diremehkan, Jadi teruslah berhati-hati dan patuhi peraturan…

    Nama : Princess Zelda Ilmiah (210)
    Sekolah : SMPN 29 Surabaya
    Project : BobaZymePost (Bahan Organik Serbaguna untuk Eco Enzyme dan Kompos

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 08:57
    Permalink

    Sarannya bermanfaat banget… terimakasih
    Reynando Yudhistira putra
    SDN Wiyung 1 Surabaya
    No peserta 409
    Pengolahan sampah plastik

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 09:04
    Permalink

    Rip current sendiri sudah banyak dikenal di luar negeri dan para penduduk pesisir. Untuk wisatawan sebaiknya perbanyak menggali informasi sebelum datang ke tempat wisata untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

    Salam, Najwa putri Tabita (534)
    Dari SDN Ploso 3 Surabaya
    Project Maklor(manfaat kelor)

    Balas
    • Oktober 20, 2025 pada 07:12
      Permalink

      sangat bahaya sekali ya rip current ini, wajib tahu informasi terlebih dahulu tentang ini sebelum ke pantai

      Nama: Keisya Azellia Putri
      Sekolah: SMPN 38 Surabaya
      Nomor Peserta: 1142
      Judul Proyek: Budidaya Sambung Nyawa
      Penjelasan: Proyek ini bertujuan memanfaatkan lahan kosong di lingkungan sekitar untuk menanam tanaman obat sambung nyawa. Tanaman ini bermanfaat untuk kesehatan dan bisa menjadi alternatif pengobatan alami. Proyek ini juga mengajak masyarakat peduli lingkungan melalui edukasi, daur ulang, dan kegiatan berkebun bersama. Saat ini, penanaman sudah dimulai di rumah dan sekolah, serta dibagikan ke lingkungan sekitar. Target ke depan adalah memperluas penanaman dan melibatkan lebih banyak orang, terutama anak muda, sebagai agen perubahan hijau.

      Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 09:07
    Permalink

    Nama : Tisya Ayodya Prameswari
    Sekolah : SDI Al Azhar Kelapa Gading Surabaya
    No. Peserta : 006
    Capaian : 1. Mengolah kulit 1.002,4 kg
    2. Mendapatkan 160 galon
    3. 1 rumah warga binaan
    4. Telah sosialisasi kepada 587 orang
    5. Menghasilkan cairan eco enzyme sebanyak 560 liter
    6. Mendapatkan 157 botol plastik
    7. 1 kampung binaan

    Balas
    • Oktober 14, 2025 pada 09:51
      Permalink

      Hexa Afzal Hermawan
      No : 421
      Judul : BUDITACABI ( BUDI DAYA TANAMAN CABAI )
      Ternyata kita harus berhati – hati saat main di pantai, terimakasih informasinya sangat bermanfaat

      Balas
      • Oktober 14, 2025 pada 16:16
        Permalink

        “Tragis tapi penting! Kejadian wisatawan yang menjadi korban arus balik (rip current) ini mengingatkan kita betapa kuat dan tidak terduganya laut 🌊⚠️. Peristiwa seperti ini seharusnya meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keselamatan di pantai, adanya tanda peringatan yang jelas, serta edukasi mengenai cara menyelamatkan diri saat menghadapi arus balik. Menghormati alam dan memahami bahayanya adalah kunci untuk mencegah tragedi serupa di masa depan.

        Perkenalkan, aku Aqeel Ataullah Yahyaputra dari SMPN 6 Surabaya. Proyekku tentang ketahanan pangan melalui budidaya tanaman selada 🌱. Mari kita tingkatkan kesadaran dan kewaspadaan agar pantai tetap menjadi tempat yang aman dan menyenangkan untuk semua.”

        Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 09:12
    Permalink

    rip current atau arus balik kuat adalah arus laut yang bergerak tegak lurus dari pantai menuju ke tengah laut. “Arus ini terbentuk karena gelombang datang dari laut ke pantai membawa massa air. Nah, air itu akan kembali ke laut melalui celah sempit di antara gelombang, membentuk arus yang kuat ke arah luar. rip current di menjadi penting untuk disebarluaskan. Sebab, wisata pantai akan selalu menjadi daya tarik masyarakat Indonesia, namun keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama.

    Nama : Ezra Bintang Izdihar Kurniawan
    Nomor Peserta : 003
    Proyek : Pemanfaatan lahan kosong dan limbah plastik untuk budidaya kemangi

    Balas
    • Oktober 17, 2025 pada 13:01
      Permalink

      maka dari itu kita harus lebih berhati hati saat berada di pantai, karena ombak besar bisa terjadi kapan saja.

      nama: Bara Ikmal Ghani
      sekolah: SMP negeri 38 sby
      nomor peserta: 601
      proyek: mengolah sampah organik🌿

      Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 10:37
    Permalink

    Kita perlu mengenal ciri ciri Rip Current, kalau kita lihat seperti air yang tenang dan jauh dibandingkan sekitarnya, padahal justru itu arus yang tidak terlihat disitulah arus yang paling berbahaya, perlunya edukasi mengenal ombak saat kita berwisata, terima kasih ilmu yang sangat bermanfaat

    Nama Ni Luh Gd Kt Keyva Richie Valerina Atmaja
    SMPN 6 Surabaya
    Judul Proyek Budidaya Lemongrass
    nomor peserta 1392

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 10:41
    Permalink

    Kesadaran dan edukasi Rip current sangat penting untuk masyarakat..

    Nama : Siti shofiah
    Dari : SDN Margorejo III/405
    No peserta : 416
    Proyek : Budidaya dan Pemanfaatan Tanaman Jahe

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 13:02
    Permalink

    Ini mengingatkan kita bahwa harus berhati-hati .
    Adinda Quenza Ramadhani
    SDN KANDANGAN 1 Surabaya 🏫
    No peserta 2️⃣2️⃣4️⃣
    Judul proyek: Terong 🍆 dilahan sempit solusi hijau 💚 untuk sekolah mandiri pangan 🏫

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 13:40
    Permalink

    Pengetahuan baru buat aku…
    Semoga ini jadi pengingat buat saya dan semuanya, kalo ada tand² rio current, sebaiknya menghindar, jangan diterjang.
    Berbahaya buat nyawa.

    Naziya Putri Syafira Ariwibowo
    SDN Sawunggaling 1 / 382 Surabaya
    Nomor peserta 612
    Proyek : No Bi T A (Inovasi Bidara Tumbuh Alami)

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 13:41
    Permalink

    Banyak orang belum menyadari bahwa arus rip current atau arus balik laut bisa sangat berbahaya jika tidak dipahami. Arus ini terjadi karena pergerakan air laut yang kuat menuju ke tengah setelah ombak pecah di pantai. Biasanya muncul di pantai berombak besar dan tanpa pembatas karang. Dengan mengetahui penyebabnya, kita jadi lebih waspada dan bisa menghindari area berarus kuat saat berenang.

    Kesadaran ini penting sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri dan orang lain. Edukasi tentang arus rip current membantu masyarakat menikmati keindahan laut dengan aman, sekaligus mendukung upaya keselamatan wisata bahari yang bertanggung jawab. 🌤️💧

    Utamakan selamat yah 😇🙏
    AISYAH AVICENA RL
    SMPN 21 SURABAYA
    Project : DATELA GREEN REVITALIZATION

    Balas
    • Oktober 14, 2025 pada 17:49
      Permalink

      Semua masyarakat harus berhati-hati di pantai karena arus yang kuat menuju tengah setelah ombak pecah di pantai

      Masyarakat di himbau saat berenang jangan sampai jauh dari pinggiran pantai

      Nama: falisha misha alkhansa
      Sekolah: SDN Rangkah VI Surabaya
      Proyek: pemanfaatan sampah organik dan Limbah plastik untuk tanaman keluarga

      Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 16:59
    Permalink

    *Peringatan:*

    – Pengunjung pantai diimbau untuk berhati-hati dan tidak bermain air di zona berbahaya.
    – Perhatikan tanda-tanda peringatan dan ikuti instruksi petugas pantai.

    DB. Abisatya
    SD-319
    SDN Rangkah VI Sby

    Balas
  • Oktober 14, 2025 pada 18:53
    Permalink

    Innalillahiwainnalillahirojiun semoga almarhum almarhumah husnul khotimah. Aamiin. Keluarga yg d tinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan. Turut berdukacita. Kita jg seminggu sekali ke pantai tp beda tujuan klo kita ke pantai ny buat bersihkan sampah yg ada d pantai. Semoga selalu sehat buat kita semua
    Eno wahyu kamagading
    SDN pacarkeling 1/182 surabaya
    Eco enzyme
    452

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 08:59
    Permalink

    Messa Ek Putri – 018 Arus balik laut (Rip Current) kerap tak terlihat, tapi mematikan. Selalu waspada saat berwisata ke pantai, dan ikuti arahan petugas. Fenomena arus balik ini sering tak disadari wisatawan. Selalu cari info kondisi pantai, jangan berenang di area terlarang, dan kenali tanda-tandanya. Edukasi bisa menyelamatkan nyawa.

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 10:06
    Permalink

    Rip Current Kembali Menelan Korban Wisatawan Pantai
    turut berdukacita , dengan adaanya kejadian ini mengingatkan kita bahwa harus selalu berhati-hati

    Tunas hijau 🌱selalu menginspirasi masyarakat agar selalu menjaga dan melestarikan lingkungan untuk keseimbangan alam ..

    Nama : Naysia Aqila Andriani
    Sekolah : SDN Ngagelrejo3
    No peserta: 428
    Proyek budi daya sereh

    proyek tanaman sereh dengan hasil olahan Sereh lemon dan wedang uwuh

    🌱Naysia Aqila Andriani_SDN Ngagelrejo3_428_

    Balas
    • November 3, 2025 pada 08:53
      Permalink

      Dengan informasi ini kita jadi lebih tahu bahaya rip current dan lebih berhati-hati kalau berada di pantai.

      Nama : Abid Maher Ar Rayyan
      Sekolah : SDN KETABANG I/288 Surabaya
      No peserta :193
      Proyek : Budidaya Tanaman Binahong

      Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 10:25
    Permalink

    Rip Current di pantai adalah masalah yg berulang dan tragis. Kejadian ini memicu duka mendalam bagi para korban dan keluarganya, sekaligus menjadi pengingat bagi semua pihak mengenai pentingnya kewaspadaan.

    Akifa Maulidya – 698
    SDN Tandes Kidul 1
    Budidaya organik tanaman kale

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 13:32
    Permalink

    Pentingnya kesadaran dan edukasi masyarakat sebelum berenang di pantai selatan Jawa atau pantai dengan ombak besar,sebaiknya cari tahu dulu apakah di sana ada zona rip current.
    Kita harus selalu waspada terhadap peringatan penjaga pantai dan tidak berenang sendiri.

    Naura adelia shafiqa ghozali
    Sdn Tandes kidul 1Sby
    Pengolahan limbah cangkang telur

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 16:45
    Permalink

    Fenomena rip current ini sebenarnya sudah lama diketahui, namun masih banyak masyarakat yang belum memahami bahayanya. Rip current atau arus balik kuat adalah arus laut yang bergerak tegak lurus dari pantai menuju ke tengah laut. “Arus ini terbentuk karena gelombang datang dari laut ke pantai membawa massa air. Air akan kembali ke laut melalui celah sempit di antara gelombang, membentuk arus yang kuat ke arah luar. Rip current itu sering terlihat seperti air yang tenang dan jernih dibanding sekitarnya. Banyak orang justru memilih area itu untuk berenang karena terlihat aman, padahal di situlah arus paling berbahaya. Kejadian yang terus saja terjadi karena kurang pahamnya masyarakat akan fenomena ini. Keep safety semuuaa…

    Rah Handaru Hatmaji Marsudi
    SMP Negeri 1 Surabaya
    No Peserta 453

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 17:55
    Permalink

    Alhamdulillah, mendapatkan ilmu baru lagi. Melihat pantai memang menyenangkan apalagi jika pantainya bersih dan pemandangannya indah. Kadang kita ingin sekali mendekati bahkan sampai turun ke bibir pantai. Kadang tanpa kita sadari ada bahaya yang sedang mengintai. Dari artikel ini kita jadi tahu dimanapun kita berada harus selalu waspada dan ikuti aturan yang ada demi keselamatan kita.

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 18:26
    Permalink

    Rip current sudah banyak diketahui di Indonesia maupun di negara lain.fenomena ini sering terjadi di panta Rip current memiliki bahaya yang bahayanya karrna tidak terlihat secara kasat mata. Maka edukasi sangat penting untuk kita sebarkan

    Nama Sanggrama Rasio Al Warisyi
    Sekolah SDN Kaliasin I/280
    Proyek pemanfaatan limbah cangkang telur untuk hijaukan bumi dan innovasi bahan pangan.

    Balas
  • Oktober 15, 2025 pada 22:55
    Permalink

    RIP CURENT Kembali Memakan Korban karena, arus balik laut bisa sangat berbahaya jika tidak dipahami. Arus ini terjadi karena pergerakan air laut yang kuat menuju ke tengah setelah ombak pecah di pantai.
    Nama : AMIRNA NUR FEBYYANTI
    Nomer Peserta: 702
    Sekolah : SDN TANDES KIDUL 1
    Proyek : Mengelolah Limbah Cangkang Telur

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 04:23
    Permalink

    Pentingnya Hati-hati dan waspada disetiap daerah/ tempat yang kita kunjungi, patuhi rambu-rambu atau tanda peringatan yang ada agar meminimalisir terjadinya resiko kecelakaan dll.
    Nama : Fatimah Nawal Rahman
    Asal Sekolah : SD Negeri Balongsari 1/500 Surabaya
    No. Peserta: 026
    Daur ulang sampah Anorganik menjadi produk kerajinan.
    Upaya: Mengurangi sampah anorganik yang berakhir ditempat pembuangan sampah untuk didaur ulang menjadi kerajinan tangan.

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 08:49
    Permalink

    Rip current sendiri sudah banyak dikenal di luar negeri dan para penduduk pesisir.

    Seandy putri fitriasari
    SDN MOjO 3
    Peserta 422

    Balas
    • Oktober 16, 2025 pada 11:00
      Permalink

      Artikel ini menekankan pentingnya edukasi publik mengenai rip current atau arus balik, yang berbahaya bagi perenang. Amien Widodo menyarankan beberapa tindakan jika terjebak dalam arus ini:

      – Jangan panik dan hemat tenaga.

      – Berenang ke samping (kiri atau kanan) untuk keluar dari arus.

      – Biarkan arus membawa hingga melemah, lalu berenang miring ke pantai.

      – Selalu waspada terhadap peringatan penjaga pantai dan jangan berenang sendirian.

      Artikel ini juga menyebutkan video edukatif dari US Ocean Government (USOCEANGOV) tentang mekanisme rip current. Wisata pantai tetap menarik, tetapi keselamatan harus diutamakan.

      RAKA MAULANA PRATAMA
      SMPN 25 SURABAYA
      KEAJAIBAN KOMPOS TKK BAGI LINGKUNGAN
      NO. PESERTA:561

      Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 18:28
    Permalink

    Sangat penting untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya rip current seperti ini. 🙏 Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua wisatawan agar lebih berhati-hati dan selalu mengikuti arahan petugas pantai. Terima kasih Tunas Hijau sudah mengangkat berita edukatif seperti ini agar masyarakat lebih waspada saat berwisata ke pantai. 🌊💙

    KANAYA DIVANESA AWANDA
    SMP NEGERI 58 SURABAYA
    NO URUT 1388
    JUDUL PROYEK: BARASIMAN
    (BUDIDAYA ALOEVERA PENGUSIR KUMAN)

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 19:38
    Permalink

    Rip current atau arus balik kuat adalah arus laut yang bergerak tegak lurus dari pantai menuju ke tengah laut. Arus ini terbentuk karena gelombang datang dari laut ke pantai membawa massa air. Nah, air itu akan kembali ke laut melalui celah sempit di antara gelombang, membentuk arus yang kuat ke arah luar,Fenomena rip current ini sebenarnya sudah lama diketahui, namun masih banyak masyarakat yang belum memahami bahayanya. arus ini sering muncul di lokasi pantai yang memiliki bentuk dasar tidak rata, seperti terdapat gumuk pasir, teluk sempit, atau dermaga.
    Rip current memiliki bahaya yang bukan hanya karena kekuatannya yang besar, tapi juga karena tidak terlihat secara kasat mata.
    Laut bukan tempat main yang bisa diremehkan, Jadi teruslah berhati-hati dan patuhi peraturan…

    Nama : Rudhy Syahputra Alam
    Sekolah : SMPN 11 Surabaya
    Project : Budidaya Maggot
    No. Peserta: 483

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 20:32
    Permalink

    Rip current sudah banyak diketahui di Indonesia maupun di negara lain. Fenomena ini sering terjadi di pantai. Rip current sangat berbahaya karena tidak terlihat secara kasat mata. Jadi, informasi sangat penting untuk kita sebarkan.

    Saya Hafsa Faizal Tamir Raffa, sering dipanggil Hafsa, saya bersekolah di SMPN 38 Surabaya. Dengan nomor peserta 603.
    ‎Judul proyek saya adalah KERTANI (Kertas Tanam Inovatif).

    ‎Tujuan proyek saya adalah untuk mendaur ulang kertas atau buku bekas menjadi kertas baru, lalu kertas baru itu dijadikan kertas tanam. Ini bertujuan untuk mengurangi sampah kertas yang menumpuk dirumah kita ataupun rumah tetangga.

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 23:05
    Permalink

    Peristiwa ini jadi pengingat penting bahwa keindahan pantai juga menyimpan risiko besar bila kita tak waspada. Edukasi tentang arus balik laut (rip current) harus lebih digencarkan agar masyarakat tahu cara mengenali dan menghindarinya. Semoga kejadian seperti ini tak lagi terulang, dan kesadaran keselamatan di wisata bahari semakin meningkat. 🌊

    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚
    🙋🏻Nama: Lintang Pandega Permana
    🏫Sekolah: SMP Negeri 57 Surabaya
    🔢Nomor Peserta: 679
    🌱Proyek: SWEET (Stevia Wellness Eco-friendly Extract Technology)
    💌Penjelasan: Proyek ini adalah proyek yang berfokus membudidayakan tanaman Stevia, yaitu tanaman yang daun nya mengandung rasa manis karna memiliki senyawa tertentu.

    Saya memilih proyek ini karna fenomena isu lingkungan seperti krisis air, degradasi lahan yang disebabkan oleh industri gula konvensional.., maka dari itu saya memilih alternatif gula lain yang lebih ramah lingkungan dan “Stevia” menjadi jawabannya.

    Saya ingin mengenalkan Stevia yang memiliki banyak manfaat ke masyarakat sekitar, rencana kedepannya saya akan menginovasikan Stevia ini menjadi ekstrak gula cair, permen sehat dan ramah lingkungan, teh sehat dengan pemanis alami, serta banyak lagi.
    Dukung aku teruss yaa, sobat hijau! 🥰
    💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚

    Balas
  • Oktober 16, 2025 pada 23:33
    Permalink

    Arus balik laut (rip current) bukan hanya fenomena alam biasa. Dia bisa sangat mematikan jika tidak dipahami dengan baik.

    Edukasi keselamatan pantai harus disebarluaskan lebih luas agar tragedi serupa tidak terus terjadi.

    Mayfrina Aisyahrani
    SMPN 3 SURABAYA
    PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK BERKELANJUTAN

    Balas
  • Oktober 17, 2025 pada 06:48
    Permalink

    banyak orang yang belum paham tentang Rip Current, melalui informasi ini kita dapat pengertian , pemahaman sehingga kita lebih mengerti bahaya bahaya atau tanda tanda dilingkungan pantai.
    Nama : Ni Luh Gede Reva Dealove Valentcia
    SMPN 35 Surabaya
    judul Proyek Budidaya Rosella
    nomor peserta 1130

    Balas
  • Oktober 17, 2025 pada 07:13
    Permalink

    Keren dan penting banget artikelnya mengingatkan kita bahwa keindahan pantai juga punya bahaya yang tak terlihat: arus balik laut (rip current). Semoga makin banyak orang yang tahu bagaimana mengenali, menghindari, dan menyelamatkan diri saat kejadian seperti itu. 🌊⚠️

    Nama: Diky Yulia Efendi
    No peserta:459
    Sekolah:SMP Negeri 11 Surabaya
    Proyek: Integrasi pengelolahan air limbah dan konservasi air

    Balas
  • Oktober 17, 2025 pada 12:35
    Permalink

    Berhati hati selalu

    Ayesha Medina
    No Peserta 618
    SDN SEMOLOWARU 1/261
    Maggot bsf si Hewan Ajaib Sahabat Lingkungan

    Balas
  • Oktober 17, 2025 pada 21:57
    Permalink

    Menjaga kebersihan dan keindahan pantai menjadi tanggung jawab semua lapisan masyarakat, stop buang sampah ditepi Pantai!!
    Qaireen Abadah Faizia

    No. 0542
    SDN Ploso V
    Proyek Budidaya Lidah Buaya

    Balas
  • Oktober 17, 2025 pada 22:56
    Permalink

    Rip current arus balik gelombang
    Ternyata yg terlihat tenang jauh lebih bahaya ya.

    Perlunya untuk berhati hati ketika diPantai terutama memahami keadaan gelombang dan karakternya.
    Sehingga kita bisa tetap aman ketika berwisata.

    Marshall Dastan
    Sdn Ketabang 1/288 Surabaya
    No Urut : 207
    Project ; Komandan ( koleksi Tanaman Pandan)

    Balas
  • Oktober 18, 2025 pada 10:46
    Permalink

    Kita saat ada Kegiatan atau pun berlibur Di Pantai Harus Mengetahui Rip Current atau Arus Balik Kuat adalah Arus Yang Bergerak tegak Lurus dari Pantai ke tengah Laut dan Kita sebelum melakukan kegiatan apapun di pantai harus ada Kesadaran dan Edukasi agar Tidak Terjadi hal yang tidak diinginkan

    Nama Gede Kesawa Desvananda Sasmita
    No Peserta 595
    Judul Proyek Biobox Maggot Solusi Daur Upang Sampah organik rumah tangga menjadi Emas Hitam

    Balas
    • Oktober 21, 2025 pada 07:36
      Permalink

      Rip Current (Arus Balik Laut) kembali menelan korban. Innalillahi wainna illaihi rojiun. Turut berduka cita.
      Pentingnya edukasi dan kesadaran masyarakat perlu ditingkatkan agar kita semua tetap aman bermain/berenang di pantai.

      Nama : Fathan Alby A
      Asal sekolah : SDN Banyu Urip III Sby
      Proyek LH : Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Anti Nyamuk.

      Halo sobat hijau 🌳
      Limbah minyak jelantah seringkali dibuang sembarangan ke saluran air atau tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Dengan mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat seperti sabun adalah salah satu solusi hidup ramah lingkungan.
      Salam bumi, pasti lestari 🌱

      Balas
  • Oktober 19, 2025 pada 14:36
    Permalink

    Pentingnya edukasi tentang Rip current agar terhindar dari bahaya saat bermain di pantai.

    Nama: Mikhaela Adeva Abbialya
    No.Peserta: 218
    Sekolah: SDN.Kalisari 2/513 Surabaya.
    Proyek LH: Budidaya tanaman asem jawa dan produk minuman kesehatan tradisional sinom.

    Salam Bumi Pasti Lestari!
    Salam Zero Waste!

    Balas
  • Oktober 25, 2025 pada 23:58
    Permalink

    Rip current fenomena “ diam-diam” mematikan. arus yang di anggap tenang tetapi menyimpan bahaya yang mengerikan.
    Sangat penting memperhatikan tanda peringatan di pantai ketika kita sedang berenang atau bermain di pantai.

    nama : padizha nikeisyandria aisyzarra
    sekolah : SMP N 4 Surabaya
    judul proyek : BUMAZAA

    Balas
  • Oktober 26, 2025 pada 15:30
    Permalink

    “Jangan pernah anggap remeh arus laut 💦 Edukasi tentang rip current perlu terus disosialisasikan agar tak ada lagi korban di pantai-pantai Indonesia 🙏 #KesadaranLingkungan #PantaiAman

    Balas
  • November 30, 2025 pada 11:51
    Permalink

    saya frisdya lanikmaruf isfani dari SMPN 57 Surabaya dengan nomer urut 1382 proyek saya yaitu pengolahan sampah GALBOT (Galon dan botol) sebagai kreasi furnitur dan fashion aksesoris

    peristiwa ini menjadi salah satu hal yang sangat berbahaya jadi berhati hati jika bermain dipantai karna arus pantai bisa menjadi sangat berbahaya

    Balas
  • Desember 3, 2025 pada 18:18
    Permalink

    Kita memang tidak bisa menolak Tsunami terjadi.tapi kita bisa mengenali tanda tanda tsunami,cara bersiap siaga bila terjadi dan memberitahukan pengetahuan tentang tsunami secara luas agar mereka mengerti, terutama di daerah pesisir dekat laut.

    Nama : Muhammad hakam yasin

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *